Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review PENGARUH STORE ATMOSPHERE DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA KFC GIRIAN Selly Mumu Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Petra Bitung Email: ellymumu. petra@gmail. Abstrak Store atmosphere dan promosi merupakan faktor penting yang dapat mendorong keputusan pembelian konsumen. Tetapi beberapa masalah seperti penataan yang kurang menarik dan kesalahan penggunaan media promosi dapat menyebabkan promosi menjadi gagal. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh store atmosphere dan promosi baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deduktif. Populasi dalam penelitian ini adalah rata-rata jumlah konsumen dalam sebanyak 3. 428 dengan teknik pengambilan sampel non-probability dengan jumlah sampel 79 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan alat analisis SPSS Versi 25. Hasil penelitian ini yaitu variabel store atmosphere secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel promosi secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan variabel store atmosphere dan promosi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan Kata Kunci: Store Atmosphere. Promosi. Keputusan Pembelian PENDAHULUAN Dengan semakin banyaknya jumlah restoran cepat saji yang bertambah membuat persaingan antar restoran menjad semakin tinggi. Masing-masing restoran tidak hanya dituntut untuk menyajikan makanan yang berkualitas tetapi juga harus dapat menyediakan tempat yang menarik dan nyaman. Selain itu para pelaku usaha restoran cepat saji juga harus melakukan kegiatan promosi dengan tujuan untuk terus memberikan informasi tentang produk, memberikan penguatan tentang produk di benak konsumen, membujuk konsumen menarik minat dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Menurut Kotler dan Keller (Rahmidani dan Gusrita, 2. menyatakan bahwa keputusan pembelian merupakan rangkaian tahapan evaluasi yang dilalui oleh konsumen untuk membentuk preferensi atau pilihan dari kumpulan merek yang Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian adalah produk, harga, promosi , tempat dan lingkungan sosial. Dewasa ini Tujuan konsumen berbelanja atau pergi ke restoran tidak hanya terbatas pada pemenuhan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, tetapi sekaligus sebagai ajang rekreasi. Hal ini menjadi salah satu alasan bagi toko atau restoran untuk memperhatikan store atmosphere sehingga dapat menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Store Atmosphere menurut Kapferer (Sumarwan dkk, 2. merupakan karakteristik dasar yang diciptakan oleh toko terkait dengan suasana yang sengaja diciptakan atau didesain sebaik mungkin sehingga konsumen dapat merasakan keramahan, kegembiraan atau merasa terhibur ketika mengujungi sebuah toko. Store atmosphere yaitu meliputi: Ausuasana toko meliputi berbagai tampilan interior dan eksterior, tata letak, lalu lintas internal toko, kenyamanan, udara, layanan, music, seragam, panjang barang dan sebagainya yang menimbulkan daya Tarik bagi konsumen dan membangkitkan keinginganuntuk membeliAy Berman dan Evans . Selain itu beberapa penelitian juga menyatakan bahwa store atmosphere berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen, seperti yang dilakukan oleh Putri dkk . store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar keputusan pembelian yang dibuat konsumen disebabkan karena store atmosphere yang dimiliki oleh cafy tersebut. Selain store atmosphere faktor lainnya yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian adalah promosi. Promosi adalah suatu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen dengan tujuan untuk membujuk konsumen agar melakukan pembelian. Untuk dapat melakukan kegiatan promosi yang tepat sehingga konsumen mendapatkan informasi nilai dari sebuah produk maka perusahaan dapat menggunakan bauran promosi yang terdiri dari periklanan . Promosi Penjualan . ales promotio. Penjualan Pribadi (Personal sellin. Hubungan Masyarakat . ublic relatio. dan penjualan langsung atau direct marketing (Kotler dan Amstron, 2. Salah satu restoran cepat saji terbesar di Indonesia adalah KFC. Menurut data yang dibagikan KFC 2020. KFC memiliki 714 gerai di seluruh Indonesia. Kesuksesan KFC tidak hanya terletak pada konsistensi rasa, kualitas dan keberagaman dari produk yang dijual, tetapi juga pada suasana toko yang didesain dengan baik dan menarik serta kegiatan promosi yang intens. KFC Girian adalah salah satu cabang KFC yang terletak di Jln. Wolter Monginsidi Kel. Girian Weru Satu. KFC Girian dibuka pada tanggal 2 Agustus 2013 atau kurang lebih sudah berjalan selama 7 tahun. Sama halnya dengan gerai KFC di tempat-tempat lain. KFC Girian juga memiliki store atmosphere yang menarik dengan konsep indoor dan outdoor dimana konsumen dapat memilih area sesuai tempat makan yang sesuai dengan keinginan konsumen. Selain store atmosphere yang menarik. KFC juga diketahui melakukan kegiatankegiatan promosi seperti iklan, penjualan langsung, hubungan masyarakat dan promosi penjualan. Promosi juga dilakukan dengan memanfaatkan media cetak, media elektronik dan media online. Kegiatan promosi ini dapat dilihat dari iklan yang dipajang diberbagai media maupun penawaran langsung yang dilakukan oleh staf KFC. Semua kegiatan promosi yang dilakukan bertujuan untuk membujuk konsumen untuk melakukan pembelian, namun dalam dalam beberapa kondisi kegiatan promosi yang tumpang tindah atau terlalu sering dapat menurunkan keputusan pembelian konsumen seperti dalam penelitian Gusrita dan Rahmidani . yang menyatakan Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review bahwa secara parsial promosi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan Fenomena terkait store atmosphere dan promosi ini menjadi penting untuk diteliti mengingat bahwa store atmosphere dan kegiatan promosi seharusnya menjadi kombinasi yang dapat mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian terhadap produk yang ditawarkan walaupun tidak semua kegiatan promosi dapat memberikan pengaruh yang positif dalam keputusan pembelian. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh store atmosphere dan promosi terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian. Identifikasi Masalah Keputusan pembelian dipengaruhi oleh banyak faktor Store atmosphere menjadi salah faktor penting yang dapat menarik perhatian konsumen dalam melakukan keputusan pembelian Terlalu banyak promosi dapat membuat kegiatan promosi tumpang tindih Batasan masalah Batasan masalah dalam penelitian ini berfokus pada store atmosphere dan promosi KFC Girian Rumusan Masalah Bagaimana pengaruh store atmosphere terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Bagaimana pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Bagaimana pengaruh store atmosphere dan promosi terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh store atmosphere terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Untuk mengetahui pengaruh store atmosphere dan promosi terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Manfaat Penelitian Bagi Peneliti Sebagai aplikasi dari keilmuan yang diperoleh sekaligus menambah referensi. Bagi peneliti selanjutnya Dapat menjadi sumber referensi untuk penelitian selanjutnya. Sistematika Penulisan BAB1 PENDAHULUAN Terdiri dari latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Terdiri dari landasan teori, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran dan BAB 3 METODE PENELITIAN Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Terdiri dari jenis penelitian, tempat dan waktu penelitian, definisi oprasional, jenis data dan sumber data, populasi dan sampel, metode pengumpulan data dan teknik BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Terdiri dari gambaran umum objek penelitian, hasil penelitian dan pembahasan. BAB 5 PENUTUP Terdiri dari kesimpulan dan saran. Landasan Teori Store Atmosphere . uasana tok. Store atmosphere merupakan bentuk pemasaran yang dilakukan di dalam sebuah toko . n store marketin. Menurut Gitosudarmo . suasana toko yaitu bentuk komunikasi non personal yang bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada konsumen tanpa melalui kontak pribadi. Suasana toko merupakan sebuah lingkungan yang sengaja diciptakan untuk dapat menarik minat konsumen untuk menggunakan suatu produk. Menurut Levy dan Weitz atmospherics refers to design of an environment via visual communication, lighting, colours, music, and scent to stimulate customers perceptual and emotional responses and ultimately to affect their purchase behavior, hal ini berarti suasana toko dapat merujuk pada desain lingkungan toko secara visual, pencahayaan, warna-warna, music dan aroma yang dapat memberikan stimulus bagi persepsi konsumen dan memberikan respon emosional yang dapat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Indikator Store Atmosphere Menurut McGoldrick dan Pieros (Uffing dan Stasing, 2. store atmosphere dapat diciptakan melalui pencahayaan, suara, aroma dan sentuhan. Dengan kata lain store atmosphere dapat dibagi dalam lima kategori yaitu : eksterior seperti pintu masuk dan arsitektur bangunan, interior seperti aroma, sentuhan dan temperature, tata letak dan desain termasuk pengaturan jarak furniture dan tempat pajangan barang dagangan serta point of purchase dan dekorasi lainnya, dan kategori yang kelima adalah variabel manusia atau karakteristik karyawan. Promosi Promosi menurut Gitosudarmo . merupakan suatu kegiatan komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk menyampaikan informasi terkait produk kepada Kegiatan komunikasi yang dilakukan melibatkan dua pihak yaitu pelaku usaha sebagai komunikator dan konsumen sebagai komunikan, dimana pelaku usaha atau produsen menyampaikan informasi mengenai product knowledge dari produk yang ditawarkan. Promosi merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh pemasar untuk dapat memperkenal produk kepada konsumen. Promosi dapat menjadi alat bantu bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan ketidakberhasilan promosi Pemilihan media promosi yang kurang tepat. Kesalahan pemilihan media promosi dapat disebabkan karena pemasar kurang memahami apa yang menjadi kebiasaan konsumen. Contohnya jika sebagian besar konsumen lebih senang Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review membaca Koran tetapi promosi banyak dilakukan melalui radio. Hal ini dapat mengakibatkan promosi tersebut tidak tersampaikan kepada konsumen. Pesan dirumuskan dengan tidak persuasive. Pesan yang ingin disampaikan oleh pemasar kepada konsumen harus dapat dirumuskan dengan tepat sehingga konsumen benar-benar dapat mengerti dan merasakan pesan apa sebenarnya yang ingin disampaikan. Pesan yang disampaikan dalam waktu yang relatif singkat biasanya bersifat persuasif dan tidak berlebihan. Pesan yang baik harus dapat langsung masuk ke dalam hati dan pikiran konsumen. Pesan yang berlebihan akan menimbulkan keraguan dalam benak konsumen sehingga menyebabkan pesan yang ingin disampaikan gagal. Bauran Promosi Bauran promosi merupakan kumpulan alat-alat yang dapat digunakan untuk mempromosikan suatu produk, yaitu: Iklan . Iklan biasanya dilakukan melalui iklan media cetak, iklan televisi, iklan melalui internet. Iklan merupakan media promosi yang dapat digunakan untuk menjangkau konsumen dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif sama. Promosi penjualan . ales promotio. Promosi penjualan yaitu bentuk kegiatan promosi yang dilakukan dengan menjajakan produk yang dijual dengan cara menempatkan produk tersebut pada tempat-tempat yang mudah dilihat oleh orang Bentuk promosi penjualan biasanya diikuti dengan kegiatan mendemonstrasikan langsung mengenai penggunaan atau keunggulan dari sebuah produk. Publisitas . Publisitas merupakan cara promosi yang dilakukan dengan tujuan membentuk pengaruh secara tidak langsung kepada konsumen sehingga konsumen dapat mengenal dan tertarik kepada suatu produk. Publisitas dapat dilakukan dengan cara membuat berita yang kemudian dimuat pada surat kabar, berita di TV dan lain sebagainya. Personal selling. Personal selling atau penjualan pribadi merupakan bentuk kegiatan promosi yang dilakukan dengan cara bertemu atau melakukan kontak langsung dengan konsumen. Kontak langsung diharapkan akan membentuk hubungan dan interaksi yang positif antara pemasar dan konsumen. Beberapa bentuk penjualan pribadi yaitu penjualan dari rumah ke rumah . oor to door sellin. , mail order, telephone selling dan direct selling. Keputusan Pembelian Keputusan merupakan seleksi atau pemilihan terhadap dua atau lebih alternatif yang ditawarkan. Artinya konsumen dapat mengambil keputusan jika konsumen diperhadapkan dengan beberapa tawaran alternatif, konsumen dapat membandingkan alternatif tersebut dan diharuskan untuk memilih (Schiffman dkk. Sedangkan menurut Peter dan Olson (Sangadji dan Sopiah, 2. keputusan pembelian konsumen merupakan proses yang dilakukan untuk memecahkan masalah yang diarahkan pada sasaran. Proses yang dimaksud adalah mengintegrasikan semua pengetahuan yang dimiliki oleh konsumen untuk mengevaluasi beberapa Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review alternatif untuk menentukan pilihan. Secara menyeluruh keputusan pembelian konsumen adalah keseluruhan tahapan yang dilalui oleh konsumen untuk mengenali masalah, mencari solusi, mengevaluasi alternatif yang muncul dan memilih alternatifalternatif tersebut. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Menurut Pride dan Ferrel (Sangadji dan Sopiah, 2. , faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen adalah sebagai berikut: Faktor pribadi Faktor pribadi merupakan faktor yang unik yang datang dari dalam diri konsumen. Faktor pribadi dapat dibagi menjadi tiga kategori: Faktor demografi. Faktor demografi berhubungan dengan siapa saja yang terlibat dalam pengambilan keputusan konsumen, yang termasuk dalam faktor demografi yaitu, jenis kelamin, usia, ras, suku bangsa, siklus, pendapatan, pekerjaan dan keluarga. Faktor situasional. Faktor situasional adalah suatu keadaan atau lingkungan eksternal yang ada disekitar konsumen ketika melakukan keputusan Faktor tingkat keterlibatan. Keterlibatan konsumen berarti sejauh mana usaha yang dilakukan oleh konsumen untuk mencari informasi dan mempertimbangkan setiap alternatif sebelum melakukan pembelian. Faktor psikologis Faktor psikologis meliputi: Motif . Motif merupakan alasan dasar yang muncul dari dalam diri konsumen yang mengarah pada tindakan untuk memenuhi kebutuhan dan keingingan Persepsi. Persepsi merupakan bentuk interpretasi konsumen terhadap informasi yang diperoleh. Kemampuan dan pengetahuan. Kemampuan merupakan kesanggupan yang dimiliki konsumen untuk melakukan keputusan pembelian. Sikap. Sikap merujuk pada pengetetahuan dan perasaan positif atau negatif terhadap sebuah objek atau kegiatan tertentu. Kepribadian. Kepribadian merupakan ciri khusus dari seseorang yang terbentuk dari keturunan dan pengalaman pribadi. Faktor sosial Faktor sosial muncul sebagai konsekuensi bahwa manusia adalah mahluk sosial sehingga dalam keputusan pembelian, konsumen akan dipengaruhi oleh faktor ini. Faktor sosial meliputi: Peran dan pengaruh keluarga. Kelompok referensi. Kelas sosial. Budaya dan subbudaya. Pengaruh Store Atmosphere dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Menurut Uffing dan Stasing . dua hal fundamental yang dalam pemasaran dalam toko . n-store marketin. adalah memfasilitasi proses pencarian konsumen untuk sebuah produk dan menciptakan suasana toko yang positif. Perusahaan atau pemilik toko harus mempertimbangkan lingkungan toko secara keseluruan untuk membentuk pengalaman belanja konsumen. Selain itu menurut Hu dan Jasper (Uffing dan Stasing, 2. bahwa toko retailer dapat dijadikan sebagai tempat untuk bersosialisasi sehingga konsumen lebih menyukai toko yang memiliki desain toko yang unik dan memiliki arti sosial. Sejalan dengan pendapat sebelumnya menurut Zentes, dkk . lingkungan toko memiliki pengaruh penting terhadap keputusan pemilihan toko oleh konsumen baik untuk toko retailer sama halnya dengan toko nonretailer. Menurut Alister, dkk (Widayat, 2. promosi penjualan yang dilakukan dalam bentuk hadiah dapat menarik perhatian konsumen hal ini disebabkan karena konsumen akan mengambil sikap atas tawaran hadiah tersebut dan mengaitkan dengan produk yang dijual sehingga berdampak langsung pada niat pembelian, dan niat pembelian yang kuat akan diwujudkan pada keputusan pembelian. selain itu penelitian Wolfgang dan Tobias serta Soon, dkk (Widayat, 2. menyatakan bahwa diskon harga memiliki dampak langsung terhadap keputusan pembelian. Untuk mendukung teori di atas peneliitian yang dilakukan oleh Mervio . berpendapat bahwa dalam marketing mix, advertising tidak memberikan pengaruh pada keputusan akhir konsumen pada kelompok usia muda. Tetapi beberapa konsumen setuju bahwa keputusan pembelian yang mereka lakukan dipengaruhi oleh kampanye iklan, sebanyak 42,5% konsumen wanita dan 36,7% konsumen pria setuju bahwa iklan yang menarik dapat memberikan pengaruh positif untuk melakukan sebagian konsumen wanita juga setuju bahwa harga pakaian murah dapat menarik perhatian konsumen untuk membeli produk tersebut. Keputusan pembelian kedua jenis konsumen baik pria maupun wanita yang didominasi oleh kelompok usia muda, dapat dipengaruhi oleh store atmosphere dan pelayanan dari sebuah toko. konsumen wanita dan 59,2% konsumen pria setuju bahwa store atmosphere yang baik akan membuat mereka melakukan pembelian ulang di toko yang sama Penelitian Terdahulu Beberapa penelitian terdahulu yang menjadi rujukan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: Tabel 2. Penelitian Terdahulu Peneliti Judul Peneltian Teknik Hasil Penelitian (Tahu. Analisis (Lily Pengaruh Store Analisis Hasil analisis jalur . ath analysi. Harlina Atmosphere deskripti menunjukkan bahwa: Putri, terhadap Keputusan variabel store atmosphere Srikandi Pembelian dan Analisis berpengaruh signifikan terhadap Kumadji. Kepuasan variabel keputusan pembelian Andriani Pelanggan (Studi . ath variabel store atmosphere pada Monopoly berpengaruh tidak signifikan Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Kusumaw Cafy and Resto ati, 2. Soekarno Hatta Malan. (Erlangga Andi Sukma. Achmad Fauzi DH. Fransisca Yaningwa ti, 2. Suasana Toko dalam Menciptakan Emosi dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian (Survey pada Pengunjung Retail Hypermart Malang Town Square Kota Malan. (Lanni Pengaruh Bauran Parlina. Promosi Terhadap Putu Nina Proses Keputusan Madiawat Pembelian pada i, 2. Kedai Ice Cream Lick Over Lips (LOL) Bandung Partial Lest Square (PLS) terhadap variabel kepuasan variabel keputusan pembelian berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan Bagian luar toko, tata letak toko dan pajangan dalam toko berpengaruh signifikan terhdap Bagian umum dalam toko tidak berpengaruh signifikan terhadap Emosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Analisis 1. periklanan, penjualan pribadi, hubungan masyarakat, pemasaran langsung Analisis berpengaruh positif dan signifikan terhadap proses keputusan pembelian promosi penjualan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap proses keputusan pembelian (Desy Pengaruh Merketing Path Produk, harga dan lingkungan Gusrita. Mix dan Lingkungan Analysis sosial secara parsial Rose Sosial Terhadap berpengaruh signifikan terhadap Rahmida Keputusan keputusan pembelian ni, 2. Pembelian Online tempat dan promosi Pakaian Wanita di berpengaruh negatif yang Kota Padang signifikan terhadap keputusan Kerangka Pemikiran Store atmosphere dan promosi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Store atmosphere menjadi salah satu faktor yang dapat memberikan kesan dan membentuk persepsi konsumen tentang sebuah produk sekaligus dapat menarik perhatian konsumen untuk melakukan pembelian sedangkan promosi yang dilakukan oleh perusahaan berisi informasi terkait sebuah produk maupun berbagai macam insentif yang bisa didapatkan konsumen, sehingga akan mendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian. Melihat pentingnya kedua variabel tersebut maka dapat Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review dijadikan dasar untuk mengukur apakah kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian. Alur berpikir peneliti dalam penelitian ini adalah dapat dilihat pada gambar kerangka pemikiran di bawah ini: Gambar 2. Kerangka Pemikiran Hipotesis Berdasarkan teori dan jurnal penelitian terdahulu maka hipotesis dalam penelitian ini yaitu: H1: Store Atmosphere secara parsial berpengaruh positif dan signifikan Terhadap keputusan pembelian H2: Promosi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan H3: Store Atmosphere dan Promosi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deduktif. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di KFC Cabang Girian dengan alamat Kelurahan Girian Weru Satu. Kecamatan Girian. Kota Bitung, dari bulan September Ae November 2020. Definisi Operasional Tabel 3. Definisi Operasional Variabel Definisi Operasional Indikator Skala Store Store atmosphere dalam 1. Bagian depan toko Interva atmospher penelitian ini merupakan . tore exterio. e (X. dari a. Simbol/papan nama karakteristik fisik toko b. Pintu masuk seperti arsitektur, tata c. Arsitektur pencahayaan, d. Lingkungan sekitar warna, e. Tempat parkir musik, 2. Bagian dalam toko Interva aroma yang secara . eneral interio. akan a. Warna dan pencahayaan menciptakan citra dalam b. Musik benak konsumen. Pramusaji Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Promosi (X. Keputusan Pembelian (Y) Bentuk komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk memberikan informasi membeli produk Keputusan akhir yang ditetapkan oleh konsumen untuk yang dipilih Kasir Teknologi Kebersihan Tata letak toko . tore Penataan barang Jarak antar fasilitas Pajangan . nterior Dekorasi sesuai tema Dekorasi ruangan periklanan . Promosi Penjualan . ales promotio. Penjualan Pribadi (Personal sellin. Hubungan Masyarakat . ublic relatio. Pengenalan masalah Pencarian Informasi Evaluasi Alternatif Keputusan Pembelian Perilaku Pasca Pembelian Interva Interva Interva Interva Jenis Data dan Sumber Data Jenis Data Jenis data dalam penelitian ini terbagi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif: Data Kualitatif. Data kualitatif dalam penelitian ini berupa sejarah perusahaan, kegiatan operasional perusahaan, data jenis kelamin responden. Data Kuantitatif. Data kuantatif dalam penelitian ini adalah data kuesioner, data jumlah penjualan dan jumlah pengunjung. Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini, yaitu: Data Primer Data yang diperoleh langsung dari objek penelitian yaitu data responden, data hasil penjualan, data kegiatan operasional perusahaan dan data sejarah Data Sekunder Data yang diperoleh dan dikumpulkan dari sumber-sumber yang telah ada seperti data kepustakaan, jurnal dan website Populasi dan Sampel Populasi Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Populasi dalam penelitian ini adalah 3. 428 yang diambil berdasarkan data ratarata pengunjung KFC setiap bulannya selama 3 bulan terakhir. Sampel Sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan Slovin dengan rumus sebagai berikut: ycAycA n = 1 ycAycA . yceyce 2 Keterangan : n = Ukuran sampel N = Populasi E = Tingkat kesalahan memilih anggota sampel yang ditolelir yaitu sebesar 10%. Berdasarkan rumus di atas maka jumlah sampel yang diperoleh dalam penelitian ini ycuycu = 1 . ycuycu 0,12 ycuycu = 1 . ycuycu0,12 ycuycu = 97,16 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari: Studi Lapangan Metode yang dilakukan dengan mencari dan memperoleh data langsung dari objek penelitian, berupa: Observasi Metode pengumpulan data dengan melakukan tinjauan langsung dan pengamatan pada objek penelitian dengan tujuan untuk mencari informasi langsung terkait masalah pada objek penelitian. Kuesioner Metode yang dilakukan dengan cara menyebarkan serangkaian pertanyaan terkait dengan variabel penelitian yang telah disusun berdasarkan indikator dari masing-masing variabel yang diteliti dengan tujuan untuk memperoleh informasi serta pendapat dari konsumen terkait store atmosphere dan promosi di KFC Girian. Studi Kepustakaan . ibrary researc. Studi kepustakaan dilakukan dengan mencari literature pendukung baik yang diambil dari buku, jurnal, internet dan lain sebagainya Teknik Analisis Berdasarkan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deduktif, yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh baik secara parsial maupun simultan dari masing-masing variabel X1 dan X2 terhadap Y, maka teknik analisis dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Uji prasyarat data untuk untuk penelitian ini, yaitu: Uji Asumsi Klasik Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Beberapa uji asumsi klasik dalam regresi linear berganda yaitu sebagai berikut: Uji Normalitas. Metode ini menguji normalitas residual dengan melihat penyebaran data pada sumber diagonal pada grafik normal P-Plot of Regression Standardized Residual. Suatu model terdistribusi normal apabila titik-titik tersebar disekitar garis dan mengikuti garis diagonal. Uji Multikolinearitas. Model regresi yang baik tidak boleh memiliki korelasi antar variabel bebasnya . orelasi 1 atau mendekati . Dasar penilaian dapat dilihat pada nilai tolerance and inflation factor (VIF) atau dengan membandingkan antara nilai koefisien determinasi individual dengan nilai determinasi secara simultan. Nilai VIF harus kurang dari 10 dan tolerance lebih dari 0,1. Uji Heterokesdastisitas. Metode yang digunakan dalam uji ini adalah uji glesjer yaitu dengan melakukan regresi antara variabel bebas dengan nilai absolut Apabila nilai signifikansi antara variabel bebas dengan nilai absolut residual lebih dari 0,05 maka tidak terjadi heterokesdastisitas. Uji Reliabilitas Uji ini dilakukan dengan mengkorelasikan antara skor item dengan total item kemudian melakukan koreksi terhadap nilai koefisien korelasi. Uji Validitas Uji validitas dilakukan dengan melihat output atau hasil intem total statistics pada kolom corrected item total correction. Item dikatakan layak digunakan jika nilai minimal korelasi yang diperoleh minimal 0,3 (Ou0,. Jika terdapat output yang tidak valid maka item tersebut tidak disertakan dalam uji reliabilitas. Uji Reliabilitas Dasar uji reliabilitas adalah dengan melihat jumlah item dan presentasi dari output N of Item pada table case processing summary, jika persentasinya 100% berarti semua data dapat dipakai dalam penelitian ini. Selain itu reliabilitas data dapat dilihat pada output cornbachAos alpha apabila nilai alpha < 0,6 maka dikatakan kurang baik, sedangkan 0,7 dapat diterima dan > 0,8 adalah baik. Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda merupakan teknik analisis yang digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh antara dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel terikat dan memprediksi variabel terikat dengan menggunakan variabel Analisis masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat dapat dilakukan dengan melakukan uji T. Sedangkan untuk menganalisis pengaruh variabel bebas secara simultan . ersama-sam. adalah dengan melakukan uji F. Persamaan regresi linear sederhana yaitu: Y= a bx1 bx2 A e . Keterangan: Y= Keputusan Pembelian a= Konstanta b= Koefisien beta x1= Koefisien variabel store atmosphere x2= Promosi Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review e= standar error Uji T Uji T dalam analisis regresi linear berganda digunakan untuk melihat pengaruh secara parsial dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Jika nilai signifikansi di bawah 5% . maka dapat dikatakan bahwa varibel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Uji T juga dilakukan untuk menjawab hipotesis dalam penelitian yaitu jika nilai signifikansi <0,05 atau dengan melihat jika nilai t hitung lebih besar dari t tabel maka kesimpulannya adalah menolak Hipotesis awal dan menerima Hipotesis alternative. Uji F Analisis Uji F dilakukan dengan melihat hasil signifikansi dari output regresi pada tabel coefficients apabila signifikansi <5% . atau F hitung > dari F tabel maka dapat dikatakan bahwa variabel bebas secara bersama-sama . berpengaruh terhadap variabel terikat. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi R Square digunakan untuk melihat seberapa besar kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Selain itu standar deviasi digunakan untuk melihat apakah model regresi dapat digunakan sebagai prediktor untuk variabel terikat (Priyastama, 2. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Objek Penelitian Perseroan mendapatkan hak waralaba KFC dari Yum! Asia Franchise Pte Ltd yang merupakan bagian dari Yum! Restaurants International (YRI). YRI merupakan sebuah badan usaha dari Yum! Brands Inc, sebuah perusahaan publik di Amerika Serikat dan pemilik waralaba dari empat merek ternama lainnya, yaitu : Pizza Hut. Taco Bell. A&W, dan Long John Silvers. Di Indonesia pemegang hak waralaba dari KFC adalah PT. Fast Food Indonesia yang didirikan oleh Keluarga Gelael pada tahun dan pada bulan Oktober 1979, perseroan mengakuisisi gerai waralaba pertama yang terletak di Jalan Melawai Jakarta. Pada tahun 1990 PT. Salim Group bergabung sebagai salah satu pemegang saham utama yang mendorong perseroan untuk lebih memperluas usaha mereka dan pada 1993. Perseroan terdaftar sebagai emiten di Bursa Efek Jakarta . ekarang Bursa Efek Indonesi. Kepemilikan saham mayoritas 80% pada saat ini terdistribusi 43,84% kepada PT Gelael Pratama dari Gelael Group dan 35,84% kepada PT Megah Eraraharja dari Salim Group. sedangkan saham minoritas . %) terbagi kepada Masyarakat dan Koperasi Karyawan. Produk-produk Perseroan dikelompokkan dalam beberapa kategori antara lain Menu Goceng. Menu Praktis, dan menu paket kombinasi lainnya. Untuk kategori Menu Goceng, dimana setiap produk dihargai Rp5,000. Sebagai pelengkap produk-produk utama ini, juga tersedia produk-produk yang disesuaikan dengan selera lokal, antara lain : Perdekel. Nasi. Salad, dan Sup KFC. Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Sampai saat ini total jumlah gerai KFC saat ini telah mencapai 714 gerai . pdate tahun 2. di seluruh Indonesia. Di Kota Bitung sendiri gerai KFC telah diresmikan sejak tanggal 02 Agustus 2013 dan saat ini sudah beroperasi selama lima tahun. Pemilik usaha adalah Bapak Ricardo Gelael akan tetapi pemilik gedung yaitu Bapak Letkol. Inv. Ruslan A. Gani. Sos. M yang melakukan kerja sama dengan franchise KFC Indonesia. Gerai KFC di Kota Bitung tepatnya beralamat di Jalan Wolter Monginsidi. Kelurahan Girian Weru Dua. Kecamatan Girian. Kota Bitung Hasil Penelitian Uji Asumsi Klasik Normalitas Gambar 4. Grafik Normalitas Berdasarkan hasil pengolahan data dapat dilihat bahwa data terdistribusi dengan normal karena titik penyebaran pada garis diagonal menyebar di sekitar garis. Multikolinearitas Berdasarkan table 4. dilihat bahwa nilai VIF yaitu 5. 318 dengan tolerance 0,188 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi korelasi antar masing-masing variabel bebas. Tabel 4. Uji Multikolinearitas Coefficientsa Standar Unstandard dized Coefficie Collinearity Coefficients nts Statistics Std. Toleran Model B Error Beta Sig. VIF 1 (Constan. X1_Store_Atmo . Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review X2_Promosi Dependent Variable: Y_Keputusan_Pembelian Heterokesdastisitas Tabel 4. Uji Heterokesdastisitas Coefficients Standard Unstandardiz ized Coefficie Collinearity Coefficients nts Statistics Std. Tolera Model Error Beta Sig. VIF 1 (Constan. X1_Store_Atmo . X2_Promosi Dependent Variable: abs_res Berdasarkan dasar uji heterokesdastisitas dapat dilihat bahwa nilai yang diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,776 untuk variabel store atmosphere dan 0,212 untuk variabel promosi, jadi dapat disimpulkan tidak terjadi heterokesdastisitas pada model regresi yang digunakan. Uji Reliabilitas Uji Validitas Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variabel X1 Item-Total Statistics Scale Variance if Corrected Cronbach's Scale Mean if Item Item-Total Alpha if Item Item Deleted Deleted Correlation Deleted P1 60. P2 60. P3 60. P4 60. P5 60. P6 60. P7 60. P8 60. P9 60. P10 60. Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review P11 60. P12 60. P13 60. P14 60. P15 60. P16 60. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variabel X2 Item-Total Statistics Scale Scale Mean Variance if Corrected Cronbach's Item Item Item-Total Alpha if Item Deleted Deleted Correlation Deleted Tabel 4. Uji Validitas Variabel Y Item-Total Statistics Scale Scale Mean Variance if Corrected Cronbach's Item Item Item-Total Alpha if Item Deleted Deleted Correlation Deleted P1 18. P2 18. P3 18. P4 18. P5 18. P6 18. Dari hasil yang diperoleh dapat dilihat bahwa pernyataan 1 (P. pada variabel X1 dan X2 memiliki nilai O 0,3 yaitu nilai masing-masing adalah 0,166 dan 0,204 sehingga item-item tersebut dieliminasi dan tidak digunakan dalam pengukuran penelitian ini. Uji Reliabilitas Tabel 4. Uji Reliabilitas Variabel X1 Case Processing Summary Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Cases Valid Excluded 0 Total Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's N Alpha Items Tabel 4. Uji Reliabilitas Variabel X2 Case Processing Summary Cases Valid Excluded 0 Total Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's N Alpha Items Tabel 4. Uji Reliabilitas Variabel Y Case Processing Summary Cases Valid Excluded 0 Total Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's N Alpha Items Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dilihat bahwa output case processing summary memiliki jumlah 97 dengan persentase 100%. Selain itu nilai dari cornbach alpha yang diperoleh untuk masing-masing variabel memiliki nilai di atas 0,6 sehingga dapat disimpulkan penelitian ini dapat diterima, baik dan reliabel. Regresi Linear Berganda Tabel 4. Koefisien Determinasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate Predictors: (Constan. X2_Promosi. X1_Store_Atmosphere Dependent Variable: Y_Keputusan_Pembelian Berdasarkan hasil yang diperoleh R Square adalah 0,233 artinya kontribusi variabel bebas yaitu store atmosphere dan promosi terhadap keputusan pembelian KFC adalah sebesar 23%. Tabel 4. Uji F ANOVA Sum Mean Model Squares Square Sig. Regres 349. Residu 1146. Total Dependent Variable: Y_Keputusan_Pembelian Predictors: (Constan. X2_Promosi. X1_Store_Atmosphere Tabel 4. Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstanda Standar Coefficie Coeffici Correlations Std. Sig Zero- Par Model B Error Beta order tial Part 1 (Constan. X1_Store_Atm . Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review X2_Promosi 204 -. Dependent Variable: Y_Keputusan_Pembelian Berdasarkan hasil perhitungan SPSS di atas dapat dilihat bahwa persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 4. 923 0,270-0,79. Konstanta sebesar 4. 923 berarti apabila store atmosphere sama dengan 0 . idak ad. maka keputusan pembelian konsumen sebesar 4. Koefisien variabel X1 sebesar 0,270 berarti setiap penambahan 1 skala maka store atmosphere akan meningkatkan keputusan pembelian produk KFC sebesar 0,270. Koefisien variabel X2 adalah sebesar -0,79 berarti bahwa setiap penambahan 1 skala maka promosi akan menurunkan keputusan pembelian produk KFC sebesar 0,79. Untuk menjawab hipotesis dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa hasil pada kolom sig. nilai untuk variabel X1 adalah 0,009 atau lebih kecil dari 0,05 . %) sehingga dapat disimpulkan bahwa menolak hipotesis awal (H. dan menerima hipotesis alternative (H. , yaitu bahwa variabel store atmosphere secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk KFC. Untuk nilai signifikansi yang diperoleh untuk variabel promosi adalah 0,669 atau lebih besar dari 0,05 hal ini berarti bahwa variabel promosi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian KFC sehingga kesimpulannya adalah menolak H2 dan menerima H02. Sedangkan untuk menjawab hipotesis ketiga nilai F hitung adalah 314 dengan signifikansi 0,00 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga model regresi dapat digunakan untuk memprediksi keputusan pembelian sehingga kesimpulan untuk hiptesis ketiga adalah H3 diterima dan menolak H03 atau dapat dikatakan bahwa secara simultan variabel store atmosphere dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian KFC. Pembahasan Pengaruh Store Atmosphere terhadap Keputusan Pembelian Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa store atmosphere berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh putri dkk . yang menyatakan bahwa store atmosphere berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil observasi mengenai store atmosphere pada objek yaitu KFC Girian dapat dilihat dengan jelas berdasarkan indikator yang ada bahwa KFC Girian memenuhi indikator store atmosphere yang baik dan menarik. Bagian Depan Toko Simbol/papan nama. KFC Girian memiliki simbol dan papan nama dengan ukuran yang cukup besar sehingga dapat dengan mudah dilihat oleh konsumen selain itu papan nama KFC juga didesain dengan unik yang merupakan kombinasi dari nama dan logo KFC yang dapat merepresentasikan produk tersebut. Pintu masuk. Pintu masuk yang disediakan juga memudahkan konsumen untuk masuk ke area toko Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review Arsitektur. Bentuk desain dari bangunan store KFC didominasi oleh dinding kaca sehingga memudahkan konsumen untuk dapat melihat langsung ke dalam store, melihat pajangan dalam toko, fasilitas yang disediakan dan produk yang ditawarkan. Lingkungan sekitar. Lingkungan sekitar KFC Girian juga sangat mendukung karena terletak di area pertokoan yang dengan perkantoran, bank, dan supermarket sehingga menjadi tempat yang strategis dan mudah untuk dijangkau oleh konsumen. Tempat parkir. Tempat parkir yang disediakan cukup memadai baik bagi konsumen yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan menyediakan petugas parkir yang membantu penataan tempat parkir. Bagian dalam toko . eneral interio. Bagian dalam toko juga merupakan faktor penting untuk menciptakan pengalaman menyenangkan bagi konsumen. Desain bagian dalam KFC Girian juga memiliki kombinasi warna cerah yang didominasi warna putih dan merah sesuai dengan ciri khas produk mereka dan dilengkapi dengan pencahayaan yang baik. Konsumen dapat dengan jelas melihat dan menikmati bagian dalam toko. Selain itu untuk melengkapi kenyamanan konsumen selama menikmati makanan KFC Girian juga memutar musik-musik yang menyenangkan. KFC Girian juga menyediakan tempat bermain anak sehingga dapat menarik perhatian anak-anak tetapi juga memudahkan para orang tua untuk dapat lebih bersantai ketika menikmat makanan. Staf atau pramusaji yang cukup responsif untuk membantu pelayanan kepada konsumen maupun untuk menjaga kebersihan lingkungan dalam toko. Jumlah Kasir yang disediakan oleh KFC cukup memadai dan berpengalaman sehingga dapat meminimalisir antrian di kasir Tata letak toko . tore layou. Tata letak KFC Girian juga di tata dengan baik, mulai dari meja kasir yang berada tepat di depan pintu masuk, meja dan tempat duduk. KFC menyediakan tempat duduk bagi konsumen baik dalam jumlah sedikit maupun konsumen yang KFC Girian juga memiliki Penataan barang yang cukup baik, mulai dari lemari pajangan untuk merchandise yang memudahkan untuk dilihat Pajangan . nterior displa. Dekorasi sesuai tema KFC Girian juga memiliki dekorasi yang cukup menarik dengan memasang wallpaper yang menarik sesuai dengan trend masa kini sehingga dapat menjadi spot atau lokasi foto bagi sebagian konsumen. Selain itu dekorasi KFC Girian juga biasanya menyesuaikan dengan tema-tema musiman seperti Lebaran, natal dan tahun baru. Hasil ini juga sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Zentes dkk . yang menyatakan bahwa suasana toko yang menarik dapat menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan sehingga dapat mendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian di dalam toko baik keputusan pembelian yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja . mpulse buyin. selain itu Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review konsumen juga setuju bahwa pengalaman menyenangkan yang mereka alami dari store atmosphere yang menarik akan mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian ulang di waktu yang akan datang. Pengaruh Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Hasil penelitian yang diperoleh bahwa variabel promosi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil ini didukung oleh penelitan Gusrita dan Rahmidani . yang menyatakan bahwa promosi berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian. Hal ini dikarenakan penggunaan media promosi yang tumpang tindih sehingga konsumen menjadi bingung terkait produk yang ditawarkan. Pendapat bahwa promosi tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian juga dinyatakan oleh Mervio . yang berpendapat bahwa dalam marketing mix, advertising tidak memberikan pengaruh pada keputusan akhir konsumen pada kelompok usia muda. Konsumen cenderung teratarik dan bersedia untuk mengunjungi toko yang menawarkan promosi walaupun konsumen mungkin tidak memiliki kebutuhan untuk membeli sesuatu. Hal ini juga didukung oleh teori Gitosudarmo . yang menyatakan bahwa kegiatan promosi sebagai alat bantu untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen dapat memberikan hasil yang tidak sesuai dengan yang diharapkan atau dapat dikatakan kegiatan promosi tersebut gagal. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kegagalan adalah kesalahan memilih media promosi dan pemasar gaga untuk menyampaikan pesan promosi. Kesalahan pemilihan media atau alat promosi dapat disebabkan karena masing-masing media promosi memiliki sifat masing-masing. KFC menggunakan beberapa media promosi seperti iklan baik melalui iklan TV maupun internet, promosi penjualan, penjualan pribadi dan publisitas. Penggunaan kombinasi media promosi ini dapat menyebabkan tumpang tindihnya pesan promosi yang ingin disampaikan sehingga konsumen menjadi bingung dan sulit untuk mengambil keputusan. Promosi penjualan yang dilakukan oleh kasir KFC juga dirasa kurang membantu konsumen untuk melakukan keputusan pembelian karena disampaikan dengan waktu yang relatif singkat sehingga konsumen tidak memiliki waktu untuk memproses tawaran promosi tersebut. Konsumen juga merasa promosi penjualan yang dilakukan pada saat memesan di kasir menjadi kurang menyenangkan karna memakan dapat memakan waktu yang cukup lama. Pengaruh Store Atmosphere dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Hasil uji F, nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,00 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga dikatakan bahwa secara simultan variabel store atmosphere dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian KFC. Hasil penelitian ini didukung oleh pendapat dari Uffing dan Stasing . yang menyatakan bahwa bentuk suasana toko dapat dilihat dari stimulus yang diberikan untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Stimulus dalam toko dapat menggunakan alat promosi seperti point of purchase display, harga promosi, serta demonstrasi produk dalam toko yang dapat membantu konsumen untuk melakukan keputusan pembelian baik secara terencana maupun pembelian tidak terencana . mpulse buyin. Walaupun secara parsial promosi berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian tetapi Volume 2. Issue 1, 2022 Bata Ilyas Educational Management Review secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan sehingga kombinasi dari kedua variabel ini menjadi penting untuk diperhatikan oleh pihak KFC. Kesimpulan Kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu: Store atmosphere secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Promosi secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Store atmosphere dan promosi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada KFC Girian Saran Pihak KFC dapat mempertimbangkan penggunaan media promosi yang sesuai dengan kebutuhan dan keingingan konsumen. Untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan variabel lain seperti produk dan harga untuk mengukur pengaruhnya terhadap keputusan pembelian. DAFTAR PUSTAKA