Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 7 NOMOR 1 | OKTOBER 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Efektivitas Pijat Nifas terhadap Kualitas Tidur Malam Hari pada Ibu Postpartum Effectiveness of Postpartum Massage in Improving Night Sleep Quality Among Postnatal Mothers Faradila Nur Mely Rahma1*. Septi Tri Aksari2. Norif Didik Nur Imanah3. Dahlia Arief Rantauni4 Mahasiswa Program Studi Di Kebidanan. STIKES Serulingmas Cilacap 2,3,4 Dosen Program Studi Di Kebidanan. STIKES Serulingmas Cilacap *Corresponding : faradilanumr@gmail. ABSTRAK Masa nifas merupakan periode penting untuk pemulihan fisik dan psikologis ibu setelah melahirkan. Salah satu keluhan umum yang dialami adalah gangguan tidur malam, yang dapat berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat nifas dalam memperbaiki kualitas tidur malam pada ibu postpartum. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada satu subjek. Ny. M, ibu usia 28 tahun yang mengalami gangguan tidur selama masa nifas. Intervensi berupa pijat nifas dilakukan selama tiga hari berturut-turut, sekali setiap sore sebelum mandi, dengan durasi 15Ae30 menit. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta didukung oleh literatur terkait. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas tidur, dengan durasi tidur malam bertambah 0,5 jam pada hari pertama, 1,5 jam pada hari kedua, dan 2 jam pada hari ketiga. Tidur menjadi lebih nyenyak dan keluhan sulit tidur berkurang. Pijat nifas terbukti efektif dan aman sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas tidur pada ibu masa nifas. Kata Kunci : Postpartum. Kualitas Tidur. Pijat Nifas ABSTRACT The postpartum period is a crucial time for a motherAos physical and psychological recovery after childbirth. One common complaint during this period is nighttime sleep disturbances, which can affect overall health and quality of life. This study aims to examine the effectiveness of postnatal massage in improving nighttime sleep quality in postpartum mothers. A qualitative case study approach was used, involving one subjectAiMrs. M, a 28-year-old mother experiencing sleep disturbances during the postpartum period. The intervention consisted of postnatal massage therapy administered once daily in the evening before bathing, for 15Ae30 minutes, over three consecutive days. Data were collected through interviews, observations, and documentation, supported by relevant literature. The results showed an improvement in sleep quality, with nighttime sleep duration increasing by 0. 5 hours on the first day, 1. 5 hours on the second day, and 2 hours on the third day. Sleep became deeper, and complaints of insomnia were reduced. Postnatal massage proved to be an effective and safe complementary therapy to enhance sleep quality in postpartum mothers. Keywords: Postpartum. Sleep Quality. Postnatal Massage Article History: Received: August 10 ,2025. Revised: September 13, 2025. Accepted: October 18, 2025 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 7 NOMOR 1 | OKTOBER 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 PENDAHULUAN Masa nifas adalah fase penting yang dialami seorang ibu setelah proses persalinan, di mana tubuh mengalami penyesuaian untuk kembali ke kondisi sebelum hamil. Selama masa nifas terjadi banyak perubahan, baik secara fisik maupun Keluhan yang sering muncul pada ibu nifas adalah kesulitan tidur, terutama pada malam hari (Widayat et al. , 2. Gangguan tidur ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain fluktuasi hormon pasca persalinan, rasa nyeri di area tubuh tertentu, stres akibat tanggung jawab sebagai ibu baru, serta gangguan psikologis seperti cemas atau baby blues. Jadwal tidur yang tidak menentu akibat menyusui bayi pada malam hari juga turut memperburuk kualitas tidur ibu(Yuni Kurniati & Juliana Widyastuti Wahyuningsih, 2. Gangguan tidur yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan dampak negatif, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Secara fisik, ibu bisa mengalami kelelahan kronis, menurunnya sistem kekebalan tubuh, dan lambatnya proses pemulihan pasca persalinan. Dari sisi psikologis, kurang tidur dapat meningkatkan risiko depresi postpartum, serta mengganggu Gangguan berpengaruh terhadap proses menyusui, karena produksi hormon oksitosin yang memengaruhi pengeluaran ASI menjadi terganggu akibat stres dan kelelahan yang terus-menerus (Hamang & Nurhayati, 2. Upaya yang telah dilakukan adalah Pemberian Pijat Nifas untuk memperbaiki kualitas tidur pada malam hari pada ibu Postpartum. Pijat pascapersalinan atau postnatal spa, adalah salah satu bentuk terapi manual yang difokuskan pada ibu setelah melahirkan (Sri Suciana et al. , 2. Terapi ini dilakukan dengan metode pijatan khusus yang ditujukan untuk mendukung proses pemulihan fisik dan emosional ibu pada masa nifas. Waktu pelaksanaannya umumnya dimulai sejak beberapa hari setelah persalinan, biasanya pada hari ketiga atau setelah kondisi ibu stabil, dan dapat berlanjut selama beberapa minggu tergantung pada kebutuhan dan kenyamanan masing-masing individu (Paryono, 2. Tujuan utama dari pijat nifas adalah untuk mempercepat pemulihan pascapersalinan, mengurangi kelelahan, membantu mengatasi nyeri otot dan sendi, serta menciptakan rasa rileks yang dapat menurunkan stres dan ketegangan sehingga membantu kualitas tidur ibu postpartum menjadi lebih baik (Ariu Dewi Yanti et , 2. Secara teknis, pijat dilakukan pada area-area tubuh yang paling banyak mengalami tekanan dan perubahan selama kehamilan dan persalinan, seperti punggung bagian bawah, bahu, perut, lengan, dan kaki. Terapi ini menggunakan sentuhan lembut hingga sedang, tergantung pada kebutuhan ibu dan kondisi fisiknya. Biasanya, pijat dipadukan dengan penggunaan minyak esensial atau minyak herbal seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak sereh, yang tidak hanya bermanfaat untuk kulit tetapi juga memberikan efek relaksasi melalui aroma yang menenangkan (Hidayah, 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang dilaksanakan pada bulan April 2025. Subjek dalam penelitian ini adalah Ny. M, seorang ibu berusia 28 tahun yang mengalami gangguan tidur malam. Sebagai bentuk intervensi, peneliti memberikan terapi berupa pijat nifas kepada Ny. M dengan tujuan memperbaiki kualitas tidurnya. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, pemeriksaan, serta observasi langsung selama pelaksanaan terapi. Sementara itu, data sekunder diambil dari berbagai sumber literatur seperti jurnal, artikel ilmiah, dan buku yang membahas terapi komplementer, khususnya pijat nifas yang juga diketahui dapat memperbaiki kualitas tidur. Teknik intervensi dilakukan dengan memberikan pijatan selama tiga hari berturut-turut. Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 7 NOMOR 1 | OKTOBER 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 satu kali setiap sore sebelum mandi, dengan durasi 15 hingga 30 menit. Kualitas tidur dipantau setiap hari selama periode intervensi. massage, dapat meningkatkan kualitas tidur pada HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pemantauan kualitas tidur malam hari pada Ny. M pada tabel 1. Tabel 1. 1 Pemantauan Kualitas tidur Pada Malam Hari Waktu Pemberian 22 April Lama Tidur Sebelum Lama Tidur Setelah 3 jam 23 April 3,5 jam 3,5 jam 24 April 5 jam 5 jam 7 jam Keterangan Bertambah lama tidur 0,5 jam dari Bertambah lama tidur 1,5 jam dari Bertambah lama tidur 2 jam dari Tabel 1. 1 membahas tentang pemantauan kualitas tidur malam hari pada Ny. M selama 3 hari sebelum dan sesudah dilakukan pemijatan oleh April pemijatan ibu tidur selama 3 jam dan setelah dikakukan pemijatan peningkatan lama tidur yaitu 0,5 jam, tanggal 23 April sebelum dilakukan pemijatan ibu tidur selama 3,5 jam dan setelah dilakukan pemijatan peningkatan lama tidur yaitu 1,5 jam, tanggal 24 April sebelum dilakukan pemijatan ibu tidur selama 5 jam dan setelah dilakukan pemijatan peningkatan lama tidur yaitu 2 periode postpartum, terutama pada 0Ae3 bulan nifas (J Hum Lact, 2. Studi lain memberi bukti meningkatkan kualitas tidur pascapartum dengan judul The combination of citronella oil and back massage not only improves sleep quality but also significantly reduces stress levels in postpartum mothers (Melania, 2. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan disimpulkan bahwa pijat post partum efektif dalam meningkatkan kualitas tidur malam hari pada ibu Pemberian menyeimbangkan hormon, sehingga kualitas tidur malam hari pada ibu post partum menjadi lebih baik dibandingkan sebelum dilakukan intervensi. dari penelitian ini adalah Ibu nifas dianjurkan untuk melakukan pijat post partum secara rutin atau berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai teknik pijat yang aman dan efektif untuk membantu meningkatkan kualitas tidur dan mempercepat Penelitian ini sejalan dengan penelitian Apriyani 2023 yang menyatakan bahwa pijat nifas efektif untuk meningkatkan kualitas tidur ibu UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti menyampaikan setinggi - tingginya kepada responden yang telah Bukti RCT terbaru dan sebuah network-metaanalysis bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini, serta meluangkan waktu, tenaga, dan berbagi informasi reflexology, dan juga pijat punggung/relaxation secara terbuka selama proses pengumpulan data Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 7 NOMOR 1 | OKTOBER 2025 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Partisipasi dan kepercayaan yang diberikan sangat berarti dan menjadi bagian penting dalam keberhasilan studi ini. Peneliti juga mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKe. Serulingmas Cilacap atas segala bentuk dukungan, baik dalam bentuk izin, bimbingan akademik, maupun penyediaan fasilitas selama proses penelitian. Bantuan dan kerja sama yang diberikan menjadi landasan penting dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA