Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa KAJIAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK SISWA Muh. Ichlashul AoAmal Al Bustanul Jauhari Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya 21029@mhs. Najlatun Naqiyah Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya najlatunnaqiyah@unesa. Abstrak Penelitian ini bermaksud guna mengumpulkan dan mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu yang membahas penerapan bimbingan kelompok teknik problem solving kepada siswa. Metode yang dipergunakan yakni studi literatur . iterature revie. , dengan mengumpulkan literatur atau artikel yang telah dipublikasikan. Literatur yang dianalisis berada dalam rentang waktu lima tahun terakhir . Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis menerapkan metode analisis isi. Hasil kajian memperlihatkan adanya beragam pengembangan bimbingan kelompok teknik problem solving yang mampu diterapkan kepada siswa. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai inovasi dalam penerapan bimbigan kelompok teknik problem solving pada siswa Kata kunci: bimbingan kelompok, teknik problem solving Abstract The purpose of this study is to review a number of earlier research findings about the use of group counseling with students and the problem-solving technique. By examining articles and published literature over the last five years . 9Ae2. , this study uses a literature review methodology. To find advancements and breakthroughs in this method, content analysis was used to examine the data. The results show a number of advancements in the use of the problem-solving technique in group counseling, such as collaborative methods, technological integration, and method modifications according to students' requirements. These results aid in the creation of group counseling techniques that are more successful in assisting students in solving problems. Keywords: group counseling, problem-solving technique, innovation, content analysis PENDAHULUAN Apabila masalah-masalah tersebut tidak segera Pendidikan memegang peran penting sebagai dasar ditangani, hal ini dapat berdampak negatif terhadap utama dalam membangun generasi muda yang perkembangan siswa secara keseluruhan. Oleh karena Selain itu, diperlukan pendekatan khusus yang mampu membantu siswa mengidentifikasi dan menyelesaikan membentuk karakter, kepribadian, dan keterampilan masalah mereka secara mandiri. Sebuah pendekatan sosial siswa. Dalam perjalanan pendidikan, siswa yang dapat diterapkan yakni layanan bimbingan sering dihadapkan pada berbagai permasalahan, baik kelompok melalui teknik problem solving. Rahman, dalam aspek akademik, sosial, maupun emosional. , & Prihatini. Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa Bimbingan kelompok adalah salah satu bentuk Penelitian konseling yang bimbingan kelompok melalui teknik problem solving bermaksud guna membantu siswa meningkatkan membawa dampak positif bagi siswa. Teknik ini keterampilan sosial dan emosional mereka melalui mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan interaksi dalam sebuah kelompok. Layanan ini komunikasi, dan kematangan emosional siswa. Selain menyediakan peluang kepada siswa dalam berbagi itu, teknik ini juga efektif dalam membantu siswa pengalaman, berdiskusi, dan saling mendukung dalam mengatasi tekanan akademik, menyelesaikan konflik suasana yang aman dan kondusif. Salah satu metode interpersonal, serta menentukan tujuan hidup. Namun yang efektif pada layanan ini adalah teknik problem demikian, implementasi teknik ini masih menghadapi solving, yaitu sebuah pendekatan yang dirancang berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman untuk memfasilitasi siswa memahami masalah, konselor atau guru mengenai metode ini, keterbatasan menganalisis penyebabnya, dan menemukan solusi waktu pelaksanaan, serta minimnya partisipasi siswa secara sistematis dan efektif. Sukardi . Melalui dalam proses bimbingan. Penelitian ini bertujuan untuk bimbingan kelompok, siswa dapat memanfaatkan mengkaji secara mendalam penerapan bimbingan semua informasi, tanggapan dan reaksi dari siswa kelompok dengan teknik problem solving pada siswa. lainnya untuk memecahkan masalahnya (Armanta & Melalui analisis terhadap berbagai literatur dan Nuryono, 2. penelitian yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir . 9Ae2. Teknik problem solving memiliki relevansi yang tinggi dalam dunia pendidikan modern, di mana siswa peluang inovasi dalam penerapan teknik ini di sekolah. dituntut untuk menjadi individu yang mandiri, kreatif. Dengan adanya kajian ini, diharapkan konselor dan mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan. sekolah dan praktisi pendidikan dapat memahami Melalui teknik ini, siswa tidak hanya belajar cara potensi teknik problem solving secara lebih baik. menyelesaikan permasalahan mereka, tetapi juga Selain itu, kajian ini bertujuan untuk memberikan mengasah keterampilan berpikir kritis, mengambil keputusan, serta bekerja sama dalam kelompok. bimbingan kelompok yang lebih efektif, relevan, dan Kemampuan-kemampuan tersebut sangat penting sesuai dengan kebutuhan siswa di era globalisasi. Pada untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja akhirnya, diharapkan siswa mampu lebih siap dan kehidupan yang semakin kompetitif di masa menghadapi berbagai tantangan dalam pendidikan (Permana & Nashiroh, 2. maupun kehidupan secara lebih percaya diri dan sebelumnya, dengan kata kunci pencarian yaitu teknik METODE Penelitian ini menerapkan metode kualitatif problem solving. Data yang terkumpul akan dibaca, dicatat, dan dianalisis menggunakan analisis isi dengan jenis studi literatur atau literature review. Data (Kurniawan, dkk. , 2. Peneliti telah membaca yang dignakan berasal dari literatur atau publikasi sebanyak 50 jurnal terkait artikel bimbingan kelompok berupa artikel hasil penelitian yang telah diterbitkan sebanyak 20 dan artikel problem solving sebanyak 30. Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa Peneliti mengkaji semua artikel tersebut kemudian kelompok menerapkan teknik problem solving untuk Hasil pengumpulan artikel dibentuk tabel dan dipilih sebanyak 10 artikel. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Hasil pengumpulan artikel tentang penerapan bimbingan kelompok teknik problem solving Judul Penulis Teknik AuPengaruh Irma Teknik Problem Layanan Nursafi Solving dengan Bimbingan Kelompok Teknik Definisi dan Problem Solving formulasi masalah Merancang dan Meningkatkan memilih solusi Kematangan Karir Evaluasi Peserta Didik Kelas XII di SMA Negeri 02 Buay Bahuga Way Kanan Lampung Tahun Ajaran 2023/2024Ay (Nursafitri Irma. AuEfektivitas Widya Teknik problem Strategi Layanan Ayu solving dengan tahapan 6 Bimbingan Safitri Kelompok dengan Identifikasi Teknik Problem Solving untuk Analisis masalah Meningkatkan Pengembangan Kematangan alteratif solusi Karier Siswa di Evaluasi dan SMKN 2 pemilihan solusi NganjukAy (W. Implementasi Safitri, 2. Evaluasi hasil AuKeefektifan Arga Teknik problem Layanan Wisnu solving dengan tahapan Bimbingan Wardan : Kelompok Teknik a Pembentukan Problem solving Ulfa Danni Identifikasi Meningkatkan Rosada Kemandirian Analisis masalah Belajar dalam Pengembangan Menentukan alternative solusi KarirAy Evaluasi dan (Arga Wisnu pemilihan solusi Wardana & Ulfa Danni Rosada. AuProblem solving Bimbingan Karir Meningkatkan Self-efficacy Pengambilan Keputusan KarirAy (Batubara & Sanimah, 2. Azizah Batubar Sanima AuEfektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Meningkatkan Self-efficacy Karir Siswa Kelas XIISCI SMAN 1 KrianAy (Putri, 2. Junita Jivana Amalia Putri AuMeningkatkan Kematangan Pemilihan Karir Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem SolvingAy (E. Safitri dkk. AuUpaya Meningkatkan Kematangan Pemilihan Karir Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem SolvingAy(Agustin a et al. , 2. (E. Safitri et al. Novita Agustin Okvant Nurmai Tyas Martika Anggri Implementasi Solusi Evaluasi hasil Teknik problem solving dengan tahapan Identifikasi Analisis masalah Pengembangan Evaluasi dan pemilihan solusi Implementasi Evaluasi hasil Teknik problem solving dengan tahapan Identifikasi hambatan dalam Identifikasi tantangan dalam Kesadaran kolektif hambatan dan tantangan bersamasama Penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan dua Setiap siklus terdiri dari : Perencanaan Pelaksanaan Tindakan, observasi Refleksi. Teknik problem solving dengan tahapan Mengidentifikasi masalah siswa yang akan Mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan Menetapkan jawaban sementara Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas X SMA IT Khairul Imam Medan (Nasution & Marito, 2. Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Terhadap Pemilihan Studi Lanjut Siswa (Hasan et al. Nani Barora Nasutio Donna Marito Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Vi SMPN 2 Tegowanu (Fanny Mawardani Putri dkk, 2. Fanny Mawar Putri Heri Septadi Ismant Agus Setiawa dari masalah Menguji kebenaran jawaban sementara PEMBAHASAN Menarik Nursafitri Irma . melakukan Teknik problem solving dengan tahapan penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari layanan bimbingan kelompok berbasis teknik Berdiskusi Bertukar bendapat problem solving terhadap peningkatan kematangan Memberikan masukan satu sama karir siswa kelas XII di SMA Negeri 02 Buay Bahuga. Hasil dari artikel ini mengintegrasikan teknik problem solving pada bimbingan kelompok untuk membantu siswa mengembangkan kematangan karir. Teknik problem solving membantu siswa mengidentifikasi Muham Zaenul Hasan Yurike Kinant Karam Fakhru Mutaki Teknik problem masalah, menganalisis penyebab, dan menemukan soilving dengan solusi secara efektif, sedangkan bimbingan kelompok Pelaksanaan siklus memberikan ruang untuk berdiskusi, berbagi 1 mengenai pengalaman, dan belajar dari sesama dalam suasana pemberian isu yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk berdiskusi dan bertukar pendapat, mengevaluasi dampak layanan tersebut terhadap pemecahan isu kesiapan siswa dalam merencanakan masa depan dan masalah dan diskusi keefektifan menghadapi tantangan karir di dunia kerja. Model alternatif yang bimbingan kelompok melalui teknik problem solving Pelaksanaan siklus yang dapat diterapkan meliputi beberapa langkah 2 pemberian utama sebagai berikut: . Identifikasi Masalah, . Diskusi dan Analisisi, . Pengumpulan Informasi dan memberikan saran Solusi, . Implementasi Solusi, . Refleksi dan dan tanggapan. Evaluasi, . Penguatan Keterampilan. Pada (Hati et al. , 2. Bimbingan Kelompok bertujuan membantu tumbuh kembang Teknik problem solving dengan peserta didik sesuai dengan tahap perkembangannya. Safitri . meneliti efektivitas strategi beberapa aspek : Ketekunan dalam layanan bimbingan kelompok melalui teknik problem solving dalam mengoptimalkan kematangan karir Ulet dalam siswa di SMKN 2 Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Minat dan eksperimen untuk mendeskripsikan pelaksanaan perhatian dalam bimbingan kelompok tersebut. Hasil penelitian Berprestasi dalam memperlihatkan bahwasanya bimbingan kelompok Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa berbasis teknik problem solving efektif dalam menambah kematangan pemilihan karir siswa dan pengambilan keputusan yang efektif. Penelitian ini secara signifikan meningkatkan adversity quotient memperlihatkan bahwasanya bimbingan kelompok dengan teknik problem solving membantu siswa Wardana Rosada menambah kepercayaan diri . elf-efficac. mereka keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik dalam membuat keputusan karir. Siswa merasa lebih problem solving pada peningkatan kemandirian mampu menghadapi pilihan yang kompleks dan belajar siswa dalam menentukan karir. Penelitian ini tantangan pada penentuan jalur karir berdasarkan menerapkan metode eksperimen melalui desain true minat beserta potensi mereka. Pada (Nasution & Sampel penelitian terdiri dari dua Marito, 2. dilakukan penelitian mengenai adanya kelompok. Model bimbingan kelompok dengan teknik pengaruh bimbingan kelompok teknik problem solving efektif dalam meningkatkan keterampilan . kemandirian belajar siswa pada penentuan karir berpikir kritis siswa. Proses ini melibatkan beberapa langkah utama, seperti identifikasi masalah, diskusi, analisis Putri . meneliti efektivitas bimbingan solusi, implementasi, dan evaluasi. Teknik problem kelompok berbasis teknik problem solving pda peningkatan self-efficacy karir siswa kelas XII-SCI di mengembangkan solusi yang efektif, dan mengambil SMAN 1 Krian. Model ini melibatkan langkah- langkah sistematis yang membantu siswa dalam kelompok, siswa berbagi pengalaman, berdiskusi, dan menghadapi tantangan karir. Proses dimulai dengan saling mendukung dalam suasana kolaboratif untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi siswa terkait mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam karir, kemudian melalui diskusi kelompok, siswa menentukan karir. Model ini mendorong siswa untuk bersama-sama menganalisis penyebab masalah dan aktif memecahkan masalah dan merencanakan merancang solusi yang efektif. Teknik problem langkah-langkah menuju tujuan karir mereka. solving mengajarkan siswa untuk berpikir kritis. Dalam Batubara & Sanimah . melakukan penelitian untuk mengevaluasi pengaruh layanan mengembangkan keyakinan diri . elf-efficac. dalam bimbingan karir berbasis problem solving guna Dalam self-efficacy bimbingan kelompok bertujuan membantu siswa berinteraksi dalam lingkungan yang mendukung untuk memahami dan mengatasi tantangan yang mereka berbagi pengalaman dan memberikan masukan satu hadapi dalam pengambilan keputusan karir. Proses ini sama lain. Tenuan dari penelitian memperlihatkan melibatkan identifikasi masalah, eksplorasi solusi, dan bahwasanya model bimbingan kelompok ini efektif dalam meningkatkan self-efficacy karir siswa, yang bersama anggota kelompok. Melalui diskusi dan pada akhirnya membantu mereka merasa lebih kolaborasi, siswa dapat mengembangkan keterampilan dipersiapkan dan percaya diri ketika menentukan keputusan karir. Teknik problem solving pada langkah-langkah langkah-langkah menuju tujuan karir mereka. Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa (E. Safitri et al. , 2. Model ini dirancang Temuan dari penelitian memperlihatkan bahwasanya untuk membantu siswa mengembangkan kematangan model bimbingan kelompok melalui teknik problem dalam memilih karir melalui pendekatan yang solving efektif dalam membantu siswa menjadi lebih Dalam bimbingan kelompok, siswa diajak matang dalam menentukan jalur karir berdasarkan potensi dan minat mereka. Dalam penelitian yang dilakukan (Nasution menganalisis faktor penyebab dan menyusun solusisolving & Marito, 2. bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik keputusan, dan kolaborasi antar anggota kelompok. problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis Proses ini memberikan siswa kesempatan untuk saling siswa kelas X di SMA IT Khairul Imam Medan. berbagi pengalaman, belajar dari situasi nyata, dan Menggunakan mendapatkan dukungan dari rekan-rekan sebayanya. penelitian ini melibatkan 10 siswa sebagai subjek. Temuan dari penelitian memperlihatkan bahwasanya Hasil model bimbingan kelompok melalui teknik problem signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa solving efektif pada peningkatan kematangan siswa setelah diberikan layanan tersebut, dengan nilai guna menentukan jalur karir berdasarkan minat dan Jhitung sebesar 27 yang lebih besar dari Jtabel sebesar kemampuan mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Teknik proses berpikir kritis, bimbingan kelompok dengan teknik problem solving Agustina et al. , . mengidentifikasi efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir sejauh mana bimbingan kelompok melalui teknik kritis siswa. Penelitian oleh (Hasan et al. , 2. problem solving menambah kematangan penentuan meneliti pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik karir siswa. Model ini bertujuan membantu siswa problem solving terhadap pemilihan studi lanjut siswa. mengembangkan kemampuan dalam menentukan Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif karir dengan cara yang sistematis dan efektif. Proses signifikan antara layanan bimbingan kelompok teknik problem solving terhadap kemampuan pemilihan studi identifikasi masalah terkait karir, diskusi kelompok lanjut siswa. Setelah mengikuti layanan tersebut, siswa untuk menganalisis penyebab masalah, dan eksplorasi mampu memilih dan menentukan sekolah lanjutan solusi-solusi yang relevan. Melalui metode problem serta jurusannya menunjukkan bahwa penerapan bimbingan kelompok maupun perspektif baru mengenai diri sendiri (Asna et dengan teknik problem solving efektif dalam , 2. Teknik problem solving mendorong siswa meningkatkan kemampuan pemilihan studi lanjut untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan mengambil individu akan langkah-langkah dengan lebih Hal keputusan yang tepat berdasarkan kebutuhan dan Penelitian oleh (Fanny Mawardani Putri dkk, minat mereka. Bimbingan kelompok ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbagi pengalaman, belajar dari rekan-rekan sebayanya, serta mendapatkan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dukungan dalam mengembangkan kematangan karir. terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas Vi di Kajian Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Siswa SMP Negeri 2 Tegowanu. Menggunakan metode Saran kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran, di control group, penelitian ini menemukan bahwa penerapan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving efektif dalam meningkatkan hasil Untuk penelitian lanjutan dengan metode belajar siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan studi literatur, disarankan agar peneliti signifikan pada nilai posttest dibandingkan pretest Temuan spesifikasi yang relevan dengan penelitian. mengindikasikan bahwa teknik problem solving dalam bimbingan kelompok dapat menjadi strategi yang Peneliti efektif untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. mempersiapkan sumber data secara lebih Selain itu, teknik problem solving juga berguna untuk matang dan mengolah data tersebut secara memecahkan masalah dalam penentuan karier yang lebih mendalam. dilakukan konselor sebaya berguna untuk mengetahui DAFTAR PUSTAKA