JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Pengembangan Aplikasi Mobile Berbasis Android untuk Mendukung Strategi Pemasaran dan Penjualan pada UMKM Saung Batik Baswet Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs Ria Manurung1. Yosita Lianawati2. Tetty Tiurma Uli Sipahutar3 1,2Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Yos Sudarso 3Universitas Prima Indonesia 1manurungria74@gmail. com, 2yosita. lianawati@stikomyos. id, 3ratuhapis. tetty@gmail. Abstrak Salah satu sektor UMKM yang memiliki potensi tinggi untuk berkembang adalah industri kerajinan Saung Batik Baswet merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam produksi dan penjualan batik khas lokal di Kabupaten Banyumas dengan berupaya melestarikan warisan budaya sekaligus menciptakan nilai ekonomi. Pemasaran yang dilakukan Saung Batik Baswet masih dilakukan secara konvensional, yaitu masih terbatas pada sosial media WhatssApp. Istagram dan relasi antar relasi, pertemanan, dan lingkungan kerabat serta promosi dari mulut ke mulut. Tujuan penelitian yaitu mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android yang dapat mendukung kegiatan pemasaran dan penjualan produk pada UMKM Saung Batik Baswet dan mengevaluasi efektivitas aplikasi dalam meningkatkan efisiensi pemasaran serta kenyamanan pelanggan dalam melakukan Penelitian menggunakan metode prototyping yang memungkinkan pengembangan aplikasi dilakukan secara iteratif dan berbasis umpan balik dari pengguna. Hasil penelitian dengan Paired Samples Test menyimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima karena nilai Sig. yang diperoleh adalah 0,00 yang artinya nilai Sig. kurang dari 0,05. Sehingga terdapat perbedaan waktu yang signifikan saat memesan menu sebelum dan sesudah menggunakan Aplikasi mobile Android Saung Batik Baswet. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan telah berhasil meningkatkan efisiensi dalam proses pemesanan, yang tentunya berkontribusi pada peningkatan pengalaman pelanggan dalam melakukan transaksi. Kata kunci : android, batik, mobile, pemasaran, penjualan Abstract One MSME sector with high potential to grow is the batik handicraft industry. Saung Batik Baswet is one of the MSMEs engaged in producing and selling local batik in Banyumas Regency by trying to preserve cultural heritage while creating economic value. Marketing carried out by Saung Batik Baswet is still carried out conventionally, and it is still limited to social media. WhatsApp. Instagram, relations between relations, friends and relatives, and word of mouth. The research aims to develop Android-based mobile applications that can support marketing activities and product sales at Saung Batik Baswet MSMEs and evaluate the effectiveness of applications in increasing marketing efficiency and customer convenience in making transactions. The research uses a prototyping method that allows application development to be carried out iteratively and based on user feedback. The research results with the Paired Samples Test concluded that H0 was rejected and H1 was accepted because the Sig. The value obtained was 0. 00, which means the Sig. Value is less than 0. So, there is a significant time difference when ordering a menu before and after using the Saung Batik Baswet Android mobile application. These results indicate that the developed application has successfully increased efficiency in the ordering process, which undoubtedly contributes to improving the customer experience in making transactions. Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Keywords: android, batik, mobile, marketing, sales PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional, terutama dalam hal penyediaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Di tengah era digitalisasi. UMKM dihadapkan pada tantangan untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi guna memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan efisiensi penjualan produk. Salah satu sektor UMKM yang memiliki potensi tinggi untuk berkembang adalah industri kerajinan batik. Saung Batik Baswet merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam produksi dan penjualan batik khas lokal di Kabupaten Banyumas. Saung Batik Baswet berupaya melestarikan warisan budaya sekaligus menciptakan nilai ekonomi. Namun, dalam era digital yang kompetitif saat ini, banyak UMKM masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran dan penjualan produk, terutama yang masih mengandalkan metode konvensional. Pemasaran yang dilakukan Saung Batik Baswet masih dilakukan secara konvensional, yaitu masih terbatas pada sosial media WhatssApp. Istagram dan relasi antar relasi, pertemanan, dan lingkungan kerabat serta promosi dari mulut ke mulut. Hal ini dipandang belum efektif karena tidak banyak pertambahan konsumen dari tahun ke tahun sehingga penjualan batik kelompok ini belum dapat memberikan kesejahteraan pada kelompoknya. Pangsa pasar kelompok ini masih terbatas di sekitar wilayah Temanggung. Purbalingga. Purwokerto. Banyumas. Omzet Saung Batik setiap bulan rata-rata berkisar Rp 5 juta s/d Rp10 juta per bulan, dengan rata-rata perbulan bisa terjual sekitar 20 s/d 50 helai batik. Hal ini menghambat potensi pertumbuhan bisnis, terutama dalam menjangkau konsumen di luar wilayah Kabupaten Banyumas. Pemanfaatan teknologi aplikasi mobile berbasis Android menjadi salah satu solusi potensial untuk mendukung strategi pemasaran dan penjualan UMKM. Android merupakan sistem operasi dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia, sehingga dapat menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui aplikasi mobile. UMKM seperti Saung Batik Baswet dapat menampilkan katalog produk secara digital, menerima pemesanan secara daring, serta melakukan promosi secara langsung kepada pelanggan. Dengan demikian, pengembangan aplikasi mobile berbasis Android dinilai penting untuk mendukung transformasi digital pada UMKM Saung Batik Baswet, sekaligus meningkatkan daya saing usaha dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif. Salah satu solusi yang dapat menjawab tantangan tersebut adalah pemanfaatan teknologi informasi melalui pengembangan aplikasi mobile berbasis Android. Platform Android dipilih karena memiliki jumlah pengguna terbanyak di Indonesia dan memungkinkan UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas secara efisien dan hemat biaya. Dengan adanya aplikasi yang dirancang khusus untuk pemasaran dan penjualan. Saung Batik Baswet diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi pelanggan. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu merancang dan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android yang dapat mendukung strategi pemasaran dan penjualan pada UMKM Saung Batik Baswet. Pertanyaan penelitian adalah: Bagaimana merancang dan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android yang dapat mendukung strategi pemasaran dan penjualan pada UMKM Saung Batik Baswet? Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Bagaimana efektivitas aplikasi yang dikembangkan dalam membantu meningkatkan jangkauan pasar dan kenyamanan pelanggan? 2 Tujuan Penelitian adalah: Mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android yang dapat mendukung kegiatan pemasaran dan penjualan produk pada UMKM Saung Batik Baswet. Mengevaluasi efektivitas aplikasi dalam meningkatkan efisiensi pemasaran serta kenyamanan pelanggan dalam melakukan transaksi. 3 Manfaat Penelitian Memberikan solusi digital berupa aplikasi Android yang dapat digunakan langsung oleh UMKM Saung Batik Baswet untuk memasarkan dan menjual produk secara lebih luas. Mempermudah konsumen dalam mengakses informasi produk dan melakukan pemesanan tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha. Menjadi sarana untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM dalam era transformasi digital. Memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan sistem informasi dan aplikasi mobile berbasis Android untuk UMKM. 4 Batasan Masalah Penelitian hanya mencakup proses perancangan dan pengembangan aplikasi mobile berbasis Android Aplikasi dikembangkan hanya untuk mendukung proses pemasaran . atalog digital, promos. dan penjualan . ormulir pemesana. , tanpa mencakup sistem pembayaran otomatis . -wallet atau payment gatewa. Evaluasi dilakukan berdasarkan uji coba penggunaan terbatas oleh pemilik UMKM dan calon pelanggan potensial di lingkungan lokal. DASAR TEORI /MATERIAL DAN METODOLOGI/PERANCANGAN 1 Metodologi Penelitian 1 Metode Pengembangan Sistem Penelitian ini menggunakan metode prototyping, yang memungkinkan pengembangan aplikasi dilakukan secara iteratif dan berbasis umpan balik dari pengguna. Prototyping dipilih karena cocok untuk pengembangan sistem yang melibatkan partisipasi aktif dari pengguna akhir, dalam hal ini pemilik UMKM. Tahapan penelitian dengan model Prototyping dapat dilihat pada gambar 1 berikut ini. Gambar 1. Tahapan Metode Prototype Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Studi Literatur dan Observasi Mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan pemasaran dan penjualan di UMKM Saung Batik Baswet serta studi pustaka terkait aplikasi sejenis. Analisis Kebutuhan Sistem. Melakukan identifikasi kebutuhan fungsional dan non-fungsional berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Perancangan Antarmuka dan Alur Sistem Mendesain tampilan antarmuka pengguna . ser interfac. serta alur navigasi aplikasi menggunakan wireframe. Pengembangan Prototipe Aplikasi. Mengimplementasikan aplikasi dalam platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java dan framework Android Studio. Uji Coba dan Evaluasi Melakukan pengujian terhadap aplikasi oleh pemilik UMKM dan calon pengguna, serta mengevaluasi efektivitas aplikasi berdasarkan kriteria kegunaan, kepraktisan, dan kepuasan pengguna. 2 Konsep Penelitian Konsep penelitian dapat dijelaskan pada gambar 2 berikut ini: Gambar 2. Kerangka Berpikir Penelitian 3 Perancangan dan Cara Kerja 1 Design Sistem Sistem ini dirancang dengan menggunakan tiga user yaitu usecase Admin. Owner dan Konsumen. Gambar 3 di bawah ini menjelaskan fungsi dari usecase Admin. Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Gambar 3. Usecase Admin Class diagram pada sistem dapat dijelaskan melalui gambar 4 berikut ini: Gambar 4. Class diagram Perancangan sistem juga dapat dijelaskan melalui Sequence Diagram Register. Diagram Login, logout. Diagram Pembelian dan Cetak Laporan Penjualan. Gambar 5 dan 6 di bawah ini merupakan Sequence Diagram Pembelian dan Cetak Laporan Penjualan. Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Gambar 5. Sequence Diagram Pembelian Sequence Diagram Pembelian menjelaskan tentang proses pemesanan produk yang dilakukan oleh konsumen dengan melihat tampilan halaman produk. Gambar 6. Sequence Cetak Laporan Penjualan Sequence Cetak Laporan Penjualan menjelaskan tentang proses cetak laporan pemesanan yang dilakukan oleh admin dengan terlebih dahulu menentukan rentang tanggal kemudian admin akan mendapatkan hasil unduhan berupa file laporan pemesanan. 4 Uji Hipotesis H0 : Tidak ada perbedaan waktu yang signifikan saat memesan produk sebelum dan sesudah menggunakan APLIKASI MOBILE-SAUNG BATIK BASWET. H1 : Ada perbedaan waktu yang signifikan saat memesan produk sebelum dan sesudah menggunakan APLIKASI MOBILE-SAUNG BATIK BASWET. PEMBAHASAN 1 Implemetasi Antarmuka Halaman Login Halaman Login pada gambar 7 menampilkan pengguna pada saat membuka aplikasi mobile SAUNG BATIK BASWET. Maka pengguna akan melakukan login terlebih dahulu bagi pengguna yang sudah memiliki akun. Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Gambar 7. Halaman Login dan Membuat Akun Halaman Home Halaman Home pada gambar 8 ini ditampilkan ketika pengguna sudah memiliki akun dan sudah Pada tampilan ini pengguna mendapatkan informasi mengenai SAUNG BATIK BASWET, produk dan memasukan barang ke dalam keranjang. Gambar 8. Halaman Home Halaman Daftar Produk Gambar 9 menampilan daftar produk yang dimiliki oleh Saung Batik Baswet dan tersedia untuk dijual sehingga pelanggan dapat memilih produk yang ingin dibeli. Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Gambar 9. Halaman Daftar Produk Halaman Keranjang Gambar 10 menampilkan detail barang apa saja yang terdapat pada keranjang beserta jumlah barang yang akan diorder per item, ketika pengguna ingin membeli barang tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna, maka pengguna dapat langsung meng-klik beli. Gambar 10. Halaman Daftar Produk Halaman Pembayaran dan Pemrosesan Pesanan Gambar 11 menampilkan metode pembayaran produk dengan meneliti kembali total belanjaan pengguna, jika sudah sesuai maka klik konfirmasi dan akan menampilkan halaman pesanan sedang diproses. Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Gambar 11. Halaman Pembayaran dan Pemrosesan Pesanan 2 Pengujian dan Pembahasan 1 Uji Normalitas Tabel 1. Uji Normalitas Berdasarkan hasil uji normalitas dengan menggunakan Shapiro Wilk diperoleh nilai Sig. dari 0,05 sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa data terdistribusi normal. 2 Interpretasi Hasil Tabel 2. Paired Samples Statistic Development of Android-Based Mobile Applications to Support Marketing and Sales Strategies at Saung Batik Baswet MSMEs JELC Vol. 11 No. Jurnal Elektro Luceat [Jul. Tabel 3. Paired Samples Test Tabel 2 dan 3 di atas menjelaskan hasil Paired Samples Test dan dapat diambil kesimpulan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima karena nilai Sig. yang diperoleh adalah 0,00 yang artinya nilai Sig. kurang dari 0,05. Sehingga terdapat perbedaan waktu yang signifikan saat memesan menu sebelum dan sesudah menggunakan Aplikasi mobile Saung Batik Baswet. KESIMPULAN 1 Kesimpulan Pengembangan aplikasi mobile Android Saung Batik Baswet telah memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi waktu yang diperlukan oleh pelanggan untuk melakukan pemesanan. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan telah berhasil meningkatkan efisiensi dalam proses pemesanan, yang tentunya berkontribusi pada peningkatan pengalaman pelanggan dalam melakukan transaksi. Penelitian ini memberikan kontribusi positif bagi UMKM Saung Batik Baswet, dengan menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dalam bentuk aplikasi dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat proses transaksi. Penggunaan aplikasi mobile berbasis Android membuktikan bahwa UMKM tidak hanya dapat bersaing secara lokal tetapi juga berpotensi memperluas pasar melalui platform digital. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memperbaiki pengalaman pelanggan dalam berbelanja. Dengan aplikasi yang lebih cepat dan mudah diakses, pelanggan akan merasa lebih puas, yang dapat mendorong mereka untuk kembali berbelanja dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Transformasi digital yang dilakukan melalui pengembangan aplikasi ini meningkatkan daya saing UMKM dalam menghadapi persaingan di pasar yang semakin kompetitif. Dengan aplikasi yang mudah digunakan dan mendukung transaksi online. Saung Batik Baswet dapat memperluas jangkauan pasar, bahkan menjangkau konsumen di luar daerah lokal. 2 Saran Mengembangkan dan memperkaya fitur aplikasi seperti notifikasi real-time mengenai status pesanan, pembayaran digital, dan personalization berdasarkan preferensi pengguna dapat lebih meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan. Peningkatan desain antarmuka yang lebih user-friendly dan navigasi yang lebih intuitif dapat lebih mempercepat proses pemesanan dan memperkaya pengalaman pengguna. Pengujian terhadap kestabilan aplikasi dan keamanan transaksi juga sangat dianjurkan untuk memastikan aplikasi tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. DAFTAR PUSTAKA