REKA KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ISSN . : 2829-0. DOI: https://doi. org/10. 26760/rekakarya. Volume 4 | Nomor 3 November 2025 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Iyus Kusnaedi 1. Erwin Yuniar Rahadian2 . Shelly Faulina Ansyabilah3 . Elsa Shafira4 . Farah Aqilla Ramadhani5 . Aliyya QurAoani Koesputriantoro6 Institut Teknologi Nasional Bandung. Indonesia email: iyuskdj@itenas. id1, ears@itenas. id2 , shellyfaulina123@gmail. elsashafira9@gmail. com4, farahaqillaedu@gmail. com5, aliyyaqurani1209@gmail. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menangani permasalahan pemanfaatan cahaya alami yang belum optimal, sirkulasi yang tidak standar, dan tata letak fasilitas yang kurang efisien di Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Kota Bandung, termasuk suboptimalnya Pojok Baca Digital (Pocad. dan Ruang story telling. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan kualitas suasana ruang melalui pendekatan desain berkelanjutan. Fokusnya adalah mengoptimalkan kondisi eksisting dengan material terjangkau untuk meningkatkan desain interior dan furnitur di area baca, ruang story telling, dan sudut baca digital. Metode yang digunakan adalah gabungan kegiatan daring . oordinasi, konsultasi, pengumpulan data via WhatsAp. dan luring . urvei, observasi lapangan, pengukuran, wawancara, dan presentasi di lokasi DISARPUS). Pendekatan partisipatif dan kolaboratif diterapkan untuk memastikan solusi desain selaras dengan kebutuhan mitra dan pengguna ruang. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun tata letak dasar DISARPUS mendukung fungsi utama, beberapa area memerlukan penataan ulang untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Pengembangan desain berkelanjutan berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas atmosfer ruang, misalnya dengan memanfaatkan arsip sebagai galeri literasi dan menggunakan material ramah lingkungan. Kolaborasi tim menggunakan teknologi BIMcloud juga memfasilitasi proses desain yang efisien. Kesimpulannya, peningkatan atmosfer spasial dengan desain berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan citra perpustakaan dan kepuasan pengguna. Kolaborasi antara akademisi dan mitra lokal krusial untuk menjaga interior tetap mutakhir, menerapkan desain yang instagramable dan mendorong eksplorasi literasi berkelanjutan. Transfer pengetahuan desain berkelanjutan diharapkan memposisikan DISARPUS sebagai model perpustakaan modern yang ramah lingkungan. Kata Kunci : Desain Berkelanjutan. Peningkatan Kualitas Ruang. DISARPUS Kota Bandung. Kolaborasi Mitra Reka Karya - 300 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung PENDAHULUAN Dinas Arsip dan Perpustakaan (DISARPUS) Kota Bandung bertanggung jawab dalam pelaksanaan urusan pemerintahan daerah terkait pengolahan, layanan, pelestarian bahan perpustakaan, dan meningkatkan kegemaran membaca di kalangan masyarakat. DISARPUS juga mengelola kearsipan dan melindungi dan memberikan izin untuk penggunaan arsip . 1 Analisis Situasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung mendirikan Perpustakaan Umum ini pada awalnya sebagai Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD). Setelah itu. UPTD berubah menjadi Unit Pelaksana Daerah (UPD). Pada tahun 1999. UPD diubah menjadi Kantor Perpustakaan Umum Kota Bandung sesuai dengan Keputusan Walikota Daerah Tingkat II Bandung No. Arsip Daerah Kota Bandung dan Kantor Arsip Daerah dan Perpustakaan Umum bergabung pada tahun Namanya diubah menjadi Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung pada tahun 2007. Sebelum ini, dikenal sebagai Lembaga Perpustakaan Umum dan Arsip Pemerintahan Kota Bandung. "Kantor perpustakaan" dihapus. Gambar 1 Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung (Foto: bandung. Sumber : https://akcdn. id/community/media/visual/2023/09/11/kantor-dinas-arsip-danperpustakaan-kota-bandung_169. jpeg?w=700&q=90 Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 8 Tahun 2016 mengubah Lembaga Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung menjadi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung. Terakhir sejak tanggal 29 Desember 2017 namanya menjadi Dinas Arsip dan Perpustakaan ( DISARPUS kota Bandung ) Kota Bandung beralamat di Jl. Seram No. 2 Bandung. Reka Karya - 301 Iyus Kusnaedi, dkk Gambar 2 Siswa yang beraktivitas di DISARPUS KOTA BANDUNG , sedang berdiskusi dan membaca buku. Sumber : https://dvgddkosknh6r. net/live/media/img/1727606572-WhatsApp-Image2024-09-29-at-7. 28-AM. Ketua TP PKK Kota Bandung dan juga dan juga Kelompok Kerja (Pokj. Literasi. Linda Nurani Hapsah. SE. MM menyatakan Saat ini Indeks minat baca Kota Bandung saat ini berada pada indeks 78,81. Menurut Sekretaris DISARPUS kota Bandung Kota Bandung. Medi Mahendra. AP. Sos. Si. DISARPUS kota Bandung Kota Bandung telah berusaha secara konsisten untuk meningkatkan minat baca dan literasi selama tiga tahun terakhir. Untuk mencapai tujuan ini. DISARPUS kota Bandung Kota Bandung telah mengembangkan berbagai program, termasuk Perpustakaan Jalan. Kolecer. Micro Library. Pojok Baca Digital (Pocad. Pojok Baca di Kewilayahan, dan Jambore Literasi, yang telah . 2 Permasalahan Dan Penyelesaian Masalah Situasi Permasalahan yang dihadapi di oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan kota Bandung khususnya di interior Belum optimalnya pemanfaatan cahaya alami pada siang hari untuk ruang masih terasa gelap sehingga aktivitas masih membutuhkan penerangan buatan. Gambar 3 Suasana ruang siang hari di sebuah sudut ruang baca yang memanfatkan cahaya alami namun masih membutuhkan cahaya buatan Sirkulasi antar rak yang belum standar membuat jika ada dua orang masuk ke selasar dalam akan terasa sempit dan orang harus memutar. Reka Karya - 302 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Gambar 4 Sirkulasi antar rak yang belum standar Tata letak fasilitas yang belum maksimal dan menghalangi jalur sirkulasi orang lewat. Gambar 5 letak fasilitas yang belum maksimal dan menghalangi jalur sirkulasi Fasilitas sebelumnya yakni Micro library yang pada saat pengusulan belum diperbaharui, ternyata sudah dilakukan pemutahiran oleh pihak DISARPUS Kota Bandung Pojok Baca Digital (Pocad. , ruang Story Telling. Hal ini membuat perpustakaan sedikit kehilangan daya tarik, karena sejatinya perpustakan harus memiliki fasilitas penunjang yang menghibur sekaligus mendidik . Sebelum dilaksanakan kegiatan Hibah PKM secara officialy diadakan pertemuan awal dengan mitra sebagai presentasi awal pengajuan desain awal. Gambar 6 Pertemuan awal dengan mitra , 10 Juni 2025 Reka Karya - 303 Iyus Kusnaedi, dkk 3 AoSolusi Permasalahan Memberikan pendampingan dan konsultasi desain kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung dan Kelompok Kerja Literasi Kota Bandung adalah solusi dari masalah di atas. Untuk meningkatkan kenyamanan pembaca saat di perpustakaan, pengembangan interior dilakukan dengan mengoptimalkan tata letak ruang yang fungsional, menggunakan material yang nyaman dan menarik, dan menyeimbangkan pencahayaan alami dan buatan . Peningkatan kualitas desain kawasan Sebelum kegiatan, survei dan wawancara telah selesai, area yang akan dibangun akan digunakan untuk kegiatan edukasi, bacaan, dan rekreasi. Berikut ini adalah aktivitas yang akan dilakukan: Area interior yang dikembangkan Area di dalam ruang baca, area rak buku, dan area cerita, yang merupakan bagian edukasi dan banyak dikunjungi oleh pemustaka. Pengembangan desain furnitur Interior untuk Micro Library. Pojok Baca Digital (Pocad. Pojok Baca Digital akan ditempatkan di area luar, sebagian di luar, atau di luar Gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan kota Bandung. Output perencanaan harus memenuhi persyaratan, yaitu desain yang instagramable dan berkelanjutan. METODOLOGI Pada kegiatan PkM ini, pendekatan pendampingan digunakan dengan menampung masalah dan kebutuhan mitra kemudian diterjemahkan ke dalam desain melalui konsultasi dan pendampingan. Tim PkM melakukan konsultasi kepada mitra dengan menyelesaikan masalah mitra secara bertahap. Tim PkM mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang masalah yang dihadapi dan persyaratan desain mitra yang terkait dengan pelayanan perpustakaan dalaman yang dikelolanya. Setelah melakukan presentasi awal pra PkM, di mana permintaan mitra mengerucut menjadi keinginan re-desain yang kontekstual , dalam artian pada saat ini DISARPUS belum bisa mengajukan perubahan secara besar-besaran karena adanya efisiensi, sehingga dibutuhkan desain yang bisa memberdayakan dan mengkombinaksikan pemberdayaan keadaan eksisting dengan kebutuhan material yang tidak terlalu mahal namun dapat padupadan dengan kondisi yang ada. Tahapan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut: Pra kegiatan Sebelum kegiatan dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan survey untuk mengetahui : Masalah mitra . Potensi area literasi yang dapat dieksplor . Persyaratan dari keinginan desain mitra Masalah mitra Permasalahan besar yang ada adalah : belum optimalnya pemanfaatan cahaya alami, sirkulasi antar rak yang belum standar, tata letak fasilitas yang belum maksimal serta beberapa fasilitas yang belum optimal dan terealisasikan dalam program-program seperti Pojok Baca Digital (Pocad. , ruang Story Telling. Potensi area literasi yang dapat dieksplor Reka Karya - 304 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Gedung dengan fayade yang hampir seluruhnya kaca yang masih dapat dioptimalkan yang akan dikembangkan dan dioptimalkan sehingga selaras dengan desain yang berkelanjutan, selain itu memiliki view bagus ke arah luar gedung . ity vie. Persyaratan dari keinginan desain mitra Mitra ingin output desain interior dan beberapa furnitur untuk merealisasikan dalam peningkatan program-programnya, yaitu Desain Interior area baca dan buku, area Story Telling, serta Pojok Baca Digital (Pocad. Waktu & tempat kegiatan Kegiatan awal sebelum PKM sudah dilakukan di awal Maret 2025, namun resmi nya setelah ada Surat Tugas PkM 15 Mei 2025 Ae 5 November 2025. Saat mendapatkan hibah PKM, dilanjutkan lagi. Di alamat Jl. Seram No. Bandung Wetan. Kota Bandung. Dinas Arsip dan Perpustakaan adalah lokasi kegiatan Pascakegiatan Dibuat video slide motion sebelum dan setelah kegiatan pendampingan kepada mitra. Ini bertujuan untuk memulai promosi dan melihat bagaimana desainnya akan berubah jika akhirnya dilaksanakan. Pelibatan Nara sumber pada kegiatan PKM ada pada AuTabel 1Ay. T a b e l 1. Kompetensi Naraumber / Fasilitatorr Nama Bidang Kepakaran Desain Interior. Fotografi. Craftmanship & Sustainable Iyus Kusnaedi. Sn. Material Craft Erwin Yuniar Rahadian. Arsitektur Selain itu, konsultasi desain ini sebelumnya dibantu oleh empat mahasiswaAisemuanya dari prodi Desain Interior FAD Itenas Bandung. PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian dilakukan baik secara online maupun offline. Aktivitas online memanfaatkan kolaborasi WhatsApp antara Tim dan Mitra. Kegiatan yang dilakukan secara daring termasuk koordinasi kegiatan pendampingan dan konsultasi serta koordinasi data yang diperlukan untuk bahan penelitian pengembangan desain. Kegiatan luring dilakukan dengan mengunjungi langsung lokasi DISARPUS yang terletak di Jl. Seram No. 2 Bandung. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan yaitu pendampingan , presentasi ajuan dan obervasi lapangan yaitu dengan survey mengukur eksisting ruang. Observasi Lapangan Pada survei ini selain survei pengukuran dilakukan juga wawancara dengan pegawai DISARPUS Kota Bandung, pelibatan partisipatif ini dapay menciptakan kolaborasi keinginan pegawai user di ruangan yang biasa mereka gunakan serta solusi yang diberikan oleh pelaksana PKM sebagai perancang ruangan. Dalam merancang dan menerapkan program pengabdian, partisipasi dan kolaboratif berarti mengakui dan menghargai pengetahuan, pengalaman, dan kebutuhan masyarakat. Komunitas sangat memahami masalah dan kemungkinan di lingkungannya, jadi cerdas untuk melibatkan mereka dalam pengambilan Reka Karya - 305 Iyus Kusnaedi, dkk keputusan dan pelaksanaan kegiatan. Karena sesuai dengan konteks lokal dan memenuhi kebutuhan masyarakat nyata, program pengabdian akan lebih relevan, bermanfaat, dan berkelanjutan . Sebagai penunjang kebutuhan masyarakat kehadiran kafe, area storytelling, area multimedia, area audiovisual dan juga area bersosialisasi sangat dibutuhkan dalam perancangan perpustakaan sebagai sarana edukasi . Gambar 7 Survey dan observasi ke DISARPUS kota Bandung, 3 Juli 2025 Gambar 8 Survey , observasi dan wawancara ke DISARPUS kota Bandung dengan staf di ruang baca, 3 Juli 2025 Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa : - Denah eksisting ruangan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung sudah mendukung fungsi Reka Karya - 306 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung utama sebagai pusat penyimpanan arsip dan layanan perpustakaan. Namun, pada beberapa area terdapat beberapa hal yang memerlukan penataan ulang untuk meningkatkan efisiensi ruang dan kenyamanan pengguna. - Dengan furniture yang bervariasi, sebagian besar masih dapat digunakan dengan baik meskipun ada beberapa yang juga membutuhkan perawatan tambahan atau diganti. - Area yang didesain dibatasi untuk area-area pelayanan . rea kerja staff next progra. Grafik 1 Hasil survey terkait Kualitas Suasana Ruang Lantai Lobby DISARPUS Grafik 2 Hasil survey terkait Kualitas Suasana Ruang Area Aula. Area Pameran dan BI Corner di Lt 3 Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana penataan ulang denah serta penggantian atau penambahan furnitur guna menciptakan lingkungan kerja dan layanan yang lebih optimal dan Dengan tanpa mengeluarkan budget yang besar untuk renovasi. Progres Pembuatan Redesain Setelah melakukan survei , observasi dan wawancara, team diskusi dalam pemaparan progres, hal ini dilakukan untuk memberikan solusi gterhadap permasalahan yang ditemui di DISARPUS Kota Bandung. Reka Karya - 307 Iyus Kusnaedi, dkk Gambar 9 Konsulidasi & pemaparan progres, 15 Juli 2025 Untuk memudahkan pekerjaan yang sifatnya teamwork team membuat sistem pengerjaan dengan menggunakan program Archicad dengan menggunakan fitur Teamwork yang memanfaatkan BIMcloud untuk kolaborasi waktu nyata. Prosesnya melibatkan pembukaan berkas proyek solo ( file . , lalu mengunggahnya ke server BIMcloud untuk dibagi. Setelah itu, semua anggota tim yang memiliki akses bisa bergabung dan mengerjakan proyek bersama secara simultan. Dengan begitu , team tidak harus bertemu, bisa mengerjakan di mana saja dan bisa saling berkomunikasi lewat pengerjaan file tersebut. Gambar 10 Konsulidasi untuk pemanfaatan fitur Teamwork yang memanfaatkan BIMcloud untuk kolaborasi, 25 Juli 2025 Berikutnya merupakan pertemuan untuk menyamakan perspepsi setelah dilakukan pengerjaan secara online , untuk mempersiapkan progres redesain yang dibuat kepada mitra. Gambar 11 Konsulidasi untuk pemanfaatan fitur Teamwork yang memanfaatkan BIMcloud untuk kolaborasi, 25 Juli 2025 Presentasi Progres Team PKM mempresentasikan kemajuan kepada mitra, yang diwakili oleh bapak Medi Mahendra. Sos. Si. , sebagai Sekretaris di DISARPUS Kota Bandung. Presentasi dilakukan di rumahnya tidak di kantor DISARPUS, secara informal. Reka Karya - 308 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Gambar 12 Presentasi pemaparan progres ke mitra, 14 Agustus 2025 Dari hasil pertemuan dengan mitra, mitra cukup puas dengan hasil nya, dan selanjutnya diminta untuk memberikan kuesioner kepuasan pengguna sebagai tingkat kepuasan ketercapaian solusi yang diberikan. Hasil Akhir Desain Berikut hasil desain baru yang dibandingkan dengan desain yang lama, dapat dilihat dari tabel 2 berikut: Nama Area AREA FOYER. RECEPTION & BACA DEWASA DEPAN Tabel 2 Hasil Eksplorasi desain berdasarkan area srerta fungsi Sub Area Sebelum didesain Area Recep Reka Karya - 309 Setelah didesain Iyus Kusnaedi, dkk Nama Area Sub Area Sebelum didesain Area Foyer Area Lift Lobb Area Baca Buku Dewa Reka Karya - 310 Setelah didesain Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Nama Area AREA BACA & KOLEKSI BUKU DEWASA Sub Area Sebelum didesain Area Baca Kolek Buku Dewa Area Baca Kolek Buku Dewa Korido Pocadi AREA ANAK Area Anak Reka Karya - 311 Setelah didesain Iyus Kusnaedi, dkk Nama Area Sub Area Sebelum didesain Area Koleks Dan Baca Anak AREA PAMERAN & BI CORNER Area Pamer Corner Reka Karya - 312 Setelah didesain Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Nama Area Sub Area Sebelum didesain Setelah didesain AREA AULA Area Interio r Aula Berdasarkan pengembangan desain yang ditunjukkan di Tabel 2 yang telah didesain, maka area interiorr yang dimiliki DISARPUS sangatlah memiliki potensi yang bisa dikembangkan lebih lanjut sebagai kawasan sustainable built environment yang bertema khas , dalam hal ini revitalisasi pemanfaatan arsiparsip yang biasanya tersimpan saja dalam berkas, dimanfaatkan dan ditampilkan sebagai galeri literasi , serta banyaknya material yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan/ material interior. Hal ini dapat meningkatkan citra perpustakaan dan meningkatkan kepuasan penggunaAipemustaka dan pengelola DISARPUS secara keseluruhan. Reka Karya - 313 Iyus Kusnaedi, dkk Tingkat Kepuasan Mitra Tahap terakhir yang dilakukan adalah memberikan kuesioner terhadap tingkat kepuasan pengguna. Kuesioner diberikan dengan dengan menggunakan G-Form sebanyak 40 responden yang terdiri dari18 pengelola dan 22 pemustaka, yang kemudian diolah datanya. Hasilnya sebagai berikut : Tingkat Kepuasan Fisik Ruangan (Kenyamanan. Kebersihan. Suhu. Udara. Cahaya. Suar. Secara umum, responden menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup tinggi hingga sangat baik terhadap aspek fisik ruangan, dengan rata-rata nilai berkisar antara 3. 60 hingga 4. Aspek yang Dinilai Rata-rata Nilai . Distribusi Kepuasan Tertinggi Catatan Utama Kualitas Udara (Sirkulasi. Minim Ba. 50% memilih 4. 40% memilih 5 Aspek dengan nilai rata-rata tertinggi, menunjukkan kepuasan sangat baik. Kenyamanan Keseluruhan Suasana (Suhu. Cahaya. Suar. 50% memilih 3. 40% memilih 4 Aspek dengan nilai rata-rata terendah di kategori fisik, perlu perhatian lebih. Suhu Ruangan (Nyaman dan Tidak Menggangg. 50% memilih 4. 30% memilih 5 Mayoritas merasa suhu sudah sangat Kebersihan dan Kerapian 40% memilih 5. 30% memilih 4 Mayoritas puas dengan kebersihan. Pencahayaan Alami (Optimal untuk Aktivita. 50% memilih 4. 30% memilih 3 Mayoritas menganggap pencahayaan alami sudah optimal. Pencahayaan Buatan (Memadai. Tidak Silau/Lela. 40% memilih 3. 40% memilih 4 Respon terbagi rata antara puas dan netral/cukup puas . ilai 3 dan 4 samasama 40%). Tingkat Kebisingan (Fokus saat Bekerja/Membac. 40% memilih 4. 30% memilih 5 Kebanyakan merasa kebisingan mendukung fokus. Perataan Akustik (Tidak Bergema/Bisin. 40% memilih 3. 40% memilih 4 Respon terbagi rata, menunjukkan adanya potensi masalah akustik bagi sebagian II. Tingkat Kepuasan Desain dan Estetika Responden memberikan nilai yang sangat baik untuk desain dan estetika. Aspek yang Dinilai Rata-rata Nilai . Distribusi Kepuasan Tertinggi Catatan Utama Desain dan Estetika Ruang Saat Ini 70% memilih 4 Nilai tinggi, menunjukkan bahwa perubahan desain diterima dengan sangat baik. Reka Karya - 314 Peningkatan Kualitas Suasana Ruang Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design Pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung Aspek yang Dinilai Rata-rata Nilai . Distribusi Kepuasan Tertinggi Catatan Utama Pemanfaatan Elemen Alam (Tanaman. Material Kayu, 60% memilih 4 Mayoritas puas dengan adanya elemen alam yang membuat ruangan terasa Dukungan Upaya Penghematan Energi 50% memilih 4. 40% memilih 5 Menilai bahwa desain mendukung penghematan energi . ahaya alami, ventilasi silan. Kesehatan dan Ramah Lingkungan (Sustainabl. 50% memilih 4. 30% memilih 5 Mayoritas merasa ruangan sehat dan berkelanjutan (Sustainabl. Tataletak dan Furnitur (Mendukung Alur Kerja/Komunikas. 50% memilih 4. 20% memilih 5 Nilai cukup baik, menunjukkan tataletak mendukung interaksi, namun ada potensi peningkatan. Opini Terbuka Responden (Komentar Kualitati. Komentar responden terhadap revitalisasi desain di berbagai area bersifat sangat positif, dengan fokus pada: Lobby. Area Koleksi Dewasa. Area Anak. Lantai atas yang meliputi BI Corner, area pamer dan Aula: Estetika: Terlihat lebih modern, rapi, elegan, lebih clean, dan menarik. Kenyamanan: Suasana lebih nyaman, hangat, dan menenangkan untuk membaca. Fungsi: Tata letak lebih tertata , lebih luas , dan pencahayaan lebih baik. Elemen Desain: Adanya pemanfaatan kayu dan warna yang lebih cocok. Kesimpulan Tingkat Kepuasan Keseluruhan: Kepuasan Desain Tinggi . : Responden sangat puas dengan hasil revitalisasi desain dan estetika Kualitas Udara Terbaik . : Aspek sirkulasi dan bau mendapatkan penilaian tertinggi, menunjukkan keberhasilan dalam aspek kesehatan ruang. Area Peningkatan: Aspek kenyamanan suasana keseluruhan . ata-rata 3. dan perataan akustik/pencahayaan buatan . ata-rata 3. masih memiliki ruang untuk perbaikan, meskipun mayoritas masih merasa puas. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan dan mencapai tujuan. Rekomendasi desain yang dibuat berdasarkan hasil konsultasi dan pendampingan mitra telah digunakan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi mitra. Kebutuhan peningkatan kualitas suasana ruang sebuah kawasan literasi sudah sangat perlu untuk menaikan citra tempat khususnya pada Dinas Arsip dan Perpustakaan ( Disarpus ) Kota Bandung Kemitraan yang melibatkan sinergi Kampus dengan Kelompok Kerja (POKJA) LITERASI Kota Bandung sangat diperlukan sehingga mitra dapat mengetahui updating atmosfer interior kekinian serta penerapan sustainable design pada ruangan-ruangan publik yang instagramable serta bisa menarik Reka Karya - 315 Iyus Kusnaedi, dkk pemustaka untuk bisa mendapatkan atmosphere experience sehingga membuat mereka akan terus kembali berjelajah literasi di Dinas Arsip dan Perpustakaan ( Disarpus ) Kota Bandung Transfer IPTEK kepada mitra dalam bentuk desain berkelanjutan ini akan membawa dampak positif bagi Perpustakaan Kota Bandung, baik dari segi efisiensi, keberlanjutan, maupun pengalaman Dengan adopsi teknologi tepat guna dan desain ramah lingkungan. Perpustakaan Kota Bandung dapat menjadi model perpustakaan modern yang menginspirasi. UCAPAN TERIMA KASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyaraka. Institut Teknologi Nasional Bandung atas hibah PKM untuk kegiatan PKM ini. Selain itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, yang telah memberikan kesempatan kepada tim PKM untuk melakukan kegiatan konsultasi tentang redesain area interior ruang pelayanan DISARPUS ini. Mahasiswa program studi Desain Interior di Fakultas Arsitektur dan Desain Itenas juga membantu menjalankan kegiatan tersebut. DAFTAR PUSTAKA