Ungkapan Visual Budaya Lubuklinggau pada Desain Interior Bandar Udara Silampari Vanessa Claravia1. Hartini*2. Muhammad Taufiq3 Prodi Desain Interior. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Tarumanagara. Jakarta Vanessa. 615200021@stu. Hartini@fsrd. id, m. taufiq@fsrd. 1,2,3 *Pen. Korespondensi Abstrak Ai Lubuklinggau merupakan kota transit yang berarti berada persis dipersimpangan jalan lintas tengah Sumatera. Pada tahun 2018. Bandar Udara Silampari mendapatkan status unit penyelenggara Bandara Kelas i. Banyaknya masyarakat dari daerah lain sering berdatangan ke kota Lubuklinggau membuatnya semakin berkembang. Maka Bandar Udara Lubuklinggau yang sering digunakan haruslah menggambarkan kota Lubuklinggau tersebut, dengan cara menunjukkan budaya dan aksen yang dapat menggambarkan adat dan kota Lubuklinggau. Hasil desain didapatkan dari banyaknya budaya adat masyarakat, seperti tarian ngantat dendan, pernikahan yang harus dimulai dengan mandi kasai, buah durian dan kopi dan makanan Ae makanan yang menjadi ciri khas daerah, rumah adat Bumi Silampari dan lain-lain yang diambil motifnya lalu di stilasi sehingga lebih modern dan dapat terus mengikuti perkembangan jaman. Konsep aksen budaya diterapkan pada bagian check-in area, area tunggu lantai 1, area tunggu lantai 2, dan area bermain anak. Dengan desain tersebut. Bandar Udara Silampari sudah menggambarkan dan menunjukkan citra dari kota Lubuklinggau yang awalnya hanya dikenal sebagai kota transit menjadi kota Lubuklinggau yang memiliki beragam Kata kunci: Aksen. Bandara. Berkembang. Interior. Kota Lubuklinggau PENDAHULUAN Lubuklinggau Silampari Sumatera Selatan dan mungkin bukan (Purwanto. Indonesia. Kota Bandara Lubuklinggau. Lubuklinggau Sedangkan beberapa kekurangan. Tujuan Menurut menghasilkan desain bandara Lubuklinggau Lubuklinggau yang lebih menarik dan modern. dan juga dikenal sebagai "Kota Transit" karena terletak tepat di persimpangan jalan lintas Lubuklinggau yang lebih menggambarkan tengah Sumatera. Pada tahun 2018, bandar budaya dan sejarah Lubuklinggau. udara Silampari mendapatkan status unit penyelenggara bandara kelas i. Seperti II. METODE Lubuklinggau merupakan kota transit yang akan banyak dilewati berbagai kota terdekat. Oleh karena itu, banyak dari daerah lain yang belum memiliki bandar udara akan datang ke kota Lubuklinggau untuk menggunakan Bandar MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Udara Gambar 1: Proses Desain (Sumber: Kilmer, 2. Menurut . ilmer, 2. Analisis masalah Serta adalah masalah kecil yang telah di uraikan orthogonal dan isometri. Evaluate: setelah desainer menghasilkan . roblem desain, desainer kembali melihat apakah Sintetis synthesi. , adalah meletakkan komponen yang membuat keterkaitannya membentuk pertanyaan/permasalahan diawal. sistem yang nantinya dapat dijelaskan Feedback: setelah selesai, desainer harus secara ilmiah. Commit: dengan apa yang ada saat proyek dimulai. Metode sampai selesai. Lalu menyusun proposal. digunakan adalah studi pustaka, survei State: lokasi, dan wawancara. HASIL DAN PEMBAHASAN menetapkan tujuan. Collect: mengenai peusahaan, seperti sejarah/latar Penelitian bidang budaya (Armi, 2. perusahaan, visi misi, logo, produk, lokasi, yang terdapat di Lubuklinggau sebenarnya denah, kondisi eksisting, dll. merupakan hasil dari perpaduan antara Analyze: melakukan analisis triangulasi budaya Jawa dan Melayu. Penyatuan ini dipengaruhi oleh letaknya geografis yang Aktivitas kebutuhan ruang, bubble hubungan ruang, matriks organisasi ruang. hingga kota dibagian utara pulau Sumatra. Ideate: proses penggalian ide, membuat termasuk kota Lubuklinggau. mindmap, konsep citra, elemen desain. Penelitian yang relevan prinsip desain, moodboard, konsep gaya, tentang adat pernikahan (Manggaran, konsep furniture. , menurut rangkaian adat pernikahan Choose: setelah membuat preliminary desain, desainer memilih alternatif yang ingin digunakan. Implement: setelah terdapat alternatif . , furniture, lantai, partisi, plafond dan Lubuklinggau. Mencakup Seserahan MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Lubuklinggau, dan buah-buahan. Semua mana hadirin akan menyimbur air ke arah seserahan ini disusun dalam nampan. masyarakat yang hadir sesuai dengan Setelah itu, rangkaian adat perkawinan mencapai puncaknya dengan pelaksanaan menciptakan momen simbur-menyimbur ritual Mandi Kasai. Menurut Johan dalam wawancara 1 Menurut . April 2018 yang dicantumkan dalam (Armi. Sebagaiman umumnya dalam upacara- 2. Mandi kasai, sebagai bagian dari upacara, terdapat perlengkapan khusus rangkaian pernikahan adat di Kota ini, memiliki tata cara dan ritual tersendiri. upacara adat Mandi Kasai. Alat-alat ini Biasanya, terkait dengan benda-benda pusaka yang diselenggarakan pada sore hari setelah akan disakralkan. Oleh karena itu, pada acara persedekahan. Fokus utama dari mandi ini adalah membersihkan baik diperlukan sebagai berikut: Selendang rebang Pusaka dusun menciptakan berkah untuk malam pertama A Kain tenun 3 warna pernikahan mereka. Mandi kasai juga A Palam . ampan kuninga. sering disebut sebagai mandi pengantin. A Bedong dan biasanya dilaksanakan setelah acara . kat kuningan/tembaga A Peralatan khas daerah, seperti deda ketika sebagian besar tamu undangan telah . kat meninggalkan rumah mempelai menuju rumah masing-masing. kepala/gindik/mahkot. Warga dari yang berusia lanjut hingga o Tikar puar yang lebih muda, ikut menghadiri upacara o Gelang tradisional mandi kasai ini. Saat acara o Mangkuk langer mandi kasai semakin dekat, para tamu o Payung undangan dan masyarakat lokal kembali o Kalung menuju tempat tinggal pengantin. Mereka o Peliman mengenakan pakaian biasa, karena dalam o Berjumbai-jumbai acara ini akan diadakan Mandi Simburan, di Claravia. Hartini. Taufiq Pakaian pengantin, pakaian raja. Ngantat Dendan. Tarian khusus disertai kain songket, selendang pelangi, pengantin pria dalam upacara pernikahan pakaian tari. di Lubuklinggau memiliki ciri khas tertentu. Alat tabuan: gendang panjang. Salah satu cirinya yang mencolok adalah terbangan, gong, genggong, kenong jaras, sebuah rantang besar yang diikat saron, ketipung, rebak, turring, menggunakan selendang dan ditempatkan keromong dua belas, biola, tambun di kepala penari. Dalam konteks budaya, jidor, tipak tujuh, serdang jaras berfungsi sebagai wadah untuk Pisang emas, wewangian, kembang menampung barang-barang yang diminta tujuh warna, kemenyan urung, oleh mempelai wanita sebagai bagian dari mahar pernikahan. (Purwanti, 2. siong, telur ayam, kunyit, daun pandan, akar wangi daun setawar sedingin, beras kunyit, jeruk nipis, bedak seribang gayau . edak seri gayu atau bedak bera. , ayam hidup, pincuk daun isang . angkuk wadah kasi. , , bubur abang, bubur putih, , teruk perut, ayam punjung. Gambar 2: Tarian Khusus pada Upacara Pernikahan (Sumber: Indonesia Kaya, 2. Gambar 3: Sketsa Pakaian Adat (Sumber: Claravia, 2. Motif bedong yang digunakan oleh Gambar 1: Upacara Adat Sumsel (Sumber: Sumsel update, mempelai pria sama dengan penari tari ngantat dendan. Penggunaan material Jika terdapat suatu upacara pernikahan, kayu pada sebagian besar rumah adat di biasanya akan ada tarian pengiring yang Indonesia. Lubuklinggau. Rumah adat Bumi Silampari Tari milik Lubuklinggau ini berbentuk semi MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . panggung, dengan tangga yang tidak Penerapan aksen dari rumah adat yaitu genteng dan ornamen kayu di lisplank samping bangunan, ada ornamen bercorak diterapkan pada bagian check-in area duri ditiangnya dan ornament kayu di Pada bagian backdrop terdapat Bagian atapnya menggunakan motif durian dan hasil stilasi dari bangunan genteng dan berbentuk pelana. Tanjak yang berada di Lubuklinggau. Di Lubuklinggau terdapat sungai Kasie yang menjadi salah satu wisata alam. Arah menggambarkan aliran sungai tetapi juga sebagai penunjuk sirkulasi pada bandara. Tak hanya sungai. Lubuklinggau juga mempunyai wisata alam yang paling terkenal yaitu Bukit Sulap. Pada area Gambar 4: Rumah Adat (Sumber: Sobat Budaya Jakarta, tunggu lantai 1 yang bersebrangan dengan check-in, gunung/bukit yang menggambarkan Bukit Sulap. Pada Oktober Lubuklinggau merayakan hari jadinya yang 22 tahun (Prana & Indra. Prana & Indr. Gambar 5: Sketsa Rumah Adat (Sumber: Claravia, 2. Meski masih tergolong muda dibanding kota lainnya, lubuklinggau berkembang pesat sejak diresmikan berstatus kota dalam UU No. 7 tahun 2001. Kota ini merupakan pecahan bagian Kabupaten Musi Rawas. Bumi Sebiduk Semare adalah AuSebidukAy diambil dari Bahasa Sumatra bagian Selatan yang berarti perahu dan Gambar 5: Sketsa Ragam Hias (Sumber: Claravia, 2. AuSemareAy Lubuklinggau memiliki arti atau berkonotasi sebagai Claravia. Hartini. Taufiq tempat dimana pertemuan dari banyaknya aliran sungai. Begitu juga dengan maksud Dengan desain tersebut. Bandar arti Sebiduk Semare dapat diartikan wadah Udara Silampari sudah menggambarkan yang bisa mensukseskan pembangunan dalam segala bidang dan mensukseskan Lubuklinggau yang awalnya hanya dikenal masyarakat kota Lubuklinggau. Produk Lubuklinggau perdagangan yang sedang berkembang. Desain Bandar Udara Silampari ini Lubuklinggau juga sudah menjadi semakin modern strategis, yakni dilintas tengah Sumatera. Keuntungan ini menjanjikan untuk dunia mengikuti jaman. usaha, termasuk dalam hal pengembangan PKL Motif diangkat dan di terapkan pada desain kolom pada area ruang tunggu Centre. Sejak lantai 2 Bandar Udara Silampari. diresmikan menjadi kota, lubuklinggau memusatkan perhatiannya pada produkproduk unggulan diantarany alpukat, gula merah, kopi, serai wangi, durian, kemudian baatik durian. Alpukat Gula merah Kopi Serai wangi Durian Gambar 6: Perspektif Interior Bandar Udara yang direkomendasikan (Sumber: Claravia, 2. IV. SIMPULAN Berdasarkan hasil desain diatas, sumber aksen tidak hanya dicari melalui batik atau motif khas yang sudah dicantumkan. Melainkan Gambar 7: Perspektif Interior Bandar Udara yang direkomendasikan (Sumber: Claravia, 2. berdasarkan rumah adat/ benda adat yang MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Rak main anak yang diambil dari bentuk durian sehingga pewarnaan juga di buat menyerupai durian besar tanpa sisi duri. DAFTAR PUSTAKA