Volume 5. Nomor 3, . http://dx. org/10. 36257/apts. pp 120-126 PELATIHAN AKUNTANSI DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN HARD SKILL SISWA SMK Bambang Tutuko. Abdul Latif. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA email: Bambang. btk45@yahoo. id , abdul. latif@uhamka. Abstract Vocational High School (SMK N . students experience problems in learning and developing basic accounting knowledge along with understanding accounting concepts recently affected by the International Financial Reporting Standard (IFRS). There needs to be an understanding of financial statements that can be obtained through basic accounting training to improve basic accounting scientific abilities. Basic accounting training to improve students' hard skills can make it easier for students to upgrade their ability to analyze financial report data. This training at SMKN 25 provides basic accounting concepts so that students have a solid description and foundation to minimize the error rate of prospective accountants. Furthermore, this training activity aims to develop students' hard skills so that they can easily understand and apply basic accounting. Introduction and development of accounting knowledge through basic accounting training are needed to produce competent and credible accounting graduates. Students further understand basic accounting by completing the given case studies. Finally, studens are directed to make financial reports from case studies provided by the speaker. Keywords: basic accounting, hard skill Abstrak Siswa SMK N 25 mengalami masalah dalam pembelajaran dan pengembangan ilmu akuntansi dasar seiring dengan pemahaman konsep akuntansi akhir-akhir ini terpengaruh oleh adanya International Financial Reporting Standard (IFRS). Perlu ada pemahaman mengenai laporan keuangan yang dapat diperoleh melalui pelatihan akuntansi dasar agar dapat meningkatkan kemampuan keilmuan akuntansi dasar. Pelatihan akuntansi dasar untuk meningkatkan hard skill siswa dapat memudahkan siswa dalam mengupgrade kemampuan menganalisis data laporan Pelatihan di SMK N 25 ini memberikan konsep akuntansi dasar agar siswa memiliki deskripsi dan pondasi dasar yang kokoh guna meminimalisir tingkat kesalahan para calon akuntan. Selanjutnya. Kegiatan pelatihan ini bertujuan mengembangkan hard skill pada siswa agar dengan mudah memahami dan mengaplikasikan akuntansi dasar. Pengenalan dan pengembangan keilmuan akuntansi melalui pelatihan akuntansi dasar sangat dibutuhkan untuk menghasilkan lulusan akuntansi yang kompeten dan kredibel. Siswa semakin memahami akuntansi dasar dengan menyelesaikan studi kasus yang diberikan. Akhirnya, siswa diarahkan membuat laporak keuangan dari studi kasus yang diberikan oleh pemateri. Kata kunci : Akuntansi Dasar. Hard Skill PENDAHULUAN Pada era industri 4. 0 ini persaingan prestasi dan skill semakin tinggi khususnya pada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang mana sudah dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja setelah kewajiban Pengembangan ISSN: 2622-5646 (Onlin. ISSN: 2721-0448 (Prin. akuntansi pada siswa SMK ini sejalan juga dengan misi kami yang ingin membekali pengetahuan dan ilmu terkait akuntansi dasar yang mana sangat perlu nantinya untuk selanjutnya belajar ilmu-ilmu akuntansi yang lebih rumit. Volume 5. Nomor 3, . http://dx. org/10. 36257/apts. pp 120-126 SMK N 25 yang telah berdiri sejak tahun 1970 berada di Jakarta Selatan memiliki satu program studi keahlian . yaitu akuntansi dan keuangan lembaga. Dasar bidang keahlian yang harus dipahami oleh siswa SMK N 25 yaitu Simulasi dan Komunikasi Digital. Ekonomi Bisnis. Ilmu Pengetahuan Alam, dan Administrasi Umum. Selanjutnya, dasar program keahlian yang harus dikuasai yaitu Etika Profesi. Akuntansi Dasar. Aplikasi Pengolah Angka/ Spreadsheet, dan Perbankan Dasar. Lebih lanjut, kompetensi keahlian yang harus dikuasi meliputi Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. Dagang & Manufaktur. Praktikum Akuntansi Lembaga Pemerintah. Komputer Akuntansi (MYOB& Accurat. Administrasi Pajak. Akuntansi dasar menjadi satu program keahlian yang harus dipahami dan dikuasi oleh siswa SMK agar meningkatkan kompetensi keahlian mereka. Siswa SMK mengalami kesulitan untuk memahami akuntansi dasar. Untuk itu, tim mengadakan pelatihan ini agar siswa memiliki gambaran dan pondasi terkait ilmu tersebut. Melalui meminimalisir tingkat kesalahan siswa SMK sebagai calon akuntan, seperti yang kita ketahui banyak sekali kesalahan yang dilakukan oleh akuntan, baik itu akuntan publik, akuntan intern, ataupun akuntan Kesalahan akuntan seperti pelanggaran etika oleh akuntan publik misalnya dapat berupa pemberian opini wajar tanpa pengecualian untuk laporan yang tidak memenuhi klasifikasi tertentu menurut norma Standar Profesionalisme Akuntan Publik (SPAP). Pelanggaran etika oleh akuntan intern misalnya dapat berupa perekayasaan data akuntansi untuk menunjukkan kinerja keuangan agar tampak lebih baik dari yang Pelanggaran etika yang dilakukan oleh akuntan pemerintah misalnya dapat berupa pelaksanaan tugas pemeriksaan yang tidak semestinya karena didapatkannya intensif tambahan dalam jumlah tertentu dari pihak yang laporan keuangannya diperiksa. ISSN: 2622-5646 (Onlin. ISSN: 2721-0448 (Prin. Oleh sebab itu, pelatihan dasar akutansi berupa proses akuntansi meliputi pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisisaan data keuangan dari suatu organisasi yang hasilnya berbentuk laporan keuangan menjadi penting bagi siswa SMK sebagai bekal saat terjun dalam dunia kerja. Jika siswa SMK menguasaan dasar akutansi dan proses akuntansi berbentuk laporan keuangan yang tepat akan meminimalisir kesalahan saat melakukan pendataan, dengan adanya data yang akurat maka perusahaan akan lebih mudah dalam menentukan kebijakan perusahaan. hal yang harus dipahami siswa SMK yaitu laporan keuangan penting bagi pihak perusahaan dan pihak eksternal. Laporan keprofesionalan individu untuk mencatat peorangan/perusahaan dari bukti awal sampai . IDENTIFIKASI MASALAH Berdasarkan informasi yang didapat dari analisis situasi berupa observasi dan wawancara tersebut dapat beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa SMK N 25, antara lain : Siswa kurang memahami konsep dasar tentang akuntansi. Siswa kurang memahami proses akuntansi berupa laporan keuangan. Berdasarkan permasalahan yang dipaparkan di atas tim pelaksana mengidentidikasi solusi berupa Pelatihan Akuntansi Dasar guna Meningkatkan Hards Skill Siswa yang akan disajikan dalam bentuk penyampaian materi akuntansi dasar dan proses akuntansi berupa laporan keuangan di power point dan praktik. Melalui program ini, kami dapat memberikan pembekalan kepada siswa-siswi di sekolah khususnya untuk SMK yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengimplementasikan akuntansi dasar dan proses akuntansi berupa laporan keuangan serta hard skill yang Volume 5. Nomor 3, . http://dx. org/10. 36257/apts. pp 120-126 METODELOGI PELAKSANAAN Berdasarkan permaslahan yang telah dipaparkan di atas maka metode pelaksanaan kegiatan dalam pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dalam menyapaikan konsep dan pendampingan dalam mempraktikan konsep yang dijabarkan. Selanjutnya pelatihan metode pelatihan dalam menyapaikan konsep akutansi dasar, sesi tanya jawab, pendampingan dalam mempraktikan konsep yang dijabarkan berupa penyelesaian studi kasus untuk menyelesaikan sebuah laporan keuangan secara manual di penyelesaiakan studi kasus laporan keuangan Pelatihan Pelatihan/ training adalah proses transformasi dari seseorang yang dinilai ahli atau expret di bidangnya kepada orang lain yang . Dalam proses transformasi itu diharapkan ada perubahan pada tingkat . , . , dan tindakan . kebiasaan, dan kultur kerja. Bentuk pelatihan berupa diskusi, sharing, dialog, pengarahan, pembinaan, drill, membaca buku, action learning, evaluating dan lain-lain. Tahap akhirnya adalah mengadakan Pelatihan dasar akuntansi guna meningkatkan hard skill pada siswa. Pada tahap ini, tim melakukan pemberian materi terkait dasar Akuntansi , guna meningkatkan pemahaman terkait dasar akuntansi siswa Setelah mendapat materi terkait pelatihan akuntansi dasar berupa point pedoman akuntansi yang meliputi pengertian akuntansi, persamaan dasar akuntansi, siklus akuntansi, akun-akun di dalam akuntansi dan posisiposisi akuntansi. Kemudian, dilanjutkan dengan pemberian studi kasus oleh pemateri kepada peserta. Peserta harus dapat memecahkan studi kasus yang telah diberikan Siswa menyelesaikan studi kasus yang telah diberikan pemateri. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian ini tim melaksanakan kegiatan pelatihan dengan target siswa SMK N 25 Jakarta yang mendapat dukungan dari LPPM Uhamka dan Kepala SMK untuk melakukan pelatihan secara langsung . Langkah-langkah kegiatan yang tim lakukan yaitu pelatihan akuntansi dasar guna meningkatkah kemampuan hard skill siswa SMK sebagai berikut. Memberi pemahan, pengetahuan dan wawasan mengenai akuntansi dasar dan proses akuntansi berupa laporan Memberikan pengalaman kepada siswa untuk menyelesaikan studi kasus laporan kaeuangan secara Memberikan pengalaman kepada siswa untuk mempresentasikan hasil laporan keuangan melalui studi kasus yang dibetikan. Pendampingan Direktorat Bantuan Sosial menyatakan bahwa pendampingan adalah suatu proses pemberian kemudahan yang diberikan memecahkan masalah serta mendorong pengambilan keputusan sehingga kemandirian dapat diwujudkan. ISSN: 2622-5646 (Onlin. ISSN: 2721-0448 (Prin. Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh tim diharapkan dapat membentuk pemahaman terkait dasar-dasar akuntansi tetapi juga mampu meminimalisir kesalahan siswa SMK sebagai calon akuntan dalam pengimplementasian akuntasi dasar bentuk laporan keuangan di dunia kerja. Volume 5. Nomor 3, . http://dx. org/10. 36257/apts. pp 120-126 Gambar 1. Kegiatan Pembukaan Pelatihan Akuntansi Dasar Gambar 2. Sambutan Dosen sebelum Kegiatan Gambar 3. Sambutan Kepala SMK N 25 Jakarta Pelatihan berupa seminar telah tim lakukan setelah itu diberikan Modul Pelatihan Akuntansi Dasar dan Kode Etik Akuntan untuk dibaca kembali serta dipraktikan siswa tersebut agar menjadi bekal mandiri di masa Modul tersebut memuat tujuan, bagan bahasan modul, materi bahasan, dan soaljawab untuk latihan serta evaluasi penguasaan ISSN: 2622-5646 (Onlin. ISSN: 2721-0448 (Prin. Gambar 4. Pelaksanaan Pelatihan Akuntansi Dasar Gambar 5. Narasumber Menyampaikan Materi Selanjutnya, tim PKM memberikan penjelasan dengan cara menerangkan kepada para siswa melalui presentasi, dan tanya jawab interaktif serta mengkonsepkan pemahaman kesadaran mengembangkan hard meningkatkan kemampuan menganalisis data laporan keuangan agar saat terjun dalam dunia kerja sudah menguasai dasar akutansi mengimplementasikan ilmu yang sudah dipelajari ke dalam dunia kerja. Setelah mendapat materi terkait pelatihan akuntansi dasar berupa point pedoman akuntansi yang meliputi pengertian akuntansi, persamaan dasar akuntansi, siklus akuntansi, akun-akun di dalam akuntansi dan posisi-posisi Kemudian, dilanjutkan dengan pemberian studi kasus oleh pemateri kepada peserta. Peserta harus dapat memecahkan studi kasus yang telah diberikan dengan mempresentasikannya. Volume 5. Nomor 3, . http://dx. org/10. 36257/apts. pp 120-126 Berikut studi kasus yang telah diberikan oleh pemateri. Selama bulan April Juar Consulting melakukan transaksi sebagai . Aset berikut diterima dari Juar: KAS Rp. 000, piutang Rp 3000. perlengkapan Rp 1. 000, dan peralatan kantor Rp 12. Membayar sewa tiga bulan Rp 4. Membayar premi asuransi kerugian dan kebakaran Rp 1. Menerima kas dari klien sebagai pembayaran dimuka untuk jasa Rp . Membeli tambahan peralatan kantor secara kredit ke pt A Rp 2000. Menerima kas dari klien atas pelunasan piutang usaha Rp 1. Membayar tunai untuk iklan koran Rp . Membayar pt A sebagian dari utang pembelian tanggal 5 April Rp 1. Mencatat jasa yang disediakan secara kredit untuk periode 1-12 April Rp . Membayar gaju 2 minggu resepsionis paruh waktu Rp 750. Menerima kas dari klien atas honor tanggal 1-16 April Rp 6. Membayar perlengkapan Rp 800. Mencatat pendapatan honor yang masih terutang untuk periode 13-20 April Rp . Menerima kas dari klien atas honor periode 17-24 April Rp 3. Menerima kas dari klien atas pelunasan piutang usaha Rp 5. Membayar gaji 2 minggu resepsionis paruh wakktu Rp 750. Membayar tagihan telepon bulan April Rp 130. Membayar tagihan listrik bulan April Rp . Menerima kas dari klien atas honor periode 25-30 April Rp 3. Mencatat pendapatan honor yang masih terutang untuk sisa bulan April Rp . Juar melakukan penarikan tunai sebesar Rp 6. 000 untuk keperluan pribadi ISSN: 2622-5646 (Onlin. ISSN: 2721-0448 (Prin. Melalui studi kasus yang diberikan peserta diharapkan akan mampu menulis laporan keuangan dengan tepat sesuai dengan studi kasus yang telah ditetapkan oleh perorangan atau perusahaan untuk selanjutnya dapat dicatat. Untuk itu perlukan pemahaman tentang mencatat/ ilmu pembukuan. Pada akhirnya, rangkaian kegiatan pemateri dimulai dari pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, sharing dan studi kasus membuat peserta semakin memahami akuntansi dasar dalam penyusunan laporan Hal tersebut dikuatkan melalui penyampaian perwakilan peserta pelatihan akuntansi dasar yang menyatakan semakin memahami penyusunan laporan keuangan. KESIMPULAN Pelatihan yang tim lakukan di SMK N 25 Jakarta dapat menjadi satu solusi untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan akuntansi dasar sehingga siswa dapat menyelesaikan studi kasus jenis apa pun yang dituangkan dalam laporan keuangan yang tepat sehingga meminimalisir kesalahan saat melakukan pendataan. Data yang akurat akan sangat berpengaruh pada perusahaan lebih mudah dalam menentukan kebijakan. Siswa SMK N 25 semakin memahami akuntansi dasar melalui studi kasus yang diberikan oleh pemateri. Sebelumnya, siswa mengalami kesulitan dalam memahami akuntansi dasar. Namun, studi kasus yang diberikan semakin membuka pemikiran siswa untuk memahami akuntansi dasar. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kami ucapkan kepada LPPM Uhamka dan SMK N 25 Jakarta serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan akuntansi dasar. REFERENSI