Med-Com Empowerment Journal Vol. 1 No. Agustus 2024. Hal. 1 Ae 4 Penyuluhan kesehatan AuTuli Akibat BisingAy pada Masyarakat di Wilayah Kelurahan Purwoyoso Semarang Health counseling on "Noise-Induced Deafness" to the Community in Purwoyoso Village. Semarang Astin Prima Sari1*. Wijayanti Fuad2. Siti Amaliyah3. Kharisma Andikaputri4. Bayu Ajie5 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang. Semarang, 50273. Indonesia *Astin Prima Sari Email: astintht@gmail. RiwayatArtikel: Dikirim: 5 Juni 2024 Diterima: 6 Agustus 2024 Diterbitkan: 20 Agustus 2024 Abstrak Latar Belakang: Tuli akibat bising dapat menyebabkan gangguan komunikasi permanen. Demografi wilayah kelurahan Purwoyoso yang dikelilingi oleh kawasan industri besar, yang tentunya berpotensi menimbulkan gangguan pendengaran akibat kebisingan industri tersebut. Metode: Kegiatan berupa penyuluhan kesehatan. Dilakukan evaluasi dengan kuesioner. Hasil:Terdapat peningkatan pemahaman peserta tentang tuli akibat bising. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan berhasil menambah pengetahuan masyarakat tentang tuli akibat bising. Kata kunci: Tuli. Kebisingan. Industri Abstract Background: Noise-induced deafness can cause permanent communication disorders. The demographics of the Purwoyoso village area are surrounded by large industrial areas, which of course have the potential to cause hearing loss due to industrial noise. Methods: Activities in the form of health Results: There was an increase in participants' understanding of noise-induced deafness. Conclusion: Counseling activities succeeded in increasing community knowledge about noise-induced Keywords: Deafness. Noise. Industry Pendahuluan Instruksi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germa. adalah sebuah gerakan nasional yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku yang kurang sehat. Dasar hukumnya adalah Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Gerakan ini mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif, dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. Salah satu kegiatan nyata dalam mendukung menjalankan Germas adalah penyuluhan kesehatan. Mengingat wilayah kelurahan Purwoyoso bersebelahan Med-Com Empowerment Journal Vol. 1 No. Agustus 2024. Hal. 1 Ae 4 dengan kawasan industri, yang memiliki tingkat kebisingan tinggi dibandingkan wilayah lainnya di kota Semarang, maka pengabdi mengambil tema penyuluhan tentang AuTuli Akibat BisingAy. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan. Media yang digunakan adalah Power Point. Peralatan yang digunakan adalah laptop. LCD, serta pointer. Sebagai instrumen evaluasi pemahaman peserta tentang materi penyuluhan, diberikan kuesioner berisi beberapa pertanyaan pre dan post test. Selanjutnya dihitung perubahan skor penilaiannya. Kegiatan dikatakan berhasil jika nilai post test > 70. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Penyuluhan kesehatan AuTuli akibat bisingAydan senam bersama telah dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 14Februari 2020. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari warga. Peserta yang hadir sejumlah 33 orang, yang terdiri dari perwakilan FKK dari setiap RT, perwakilan staf kelurahan, dan ibu kepala Puskesmas Purwoyoso beserta beberapa paramedisnya. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sampai selesai. Kegiatan dimulai dengan senam sehat bersama. Kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua, serta pengarahan dari ibu kepala Puskesmas. Selanjutnya dibagikan snack sehat, buah, kacang hijau, dan air mineral. Diselingi pembagian doorprize secara bertahap di setiap pergantian sesi acara. Selanjutnya diisi dengan kegiatan penyuluhan Seluruh peserta menyimak materi penyuluhan dengan semangat namun tetap Pada saat sesi diskusi, ada beberapa pertanyaan yang diajukan peserta. Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, kami memberikan pertanyaan sesuai tema penyuluhan, yaitu : . Definisi tuli akibat bising, . Etiologi, . Pencegahan, dan . Pemakaian alat bantu dengar. Masing-masing pertanyaan diberikan skor penilaian, lalu dibandingkan. Hasilnya, terdapat peningkatan skor post test yang cukup tinggi (Grafik . Faktor pendukung keberhasilan penyuluhan yang dilaksanakan adalah sikap kooperatif peserta, tingkat pendidikan, rasa ingin tahu yang cukup besar dari peserta penyuluhan, hadiah doorprize, dan jumlah peserta yang tidak terlalu banyak membuat suasana tidak terlalu ramai, sehingga setiap peserta menyimak materi penyuluhandengan baik. Dokumentasi kegiatan tampak pada gambar 1. Med-Com Empowerment Journal Vol. 1 No. Agustus 2024. Hal. 1 Ae 4 Pre Post Test Definisi Tuli Akibat Bising Gejala Pretest Pencegahan Post test Pemakaian alat bantu Series 3 Grafik 1. Hasil Pre dan Post Test Gambar 1. Tim Pengabdi dan Peserta Penyuluhan KESIMPULAN Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tuli akibat bising, khususnya masyarakat wilayah Purwoyoso Semarang. Perlu Med-Com Empowerment Journal Vol. 1 No. Agustus 2024. Hal. 1 Ae 4 dilakukan kegiatan pengabdian serupa sebagai upaya monitoring perubahan tingkah laku pencegahan tuli akibat bising. DAFTAR PUSTAKA