p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Pendampingan dan Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. Dimensi Berkebinekaan Global Dengan Tema Suara Demokrasi di SMPN 5 Pangean Putri Adilla*. Hadi Purwanto. Sarwan. Mutia Risma Universitas Muhammadiyah Riau email: 2103011123@student. Abstract The implementation of the Pancasila (P. Student Profile Strengthening Project with the theme "Democratic Voice" at SMPN 5 Pangean aims to introduce and strengthen democratic values among In the context of the independent curriculum, which prioritises project-based learning to develop character and skills, this activity integrates democratic principles with practical experience in the general election process. The implementation method consists of a theory session on the concept of democracy and election, followed by a general election simulation, as well as post-activity analysis to ensure student understanding and involvement. The results of the evaluation showed that the students succeeded in understanding and carrying out the election simulation well, without the presence of golput participants, and showed a deep understanding of the democratic process and Pancasila values. This activity has proven to be effective in increasing students' knowledge of democracy and preparing them to actively participate in future elections. Keywords: P5. Election. Democratic Voice Abstrak Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. dengan tema "Suara Demokrasi" di SMPN 5 Pangean bertujuan untuk memperkenalkan dan menguatkan nilai-nilai demokrasi di kalangan siswa. Dalam konteks kurikulum merdeka, yang mengedepankan pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan karakter dan keterampilan, kegiatan ini mengintegrasikan prinsip-prinsip demokrasi dengan pengalaman praktis dalam proses pemilihan umum. Metode pelaksanaan terdiri dari sesi teori tentang konsep demokrasi dan pemilu, diikuti dengan simulasi pemilihan umum, serta analisis pasca kegiatan untuk memastikan pemahaman dan keterlibatan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa berhasil memahami dan melaksanakan simulasi pemilihan dengan baik, tanpa adanya peserta yang golput, serta menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang proses demokrasi dan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai demokrasi dan mempersiapkan mereka untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum di masa depan. Kata Kunci: P5. Pemilu. Suara Demokrasi PENDAHULUAN Dunia berkembang mengikuti perubahan zaman, sehingga kurikulum pun mengalami kurikulum merdeka. Kurikulum ini berfokus pada pembelajaran yang bertujuan mengembangkan karakter peserta didik sesuai dengan visi Pendidikan Indonesia. Kurikulum merdeka bertujuan menciptakan pelajar Pancasila yang kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta mampu bergotong royong dan menghargai keberagaman global. Untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada siswa, kurikulum merdeka menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang fokus pada perkembangan siswa. Proyek-proyek yang mendukung penguatan profil pelajar Pancasila menjadi prioritas dalam kurikulum ini, yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu . https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Profil Pelajar Pancasila adalah langkah dari pemerintah Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dengan fokus pada pengembangan karakter dan peningkatan kemampuan akademik siswa. Keberhasilan implementasi profil ini di sekolah dinilai berdasarkan enam indikator utama: pertama, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak berkebinekaan global. keempat, berpikir kelima, bergotong royong. keenam, kreatif . Salah satu cara untuk menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. adalah dengan mengangkat tema Suara Demokrasi di sekolah. Suara Demokrasi dalam P5 adalah konsep inovatif yang menggabungkan prinsip-prinsip demokrasi dengan aktivitas yang menarik bagi siswa. Dalam pendidikan, tema ini bisa menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam kehidupan Penerapan Suara Demokrasi P5 di sekolah diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat langsung dalam pengambilan keputusan, memecahkan masalah secara kolaboratif, dan menerapkan nilai-nilai demokrasi perkembangan mereka. Dengan aktivitas yang menarik dan interaktif, siswa dapat mengembangkan potensi diri, melatih membangun rasa tanggung jawab . Relevansi tema Suara Demokrasi juga terhubung dengan pelaksanaan pemilu. Pemilihan umum adalah suatu cara memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat, serta salah satu pelayanan hak-hak asasi warga negara dalam bidang politik. Untuk itu, melaksanakan pemilihan umum dalam waktu-waktu ya ng ditentukan. 39 Jadi, pemilihan umum adalah bagaimana memilih wakil-wakil rakyat untuk duduk di lembaga perwakilan rakyat. Yang mana https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 melaksanakan pemilihan umum di dalam waktu-waktu . Karena pendidikan demokrasi di sekolah berfungsi sebagai persiapan bagi siswa untuk memahami dan berpartisipasi dalam proses pemilihan umum di masa depan. Dengan mempelajari tentang hak suara, prosedur pemilihan, dan pentingnya partisipasi dalam pengambilan keputusan, siswa dapat membangun kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga negara yang aktif. Aktivitas ini tidak hanya mengajarkan mereka tentang proses demokrasi tetapi juga menanamkan nilai-nilai Pancasila seperti bergotong royong, berpikir kritis, dan Melalui pengalaman praktis dalam proyek berbasis demokrasi, siswa menjadi lebih siap untuk terlibat secara efektif dalam pemilu dan proses politik di masa depan. Dengan cara ini, pendidikan yang berfokus pada tema Suara Demokrasi mendukung pembentukan karakter yang sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan pemilihan umum di Indonesia . METODE PENGABDIAN Kurikulum tradisional sering kali tidak sepenuhnya membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan di era modern, seperti berpikir kritis, kreativitas, menawarkan pendekatan yang lebih terintegrasi dan praktis untuk belajar, dengan fokus pada keterampilan abad 21 yang relevan dengan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Tujuan kegiatan P5 (Project. Problem, and Project-Based Learnin. di SMP (Sekolah Menengah Pertam. dirancang untuk mencapai berbagai hasil pembelajaran yang holistik dan relevan dengan kebutuhan abad 21. Meningkatkan keterampilan siswa dalam berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi melalui keterlibatan dalam proyek-proyek nyata. Membuat proses pembelajaran lebih menarik dan relevan dengan melibatkan siswa dalam proyek yang berkaitan dengan kehidupan nyata dan p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 masalah-masalah actual. Memungkinkan siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dari berbagai mata pelajaran dalam konteks yang terpadu melalui proyek interdisipliner. Mengembangkan karakter positif seperti tanggung jawab, etika kerja, dan kemampuan untuk bekerja dalam tim memerlukan kerjasama dan komitmen. Kegiatan dilakukan pada bulan agustus 2024 . Berikut adalah uraian metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Pra Kegiatan Pada tahap pra kegiatan, sebelum pelaksanaan kegiatan inti, kelompok KKN 25 melakukan diskusi dengan guru di sekolah untuk mempersiapkan kegiatan secara menyeluruh. Diskusi ini bertujuan untuk mengumpulkan mengenai tingkat pengetahuan peserta didik tentang konsep "suara Informasi diperoleh dari guru akan membantu KKN merancang materi dan metode yang sesuai dengan pemahaman siswa, sehingga materi yang disampaikan akan lebih relevan dan efektif. Diskusi ini juga berfungsi untuk memastikan dukungan dari pihak sekolah . Kegiatan suara demokrasi Dalam kegiatan inti yang berfokus pada suara demokrasi, acara ini dilaksanakan dalam dua format utama: teori dan praktek. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8 serta seluruh staf guru di SMPN 5 Pangean. Pada sesi teori, pemateri menyampaikan berbagai informasi mengenai materi kepemiluan, termasuk dasar-dasar demokrasi, pentingnya pemilihan umum, serta hak dan kewajiban sebagai pemilih. Tujuan dari sesi ini pemilihan bekerja dan mengapa partisipasi dalam pemilihan itu Setelah kelompok KKN 25 melanjutkan dengan praktek, yang melibatkan simulasi pemilihan umum. Siswa pemilihan, mulai dari pemilihan calon hingga pengisian surat suara, memberikan mereka pengalaman pemilihan dilakukan dalam dunia nyata . Pasca kegiatan Pada tahap pasca kegiatan, pembagian surat suara kepada seluruh siswa kelas 7 dan 8. Surat suara ini berisi pilihan-pilihan yang tersedia dalam pemilihan, seperti calon kandidat, partai politik, atau opsi referendum, dan digunakan oleh siswa untuk menyatakan pilihan mereka secara resmi. Setelah siswa mengisi surat suara dengan mencoblos kandidat yang mereka pilih, kelompok KKN 25 mengumpulkan dan menghitung Proses perhitungan suara ini penting untuk menentukan hasil pemilihan secara akurat dan Seluruh kelompok KKN 25 berperan sebagai koordinator kegiatan ini, memastikan bahwa setiap tahap dari pembagian hingga perhitungan suara dilakukan dengan baik dan sesuai rencana . https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Tingkat pemahaman peserta didik di SMPN 5 Pangean tentang pemilu dapat dikatakan baik. Dari 19 peserta didik yang hadir dalam kegiatan praktek P5, semua berhasil menyelesaikan tugas praktek dengan baik sesuai dengan yang diajarkan oleh mahasiswa KKN kelompok 25 . Berikut dokumentasi pelaksanaan kegiatan: p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 belum mencapai usia 17 tahun dan belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dengan demikian, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pemilu kepada mereka sebelum mereka memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pemilu di . Gambar 2 : Dokumentasi Pelaksanaan Praktek P5 Gambar 1 : Dokumentasi Penyampaian Teori P5 Pada kegiatan yang tercantum dalam Gambar 1. Tim KKN 25 menyampaikan materi mengenai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. dengan tema AuSuara Demokrasi. Ay Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 5 Pangean. Kabupaten Kuantan Singingi, bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya suara demokrasi, khususnya dalam konteks pemilihan umum . , kepada siswa-siswi di sekolah tersebut . Pemaparan materi dilakukan selama dua jam pada akhir sesi setiap hari, kecuali hari Jumat. Materi P5 ini dimulai dengan penjelasan mendalam mengenai konsep suara demokrasi dan proses pemilu. Tim KKN juga menyertakan aktivitas tambahan seperti yel-yel dan lagu-lagu yang berkaitan dengan P5 untuk membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 7 dan 8 di SMPN 5 Pangean, yang berjumlah sekitar 19 Mereka merupakan kelompok usia yang belum memiliki hak suara karena https://doi. org/10. 37859/jpumri. Pada kegiatan yang tercantum dalam Gambar 2. Tim KKN 25 melanjutkan dengan praktek Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya. Praktek ini berupa simulasi pemilihan umum . yang diadakan untuk siswa-siswi kelas 7 dan 8 di SMPN 5 Pangean. Hasil dari simulasi tersebut menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami dan melaksanakan proses pencoblosan dengan Selain itu, seluruh peserta didik berpartisipasi aktif dalam simulasi ini tanpa ada yang memilih untuk golongan putih . , menunjukkan bahwa mereka telah mengerti dan terlibat sepenuhnya dalam proses pemilu . SIMPULAN Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. dengan tema AuSuara DemokrasiAy di SMPN 5 Pangean berhasil melaksanakan tujuan pendidikan demokrasi secara efektif. Program ini, yang dilaksanakan oleh Tim KKN 25, menggunakan pendekatan berbasis proyek p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 mempraktikkan prinsip-prinsip demokrasi kepada siswa-siswi kelas 7 dan 8. Kegiatan dimulai dengan penyampaian teori mengenai konsep suara demokrasi dan pemilu, diikuti dengan simulasi pemilihan umum yang memberikan pengalaman praktis kepada siswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami materi dengan baik dan berhasil melaksanakan praktek pemilihan umum dengan tepat. Tidak ada peserta yang memilih golongan putih . , yang menunjukkan keterlibatan dan pemahaman mereka yang tinggi terhadap proses demokrasi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tentang pemilu tetapi juga mengajarkan mereka nilai-nilai Pancasila seperti berpikir kritis, bergotong royong, dan menghargai keberagaman global. Secara keseluruhan, penerapan tema AuSuara DemokrasiAy dalam P5 telah memberikan pengembangan karakter dan keterampilan Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 UCAPAN TERIMAKASIH Tim Kelompok KKN mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada seluruh staf dan guru di SMPN 5 Pangean atas kesempatan yang telah diberikan untuk melaksanakan program kerja terkait Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P. Kami juga ingin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada dosen pembimbing lapangan serta seluruh tim pengabdian, baik dosen maupun mahasiswa, dari Universitas Muhammadiyah Riau menunjukkan antusiasme dan dedikasi tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. DAFTAR PUSTAKA