E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PAI BERBASIS WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Wildanahmadm114@gmail. Muhammad Salimi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Ssalimi102@gmail. Seipah Kardipah Seipahk@gmail. Abstract The purpose of this research is to find out the Development of Web-Based PAI Learning to what extent Web-based Islamic Religious Education learning is a learning activity using the internet network to convey and facilitate when in the learning process. This study also uses qualitative research methods using library Data was collected using documentation techniques from various literature related to prophetic leadership, including various research results that are relevant to the focus of the study. The results of this study are that the role of the internet in education is very beneficial because of its ability to manage large amounts of data. These developments must also be responded to in PAI learning. PAI materials in the future must also be packaged on the Web, making it easier for students to access PAI materials. PAI Web Materials are also another learning resource that allows anyone to access or download them. Kata Kunci: Pembelajaran. Pendidikan Agama Islam. WEB Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Web sejauh mana pembelajaran PAI berbasis Web yang merupakan aktfitas pembelajaran menggunakan jaringan internet untuk menyampaikan dan memfasilitasi ketika dalam proses pembelajaran. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan kajian pustaka . ibrary researc. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi terhadap berbagai literature terkait dengan kepemimpinan profetik, termasuk berbagai hasil penelitian yang relevan dengan fokus kajian. Hasil dari penelitian ini adalah Peranan internet dalam pendidikan sangat menguntungkan karena kemampuanya dalam mengelola data dengan jumlah yang sangat besar. Perkembangan-perkembangan tersebut Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 harus direspon juga dalam pembelajaran PAI. Materi-materi PAI ke depan juga harus dikemas dalam Web, sehingga memudahkan siswa mengakses materi PAI. Materi Web PAI juga sebagai sumber belajar lain yang memungkinkan siapa saja untuk mengakses atau mengunduhnya. Kata Kunci: Pembelajaran. Pendidikan Agama Islam. WEB Pendahuluan Tujuan Pendidikan Agama Islam adalah terwujudnya pribadi yang paripurna . l insan al kami. yaitu manusia muslim, mukmin, dan muhsin yang sejati selain memiliki intelektual dan keterampilan yang tinggi dan sehat secara lahir dan batin. Untuk mewujudkan itu semua, secara operasional melalui proses pendidikan dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dimaknai sebagai mata pelajaran pada jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi baik secara kurikuler, ko-kurikuler, dan atau ekstrakurikuler. Pembelajaran PAI merupakan sistem terintegrasi yang dioperasionalkan pada kurikulum di satuan pendidikan secara terstruktur dalam bentuk kurikulum nyata . eal curriculu. dan kurikulum tersembunyi . iden curriculu. Berbicara kurikulm PAI, maka akan berbicara komponen kuriklulum yang terdiri dari tujuan, materi, proses pembelajaran, dan evaluasi atau penilaian. Dari keempat unsur tersebut masih menyisakan permaslahan. Secara yuridis, tujuan pembelajaran PAI melalui kurikulum dianggap telah ideal, namun fakta di lapangan guru dan manajemen pada satuan pendidikan masih belum bisa menjabarkan secara baik hakikat daripada tujuan pembelajaran PAI Secara sistem, pihak manajeman sekolah belum dapat melakukan program terintegrasi keagamaan yang muaranya pada tujuan PAI, misalnya program pengembangan keberagamaan di sekolah belum begitu banyak dilakukan, ataupun jika ada belum maksimal, salah satu peneybabnya adalah kesadaran top leader dalam hal ini kepala sekolah, manajmean sekolah . ara wakil kepala sekola. dan para guru pada urgensi dan hakikat tujuan pembelajaran secara umum dan tujuan PAI secara khsusus. Proses pembelajaran adalah jantungnya dari pembelajaran PAI. Pada proses ini akan terjadi dinamika yang kompleks, sebab interaksi antara guru dan peserta didik, peserta didik dengan peserta didik, dengan sumber belajar dan lingkungan, termasuk dengan segala komponen yang berkaitan pembelajaran. Proses ini akan melibatkan startegi, pendekatan, desain, model, metode, teknik, dan taktik dalam pembelajran. Problematikanya, penguasaan guru pada semua itu masih belum maksimal. Misalnya masih terjadi teacher center, tectual learning, peggunaan metode yang konvensional misalnya ceramah dan belum banyak kebaruan, termasuk penguasaan teknologi informasi yang masing kurang, khsuusnya bagi guru-guru yang secara usia sudah senior. Pada saat ini seiring berkembangnya era globalisasi teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang pesat dan mendapat banyak respon dari masyarakat, sehingga interaksi dan penyampaian informasi bisa berlangsung dengan cepat dan mudah. Salah satu pengaruh dan dampak dari perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi ialah dalam aspek pembelajaran. Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 yang mana saat ini proses pembelajaran menjadi lebih mudah dari zaman dahulu yaitu dengan cara berbasis komputer. Pembelajaran yang berbasis web atau disebut dengan e-Learning merupakan aktfitas pembelajaran yang menggunakan jaringan internet untuk menyampaikan dan memfasilitasi ketika dalam proses pembelajaran. Dewasa ini, dengan berkembangnya teknologi membuat gaya hidup kebanyakan manusia cenderung bergerak secara dinamis sehingga kebutuhan akan proses belajar jarak jauh yang biasa disebut dengan tele-edukasi semakin meningkat pula. Menggunakan internet sebagai salah satu sarana untuk pembelajaran merupakan cara agar kita tidak tertinggal dengan teknologi yang semakin maju ini. Adapun langkah Ae langkah awal yang harus dilakukan sebelum menggunakan metode pembelajaran yang berbasis web ialah dengan menentukan ranah mana yang harus akan dipakai oleh proses pembelajaran ini, apakah kognitif, psikomotorik dan afektif. Web merupakan kumpulan dokumen yang banyak tersebar diseluruh server penjuru dunia dan terhubung menjadi satu jaringan yang disebut dengan internet. Dalam pembelajaran yang menyertakan web sebagai salah satu cara pengembangan dalam proses pembelajaran ini sangat membantu kita dalam melakukan berbagai kegiatan secara efektif, karena kita dapat mencari dan mendapatkan ilmu seluas mungkin disini, serta mengetahui banyak hal yang belum kita pahami Dan yang terpenting ialah menggunakan web ini untuk kebutuhan yang positif tidak untuk keperluan yang negatif. Metode Penelitian Artikel ini ditulis dengan pendekatan deskriptif kualitatif berupa kajian pustaka . ibrary Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi terhadap berbagai literature terkait dengan kepemimpinan profetik, termasuk berbagai hasil penelitian yang relevan dengan fokus kajian. Sementara itu, teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi . ontent analysi. , dengan demikian akan didapatkan kajian yang dapat disajikan secara komprehensif dan sistematis. Hasil Penelitian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pembelajaran merupakan terjemahan dari kata AuinstructionAy yang dalam bahasa Yunani disebut instructus atau AuintruereAy yang berarti menyampaikan pikiran, dengan demikian arti instruksional adalah menyampaikan pikiran atau ide yang telah diolah secara bermakna melalui (Bambang Warsita : 2. Kegiatan belajar dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Dalam pengetian lain, pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar peserta didik yang bersifat internal. Dapat dikatakan pembelajaranmerupakan segala upaya untuk menciptakan kondisi dengan sengaja agar tujuan pembelajaran dapat dipermudah . Pendidikan adalah Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. (UU RI No. 20 : 2. Pendidikan agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami kandungan ajaran Islam secara menyeluruh, menghayati makna tujuan, yang pada akhirnya dapat mengamalkan dan menjadikan Islam sebagai pandangan hidup. (Dzakiyah : 2. Abdul Majid menjelaskan bahwa pendidikan agama Islam merupakan usaha sadar yang dilakukan pendidik dalam mempersiapkan peserta didik untuk meyakini, memahami dan mengamalkan ajaran Islam melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau pelatihan yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (Abdul Majid : 2. Menurut Ramayulis, dalam pendidikan agama Islam baik proses maupun hasil belajar selalu inhern dengan keislaman, keislaman melandasi aktivitas belajar, menafasi perubahan yang terjadi serta menjiwai aktifitas berikutnya. Keseluruhan proses belajar berpegang pada prinsip-prinsip AlQurAoan dan sunnah serta terbuka untuk unsur-unsur luar secara adaptif yang ditilik dari persepsi Perubahan pada ketiga domain yang dikehendaki Islam adalah perubahan yang dapat menjembatani individu dengan masyarakat dan dengan Khalik . abl min Allah wa habl min al-Na. tujuan akhir berupa pembentukan orientasi hidup secara menyeluruh sesuai dengan kehendak Tuhan . ermakna ibada. dan konsisten dengan kekhalifahannya. Luaran . ut pu. secara utuh harus mencerminkan adanya pola orientasi ibadah. ( Ramayulis : 2. Dari beberapa penjelasan diatas, maka dapat dipahami bahwa pendidikan agama Islam adalah upaya untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik melalui bimbingan dan pelatihan yang telah direncanakan agar peserta didik dapat menggunakannya baik sebagai pola pikirnya maupun landasan hidupnya dengan menjadikan Ibadah sebagai orientasi tujuannya. Sedangkan makna pembelajaran Pendidikan Agama Islam menurut Muhaimin adalah suatu upaya membuat peserta didik dapat belajar, butuh belajar, terdorong belajar, mau belajar dan tertarik untuk terus-menerus mempelajari agama Islam, baik untuk mengetahui bagaimana cara beragama yang benar maupun mempelajari Islam sebagai pengetahuan. ( Muhaimin : 2. Jadi pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah suatu upaya membuat peserta didik dapat belajar, butuh belajar, terdorong belajar, mau belajar, dan tertarik untuk terus menerus mempelajari agama Islam, baik untuk kepentingan mengetahui bagaimana cara beragama yang benar maupun mempelajari Islam sebagai pengetahuan yang mengakibatkan beberapa perubahan yang relatif tetap dalam tingkah laku seseorang yang baik dalam kognitif, afektif, dan psikomotorik. Fungsi pembelajaran PAI Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah tidak terlepas dari fungsi pendidikan agama Islam sebagai proses transformasi ilmu dan pengalaman. Abdul Majid mengemukakan tujuh fungsi pendidikan Agama Islam di sekolah atau madrasah, di antaranya: Pengembangan, yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT yang telah ditanamkan dalam lingkungan keluarga. Pada dasarnya dan pertama-tama Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 kewajiban menanamkan keimanan dan ketakwaan dilakukan oleh setiap orang tua dalam Sekolah berfungsi untuk menumbuhkembangkan lebih lanjut dalam diri anak melalui bimbingan, pengajaran, dan pelatihan agar keimanan dan ketakwaan tersebut dapat berkembang secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya. Penanaman nilai, sebagai pedoman hidup untuk mencari kebahagiaan hidup di dunia dan Penyesuaian mental, yaitu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial dan dapat mengubah lingkungannya sesuai dengan ajaran Agama Islam. Perbaikan, yaitu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan, kekurangan-kekurangan, dan kelemahan-kelemahan peserta didik dalam keyakinan, pemahaman dan pengalaman ajaran dalam kehidupan sehari-hari. Pencegahan, yaitu untuk menangkal hal-hal negatif dari lingkungannya atau dari budaya lain yang dapat membahayakan dirinya dan menghambat perkembangannya menuju manusia Indonesia seutuhnya. Pengajaran, tentang ilmu pengetahuan keagamaan secara umum, sistem dan fungsionalnya. Penyaluran, yaitu untuk menyalurkan anak-anak yang memiliki bakat khusus di bidang Agama Islam agar bakat tersebut dapat berkembang secara optimal sehingga dapat dimanfaatkan untuk dirinya sendiri dan bagi orang lain. (Abdul Majid : 2. Tujuan Pembelajaran PAI Tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak akan terlepas dari tujuan akhir pendidikan Islam yang terletak pada terlaksananya pengabdian penuh kepada Allah, baik pada tingkat perseorangan, kelompok maupun kemanusiaan dalam arti yang seluas-luasnya. (Abudin Nata : 2. Salah satu tujuan pendidikan agama Islam, dapat dicapai dengan tercapainya proses Ramayulis, mengemukakan pendapatnya mengenai tujuan pendidikan agama Islam. Pendidikan Agama Islam bertujuan meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan dan pengalaman peserta didik tentang Agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. (Ramayulis : 2. Ruang Lingkup Pembelajaran PAI Cakupan materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangatlah luas terlebih dalam materi Pendidikan Agama Islam yang selalu berpegang pada Al-QurAoan dan Hadist, karena itu kurikulum yang diajarkan selalu berkaitan dengan hubungan horizontal kepada sesama makhluk dan hubungan vertikal kepada Allah SWT . abl min Allah wa habl min al-Na. Dr. Abdurrahman Saleh Abdullah mengategorikan pengetahuan yang menjadi materi kurikulum pendidikan Islam kedalam tiga kategori: Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Kategori pertama adalah materi pelajaran yang dikaitkan dengan al-QurAoan dan Hadist, atau bisa dikenal dengan istilah materi pelajaran agama. Kategori kedua dalam bidang ilmu pengetahuan yang termasuk dalam isi kurikulum pendidikan Islam adalah ilmu-ilmu tentang kemanusiaan . l-insaniyya. , kategori ini meliputi bidang-bidang psikologi, sosiologi, sejarah dan lain-lain. Kategori ketiga yaitu ilmu-ilmu kealaman . l-ulum al-kawniya. , termasuk dalam kategori ini biologi, fisika, botani, astronomi dan lain-lain. (Ramayulis : 2. Jenis-jenis materi pokok pendidikan Islam inilah yang bentuknya dapat dirubah, dimodifikasi atau disempurnakan sesuai dengan kebutuhan lembaga pendidikan tertentu. Dari ketiga jenis kurikulum materi pendidikan Islam tersebut, pendidikan Agama Islam termasuk dalam kategori pertama, karena seluruh pembahasannya tidak pernah terlepas dari nilai-nilai yang terkandung dalam Al-QurAoan dan Hadist. Web Pembelajaran Web atau situs pembelajaran adalah salah satu aplikasi TI dalam pembelajaran yang dilakukan melalui network . yang disebut internet. Internet berasal dari kata interconnection networking, yaitu berupa kumpulan jaringan komputer seluruh dunia yang terkoneksi atau terhubung secara simultan sehingga memungkinkan untuk saling bertukar data dan informasi antar komputer. Dengan kata lain, dengan pembelajaran model ini, bahan ajar sangat mungkin disampaikan kepada siswa dengan menggunakan media TI berupa komputer dan jaringan Dalam sejarahnya, internet dikembangkan untuk keperluan militer Amerika Serikat dengan ARPAnetnya. Pada tahun 1993, teknologi internet baru digunakan oleh kalangan sipil yang dikembangkan oleh CERN (Consei Europen Pour Recherche Nuclear. (Sadiman : 2. Sekarang internet sudah merambah berbagai kehidupan, mulai dari perkantoran, pendidikan sampai rumah tangga. Internet tidak mengenal batas-batas negara. Luasnya dunia internet saat ini menjadikan internet memiliki dunia tersendiri yang tanpa batas atau dikenal sebagai dunia maya . Web pembelajaran merupakan perkembangan dari pembelajaran berbasis komputer (Computer based learning-CBL) atau Computer Assisted Learning (CAL). (Soekartawi : 2. Pada dasarnya model pembelajaran ini meliputi bulletin board, internet, e-mail, telecollaboration, information sources. (Heinich. , et. al : 1. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran ini mengkombinasikan banyak media di dalamnya, antara lain: audio/data, video/data, dan audio/video. Model pembelajaran ini memiliki beberapa karakteristik, antara lain: memanfaatkan jasa teknologi elektronik. dimana guru dan siswa, siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi secara lebih mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokoler. memanfaatkan keunggulan komputer . igital media dan compter network. menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri . elf learning material. disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya. Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer. Pembelajaran berbasis Web (Web-Based Learning-WBL) telah dijadikan medium utama serta model dalam pendidikan jarak jauh atau lebih dikenal dengan e-learning. WBL berusaha memenuhi keperluaran siswa yang beragam. Keberagaman siswa itu meliputi aspek kecerdasan, pengetahuan dan tingkat pemahamannya. Web Pembelajaran PAI Seperti mata pelajaran atau mata kuliah lainnya, materi PAI dapat dikemas sedemikian rupa dalam halaman web. Materi-materi PAI dapat dikemas secara terpadu jika nantinya web tersebut akan dimanfaatkan untuk siswa-siswa pada sekolah umum. Sedangkan jika akan dimanfaatkan untuk siswa-siswa di madrasah (MI-MTS-MA), materi PAI dapat dikemas secara terpisah. Dengan kata lain ada materi AkidahAkhlak. QurAoan-Hadits. Fikih. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), atau Bahasa Arab. Bahan-bahan materi PAI dapat berupa berbagai macam media yang ada. Bahan-bahan tersebut bisa berupa teks, gambar, suara, video, animasi, simulasi dan lain sebagainya. Bisa jadi materi PAI memadukan satu-dua media, tetapi sangat mungkin juga memadukan semua media yang ada . Pengembangan materi PAI sebaiknya juga dikemas secara interaktif dan menarik. Salah satu caranya adalah dengan mengintegrasikan berbagai macam media atau yang disebut multimedia. Dengan demikian diharapkan siswa nantinya dapat memilih apa yang akan dikerjakan selanjutnya, bertanya, dan mendapatkan jawaban yang mempengaruhi komputer untuk mengerjakan fungsi Siswa memiliki kebebasan untuk belajar sesuai dengan keinginannya. Belajar menjadi tidak monoton, mengekang, dan menegangkan. Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Web Bahan ajar PAI berbasis web adalah bahan ajar yang disiapkan, dijalankan, dan dimanfaatkan melalui media web. Bahan ajar jenis ini juga sering disebut sebagai bahan ajar berbasis internet atau bahan ajar online. Bahan ajar ini memiliki 3 . karakteristik utama yang merupakan potensi besar, yaitu: . menyajikan multimedia, . menyimpan, mengolah, dan menyajikan infromasi, dan . Dari ketiga karakteristik tersebut, fasilitas hyperlink merupakan karakter yang paling Hyperlink memungkinkan sesuatu subjek nge-link ke subjek lain tanpa ada batasan fisik dan geografis, selama subjek yang bersangkutan tersedia pada web. Dengan adanya fasilitas hyperlink makasumber belajar menjadi sangat kaya. Search engine sangat membantu untuk mencari subjek yang dapat dijadikan link. Bahan ajar setidak-tidaknya harus memiliki enam unsur, yaitu . mencakup tujuan, . sasaran, . uraian materi, . sistematika sajian, . petunjuk belajar, dan . Sebuah bahan ajar harus mempunyai tujuan. Tujuan harus dirumuskan secara jelas dan terukur mencakup kriteria A B C D . udience, behavior, criterion, dan degre. (Handout : 2. Sasaran perlu dirumuskan secara spesifik, untuk siapa bahan relajar itu ditujukan. Sasaran bukan sekedar Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 mengandung pernyataan subjek orang, namun juga harus mencakup kemampuan apa yang menjadi prasyarat yang harus sudah mereka kuasai agar dapat memahami bahan ajar ini. Prinsip-prinsip pengembangan Web pembelajaran PAI sama sebagaimana pengembangan halaman web pada umunya, yaitu: . merumuskan standar kompetensi (SK), kompetensi dasar (KD) dan indicator . mengenalkan materi pembelajaran. memberikan bantuan . dan kemudahan bagi siswa untuk mempelajari materi pembelajaran. memberikan bantuan dan kemudahan bagi siswa untuk mengerjakan evaluasi atau tugas-tugas dengan perintah dan arahan yang jelas. materi pembelajaran yang disampaikan sesuai standar yang berlaku secara umum dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa. materi pembelajaran disampaikan dengan sistematis dan mampu memberikan motivasi belajar serta pada bagian akhir setiap materi pembelajaran dibuat ringkasan atau rangkumannya. materi pembelajaran disampaikan sesuai dengan kenyataan, sehingga mudah dipahami, diserap, dan dipraktekkan langsung oleh siswa. metode penjelasannya efektif, jelas dan mudah dipahami oleh siswa dengan disertai ilustrasi, contoh dan elemen multimedia lainnya. perlu dilakukan evaluasi dan umpan balik . untuk mengetahui keberhasilan pembelajaran siswa. Secara makro, pengembangan bahan ajar mencakup langkah-langkah analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Secara mikro, langkah-langkah pengembangan bahan ajar berbasis web dimulai dari penentuan sasaran, pemilihan topik, pembuatan peta materi, perumusan tujuan, penyusunan alat evaluasi, pengumpulan referensi, penyusunan bahan, editing, upload, dan testing. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun sebuah bahan ajar adalah menentukan secara jelas siapa sasaran bahan ajar tersebut. Di dalam kelas konvensional, sasaran telah sangat terstruktur, misalnya siswa kelas sebelas SMK semester pertama. Pernyataan tersebut telah mengandung indikasi yang jelas tentang siapa mereka, kemampuan apa yang harus mereka kuasai, serta di mana kedudukan bahan belajar yang akan disajikan dalam keseluruhan kurikulum Demikian pula pada penyusunan bahan belajar berbasis web sasaran harus dicantumkan secara spesifik. Setelah sasaran ditentukan, langkah selanjutnya adalah memilih topik yang sesuai dengan kebutuhan sasaran tersebut. Pemilihan topic dapat dilakukan dengan pertimbangan, antara lain. materi sulit, penting diketahui, bermanfaat, merupakan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum banyak diketahui, atau bahasan dari sudut pandang lain, dll. Peta materi sangat membantu dalam merumuskan keluasan dan kedalaman materi yang akan Membuat peta materi dapat diibaratkan menggambar sebuah batang pohon yang bercabang dan beranting, semakin banyak cabang maka semakin luas bahasan materi. Sedangkan apabila kita menghendaki bahasan yang fokus dan spesifik, maka kembangkanlah bagian ranting-ranting. Gambar peta materi akan sangat bermanfaat untuk menentukan tujuan. Setiap ranting dapat dirumuskan menjadi sebuah indikator tujuan yang spesifik. Sedangkan cabang menjadi besaran tujuan tersebut. Tujuan besar . dapat dicapai dengan memenuhi semua tujuan yang spesifik . Setelah merumuskan tujuan, langsung diikuti dengan perumusan alat evaluasi. Alat evaluasi dimaksudkan untuk menjawab dengan cara bagaimana kita dapat mengetahui sesuatu tujuan itu Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 telah tercapai. Setiap indikator tujuan harus dapat diukur keberhasilannya. Sebuah rumusan tujuan dapat diukur dengan satu butir alat evaluasi. Dapat satu set alat evaluasi mengukur serangkai tujuan. Misalnya kita merumuskan tujuan Aumampu melakukan sholat jenazahAy, maka alat evaluasi yang mungkin adalah lembar observasi tentang kemampuan melakukan sholat jenazah. Pembelajaran PAI memiliki karakteristik yang kemungkinan berbeda dengan kuliah/pelajaran Oleh karena itu, dalam pengembangan halaman web harus memperhatikan karakterikkarakteristik tersebut. Misalnya dalam evaluasi, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Evaluasi psikomotorik PAI tidak bisa dilakukan melalui halaman web. Para pengajar harus melakukan evaluasi dengan cara tes perbuatan dengan menggunakan lembar pengamatan instrumen lainnya yang relevan. Tidak ada bahan ajar yang berdiri sendiri tanpa sumber referensi. Referensi digunakan untuk memberi dukungan teoretis, data, fakta, ataupun pendapat. Referensi juga dapat memperkaya khasanah bahan belajar, sehingga pembaca yang menginginkan pendalaman materi yang dibahas dapat mencari dari sumber yang disebutkan. Dalam web, pembaca dapat dengan mudah diberikan link ke sumber referensi tersebut. Misalnya al-QurAoan, di mana saat ini sudah tersedia al-QurAoan Setelah bahan-bahan pendukung siap, maka penulisan dapat dimulai. Penulisan bahan hendaklah konsisten dengan peta materi dan tujuan yang telah disusun. Secara umum struktur penulisan sekurangkurangnya terdiri dari tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutupan. Pada pendahuluan kita harus sudah menyampaikan secara ringkas apa yang akan dibahas pada bahan belajar ini. Sedangkan bagian isi menguraikan secara gamblang seluruh materi. Agar lebih jelas, uraian bisa dilengkapi dengan contoh-contoh. Untuk mengecek pemahaman, pada bagian ini dapat pula diberikan latihan-latihan. Pada bagaian penutup sampaikan kembali secara ringkas apa yang telah dibahas. Proses selanjutnya adalah editing, upload, dan testing. Pengembangan Web pembelajaran PAI dapat dilakukan dengan software-software pemrograman web yang banyak tersedia di pasaran. Beberapa software yang bisa dimanfaatkan antara lain Macromedia Dreamweaver. Macromedia Flash. MS. Frontpage. Namo Web Editor. Php, dan lainnya. Sedangkan software-software pendukungnya adalah CorelDraw. Adobe Photoshop. MS. Word. SwishMax. SoundForce. Videocutter, dan lain sebagainya Strategi Pemanfaatan Web Pembelajaran PAI Web pembelajaran sebagai salah satu aplikasi dari ICT supaya dapat bermanfaat secara optimal dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas pendidikan, termasuk di dalamnya Pendidikan Agama Islam, perlu menerapkan strategi yang tepat sesuai dengan konsep dan prinsip teknologi pendidikan. Langkah-langkah sistematis pengembangan dan pemanfaatan Web pembelajaran secara terperinci meliputi desain, pengembangan/produksi, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi. ( Seels. , & Richey. C : 1. Sesuai dengan konsep dan prinsip teknologi pembelajaran tersebut, berikut disajikan strategi sistematis pengembangan dan pemanfaatan Web pembelajaran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI): Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Pengembangan Kurikulum Pengembangan kurikulum atau materi pelajaran yang berisikan muatan ICT dengan tujuan mewujudkan masyarakat baca ICT (ICT literat. atau melek teknologi . echnology Kurikulum dan materi tersebut diperuntukkan bagi siswa, guru/calon guru, dan tenaga kependidikan lainnya. Perlu dikembangkan standar kompetensi yang diharapkan dikuasi baik oleh guru maupun siswa di bidang ICT. Di samping itu, perlu juga pengintegrasian ICT ke dalam kurikulum dan proses pendidikan atau proses pembelajaran, termasuk pembelajaran PAI. ( Backhouse : 2. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan tentang ICT, khususnya Web pembelajaran bagi: guru PAI . ntuk meningkatkan kompetensi di bidang ICT), siswa, pengelola/administrator pendidikan, penulis buku-buku PAI, perancang, dan pengembangan web pembelajaran PAI. Dengan pendidikan dan pelatihan tersebut para pendidik dan pihakpihak terkait akan semakin dalam dan kaya pemahamannya tentang peranan dan potensi teknologi dalam pembelajaran PAI. Penyiapan perangkat lunak (Softwar. dan Perangkat Keras (Hardwar. Mengembangkan/produksi produk ICT berbasis Web yang interaktif untuk pembelajaran PAI. Juga bisa mengembangkan produk ICT yang berbasis computer multimedia, seperti hypermedia, interactive, video. CD-ROM. DCD. VCD. (Heinich, , et. al : 1. Mengembangan prototype program Web pembelajaran Mengoleksi program-program ICT dengan jalan membeli atau berlangganan. Mengadakan evaluasi penggunaan Web untuk pembelajaran PAI. Mengidentifikasi kriteria perangkat keras yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Mengupayakan dana yang memadai untuk pengadaan peralatan ICT. Pengelolaan, organisasi, lingkungan . Memaksimalkan penggunaan perangkat yang ada untuk mengembangkan web Menjalin kerjasama antar instansi/lembaga yang terkait untuk mendapat dukungan (Departemen Agama. Universitas, dan madrasah/sekola. Mengembangkan jaringan informasi antar madrasah. EvaluasI Perlu disiapkan rencana monitoring dan evaluasi untu mengetahui keberhasilan atau kegagalan penerapan strategi pemecahan masalah-masalah dalam menerapkan konsep dan prinsip Teknologi Pembelajaran. Hasil evaluasi ini sangat berguna untuk memberikan tindak lanjut berupa perbaikan jika terjadi kegagalan dan desiminasi jika hasilnya sesuai dengan yang telah direncanakan. Simpulan Peranan internet dalam pendidikan sangat menguntungkan karena kemampuanya dalam mengelola data dengan jumlah yang sangat besar. Teknologi sudah menjadi jaringan komputer Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis WEB Wildan Ahmad MiAorazfauzi. Muhammad Salimi. Seipah Kardipah E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 3. No 1 Juni 2023 terbesar di dunia, yang dapat berfungsi dengan baik jika didukung oleh perangkat komputer dengan perangkat lunak yang baik dan dengan guru yang terlatih baik. Mengguakan internet dengan segala fasilitasnya akan memberikan kemudahan untuk mengakses berbagai informasi untuk pendidikan yang secar langsung dapat meningkatkan pengetahuan siswa bagi keberhasilanya dalam belajar. Perkembangan-perkembangan tersebut harus direspon juga dalam pembelajaran PAI. Materimateri PAI ke depan juga harus dikemas dalam Web, sehingga memudahkan siswa mengakses materi PAI. Materi Web PAI juga sebagai sumber belajar lain yang memungkinkan siapa saja untuk mengakses atau mengunduhnya. Daftar Pustaka