Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 9. No 1. Mei 2025 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: : https://10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Nilai Ekonomi Baru Masyarakat di Desa Pengampon Muhammad Mudjib Musta'in1. Ach. Muzajjad2. Choirul Huda3. Nur Wulandari Kamaidah4. Anisa Arianti5. Mirza Khoirul Anwar6. Syirojul Munir7. Nalendra Agung S8. Dicky Akbar Ramadhan9. Muhammad Daniar Rizqun10 1,2,3,4,5,6,7,8,9Universitas Darul Ulum. Jombang. Indonesia e-mail : gus. mmr@gmail. com1, akhmadmuzad17@gmail. com2, nogosari6666@gmail. wulandarikamaidah20@gmail. com4, anisaarianti282@gmail. com5, mirzaanwar572@gmail. syirojulmunir60@gmail. com7, nalendranalendra123@gmail. com8, dickiakbar3@gmail. muhammaddaniar5@gmail. Abstrak Desa Pengampon merupakan desa yang berada di Kabupaten Jombang, tepatnya berada di Kecamatan Kabuh. Desa Pengampon dikelilingi oleh lahan pertanian yang subur, sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Dimana rata-rata setiap masyarakat desa dapat memanen padi 2-3 kali dalam setahun. Pasca panen terdapat banyak sisa dari penggilingan berupa limbah kulit padi . yang belum dmanfaatkan secara maksimal. Berdasrkan hasil obesrvasi ditemukan 3 kesenjangan pada masyarakat desa pengampon, antara lain: minimya potensi ekonomi lokal, banyaknya limbah sekam padi yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan minimnya pengetahuan pengolahan limbah disekitar. Sehingga melalui ekgiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Universitas Darul Ulum Jombang mengadakan pelatihan Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Nilai Ekonomi Baru Masyarakat di Desa Pengampon. Kegiatan ini dilakukan dengan metode persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berkelanjutan. Program ini menghasilkan peserta mempunyai pemahaman bahwa limbah sekam padi dapat diubah menjadi produk yang mempunyai nilai jual dan produk khas lokal desa pengampon, peserta pelatihan mempunyai kompetensi baru dalam mengolah limbah sekam padi menjadi media taman, briket aroma terapi, dan pupuk organic cair (POC). Kata kunci: Limbah Sekam Padi. Media Tanam. Briket Aroma Terapi. Poc. Ekonomi Baru. Masyarakt Desa Abstract Pengampon Village is a village in Jombang Regency, precisely in Kabuh District. Pengampon Village is surrounded by fertile agricultural land, so the majority of its residents make their living as farmers. Where on average each village community can harvest rice 2-3 times a year. After harvest, there is a lot of residue from milling in the form of rice husk waste which has not been utilized optimally. Based on the results of observations, 3 gaps were found in the Pengampon village community, including: the lack of local economic potential, the large amount of rice husk waste that cannot be utilized optimally, and the lack of knowledge of waste processing in the area. So, through community service activities, students at Darul Ulum University Jombang held training on the Utilization of Rice Husk Waste into New Economic Value for the Community in Pengampon Village. This activity is carried out using preparation, planning, implementation and continuous evaluation methods. This program results in participants having an understanding that rice husk waste can be converted into products that have sales value and are typical local products of Pengampon village. Training participants have new competencies in processing rice husk waste into garden media, aromatherapy briquettes, and liquid organic fertilizer (POC). Key words: Rice Husk Waste. Planting Media. Aromatherapy Briquettes. Poc. New Economy. Village Community Submit: Mei 2025 Diterima: Mei 2025 Publish: Mei 2025 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Pengelolaan limbah pertanian, termasuk sekam padi, merupakan upaya penting untuk mengurangi dampak Limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak konvensional (Agustono. Lamid, and MaAoruf 2. Penerapan metode 4RP (Reduce. Reuse. Recycle. Replace. Participatio. sampah berbasis masyarakat dapat menghasilkan kompos dari limbah pertanian (Buhani 2. Peran serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan sampah, seperti melalui pengomposan dan 3R . euse, reduce, recycl. (Armadi 2. Program pengolahan limbah menjadi produk baru, dapat menjadi solusi inovatif, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui sosialisasi, pemantauan, dan dukungan pemerintah dalam bentuk peraturan yang mengatur di tingkat rumah tangga (Permatasari. Sugiartana, and Putra 2. Potensi limbah Sekam padi pertanian yang melimpah dapat diolah melalui aplikasi dalam berbagai industri. Sekam padi dapat digunakan sebagai adsorben untuk memurnikan gliserol mentah, produk sampingan biodiesel, meningkatkan kualitas dan nilai pasarnya (Aziz. Aristya, and Adhani Demikian pula, limbah sekam menawarkan sumber energi yang hemat biaya dan terbarukan dengan nilai kalori yang sebanding dengan minyak tanah dan LPG (Dewi. Saputra, and Widodo Produksi biogas dari kotoran ternak menghadirkan sumber energi alternatif lain, dengan wilayah Magelang menunjukkan potensi yang signifikan (Dewi 2. Namun, pemanfaatan Vol. 9 No. Mei 2025 sumber daya ini sering menghadapi tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia. Sebuah studi tentang UKM keripik singkong di desa Rambeanak mengungkapkan bahwa sumber daya manusia ada, mereka dibatasi oleh faktor-faktor seperti keterbatasan waktu dan keterampilan analisis yang rendah di antara pekerja (Mersita. Fathoni, and Wulan 2. Sehingga perlu dipetimbangkan adanya pelatihan dalam rangka, meningkatkan kualitas sumberdaya local. Desa Pengampon merupakan desa yang berada di Kabupaten Jombang, tepatnya berada di Kecamatan Kabuh. Desa Pengampon dikelilingi oleh lahan pertanian yang subur, sehingga pencaharian sebagai petani. Desa Pengampon merupakan salah satu daerah penghasil padi dengan produksi menghasilkan limbah sekam padi dalam jumlah besar (BKKBN 2. Sekam padi ini sebenarnya memiliki berbagai potensi pemanfaatan, seperti bahan baku sekam bakar, briket, dan pupuk organik Namun, hingga saat ini, pemanfaatannya masih terbatas dan sebagian besar hanya dibuang atau dibakar secara langsung, yang justru dapat mencemari lingkungan. Minimnya masyarakat dalam mengolah limbah ini menjadi produk bernilai ekonomis menyebabkan potensi sekam padi belum Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan pengelolaan limbah, seperti yang ditunjukkan di Kota Denpasar melalui pengomposan dan praktik 3R (Armadi 2. Limbah pertanian dapat diubah menjadi produk bernilai, seperti Circle Hangers yang terbuat dari besi tua, yang dapat meningkatkan ekonomi lokal dan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) memberdayakan masyarakat (Indrasari Sehingga Jika dikelola dengan baik, sekam padi dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat serta mendukung praktik pertanian Vol. 9 No. Mei 2025 Pemaparan materi Pemaparan materi dilaksanakan memalui metode ceramah, yang ahli/praktisi sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Tim pelaksana berharapa peserta memahami dasar-dasar materi sebelum masuk pada tahap Pelatihan Peserta langsung oleh tim ahli . raktisi mempraktekan langsung apa yang disampaikan oleh pemateri Meliputi: Pembuatan limbah sekam padi menjadi produk briket, sekam bakar, dan Pupuk organik cair (POC). Tim pelaksana berharap dengan diadakan pedampingan secara langsung, peserta dapat lebih memahami dan dapat praktek secara langsung dirumah-masing Diskusi Dalam diskusi ini, pemateri Bersama membuka tanya jawab kepada Evaluasi Pada mahasiswa melakukan kegiatan Desa Pengampon sebelum dan sesudah kegiatan Bertujuan mengetahui tanggapan serta respon Masyarakat terhadap pelaksanaan pelatihan tersubut, sehingga memudahkan tim pelakasan dalam mengevaluasi keberlanjutan program. METODE PELAKSANAAN Sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat di desa pengampon kabupaten jombang, yang terdiri dari PKK. Karang Taruna. Gapoktan, dan Perangkat Desa di Desa Pengampon. Metode pelaksanaan pengabdian ini Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi keberlanjutan. Persiapan Dalam tahap ini, tim pelaksana melakukan observasi dan survei Desa Pengampon, untuk mengetahui potensi dan masalah yang ada. Tim beberapa lapisan masyarakat seperti kelompok tani, dan perangkat desa. Informasi yang diperoleh dari wawancara tersebut menjadi acuan dalam mencari referensi serta penyusunan kegiatan selanjutnya. Perencanaan Pada tahap perencanaan, tim pelaksana melakukan FGD (Forum Group Descutio. dengan perangkat desa terkait dan diikuti perwakilan organisasi kemasyarakatan desa Selanjutnay lanjuti arahan dan masukan hasil FGD. Tahap ini pula tim pelaksana mulai menyusun program dan akomodasi yang dibutuhkan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pemanfaatan limbah sekam padi menjadi Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan berbasis pengabdian Masyarakat dilakukan dalam berberapa tahap: Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) nilai ekonomi baru masyarakat di desa Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2025, di balai desa pengampon. Kegiatan pelatihan ini melibatkan berbagai unsur PKK. Karang Taruna. Gapoktan, dan perangkat desa. Vol. 9 No. Mei 2025 tim pelaksana dalam menysun program dan kegiatan dalam mengurai persoalan Selanjutnya hasil rumusan tersebut disosialisasikan kepada pihak-pihak terkait, termasuk steakholder perakat desa, untuk mendapat masukan serta pelaksanaan kegiatan kapan akan Hasil rumusan tersebut, tim pelaksana uraikan dalam table 1 dibawah ini. Table 1. Rumusan permasalahan N Permasalah Minimnya yang ada Masyarakat petani padi. Gambar 1. Kegiatan FGD dan sosialisasi kegiatan kepada perangat Limbah hasil padi . Kegiatan ini diawali dengan kegiatan, meliputi suryey. FGD hingga melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari lembaga kemasyarakat, perangkat desa, hingga akademisi, sehingga didapatkan ada 3 rumasan maslaah yang didapatkan, antara lain: perlunya potensi ekonomi lokal yang baru, banyaknya limbah sekam padi yang tidak bisa dimanfaatkan, minimnya pengetahuan pengolahan limbah disekitar. Dari permasalahan tersebut tim brainstorming/koordinasi Bersama Menyusun keberhasialan, sehingga memudahkan Minimnya 3 Masyarakat sekam padi Solusi yang Perlu yang ada. Mengolah sekam padi, nilai jual. Menjadi. Briket terapi, dan Pupuk organik cair (POC) Mengoptim alkan peran sekam padi Metode Indikator Keberhasi Observasi dan FGD Peran Ujicoba Efisiensi Pemberia n materi Monitori Evaluasi Berdasarkan hasi rumusan masalah pada table 1 diatas, tim pelaksan melaksanakan tindak lanjut dengan melakukan persiapan ujicoba pembuatan Respon dan proses Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) produk berbasis limbah sekam, antara Vol. 9 No. Mei 2025 mempunyai unsur yang sama. Sekam padi mengandung caryopsis yang terdiri dari lemma dan palea, yang mana kandungan ini akan menghasilan biomassa yang salah satunya sebagai alternatif bahan bakar (Amin et al. Sehingga limbah sekam juga dapat digunakan sebagai bahan baku alami briket. Akan tetapi, untuk mendapatkan produk inovasi lokal, produk briket dapat dikombinasikan dengan bahan-bahan sebagai aroma Potensi produk briket aroma terapi cukup baru, sehingga potensi nilai jual ekonominya cukup tinggi. Sekam bakar sebagai produk media tenam Media tanam dari sekam bakar mempunyai kandungan airasi dan draenasi yang cukup baik, namun harus di bakar terlebih dahulu untuk menghancurkan pathogen yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman (Gustia 2. Sehingga penggunaan sekam bakar sebagai alternatif media Selanjutnya produk sekam bakar yang sudah diproses akan dikemas yang menarik, dan siap untuk dijual. Sehingga masyarakat desa pengampon akan mempunyai pendapat yang dapat nilai ekonomi baru warga sekitar. Akan tetapi proses pembuatan limbah sekam padi disosialisasikan dan diajarkan kepada masyarakat secara langsung. Gambar 3. Proses uji coba produk sekam Gambar 2. Proses uji coba produk sekam bakar sebagai media tanam bakar sebagai briket aroma terapi Sekam sebagai alternatif produk briket aroam terapi. Tidak hanya media tanam, limbah sekam bakar juga dapat digunakan sebagai briket. Bahan baku briket, pada umumnya menggunakan limbah batok kelapa, akan tetapi menurut beberapa Sekam sebagai alternatif pupuk organik cair (POC) limbah sekam juga dapat digunakan sebagai pupuk organik cair (POC). Pupuk Organik Cair (POC) adalah ekstrak dari hasil pembusukan bahan-bahan organik. Bahan organik ini bisa berasal dari sisa tanaman, kotoran Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 9 No. Mei 2025 hewan, dan manusia yang mengandung unsur hara lebih dari satu unsur (Dwisvimiar. Kusumaningsih, and Efriyanto 2. Tanaman yang memanfaatkan Pupuk Organik Cair (POC) berlaku efektif untuk lahan berupa tanah maupun hidroponik yang keterbatasan lahan. Pupuk Organik Cair (POC), berguna untuk membuat tanaman tumbuh subur karena mendukung pembentukan zat klorofil. Gambar 5. Sambutan kepala desa pengampon pada acara pelatihan Kegiatan pelatihan ini meliputi pemaparan identifikasi pemanfaatan pemanfaatan limbah sekam padi. Diawal oleh pemaparan akademisi Bapak Agus fahmi, dosen pertanian Universitas Darul Ulum. Beliau memaparkan bagaimana potensi limbah sekam bakar dapat dimanfaatkan menjadi produk unggulan lokal warga desa pengampon. Antara lain, sebagai media tanam, briket aroma terapi, dan pupuk organic cair (POC). Gambar 4. Proses uji coba produk sekam menjadi pupuk organic cair (POC) Selanjutnya kepada masyarakat warga sekitar desa Dalam pemaparan ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan maksud kegiatan pelatihan dilakukan, hal tersebut diurai berdasarkan hasil observasi awal dan FGD oleh perwakilan Masyarakat. Pemaparan direspon baik oleh kepala desa melalui Beliau berharap kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah sekam padi yang dilakukan oleh civitas Universitas Darul Ulum (UNDAR) dapat terus berjalan, dan berkelanjutan. Gambar 6. Pelaksanaan Pelatihan pemanfaatan limbah sekam padi Selanjutnya peserta diajarkan secara langsung bagaimana memanfaatkan limbah hasil penggilingan padi yaitu sekam padi, yang mana sekam padi yang dibuang begitu saja pada setiap pinggir jalan desa pengampon. Hal ini menyebabkan nilai suatu limbah berhenti begitu saja karena sekam padi tidak dimanfaatkan kembali. Sekam padi hanya diubah menjadi gas CO2 dan abu Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) sehingga tidak memiliki nilai jual yang Vol. 9 No. Mei 2025 Selain tindak lanjut dibentunya kelompok KPSP, tim pelaksana masyarakat, untuk memastikan program pelatihan pemanfaatan limbah sekam bakar dapat berkelanjutan. Kegiatan pelatihan yang diadakan mendapatkan respon positif dari masyarakat desa pengampon. Menurut salah satu peserta dari gapoktan, selain memberikan nilai tambah pada limbah sekam padi, alternatif sekam padi sebagai pupuk cair sebagai dapat menjadi solusi bagi petani ditengah harga pupuk saat ini cukup mahal dan sulit didapatkan. Gambar 8. Pelaksanaan Evaluasi Tindaklanjut KESIMPULAN Kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah sekam padi ini dilakukan sebagai Desa Pengampon yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Alternatif pemanfaatan limbah sisa penggilingan padi yang dibuang dan dianggap tidak memiliki nilai jual yaitu dengan membuat arang sekam, briket sekam padi, dan pupuk organik cair dengan proses yang mudah dan terjangkau. Penting untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada petani dan pengusaha kecil di tingkat lokal agar potensi limbah sekam padi dapat Dengan mengajarkan mereka tentang cara membuat briket, sekam bakar, dan pupuk organik cair memperoleh keterampilan pengolahan limbah secara mandiri sekaligus meningkatkan pendapatan. Agar produk yang dibuat dapat dipasarkan secara efektif, penyuluhan ini juga dapat Gambar 7. Tindaklanjut Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Sebagai tindak lanjut atas kegiatan pelatihan yang dilakukan, tim pelaksana membuat kelompok yang diberi nama Kelompok Pemanfaatan Sekam Padi (KPSP) sebagai wujud kelanjutan kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah sekam padi. Kelompok ini kemudian diajak berlatih secara langsung dan diberikan hibah alat cetakan briket. Harapan dibentuknya KPSP, masyarakat bisa memanfaatkan limbah sekam padi dan masyarakat bisa saling mengajarkan memanfaatkan sekam padi agar memiliki nilai jual. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) mencakup manajemen usaha kecil dan teknik pemasaran. Vol. 9 No. Mei 2025 Untuk Menghasilkan Kompos. Ay Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2. :7. doi: 10. 23960/jss. REFERENSI