Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 29 Jul 2025 Submitted: 22-11-2024. Accepted 21-07-2025. Published: 29-07-2025 ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. Rancang Bangun Alat Terapi Sinusitis Dengan Metode Getar dan Infrared Risya Diva Cahyani1. Desak Ketut Sutiari2. La Ode Hamrin3 1,2,3 Teknologi Elektro-Medis Universitas Mandala Waluya 1,2,3 Jl. Jend. H Nasution Kota Kendari 93231 Corresponding author: . -mail:risyadiva@gmail. Abstrak Sinusitis adalah peradangan pada lapisan selaput lendir yang dapat mengenai beberapa sinus paranasal yang disebabkan oleh trauma, alergi, dan infeksi. Pengobatannya dapat dilakukan dengan menghirup semprotan hidung, meminum obat-obatan yang dresepkan oleh dokter namun hal ini dapat berjangka panjang apabila melakukan operasi memungkinkan akan kambuh gejalanya dalam waktu 8 minggu. Dalam penelitian ini dirancang alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared agar dapat mengurangi nyeri dan memberikan efek relaksasi. Alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared ini dirancang dengan menggunakan motor getar DC yang getarannya diatur menggunakan PWM dari nilai terendah 50 hingga 255. Infrared menghasilkan cahaya radiasi untuk memberikan terapi dan mikro. Hasil pada pengujian alat ini menunjukkan bahwa alat dapat bekerja sesuai dengan rancangan, motor getar DC dan infrared berfungsi dengan baik. Berdasarkan hasil uji alat yang telah dilakukan pada motor getar DC menggunakan keterangan sebagai hasil karna belum memiliki alat pembanding. Pengujian waktu dengan menggunakan pembanding stopwatch diperoleh error maksimal 0,66%. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan untuk mengatur tingkat getaran motor agar pengguna lebih nyaman menggunakannya. Kata Kunci : Terapi Sinusitis. Motor getar DC, infrared. Atmega328 Design and Build Sinusitis Therapy Device with Vibration and Infrared Methods Abstract Sinusitis is an inflammation of the mucous membrane lining that can affect some of the paranasal sinuses caused by trauma, allergies, and infections. Treatment can be done by inhaling nasal sprays, taking medications prescribed by the doctor but this can be long-term if surgery allows the symptoms to recur within 8 weeks. In this study, sinusitis therapy was designed with vibration and infrared methods to reduce pain and provide a relaxing effect. This sinusitis therapy device with vibration and infrared methods is designed using a DC vibrating motor whose vibration is regulated using PWM from the lowest value of 50 to 255. Infrared produces radiant light to provide therapy and The results of the test of this tool show that the tool can work according to the design, the DC and infrared vibrating motors function well. Based on the results of the tool tests that have been carried out on the DC vibrating motor using information as a result because it does not have a comparison tool. Time testing using a stopwatch comparator obtained a maximum error of 0. For further development, it is recommended to adjust the vibration level of the motor so that users are more comfortable using it. Keywords : Sinusitis Therapy. DC vibrating motor, infrared. Atmega328 mukosiliar, polip, dan kondisi lainnya. Sinusitis yang mengakibatkan alergi, kelainan anatomi, dan infeksi internal yang membutuhkan perawatan yang berbeda. Adapun gejala pada sinusitis berupa nyeri pada daerah sinus, hidung tersumbat, sakit kepala, suara serak, batuk, sekret purulen, dan postnasal drop. Sinusitis terbagi PENDAHULUAN Sinusitis adalah peradangan pada lapisan selaput lendir yang dapat mengenai beberapa sinus paranasal yang disebabkan oleh trauma, alergi, dan infeksi. Sinusitis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya alergi, anatomi hidung yang tidak normal, penyakit Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 29 Jul 2025 Submitted: 22-11-2024. Accepted 21-07-2025. Published: 29-07-2025 menjadi akut dan kronis dengan batas waktu 12 minggu dikatakan akut jika infeksi kurang dari 12 minggu dan kronis jika berumur lebih dari 12 minggu . Ada beberapa cara untuk mengobati yaitu seperti dekongestan atau semprotan hidung, mengirup udara hangat dan lembab dapat membantu melancarkan pernapasan, alat penguap . serta obat obatan yang telah diresepkan dokter namun hal ini dapat berdampak jangka panjang . Dan apabila melakukan operasi sinus sebelumnya memiliki kemungkinan lebih besar untuk kambuh gejalanya dalam waktu 8 minggu . Terapi infrared adalah salah satu jenis terapi dalam bidang ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi yang menggunakan gelombang elektromagnetik infrared dengan karakteristik gelombang berada di antara spektrum gelombang cahaya yang lebih panjang dari cahaya tampak. Panjang gelombang sinar infra merah (IR/IR) berkisar antara 780 nm dan 1000 m . Akupresur adalah salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok. Meskipun metode pengobatan ini mirip dengan akupuntur, akupresur tidak menggunakan Meningkatkan sirkulasi darah, merangsang sistem saraf, dan merelaksasi tubuh adalah beberapa manfaat akupresur untuk kesehatan. Pijatan dilakukan pada bagian tubuh tertentu untuk menyembuhkan nyeri. Setiap titik akupresur memiliki tujuan terapeutik unik . Sehingga dengan menggunakan efek pijatan dapat membantu pengobatan untuk meredakan sinusitis, radiasi dari panas yang ditimbulkan oleh sinar infrared sendiri berguna untuk memudahkan stimulasi pada syaraf hidung yang dapat mengurangi rasa sakit atau nyeri, meningkatkan sirkulasi darah, siklus sirkulasi mikro, dan meningkatkan vasodilatasi jaringan sehingga memperlancar aliran darah karena peningkatan suhu yang dirasakan oleh tubuh. Sistem yang dibuat terdiri dua bagian yang utama, yaitu keras berupa elektronika dan perangkat lunak berupa program Alat yang telah dihasilkan kemudian dilakukan uji coba untuk mengetahui tingkat yang dihasilkan. , serta menggunakan motor getar Dc yang dimana motor DC bersifat non linear mesin listrik yang mengkonsumsi daya listrik DC sehingga menghasilkan torsi mekanik . motor dc pada penelitian ini dengan memberikan nilai PWM variasi antara 0-255. Penelitian yang dilakukan oleh Mbete, 2018 yang berjudul Alat Terapi Sinusitis Berbasis Mikrokontoler ATmega8535, dibuatlah alat terapi sinusitis dengan komponen utama yaitu laser sebagai elektroda dan mikrokontroler 8535 sebagai pengelola ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. Sebelumnya alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared pernah di buat oleh Hanum Wigati Cipta Hening Gusti 2023 dimana desain alat ini belum portabel dan berukuran besar hingga cenderung tidak praktis digunakan pasien, maka pada kesempatan inilah dibuat alat yang berbentuk portabel agar dapat praktis digunakan pada penderita sinusitis. Berdasarkan permasalahan diatas, dalam penelitian ini akan dirancang alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared berbentuk portabel menggunakan 5 bagian mode kecepatan pijatan yang diatur oleh PWM dari nilai terendah 50 hingga 255. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pembuatan alat yang menggunakan beberapa tahapan dalam mendesain alat mulai dari penyiapan alat dan bahan, perancangan blok diagram dan pembuatan skematik rangkaian. Setelah alat selesai dilakukan serangkaian uji coba. Alat dan Bahan Merancang program software mikrokontroler melalui aplikasi Arduino IDE, serta tool set untuk membuat rangkaian keseluruhan dan bahan yang digunakan yaitu Box . cm x 7 cm x 3,5 c. , mikrokontroler atmega328p, kristal/osilator, kapasitor, resistor, motor getar DC. LCD (Liquid Crystal Displa. 16x2 untuk menampilkan proses alat berjalan, infrared sebagai cahaya radiasi infrared, motor getar DC untuk membuat efek getaran, modul step down digunakan untuk mikrokontroler, saklar on/off, tombol push button, papan project atau PCB dan buzzer. Blok Diagram Gambar 1 merupakan blok diagram dari alat Terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared yang terdiri dari beberapa blok yang ditunjukan pada Gambar Gambar 1. Blok diagram Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 29 Jul 2025 Submitted: 22-11-2024. Accepted 21-07-2025. Published: 29-07-2025 ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. Rangkaian berfungsi sebagai display untuk menampilkan data yang telah diproses oleh Mikrokontroler ATMega328. Rangkaian dihubungkan ke mikrokontroler pada pin 27 dan 28. Skematik rangkaian Rangkaian alat ini terdiri dari beberapa rangkaian yakni rangkaian cahrger baterai gambar 2: Rangkaian charger baterai . Rangkaian Motor Getar DC Rangkaian motor DC getar berfungsi memberikan efek getar pada alat yang diaplikasikan ditunjukan pada Gambar 5. Gambar 2. Rangkaian Charger Baterai Rangkaian charger baterai menggunakan modul charger TP4056 yang terhubung dengan pin 7 GND pada mikro, yang dilengkapi dengan proteksi overdischarge yang akan memutus arus dan tegangan yang masuk saat terisi. Gambar 5. Rangkaian Motor Getar DC Motor Getar DC sebagai penghasil getaran yang nantinya akan di hubungkan pada port untuk peroses terapi, terhubung dengan pin 16 pada mikro. Rangkaian Mikrokontroler Atmega328 Gambar 3 menunjukan rangkaian sistem minimum pada alat. Rangkaian mikrokontroler atau sistem minimum berfungsi untuk memproses data. Rangkaian Buzzer Gambar 6. Rangkaian Buzzer Rangkaian Buzzer merupakan sebuah tanda bahwa proses terapi telah selesai terhubung dengan pin 15 pada Gambar 3. Rangkaian sistem minimum atmega328 SOP alat. Hubungkan Aksesoris ke alat. Letakkan motor getar dan infrared pada daerah . Hidupkan alat dengan menekan tombol On/Off pada bagian samping alat. Setelah alat dihidupkan akan tampil pada layar LCD AuTerapi sinus motor getar dan infrared, kemudian tekan tombol enter. Akan tampil pada layar AuTimer dan SpeedAy Atur waktu dan kecepatan penggunaan terapi. Kemudian tekan enter untuk memulai proses . Rangkaian LCD. Rangkaian LCD sebagai output menampilkan intensitas getaran ditunjukan pada gambar 4. Gambar 4. Rangkaian LCD dengan Modul I2C Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 29 Jul 2025 Submitted: 22-11-2024. Accepted 21-07-2025. Published: 29-07-2025 . Proses terapi selesai ditandai dengan buzzer . Matikan alat dengan menekan tombol On/Off ke posisi Off. Lepaskan semua aksesoris dan letakkan pada tempat semula. Hasil analisa data alat pengujian waktu dilakukan tiap 5 kali pengujian dalam 1 waktu menggunakan stopwatch dengan rata rata error dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Data hasil pegujian waktu i. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Hasil Alat Terapi Sinusitis Dengan Metode Getar Dan Infrared Dalam penyusunannya, alat ini terdiri atas beberapa komponen sebagaimana yang dapat dilihat pada Gambar 7 yang menampilkan tampak depan alat dan aksesoris alat beserta spesifikasinya. Nama alat : Alat terapi sinusitis dengan metode getar dan infrared Fungsi : Untuk memberikan terapi pada penderita sinusitis Tegangan sumber : 5V DC Arus : 1 Ampere Ukuran : 9 x 7 x 3,5 cm Alat . Stopwatch . 5,01 10,01 15,01 Rata-rata Selisih . Error(%) 1,46 0,26 0,15 0,24 0,46 Pengujian motor dilakukan untuk mengetahui kekuatan mode yang dipilih dihubungkan dengan intensitas getaran alat. Hasil pengujian Motor Getar DC dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Data hasil pengujian Motor getar DC Mode/Speed Waktu . Keterangan Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi Pembahasan Sinusitis adalah peradangan pada lapisan selaput lendir yang dapat mengenai beberapa sinus pranasal yang disebabkan oleh trauma, alergi dan infeksi yang mengakibatkan alergi, kelainan anatomi, dan infeksi internal yang membutuhkan perawatan yang Adapun gejala pada sinusitis berupa nyeri pada daerah sinus, hidung tersumbat, sakit kepala, suara serak, batuk, sekret purulen, dan postnasal Dikatakan akut jika infeksi kurang dari 12 minggu dan kronis jika berumur lebih dari 12 Dapat mengobatinya dengan semprotan serta obat obatan yang telah diresepkan dokter namun hal ini dapat berdampak jangka panjang. Maka dalam hal inilah perlu adanya terapi. Rancang bangun alat terapi dengan metode getar dan infrared merupakan alat didesain guna memberikan terapi kepada penderita sinusitis tanpa menggunakan obat-obatan yang dampaknya dapat . ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. Gambar 7. Tampak depan alat, . Probe getar, . probe infrared Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 29 Jul 2025 Submitted: 22-11-2024. Accepted 21-07-2025. Published: 29-07-2025 berjangka panjang pada pasiennya. Alat ini di desain dengan komponen yang sangat sederhana dengan menggunakan motor getar DC dan infrared yang berfungsi sebagai radiasi panas untuk mengurangi nyeri dan membantu proses penyembuhan, sebagai komponen yang dapat memberikan efek terapi pada pasien yang di kontrol oleh Mikrokontroler. Pada tahap awal, proses pembuatan alat ini memerlukan beberapa proses dengan beberapa bahan yaitu. Motor getar DC, infrared. LCD. Papan PCB, saklar On/Of, yang dirangkai sesuai prosedur,lalu pembuatan sistem minimum, membuat program alat pada aplikasi arduino ide untuk nantinya dimasukkan melalui arduino uno, setelah melakukan pembuatan alat dan merancang program sedemikian rupa, maka selanjutnya melakukan pengujian alat dan pengambilan data berupa waktu dan getaran Motor getar DC. Motor getar DC adalah komponen perangkat keras yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan. Seperti namanya, motor DC ini memiliki dua terminal dan dapat bergerak dengan tegangan arus searah. Motor getar DC yang digunakan pada penelitian ini adalah motor getar atau biasa yang disebut vibrator motor yang dapat menghasilkan sebuah getaran, vibrasi yang dihasilkan berupa getaran inilah yang akhirnya dapat memberikan efek pijatan ke pasien. Komponen ini juga bisa digunakan dalam membantu proses terapi fisik untuk meningkatkan peredaran darah, mengurangi nyeri, dan memperbaiki mobilitas. Motor getar DC ini juga memiliki keuntungan beberapa diantaranya yaitu mudah digunakan, pengaturan kecepatan yang fleksibel, dan harganya yang terjangkau. PWM . ulse width modulatio. adalah sebuah teknik modulasi yang digunakan untuk mengubah lebar pulsa . uty cycl. sinyal listrik, dimana semakin besar kecepatan motor maka semakin besar nilai duty cycle dan begitupun sebaliknya. Nilai duty cycle berkisar antara 0 hingga 255, dimana 0% dalam kondisi low berarti motor tidak menerima daya dan 100% dalam kondisi high berarti motor menerima daya penuh. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa Pwm sangat efektif dalam mengatur intensitas getaran yang dihasilkan oleh motor getar DC sehingga meningkatkan efektivitas Adapun pada pengaturan getaran motor getar DC menggunakan PWM . ulse width modulatio. dari nilai terendah yaitu 0 hingga 255. Nilai tersebut dibagi menjadi 5 bagian dan dimasukkan ISSN 3062-8474 . edia onlin. Online at https://ejournal. ke pemrograman dengan nilai mode/speed 1 yaitu 50,mode 2 yaitu 121, mode 3 yaitu 150, mode 4 195 dan yang terakhir mode 5 dengan nilai 225. Berdasarkan dari pada tabel 4. 1 menunjukan getaran yang dihasilkan mode 1 menghasilkan efek getaran sangat rendah/tidak terasa, mode 2 rendah/tidak terasa, mode 3 sedang/terasa, mode 4 tinggi/sangat terasa dan mode 5 tinggi/terasa kurang Pengambilan data yang dilakukan berupa waktu dari alat hasil modul dan stopwatch untuk mengetahui keakurasian alat yang telah dibuat. Setelah alat dinyalakan alat hasil modul dan bersampingan dengan settingan waktu dengan kenaikan 5 yaitu pada waktu 5 menit,10 menit dan 15 menit. Alat dan stopwatch ditekan secara bersamaan dan ditandai dengan buzzer berbunyi pada alat maka alat telah mencapai nilai yang telah Proses pengambilan data dilakukan sebanyak 5 kali tiap satuan waktu dengan total 15 kali, data hasil uji alat dapat dilihat pada tabel 4. pada hasil data yang telah didapatkan bahwa perbedaan alat 1 hingga 2 detik dengan stopwatch dengan error maksimal 0,66% dan nilai rata-rata Error 0,24%. Berdasarkan tabel dari beberapa analisa data diperoleh bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara alat hasil modul dan alat IV. KESIMPULAN Setelah melakukan perancangan dan pembuatan hasil alat ini, dapat disimpulkan bahwa : Telah berhasil dirancang alat terapi sinusitis Mengunakan motor getar DC yang dapat memberikan efek pijatan dan cahaya sinar infrared untuk mengurangi nyeri dan memberikan efek relaksasi pada pengguna. Efek pijatan yang dihasilkan dengan cara mengatur menggunakan PWM dari mode rendah hingga tinggi, yang menghasilkan 5 bagian UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kepada Laboratorium Workshop Prodi D-i Teknologi Elektro-Medis Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya telah Jurnal Nasional Teknomedik | Vol. No. 1, 29 Jul 2025 Submitted: 22-11-2024. Accepted 21-07-2025. Published: 29-07-2025 memnerikan sarana dan prasarana dalam penyelesaian penelitian ini. Serta terima kasih kepada pihak yang telah berkontribusi pada penyelesaian penelitian dan artilel ini. Medicine. https://doi. org/10. 1109/iThingsGreenCom-CPSCom-SmartData. REFERENSI