PENGEMBANGAN KOMPETENSI LANJUTAN PROGRAM STUDI DIPLOMA IV TRANSPORTASI DARAT KE JENJANG MAGISTER TERAPAN Asrizal. ATD. MT Dosen STTD Jl. Raya Setu No. Bekasi Telp. /Fax : . 8254640 DR. Gloria Novita. MT Dosen STTD Jl. Raya Setu No. Bekasi Telp. /Fax : . 8254640 Dessy Angga A. Dosen STTD Jl. Raya Setu No. Bekasi Telp. /Fax : . 8254640 Sabrina Handayani. MT Dosen STTD Jl. Raya Setu No. Bekasi Telp. /Fax : . ABSTRACT STTD as an official higher education institution under the BPSDM Ministry of Transportation has a mandate to manage study programs according to their main tasks and functions in meeting HR needs. In an effort to produce professional human resources to handle service needs and the development of land transportation systems both at national and global levels. STTD has put in place a strategic plan for 2015-2023 education development in the framework of the comprehensive understanding of land transportation knowledge and technology. In line with that, the Applied Transport Master Program is in the Master Plan for the Development of STTD and at the same time is in line with the STTD Land Transportation Polytechnic Academic Manuscript which is currently in progress. With the Polytechnic institutional form, namely vocational education, the appropriate form is an applied master. The opportunity is quite large considering that currently there is no Applied Transport Master in Indonesia. Keywords: Educational Institutions. Competency Development, applied masters ABSTRAKSI STTD sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi kedinasan di bawah BPSDM Kementerian Perhubungan mempunyai mandat untuk mengelola program studi sesuai tugas pokok dan fungsi dalam memenuhi kebutuhan SDM. Dalam upaya menghasilkan SDM professional untuk menangani kebutuhan layanan dan pengembangan sistem transportasi darat baik pada tataran nasional maupun global. STTD telah meletakkan rencana strategis pengembangan pendidikan 2015-2023, dalam kerangka pengeuasan pengetahuan dan teknologi transportasi darat yang utuh. Sejalan dengan itu. Program Magister Terapan Transportasi ada di dalam Rencana Induk Pengembangan STTD dan sekaligus juga sejalan dengan Naskah Akademik Politeknik Sekolah Tinggi Transportasi Darat STTD yang sedang berproses. Dengan bentuk kelembagaan Politeknik, yaitu pendidikan vokasi ini, maka bentuk yang sesuai adalah magister terapan. Peluang yang dimiliki cukup besar mengingat saat ini di Indonesia belum terdapat Magister Terapan Transportasi. Kata Kunci : Lembaga Pendidikan. Pengembangan Kompetensi, magister PENDAHULUAN Dalam upaya menghasilkan SDM professional untuk menangani kebutuhan layanan dan pengembangan sistem transportasi darat baik pada tataran nasional maupun global. STTD telah meletakkan rencana strategis pengembangan pendidikan 2015-2023 dalam kerangka pengeuasan pengetahuan dan teknologi transportasi darat yang utuh. Terapan Transportasi adalah penerapan prinsipprinsip saintifik dan teknologi untuk merencanakan, merancang fungsi dan operasi serta fasilitas untuk setiap moda transportasi agar dapat menyediakan pergerakan manusia dan barang secara aman, efisien, cepat, nyaman, dan ekonomis. Keilmuan dari Transportasi bersumber dari berbagai disiplin ilmu yang menjadi pendekatan yaitu Perencanaan Transportasi (Public Transpor. Rekayasa Lalu Lintas (Traffic Engineerin. Angkutan Umum (Public Transpor. Keselamatan Transportasi (Transport Safet. Rekayasa Kendaraan (Vehicle Engineerin. Hukum Transport (Transport La. Ekonomi Transport (Transport Economi. Administrasi Publik (Public Administratio. Transport Multi Moda dan Inter Moda (Multi Mode and Inter Mode Transportatio. Kuantifikasi dan Komputasi Transportasi (Quantification and Computation Transpor. Berdasarkan posisi pengembangan ilmu dan teknologi di bidang transportasi tersebut, maka Rencana Strategis STTD 2015-2023 akan mencakup pengembangan di bidang sistem Sejalan dengan itu. Program Magister Terapan Transportasi ada di dalam Rencana Induk Pengembangan STTD dan sekaligus juga sejalan dengan Naskah Akademik Politeknik Sekolah Tinggi Transportasi Darat STTD yang sedang berproses. Dengan bentuk kelembagaan Politeknik, yaitu pendidikan vokasi ini, maka bentuk yang sesuai adalah magister terapan. Peluang yang dimiliki cukup besar mengingat saat ini di Indonesia belum terdapat Magister Terapan Transportasi. TUJUAN PENELITIAN Tujuan dilaksnakannya penelitian ini meliputi: Menganalisis Profil Lulusan D. IV Transportasi Darat saat ini dan kebutuhan profil dengan kompetensi lanjutan Menyusun Pemetaan Capaian Pembelajaran sesuai Profil Lulusan Magister Terapan Transportasi Menyusun Kurikulum dan Silabi Magister Terapan Transportasi Kaitan antara pendidikan Akademik dan Pendidikan Vokasi/Profesi Kaitan antara pendidikan Akademik dan Pendidikan Vokasi/Profesi METODOLOGI PENELITIAN POLA PIKIR PENELITIAN Saat ini telah STTD telah menyelenggarakan program studi D. IV Transportasi Darat dan berdasarkan kebutuhan kompetensi kerja, diperlukan program studi lanjutan untuk mengembangkan kompetensi lulusan dari D. IV Transportasi Darat. Saat ini sebagian dari lulusan D. IV Transportasi Darat telah melanjutkan studi di magister, tetapi magister yang mengikuti alur pendidikan akademik, dan bukan pendidikan vokasi. Untuk kelanjutan studi D IV Transportasi Darat yang merupakan pendidikan vokasi, yang komposisi praktek lebih dominan disbanding teori, maka dipandang bahwa studi lanjutan yang paling tepat untuk Diploma IV Transportasi Darat adalah Magister Terapan. Untuk itu perlu tahapan penelitian sebagai benih dari pembentukan program studi Magister Transportasi. METODE PENGUMPULAN DATA Pada penelitian ini dibutuhkan data primer dan sekunder sebagai berikut: Data Primer: Data Pelacakan Lulusan/ Tracer Study berupa kompetensi real di bidang tugas yang dialami dan dirasakan oleh lulusan D. IV Transportasi Darat Data Umpan Balik Alumni dan Stakeholder Pengguna lulusan melalui Wawancara Data Sekunder : Peraturan dan Perundang-undangan terkait Pendidikan Tinggi. BNSP dan SKKNI Data Hasil Inventarisasi Kurikulum dan Capaiakan Pembelajaran dan kurikulum program studi pembanding yang relevan . erapan dan Peraturan dan Kebijakan yang relevan dengan STTD. BPSDM. Kementerian Perhubungan Literatur dan penelitian yang relevan METODE ANALISIS Analisa Data pada penelitian dilakukan dengan Studi Literatur terhadap Analisa Hasil Tracer Study dan Wawancara Pengguna Lulusan Kompilasi Data Prodi relevan pembanding dan Posisioning Analisa Penyusunan Kurikulum Luaran yang dihasilkan dari penelitiuan berupa Rumusan Profil Lulusan Magister Terapan Transportasi STTD. Capaian Pembelajaran Magister Terapan Transportasi STTD. Kurikulum Magister Terapan Transportasi Deskripsi Pembelajaran Magister Terapan Transportasi PERUMUSAN PROFIL LULUSAN Berdasarkan hasil analisis kondisi eksisting lulusan Program Studi D. Transportasi darat yang menghasilkan data tentang kebutuhan kompetensi lanjutan bagi para lulusan, dan analisis posisi Program Studi S2 Transportasi memiliki fokus yang berbeda dengan Program Studi S2 Transportasi serumpun ilmu di 7 universitas tersebut di atas. Maka penyusunan Program Studi S2 Transportasi di STTD memiliki kemampuan lulusan (Profil Lulusa. antara lain: Ahli Pemodelan Transportasi Ahli Rekayasa Lalu Lintas Ahli Integrasi Inter dan Antar Moda Ahli Sistem Operasional Angkutan Umum PERUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN Berdasarkan profil lulusan, maka dirumusakan Capaian pembelajaran dengan descriptor Capaian Pembelajaran Program Studi S2 Transportasi sebagaimana ditunjukkan pada Tabel IV. 5 berikut ini Deskriptor Capaian Pembelajaran Magister Terapan Keterangan Umum Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Transportasi Darat Fakultas/Sekolah/Jurusan Transportasi Nama Program Studi/Jenjang S2 Transportasi Bidang Keilmuan Transportasi Penyusun Deskriptor Calon Ketua Program Studi II. Kualifikasi Hasil Pendidikan Program Studi Yang Berwenang Dalam Menteri Riest Teknologi dan Pendidikan Tinggo Menetapkan Kualifikasi dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Mekanisme Penetapan Kualifikasi Senat yang dipimpin oleh Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat Draf penetapan kualifikasi diajukan ke rapat senat untuk dibahas dan disahkan oleh senat yang dipimpin oleh Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat. Capaian Pembelajaran Dan Kompetensi Program Studi S2 Transportasi Sekolah Tinggi Transportasi Darat menetapkan standar kualifikasi Hasil Pendidikan (Learning Outcome. yang mencakup berikut : Setiap lulusan memiliki sikap sebagai berikut: bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan. Menginternalisasi etos kerja yang berintegritas, prima, profesional, inovatif dan beretika dalam melayani. Setiap lulusan menguasi pengetahuan yang mencakup : Menguasai konsep teoritis, tata ruang dan aplikasinya pada sistem tata guna lahan transportasi. Menguasai konsep perencanaan dan arus lalu lintas angkutan jalan. Mengetahui konsep teoritis menghitung kebutuhan fasilitas perlengkapan jalan dan pengendalian simpang. Mengetahui konsep teoritis menghitung kebutuhan sarana, prasarana Angkutan Umum, dan mengembangkan sistem pengoperasian angkutan umum Mengetahui konsep teoritis metode, prinsip, dan optimalisasi sistem transportasi nasional, wilayah, perkotaan yang meliputi cakupan jaringan simpul, jaringan prasarana, dan pelayanan transportasi. Menguasai konsep teoritis, dan metode pemodelan sistem yang terintegrasi antara simpul transportasi. Menguasai aplikasi matematika rekayasa, prinsip rekayasa, dan aplikasi Menguasai konsep teoritis dan teknik perencanaan dan pemodelan transportasi berbasis permintaan . ransport demand modellin. Menguasai wawasan tentang teknologi terkini dan termaju di bidang transportasi jalan. Setiap lulusan memiliki ketrampilan umum sebagai berikut: mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan. mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dan menganalisis data dengan beragam metode sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku. mampu menyusun laporan hasil dan proses belajar secara akurat dan mengkomunikasikannya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan. mampu bekerja sama, berkomunikasi dan berinovasi dalam pekerjaannya. mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada dibawah tanggung jawabnya mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untukmenjamin kesahihan dan mencegah plagiasi mampu beradaptasi, bekerja sama, berkreasi dan berkontribusi dan berinovasi dalam menerapkan ilmu pengetahuan pada kehidupan bermasyarakat serta mampu berperan sebagai warga dunia yang berwawasan global. mampu meneggakkan integritas akademik secara umum dan mencegah terjadinya praktik plagiarisme. mampu menggunakan teknologi informasi dalam konteks pengembangan keilmuan dan implementasi bidang keahlian. mampu menggunakan minimal satu bahasa internasional untuk komunikasi lisan dan tulis. Setiap lulusan memiliki ketrampilan khusus sebagai berikut: Mampu merancang dan membangun model sistem transportasi perkotaan, wilayah dan nasional. Mampu mengevaluasi sistem rekayasa lalu lintas dalam lingkup makro dan mikro dan memberikan evaluasi pemecahan masalah terhadap penerapan rekayasa lalu Mampu merancang rekayasa lalu lintas. Mampu mengimplementasikan dan mengevaluasi kinerja jaringan angkutan umum, kinerja operasional angkutan umum, dan kinerja kepengusahaan angkutan umum serta mengembangkan manajemen angkutan umum. Mampu mengintegrasikan aspek sarana dan prasarana transportasi baik inter maupun antar moda dalam pengoperasian, dan pelayanan. PEMBENTUKAN MATA KULIAH Rumpun Keilmuan Bidang ilmu Program Studi DIV S2 Transportasi Terapan mempunyai bidang ilmu yang berkaitan antara materi pokok Program Studi dengan bidang ilmu seperti dibawah ini: Rumpun Keilmuan Bidang ilmu Sipil dan Eko Mana Lingkungan Elektro Transport Mesin Sistem Transportasi Oo Oo Rekayasa Lalu Lintas Oo Oo Oo Oo Perencanaan berbasis integrasi Bahan Kajian yang diturunkan dari Capaian Pembelajaran (CP) Perumusan bahan kajian memiliki esensi penting untuk mencapai Learning Outcomes (LO) terutama yang terkait dengan penguasaan kemampuan ketrampilan khusus. Setiap bahan kajian akan dijabarkan lebih lanjut dalam penyusunan mata kuliah yang terkait dengan bahan kajian ini : Bahan Kajian dari Capaian Pembelajaran Capaian Pembelajaran Bahan Kajian Sikap Ketrampilan Khusus Ketrampil an Umum Konsep aplikasinya pada sistem tata guna lahan Konsep perencanaan dan arus lalu lintas angkutan jalan Konsep teoritis menghitung kebutuhan pengendalian simpang Konsep teoritis menghitung kebutuhan sarana, prasarana Angkutan Umum, dan mengembangkan sistem pengoperasian angkutan umum Konsep teoritis metode, prinsip, dan Konsep teoritis, dan metode pemodelan sistem yang terintegrasi antara simpul Aplikasi matematika rekayasa, prinsip rekayasa, dan aplikasi statistic . ransport demand modellin. Menguasai teknologi terkini dan termaju di bidang transportasi jalan Bahan kajian dengan kebutuhan mata kuliah: Kaitan antara Bahan Kajian dari Mata Kuliah MATA KULIAH BAHAN KAJIAN Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi Transportasi dan Tata Guna Lahan BAHAN KAJIAN MATA KULIAH Ekonomi Transportasi Sistem Angkutan Umum Lalu Lintas dan Pergerakan Manajemen Prasarana Transportasi Metodologi Penelitian Metode Analisis Transportasi Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan Keselamatan Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Teori Pengambilan Keputusan (OR) Mata Kuliah yang mengait pada Bahan Kaiian Bahan Kajian Mata Kuliah Konsep teoritis, tata ruang dan Perencanaan dan Pemodelan Transportasi aplikasinya pada sistem tata guna Perencanaan dan Kebijakan Transportasi lahan transportasi Transportasi dan Tata Guna Lahan Sistem Angkutan Umum Lalu Lintas dan Pergerakan Manajemen Prasarana Transportasi Metode Analisis Transportasi Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan Keselamatan Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Kebijakan Publik Konsep perencanaan dan arus lalu Perencanaan dan Pemodelan Transportasi lintas angkutan jalan Perencanaan dan Kebijakan Transportasi No Bahan Kajian Mata Kuliah Transportasi dan Tata Guna Lahan Sistem Angkutan Umum Lalu Lintas dan Pergerakan Manajemen Prasarana Transportasi Metode Analisis Transportasi Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Keselamatan Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Konsep Perencanaan dan Pemodelan Transportasi kebutuhan fasilitas perlengkapan Transportasi dan Tata Guna Lahan jalan dan pengendalian simpang Lalu Lintas dan Pergerakan Manajemen Prasarana Transportasi Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan Keselamatan Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Kebijakan Publik Konsep Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi Angkutan Umum, pengoperasian angkutan umum Transportasi dan Tata Guna Lahan Ekonomi Transportasi Sistem Angkutan Umum Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan Keselamatan Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Kebijakan Publik Konsep teoritis metode, prinsip, dan Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi nasional, wilayah, perkotaan yang Transportasi dan Tata Guna Lahan meliputi cakupan jaringan simpul. Ekonomi Transportasi jaringan prasarana, dan pelayanan Sistem Angkutan Umum No Bahan Kajian Mata Kuliah Lalu Lintas dan Pergerakan Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Sistem Transportasi Terpadu Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Kebijakan Publik Konsep Perencanaan dan Pemodelan Trasportasi pemodelan sistem yang terintegrasi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi antara simpul transportasi Transportasi dan Tata Guna Lahan Sistem Angkutan Umum Metode Analisis Transportasi Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Sistem Transportasi Terpadu Teori Pengambilan Keputusan (OR) Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Aplikasi Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi Metodologi Penelitian Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan Sistem Transportasi Terpadu Teori Pengambilan Keputusan (OR) Konsep Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi Transportasi dan Tata Guna Lahan ransport demand modellin. Ekonomi Transportasi Sistem Angkutan Umum Lalu Lintas dan Pergerakan Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Teori Pengambilan Keputusan (OR) Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Konsep wawasan tentang teknologi Perencanaan dan Kebijakan Transportasi terkini dan termaju di bidang Sistem Angkutan Umum transportasi jalan Manajemen Prasarana Transportasi No Bahan Kajian Mata Kuliah Metodologi Penelitian Sistem Transportasi Cerdas Manajemen dan Rekayasa Lalu lintas Infrastruktur Transportasi Berkelanjutan Keselamatan Lalu Lintas Sistem Transportasi Terpadu Teori Pengambilan Keputusan (OR) Rekayasa Sistem Pelayanan Angkutan Barang Kebijakan Publik STRUKTUR KURIKULUM Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Beban studi pada kurikulum program Magister terapan adalah 36-50 sks termasuk tesis, setelah program Diploma IV . dimana kemampuan wajib program studi 9 sks, kemampuan wajib minat 6-12 sks, kemampuan wajib pilihan 13-21 sks dan kegiatan mandiri berupa penyusunan tesis sebesar: 8 sks termasuk beban seminar dan penulisan artikel Jumlah maksimal sks yang dapat diikuti oleh mahasiswa per semester adalah 16 . nam bela. Keseluruhan beban studi kurikulum program master dijadwalkan dalam 4 . semester dan dalam pelaksanaannya dapat ditempuh dalam waktu sekurang-kurangnya 3 . semester dan selama-lamanya 10 . Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Menganalisis Profil Lulusan D. IV Transportasi Darat saat ini meliputi Perencana Transportasi. Perekayasa Sistem Transportasi Darat. Perekayaasa Angkutan Umum. Perencana Sistem SImpul dan Integrasi Antar Moda Berdasarkan kebutuhan pemenuhan tugas pokok dan fungsi, maka dibutuhkan komptenesi lanjutan melalui pendidikan program magister transportasi, untuk dpat meningkatkan kinerja dari lulusan D. Transportasi Darat Berdasarkan Pemetaan, maka Capaian Pembelajaran yang sesuai dengankebutuhan kerja adalah pendidikan Magister Terapan Transportasi, yaitu pada jalur Pendidikan Vokasi, dengan profil sebagai Ahli Pemodelan TransportasiAhli Rekayasa Lalu Lintas. Ahli Integrasi Inter dan Antar Moda. Ahli Sistem Operasional Angkutan Umum. Berdasarkan Profil tersebut diperoleh Capaian Pembelajaran Program Magiister yang mmiliki kriteria sikap, pengetahuan, keterampilan umum dan ketrampilan khusus yang mendukung kualitas kerja setelah lulus. SARAN Mengingat mendesaknya kebutuhan penyenelnggaraan program studi, maka untuk melengkapi bahasan, maka diperlukan penelitian lanjutan yang mendukung argument kelayakan Sekolah Tinggi Transportasi Darat dalam membentuk program studi Magister Terapan Transportasi Studi Kelayakan tersebut merupakan bagian penting untuk mewujudkan rencana startegis pengembangan Sekolah Tinggi Transportasi Darat. Daftar Pustaka