Analisis Penerapan Target Costing Dalam Pengendalian Biaya Produksi Untuk Efisiensi Proses Produksi Pada UD. Sumber Rejeki Treysia Yuliani Lomboan Corresponding author: treysialomboan064@student. Sam Ratulangi University - Indonesia Rudy J. Pusung Sam Ratulangi University - Indonesia Syermi S. Mintalangi Sam Ratulangi University - Indonesia DOI 58784/mbkk. Keywords target costing production cost JEL Classification M41 L21 Received 10 September 2025 Revised 19 September 2025 Accepted 22 September 2025 Published 23 September 2025 ABSTRACT To be able to get maximum profit is the general goal of a Cost is one of the factors that affect profit, so the company must understand the financing process properly in order to maximize profit and reduce production costs. The purpose of this study is to determine how the application of target costing as a tool to control production costs and how the application impacts UD. Sumber Rejeki. The research method used is qualitative research that uses descriptive analysis. using the target costing method, it can have an impact on increasing profits where the profit obtained by the company was previously 50% and increased to 60% after the target costing method was applied, in accordance with the company's expectations. A2025 Treysia Yuliani Lomboan. Rudy J. Pusung. Syermi S. Mintalangi This work is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License. Pendahuluan Persaingan bisnis saat ini semakin meningkat dan kompetitif di berbagai industri. Konsumen akan lebih selektif saat memilih produk atau jasa karena perkembangan teknologi yang pesat. Dalam menjangkau konsumen, harga jual dari sebuah perusahaan pesaing dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam persaingan Pada penentuan harga jual inilah akuntan manajemen berperan penting membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan yang akan menghasilkan informasi yang diperlukan oleh manajemen seperti informasi biaya produksi untuk dapat Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. melakukan perhitungan mengenai laba yang akan dihasilkan produk tersebut serta untuk menetapkan tindakan yang harus diambil dalam mendorong efisiensi sebuah produk. Perusahaan dapat melakukan pengendalian biaya dengan menghitung menggunakan metode target costing, yang merupakan sistem akuntasi biaya yang memungkinkan manajemen melihat kemajuan yang dicapai dalam mengurangi biaya produk menuju target biaya yang ditetapkan. Dalam menerapkan target costing, departemen produksi, perekayasaan, pemasaran, dan akuntan harus bekerja sama dengan baik. Untuk itu metode target costing dapat diterapkan sebagai alat untuk meminimalisir biaya produksi, sehingga pemilik usaha bisa mengelola biaya dengan baik dan mencapai target yang diinginkan. Tinjauan Akuntansi Eny et al. , menyebutkan bahwa akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses pengidentifikasian, pengesahan, peringkasan dan penyajian data keuangan dasar . ahan olah akuntans. yang terjadi dari kejadian-kejadian, transaksi-transaksi, atau kegiatan operasisuatu unit organisasi dengan cara tertentu untuk menghasilkan informasi yang relevan bagi pihak-pihak yang Kieso et al. , menyebutkan bahwa karakteristik penting dari akuntansi yaitu identifikasi, pengukuran dan mengkomunikasikan informasi keuangan terkait dengan kegiatan ekonomi suatu entitas kepada pihak yang memiliki Akuntansi Manajemen Menurut Kamaroellah . , akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang memiliki tujuan utama menyajikan laporan keuangan unit bisnis atau organisasi tertentu untuk kepentingan pihak internal guna menjalankan proses manajemen termasuk perencanaan, pengambilan keputusan, pengorganisasian serta pengarahan dan pengendalian. Sementara itu, menurut Alamsyahbana et al. , akuntansi manajemen merupakan suatu sistem informasi yang dirancang untuk memberikan data dan laporan kepada pihak internal organisasiAiseperti manajer di bidang keuangan, produksi, serta pemasaranAiguna mendukung proses pengambilan keputusan. Akuntansi Biaya Menurut Julitawaty . , akuntansi biaya adalah proses mengidentifikasi, mencatat, menghitung, meringkas, mengevaluasi dan melaporkan biaya dasar produksi, baik barang maupun jasa dengan menggunakan metode dan sistem tertentu sehingga Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. manajemen dapat secara efektif membuat keputusan bisnis yang Dewi . menyebutkan bahwa, akuntansi biaya adalah mengukur, menganalisis dan melaporkan informasi keuangan dan non keuangan yang terkait dengan biaya perolehan atau penggunaan sumber daya organisasi. Yunita . mengemukakan bahwa pengendalian biaya dilakukan dengan cara membandingkan realisasi aktual dengan anggaran yang telah ditetapkan, guna mengevaluasi efisiensi dan melakukan penyesuaian jika diperlukan Biaya Menurut Purwaji et al. , biaya adalah pengorbanan sumber daya yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau mungkin terjadi dalam upaya perusahaan untuk mendapatkan barang atau jasa. Pengorbanan sumber daya dapat berupa penuruan aset, peningkatan liabilitas atau peningkatan ekuitas. Biaya mencakup semua kebutuhan dari proses produksi hingga proses Dengan kata lain, biaya adalah jumlah dana yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk barang atau jasa. Biaya Produksi Putra . menjelaskan bahwa, biaya produksi yaitu biaya yang ditimbulkan akibat adanya fungsi produksi. Fungsi produksi adalah sebuah kegiatan yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi dan siap untuk dijual. Biaya yang dikeluarkan untuk mengubah bahan baku menjadi produk yang siap untuk dijual yang selanjutnya disebut sebagai biaya produksi, secara garis besar dibagi menjadi tiga komponen yaitu, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Pengendalian Biaya Menurut Matiin . , dalam kaitannya biaya, perusahaan dapat menentukan anggaran biaya atau dalam hubungannya dengan harga pokok perusahaan dapat menghitung harga pokok dimuka . redetermine cos. misalnya dengan harga pokok standar. Pengendalian biaya adalah proses untuk mengidentifikasi, mengurangi atau menghilangkan biaya bisnis yang tidak perlu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan laba dan efisiensi biaya operasional perusahaan. Dengan menerapkan strategi pengendalian biaya yang efektif, maka perusahaan dapat memastikan bahwa mereka dapat beroperasi secara efisien, memaksimalkan keuntungan dan mempertahankan posisi yang kompetitif di pasar. Penentuan Harga Pokok Matiin . menyebutkan bahwa, perusahaan manufaktur sangat memerlukan informasi tentang harga pokok dari produk Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. yang dihasilkan. informasi harga pokok yang ditujukan untuk pihak luar harus menggunakan prinsip yang lazim misalnya memperhitungkan seluruh biaya yang berhubungan dengan pengolahan suatu produk. Harga penentuan pokok adalah proses penting dalam akuntasi biaya yang melibatkan perhitungan biaya total yang terkait dengan produksi barang atau jasa, hal ini penting untuk memastikan bahwa harga produk yang ditetapkan mencakup semua biaya yang terkait dan memungkinkan perusahaan untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Target Costing Menurut Aripin dan Negara . , target costing adalah suatu sistem untuk mendukung proses pengurangan biaya dalam tahap pengembangan dan perencanaan produk tertentu, perubahan modal secara penuh ataupun perubahan modal secara teratur. Selanjutnya Aripin dan Negara . juga menjelaskan bahwa proses target costing secara luas dapat dibagi dalam lima tahap yaitu: 1 Perencanaan perusahaan, dimulai dengan melakukan penelitian pasar untuk mengetahui keinginan atau kebutuhan pelanggan, harga pasar yang berlaku dan volume produksi yang 2 Pengembangan proyek produk baru tertentu, pada tahap ini departemen perencanaan memberikan informasi kepada departemen perencanaan perekayasaan tentang jenis produk baru yang ingin dikembangan dan isi perubahan model atay rancangan model yang didasarkan atas riset pasar. 3 Penentuan rencana dasar untuk produk baru tertentu, pada tahap ini manajer produk menentukan rancangan rencana produk dasar dan departemen manajemen biaya menaksir biaya dan menyelidiki kemampuan mencapai laba yang ditargetkan. 4 Rancangan produk, pada tahap ini departemen rancangan menyusun draft blueprint percobaan untuk sekumpulan target cost untuk setiap komponen. 5 Rencana pemindahan produk, setelah produk baru yang akan diproduksi ditentukan, kondisi peralatan mulai diperiksa dan departemen biaya menaksir biaya blueprint. Menurut Ayu et al. , target costing menargetkan biaya produk dengan berdasarkan pada harga jual yang dibayar dibayar Rumus target costing adalah sebagai berikut: Target costing = Harga Target Ae Laba Target Sumber : Ayu et al. Laba Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Menurut Ervina et al. , laba dalam akuntansi didefinisikan sebagai jumlah dari harga produksi dan harga jual. Secara umum, laba didefinisikan sebagai jumlah dari pendapatan biaya-biaya yang disebutkan diatas selama periode relevan. laba yang berhasil dihasilkan oleh sebuah bisnis adalah salah satu komponen kundi dari pekerjaan dan berfungsi sebagai panduan bagi investor atau kreditor ketika mereka membuat keputusan tentang melakukan investasi atau memberikan kredit. Unsur-Unsur Laba Berikut empat elemen utama pada laba menurut Maruta . Pendapatan . , adalah arus masuk atau peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajibannya . tau kombinasi dari keduany. dari penyerahan atau produksi suatu barang, pemberian jasa atau aktivitas lain yang merupakan usaha terbesar yang sedang dilakukan entitas tersebut. Beban . , adalah arus keluar atau penggunaan lain dari aktiva atau timbulnya kewajiban . tau kewajiban keduany. dari penyerahan atau produksi suatu barang, pemberian jasa atau aktivitas lain yang merupakan usaha terbesar atau usaha pertama yang sedang dilakukan entitas tersebut. Keuntungan . , adalah peningkatan dalam ekuitas dari transaksi sampingan atau transaksi yang terjadi sesekasli dari suatu entitas dan dari semua transaksi. Kerugian . , adalah penuruan dalam ekuitas dari transaksi sampingan atau transaksi yang terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggambarkan masalah atau objek bagaimana masalah penerapan target costing dalam pengendalian biaya produksi untuk efisiensi proses Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Menurut Sugiyono . , data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data, sedangkan data sekunder adalah sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpulan data. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan tahapan proses analisis sebagai berikut: Pengumpulan data, dilakukan melalui wawancara dengan pemilik dan karyawan, observasi dan dokumentasi tentang biaya yang perlukan dalam penelitian. Pengelompokan data, data yang telah diperoleh dikelompokkan kedalam perhitungan harga biaya bahan baku, tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik untuk menghitung harga jual produk. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Penentuan pendekatan . arget costin. , yang ingin dikeluarkan dapat dihitung dengan mengambil harga jual yang dapat diterima pelanggan, lalu dikurangi dengan yang dicapai. Rekayasa nilai . alue engineerin. , untuk mengidentifikasi cara yang dapat mengurangi biaya produlsi, kemudian menghitung biaya yang dikeluarkan setelah rekayasa nilai dilakukan. Menarik kesimpulan, kesimpulan ditarik dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dan Hasil Berdasarkan data yang diperoleh maka identifikasi biaya produksi selama satu bulan yaitu bulan Maret 2. Table 1. menunjukkan total penjualan dari masing-masing produk per Tabel 1. Total Penjualan Produk Usaha UD. Sumber Rejeki Bulan Maret Jenis Produk Penjualan Harga Per Unit (R. Total (R. Tahu Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025. Biaya produksi Biaya bahan baku langsung Tabel 2. menunjukkan biaya bahan baku langsung yang dihabiskan perusahaan untuk memproduksi Tahu selama bulan Maret 2025 Tabel 2. Biaya Bahan Baku Langsung Tahu Kuantitas (Per Nama Bahan Baku Bula. Kedelai 000 kg Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025 Harga (R. Total per Bulan (R. Biaya Tenaga Kerja Langsung Tabel 3 menunjukkan biaya tenaga kerja langsung dari karyawan selama Bulan Maret 2025. Tabel 3. Biaya Tenaga Kerja Langsung Jumlah Karyawan Biaya per Orang (R. Total per Hari (R. Jumlah Hari Kerja (R. 4 orang 30 hari Total per Bulan (R. Total per Hari x Jumlah HK Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025. Biaya Overhead Pabrik Tabel 4 menunjukkan total biaya overhead pabrik . iaya teta. yang dikeluarkan perusahaan untuk satu bulan selama Bulan Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Maret 2025. Tabel 4. Biaya Overhead Pabrik (Biaya Teta. Keterangan Listrik Air Kulit pala Total Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025. Jumlah (R. Tabel 5 menunjukkan total biaya overhead pabrik . iaya pemeliharaa. yang dikeluarkan perusahaan untuk satu bulan selama Bulan Maret 2025. Tabel 5. Biaya Overhead Pabrik (Biaya Pemeliharaa. Jumlah Keterangan Total per Bulan (R. Mesin produksi Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025. Tabel 6 menunjukkan biaya angkut selama Bulan Maret 2025. Tabel 6. Biaya Overhead pabrik (Biaya Angku. Keterangan Jumlah Kendaraan Liter per Hari Harga per Liter (R. Biaya per Hari (R. Biaya per Bulan (R. Bensin Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025. Tabel 7 menunjukkan total biaya overhead pabrik yang dikeluarkan perusahaan untuk satu bulan selama Bulan Maret 2025. Tabel 7. Total Biaya Overhead Pabrik Keterangan Biaya Tetap Biaya Pemeliharan Mesin Biaya Angkut Total Sumber: UD. Sumber Rejeki, 2025. Jumlah (R. Pembahasan Penerapan Target Costing Analisis Harga Pasar Perusahaan dapat memproduksi 10. 000 Tahu dalam satu hari kerja, dalam sebulan . hari kerj. pabrik dapat memproduksi 000 Tahu dengan total penjualan Rp. Target Laba Perusahaan ingin meningkatkan laba menjadi 60% dari Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. sebelumnya yang sebesar 50%. Menentukan Target Biaya (Target Costin. Target biaya dari produk dapat dihitung dengan perhitungan sebagai berikut: Target Biaya = Harga Jual Ae Target Laba Target biaya Per produk Per bulan = Harga jual - Target laba = Rp 500 - . % x Rp 5. = Rp 500 - Rp 300 = Rp 200 = Rp 200 = Rp 200 x 300. 000 buah = Rp 60. Melakukan Rekayasa Nilai (Value Engineerin. Perekayasaan nilai merupakan suatu aktivitas yang diperlukan untuk mengetahui apakah komponen dalam suatu produk dapat dikurangi biayanya tanpa mengurangi fungsi atau kualitas produk tersebut, peneliti melakukan diskusi dengan perusahaan mengenai komponen biaya yang dapat dikurangi. Menurut hasil wawancara, perusahaan dapat mengurangi biaya produksi dengan memperoleh beberapa bahan baku dari supplier yang berbeda atau dengan produk yang lebih murah dengan kualitas yang sama. Tabel 8. menunjukkan biaya bahan baku Tahu sebelum dan sesudah dilakukan rekayasa nilai. Tabel 8. Biaya Bahan Baku Tahu Sebelum dan Sesudah Rekayasa Nilai Sebelum Rekayasa Nilai Sesudah Rekayasa Nilai Nama Kuantitas Harga Harga Bahan Baku per Bulan Total (R. Total (R. (R. (R. Kedelai 000 Kg Total Selisih Sumber: Data olahan, 2025. Perbandingan sebelum dan sesudah penerapan target costing Tabel 9. menunjukan total biaya Tahu baik sebelum maupun sesudah penerapan target costing. Biaya produksi turun sebesar Rp. Biaya overhead pabrik dan biaya tenaga kerja langsung tidak mengalami perubahan karena peneliti telah menentukan bahwa biaya yang dapat dilakukan rekayasa nilai hanyalah untuk biaya bahan baku. Harga pokok produksi dapa turun dari Rp. menjadi Rp. 198, memenuhi target biaya 200. Tabel 9. Perbandingan Biaya Tahu Sebelum dan Sesudah Penerapan Target Costing Jumlah Sebelum Jumlah Sesudah Keterangan Target Costing Target Costing Kedelai Total Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Langsung Total Biaya Tenaga Kerja Listrik Air Kulit Pala Total Biaya Overhead Pabrik Total Total Produksi HPP per Unit Sumber: Data olahan, 2025. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 Rp 000 buah 000 buah 316 Rp Tabel 10. menampilkan laporan laba rugi perusahaan baik sebelum maupun sesudah penerapan target costing. Setelah penerapan target costing, biaya produksi berkurang dari Rp. 000 menjadi Rp. Laba meningkat melewati dari Tabel 10. Perbandingan Laporan Laba Rugi Sebelum dan Sesudah Penerapan Target Costing UD. Sumber Rejeki Laporan Laba Rugi Per 30 Maret 2025 Sebelum Target Costing Sesudah Target Costing Penjualan HPP Laba Bersih Persentase Laba Sumber: Data olahan, 2025. Rp 150. (Rp 95. Rp 55. Rp 150. (Rp 59. Rp 90. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka ditarik kesimpulan bahwa metode target costing sebagai alat pengendalian biaya produksi dapat meningkatkan laba perusahaan. Penggunaan metode target costing benar-benar berdampak pada peningkatan laba perusahaan melalui biaya produksi yang efisien. UD. Sumber Rejeki ingin meningkatkan laba perusahaan sebesar 10% dari sebelumnya. Dari perhitungan sebelumnya, perusahaan hanya mendapatkan laba sebesar 50%, dan setelah menerapkan target costing, perusahaan dapat meningkatkan laba sebesar 10% hingga mencapai laba sebesar Daftar Alamsyahbana. Irawan. Zandra. Hendri. , & Armansyah. Akuntansi manajemen. CV Azka Pustaka Aripin. & Negara. Akuntansi manajemen. Deepublish. Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat Vol. 3 No. Hal. Ayu. Suhendro. , & Wijayanti. Analisis penerapan target costing dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi singleface pada PT. Hilal Gemilang Khair. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 10. , https://doi. org/10. 37676/ekombis. Eny. Nurulitasari. Usnan. Teori akuntansi. Gerbang Madia Aksara. Ervina. Zuhra. Werastuti. Amani. Agustina. A, . Wahidahwati. Rohmatunnisa. Murniati. Suharsono. Saleh. Hanafie. , & Dura J. Teori Media Sains Indonesia. Dewi. Akuntansi Umsida Press. https://doi. org/10. 21070/2019/978-623-6833-85-8 Julitawaty. Akuntansi biaya. Yayasan Kita Menulis. Kamaroellah. Akuntansi manajemen pendidikan. CV. Jakad Madia Publishing. Kieso. D,E. Weygandt. J,J. , & Warfield. Intermediate Accounting: IFRS Edition, 4th Edition. John Wiley and sons. Matiin. Akuntansi biaya. CV. Bintang Semesta Media. Maruta. Analisis perubahan laba kotor sebagai alat evaluasi penyebab naik turunnya laba perusahaan. JAS (Jurnal Akuntansi Syaria. , 3. , https://doi. org/10. 46367/jas. Purwaji. Wibowo. Muslim. Akuntansi biaya. Salemba Empat. Putra. Akuntansi biaya: Pedoman terlengkap analisis dan pengendalian biaya produksi. Anak Hebat Indonesia. Sugiyono, . Metode penelitian kualitatif : untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta. Yunita. Administrasi biaya. Universitas Terbuka.