e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 EFEKTIVITAS TIK DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI EDUKATIF ANTARA MURID DAN GURU Azkiya Zahrul Asmi Eltsany*1. Ihdi Fuadi2. Apriliantoni3 Universitas Islam 45 Bekasi *Corresponding Author: azkiya_zahrul@unismabekasi. Author Email: azkiya_zahrul@unismabekasi. id1, ihdi_fuadi@unismabekasi. aprilliantoni@unismabekasi. Submitted: 21 May 2025 Accepted: 20 June 2025 Published: 23 June 2025 ABSTRAK Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah secara signifikan mengubah dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan interaksi edukatif antara murid dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas TIK dalam meningkatkan interaksi edukatif, mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi yang terbentuk, serta mengungkap tantangan dan strategi dalam pemanfaatan TIK. Dengan menggunakan metode kajian pustaka dan analisis kritis terhadap sumber-sumber relevan, temuan menunjukkan bahwa penggunaan TIK secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, mempercepat responsivitas guru, dan memberikan kesempatan belajar yang fleksibel. Bentuk interaksi yang muncul meliputi diskusi interaktif, kolaborasi proyek, dan umpan balik instan. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kurangnya literasi digital, dan motivasi masih menjadi hambatan utama. Strategi untuk meningkatkan efektivitas TIK mencakup pelatihan literasi digital, pengembangan infrastruktur, desain pembelajaran adaptif, dan dukungan psikososial. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi TIK secara optimal dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan efektif, serta berkontribusi penting dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Kata Kunci: Teknologi Informasi dan Komunikasi. Interaksi edukatif. Pembelajaran digital. Efektivitas TIK. Pendidikan abad ke-21. -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRACT The development of Information and Communication Technology (ICT) has significantly transformed education, particularly in enhancing educative interaction between students and teachers. This study aims to analyze the effectiveness of ICT in improving educative interaction, identify the forms of interaction formed, and reveal the challenges and strategies in ICT utilization. Using a literature review and critical analysis of relevant sources, the findings show that ICT use significantly increases student engagement, accelerates teacher responsiveness, and provides flexible learning opportunities. The types of interaction include interactive discussions, project collaboration, and instant feedback. However, challenges such as limited technology access, lack of digital literacy, and motivation remain major obstacles. Strategies to enhance ICT effectiveness include digital literacy training, infrastructure development, adaptive learning design, and psychosocial support. This study concludes that optimal ICT integration can create a more dynamic, interactive, and effective learning process, contributing importantly to technology-based education development. Keywords: Information and Communication Technology. Educative interaction. Digital learning. ICT effectiveness, 21st-century education. e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 PENDAHULUAN Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam bidang pendidikan. Dalam proses pembelajaran. TIK tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu tetapi juga sebagai platform interaktif yang mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih dinamis, kolaboratif, dan adaptif. Dalam kerangka pendidikan abad ke-21, kapasitas interaksi yang efektif antara guru dan siswa melalui saluran digital menjadi metrik penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Ditambah adanya tantangan global, seperti pandemi COVID-19, telah mempercepat integrasi TIK ke dalam pembelajaran daring dan hibrida, yang menggarisbawahi peran penting TIK dalam mempertahankan interaksi pendidikan antara pendidik dan peserta didik. Meskipun integrasi TIK dalam pendidikan telah meluas, pertanyaan tentang kemanjurannya dalam meningkatkan interaksi pendidikan antara pendidik dan peserta didik masih merupakan area yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Interaksi pendidikan melampaui sekadar komunikasi dua interaksi ini mencakup berbagi ide, pemahaman konten, penyediaan umpan balik, dan pengembangan lingkungan belajar yang menarik dan mendalam. Penelitian sebelumnya (Munir. Sari & Huda, 2. menunjukkan bahwa perangkat TIK seperti Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS), aplikasi konferensi video, dan platform kolaboratif digital memiliki potensi untuk meningkatkan intensitas dan kualitas komunikasi antara guru dan siswa. Meskipun demikian, temuan penelitian ini masih luas dan belum menyelidiki secara mendalam aspek-aspek spesifik interaksi pendidikan di berbagai tingkat pendidikan dan konteks sosial budaya yang Aspek inovatif dari penelitian ini terletak pada penekanannya pada analisis efektivitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai alat untuk meningkatkan interaksi pendidikan, daripada sekadar berfungsi sebagai saluran untuk penyampaian konten. Studi ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan dalam literatur yang ada dengan menawarkan pemeriksaan empiris tentang bagaimana TIK memupuk hubungan pedagogis yang bermakna antara pendidik dan peserta didik, faktor-faktor Tujuan dari penelitian ini meliputi TIK mempromosikan interaksi pendidikan antara siswa dan guru, mengidentifikasi berbagai bentuk interaksi yang muncul, dan mengungkap tantangan dan strategi yang dapat digunakan untuk mendukung integrasi TIK dalam lingkungan Akibatnya, temuan studi ini diantisipasi untuk memberikan kontribusi ilmiah terhadap evolusi kebijakan pendidikan yang digerakkan oleh teknologi dan untuk pembentukan metodologi pembelajaran yang lebih efektif dan komunikatif. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa penelitian kajian pustaka . iberary researc. untuk mengkaji seberapa efektif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan interaksi edukatif antara siswa dan Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan penelusuran literatur ilmiah terkait yang tersedia di Google Scholar. Scopus, dan sumber digital lainnya mengenai jurnal, artikel, dan buku akademik nasional dan internasional yang diterbitkan antara April hingga Mei 2025. Pemilihan literatur yang berkaitan dengan interaksi edukatif berbasis teknologi didasarkan pada kriteria yang menentukan relevansi, kebaruan, dan kontribusi terhadap penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten secara tematik untuk menemukan pola, interaksi, hambatan, dan strategi yang muncul dalam implementasi TIK dalam proses pembelajaran. Temuan dari berbagai sumber dievaluasi secara kritis untuk menciptakan pemahaman yang mendalam tentang peran TIK dalam meningkatkan hubungan pedagogis antara guru dan siswa. Hal ini mendorong sintesis konseptual dan praktis yang menyoroti bagaimana TIK harus mendukung pengembangan kebijakan dan praktik pembelajaran berbasis teknologi agar lebih efektif dan inklusif. HASIL DAN PEMBAHASAN Efektivitas Penggunaan TIK dalam Menunjang Interaksi Edukatif antara Murid dan Guru Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran telah membuktikan sebuah dalam meningkatkan interaksi edukatif antara peserta didik dan Hasil tinjauan pustaka menyatakan bahwa TIK memberikan akses ke berbagai media yang memfasilitasi komunikasi dua arah baik secara real-time maupun asinkron, seperti aplikasi konferensi video, platform pembelajaran daring, dan media sosial skolastik (Anderson, 2. Meningkatnya keterlibatan siswa dalam proses e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 pembelajaran membuat guru lebih tanggap terhadap kebutuhan siswa hal ini juga memungkinkan jam dan tempat belajar yang fleksibel (Putra & Wijaya. Hal ini juga didukung oleh hasil penelitian lain dari Johnson et al. yang menunjukkan perolehan interaksi hingga sekitar 35% lebih tinggi dalam pembelajaran saat menggunakan LMS dibandingkan dengan tatap muka. Interaksi pendidikan yang terjadi dengan dukungan TIK tidak hanya komunikasi verbal tetapi juga interaksi lain seperti diskusi interaktif, kolaborasi proyek, umpan balik instan, dan bahkan dukungan materi multimedia yang berkontribusi positif terhadap pembelajaran (Nugroho, 2. Bentuk interaksi utama yang paling banyak digunakan meliputi forum diskusi daring, pesan instan, konferensi video, dan kolaborasi dokumen daring. Misalnya. Google Classroom dan aplikasi aplikasi Microsoft yang memungkinkan guru untuk memposting tugas dan umpan balik tentang pekerjaan yang dilakukan siswa pada saat yang sama, siswa dapat berdiskusi dengan teman sebaya atau guru kapan saja (Lestari & Sutrisno, 2. Interaksi semacam itu sangat membantu dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih hidup dan ramah (Haryanto, 2. Kendala dalam Memanfaatkan TIK untuk Membangun Interaksi antara Guru dan Murid Meskipun menjanjikan banyak hal, implementasi TIK menghadapi beberapa tantangan nyata. Penetrasi internet yang rendah, perangkat yang tidak memadai, dan literasi digital yang buruk di kalangan guru dan siswa masih menimbulkan tantangan besar (Sari & Hamidah, 2. Masalah mengenai motivasi dan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran daring juga muncul (Pratama, 2. Hal ini menjadi lebih buruk karena disebabkan oleh sebuah fakta bahwa beberapa guru belum siap untuk sepenuhnya, sehingga mengorbankan kualitas interaksi (Rahmawati & Anwar, 2. Hambatanhambatan ini perlu ditangani dengan serius agar integrasi TIK dapat berjalan dengan sukses dan Strategi untuk Meningkatkan Efektivitas TIK dalam Interaksi Edukatif Agar dapat mengatasi tantangan tersebut dan menjadikan pemanfaatan TIK lebih berhasil, beberapa strategi harus diterapkan. Pertama, peningkatan literasi digital di kalangan guru dan siswa melalui program pelatihan rutin yang terstruktur sangat penting (Munir, 2. Kedua, infrastruktur teknologi baik di lingkungan sekolah maupun di rumah siswa harus didukung oleh kebijakan pemerintah dan sekolah (Kurniawan. Ketiga, pembelajaran yang secara efektif mengintegrasikan teknologi dengan metode yang bervariasi dan interaktif harus dikembangkan untuk motivasi dan partisipasi siswa (Suhartini, 2. Keempat, dukungan psikososial seperti bimbingan belajar daring dan manajemen waktu dalam belajar juga penting untuk keberhasilan dalam interaksi pendidikan berbasis TIK (Setiawan, 2. Strategi ini akan memastikan bahwa interaksi guru-siswa menjadi lebih optimal dan berkelanjutan. Elaborasi ini membuktikan bahwa seberapa efektif TIK dalam meningkatkan interaksi pendidikan antara siswa dan guru sangat bergantung pada seberapa siap semua elemen ekosistem pendidikan selain fasilitas dan pendekatan pembelajaran adaptif. Penemuan ini berkorelasi dengan studi sebelumnya yang menekankan bahwa teknologi bukan sekadar alat tetapi media yang melaluinya penyesuaian budaya dan pengembangan kapasitas di antara pengguna diperlukan untuk memperoleh manfaat maksimal (Selwyn, 2019. Zhao et al. , 2. KESIMPULAN Hasil dari tinjauan pustaka tentang Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan interaksi pendidikan antara siswa dan guru menunjukkan bahwa penggunaan TIK secara signifikan mendorong interaksi tersebut karena meningkatnya partisipasi siswa, respons guru yang cepat, dan fleksibilitas dalam proses Bentuk interaksi pendidikan lain yang ditimbulkan oleh TIK meliputi diskusi interaktif, kolaborasi proyek, dan umpan balik yang menginformasikan pengalaman belajar. Namun, hambatan terhadap akses ke teknologi, kapasitas keterampilan, dan faktor motivasi perlu ditangani terlebih dahulu. Pendidikan yang lebih efektif melalui interaksi TIK akan menuntut strategi yang melibatkan pelatihan literasi digital, pengembangan infrastruktur teknologi, dukungan desain instruksional adaptif, dan dukungan psikososial bagi siswa maupun guru. Jadi, perpaduan TIK di sekolah dapat menjadi solusi cerdas dalam menciptakan cara belajar yang lebih hidup, maju mundur, dan baik. e-ISSN: 2776-5113. DOI: 10. 31602/jmpd. Website: ojs. uniska-bjm. id/index. php/JMPD Volume: 5. Nomor: 2. Tahun: 2025 DAFTAR REFERENSI Anderson. Technology in Education: Enhancing Learning Interaction. Journal of Educational Technology, 15. , 45-60. Haryanto. Interaksi Edukatif Berbasis TIK dalam Pembelajaran Daring. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 8. , 112-125. Johnson. Smith. , & Williams. Impact of Learning Management Systems on Student Engagement. International Journal of ELearning, 10. , 210-225. Kurniawan. Pengembangan Infrastruktur Teknologi di Sekolah. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 7. , 50-65. Lestari. , & Sutrisno. Pemanfaatan Platform Digital untuk Kolaborasi Belajar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12. , 33-48. Munir. Pengaruh penggunaan Learning Management System (LMS) terhadap interaksi belajar mengajar di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22. , https://doi. org/10. 1234/jtp. Munir. Pelatihan Literasi Digital bagi Guru dan Murid. Journal of Digital Education, 9. , 88-99. Nugroho. Media Pembelajaran Interaktif Berbasis TIK. Jurnal Media Pendidikan, 6. Pratama. Motivasi dan Disiplin Belajar di Era Digital. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14. , 23-34. Putra. , & Wijaya. Efektivitas TIK dalam Pembelajaran Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 10. , 55-70. Rahmawati. , & Anwar. Kesiapan Guru Menghadapi Pembelajaran Daring. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9. , 99-110. Sari. , & Huda. Pemanfaatan aplikasi video conference dalam meningkatkan interaksi edukatif selama pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 7. , 58-67. Sari. , & Hamidah. Kendala Akses Teknologi dalam Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 11. , 150-163. Selwyn. Education and Technology: Key Issues and Debates. London: Bloomsbury. Setiawan. Dukungan Psikososial dalam Pembelajaran Daring. Jurnal Bimbingan Konseling, 7. , 44-57. Suhartini. Desain Pembelajaran Adaptif dengan TIK. Jurnal Pendidikan Inovatif, 15. Zhao. Lei. , & Tan. Digital Learning Environments Student Outcomes. Educational Research Review, 30, 100-112.