Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Amin EISSN: 3064-0512 Vol. No. November 2024 https://ejournal. id/index. php/pai Upaya Meningkatkan Penguasaan Mufrodat Bahasa Arab Dengan Media Flashcard di Madin Awaliyah Ulul Albab Blaru Badas Ibnu MasAoud Luthfi STAI At Tahdzib Ngoro Jombang. Indonesia. Email: masudibnu413@gmail. Abstract. Arabic is a foreign language that has features and characteristics that are different from other languages. The most basic thing you need to learn in Arabic is vocabulary. In learning vocabulary, educators should teach things that are appropriate to the context so that they are easy to apply both orally and in writing by Through the application of Arabic flashcard media, it is hoped that it will be able to help students recognize, understand and memorize Arabic vocabulary. The implementation of Arabic flashcard learning media was carried out at Madin Awaliyah Ulul Albab Batan Blaru. Kediri. The results show that Arabic Flashcard Media which is packaged with interesting and innovative material can increase the Arabic vocabulary of Madin Awaliyah Ulul Albab Students. Article History: Received: 23-05-2024 Accepted: 25-11-2024 Keywords: flashcard media Abstrak. Bahasa Arab adalah bahasa asing yang memiliki ciri dan Kata Kunci: karakteristik yang berbeda dengan bahasa lainnya. Hal yang paling bahasa arab, kosakata, mendasar yang perlu dipelajari dalam bahasa Arab adalah kosakata. media flashcard Dalam mempelajari kosakata, pendidik hendaknya mengajarkan halhal yang sesuai dengan konteks sehingga mudah diaplikasikan baik secara lisan maupun tulisan oleh peserta didik. Melalui penerapan media flashcard bahasa Arab, diharapkan mampu membantu peserta didik dalam mengenal, memahami dan menghafal kosakata bahasa Arab. Implementasi media pembelajaran flashcard bahasa Arab dilakukan di Madin Awaliyah Ulul Albab Batan Blaru. Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Flashcard Bahasa Arab yang dikemas dengan materi yang menarik dan inovatif dapat meningkatkan kosakata Bahasa Arab Siswa Madin Awaliyah Ulul Albab. Pendahuluan Pendidikan dasar menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 yaitu berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs. ), atau bentuk lain yang sederajat. Kurikulum yang digunakan pada dunia pendidikan khususnya Sekolah Dasar selalu mengalami perubahan. Kurikulum yang di gunakan pada saat ini adalah k-13. Salah satu mata pelajaran yang termuat adalah mata pelajaran Bahasa Arab. Media pembelajaran adalah sarana penting dalam menyampaikan materi secara efektif, terutama dalam lingkungan pendidikan yang terus berkembang. Salah satu media yang telah lama digunakan namun tetap relevan adalah flashcard. Alat bantu ini Ibnu MasAoud Luthfi sederhana tetapi memiliki kemampuan adaptasi untuk mendukung berbagai kebutuhan Flashcard merupakan kartu kecil yang biasanya memiliki dua sisi, di mana satu sisi berisi pertanyaan, kata kunci, atau gambar, sedangkan sisi lainnya menyediakan jawaban atau penjelasan tambahan. Alat ini dirancang untuk membantu proses belajar dengan mengintegrasikan elemen visual dan teks yang memungkinkan pengguna untuk memahami dan menghafal informasi dengan lebih mudah. Karakteristik ini menjadikan flashcard sangat cocok untuk mempelajari kosa kata baru, fakta penting, atau konsep yang memerlukan pengulangan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flashcard secara sistematis, seperti metode pengulangan terjadwal . paced repetitio. , dapat meningkatkan daya ingat jangka panjang. Selain itu, flashcard memungkinkan pengalaman belajar yang fleksibel karena dapat digunakan kapan saja, baik secara individu maupun berkelompok. Hal ini menjadikan media ini sebagai solusi pembelajaran yang efisien dan terjangkau. Dalam dunia pendidikan formal, flashcard dapat dimanfaatkan oleh pendidik untuk membuat sesi pembelajaran lebih interaktif, serta oleh siswa untuk mendukung belajar Media ini dapat diterapkan dalam berbagai mata pelajaran, mulai dari bahasa asing, ilmu pengetahuan alam, hingga sejarah. Salah satu keunggulan utama flashcard adalah kemampuan untuk diadaptasi sesuai dengan kebutuhan belajar, baik untuk anakanak maupun orang dewasa. Meskipun sederhana, efektivitas flashcard sangat bergantung pada desain dan Konten yang dibuat harus relevan dengan tujuan pembelajaran, mudah dipahami, dan menarik bagi pengguna. Oleh sebab itu, proses pengembangan flashcard memerlukan perencanaan yang cermat, termasuk pemilihan warna, font, dan gambar pendukung agar dapat memaksimalkan manfaatnya. Dengan mempertimbangkan potensinya, penggunaan flashcard sebagai media pembelajaran modern dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan proses belajar yang lebih dinamis, partisipatif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Pendekatan ini sejalan dengan tuntutan pendidikan masa kini yang menekankan pembelajaran aktif dan keterlibatan langsung dalam proses penguasaan materi. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam belajar bahasa arab ada 4 ketrampilan yaitu ketrampilan menyimak,ketrampilan berbicara,ketrampilan berbicara,menulis Berdasarkan hasil dari evaluasi belajar peserta didik Madin Awaliyah Ulul Albab untuk mata pelajaran bahasa arab, lebih dari 50% nilainya masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu penyebabnya yaitu mereka tidak memahami teks berbahasa arab, dan salah satu cara mengatasi hal tersebut yaitu memperbanyak penguasaan perbendaharaan kosa kata. Semakin banyak kosa kata yang diketahui tentunya akan lebih mudah dalam menghadapi teks berbahasa arab. Hal ini disebabkan karena adanya factor internal dalam diri siswa yaitu ketakutan dari peserta didik itu sendiri yang menganggap materi Bahasa Arab adalah materi yang paling menyulitkan untuk dipelajari atau bahkan di anggap remeh karena materi Bahasa Arab dianggap tidak terlalu penting dalam kehidupan sehari-hari. Ketika Ibnu MasAoud Luthfi seorang guru memberikan materi Bahasa Arab saat itu juga peserta didik merasa kurang berminat, kurang termotivasi untuk mempelajari atau untuk menerimanya. Faktor lain adalah karena basic . dari peserta didik. Mayoritas peserta didik yang belajar di TK TK umum namun, pada kenyataannya orientasinya terhadap materi Bahasa Arab sangat kurang. Akibatnya, ketika peserta didik dihadapkan pada materi pembelajaran bahasa arab, peserta didik akan mengalami kesulitan pada proses Meskipun juga alokasi waktu yang diberikan untuk mata pelajaran Bahasa Arab di Madin Awaliyah . x pertemuan dalam seminggu / 2 x 30 meni. Namun, peserta didik masih belum dapat membaca dengan fasih, menulis dengan tepat dan benar, serta menghafal dengan cepat. Hal inilah yang menjadi penghalang ketercapaian hasil yang Dikarenakan banyaknya materi Bahasa Arab yang harus dihafalkan, sering kali anak-anak merasa terbebani. akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh anak didik berasal dari faktor intern melainkan juga dari faktor ekstern. Berdasarkan latar belakang masalah di atas peneliti merasa tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul AuUpaya Meningkatkan Penguasaan Mufrodat Bahasa Arab Dengan Media FlashcardAy yang diharapkan dengan media Flashcard ini penguasaan mufrodat peserta didik melalui aktivitas yang menarik akan berdampak pada hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Arab akan meningkat. Metode . Jenis dan Metode Penelitian Menurut Arikunto (Suyadi, 2012:. PTK adalah gabungan pengertian dari kata Aupenelitian, tindakan, dan kelasAy. Penelitian adalah kegiatan mengamati suatu objek, dengan menggunakan kaidah metodologi tertentu untuk mendapatkan data yang bermanfaat bagi peneliti dan dan orang lain demi kepentingan bersama. Selanjutnya tindakan adalah suatu perlakuan yang sengaja diterapkan kepada objek dengan tujuan tertentu yang dalam penerapannya dirangkai menjadi beberapa periode atau siklus. Dan kelas adalah tempat di mana sekolompok peserta didik belajar bersama dari seorang guru yang sama dalam periode yang sama . Subjek Penelitian Subjek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu guru dan peserta didik Madin Awaliyah Ulul Albab pada pembelajaran Bahasa Arab. Tempat Penelitian Penelitian ini bertempat di Madin Awaliyah Ulul Albab Peneliti memilih tempat penelitian ini karena peneliti merupakan guru Bahasa Arab di Madrasah tersebut, . Prosedur Penelitian Prosedur penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Suharsimi Arikunto dalam bentuk siklus yang terdiri dari empat tahapan dalam setiap siklus. Ke empat tahapan dalam setiap siklus penelitian meliputi tahap perencanaan . , tahap pelaksanaan tindakan . , tahap pengamatan . , dan tahap refleksi Ibnu MasAoud Luthfi . Model penelitian yang dia. kemukakan Suharsimi Arikunto dapat dilihat pada gambar berikut ini. Data dan Teknik Pengumpulan Data . Sumber Data Penelitian tindakan kelas di Madin Awaliyah Ulul Albab menggunakan beberapa data. Data yang digunakan bersumber dari: Peserta didik di Madin Awaliyah Ulul Albab datanya berupa hasil belajar. Jumlah peserta didik yang diteliti sebanyak 11. Dalam hal ini peneneliti memaparkan hasil pre tes dan post-tes dalam pembelajaran Bahasa arab sehingga siswa mampu melihat hasil sebelum dan sesudah dengan menggunakan media flashcard,Adapun nama-nama peserta didik sebagai berikut : Nama Anindita Ribchah Ahmad Rojaa 'Aunillah Nur Lailatul Fitriyah Ramadhani Bintang Adianto Najwa Khaira Wilda Muhamad Khamdi Umi Khumairotuz Zahro' Arsyil Muttaqina Mafaza Rosyid Hafidzin Yusuf Duke Muhammad Al Faridzi Luqmanul Hakim Nilai sebelum Nilai sesudah . Instrument Data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Observasi Ibnu MasAoud Luthfi Observasi digunakan untuk memperoleh data tentang aktivitas belajar peserta didik di Madin Awaliyah Ulul Albab Observasi dilakukan oleh pengamat untuk mengamati aktivitas peserta didik selama pembelajaran digunakan lembar observasi aktivitas belajar peserta didik. Tes Tes digunakan untuk mengukur hasil belajar peserta didik materi warna warna setelah dilakukan tindakan, baik pada akhir siklus I dan siklus II. Jenis tes yang digunakan adalah tes tertulis dan bentuk tes yaitu uraian. Dokumentasi Dokumentasi digunakan sebagai bukti pelaksanaan pembelajaran dalam Dokumentasi ini berupa daftar nama peserta didik di Madin Awaliyah Ulul Albab, daftar nilai peserta didik di Madin Awaliyah Ulul Albab, foto aktivitas dalam kegiatan pembelajaran di Madin Awaliyah Ulul Albab. Teknik Analisis Data Mills dalam Wardhani dkk . mendefnisikan analisis data sebagai: Auan attempt by the teacher to summarize the data that have been collected in a dependable, accurate, and correct manner. Ay Definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa analisis data adalah upaya yang dilakukan oleh guru yang berperan sebagai peneliti untuk merangkum secara akurat data yang telah dikumpulkan dalam bentuk yang dapat dipercaya dan benar, yang kemudian dianalisis untuk mencapai tujuan-tujuan Rumus-rumus yang digunakan dalam mengolah data pada penelitian ini antara lain: Data kuantitatif . Rumus-rumus yang digunakan dalam mengolah data hasil belajar yaitu: Untuk menentukan nilai akhir belajar yang diperoleh masing-masing peserta NA=SP/SMx100 Keterangan: NA = Nilai Akhir SP = Skor Perolehan BSNP . 7 : . SM = Skor Maksimal . Rumus untuk menentukan rata-rata kelas: NR=NA/Sx100 Keterangan: NR = Nilai Rata-Rata Kelas OcNA = Jumlah Nilai Akhir = Jumlah Peserta didik (Zainal aqib, dkk 2010: . Rumus untuk menentukan presentase tuntas belajar peserta didik: TBTuntas Belajar=peserta didik yang memenuhi KKM Jumlah peserta didik x100% (Zainal Aqib, dkk, 2010: . Indikator Keberhasilan Pembelajaran dengan media flashcard dikatakan berhasil apabila mengalami peningkatan pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik di Madin Awaliyah Ulul Albab, apabila: Hasil Belajar peserta didik Pembelajaran dikatakan berhasil apabila pada evaluasi belajar rata-rata kelas mendapat nilai >70 sesuai KKM yang ditentukan oleh sekolah. Ibnu MasAoud Luthfi Tingkat keberhasilan kelas > 75 %. Hal tersebut mengacu pada pendapat Djamarah dan Zain . 6: . yang menyatakan bahwa Aupembelajaran dikatakan baik sekali/optimal, apabila sebagian besar . % s. 99%) bahan pembelajaran yang diajarkan guru dapat dikuasai peserta didik Hasil dan Pembahasan . Pengertian Belajar Menurut Gagne . alam Sri Anitah W,dkk, 2. , belajar adalah suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman. Sedangkan menurut Ernest R Hilgard . alam Sri Anitah W,dkk, 2. , belajar adalah poses perubahan tingkah laku yang diperoleh melalui latihan dan perubahan itu disebabkan karena ada dukungan dari lingkungan yang positif yang menyebabkan terjadinya interaksi edukatif. Perubahan itu terjadi secara menyeluruh meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Berdasarkan beberapa pendapat mengenai pengertian belajar tersebut, dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru, secara keseluruhan sebagai pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Hasil Belajar Hasil belajar merupakan tingkatan tertinggi dari suatu proses yang telah dilakukan dalam belajar. Menurut Benyamin Bloom . alam Sri Anitah W,dkk, 2. yang dapat menunjukkan gambaran hasil belajar, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Sedangkan menurut Romizoswki . alam Sri Anitah W,dkk, 2. dalam skema kemampuan yang menunjukkan hasil belajar yaitu: Keterampilan kognitif berkaitan dengan kemampuan membuat keputusan memecahkan masalah dan berpikir logis. Keterampilan psikomotor berkaitan dengan kemampuan tindakan fisik dan kegiatan perseptual. Keterampilan reaktif berkaitan dengan sikap, kebijaksanaan, perasaan, dan self Keterampilan interaktif berkaitan dengan kemampuan sosial dan kepemimpinan. Dari beberapa pendapat tentang pengertian hasil belajar yang diuraikan tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar merupakan segala sesuatu yang diperoleh pembelajar dari proses aktivitas belajar yang mencakup kemampuan intelektual, kemampuan koognitif, ketrampilan motorik, kemampuan verbal maupun non-verbal. Karakteristik Peserta didik Sekolah Dasar (MI) Dilihat dari tahap perkembangan kognitif yang diutarakan Piaget dalam Isjoni . , peserta didik Sekolah Dasar termasuk dalam tahap operasional konkrit. Peserta didik sekolah dasar masih belum dapat berpikir abstrak. Oleh karena itu, guru harus menggunakan bantuan media-media konkret untuk menyampaikan Jika benda yang sebenarnya tidak dapat ditunjukan, guru dapat menggunakan benda tiruan yang dapat ditunjukan kepada peserta didik. Guru juga Ibnu MasAoud Luthfi dapat menunjukan gambar benda yang dibutuhkan untuk menyampaikan materi pelajaran, jika benda sebenarnya tidak ada. Pembelajaran Bahasa Arab di MI Pembelajaran bahasa Arab untuk jenjang MI/Madin Awaliyah paling tidak dapat mempersiapkan murid agar mampu mengidentifikasi bunyi huruf dan kata serta menemukan makna kata atau kalimat dari wacana lisan secara sederhana. Secara sederhana, berarti murid mendengar bacaan, ujaran, kata, atau kalimat, kemudian mencerna dan mengolahnya dalam otak, menemukan artinya, kemudian memahami pesan dari yang didengarkan. Dalam pembelajaran kosakata, murid kelas 1-3 ditargetkan menguasai 8-9 kosakata pada setiap dars, sedangkan untuk kelas 4-6 ditargetkan 24 kosakata untuk setiap dars. Pembelajaran tersebut berlangsung secara berkelanjutan dengan memberikan latihan-latihan kepada murid sehingga mereka dapat mengaplikasikan kosakata tersebut dalam komunikasi lisan dan tulisan sederhana. Media Pembelajaran Media pengajaran menurut Ibrahim dan Syaodih . diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan peserta didik, sehingga dapat mendorong proses belajar mengajar. Berdasarkan definisi di atas dapat diambil kesimpulan bahwa media adalah segala benda yang dapat menyalurkan pesan atau isi pelajaran sehingga dapat merangsang peserta didik untuk belajar. Fungsi Media Pembelajaran Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap peserta didik terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Berikut ini fungsi-fungsi dari penggunaan media pembelajaran menurut Asnawir dan Usman . Membantu memudahkan belajar bagi peserta didik dan membantu memudahkan mengajar bagi guru. Memberikan pengalaman lebih nyata Menarik perhatian peserta didik lebih besar Semua indra peserta didik dapat diaktifkan. Lebih menarik perhatian dan minat peserta didik dalam belajar . Media Pembelajaran Flashcard Flashcard berasal dari bahasa Inggris. Flash . Card . Jadi Flash Card artinya kartu cepat. Flashcard adalah media yang sederhana yang menggunakan kartu kecil yang berisi gambar, teks atau tanda simbol yang mengingatkan atau menuntun peserta didik kepada sesuatu yang berhubungan dengan gambar itu. Flashcard merupakan kartu bergambar yang ukurannya seukuran dengan postcard atau sekitar 25 x 30 cm. Gambar yang ditampilkan dalam kartu tersebut adalah gambaran tangan atau foto yang ditempelkan pada lembaran kartu- kartu tersebut. Menurut rudi susilana flashcard merupakan media pembelajaran yang berupa kartu bergambar berukuran 25 x 30 cm gambar gambar pada flashcard tersebut merupakan serangkaian peasan yang disajikan dengan adanya keterangan pada setiap gambar. Ibnu MasAoud Luthfi Jadi penulis menyimpukan bahwa media pembelajaran Flash Card adalah media pembelajaran visual yang berbentuk kartu yang berisi gambar atau tulisan yang bisa mengarahkan peserta didik tentang materi yang dipelajari sehingga dapat mempercepat pemahaman dan dapat memperkuat ingatan peserta didik. Kelebihan media flashcard adalah sebagai berikut: Mudah dibawa kemana- mana karena ukurannya seukuran postcard . Praktis dalam membuat dan menggunakannya, sehingga kapanpun peserta didik bisa belajar dengan baik menggunakan media ini . Gampang diingat karena kartu ini bergambar sangat menarik perhatian, berisi huruf atau angka yang simple dan menarik, sehingga merangsang otak untuk lebih lama mengingat pesan dalam kartu tersebut . Media ini juga sangat menyenangkan sebagai media pembelajaran, bahkan bisa digunakan dalam bentuk permainan Menurut dina indriana Langkah-langkah penggunaan flashcard sebagai Kartu kartu yang telah di susun dan dipegang setinggi dada dan mengahadap ke peserta didik Cabut kartu setelah guru setelah menerangkan Berikan kartu kartu tersebut yang telah diterangkan kepada siswa ,mintalaha siswa mengamati, kemudian melafalkan kemudian menulis . Hal ini juga sangat mudah dalam menerapkan media tersebut sesuai kebutuhan materi yang ada. Media flashcard adalah kartu bergambar yang dapat mengarahkan siswa kepada suatu yang berhubungan dengan gambar yang ada pada kartu tersebut , flashcard yang di gunakan penulis ini flashcard yang berbahasa arab ,sehingga dalam proses belajar siswa mampu dan menguasai apa apa yang di targetkan oleh pengajar . misalkan flashcard yang berbentuk warna ,dalam hal ini pengajar menyediakan flashcard yang berbentuk warna misal merah ,kuning ,hijau,putih dari beberapa kartu tersebut pengajar bisa melatih siswa untuk membunyikan setelah itu menulis . atau masih banyak lagi flashcard yang lainnya maka dari itu disesuaiakan dengan tema. Kosakata Bahasa Arab Kosakata merupakan himpunan kata yang membentuk sebuah Bahasa dan merupakan salah satu hal yang mendasar dalam belajar Bahasa arab ,meskipun kosakata adalah hal yang paling mendasar dalam proses belajar Bahasa arab masih banyak pelajar atau siswa yang belum menguasai kosakata dengan baik dan benar hal ini baik dalam segi pengucapan ,menulis atau Menyusun kalimat ,maka dari itu dalam belajar Bahasa arab mengalami sebuah problematika kebahasaan sehingga di perlukan sebuah media atau metode yang bisa memudahkan dalam belajar Bahasa arab ini . Belajar kosakata ini tidak hanya belajar melafatkan saja akan tetapi juga belajar bagaimana cara menulis, sehingga dalam proses belajar mencakup empat ketrampilan dalam belajar Bahasa Arab. Dalam melaksanakan pembelajaran flashcard di Madin Awaliyah ini ada beberapa Langkah yang harus kita laksanakan yaitu: Tahapan persiapan Pada tahap ini dilakukan pada Madin Awaliyah ulul albab, melalui persiapan materi materi yang akan diajarkan. Ibnu MasAoud Luthfi Pengadaan media pembelajaran Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh pendidik dalam berinteraksi dengan peserta didik selama proses belajar, agar pembelajaran kosakata berjalan dengan baik pendidik menggunakan media flashcard, penggunaan flashcard tersebut di gunakan karena siswa merasa kesulitan dalam belajar Bahasa arab, sehingga penggunaan kartu ini di harapakan untuk mempermudah belajar Bahasa arab lebih lebih kosakata Pelaksanaan pembelajaran Pelaksaan pembelajaran hal ini sesuai tema yang telah dilaksakan pada pertemuan sebelumnya, misal tentang kosa kata rumah, anggota tubuh, warna pendidik menyampaiakan materi tentang warna dengan menggunakan kartu ,kemudian peserta didik di berikan waktu untuk menghafal dan menulis kosakata tersebut ,selanjutnya secara bergantian peserta didik diminta untuk menebak kosakata sesuai gambar yang di perlihatkan oleh pendidik. Tahapan evaluasi Pada tahapan ini pendidik mengevaluasi kemampuan peserta didik selama proses pemeblajaran Bahasa arab kosakata, tahapan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pemahaman dalam penyampaian materi yang telah Evaluasi ini dilaksanakan dengan cara tertulis. Bentuk flashcard yang di terapkan: Kartu Flascard Peserta didik Madin Awaliyah Ulul Albab : Ibnu MasAoud Luthfi . Hipotesis Tindakan Berdasarkan masalah diatas, maka penulis mengambil hipotesis yang merupakan jawaban sementara, yaitu bahwa ada pengaruh signifikan penerapan flash card terhadap hasil belajar siswa dalam penguasaan mufrodat Bahasa Arab pada siswa Madin Awaliyah Ulul Albab Blaru Badas Kediri. Kesimpulan dan Saran Berjalannya waktu bahwa dalam proses belajar Bahasa arab pasti menemukan beberapa kendala kendala ,kendala tersebut tidak menjadikan harus ditinggalkan akan tetapi dijalani dalam proses seperti halnya belajar Bahasa arab di MADIN AWALIYAH ulul Albab,yang mana siswa merasa takut, bosan atau kesulitan akan tetapi dengan media belajar terutama media Flashcard siswa senang dan mampu berbahasa arab ini di tunjukkan dari hasil nilai sebelumnya ,yang mana nilai sebelumnya di bawah KKM,dengan belajar Bahasa arab kosa kata menggunakan media flashcard siswa mampu berbahasa arab dengan baik baik secara penambahan kosakata baru maupun dalam proses menulis dengan menggunakan media flashcard. Daftar Pustaka