TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. No. November 2024, pp. eISSN 3089-2988 | https://ejournal. org/index. php/teras Pendampingan Siswa dalam Melatih Kemampuan Reading Comprehension Berbasis PBL Di Sma Negeri 07 Kabupaten Seluma Lina Sembiring1*. Merry Rullyanti2. Eli Diana3 1*2*3Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga. Universitas Muhammadiyah Bandung. Indonesia Email: linasembiring@gmail. ABSTRACT Artikel ini merangkum kegiatan pendampingan keterampilan membaca teks naratif menggunakan metode Project Based Learning (PBL) di SMA Negeri 07 Seluma. Sekolah ini terletak di Desa Rimbo Kedui. Kec. Seluma Selatan. Kab. Seluma Prov. Bengkulu yang berjarak sekitar 55. 3 Km dari kota Bengkulu dengan jarak tempuh 1 jam 18 menit. Secara umum sekolah yang terakreditasi B ini telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta sistem dan tata kelola yang baik. Namun perlu ditingkatkan literasi siswa terutama dalam bahasa asing. Pembelajaran bahasa Inggris diampu oleh dua orang guru untuk semua kelas dari kelas X sd. XII. Sementara kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Merdeka untuk kelas X dan XI. K13 untuk kelas XII. Kemampuan berbahasa Inggris siswa, terutama dalam bidang reading masih tergolong lemah menurut pengakuan guru bahasa Inggris setempat. Mempertimbangkan hal tersebut, tim dosen dan mahasiswa Prodi Sastra Inggris Universitas Bengkulu berinisiatif untuk memberikan pendampingan dalam melatih kemampuan reading comprehension siswa SMA Negeri 07 Seluma dengan berbasis PBL menggunakan teks naratif agar menarik minat siswa. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks naratif, mengembangkan keterampilan analisis, kritis, dan kolaborasi melalui partisipasi dalam proyek PBL. Hasil evaluasi menunjukkan pencapaian positif, termasuk peningkatan pemahaman siswa, kreativitas dalam produk akhir, dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran. Article History Received 2024-09-31 Revised 2024-10-23 Accepted 2024-11-01 Keywords Pendampingan. Reading Comprehension. PBL Copyright A 2024. The Author. This is an open-access article under the CCAeBY-SA license PENDAHULUAN SMA Negeri 07 Seluma merupakan salah satu SMA Negeri di Kabupaten Seluma yang terletak di Jl. Merdeka Rimbo Kedui. Desa Rimbo Kedui. Kec. Seluma Selatan. Kab. Seluma Prov. Bengkulu. Akses menuju sekolah ini tidak rumit dan tidak terlalu jauh dari jalan poros Berdasarkan data yang dihimpun dari wawancara dengan kepala sekolah dan data sekolah website kemdikbud, sekolah ini sudah terakreditasi B dengan jumlah siswa 377 orang dan guru sebanyak 28 orang. Sekolah ini meskipun berada di kabupaten namun sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, hanya belum dilengkapi dengan akses internet Untuk pembelajaran bahasa Inggris, sekolah ini memiliki jumlah guru yang terbatas (Sainyakit, 2. , yakni hanya ada dua orang guru yang mengampu mata Pelajaran Bahasa Inggris untuk kelas X sd. XII (Susanti, 2. Jika melihat jumlah siswa yang terdaftar maka jumlah guru bahasa Inggris di sekolah ini masih terhitung minim (Hidayati, 2. Dilihat dari prestasi yang diperoleh oleh siswa dalam bidang bahasa, sekolah ini memiliki bibit-bibit yang mendukung dalam hal berbahasa Inggris, terlihat dari beberapa piala yang diraih oleh siswa dalam lomba Scrabble, baca puisi, baca berita, musikalisasi puisi, dan lomba debat bahasa Inggris. Prestasi-prestasi di bidang bahasa perlu ditingkatkan kembali di kalangan siswa (Lisnur, 2. How to cite: Sembiring. Rullyanti. Diana. Pendampingan Siswa dalam Melatih Kemampuan Reading Comprehension Berbasis PBI Di Sma Negeri 07 Kabupaten Seluma. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, 1. , 1316. https://doi. org/10. 71094/teras. TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. No. November 2024, pp. e-ISSN 3089-2988 Oleh karena itu, tim Dosen Prodi Sastra Inggris berinisiatif untuk memberikan pendampingan secara khusus kepada siswa/siswi di kelas XII agar terampil membaca dan memahami teks berbahasa Inggris dengan metode Project-Based Learning (PBL) (Dharu & Trisnantari, 2. Agar dapat menarik minat siswa/i untuk membaca, maka diberikanlah teks naratif sebagai materinya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa/i dapat memahami isi teks dengan mudah dan dapat menganalisis unsur-unsur yang terkandung di dalam teks. Selain itu materi ini dapat memperkaya kosakata siswa dalam bahasa Inggris (Fasihatullisan. Selanjutnya melalui Nota Kantor Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan kepada Ketua LPPM Universitas Dehasen Bengkulu untuk dapat menerbitkan surat penugasan kegiatan pengabdian masyarakat pendidikan di SMA Negeri 07 Seluma untuk semester ganjil 2023/2024 ini. Memberikan pendampingan keterampilan membaca teks naratif dengan menggunakan metode Project Based Learning (PBL) pada siswa SMA Negeri 07 Seluma memiliki beberapa tujuan yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks naratif dan mengembangkan keterampilan membaca mereka secara holistik. Berikut adalah beberapa tujuan yang dapat diidentifikasi METODE Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung . atap muk. dalam 1 kelas yang merupakan gabungan dari 4 kelas yang ada. Selain dikemas dalam bentuk sosialisasi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan kegiatan turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan Prodi Sastra Inggris bagi calon lulusan sekaligus memberikan motivasi kepada mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus SMA serta memberikan trik memilih universitas yang tepat untuk masa depan mereka. Selain itu juga diselipkan informasi tentang kehidupan kampus dan strategi mendapatkan beasiswa. Kegiatan dilaksanakan secara semi formal agar siswa dapat menyerap ilmunya dengan baik tanpa adanya unsur tekanan. Sumber dana dalam pelaksanaan berasal dari dana pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dehasen Bengkulu. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari kegiatan pendampingan keterampilan membaca teks naratif dengan metode Project Based Learning (PBL) bagi siswa SMA Negeri 07 Seluma dapat mencakup berbagai aspek positif. Berikut adalah beberapa hasil yang mungkin dicapai: Peningkatan Pemahaman Teks Naratif: Siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap struktur, karakter, dan tema dalam teks naratif melalui partisipasi aktif dalam proyek PBL. Pengembangan Keterampilan Analisis dan Kritis: Siswa mengembangkan keterampilan analisis dan kritis dalam mengurai unsur-unsur penting teks naratif, meningkatkan kemampuan mereka untuk membaca secara kritis. Kemampuan Menulis Naratif yang Lebih Kompeten: Siswa menghasilkan karya tulis naratif yang berkualitas tinggi, mencerminkan pengembangan keterampilan menulis naratif mereka melalui proyek PBL. Keterlibatan dan Motivasi yang Tinggi dalam Pembelajaran: Keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat, terbukti dari partisipasi aktif, diskusi, dan semangat belajar yang meningkat. Pengembangan Keterampilan Kolaborasi: Siswa mengembangkan keterampilan berkolaborasi melalui kerja kelompok dalam proyek PBL, memperkuat kemampuan mereka untuk berkomunikasi dan bekerja sama. Produk Akhir yang Kreatif dan Inovatif: Siswa menghasilkan produk akhir berupa narasi kreatif atau bentuk presentasi lain yang mencerminkan kreativitas dan inovasi mereka Sembiring et al. (Pendampingan Siswa dalam Melatih Kemampuan Reading Comprehension. TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. No. November 2024, pp. e-ISSN 3089-2988 dalam menerapkan keterampilan membaca. Peningkatan Hasil Pembelajaran: Terjadi peningkatan hasil pembelajaran siswa, terukur dari uji pemahaman teks naratif dan penilaian formatif yang mencerminkan perkembangan kemampuan membaca mereka. Pemahaman Konteks Dunia Nyata: Siswa dapat mengaplikasikan keterampilan membaca dan pemahaman naratif mereka dalam konteks dunia nyata, seperti menerapkan keterampilan analisis dalam situasi kehidupan sehari-hari atau profesi. Portofolio Pembelajaran yang Kaya: Siswa memiliki portofolio pembelajaran yang kaya, mencakup analisis, refleksi, dan hasil-hasil dari kegiatan membaca dan proyek PBL. Pemberdayaan sebagai Pembelajar Mandiri: Siswa menjadi lebih mandiri sebagai pembelajar, dengan kemampuan untuk terus mengembangkan keterampilan membaca mereka melalui pengalaman belajar yang diberikan. KESIMPULAN Kegiatan pendampingan keterampilan membaca teks naratif menggunakan metode Project Based Learning (PBL) di SMA Negeri 07 Seluma mencapai sejumlah hasil positif. Siswa berhasil meningkatkan pemahaman mereka terhadap teks naratif, mengembangkan keterampilan analisis dan kritis, serta menghasilkan produk akhir yang mencerminkan kreativitas dan pemahaman mendalam mereka. Keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran dan proyek PBL juga tampak meningkat, menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan mendukung. Berikut adalah saran yang memungkinkan untuk dilaksanakan setelah terselenggaranya kegiatan ini: Penyempurnaan Desain Proyek PBL: Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap desain proyek PBL untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan siswa dan tujuan Memperbaiki atau menyesuaikan elemen proyek dapat meningkatkan tingkat keterlibatan dan motivasi siswa. Pemberian Umpan Balik yang Konstruktif: Implementasi umpan balik yang lebih terarah dan terperinci dapat membantu siswa memahami kekuatan dan area perbaikan mereka dengan lebih baik. Dukungan tambahan kepada siswa yang membutuhkan dapat diberikan untuk memastikan pencapaian tujuan pembelajaran. Penguatan Sesi Refleksi: Sesi refleksi dapat diperkuat agar siswa dapat lebih mendalam dan kritis dalam mengevaluasi pencapaian mereka. Ini akan membantu mereka mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif dan merumuskan langkah-langkah pengembangan pribadi. Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran: Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran dapat ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran dan memberikan variasi dalam metode penyampaian materi. Pengukuran Keterampilan Kolaborasi: Perlu dikembangkan metode penilaian khusus untuk mengukur dan meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Hal ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang sejauh mana siswa dapat bekerja sama dalam konteks proyek PBL. Program Pengembangan Guru: Mengadakan program pengembangan guru terkait implementasi PBL, memastikan bahwa staf pengajar memiliki pemahaman yang mendalam tentang metode ini dan dapat mendukung siswa secara efektif. Pengembangan Keterampilan Pembelajaran Mandiri: Memberikan perhatian khusus pada pengembangan keterampilan pembelajaran mandiri siswa agar mereka dapat terus mengembangkan kemampuan membaca mereka di luar konteks kelas. Dengan implementasi perbaikan dan pengembangan berkelanjutan, kegiatan ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa di SMA Negeri 07 Seluma dan mempersiapkan mereka untuk tantangan literasi di masa depan. Sembiring et al. (Pendampingan Siswa dalam Melatih Kemampuan Reading Comprehension. TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. No. November 2024, pp. e-ISSN 3089-2988 REFERENCES