JOURNAL OF EMPOWERMENT Vol. No. Desember 2025, h. ISSN 2580-0620 (Prin. ISSN 2597-9809 (Onlin. Available Online at https://jurnal. id/index. php/JE Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial 1Sri Erina Damayanti, 2Siti Sarah Abdulah, 3Ida Fitriani, 4Hadah Mualimah, 5Hadianto, 6Windi Apriliani, 7Anggi Tien Roslyani, 8Syifa Aulia Fitri, 9Brian Damastu Ridho Hutama 1,8,9Teknik Informatika. Fakultas Industri Kreatif. Universitas Teknologi Bandung 2,3Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Suryakancana 4,5,6,7Desain Komunikasi Visual. Fakultas Industri Kreatif. Universitas Teknologi Bandung *Email koresponding: sarah004005@gmail. Article Info Article history: Submitted 25 November 2025 Revised 11 Desember 2025 Accepted 25 Desember 2025 Kata Kunci: Bernilai Komersial. Desain Inovasi. Ecoprint. Pemberdayaan Perempuan. Keywords: Commercial Value. Ecoprint Innovation Design. Women Empowerment. Abstract Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas perempuan perajin di Desa Bojong. Kabupaten Cianjur melalui inovasi teknik ecoprint berbasis desain interior. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan inovasi produk dan minimnya kemampuan pemasaran digital. Melalui pelatihan ecoprint lanjutan, workshop desain interior, dan pendampingan digital marketing, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, kualitas produk, serta jangkauan pasar mitra. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kreativitas perajin hingga 80% dan peningkatan omzet sebesar 75%. Program ini juga memperkuat peran perempuan dalam ekonomi kreatif berkelanjutan dan pelestarian lingkungan melalui penggunaan teknik ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis seni dan teknologi yang dapat direplikasi di daerah lain. Abstract This community service program aims to empower a group of female artisans in Bojong Village. Cianjur Regency, through innovative eco-print techniques applied to interior design products. The main challenges faced by the partners were limited product innovation and a lack of digital marketing skills. Through advanced eco-print training, interior design workshops, and digital marketing assistance, this project successfully improved technical skills, product quality, and market access. The results show an 80% increase in creative capacity and a 75% rise in sales turnover. This program also strengthens womenAos roles in sustainable creative economies and environmental preservation by using eco-friendly production methods. The initiative is expected to serve as a replicable model of community empowerment that integrates art and PENDAHULUAN Seni, desain, dan budaya lokal memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas bangsa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan (Damayanti et al. , 2025. Wani et al. , 2. Namun, potensi besar tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal, terutama di wilayah pedesaan yang Copyright A2025 JE (Journal of Empowermen. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti. Siti Sarah Abdulah. Ida Fitriani. Hadah Mualimah. Hadianto. Windi Apriliani. Anggi Tien Roslyani. Syifa Aulia Fitri. Brian Damastu Ridho Hutama JE (Journal of Empowermen. Vol. No. Desember 2025 memiliki sumber daya alam melimpah tetapi kurang dukungan inovasi dan akses pasar (Roka Aji et al. , 2024. Valentina et al. , 2. Banyak perajin masih bergantung pada teknik tradisional yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga produk yang dihasilkan cenderung monoton dan memiliki nilai estetika Kondisi ini menyebabkan daya saing produk kerajinan lokal masih lemah di tengah pasar modern yang menuntut kreativitas, keunikan, dan keberlanjutan (Hendriyana et al. , 2. Selain tantangan inovasi, aspek lingkungan juga menjadi perhatian penting. Proses produksi konvensional pada industri kerajinan kerap masih menggunakan bahan kimia sintetis yang dapat mencemari lingkungan (Mas, 2025. Satria et al. , 2. Dalam konteks ini, ecoprint menjadi salah satu alternatif inovatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai estetika tinggi. Teknik ini memanfaatkan pigmen alami dari daun, bunga, dan batang tumbuhan untuk menciptakan motif unik di permukaan kain atau media lainnya, tanpa menggunakan bahan berbahaya (Arina Himatul Husna et al. , 2023. Roka Aji et al. , 2. Pendekatan tersebut tidak hanya memperkaya ekspresi seni, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi hijau dan produksi berkelanjutan (Damayanti et al. , 2. Di sisi sosial, isu partisipasi ekonomi perempuan di pedesaan masih menjadi tantangan serius. Banyak perempuan yang memiliki keterampilan kriya namun belum memiliki kesempatan dan akses yang memadai untuk mengembangkan potensi ekonomi mereka (Sari & Sulastri, 2. Minimnya pelatihan, pendampingan, dan literasi digital menyebabkan mereka kesulitan menjangkau pasar dan mengelola usaha secara profesional . Padahal, perempuan memainkan peran penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi komunitas lokal (Basyuni et , 2. Desa Bojong di Kabupaten Cianjur merupakan contoh nyata dari kondisi tersebut. Komunitas perempuan Saparantu Ecocraft memiliki semangat tinggi dalam mengembangkan kriya berbasis alam melalui teknik ecoprint, namun masih menghadapi keterbatasan dalam aspek inovasi desain, peralatan produksi, dan strategi pemasaran (Antika et al. , 2025. Jauhar Ariful et al. , 2. Kondisi awal mitra sebelum intervensi menunjukkan beberapa tantangan. Dari aspek produksi, produk yang dihasilkan masih monoton, berfokus pada item fashion sederhana dengan kualitas finishing yang belum konsisen dengan penggunaan teknik ecoprint Variasi media belum berorientasi pada desain interior yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, aspek krusial lain adalah aspek pemasaran dan bisnis. Literasi digital mitra sangat terbatas. pemasaran masih mengandalkan jejaring mitra yang kenal dan tidak memiliki platform digital. Sehingga jangkauan pasar masih sempet, omzet penjualan rendah, dan nilai ekonomi produk belum optimal (Hendriyana et al. , 2025. Satria et al. , 2. Kondisi ini mencerminkan potensi yang belum tergali dan kebutuhan akan pendamingan holistik yang menyentuh aspek Teknik desain dan komersialisasi. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Teknologi Bandung dan Universitas Suryakancana hadir untuk menjawab permasalahan tersebut melalui pendekatan kolaboratif antara seni, teknologi, dan pemberdayaan sosial ekonomi. Fokus kegiatan diarahkan pada dua aspek utama, yaitu aspek sosial dan kreatif serta aspek pemasaran. Pada aspek sosial, program ini menekankan peningkatan kapasitas kreatif perempuan perajin melalui pelatihan inovasi desain berbasis partisipatif agar mereka dapat berperan sebagai co-creator dalam setiap proses produksi, bukan hanya sebagai produsen (Habeahan et al. , 2025. Kurniawati et al. , 2. Sementara pada aspek Copyright A2025 JE (Journal of Empowermen. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti. Siti Sarah Abdulah. Ida Fitriani. Hadah Mualimah. Hadianto. Windi Apriliani. Anggi Tien Roslyani. Syifa Aulia Fitri. Brian Damastu Ridho Hutama JE (Journal of Empowermen. Vol. No. Desember 2025 pemasaran, intervensi difokuskan pada transformasi digital dan penguatan literasi pemasaran daring untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan nilai estetika produk, tetapi juga memperkuat posisi perempuan dalam ekosistem ekonomi kreatif berkelanjutan. Pemberdayaan perempuan perajin di Desa Bojong melalui inovasi ecoprint berbasis desain interior diharapkan mampu menjadi model pengembangan komunitas kreatif yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan pasar, dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan (Hendriyana et al. , 2. METODE Program ini dilaksanakan melalui lima tahapan utama, yaitu: sosialisasi, pelatihan, penerapan inovasi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Tahap sosialisasi dilakukan melalui diskusi kelompok terfokus dengan mitra untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi lokal. Pelatihan diberikan dalam bentuk lokakarya ecoprint lanjutan dan desain produk interior dengan pendekatan Pada tahap penerapan inovasi, peserta memproduksi lima jenis prototipe produk interior seperti sarung bantal, taplak meja, gorden, lampu hias, dan mug bermotif ecoprint. Selanjutnya dilakukan pelatihan pemasaran digital mencakup pembuatan konten promosi dan pengelolaan media sosial bisnis. Pendampingan dilakukan selama dua bulan untuk memastikan transfer pengetahuan berjalan efektif, sedangkan evaluasi dilakukan melalui observasi hasil karya dan wawancara dengan peserta, sebagai mana dapat dilihat pada diagram berikut: Gambar 1. Tahap Pelaksanaan Program Berikut tahapan secara rinci yang dilakukan: Sosialisasi: kegiatan awal dilakukan untuk memperkenalkan program kepada mitra yaitu pihak Desa Bojong dan Komunitas Saparantu Ecoprint. Metode yang digunakan yaitu diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menyamakan persepsi dan komitmen. Copyright A2025 JE (Journal of Empowermen. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti. Siti Sarah Abdulah. Ida Fitriani. Hadah Mualimah. Hadianto. Windi Apriliani. Anggi Tien Roslyani. Syifa Aulia Fitri. Brian Damastu Ridho Hutama JE (Journal of Empowermen. Vol. No. Desember 2025 Gambar 1. Sosialisasi Program Pelatihan: diberikan beberapa sesi dengan metode tatap muka dan praktik Konten pelatihan diantaranya: pengenalan teknik ecoprint lanjutan, prinsip dasar desain produk interior, inovasi dalam pengembangan produk, dan pelatihan produk pemasaran digital. Gambar 2. Pelatihan Ecoprint Lanjutan Penerapan inovasi: mitra didampingi untuk menerapkan pengetahuan yang Fokusnya adalah menciptakan prototipe produk interior dengan desain inovatif Saparantu Ecocraft. Gambar 3. Penerapan inovasi Ecoprint Pendampingan dan evaluasi: dilakukan secara intensif untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai standar kualitas. Keberlanjutan program: untuk menjamin keberlanjutan program, tim membuat panduan teknis yang mudah difahami mitra berupa modul pelatihan dan video tutorial. mendorong pembentukan badan usaha yang Copyright A2025 JE (Journal of Empowermen. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti. Siti Sarah Abdulah. Ida Fitriani. Hadah Mualimah. Hadianto. Windi Apriliani. Anggi Tien Roslyani. Syifa Aulia Fitri. Brian Damastu Ridho Hutama JE (Journal of Empowermen. Vol. No. Desember 2025 legal dan professional, memfasilitasi pemasaran digital yaitu berupa web saparantu Ecocraft. Instagram. WhatsApp dan Tiktok Business. Gambar 4 Website Saparantu Ecocraft Gambar 5 Tiktok Bisnis Saparantu Ecocraft Gambar 6. Instagram dan TikTok Bisnis Saparantu Ecocraft Gambar 8. Shopee Saparantu Ecocraft Copyright A2025 JE (Journal of Empowermen. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti. Siti Sarah Abdulah. Ida Fitriani. Hadah Mualimah. Hadianto. Windi Apriliani. Anggi Tien Roslyani. Syifa Aulia Fitri. Brian Damastu Ridho Hutama JE (Journal of Empowermen. Vol. No. Desember 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pelatihan dan pendampingan berhasil meningkatkan keterampilan teknis dan kreativitas peserta. Hasil survei menunjukkan peningkatan kemampuan inovasi desain sebesar 80% dibandingkan kondisi awal. Produk yang dihasilkan memiliki nilai estetika dan fungsionalitas yang lebih baik, dengan finishing yang lebih rapi dan konsisten. Selain itu, peserta mampu memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk promosi produk, yang berdampak pada peningkatan penjualan. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat solidaritas antaranggota komunitas perempuan serta meningkatkan rasa percaya diri dalam berwirausaha. Dari sisi lingkungan, teknik ecoprint ramah lingkungan mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya. Temuan ini sejalan dengan penelitian Pratiwi dan Aji . yang menegaskan bahwa pelatihan ecoprint mampu meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan di pedesaan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas peserta dari aspek teknis, bisnis, sosial, dan lingkungan. Secara kuantitatif, dampak kegiatan diukur melalui pre-test dan post-test serta monitoring penjualan, dengan hasil sebagai berikut: Tabel 1. Dampak Kegiatan Aspek Kondisi Sebelum (Baselin. Kondisi Sesudah (Pasca-Intervens. Indikator Kuantitatif Peningkatan Inovasi dan desain Produk hanya Tercipta 5 prototipe Kemampuan inovasi pada produk inovatif desain meningkat desain . arung bantal, 80% tradisional, belum taplak, ada produk interior lampu hias, mu. dengan motif khas Saparantu Kapasitas teknis Hanya menguasai Menguasai Teknik Kapasitas dan pengetahuan ecoprint ecoprint dengan memproduksi ulang media lain serta >15-unit memahami prinsip pasca pelatihan desain interior Pemasaran dan Belum ada Memiliki akun bisnis Jangkauan pemasaran digital. aktif di Instagram, pemasaran melalui Emasaran masih tiktok bisnis, dan media dilakukan dengan shopee meningkat sebesar jejaring yang kenal Peningkatan Keterampilan Teknis dan Inovasi Desain Dengan skill pembuatan yang dimiliki peserta sebelumnya, dan upgrade pengetahuan tentang inovasi ecoprint yang sesuai dengan kearifan lokal Cianjur. Peserta memberikan sentuhan inovasi kedalam ecopring yang menjadi ciri khas Cianjur seperti lampu gentur, tugu mamaos, gunung padang, kuda kosong, padi pandan wangi, kacapi suling. Hasil yang didapat, cetakan ecoprint yang sebelumnya berupa daun yang langsung dicetak kdalam media, menjadi daun yang dicetak sesuai bentuk kearifan lokal (Damayanti et al. , 2. Selain itu, media yang menjadi bahan cetakan yang sebelumnya hanya kain, diaplikasikan kedalam berbagai media dalam produk interior seperti tirai, bantal untuk kursi, lampu hias, gelas, tumbler, dan sebagainya. Produk yang dihasilkan pasca-pelatihan juga Copyright A2025 JE (Journal of Empowermen. Pemberdayaan Perempuan Melalui Pengembangan Desain Inovatif Ecoprint Berbasis Kolaborasi pada Produk Interior Bernilai Komersial Sri Erina Damayanti. Siti Sarah Abdulah. Ida Fitriani. Hadah Mualimah. Hadianto. Windi Apriliani. Anggi Tien Roslyani. Syifa Aulia Fitri. Brian Damastu Ridho Hutama JE (Journal of Empowermen. Vol. No. Desember 2025 menunjukkan nilai estetika dan fungsionalitas yang lebih unggul, dengan finishing yang lebih rapi dan konsisten, sebagaimana terlihat dalam portofolio hasil karya Dampak Ekonomi: Peningkatan Penjualan Dari sisi ekonomi, terdapat peningkatan kemampuan peserta dalam memanfaatkan media sosial, terutama Instagram dan TikTok Bisnis. Instgram Bisnis. Shopee untuk promosi produk. Mereka telah mampu membuat konten video proses pembuatan . ehind-the-scene. , foto produk yang lebih profesional, dan menjalankan strategi pemasaran interaktif seperti live streaming. Peningkatan omzet menunjukkan bahwa pendekatan berbasis produk interior bernilai tambah tinggi dan pemasaran digital efektif dalam meningkatkan pendapatan (Intan Amalia et al. , 2. Dampak Sosial dan Lingkungan Selain dampak teknis dan ekonomi, kegiatan ini berhasil memperkuat solidaritas dan jejaring antaranggota komunitas perempuan. Forum diskusi selama pendampingan menciptakan ruang berbagi pengetahuan dan pemecahan masalah bersama, yang pada gilirannya meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk Dari perspektif lingkungan, adopsi teknik ecoprint yang menggunakan pewarna alami dari daun-daunan telah secara signifikan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berbahaya yang biasa digunakan dalam tekstil konvensional, sehingga turut berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Temuan ini sejalan dengan penelitian Pratiwi dan Aji . yang menegaskan bahwa pendekatan pelatihan ecoprint yang holistik, meliputi aspek desain, pemasaran, dan pemberdayaan, merupakan kunci dalam meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan pedesaan. Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dari peningkatan kapasitas individu dan kolektif yang berkelanjutan. PENUTUP Program pengabdian masyarakat ini berhasil memberdayakan komunitas perempuan Saparantu Ecocraft di Desa Bojong melalui inovasi seni dan teknologi ramah lingkungan. Peningkatan keterampilan teknis, kemampuan desain, serta literasi digital berdampak langsung pada peningkatan kualitas dan nilai jual Selain manfaat ekonomi, program ini juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan kepercayaan diri dan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi kreatif berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat dijadikan model pemberdayaan perempuan berbasis seni dan desain yang dapat direplikasi di wilayah lain. UCAPAN TERIMA KASIH