Jurnal Indonesia Sosial Teknologi:pAeISSN: 2723 - 6609 e-ISSN :2745-5254 Vol. No. , 3 Maret 2022 PENGUATAN OPTIMALISASI BUMDES DENGAN METODE OVOP (One Village One Produc. SEBAGAI PENGGERAK PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN DESA Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yadika Bangil. Indonesia Email: harfiahanityas21@gmail. Abstrak Perkembangan desa di Indonesia mewajibkan desa untuk menjadi kreator dan inovator pengembangan desa itu sendiri, salah satunya bidang pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini membahas tentang optimalisasi usaha yang ada di BUMDes secara terintegrasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang dapat dilakukan secara efektif, efisien dan berkelanjutan. Objek penelitian di Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan metode "OPEN SID: (Ovop Concept Integrate. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan data primer melalui observasi lapangan. Selain metode primer penelitian ini juga menggunakan metode sekunder, yaitu sumber data yang diperoleh tida secara tidak langsung melalui media Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program OPEN SID merupakan salah satu solusi yang tepat sebagai optimalisasi BUMDes. Revitalisasi BUMDes dalam penerapan program OPEN SID diharapkankan mampu mengatasi berbagai masalah terutama kemiskinan masyarakat desa. Bertujuan adanya OPEN SID masyarakat akan memiliki saran berbasis digital sesuai dengan era ekonomi pada saat ini, sehingga dapat mengoptimalkan produk unggulannya. Selain itu. Program OPEN SID depan menjadi badan usaha yang bersifat swakelola yang mempu memberikan lapangan kerja baru. Kata kunci: OVOP. OPEN SID. BUMDes. Desa Abstract Village development in Indonesia requires villages to become creators and innovators of village development itself, one of which is in the field of economic development which aims to improve the welfare of the surrounding community. This study discusses the optimization of existing businesses in BUMDes in an integrated manner by utilizing technological developments that can be carried out effectively, efficiently and sustainably. The object of research in West Sumatra Province uses the "OPEN SID: (Ovop Concept Integrate. This study uses research qualitative method with a descriptive approach. The type of data collected in this study is by using primary data through field observations. In addition to the primary method, this research also uses a secondary method, namely the source of the data obtained is not indirectly through intermediary media. The results reveal that the OPEN program SID is one of the right solutions for optimizing BUMDes. The revitalization of BUMDes in the implementation of the OPEN SID program is expected to be able to overcome various problems, especially poverty in rural communities. With the aim of having OPEN SID, the community will have digital-based advice in accordance with the regulations. with the current economic era, so that it can Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa optimize its superior products. In addition, the SID OPEN Program will become a self-managed business entity that is able to provide new job opportunities. Keywords: OVOP. OPEN SID. BUMDes. Village Pendahuluan Mewujudkan kemandirian perekonomian desa di Indonesia dengan cara salah satunya melakukan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Pembentukan BUMDes bertujuan sebagai tulang punggung dalam pembangunan ekonomi desa. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa telah memberikan kehidupan desa yang otonom, mandiri dalam mengelola kegiatan pemerintah maupun pengembangan. Pemerintah juga membuat aturan yang memperkuat usaha mandiri desa yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Perkembangan desa di Indonesia sudah mewajibkan desa untuk menjadi kreator dan inovator pengembangan desa itu sendiri, salah satunya bidang pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Meningkatkan kesejahteraan desa dengan tertib patuh kepada aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun dengan pemerintah daerah sekitar desa. Pemerintah desa membutuhkan tata kelola yang akuntabel, transparansi dengan tujuan untuk mewujudkan tingkat perekonomian desa yang lebih maju. Salah satu faktor menghambat tercapainya peningkatan perekonomian salah satunya yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber daya Alam (SDA). Indonesia terkenal dengan negara agraris yang memiliki SDA yang melimpah dan beragam. Lahan pertanian Indonesia sangatlah luas dan subur yang menyebabkan mayoritas masyarakat indonesia bekerja disektor pertanian (Mulyaningsih,et al. , 2. Penduduk Indonesia bekerja dibidang pertanian sebanyak 145,60 juta jiwa. Bisa diartikan bahwa penduduk manusia sekitar 31,78% bekerja dibidang pertanian. Dengan itu bidang pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan perkonomian berkelanjutan (Badan Pusat Statistik, 2. Provinsi Sumatera Barat adalah salah satu daerah yang memiliki potensi pertanian yang besar yaitu luas panen sekitar 140. 463,58 Berdasarkanluas panen tersebut dapat memproduksi sekitar 839. 724 ton dan produksi beras sekitar 481. 750 ton pada tahun 2019. Provinsi Sumatera Barat berencana menjadi lumbung pangan (Nurhanisah, 2. Sejak tahun 2019-2021 perencanaan provinsi Sumatera Barat menjadi lumbung pangan belum dapat terrealisasi, disebabkan beberapa faktor salah satunya yaitu kualitas SDM di Provinsi Sumatera Barat yang belum optimal. Pandemi covid-19 juga dijadikan salah satu faktor penghambat yang menyebabkan regulasi perekonomian menjadi terhambat. Permasalahan tersebut, memicu penulis untuk memberikan beberapa solusi guna terrealisasinya lambung pangan di provinsi Sumatera Barat. Dengan salah satunya mengoptimalkan usaha yang ada di BUMDes secara terintegrasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang dapat dilakukan secara efektif, efisien dan berkelanjutan. Penulis berencana untuk membantu Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan solusi yaitu menggunakan metode "OPEN SID: (Ovop Concept Integrate. Maksudnya yaitu Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas mengoptimalisasi BUMDes dengan metode OVOP (One Village One Produc. Concept sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di provinsi Sumatera Barat. Program ini adalah salah satu alternatif yang dapat menciptakan kemandirian pangan di provinsi Sumatera Barat sekaligus dapat menjadi salah satu daerah eksportir produk terbesar di internasioal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran konsep "OPESN SID: . rovinsi sumatera barat OVOP Concept Integrate. ", serta mendeskripsikan langkah strategis pengimplementasi inovasi program yang akan di lakukan di provinsi Sumatera Barat. Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. Peraturan Undang-Undang Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa menjelaskan kewenangan Pemerintah Desa yang dapat mendirikan usaha desa yang disebut BUMDes. Badan yang harus didirikan atas dasar kekeluargaan dan gotong royong antar nasyarakat desa. Beroperasi dari aspek ekonomi dan bidang pelayanan publik bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat pedesaan. Prosen BUMDes di dirikan melalui proses musyawarah masyakat desa untuk dijadikan bahan pembelajaran dalam mengambil keputusan. Dikuatkan oleh UU Desa pasal 54 ayat . dan pasal 88 ayat . Sarana pembangunan ekonomi di pedesaan salah satunya dapat tercapai dengan mendirikan BUMDes. Sumber BUMDes dari anggaran pendapatan belanja desa sebagai modal awal, dan penyertaan modal dari anggota masyarakat desa (Rosyidah, 2. Kemudian berharap dapat eksistensi produktif dengan melakukan bisnis sosial yang dapat memberikan keuntungan dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Operasional Konsep OVOP One Vilage One Product (OVOP) adalah program pemerintah yang bertujuan agar dapat memberikan pengembangan produk dari desa, sehingga dapat bersaing di pasar global (Murti, 2. Terdapat proses di dalam OVOP yang terdiri dari seleksi sentra OVOP, seleksi produk, penilaian, pengembangan produk, pembinaan dan produsen, dan penghargaan (Abi, 2. Seleksi sentra mempunyai beebrapa kriteria yang digunakan menjadi patokan agar seleksi tersebut tepat sasaran. Desa harus mempunyai akuntabilitas sumber daya yang memadai kepada hasil produk yang dihasilkan, serta desa wajib mempunyai keserdiaan bahan baku yang digunakan untuk produk. Dalam pengajuan sentra desa harus dilakukan oleh pemerintah kota. pemerintah daerah yang mengusulkan untuk ditetapkan sebagai sentra. Seleksi produk dilakukan agar mengetahui produk yang digunakan dapat menjaring produk-produk industri kecil menengah di sentra yang akan Kelembagaan pengembangan produk yang dipilih bertujuan untuk memberikan sinkronisasi program pengembangan produk-produk industri kecil Setelah produk dipilih wajib adanya pembinaan sentra agar dapat mengembangkan produk unggulan menjadi semakin unggul. Penghargaan OVOP sangat penting agar dapat memberikan semangat untuk masyrakat desa. Penghargaan OVOP merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap produk yang dikembangkan. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa AuOPEN SIDAy - Metode OVOP (One Village One Produc. Pengembangan komuditas unggulan dan industri berbasis sumber daya lokal bisa melalui pendekatan OVOP. Pendekatan ini bertujuan untuk pengerakan masyarakat yang mengembangkan potensi yang dimiliki daerah secara integratif agar dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. rasa percaya diri, serta meningkatkan kemampuan daerahnya. Konsep OVOP adalah suatu pendekatan pembandingan dari (Endogenous Developmen. yang dapat memberikan manfaat besar untuk potensi wilayah sebagai modal besar dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, sehingga dapat mengembangkan kearifan lokal setempat dengan mendorong berkembangnya industri kecil dan menengah (BAPPEDA, 2. BUMDes di indonesia diramalkan akan menjadi sebuah konsep kawasan yang unggul jika salah satu menggunakan metode OVOP. Penerapakn konsep ini telah diterapkan oleh negara jepang dan thailan yang telah menggunakan terlebih dahulu dan membuktikan bahwa memberikan keunggulan komparatif pada konsep OVOP itu sendiri (Natsuda, 2. Penerapan etode OVOP yang dilakukan di negara jepang dan thailan, penulis berharap dapat di terapkan di indonesia agar dapat memberikan solusi terhadap masalah kemiskinan yang tak kunjung selesai. Masyarakat akan memiliki sarana untuk memgoptimalkan produk lokalnya dan dapat menjadi badan usaha yang bersifat swakelola. Bertujuan untuk dapat meciptakan lapangan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di wilayah masyarakt setempat. Metode OVOP dalam indonesia terfokuskan terhadap revitalisasi. Revitalisasi adalah suatu upaya untuk menghidupkan kembali suatu yang dulunya pernah hidup dan terbedaya tetapi mengalami kemunduran atau degradasi dalam kurun waktu tertentu (Firman Ardiansyah, 2. Dibawah adalah skema OVOP yang di terapkan oleh negara Revitalisasi Revitalisasi Revitalisasi Gambar 1. Konsep Dasar OVOP. Revitalisasi Desa Revitalisasi adalah upaya untuk mendaur ulang dengan tujuan untuk memvitalisasi kembali fungsi utama dengan kata lain mengembalikan kepada vitalitas fungsi utamanya yang telah pudar (Budiaman, 2. Revitalisasi Manusia Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas Revitalisasi Manusia adalah pemanfaatan dan peningkatan, keterampilan, dan kecakapan diri individu untuk lebih produktif dalam menjalankan aktivitas Revitalisasi Perdagangan Revitalisasi perdagangan adalah menciptakan sistem ekonomi dalamdesa yang dapat memenuhi kebutuhan sendiri. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Penulis memilih metode tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi permasalahan secara konkrit dan berharap dapat menerapkan solusi yang akan Penelitian kualitatif menekankan pada pemahaman mengenai masalahmasalah yang terdapat dalam kehidupan sosial atas dasar kondisi realitas atau natural setting yang holistis, komplek dan rinci (Komariah, 2. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan data primer melalui observasi lapangan agar mendapat gambaran yang jelas tentang BUMDes di Provinsi Sumatera Barat terhadap realisasi program lapang pangan dengan menggunakan metode OPEN SID: (Ovop Concept Integrate. Selain metode primer penelitian ini juga menggunakan metode sekunder, yaitu sumber data yang diperoleh secara tidak langsung melalui media Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu gabungan antara observasi lapangan dengan studi kepustakaan. Metode sekunder dalam penelitian ini dilakukan melalui buku, jurnal,terbitan berskala dan Badan Pusat Statistik (BPS). Data-data yang telah dikumpulkan oleh penulis. Penulis akan melakukan review terhadap data sekunder yang didapat dan akan diolah sehingga menjadi informasi yang menyeluruh terkait prospek dan konsep BUMDes di Provinsi sumatera barat terhadap realisasi program lapang pangan dengan menggunakan metode OPEN SID: (Ovop Concept Integrated. Berikut adalah kerangka berpikir dalam penelitian ini. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa Menentukan Topik dan Perumusan Menentukan Desain Penulisan Literarure Revier Konsep Kesimpulan dan Saran Permusan Masalah Gambar 2. Skema Kerangka Berpikir. Hasil dan Pembahasan Gambaran Program "OPEN-SID" sebagai optimalisasi BUMDes metode OVOP Membuat konsep perencanaan integritas program sangatlah penting bagi setiap BUMDes untuk meningkatkan kapasitas dalam bidang pertanian yang dilakukan oleh Provinsi Sumatera Barat. Para usaha BUMDes tiap pedesaan yang tergabung dalam persatuan baik tingkat pusat maupun daerah, diajak bercerita dengan berargumen tentang agenda perencanaan integritas program yang dilakukan dengan menyesuaikan dengan program yang telah berjalan. Hal tersebut dapat menjadi amunisi yang dibutuhkan dalam integritas program. Revitalisasi Desa Mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh penulis di Provinsi Sumatera Barat memiliki komuditas prodok unggulan yang dikelompokkan sebagai berikut: Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas Tabel 1. Desa yang Usulkan oleh SKPD Sebagai Target OVOP di Sumatera Barat, 2022 Komuditas Kabupaten Kecamatan Desa Unggulan Balingka. Kota Jeruk. Cabe Agam IV Koto Panjang. Sianok Rawit. Kelapa Anam Suku Sawit Ampang Kuranji. Pisang. Sawo Dharmasraya Kota Baru Koto Padang Katurei. Pasakiat Jambu Biji. Seberut Barat Menatawi Taileleu Nangka. Ubi Daya Jalar. Alpukat Jopang Manganti. Cabe Merah. Lima Puluh Mungka Mungka. Simpang Kacang Panjang. Kota Kapuak Jeruk. Rambutan Aia Gadang. Aua Mangga. Jambu Pasamaan Pasamaan Kuniang. Lingkuang Biji. Salak. Barat Aua Kelapa Sawit Bukit Tandang Ubi Jalar. Salok Bukit Sundi Alpukat Andaleh. Sabu. Ubi Jalar. Kayu Tanah Datar Batipuh Tanjuang Barulak Manis. Cengkeh Tabel di atas menunjukkan bahwa Provinsi Sumatera Barat memiliki potensi keberhasilan yang besar untuk penerapan OVOP karena sumber daya alam yang dimiliki beragam dan melimpah. Revitalisasi Manusia Revitalisasi manusia adalah usaha membangun manusia (Human Capita. Program OPEN-SID sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan BUMDes, menciptakan kelompok secara terintegritasi berdasarkan kemampuan masyarakat yang dimiliki, sehingga dapat menghasilkan optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui metode komoditas. Berikut adalah kelompok klasifikasi revitalisasi manusia: Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa Gambar 3. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunitas Terintegrasi. Keterangan: Komunitas kreatif dan inovasi Masyarakat desa mengolah bahan baku menjadi bahan jadi. Dalam komunitas ini masyarakat yang menentukan produk yang akan dikembangkan sesuai dengan keunikan lokal yang dimiliki desa. Komunitas produk Masyarakat desa mengolah produk menjadi suatu produk yang siap dijual atau Dalam komunitas ini masyarakat diberikan pendampingan dan arahan intensif agar produk yang dikembangkan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan masyarakat Komunitas marketing Masyarakat desa mempromosikan produk inovasi yang telah dihasilkan. Hasil dari komunitas pemberdayaan yang terintegritasi yang siap dipromosikan melalui program OPEN-SID bertujuan masyarakat dapat dengan mudah beraktivitas keluar masuk produk yang telah dihasilkan Komunitas keuangan Masyarakat desa melakukan pencatatan keluar masuknya transaksi. Dalam komunitas ini masyarakat menentukan harga yang akan diberikan dan proses pencatatan aktivitas transaksi yang dilakukan oleh desa dengan menggunakan keuangan digital Komunitas digital Masyarakat desa sudah mulai mengembangkan aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan digital. Dalam komunitas digital ini masyarakat membuat dan mengembangkan dari segi, marketing, produk, hingga pencatatan Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas keuangan transisi manual menjadi era digital yang sudah banyak sekali manfaat bagi masyarakat. Komunitas penanganan daur ulang Masyarakat desa wajib untuk melestarikan lingkungan di Provinsi Sumatera Barat agar tidak terjadi pencemaran limbah hasil produksi yang dilakukan. Melalui komunitas penangan daur ulang, limbah yang dihasilkan dapat diolah kembali agar dapat memberikan manfaat dan nilai jual. Contohnya limbah pertanian atau peternakan yang dapat diolah menjadi pupuk, briket, bokashi, silase dan kompos cacing. Revitalisasi Perdagangan Perkembangan ekonomi yang sudah memasuki era society 5. 0, pemasaran digital menjadi pemecahan masalah untuk menerapkan segala informasi penggunaan IOS atau android dengan melakukan koneksi internet (Karinov,2. OPEN SID sebuah program yang dikemas untuk aktivitas digital dibidang ekonomi dengan memasarkan hasil komoditas yang telah diolah oleh berbagai komunitas pada masing-masing BUMDes di Provinsi Sumatera Barat. Program OPEN SID memberikan berbagai fitur-fitur yang canggih seperti fitur Info desa yang digunakan untuk mengantur identitas desa, wilayah administratif, pemerintah desa, dan status desa (IDM), fitur kependudukan, fitur statistik penduduk, fitur layanan surat, fitur sekretariat, fitur keuangan dan fitur analisis keuangan dan produk. Skema Operasional Program "OPEN SID" Program OPEN SID ini berada dibawah kendali BUMDES yang diawasi oleh pemerintah, sehingga berharap proses pengawasannya dapat lebih mudah dan Dibawah ini adalah skema program OPEN SID sebagai berikut: Gambar 4. Skema Operasional AuOPEN SIDAy. Keterangan: BUMDes membuat program OPEN SID setelah itu melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat yang berkepentingan Pekebun dan masyarakat mengajukan diri untuk berkolaborasi dengan program OPEN SID Progam OPEN SID, pekebun dan masyarakat akan diberdayakan dengan revitalisasi 3 bidang ekonomi Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa Hasil produksi yang dilakukan oleh masyarakat desa dipasarkan langsung kepada masyarakat umum . melalui Program OPEN SID Konsumen dapat melihat dan membeli produk yang dibutuhkan melalui program OPEN SID Hasil penjualan akan dikelola secara berkelanjutan dengan tim masyrakat BUMDes, sebagian pengahasilan . disalurkan kepada masyarakat yang bekerjasama dengan program OPEN SID. Potensi Keberhasilan Program AuOPEN SIDAy. Terdapat tiga potensi yang dapat menjadi faktor terealisasinya program OPEN SID yaitu: Dukungan dari pemerintah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. menjadikan sebagai badan hukum. Dimana menjadi peran penting bagi masyarakat desa agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes. Tujuan BUMDes yaitu menkonsolidas dan memasarkan produk yang dihasilkan oleh masyaraat desa (UU Cipta Kerja, 2. Adanya program OPEN SID menjadi salah satu cara yang tepat dalam pengembangan ekonomi desa pada era 0 pada saat ini Potensi dan realisasi dana BUMDes Informasi yang diterima bahwa provinsi Sumatera Barat bahwa pada akhir tahun 2021 mempunyai prioritas yaitu . program padat karya tunai, . jaring pengaman sosial berupa bantuan langsung tunai, . pemberdayaan UKM dan sektor usaha pertanian dan . program pengembangan potensi desa, produk unggulan desa, kawasan pedesaan melalui peningkatan BUMDes (Kemenkeu Kanwil DJPb Prov. Sumba. Pengembangan BUMDes dengan menggunakan program OPEN SID dapat merealisasikan dana desa agar dapat mengurangi tingkat kemiskinan desa dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata Memberikan Feedback bagi masyarakat Program OPEN SID dapat meningkatkan kuantitas output dari produk yang dihasilkan. Jika mengacu kepada konsep ekonomi apabila permintaan naik maka harga relatif akan naik, sebaliknya apabila permintaan turun maka harga relatif akan turun (Fathurrahman, 2. Berdasarkan konsep tersebut dapat menerapkan lebih cepat dengan menggunakan program OPEN SID. Stakeholders Implementasi program AuOPEN SIDAy. Implementasi program OPEN SID ini menggunakan konsep multipihak yang digunakan oleh stakeholders. Multipihak itu sendiri adalah memanfaatkan potensi dan informasi yang dimiliki oleh berbagai pihak yang bersangkutan dan menciptakan suatu platform digital yang berfungsi untuk mendukung kegiatan (Silviana, 2. Stakeholder yang akan berkolaborasi antar lain: Pemerintah Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas Pemerintah bertugas sebagai pihak yang mendukung segala aktivitas yang ada di program OPEN SID, terpenting koordinasi dan memberikan fasilitas yang bersangkutan dengan regulasi hukum. Pemerintah juga bertugas sebagai tim ahli yang mengawasi dan mendampingi terkait revitalisasi program OPEN SID secara BUMDes BUMDes berperan penting dari segala aktivitas program OPEN SID. Ketika BUMDes tidak berjalan dengan baik akan mempengaruhi dalam meningkatkan aktivitas perekonomian yang dilakukan terhadap program OPEN SID Masyarakat Masyarakat adalah objek utama dalam mendukung peningkatan perekonomian dengan melalui program OPEN SID. Masyarakat sebagai produsen maupun konsumen menempati posisi terpenting dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan program OPEN SID. Akademis Akademis/pendidik adalah elemen yang dapat memberikan manfaat dalam bentuk analisa dan penelitian agar mengetahui secara komprehensif faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan atau penurunan perekonomian yang dihadapi oleh masyarakat. Memberikan manfaat terhadap peningkatan kualitas output dari adanya OPEN SID. Digital Digital, sebagai media utama dalam melakukan semua aktivitas pada program OPEN SID yang mempunyai pengaruh besar terhadap kelancaran berinovasi. Digital juga salah satu faktor yang dapat memberikan peningkatan ekonomi dalam bidang branding dan marketing produk yang dihasilkan melalui program OPEN SID baik dipasarkan masyarakat lokal, nasional hingga internasional. Implementasi "OPEN SID" Implementasi program OPEN SID tidak hanya dilakukan untuk mengatasi masalah perekonomian masyarakat setempat, namun juga dapat memberikan peningkatan lapangan kerja di provinsi Sumatera Barat. Terdapat beberapa proses terhadap program OPEN SID. Tabel 2. Implementasi "OPEN SID" Keterangan No. Tahapan Proses rancangan ini adalah penguatan program serta Rancangan mengidentifikasi secara menyeluruh mengenali OPEN SID agar bisa melakukan perencanaan jangka panjang. Desa membuat perencanaan dan penyediaan berbagai aspek yang dibutuhkan terhadap implementasi Proses ini terdiri dari kerjasama, komunikasi, dan Koordinasi verifikasi antar pemangku kepentingan pada program OPEN SID Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa Implementasi Pengawasan Proses ini terdiri dari sosialisasi program serta memulai menjalankan operasional OPEN SID Proses ini yaitu pengawasan yang saling berhubungan dengan Masyarakat desa dan pemerintah agar dapat dijadikan masukan untuk masyarakat desa sehingga menghasilkan produk yang unggul. Kesimpulan OPEN SID merupakan program secara integritas yang diberikan oleh pemerintah agar dapat mengoptimalkan BUMDes berbasis OVOP concept sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di provinsi Sumatera Barat. Implementasi program OPEN SID mengacu kepada keberhasilan negara Jepang dan Thailand yang telah mendahului menggunakan metode OVOP. Strategi dalam implementasikan program OPEN SID menggunakan konsep multi pihak sebagai stakeholders. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program OPEN SID merupakan salah satu solusi yang tepat sebagai optimalisasi BUMDes Revitalisasi BUMDes dalam penerapan program OPEN SID diharapkan mampu mengatasi berbagai masalah terutama kemiskinan masyarakat Tujuan adanya OPEN SID masyarakat akan memiliki saran berbasis degital sesuai dengan era ekonomi pada saat ini, sehingga dapat mengoptimalkan produk Selain itu. Program OPEN SID dan menjadi badan usaha yang bersifat swakelola yang mampu memberikan lapangan kerja baru. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas Bibliografi Nurhanisah, . Retrieved Indonesiabaik. https://indonesiabaik. id/motion_grafis/10-kabupaten-penghasil-berastertinggi-di-indonesia Komariah. Metodologi Penelitian Kualitatif, hlm. Bandung: Alfabeta. Hanke. (Pren-tice-Hall International Ltd. Business Forecasting. Sixth Edition. London:, 1998. Badan Pusat Statistik (BPS). Au Persentase penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaanAy. Diakses melalui https://w. id Pada Tanggal 20 Febuari 2022. Mulyaningsih. Hubeis. Sadono. , & Susanto. AuPartisipasi petani pada usaha tani padi, jagung, dan kedelai perspektif gender. Jurnal Penyuluhan,14. Pamekasan. Profil One Village One Product. BAPPEDA. Profil One Village One Product. BAPPEDA Kabupaten Pamekasan. Natsuda. One village one product -rural development strategy in Asia: the case of OTOP in Thailand. RCAPS Working Paper, 33. , 369-385. Firman Ardiansyah. Optimalisasi BUMDES Berbasis OVOP (One Village One Produc. ConceptDi Kabupaten Pamekasan. MKA Implementasi Manajemen & Kewirausahaan. Vol. No. 2, 153-164. Budiaman. Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa Dalam Menggali Potensi Lokal Desa. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 9. , 116-122. Karinov. Revolusi industri 5. 0 ala Jepang: Human - centered society. Diakses melalui https://karinov. id/revolusi-industri-5-jepang pada 11 September 202 Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Perkembangan Penyaluran Dana Desa di Sumatera Barat. edisi Mei 2021. Diunduh di https://djpb. id tanggal 10 Maret pukul 20:30 Fathurrahman. Konsep Ekonomi Pada Masa Ibnu Khaldun dan AlGhazali. Silviana. Kajian Kerjasama Multipihak dalam Penyuluhan Hortikultura (Bawang Mera. Sepanjang Aktivitas Rantai Nilai di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok: Study of Multi-Stakeholders Cooperation in Horticultural Extension (Shallo. along the Value Chain Activities in Lembah Gumanti District Solok Regency. Journal of Agriculture and Social Development, 1. , 22-29. Murti. , & Harianto. Septembe. Pendekatan One Village One Produk (OVOP) Dalam Pemberdayaan Ekonomi Desa. In Seminar Nasional Sistem Informasi (SENASIF) (Vol. No. 1, pp. Abi Syarwan DKK. Pengembangan Batik Pacitan Melalui Perencanaan Wilayah Berbasis OVOP, diakses dalam https://w. edu tanggal 13 Maret 2022 Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022 Penguatan Optimalisasi BUMDes dengan Metode OVOP (One Village One Produc. Sebagai Penggerak Pengembangan Perekonomian Desa Ardiansyah. Firdaus. , & Muhtadi. Optimalisasi BUMDES Berbasis OVOP (One Village One Produc. Concept Di Kabupaten Pamekasan. Implementasi Manajemen & Kewirausahaan, 1. , 153-164. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. Vol. No. Maret 2022