Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2. No 3. September 2023 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Analisis Makna Konotatif Pada Slogan-Slogan di MAN 2 Jakarta Lexical Meaning Analysis of Slogans in MAN 2 Jakarta Izza Zahraniah1. Zahwa Nur Fitriah2 Neneng Nurjanah3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta zahraniah21@mhs. id, zahwa. nurfitriah21@mhs. 1,2,3 INFORMASI ARTIKEL Riwayat Diterima: 25 Juni 2023 Direvisi: 30 Agustus Disetujui: 20 September Kata Kunci Semantik. Makna Leksikal. Slogan. Keywords Semantic. Lexical Meaning. Slogan. ABSTRAK Abstract This study aims to . find out the types of slogans contained in MAN 2 Jakarta, . find out the connotative meaning of slogans in MAN 2 Jakarta. This study used a type of qualitative descriptive research. The source of data in this study is seven slogans in MAN 2 Jakarta. The steps of data analysis carried out by researchers are to first classify the data, namely grouping slogans based on the type of Then the researcher analyzes the data based on the meaning of the connotation on the slogan, then the results of the study are described and the last stage the researcher draws conclusions based on the results of the analysis carried out. The results showed, . there are 2 . types of slogans in MAN 2 Jakarta, which were analyzed, namely types of educational slogans and types of motivational slogans, . there are a variety of connotations as many as 7 . connotations, with positive connotations of 6 . positive slogans and . one negative slogan. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk . mengetahui jenis slogan yang terdapat di MAN 2 Jakarta, . mengetahui makna konotatif pada slogan di MAN 2 Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah tujuh slogan yang ada di MAN 2 Jakarta. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan oleh peneliti yaitu terlebih dahulu mengklasifikasikan data yaitu mengelompokkan slogan berdasarkan jenis slogan. Lalu peneliti menganalisis data berdasarkan makna konotasi pada slogan tersebut, kemudian hasil penelitian dideskripsikan dan tahap terakhir peneliti menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan, . terdapat 2 . jenis slogan di MAN 2 Jakarta, yang dianalisis yaitu jenis slogan pendidikan dan jenis slogan motivasi, . terdapat ragam konotasi sebanyak 7 . konotasi, dengan konotasi positif 6 . slogan positif dan . satu slogan negatif. Copyright . 2023 Izza Zahraniah. Zahwa Nur Fitriah. Neneng Nurjanah Pendahuluan Media komunikasi adalah bahasa. Bahasa dapat digunakan untuk mengkomunikasikan ide dan sudut pandang kepada orang lain. Karena itu, bahasa Izza Zahraniah. Zahwa Nur Fitriah. Neneng Nurjanah: Analisis Makna Konotatif Pada Slogan-Slogan di MAN 2 Jakarta Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2. No 3. September 2023 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 memiliki peran sosial penting dalam berkomunikasi dengan masyarakat luas (Adolf Hualai, 2017: 7. Gorys Keraf, 1994: . Untuk memahami substansi ucapan saat berbicara, seorang komunikator atau komunikan membutuhkan kemampuan bahasa. Mereka bergantung pada bahasa untuk menganalisis dan memisahkan setiap masalah sosial saat berkomunikasi. Bahasa terus dipengaruhi oleh penggunanya. Dalam hal ini peran bahasa jelas penting dalam berkomunikasi. Bahasa dianggap sebagai media komunikasi manusia yang paling efisien karena akan selalu diteliti dan diperiksa dari berbagai sudut. Pendekatan makna dalam bahasa adalah salah satu metode untuk mempelajari bahasa. Dalam bahasa tentunya terdapat banyak kata dan setiap kata tersebut, makna yang terkandung di dalamnya berbeda-beda. Studi tentang makna ini mengacu pada Semantik. Semantik dikenal sebagai studi tentang makna dalam bahasa. Artinya, harus ada makna dalam bahasa. Tanpa tujuan, bahasa tidak ada gunanya. Komunikasi sosial melibatkan penggunaan bahasa untuk menciptakan komunikasi yang sarat makna. Bahasa kehilangan tujuannya ketika tidak berarti dan dapat menyebabkan Jika pendengar dalam situasi ini tidak dapat memahami makna pembicara, maka pesan pembicara tidak diragukan lagi tidak ditransmisikan secara Semantik merupakan cabang linguistik berfokus pada makna, yang dapat ditemukan dalam kata-kata, frasa, kalimat, dan bahkan wacana . alam arti yang lebih lua. (Harianto, dkk. Izar, dkk. Kata Yunani sema, yang berarti tanda atau simbol . , adalah tempat istilah semantik berasal. Jika mengacu pada kata semaino, semantik berarti menandai atau Semantik dapat dianggap sebagai cabang linguistik yang meneliti sinyal bersama dengan konsep yang mereka tunjukkan. Semantik juga dapat dianggap sebagai studi tentang makna. Makna literal . dan makna non-literal . adalah dua kategori makna yang digunakan dalam semantik. Literal dalam konteks ini mengacu pada makna berdasarkan bahasa nyata. Sementara non-literal adalah Kita dapat menggunakan makna denotatif dan konotatif untuk memeriksa makna untuk membantu komunikasi dan mencegah kesalahpahaman. Makna tersebut terdapat pada leksikon-lekikon yang kontek objeknya (Afria, dkk: 2017, 2020a,. Menurut Tarigan . 9: . ada tiga kategori makna konotasi. Konotasi baik, konotasi tidak baik, dan konotasi netral. Beberapa orang percaya bahwa kata-kata dengan makna positif memiliki nilai rasa yang sangat baik. Kualitas konotasi yang sangat baik termasuk selera yang baik, kesopanan, keakraban, dan tinggi badan. Jika seseorang memahami maksud pembicara atau penulis, penggunaan konotasi positif mengarah pada anggapan selera yang sangat baik. Konotasi negatif adalah kata-kata yang diyakini sebagian orang berpotensi membuat orang lain merasa tidak sopan, tidak pantas, tidak sopan, dan menghina. Ketika konotasi negatif digunakan, rasa yang mengerikan biasanya diasumsikan. Konotasi dengan nilai rasa netral dikatakan memiliki konotasi netral. Penggunaan konotasi netral dengan maksud memisahkan suatu diskusi atau tulisan dari persepsi positif dan tidak menguntungkan. Konotasi netral jarang terjadi karena sering memiliki implikasi yang tidak berarti. Data penelitian ini adalah slogan. Slogan merupakan kalimat yang ringkas, menawan, menarik, dan mudah diingat. Meskipun pernyataan itu singkat, namun slogan mencoba untuk mengkomunikasikan ide yang luas. Slogan, menurut Wahono Izza Zahraniah. Zahwa Nur Fitriah. Neneng Nurjanah: Analisis Makna Konotatif Pada Slogan-Slogan di MAN 2 Jakarta Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2. No 3. September 2023 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 8: . adalah frasa atau kalimat singkat dan menarik untuk menyampaikan sesuatu seperti seruan, undangan, atau peringatan kepada orang lain. Tujuan penulisan slogan adalah untuk meyakinkan pembaca akan kebenaran yang diutarakan dan memberikan pengaruh, yang merupakan salah satu tujuan penulisan persuasif, serta berusaha meyakinkan pembaca tentang kebenaran yang disajikan. Berdasarkan jenisnya slogan dikelompokkan menjadi: slogan lingkungan hidup, slogan kesehatan, slogan keamanan, slogan pendidikan, slogan motivasi, dan slogan instansi. Agar lebih mengenal secara mendetail dan kajiannya terfokus pada satu hal yakni bagaimana makna konotasi yang terdapat pada slogan-slogan di MAN 2 Jakarta. Sekolah merupakan tempat menuntut ilmu, sekolah MAN 2 Jakarta merupakan sekolah menengah atas di Jakarta Timur. MAN 2 Jakarta juga merupakan sekolah islam favorit dan memiliki banyak prestasi pada jenjangnya. Hal tersebut yang menyebabkan peneliti memilih untuk menganalisis sloganslogan di MAN 2 Jakarta. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang memakai data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Sugiono . berpendapat bahwa penelitian kualitatif digunakan untuk jenis penelitian yang memahami tetang fenomena sosial. Menurut Sumanto . 4: . kegiatan penelitian deskriptif melibatkan pengumpulan data untuk menguji hipotesis yang berkenaan dengan status atau kondisi objek yang dianalisis pada saat dilakukan Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah kumpulan berbagai jenis slogan yang terdapat di MAN 2 Jakarta dengan mengambil lima buah slogan untuk dianalisis. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah mengambil beberapa gambar/ foto slogan yang ditemukan di MAN 2 Jakarta. Peneliti juga mencatat kalimat yang ada di slogan tersebut. Dari data yang terkumpul, kemudian peneliti melakukan analisis data dengan terlebih dahulu mengklasifikasikan data yaitu mengelompokkan slogan berdasarkan jenis slogan. Lalu peneliti menganalisis data berdasarkan analisis makna konotatif pada slogan kemudian hasil penelitian dideskripsikan dan tahap terakhir peneliti menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan. Table 1. Data Slogan MAN 2 Jakarta No. Jenis Slogan Slogan Pendidikan A A A A A Slogan Nasehat/Motivasi Slogan Membuat anak-anakmu jujur adalah awal dari pendidikan. Ay Ilmu pengetahuan di waktu kecil bagaikan ukiran di atas batu. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah. Belajarlah di waktu kecil dan amalkan di waktu besar. Hasil tertinggi dari pendidikan adalah Karena semakin seorang paham perbedaan, dia akan paham Izza Zahraniah. Zahwa Nur Fitriah. Neneng Nurjanah: Analisis Makna Konotatif Pada Slogan-Slogan di MAN 2 Jakarta Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2. No 3. September 2023 https://online-journal. id/kal A A P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 makna kebersamaan Sholat, puasa, baca al-quran, menghafal al-quranA tapi pacaran. Kau harus benar-benar merenung. Ini bukan soal kecil, ini bukan hal yang Kau benar-benar bermain dengan keimananmu. Hidup bukanlah tentang siapa yang baik, tapi siapa yang bisa berbuat Hasil dan Pembahasan Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti memperoleh data. Dari data yang dikumpulkan terdapat 6 slogan berkonotasi positif dan 1 slogan berkonotasi negatif dari 7 slogan yang diambil dari MAN 2 Jakarta. Table 2. Temuan Hasil Data Makna Konotatif No. Slogan Kata/Frasa Jenis Konotatif Membuat anak-anakmu jujur adalah awal dari pendidikan Jujur Konotasi Positif Ilmu pengetahuan di waktu kecil bagaikan ukiran di atas batu. Ilmu Konotasi Positif Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak Amalan Konotasi Positif Belajarlah di waktu kecil dan amalkan di waktu besar. Hasil tertinggi dari pendidikan adalah Karena semakin seorang paham perbedaan, dia akan paham makna Belajarlah Konotasi Positif Pendidikan Konotasi Positif Sholat, puasa, baca al-quran, menghafal alquranA tapi pacaran. Kau harus benarbenar merenung. Ini bukan soal kecil, ini bukan hal yang kecil. Kau benar-benar bermain dengan keimananmu. Pacaran Konotasi Negatif Hidup bukanlah tentang siapa yang baik, tapi siapa yang bisa berbuat baik. Hidup Konotasi Positif AuDari temuan hasil data diatas, dapat dijabarkan analisis data sebagai berikut. Ay AuMembuat anak-anakmu jujur adalah awal dari pendidikan. Kata jujur mengandung makna konotasi positif karena melibatkan sikap yang menuju Izza Zahraniah. Zahwa Nur Fitriah. Neneng Nurjanah: Analisis Makna Konotatif Pada Slogan-Slogan di MAN 2 Jakarta Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2. No 3. September 2023 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 ke arah positif. Dalam KBBI kata jujur memiliki makna lurus hati, tidak Ay AuIlmu pengetahuan di waktu kecil bagaikan ukiran di atas batu. Kata ilmu mengandung makna konotasi positif karena mengarah pada hal yang baik. Kata ilmu juga mengacu pada kepandaian atau pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu di bidang . Ay AuIlmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah. Kata amalan mengandung makna konotasi positif karena melibatkan perilaku yang menuju ke arah positif. Kata amalan memiliki arti perbuatan . bacaan yang harus dikerjakan dalam rangkaian ibadah, seperti dalam ibadah haji dan salat. Ay AuBelajarlah di waktu kecil dan amalkan di waktu besar. Kata belajarlah mengandung makna konotasi positif karena melibatkan sikap yang menuju ke arah positif. Kata belajarlah memiliki makna berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu. Ay AuHasil tertinggi dari pendidikan adalah toleransi. Karena semakin seorang paham perbedaan, dia akan paham makna kebersamaan. Kata pendidikan mengandung makna konotasi positif karena melibatkan sikap yang menuju ke arah positif. Kata pendidikan bermakna proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Ay AuSholat, puasa, baca al-quran, menghafal al-quranA tapi pacaran. Kau harus benar-benar merenung. Ini bukan soal kecil, ini bukan hal yang kecil. Kau benar-benar bermain dengan keimananmu. Kata pacaran mengandung makna konotasi negatif karena melibatkan perilaku yang mengarah pada hal buruk. Kata pacaran memiliki makna teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih atau kekasih. Ay AuHidup bukanlah tentang siapa yang baik, tapi siapa yang bisa berbuat baik. Kata hidup mengandung makna konotasi positif karena melibatkan perilaku yang mengarah ke hal baik. Kata hidup memiliki makna masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya . entang manusia, binatang, tumbuhan, dan sebagainy. Ay Temuan pada analisis ini terdapat, slogan motivasi di sekolah pada umumnya mengandung konotasi positif. Hal ini karena slogan yang bersifat anjuran sehingga menggunakan kata-kata berkonotasi positif, slogan yang bertemakan konotasi positif berjumlah 6 slogan yang tersisip kata jujur, ilmu, amalan, belajarlah, pendidikan dan hidup. Adapun slogan berkonotasi negatif, slogan berkonotasi negatif tersebut menggunakan kata pacaran. Hal ini ditunjukkan kepada siswa sebagai perilaku yang harus dihindarkan. Simpulan Berdasarkan hasil pembahasan di atas, peneliti mendapatkan kesimpulan bahwa slogan merupakan tuturan kalimat pendek yang menarik dan mudah diingat untuk memberitahukan atau menyampikan sesuatu . mbauan, ajakan, atau laran. Pada slogan yang terdapat di MAN 2 Jakarta memiliki makna yang berbeda-beda. Oleh sebab itu peneliti memakai penelitian semantik makna leksikal dalam menganalisis makna slogan yang terdapat di MAN 2 Izza Zahraniah. Zahwa Nur Fitriah. Neneng Nurjanah: Analisis Makna Konotatif Pada Slogan-Slogan di MAN 2 Jakarta Kajian Linguistik dan Sastra Vol 2. No 3. September 2023 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Jakarta. Semantik merupakan kajian yang menelaah makna. Dari hasil penelitian 7 slogan terdapat, slogan motivasi di sekolah pada umumnya mengandung konotasi positif. Hal ini karena slogan yang bersifat anjuran sehingga menggunakan kata-kata berkonotasi positif, slogan yang bertemakan konotasi positif berjumlah 6 slogan yang tersisip kata jujur, ilmu, amalan, belajarlah, pendidikan dan hidup. Adapun slogan berkonotasi negatif, slogan berkonotasi negatif tersebut menggunakan kata pacaran. Hal ini ditunjukkan kepada siswa sebagai perilaku yang harus dihindarkan. Daftar Pustaka