Analisis Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L Var NK 212 ) di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora (Analysis Of Hybrid Corn Farming (Zea mays L Var NK . In The Fields Of Dalangan Village Todanan District Blora Regenc. Nurkhikmah*). Karyadi **), dan Sulistyowati**) Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Todanan Kabupaten Blora **) Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang Program Studi Agrobisnis. STIP Farming Semarang Korespondensi: nukhikmah52@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial, dan faktor sarana produksi terhadap pendapatan Usahatani jagung varietas NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis ex post factodengan metode pengambilan data sensus. Analisis pendapatan dihitung menggunakan rumus analisis biaya Usahatani (Pd =TR - TC). Kelayakan finansial dihitung menggunakan BEP. RCR, dan ROI. Pengaruh sarana dan faktor produksi dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan koefisien determinasi yang dihitung menggunakan aplikasi pengolah data statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora memperoleh pendapatan sebesar Rp 12. 289/Ha/Musim. Berdasarkan analisis kelayakan Usahatani diperoleh nilai R / C Rasio sebesar 1,66. BEP volume produksi 4. 800 kg/ha. BEP harga produksi Rp 2. 355, dan ROI 66,42%. Hasil analisis tersebut menunjukkan Usahatani ini dinilai menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Kesimpulannya menguntungkan, layak berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan. Nilai koefisien benih 4,593 berpengaruh sangat nyata, pupuk -1,723 berpengaruh sangat nyata, pestisida 3,392 berpengaruh sangat nyata, dan biaya tenaga kerja 0,779 berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan bersih Usahatani jagung varietas NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. Kata kunci: analisis Usahatani. lahan sawah. NK 212 ABSTRACT The aim of this research was to determine income, financial feasibility, and production facility factors on the income of NK 212 variety corn farming in the rice fields of Dalangan Village. Todanan District. Blora Regency. The method used in this research is descriptive analytical ex post facto using the census data collection method. Income analysis is calculated using the farming cost analysis formula (Pd = TR - TC). Financial feasibility is calculated using BEP. RCR and ROI. The influence of means and production factors was analyzed using multiple linear regression and the coefficient of determination was calculated using the SPSS statistical data processing application. The results of the research show that the NK 212 corn farming business in the rice fields of Dalangan Village. Todanan District. Blora Regency earned an income of IDR 289/Ha/Season. Based on the farming feasibility analysis, the R/C Ratio value was 1. BEP production volume was 4,800 kg/ha. BEP production price was IDR 2,355, and ROI was The results of this analysis show that this farming business is considered profitable and worth pursuing. The conclusion is that it is profitable and has a very real impact on income. The seed coefficient value of 4. 593 has a very real effect, fertilizer -1. 723 has a very real effect, pesticides of 3. 392 have a very real effect, and labor costs of 0. 779 have a very real effect on the net income of NK 212 variety corn farming in the rice fields of Dalangan Village. Todanan District. Blora Regency. Keywords: corn. farm business analysis. NK 212. rice fields Nurkhikmah*). Karyadi **), dan Sulistyowati**) : Analisis Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L Var NK 212 ) di Lahan Sawah Desa Dalangan PENDAHULUAN Jagung (Zea mays L) merupakan tanaman pangan yang cukup penting bagi kehidupan manusia dan merupakan komoditi tanaman pangan kedua setelah Jagung merupakan salah satu tanaman pangan pokok yang di konsumsi oleh sebagian besar penduduk selain beras,ubi kayu,ubi jalar,talas, dan sagu (Khaerizal, 2. Berdasarkan data yang diterbitkan oleh Badan Statistik Kabupaten Blora. Desa Dalangan terdiri dari 3 dusun dengan luas wilayah 194,00 Ha, terdiri dari sawah 134 Ha, tegal 60 Ha. salah satu mata pencaharian masyarakat di Desa Dalangan sebagai petani. Komoditas yang diusahakan petani Desa Dalangan adalah padi dan jagung dengan jadwal tanam MT I padi. MT II jagung, dan MT i jagung. Desa Dalangan merupakan desa yang berpotensi sebagai penghasil jagung di Kecamatan Todanan (Badan Pusat Statistik Kabupaten Blora, 2. Petani di Desa Dalangan suka menanam jagung varietas NK 212 dengan alasan umur panen lebih cepat sekitar 100 hari, tongkolnya berisi penuh,tahan kekeringan, tahan terhadap penyakit, potensi hasil tinggi rata-rata 6 ton per Ha, harga stabil dan rendemennya tinggi, warna biji oranye cerah (Syngenta, 2. sehingga banyak di sukai oleh petani khususnya di Desa Dalangan. Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora memiliki ratarata curah hujan cenderung tinggi 427 mm. Curah hujan banyak terjadi pada bulan November . 584 m. dan Januari . 147 m. , sedangkan curah hujan terkecil dibulan Agustus . dan Juli . Selama kurun waktu beberapa tahun wilayah Desa D a l a n g a n K e c a m a t a n To d a n a n Kabupaten Blora setiap bulan sering terjadi hujan sehingga tidak terjadi Dalam pengembangan Usahataninya, kegiatan utama yang harus dilakukan adalah meningkatkan produksi baik secara kualitas maupun kuantitas karena produksi yang meningkat dapat mempengaruhi pendapatan petani. Pasar pun sangat menuntut kualitas yang baik sejalan dengan meningkatnya kesadaran dan tingkat pendapatan masyarakat (Ibrahim , 2. Analisis Usahatani jagung sangat diperlukan karena selama ini petani kebanyakan tidak melakukan analisis Usahataninya sehingga tidak mengetahui apakah Usahataninya selama ini mengalami keuntungan atau Analisis Usahatani bisa berupa besarnya biaya usaha yang di keluarkan, meliputi biaya tetap . iaya yang sudah pasti pengeluaranny. dan variabel . iaya yang di keluarkan sesuai apa yang dibutuhka. Analisis kelayakan dan pendapatan yang terdiri dari analisis Break Even Point (BEP). Return Cash Ratio ( R/C) dan Benefit Cost Ratio (B/C) perlu dihitung untuk mengetahui besarnya biaya yang di keluarkan dan keuntungan yang di Desa Dalangan memiliki potensi pada komoditas jagungnya,sehingga pengembangan Usahatani tanaman ini perlu terus di tingkatkan. Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis pendapatan bersih, kelayakan finansial Usahatani, dan faktor sarana produksi . enih,pupu. dan faktor produksi . iaya sewa lahan, tenaga kerj. yang mempengaruhi pendapatan Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah di Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. METODE Penelitian dilaksanakan di Desa D a l a n g a n K e c a m a t a n To d a n a n Kabupaten Blora pada bulan Februari sampai Mei 2024. Daerah tersebut dipilih menjadi lokasi penelitian, karena dengan luas sawah 134 Ha, tegal 60 Ha yang terdiri dari 3 dusun yang sebagian besar . Vol. No. 2 September 2025 penduduknya sebagai petani, merupakan salah satu Desa di Kecamatan Todanan Kabupaten Blora yang berpotensi sebagai penghasil jagung. Berdasarkan data di lapangan yang biasa ditanam di lahan sawah adalah jagung varietas NK212. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu metode deskriptif analisis dan ex post facto. Metode ini sesuai untuk menggambarkan petani di Desa Dalangan Kecamatan Todanan yang melakukan usahatani jagung varietas NK 212 di lahan sawah. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petani di Desa Dalangan yang menanam jagung hibrida varietas NK 212 di lahan sawah sebanyak 30 petani, karena jumlah responden kurang dari 100 maka seluruhnya di jadikan responden (Sensu. (Arikunto, 2. Jenis data yang dikumpulkan dan yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang didapatkan secara langsung dengan observasi dan wawancara petani jagung hibrida varietas NK 212 di lahan sawah secara struktur di Desa Dalangan Kecamatan Todanan. Kabupaten Blora. Jawa Tengah dengan pedoman kuesioner . uestions guid. sebagai bantuan wawancara serta data sekunder meliputi gambaran umum lokasi penelitian . eadaan geografis dan keadaan ikli. , keadaan penduduk, keadaan pertanian, profil perusahaan PT Tunas Agro Persada serta hal lain yang berhubungan dengan penelitian. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode sebagai berikut : Analisis Pendapatan. Analisis Kelayakan Usahatani, dan Analisis Regresi Linier Berganda. Rumus untuk menghitung besarnya pendapatan Usahatani adalah sebagai berikut: biaya variable (Variable Cos. dengan rumus sebagai berikut: Pb = TR - TC Perhitungan total biaya diperoleh dari jumlah biaya tetap (Fixed Cos. dan R/C = TR / TC Keterangan: R/C = Rasio penerimaan terhadap total TC = FC VC Penerimaan kotor Usahatani (Gross Farm Incom. adalah total penerimaan . otal revenu. dari pemakaian sumber data dalam Usahatani. Penerimaan Usahatani diperoleh dari perkalian antara total produksi jagung yang dihasilkan dengan harga jual. Penerimaan Bersih bersih Usahatani merupakan hasil perkalian antara jumlah produksi dengan harga jual dalam Usahatani jagung hibrida. Rumus untuk menghitung besarnya penerimaan Usahatani adalah sebagai TR =Y x Py Analisis Kelayakan Usahatani dapat ditentukan melalui beberapa metode, di antaranya: Analisis RC Rasio. BEP, dan ROI Menurut Suratiyah . RCR (Revenue Cost Rati. merupakan efisiensi usaha, yaitu ukuran perbandingan antara Penerimaan usaha (Revenue = R) dengan Total Biaya (Cost = TC). Dengan nilai R/C, dapat diketahui apakah suatu usaha menguntungkan atau tidak menguntungkan. Usaha efisiensi . jika nilai R/C > 1 Rumus : R/C ratio = Total Penerimaan (R) : Total Biaya Produksi (TC) R/C merupakan perbandingan antara penerimaan dengan total biaya yang dikeluarkan dalam Usahatani jagung hibrida yang dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Nurkhikmah*). Karyadi **), dan Sulistyowati**) : Analisis Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L Var NK 212 ) di Lahan Sawah Desa Dalangan biaya. T/R = Penerimaan Usahatani (Rp/Musim Tana. T/C =Total Biaya ( Rp /Musim Tana. Apabila R/C lebih besar dari I ( R/C>I ) maka Usahatani tersebut menguntungkan, sedangkan apabila R/C lebih kecil dari I (R/C 2 variabel, maka digunakan koefisien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R Squar. Besarnya nilai koefisien determinasi adalah antara nol sampai dengan 1 ( 0 < R < 1 ) dan dinyatakan dalam persen. Adjusted R Square bernilai 0 berarti tidak ada hubungan antara variabel X dengan variabel Y, sebaiknya nilai adjusted r square 1 berarti kecocokan sempurna dariketetapan perkiraan modal. Analisis of variance (ANOVA) F digunakan untuk mengetahui apakah faktor sarana produksi (X) secara simultan atau serempak berpengaruh signifikan terhadap variabel pendapatan (Y). Hipotesis statistik yang digunakan adalah sebagai berikut: H0 b 1= b2 = b3 = 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari faktor sarana produksi. Ha : b1 # 0, artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independen terhadap pendapatan. Kriteria Uji : Jika Fhit > Ftabel atau probabilitas a < 0,05 maka H0ditolak dan Haditerima. Uji t digunakan untuk menguji sebuah variabel faktor sarana produksi (X) benar-benar memberikan konstribusi terhadap variabel terkait pendapatan (Y)`pengujian ini akan diketahui jika secara terpisah suatu variabel X yang masih memberikan pengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut: H0 : b = 0 artinya faktor sarana produksi . Vol. No. 2 September 2025 bukan merupakan variabel yang signifikan berpengaruh terhadap variabel Uji sebagai berikut: Terima H0 jika thit < ttabel atau probabilitas a > 0,05 maka koefisien regresi . tidak nyata. Terima H0 jika thit > ttabel atau probilitas a < 0,05 maka koefisien regresi . HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Biaya Usahatani Jagung NK Analisis biaya digunakan untuk menghitung total biaya dalam Usahatani jagung NK 212, yang mencakup biaya Berdasarkan Tabel 1. di atas, diketahui rata-rata biaya tetap sebesar Rp 058 yang terdiri dari biaya sewa lahan sebesar Rp 2. 376, pajak sebesar Rp 230. 438, dan biaya penyusutan sebesar Rp 619. tetap dan biaya variabel. Tujuan dari analisis biaya ini adalah untuk mengklasifikasikan biaya berdasarkan fungsi utama dalam Usahatani serta berdasarkan bagaimana biaya tersebut berubah seiring dengan perubahan volume kegiatan usaha. Semua biaya kemudian dikelompokkan berdasarkan perilakunya dalam perubahan volume kegiatan usaha, yaitu menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap . ixed cos. adalah biaya yang dikeluarkan yang tidak berubah seiring dengan perubahan jumlah produksi atau penjualan dalam jangka waktu tertentu. Perhitungan biaya tetap dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Biaya variabel adalah biaya yang berubah seiring dengan perubahan jumlah produksi atau tingkat aktivitas Perhitungan biaya variabel dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Nurkhikmah*). Karyadi **), dan Sulistyowati**) : Analisis Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L Var NK 212 ) di Lahan Sawah Desa Dalangan Menurut Tabel 2. di atas menjelaskan bahwa besarnya biaya variabel Usahatani jagung per hektar adalah Rp 15. 067 dengan rinciannya biaya benih Rp 1. 596, biaya pupuk Rp 1. 366, biaya pestisida Rp 394. 105, dan biaya tenaga kerja Rp 12. Total Biaya Produksi merupakan jumlah Biaya Tetap dan Biaya Variabel Usahatani jagung NK 212. Besaran Total Biaya Produksi dapat dilihat pada tabel Menurut Tabel 3. di atas menjelaskan bahwa biaya produksi sebesar Rp 18. 125 didapatkan dari penjumlahan biaya tetap sebesar Rp 058 dan biaya variabel sebesar Rp adalah suatu proses untuk menghitung dan mengevaluasi jumlah penerimaan yang diterima oleh petani dari hasil Usahatani yang dilakukan, meliputi perkalian antara jumlah produksi dengan harga jual. Penerimaan Usahatani jagung NK 212 dapat dilihat pada tabel Analisis Penerimaan Usahatani Jagung NK 212 Analisis penerimaan Usahatani Menurut Tabel 4. di atas menunjukkan rata-rata penerimaan Usahatani jagung NK 212 selama satu musim adalah Rp 30. 414 dengan rata-rata hasil produksi 7. 945 kg dan harga jual Rp 3. 900 per kg. Analisis Pendapatan Usahatani Jagung NK 212 Pendapatan Usahatani merupakan hasil perhitungan akhir setelah penerimaan dikurangi dengan total biaya produksi. Hasil perhitungan pendapatan Usahatani jagung NK 212 dapat dilihat pada tabel berikut: Vol. No. 2 September 2025 M e n u r u t Ta b e l 5 . d i a t a s menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani jagung NK 212 selama satu musim tanam adalah Rp 12. per ha, dimana pendapatan ini diperoleh dari hasil pengurangan penerimaan sebesar Rp 30. 414 oleh total biaya produksi sebesar Rp 18. Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Jagung NK 212 Analisis kelayakan finansial Usahatani jagung dilaksanakan untuk M e n u r u t Ta b e l 6 . d i a t a s menunjukkan bahwa berdasarkan analisis R/C Ratio dengan besaran Penerimaan Rp 30. 414 dan Total Biaya Produksi Rp 18. 125, diperoleh nilai R / C Ratio sebesar 1,66. Nilai RC Ratio 1,66 berarti bahwa untuk setiap 1 unit biaya yang dikeluarkan dalam memperoleh pengetahuan bagaimana kelayakan Usahatani yang dijalankan oleh petani jagung NK 212 Desa D a l a n g a n K e c a m a t a n To d a n a n Kabupaten Blora. Maka dari itu untuk mengetahui Usahatani tersebut layak atau tidak, digunakan metode-metode di bawah ini: Kelayakan Usahatani jagung NK 212 menggunakan metode R / C Ratio dihitung dengan membandingkan antara Penerimaan dan Total Biaya Produksi, tabel di bawah menunjukkan hasil perhitungan tersebut: Usahatani, usaha tersebut menghasilkan penerimaan sebesar 1,66 kali lipat. Secara umum, nilai RC Ratio yang lebih tinggi dari 1 menunjukkan bahwa Usahatani tersebut menguntungkan dan efisien, karena pendapatan yang diperoleh lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan. Oleh karena itu Nurkhikmah*). Karyadi **), dan Sulistyowati**) : Analisis Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L Var NK 212 ) di Lahan Sawah Desa Dalangan Usahatani jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan efisien dan layak untuk Hasil analisis kelayakan Usahatani dengan menggunakan BEP volume produksi diperoleh melalui perhitungan Total Biaya Produksi dibagi dengan harga jagung per kilogram. Berikut adalah perhitungan BEP volume produksi jagung NK 212: Berdasarkan perhitungan di atas, diperoleh BEP volume produksi sebesar 800 kg. Nilai BEP Q (Break Even Point Quantit. 800 berarti bahwa untuk mencapai titik impas . reak-eve. Usahatani jagung perlu memproduksi 800 kg. Nilai BEP di bawah 7. 945 (Hasil Produksi rii. menunjukkan bahwa Usahatani jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan menguntungkan dan layak untuk Hasil analisis kelayakan Usahatani dengan menggunakan BEP Penerimaan diperoleh melalui perhitungan Total Biaya Produksi dibagi dengan rata-rata produksi jagung. Berikut adalah perhitungan BEP Penerimaan jagung NK 212: Berdasarkan perhitungan di atas, diperoleh BEP Penerimaan sebesar Rp Analisis BEP penerimaan sebesar 355 menunjukkan bahwa nilai 2. lebih besar dari 1 dan lebih kecil dari harga jual jagung sebesar Rp 3. Perolehan nilai tersebut menunjukkan bahwa Usahatani jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan menguntungkan dan layak untuk diusahakan. ROI (Return On Investmen. Hasil analisis kelayakan Usahatani dengan menggunakan perhitungan ROI diperoleh melalui perhitungan Pendapatan dibagi Total Biaya Produksi. Perhitungan ROI Usahatani jagung NK 212 dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 7. Analisis Kelayakan Usahatani Jagung NK 212 per Hektar di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan berdasarkan ROI. Menurut Tabel 7. di atas menunjukkan nilai ROI 66,42%, berarti untuk setiap 100 unit uang yang diinvestasikan, usaha atau proyek tersebut menghasilkan keuntungan bersih sebesar 66,42 unit uang. ROI 66,42% menunjukkan bahwa investasi yang dilakukan tidak hanya mengembalikan modal yang dikeluarkan . %), tetapi juga memberikan keuntungan tambahan sebesar 66,42% dari modal yang diinvestasikan sehingga Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan dinilai menguntungkan dan layak untuk Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas dalam penelitian ini. Hasil pengolahan data ditunjukkan oleh tabel berikut: Vol. No. 2 September 2025 Berdasarkan Tabel 8. di atas, maka didapatkan model persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = - 697205,160 -,579X1 - -2,290X2 ,435X3 ,517 X4 Persamaan di atas menjelaskan bahwa: Nilai a = - -697205,160 artinya apabila biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida, dan biaya tenaga kerja sebesar 0, maka pendapatan akan berkurang sebesar Rp. 697205,160 Nilai X1 = -,579X1 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap . idak beruba. , maka setiap peningkatan biaya benih sebesar Rp 1. 000, maka pendapatan akan tetap atau bertambah sebesar Rp 0,579. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara biaya benih dengan pendapatan, yaitu semakin tinggi biaya benih, maka pendapatan akan semakin meningkat. Karena nilai X1 signifikan . , maka biaya benih sangat berpengaruh nyata terhadap pendapatan Usahatani Jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan. Nilai X2 = -2,290X2 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap . idak beruba. , maka setiap peningkatan biaya pupuk sebesar Rp 1. 000, maka pendapatan akan menurun sebesar Rp 2. Koefisien bernilai negatif artinya terjadi hubungan negatif antara biaya pupuk dengan pendapatan, yaitu semakin tinggi biaya pupuk maka pendapatan akan semakin menurun. Karena nilai X2 signifikan . , maka biaya pupuk sangat berpengaruh nyata terhadap pendapatan Usahatani Jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan. Nilai X3 = 0,435 artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap . idak beruba. , maka setiap peningkatan biaya pestisida sebesar Rp 1000 akan meningkatkan pendapatan sebesar Rp 435. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara biaya pestisida dengan pendapatan, yaitu semakin tinggi biaya pestisida, maka pendapatan akan semakin meningkat. Karena nilai X3 signifikan . , maka biaya pestisida sangat berpengaruh nyata terhadap pendapatan Usahatani Jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan. Nurkhikmah*). Karyadi **), dan Sulistyowati**) : Analisis Usahatani Jagung Hibrida (Zea mays L Var NK 212 ) di Lahan Sawah Desa Dalangan . Nilai X4 = 0,517artinya dengan asumsi biaya lain bernilai tetap tidak beruba. , maka setiap peningkatan biaya tenaga kerja sebesar Rp 1. maka pendapatan akan meningkat sebesar Rp 779. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara biaya tenaga kerja dengan pendapatan, yaitu semakin tinggi biaya tenaga kerja maka pendapatan akan semakin meningkat. Karena nilai X4 signifikan . , maka biaya tenaga kerja sangat berpengaruh nyata terhadap pendapatan Usahatani Jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan. lain bernilai tetap tidak beruba. , maka setiap peningkatan biaya tenaga kerja sebesar Rp 1. 000, maka pendapatan akan meningkat sebesar Rp 779. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan positif antara biaya tenaga kerja dengan pendapatan, yaitu semakin tinggi biaya tenaga kerja maka pendapatan akan semakin meningkat. Karena nilai X4 signifikan . , maka biaya tenaga kerja sangat berpengaruh nyata terhadap pendapatan Usahatani Jagung NK 212 di Lahan Sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan. Nilai koefisien determinasi pada model regresi linier berganda ditunjukkan dengan nilai Adjusted R Square. Hasil Adjusted R Square ditunjukkan oleh tabel Berdasarkan tabel 8. nilai R2 dari model regresi linier berganda digunakan untuk mengukur sejauh mana variabel bebas memengaruhi variabel Diperoleh nilai R2 sebesar 0,998, yang berarti 99,8% pendapatan Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan dipengaruhi oleh biaya benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja. Sementara itu, sisanya sebesar 0. 2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Secara keseluruhan, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa pendapatan Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora dipengaruhi oleh faktorfaktor produksi seperti biaya benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja. KESIMPULAN Melalui pembahasan yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, peneliti memperoleh beberapa kesimpulan mengenai analisis kelayakan Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan sebagai berikut: Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora memperoleh pendapatan sebesar Rp 12. 289/Ha/ Musim yang jika pendapatan dibagi 3 bulan sesuai durasi musim tanamnya, maka diperoleh pendapatan petani sebesar Rp 4. 429/Ha/Bulan. Berdasarkan analisis kelayakan Usahatani melalui R / C Ratio. BEP volume produksi. BEP harga produksi, dan ROI. Usahatani jagung NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora dinilai menguntungkan dan layak untuk Melalui pengujian menggunakan metode analisis regresi linier berganda, diperoleh hasil bahwa benih, pupuk, pestisida, dan biaya tenaga kerja berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan Usahatani jagung varietas NK 212 di lahan sawah Desa Dalangan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora sebesar 99,8%. Vol. No. 2 September 2025 DAFTAR PUSTAKA