JURNAL BASICEDU Volume 9 Nomor 6 Tahun 2025 Halaman 1707 - 1713 Research & Learning in Elementary Education https://jbasic. org/index. php/basicedu Evaluasi Kinerja Manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani: Studi Kasus Yayasan Madani GithoA Ekonomi Syariah. Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Tunas Palapa. Indonesia E-mail: githotbb@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja manajerial di SDIT Madani berada dalam kategori baik, dengan aspek perencanaan dan pengawasan yang Namun, terdapat kelemahan dalam pengorganisasian kegiatan dan komunikasi antar pemangku Penelitian ini merekomendasikan peningkatan komunikasi, pengembangan profesional guru, serta optimalisasi sumber daya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen sekolah Islam. Kata Kunci: Kinerja Manajerial. Sekolah Dasar Islam. Manajemen Pendidikan Abstract This study aims to evaluate managerial performance at Madani Integrated Islamic Elementary School and identify factors influencing the effectiveness of school management. The method used was a qualitative approach with descriptive analysis. Data were collected through observations, interviews, and questionnaires involving the principal, teachers, and parents. The results indicate that managerial performance at Madani Integrated Islamic Elementary School is in the good category, with strong planning and supervision aspects. However, weaknesses exist in the organization of activities and communication between stakeholders. This study recommends improving communication, teacher professional development, and optimizing resources to improve the quality of education. These findings are expected to contribute to the development of Islamic school Keywords: Managerial Performance. Islamic Elementary School. Educational Management Copyright . 2025 Githo A Corresponding author : Email : githotbb@gmail. DOI : https://doi. org/10. 31004/basicedu. ISSN 2580-3735 (Media Ceta. ISSN 2580-1147 (Media Onlin. Jurnal Basicedu Vol 9 No 6 Tahun 2025 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 1708 Evaluasi Kinerja Manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani: Studi Kasus Yayasan Madani Ae Githo DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang maju dan berkeadaban. Peran pendidikan anak di Indonesia jenjang sekolah dasar sangat vital karena pada tahap inilah karakter, pengetahuan dasar, dan keterampilan awal anak-anak dibentuk (Mulyono 2. Oleh karena itu, peningkatan peran serta daripada sekolah dasar perlu di lakukan guna mengoptimalkan pendidikan bagi anak-anak. Salah satu faktor krusial yang menentukan keberhasilan suatu lembaga pendidikan adalah kinerja manajerialnya. Kinerja manajerial yang efektif akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mengoptimalkan sumber daya, dan pada akhirnya, meningkatkan mutu lulusan. Pendidikan yang berkualitas merupakan pendidikan dasar bagi setiap masyarakat, terutama dalam era globalisasi yang semakin kompetitif. Di Indonesia, lembaga pendidikan, termasuk Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), berperan penting dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda. Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani, yang berada di bawah naungan Yayasan Madani Tulang Bawang Barat, memiliki visi dan misi untuk menyediakan pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga pengembangan nilai-nilai keIslaman. Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang maju dan berkeadaban. Dalam konteks Indonesia, peran sekolah dasar sangat vital karena pada jenjang inilah karakter, pengetahuan dasar, dan keterampilan awal anak-anak dibentuk (Afrizal et al. Oleh karena itu, kualitas pendidikan di sekolah dasar harus senantiasa Salah satu faktor krusial yang menentukan keberhasilan suatu lembaga pendidikan adalah kinerja Manajemen lembaga pendidikan Islam dapat diartikan sebagai suatu proses penataan atau pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber daya manusia dan menggerakkannya untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien (Bahri 2. Kinerja manajerial yang efektif akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mengoptimalkan sumber daya, dan pada akhirnya, meningkatkan mutu lulusan. Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) adalah salah satu model pendidikan yang berkembang pesat di Indonesia. SDIT menggabungkan kurikulum nasional dengan pendidikan agama Islam secara terintegrasi, dengan tujuan menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat (Fauziah et al. Keunikan model ini menuntut adanya manajemen yang lebih kompleks dan terpadu. Manajer sekolah, dalam hal ini kepala sekolah, harus mampu mengelola aspek kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, dan hubungan masyarakat dengan pendekatan yang holistik. Yayasan Madani Tulang Bawang Barat merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan pendidikan SDIT. Dalam menjalankan misinya, yayasan ini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa sekolah yang dikelolanya mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Kinerja manajerial di tingkat sekolah dasar menjadi sangat penting untuk mencapai visi dan misi yayasan. Namun, seringkali evaluasi terhadap kinerja manajerial ini belum dilakukan secara sistematis dan komprehensif. Evaluasi yang terstruktur diperlukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pengelolaan sekolah, sehingga dapat dijadikan dasar untuk perbaikan berkelanjutan. Studi kasus ini berfokus pada Yayasan Madani Tulang Bawang Barat karena yayasan ini memiliki karakteristik khusus sebagai lembaga pendidikan swasta berbasis agama yang berada di wilayah yang terus Keberadaan lembaga pendidikan swasta seperti ini menjadi alternatif penting bagi masyarakat, namun keberlanjutan dan kualitasnya sangat bergantung pada manajemen yang baik. Evaluasi kinerja manajerial akan melihat sejauh mana kepala sekolah dan timnya telah berhasil dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen, seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan (Saragih et al. Lebih lanjut lagi, evaluasi kinerja adalah proses menilai sejauh mana seseorang atau suatu unit kerja telah berhasil dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam konteks sekolah, evaluasi kinerja manajerial tidak hanya mengukur pencapaian target administratif, tetapi juga dampak dari kebijakan dan keputusan manajerial terhadap proses belajar mengajar, motivasi guru, partisipasi orang tua, dan prestasi siswa. Tanpa adanya evaluasi yang Jurnal Basicedu Vol 9 No 6 Tahun 2025 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 1709 Evaluasi Kinerja Manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani: Studi Kasus Yayasan Madani Ae Githo DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. objektif, sulit bagi Yayasan Madani Tulang Bawang Barat untuk mengetahui apakah strategi yang mereka terapkan efektif atau tidak. Penelitian ini bertujuan guna memberikan hasil evaluasi mengenai umpan balik yang konstruktif bagi manajemen sekolah untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan. Temuan studi ini dapat menjadi referensi bagi yayasan dalam menentukan kebijakan pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan dan promosi Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru bagi para praktisi dan akademisi pendidikan mengenai model evaluasi kinerja manajerial yang sesuai untuk sekolah dasar Islam terpadu. Studi kasus merupakan metode penelitian yang tepat untuk topik ini karena memungkinkan peneliti untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap fenomena yang terjadi dalam konteks nyata (Rachman 2. Pendekatan studi kasus memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi secara kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, sehingga mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai dinamika kinerja manajerial di SDIT Madani. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas manajemen pendidikan, khususnya di lembaga pendidikan swasta berbasis Islam, sehingga mampu menciptakan generasi yang unggul dan berakhlak mulia sesuai dengan cita-cita bangsa. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang bertujuan memperoleh pemahaman mendalam mengenai kinerja manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Madani Tulang Bawang Barat serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggambarkan realitas sosial dan dinamika pengelolaan pendidikan Islam secara holistik. Penelitian dilaksanakan di SDIT Madani Tulang Bawang Barat yang berada di bawah naungan Yayasan Madani Tulang Bawang Barat. Provinsi Lampung. Sekolah ini memiliki 22 guru dan tenaga kependidikan serta 210 siswa pada tahun pelajaran 2024/2025. Kegiatan pembelajaran di sekolah ini mengintegrasikan kurikulum nasional dengan nilai-nilai Islam terpadu sehingga menjadi konteks penting untuk memahami praktik manajemen pendidikan Islam di lapangan. Subjek penelitian terdiri atas empat informan utama, yaitu kepala sekolah, satu guru, satu wali murid, dan satu siswa. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan keterlibatan dan pemahaman mereka terhadap proses manajerial sekolah. Selain data primer dari wawancara, penelitian juga memanfaatkan data sekunder berupa dokumen kebijakan sekolah, laporan kinerja, dan catatan administrasi manajemen sekolah. Apabila dalam hasil penelitian ditemukan data berbentuk angka atau persentase, seperti skor kepuasan 75% atau 80%, data tersebut diperoleh melalui angket tambahan yang disebarkan kepada 20 guru dan tenaga kependidikan. Angket tersebut digunakan sebagai pelengkap untuk memperkuat temuan kualitatif melalui analisis deskriptif kuantitatif sederhana. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara mendalam, lembar observasi, dan panduan Untuk mendukung analisis deskriptif, digunakan angket tertutup berbasis skala Likert 1Ae5 yang dikembangkan dari tiga aspek utama manajemen pendidikan Islam, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan Indikator penyusunan instrumen diadaptasi dari Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 tentang Manajemen Sekolah Dasar serta literatur manajemen pendidikan Islam (Marshella et al. Validitas isi angket diuji melalui expert judgment oleh dua dosen ahli manajemen pendidikan, sedangkan reliabilitas dihitung menggunakan koefisien CronbachAos Alpha dengan hasil 0,87 yang menunjukkan tingkat reliabilitas tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan utama, observasi langsung pada kegiatan pembelajaran dan manajerial sekolah, serta telaah dokumentasi berupa laporan tahunan, kebijakan sekolah, dan notulen rapat. Angket digunakan untuk memperoleh data tambahan yang memperkuat hasil kualitatif. Seluruh partisipan memberikan persetujuan untuk berpartisipasi secara sukarela, dan kerahasiaan identitas mereka dijaga sesuai dengan prinsip etika penelitian. Analisis data kualitatif dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Reduksi data dilakukan dengan memilah informasi yang relevan dengan fokus Jurnal Basicedu Vol 9 No 6 Tahun 2025 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 1710 Evaluasi Kinerja Manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani: Studi Kasus Yayasan Madani Ae Githo DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. penelitian, kemudian disajikan dalam bentuk narasi dan kutipan tematik. Kesimpulan ditarik berdasarkan pola dan hubungan antar data yang muncul selama proses analisis. Untuk data kuantitatif deskriptif, analisis dilakukan dengan menghitung skor rata-rata dan persentase menggunakan rumus Persentase = (Skor Diperoleh/Skor Maksima. y 100%. Kategori hasil ditetapkan dalam lima tingkatan, yaitu sangat baik . Ae 100%), baik . Ae80%), cukup . Ae60%), kurang . Ae40%), dan sangat kurang . Ae20%). Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, member checking kepada informan untuk memastikan kebenaran interpretasi, serta audit trail terhadap catatan lapangan dan dokumen penelitian. Peneliti juga melakukan refleksi diri untuk meminimalkan bias dan menjaga objektivitas selama proses penelitian. Dengan metode yang terstruktur dan konsisten ini, penelitian diharapkan memenuhi kriteria kredibilitas, dependabilitas, dan transferabilitas yang menjadi standar mutu metodologis dalam penelitian manajemen pendidikan Islam. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja manajerial di SDIT Madani dengan mengevaluasi enam aspek manajemen, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta tingkat kepuasan guru dan siswa. Data kinerja manajerial disajikan dalam skala 1 . angat kuran. hingga 5 . angat bai. , sementara tingkat kepuasan diukur dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan memperoleh skor 4, dengan kurikulum yang terintegrasi nilai-nilai Islam sebagai temuan utamanya. Aspek pengawasan menunjukkan kinerja optimal dengan skor 5, didukung oleh sistem monitoring yang efektif dan terstruktur. Temuan ini sejalan dengan konsep instructional leadership, di mana kepala sekolah berperan aktif dalam memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai standar mutu melalui supervisi dan monitoring berbasis data (Ariyanti et al. Aspek penggerakan dan pengambilan keputusan juga menunjukkan kinerja yang baik, masing-masing dengan skor 4, di mana motivasi guru tinggi dan keputusan diambil berdasarkan data serta masukan dari staf. Namun demikian, tantangan masih ditemukan pada aspek pengorganisasian dan komunikasi. Kondisi ini konsisten dengan penelitian terdahulu yang mengidentifikasi hambatan koordinasi dalam sekolah swasta berbasis agama, yang sering kali disebabkan oleh struktur organisasi yang belum sepenuhnya adaptif dan keterbatasan forum komunikasi antar staf (Moghtaderi et al. Beberapa studi juga menegaskan bahwa penguatan komunikasi dapat dicapai melalui praktik kemitraan antara sekolah dan orang tua, yang mampu menciptakan sinergi positif dalam mendukung pembelajaran dan disiplin siswa (Zahara et al. Dengan demikian, penguatan pada aspek ini menjadi penting untuk mendorong manajemen sekolah yang lebih kolaboratif dan responsif terhadap kebutuhan seluruh pemangku kepentingan. Sebaliknya, aspek pengorganisasian dan komunikasi memperoleh skor yang lebih rendah . , mengindikasikan adanya program yang kurang terintegrasi serta kebutuhan untuk meningkatkan hubungan antara manajemen dan guru. Temuan ini sejalan dengan studi yang memetakan hambatan koordinasi di sekolah swasta berbasis agama, di mana komunikasi internal sering kali terhambat oleh struktur organisasi yang hierarkis dan keterbatasan ruang dialog antar pendidik (Nur 2. Dalam konteks ini, praktik kemitraan sekolahAeorang tua terbukti efektif dalam meningkatkan keterbukaan komunikasi dan kolaborasi, terutama dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter siswa (Moghtaderi et al. Selain itu, hasil analisis faktor menunjukkan bahwa pengembangan profesional guru masih membutuhkan perhatian lebih (Rahmawati 2. Meskipun tingkat kepuasan guru mencapai 75%, kepuasan siswa mencapai 80%, dengan harapan untuk adanya lebih banyak kegiatan ekstrakurikuler. Beberapa guru menyampaikan kurangnya dukungan terhadap kegiatan peningkatan kompetensi. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa continuous professional development (CPD), lesson study, dan coaching instruksional memiliki korelasi positif dengan peningkatan kualitas pembelajaran serta profesionalisme guru (Sholeh 2. Oleh karena itu. Jurnal Basicedu Vol 9 No 6 Tahun 2025 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 1711 Evaluasi Kinerja Manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani: Studi Kasus Yayasan Madani Ae Githo DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. pelaksanaan program pengembangan berkelanjutan menjadi strategi penting untuk memperkuat kinerja guru dan efektivitas manajemen sekolah. Sementara itu, keterbatasan sumber daya finansial yang teridentifikasi sebagai kendala utama turut memengaruhi penyediaan fasilitas dan dukungan kegiatan ekstrakurikuler (Sari et al. Beberapa penelitian merekomendasikan strategi diversifikasi pendapatan sekolah melalui kemitraan dengan komunitas, pengembangan unit usaha sekolah, atau program donasi berkelanjutan sebagai langkah untuk memperkuat kemandirian finansial lembaga pendidikan Islam (Hasanah et al. Dengan demikian, peningkatan kapasitas manajerial di bidang pengorganisasian, komunikasi, dan pendanaan menjadi kunci dalam mewujudkan manajemen sekolah yang berkelanjutan dan berorientasi mutu. Tabel 1. Kinerja Manajerial SDIT Madani Aspek Manajerial Penilaian (Skala 1-. Keterangan Perencanaan Kurikulum terintegrasi dengan nilai-nilai Islam Pengorganisasian Beberapa program kurang terintegrasi Penggerakan Motivasi guru tinggi, tetapi perlu lebih banyak dukungan Pengawasan Sistem monitoring yang baik Pengambilan Keputusan Keputusan yang diambil berdasarkan data dan masukan Komunikasi Hubungan perlu ditingkatkan antara manajemen dan guru Tabel 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Manajerial Faktor Temuan Utama Sumber Daya Manusia Kualitas guru sangat baik, namun beberapa memerlukan pelatihan lebih lanjut Sumber Daya Finansial Anggaran terbatas, berdampak pada fasilitas pendidikan Komunikasi Perlu peningkatan dalam kolaborasi antara manajemen, guru, dan orang tua Kategori Kepuasan Guru Kepuasan Siswa Tabel 3. Tingkat Kepuasan Guru dan Siswa Persentase Kepuasan Keterangan (%) Mayoritas merasa puas, namun ada keluhan terkait dukungan pengembangan profesional Siswa puas dengan metode pengajaran, harapan untuk lebih banyak kegiatan ekstrakurikuler Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa kinerja manajerial di SDIT Madani memiliki landasan yang kuat pada aspek perencanaan dan pengawasan, namun terdapat tantangan signifikan pada aspek pengorganisasian dan komunikasi. Perencanaan yang baik, ditandai dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, merupakan elemen krusial dalam manajemen pendidikan Islam yang efektif (Hasanah et al. Integrasi nilai Islam dalam kurikulum tidak hanya memperkuat arah dan tujuan pendidikan, tetapi juga berimplikasi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. Beberapa studi menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam kegiatan belajar mampu meningkatkan kedisiplinan, motivasi belajar, dan hasil belajar siswa karena nilai-nilai tersebut menumbuhkan tanggung jawab, semangat berprestasi, serta kesadaran spiritual dalam proses belajar (Hung et al. Hal ini menunjukkan adanya visi dan misi yang jelas dari pimpinan sekolah dalam membangun sistem pendidikan yang holistik. Demikian pula, sistem pengawasan yang kuat menjadi fondasi untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan (Wiragunawan 2. Namun, skor yang lebih rendah pada aspek pengorganisasian dan komunikasi menunjukkan adanya celah antara perencanaan dan implementasi. Keterbatasan dalam pengorganisasian, seperti program yang kurang terintegrasi, dapat menyebabkan inefisiensi, tumpang tindih pekerjaan, dan kebingungan di kalangan staf (Zubaidah 2. Masalah ini dapat menghambat tercapainya tujuan strategis sekolah, meskipun rencana awal Jurnal Basicedu Vol 9 No 6 Tahun 2025 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 1712 Evaluasi Kinerja Manajerial di Sekolah Dasar Islam Terpadu Madani: Studi Kasus Yayasan Madani Ae Githo DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. sudah matang. Komunikasi yang efektif, yang juga mendapat skor rendah, merupakan prasyarat utama untuk koordinasi yang baik. Hubungan yang perlu ditingkatkan antara manajemen, guru, dan orang tua dapat menghambat kolaborasi dan partisipasi aktif, yang sangat penting dalam menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis dan produktif (Daraba et al. Aspek penggerakan, meskipun dinilai baik dengan tingginya motivasi guru, memerlukan dukungan lebih lanjut melalui pengembangan profesional. Kebutuhan akan pelatihan lanjutan bagi guru sejalan dengan tuntutan zaman yang mengharuskan pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalnya (Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dose. Investasi pada pengembangan profesional guru terbukti memiliki dampak positif langsung terhadap kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa (Sumiati 2. Keterbatasan finansial yang diidentifikasi dalam penelitian ini merupakan tantangan umum di banyak institusi pendidikan swasta. Anggaran yang terbatas berdampak langsung pada kualitas fasilitas dan sumber daya pendukung pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen finansial yang kreatif dan efektif, seperti penggalangan dana, kemitraan, atau optimalisasi aset, untuk mengatasi kendala ini tanpa mengorbankan kualitas pendidikan (Irhamha 2. Tingkat kepuasan guru dan siswa yang relatif tinggi . % dan 80%) adalah indikator positif dari lingkungan sekolah yang kondusif. Namun, temuan ini juga menggarisbawahi area-area yang perlu diperbaiki, yaitu dukungan pengembangan profesional bagi guru dan penambahan kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa. Memenuhi harapan ini tidak hanya akan meningkatkan kepuasan, tetapi juga memperkuat loyalitas dan rasa memiliki terhadap sekolah, yang pada akhirnya akan mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan SDIT Madani di masa depan. KESIMPULAN Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kinerja manajerial di SDIT Madani secara umum sudah baik, terutama pada aspek perencanaan dan pengawasan. Kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan sistem monitoring yang efektif menjadi kekuatan Hal ini menunjukkan bahwa visi dan misi sekolah telah diterjemahkan ke dalam rencana yang jelas dan diawasi dengan baik. Namun, terdapat tantangan signifikan pada aspek pengorganisasian dan komunikasi. Kurangnya koordinasi program dan kebutuhan untuk meningkatkan hubungan antara manajemen, guru, dan orang tua menjadi area kritis yang memerlukan perbaikan. Efektivitas implementasi strategi sekolah sangat bergantung pada kedua aspek ini. Selain itu, meskipun tingkat kepuasan guru dan siswa cukup tinggi, ada masukan berharga yang harus diperhatikan pengembangan profesional guru perlu ditingkatkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengajaran serta keterbatasan anggaran harus diatasi dengan strategi manajemen finansial yang lebih kreatif agar fasilitas sekolah dapat ditingkatkan. Secara keseluruhan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal. SDIT Madani perlu fokus pada penguatan kolaborasi dan komunikasi internal, serta memberikan dukungan yang lebih besar untuk pengembangan kompetensi guru, sambil terus mencari cara untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. DAFTAR PUSTAKA