General Ledger : Jurnal Studi Ilmu Akuntansi dan Keuangan Volume 03 No. Tahun 2024 E-ISSN: 2986-6995 DOI: Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni1. Marlina2. Neng Sri Wardhani3 1STIE Graha Kirana 2Universitas Al-Ahzar 3Universitas Pembangunan Panca Budi sriwahyuni@graha-kirana. com, marlinagaufe1609@gmail. nengsri_wardhani@dosen. Abstract Abstrak In this study, researchers tried to reveal the important role of accounting in the household and budget planning in the How do respondents implement household accounting and manage their finances regarding 4 . important things, namely: budgeting, recording, decision making and long-term planning. This research revealed the accounting practices in the households of 20 respondents with the criteria of having a permanent job with a minimum educational background of Bachelor's degree, being married and having children who live in Medan City. The focus of discussion and observation was attempted to answer problems regarding respondents' understanding of household accounting practices. The qualitative method used in this research uses the theoretical basis of phenomenological studies. This research will discuss human behavior, especially in managing and planning family finances, where the data is obtained from information and statements from the objects studied. The differences in accounting practices in households carried out by respondents are based on the level of knowledge and geographical area and employment status. However, even though almost half of the respondents do not have financial records, almost all respondents have savings to protect them for the future. Keywords: budgeting, record keeping, decision making and long term planning Pada penelitian ini, peneliti mencoba mengungkap tentang peran penting akuntansi dalam rumah tangga serta perencanaan penganggaran dalam rumah tangga. Bagaimana cara responden melakukan penerapan akuntansi rumah tangga dan mengelola keuangan mereka mengenai 4 Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 . hal penting yaitu: penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang. Penelitian ini mengungkap praktek akuntansi di rumah tangga pada 20 responden dengan kriteria memiliki pekerjaan tetap berlatar belakang pendidikan minimal S1, sudah bekeluarga dan memiliki anak yang berdomisili di Kota Medan. Adapun fokus pembahasan dan observasi diupayakan untuk menjawab permasalahan tentang pemahaman responden terhadap praktik akuntansi rumah tangga. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini memakai dasar teoritis studi fenomenologi. Penelitian ini akan membahas perilaku manusia khususnya dalam mengelola dan merencanakan keuangan keluarganya, dimana datanya diperoleh dari keterangan dan pernyataan Ae pernyataan dari obyek yang diteliti. Perbedaan praktik akuntansi dalam rumah tangga yang dilakukan responden dilatarbelakangi oleh tingkat pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki terhadap akuntansi, daerah geografis dan status pekerjaan. Tetapi walaupun hampir setengah responden tidak memiliki catatan keuangan hampir dari seluruh responden memiliki tabungan untuk berjaga dimasa yang akan datang. Kata kunci: penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang Pendahuluan Rumah tangga dikatakan sebagai suatu organisasi tersendiri yang outputnya adalah makanan dan kesehatan fisik dan mental pasangan dan anak-anak yang merupakan salah satu faktor produksi penting yaitu sumber daya manusia dimana inputnya adalah tenaga kerja dari anggotaanggota rumah tangga dan barang-barang modal yang dibeli di pasar. Rumah Tangga masih banyak diangap sebagai tempat konsumsi bukan tempat produksi. Tapi sesungguhnya rumah tangga tidak hanya merupakan tempat konsumsi namun juga tempat produksi. Rumah tangga juga merupakan penghasil sumber daya dan distribusi untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai. Adanya realita kompleks atas manajemen rumah tangga yang profesional agar tercapai tujuan bersama yang diidamkan sehingga tidaklah mengejutkan bahwasanya rumah tangga adalah tempat dimana kita menerapkan praktek-praktek yang bersifat rasional yaitu akuntansi dan Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 Saat ini ilmu akuntansi mengalami perkembangan sangat pesat. Dahulu akuntansi digunakan sebagai sumber informasi utama dalam setiap transaski bisnis seperti penetapan harga jual, sampai untuk mengetahui apakah perusahaan mengalami keuntungan atau malahan Namun, saat ini akuntansi tidak hanya berbicara tentang transaksi pada perusahaan saja. Akuntansi juga dibutuhkan oleh industri kecil, industri rumahan bahkan pada organisasi terkecil yang dikenal manusia yaitu rumah tangga. Perencanaan keuangan secara definisi menurut Certified Financial Planner. Board Of Standards. Inc. adalah proses mencapai tujuan hidup seseorang melalui manajemen keuangan secara terencana. Tujuan hidup termasuk membeli rumah, menabung untuk pendidikan anak atau merencanakan pensiun. Rich Edelman, 1998, memaparkan alasan mengapa perencanaan keuangan perlu dilakukan oleh individu maupun keluarga. Ini dikatakan karena perencanaan keuangan menjadi penting untuk kehidupan menjadi lebih baik tanpa suatu perencanaan sebagian besar anggota masyarakat akan merasakan kesulitan di dalam keuangannya serta bertambahnya suatu penderitaan yang tidak bisa dihindari. Banyak juga orang yang tidak menyadari pentingnya manajemen keuangan dalam kehidupan keuangan rumah tangga nya. Salah satu tujuan dari pengelolaan keuangan adalah menghindari situasi yang disebut dengan AudefisitAy dalam keuangan, karena perencanaan keuangan keluarga tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang berpendapatan besar, tetapi setiap orang baik kaya ataupun miskin perlu membuat perencanaan hidupnya guna mewujudkan tujuan hidupnya, namun perbedaannya hanya dalam pengalokasian dan pengelolaan uang. Empat Kategori Praktek Akuntansi Rumah Tangga adalah: 1. Penganggaran 2. Pencatatan 3. Pengambilan keputusan 4. Perencanaan keuangan jangka panjang (Deryl dan Bill, 2. Penganggaran adalah salah satu teknik akuntansi yang penting dalam rumah tangga. Penganggaran digunakan untuk mengendalikan pengeluaran, mengidentifikasi dimana terjadi pengeluaran yang besar, memenuhi tujuan-tujuan, mengurangi pembelian impuls, menghindari hutang, untuk investasi dan tabungan, menumbuhkan ketrampilan manajemen bagi anggota keluarga, dan untuk memastikan bahwa pendapatan jangka pendek dan pola pengeluaran sejalan dengan tujuan jangka panjang dan memberi tempat khusus Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 bagi dana yang tak dapat disentuh contohnya untuk keperluan pendidikan anak-anak dan liburan atau untuk cicilan rumah. Dalam kehidupan berumah tangga perlu adanya cadangan kejadian-kejadian pembengkakan pengeluaran dalam rumah tangga serta penghindaran hutang terhadap pihak ketiga. Penganggaran disini sematamata bukan hanya bagi kalangan keluarga yang sudah dikarunia anak melainkan bagi pasangan yang baru berumah tangga sehingga mereka harus benar-benar matang dalam mengatur setiap anggaran dalam rumah tangganya termasuk kebutuhan yang benarbenar terpenting dan harus didahulukan. Penganggaran merupakan bagian terpenting yang sangat dianjurkan bagi setiap orang termasuk penganggaran di dalam rumah tangga, penganggaran merupakan suatu teknik yang memfasilitasi suatu tindakan untuk mengontrol terhadap perencanaan keuangan, pengendalian dan pengelolaan asset keluarga dan merupakan suatu elemen terpenting dalam pencapaian tujuanAetujuan kolektif keluarga (Nickel et al,1976, p. Oppenheim, 1976, p. Suatu perencanaan secara rasional yang dilakukan di dalam kehidupan sehari-hari dapat dirasakan sebagai bahan untuk pencegahan terhadap emosional gangguan dan trauma atas kebangkrutan pribadi dikarenakan tidak mampu mengatasi keuangannya tersendiri. Pencatatan , keputusan tentang informasi apa yang dicatat dan bagaimana mencatatnya dikondisikan oleh kebutuhan masingmasing pasangan dan ketrampilan suami/istri yang melakukan pencatatan tersebut. Pembukuan membutuhkan disiplin dalam pencatatan serta masalah waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk tugas tersebut. Tujuan akuntansi rumah tangga adalah menghasilkan pendapatan, akumulasi kekayaan dan distribusi, dan pencapaian kesuksesan pribadi. Hal ini menuju pada kesimpulan bahwa singleentry bookkeeping lebih sesuai untuk rumah tangga dimana perhatian diletakkan pada pengawasan pengeluaran dan tingkat konsumsi, bukannya maksimalisasi keuntungan (Nickell and Dorsey. Penggunaan komputer mempermudah perhitungan dan administrasi keuangan rumah tangga. Secara lebih sederhana kita dapat menggunakan spreadsheet seperti Microsoft Excel untuk untuk memproses transaksi, mengadakan analisa data dan menghasilkan laporan-laporan pola pengeluaran dan perubahan dalam saldo. Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 Pengambilan Keputusan, karakteristik lain berkenaan dengan akuntansi rumah tangga adalah pengambilan keputusan dalam rumah tangga bersifat multi dimensional dan sulit untuk menyeimbangkan tujuan-tujuan hidup dengan rasionalitas Kebutuhan material, emosional dan spiritual berkombinasi dalam pengambilan keputusan. Ketika aspek emosional berjalan dengan aspek ekonomis, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka seringkali menolak aspek ekonomis. Sehingga dikatakan bahwa strategi keuangan rumah tangga bersifat kompleks dan ditentukan banyak oleh faktor-faktor sosial dan psikologis, bukannya semata-mata oleh faktor ekonomis. Banyak pula dari pasangan yang berpikir bahwa hidup itu pendek . ife is short mentalit. maka hidup perlu dinikmati. Hal ini menyebabkan mereka cenderung untuk bersikap lebih konsumtif dan kurang berpikir secara jangka panjang sehingga mereka tidak membuat perencanaan yang jauh ke depan. Hal ini tidak sejalan dengan konteks goingconcern organisasi yang rasional. Tiga macam keputusan keuangan rumah tangga setelah membaca laporan keuangan adalah berkaitan dengan keputusan tentang berapa banyak jumlah uang yang sebaiknya ditabung, perencanaan keuangan jangka pendek dan panjang serta keputusan tentang pembelian-pembelian besar seperti rumah, mobil, dan Suatu hal penting lain dalam pengambilan keputusan adalah menghindari hutang, ada kecenderungan untuk menghindari pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan atau berhutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perencanaan keuangan jangka panjang, perencanaan keuangan jangka panjang berguna untuk mengantisipasi pengeluaranpengeluaran besar yang akan terjadi dimasa yang akan datang, misalnya kelahiran anak, pernikahan anak dan kematian atau pembeliaan aset-aset rumah tangga yang bernilai tinggi seperti pembayaran kredit rumah atau mobil. Disamping itu perencanaan jangka panjang mengantisipasi pengeluaran tak terduga dan berfungsi untuk melindungi keuangan rumah tangga dari risiko pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya melebihi penerimaan sehingga menghindarkan kondisi keuangan keluarga tersebut dari beban hutang. Praktek akuntansi rumah tangga dilihat tidak hanya berfokus sebagai pengendalian anggaran jangka pendek tetapi menuju pada Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 perencanaan seumur hidup dan peningkatan kesadaran akan masalahmasalah sosial dan lingkungan. Sebagian besar dari hasil penelitian menunjukkan pemikiran jangka panjang dalam kaitannya dengan peningkatan ekuitas rumah, tabungan bagi masa depan anak-anak mereka, dan berpartisipasi dalam skema pensiun mereka. Bentuk-bentuk lain dari tabungan dilakukan secara situasional. Perencanaan tabungan masa depan juga jarang dikuantifikasikan, bahkan ketika tabungan masa depan tersebut ditujukan untuk tujuan-tujuan khusus. Tanpa adanya konteks going-concern, perencanaan keuangan rumah tangga menghadapi keterbatasan-keterbatasan, meskipun keterbatasan ini tidaklah jelas. Melakukan pemilihan-pemilihan yang bersifat rasional antara konsumsi dan tabungan adalah problematik dalam konteks rumah Mental Accounting merupakan salah satu teori yang membahas prilaku individu dalam mengambil dan menyikapi keuangan individu atau rumah tangga. Thaler . mendefinisikan mental accounting sebagai rangkaian operasi kognitif yang digunakan oleh individu atau rumah tangga dalam mengkode, membuat dan mengevaluasi kategori aktifitas keuangannya. AuMental accounting is the set of cognitive operations used by individuals and households to organize, evaluate, and keep track of financial activitiesAy (Thaler, 1. Fokus teori mental accounting adalah bagaimana individu menyikapi dan mengevaluasi situasi terhadap kemungkinan yang memberikan dua hasil atau lebih. Dalam hal ini, individu mempunyai kecenderungan atau prilaku untuk mengelompokkan uang yang dimiliki berdasarkan sumber penerimaan uang dan berdasarkan kegunaan dari uang tersebut, seperti yang diungkapkan oleh Shefrin dan Thaler . AuAreport that people tend to decompose their income according to its source into three categories: salary income, asset income, and future income, and find that the marginal propensity to spend the income differs among these categoriesAy. Teori mental accounting lahir dari pemikiran terhadap perilaku keuangan yang biasanya sering bertindak irrational, terlalu percaya diri terhadap pengetahuan, kemampuan yang dimiliki . dan adanya ketidakpastian terhadap suatu ramalan . on bayes forecas. Sejalan dengan hal tersebut, setiap individu mempunyai frame sendiri dalam mengambil keputusannya, tergantung kepada penilaiannya terhadap suatu harta atau benda. Misalnya, seorang ibu rumah tangga beranggapan membeli sebuah buku seharga Rp. 000 sangat mahal Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 sedangkan untuk membeli jaket Rp. 000 dianggap normal. Hal itu tergantung dari penilaian ibu tersebut terhadap kedua aset tersebut. Komponen yang membangun mental accounting menurut Thaler . terdiri atas tiga hal yang pertama, adanya presepsi terhadap hasil . serta membuat dan mengevaluasi keputusan, kedua menetapkan aktifitas untuk pencatatan yang lebih spesifik dan ketiga, menentukan batas atau periode evaluasi terhadap akun-akun dimana, ada yang dievaluasi mingguan, bulanan atau tahunan. Ketiga komponen tersebut mempengaruhi individu dalam bersikap dan mengambil II. Metode Penelitian Metode penelitian yang dipergunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini berfokus pada perencanaan keuangan keluarga bagaimana pola pencatatan dan pengelolaan keuangan pada Meleong . bahwa penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan naturalistik untuk menemukan pemahaman mengenai fenomena dalam suatu latar belakang berkonteks khusus. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang terjadi pada lingkup sosial yang mencakup pelaku, kejadian, tempat dan Keempat cakupan tersebut dinamakan social setting (DjamAoan dan Aan,2. Pada penelitian kualitatif peneliti diharuskan untuk lebih fokus pada prinsip dasar fenomena yang terjadi dalam kehidupan sosial, yang nantinya akan dianalisis dengan menggunakan teori yang sudah ada ( Bambang dan Melia, 2008:78-. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Medan dengan jumlah responden 20 orang yang telah berumah tangga, mempunyai anak, memiliki pekerjaan tetap, berlatarbelakang pendidikan minimal S1. Teknik pengumpulan data menggunakan mendalam terhadap informan, pendalaman latar belakang informan, catatan hasil pengamatan serta dokumen Ae dokumen yang mungkin masih terkait dengan penelitian ini. Responden merupakan orang yang bersedia untuk memberikan informasi mendalam yang diperlukan dalam penelitian ini. Menurut Sutopo . , sumber data yang sangat penting dalam penelitian kualitatif adalah manusia yang menjadi narasumber atau informan. Untuk mengumpulkan informasi dari sumber data ini diperlukan teknik Jenis laporan keuangan, jenis laporan keuangan rumah tangga yang digunakan dibagi menjadi 3, yaitu tidak membuat laporan keuangan Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 secara tertulis, membuat laporan tertulis di kertas dan membuat laporan yang terkomputerisasi. Yang membuat laporan keuangan juga akan dikategorikan sebanyak 4 bagian, apakah membuat semuanya atau hanya Selanjutnya pencatatan keuangan dibagi atau tidak kedalam 3 pos yaitu pos biaya hidup, pos tabungan dan pos gaya hidup. Diskusi dan Hasil Penelitian Berbeda dengan peneliti-peneliti sebelumnya, penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mengetahui nilai-nilai akuntansi dikehidupan berumah tangga apakah melakukan suatu perencanaan anggaran, pencatatan, pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang dalam mempersiapkan kondisi keuangan mereka serta menghindari keuangan yang defisit. Pandangan terhadap penerapan akuntansi dalam rumah tangga sangat perlu diterapkan, bagaimana suatu keluarga dapat merencanakan keuangan mereka sehingga dapat membentuk manajemen keuangan rumah tangga yang baik sesuai dengan kebutuhan rumah tangga mereka. Prinsip akuntansi rumah tangga disini merupakan suatu pendekatan yang harus dilakukan dengan secara matang dan terperinci guna menghindari hutang dan pemakaian kartu kredit yang berlebihan. Berikut tabulasi hasil wawancara dengan 20 responden Tabel 4. 1 Responden yg membuat Laporan keuangan dan tidak Membuat laporan Rumah Tangga Tidak membuat Laporan tulis dibuku Laporan Laporan keuangan RT 5 responden 6 reponden 9 responden Dari hasil tabulasi diatas dapat kita simpulkan bahwa hampir setengah dari jumlah responden yang diwawancari tidak membuat laporan keuangan. Mereka tidak melakukan penganggaran maupun Tidak ada rencana dalam keuangan mereka. Menurut mereka tidak terlalu penting pencatatan. Mungkin hal ini dikarenakan latar belakang pendidikan. Sedangkan sisanya 11 responden melakukan pencatatan karena menurut mereka akan memudahkan mereka untuk melakukan evaluasi terhadap keuangan mereka, dan dengan melakukan penganggaran akan mudah mewujudkan target-target keuangan mereka. Tabulasi hasil wawancara dengan 11 responden yang membuat laporan keuangan rumah tangga. Tabel 4. 2 Responden yg mengaplikasikan praktek akuntansi RT Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 Laporan 7 responden Laporan 11 responden 3 responden Perencanaan jangka panjang 7 responden Dilihat dari aspek penganggararan. Ada dua tipe penganggaran yang dilakukan oleh 11 responden, yaitu penganggaran yang bersifat sistematis, penganggaran yang hanya berdasarkan anggaran rutin. Hanya 7 responden yang melakukan penganggaran dan perencanaan jangka panjang dan 3 responden yang berfikir panjang sebelum mengambil keputusan, memilah antara kebutuhan atau keinginan atas belanja yang mereka lakukan. Terkait pencatatan, sebagian responden menyukai melakukan pencatatan terhadap pengeluaran secara tertulis dan bahkan rutin dilakukan dan sebagian responden lainnya lebih nyaman dengan mengingatnya saja dalam pikiran tanpa memerlukan sebuah catatan Dari hasil wawancara mendalam dengan 20 responden yang memiliki pos pos dalam pencatatan keuangan rumah tangga mereka. Berikut tabelnya. Tabel 4. 3 Responden dengan 3 pos keuangan RT Pos biaya hidup Pos tabungan Pos gaya hidup 11 responden 14 responden 7 responden Ternyata dari hasil wawancara mendalam ada 14 responden yang memiliki tabungan dari ke 14 itu ada 3 responden yang tidak melakukan pencatatan dan pengganggaran tapi mereka memiliki tabungan. Baik uang tunai, emas batangan maupun kebun atau peternakan. Artinya 3 responden tersebut sebenarnya memahami bahwa mereka harusnya punya perencanaan masa depan. Hanya saja mereka tidak mau direpotkan dengan catatan. Padahal dari catatan itu mereka bisa mengevaluasi keuangan mereka tiap bulannya dan mempermudah untuk mencapai target keuangan mereka. Pencatatan pos biaya hidup dilakukan oleh responden, hal ini memudahkan mereka untuk menunaikan kewajiban mereka setiap bulannya, agar tidak ada yang terlewatkan dan tidak terkena denda jika itu adalah hutang bulanan. Sedangkan pencatatan pos gaya hidup hanya dilakukan oleh 7 responden dikarenakan mereka sadar kalau pos ini digabung pencatatannya maka akan terjadi pengeluaran yg sedikitsedikit menjadi bukit dan tak terduga. Jika pos ini telah disediakan maka Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 akan memudahkan mereka untuk mengerem pengeluaran tak terduga Berbeda halnya dengan akuntansi yang diterapkan oleh unit bisnis dan organisasi pemerintah yang memiliki standar dalam pencatatan maupun dalam pelaporan. Beberapa responden yang diwawancara, memiliki pendapat yang berbeda dan karakteristik yang berbeda terhadap pandangan dari penerapan akuntansi dimulai dari setiap perencanaan anggaran, pencatatan, pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang. Responden yang di wawancara hanya menerapkan bagaimana mereka dapat mengelola keuangan mereka serta kebutuhan-kebutuhan apa saja yang mereka perlukan. Responden yang telah diwawancara kebanyakan tidak pernah mencatat detail setiap pengeluaran mereka bahkan mereka cenderung tidak pernah menyerahkan setiap bukti-bukti transaksi pengeluaran mereka terhadap suami/istri. Pencatatan di dalam akuntansi rumah tangga sangat diperlukan, dikarenakan agar mereka dapat mengetahui seberapa besar pengeluaran yang mereka lakukan dalam setiap kebutuhan sehariharinya. Praktik akuntansi keluarga merupakan sebagai salah satu aktivitas kehidupan sehari-hari, dalam rangka mendokumentasikan bukti-bukti pengeluaran, penerimaan, menganggarkan kebutuhan keluarga selanjutnya mencatatnya dan kemudian menunjukkan . kepada suami/istri sebagai amanah atas penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Akuntansi keluarga diterapkan atas dasar kesadaran dan bersifat fleksibel karena tidak ada aturan maupun ketentuan yang mengaturnya. Kebutuhan yang cenderung semakin meningkat setidaknya mampu memberikan suatu pemahaman terhadap sifat kehati-hatian dalam melakukan pengeluaran dalam rumah tangga. Hal-hal yang dianggap paling utama . dan utama di dalam kebutuhan kehidupan mereka. Ini akan berdampak sangat baik untuk mengontrol siklus keuangan . ash flo. dalam rekening mereka serta mengurangi pemakaian kartu kredit. Pemahaman serta pentingnya peran akuntansi keluarga setidaknya menjadi acuan yang sangat baik dalam mengelola keuangan di rumah tangga mereka. Setiap rumah tangga keluarga setidaknya mampu menciptakan perencanaan-perencanaan belanja di setiap bulannya. Serta melakukan evaluasi ketika penganggaran tidak sesuai dengan realisasinya. Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 Rumah tangga adalah tempat dimana sebagian keputusan yang diambil cenderung bersifat emosional meskipun transaksi-transaksi yang dilakukan melibatkan nilai transaksi yang tinggi. Dan seringkali pencatatan transaksi-transaksi tidak dilakukan secara konsisten, lengkap, terperinci, dan berterima umum karena keterbatasan waktu dan Penggunaan komputer dalam menghasilkan laporan keuangan rumah tangga pun masih jarang ditemui karena masih banyak pelaku keuangan rumah tangga tidak mempunyai kemampuan memadai atas program aplikasi komputer. Keputusan atas pembelian barang atau jasa masih cenderung irasional meskipun transaksi-transaksi yang dilakukan melibatkan nilai transaksi yang tinggi. oleh karena itu penggunaan singleentry bookkeeping lebih sesuai untuk rumah tangga. Menurut Espa dan Triwuyono . dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa akuntansi dalam rumah tangga mencerminkan nilai-nilai yaitu. tanggung jawab, amanah, kejujuran, disiplin, iklhas dan rajin yang disingkat dengan sebuah kata yaitu, takdir. Keberadaan nilainilai tersebut dalam rumah tangga, secara perlahan akan menjadi kebiasaan yang digunakan individu dalam bersosialisasi satu sama Hal tersebut, akan membantu individu dalam melatih dan mengembangkan diri yang berdampak kepada terjalinnya hubungan baik antar sesama. Oleh karena itu, akuntansi merupakan suatu hal yang baik untuk diterapkan dalam rumah tangga. Motif penerapan akuntansi dalam rumah tangga akuntansi secara tidak langsung telah menjadi bagian dari pengelolaan keuangan individu dalam rumah tangga. Espa dan Triwuyono . dalam penelitiannya mengatakan ada tiga hal yang mendasari dan memotivasi individu dalam menerapkan akuntansi dalam rumah tangga yaitu: untuk membentuk perilaku anggota keluarga, mempererat jalinan cinta . uami-istr. dan sebagai pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Esa. Secara umum ada banyak hal yang mendasari dan memotivasi individu untuk menerapkan akuntansi dalam rumah tangga salah satunya dimotivasi oleh ketidakpastian masa depan, adanya kecemasan terhadap kemampuan dalam memenuhi kehidupan dimasa depan dan karena kehidupan ekonomi yang semakin berfluktuatif. IV. Kesimpulan Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya pentingnya peran akuntansi dalam rumah tangga untuk dapat merencanakan setiap Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 anggaran dalam rumah tangga, pencatatan, pengambilan keputusan serta perencanaan jangka panjang di dalam rumah tangga. Bentuk praktik akuntansi dalam rumah tangga merupakan suatu skema dalam menghindari hutang terhadap para kreditur maupun pemakaian kartu kredit yang berlebihan sehingga istri atau suami sangat berperan penting untuk melihat setiap kebutuhan-kebutuhan apa saja yang harus diperlukan dalam rumah tangga di dalam penentuan pengambilan keputusan yang terpenting serta perencanaan-perencanaan yang harus mereka lakukan demi kebutuhan anak-anak mereka nantinya disertai dengan komunikasi antara suami dan istri. Sehingga perlunya suatu bentuk pencatatan dalam setiap transaksiAetransaksi baik penerimaan maupun pengeluaran dalam rumah tangga di sertai dengan buktiAebukti . ota,bon, kwitansi, dl. demi menghindari kesalahpahaman antara suami dan istri serta perlunya suatu pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang dalam mengelola keuangan keluarga yang baik dan lebih tepat. Dari aspek pengambilan keputusan, peneliti menginvestigasi dua hal, pertama, keputusan menabung kedua, pengeluaran yang sifatnya Hampir semua responden selalu menyediakan tabungan baik dalam bentuk tunai maupun dalam bentuk benda. Hal ini bertujuan untuk spekulasi terhadap peristiwa yang tidak diduga dan juga untuk investasi dalam memenuhi tujuan jangka panjang. Selanjutnya, terhadap pengeluaran yang besar responden lebih memilih untuk membeli secara angsuran atau cicilan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan membayar sehingga, tidak ada perasaan terlillit hutang. Terkait dengan aspek perencanaan jangka panjang, 4 responden cenderung investasi dalam bentuk benda dan 3 responden lainnya lebih memilih investasi dalam bentuk usaha yang bersifat produktif. Perbedaan praktik akuntansi dalam rumah tangga yang dilakukan responden dilatarbelakangi oleh tingkat pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki terhadap akuntansi. Selain itu, perbedaan tersebut juga ditentukan oleh unsur geografis dan status pekerjaan yang dimiliki. Perilaku yang tidak sesuai dengan pendidikan yang dimiliki tersebut, disebabkan karena ada hal lain yang menjadi pertimbangan dalam berperilaku dan mengambil keputusan. Hal tersebut merupakan dorongan emosional yang ditentukan oleh mental yang dimiliki masingmasing individu. Dalam perspektif mental accounting perilaku individu yang berbeda tersebut ditentukan dari hasil penilaian, pengelompokan Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 . dan hasil evaluasi . setiap individu yang berbedabeda terhadap kondisi dan permasalahan. Akuntansi merupakan bahasa bisnis yang digunakan untuk menjelaskan kondisi keuangan perusahaan. Sejalan dengan hal tersebut, akuntansi dalam rumah tanga digunakan sebagai alat kontrol keuangan dalam rumah tangga. Manfaat akuntansi sendiri dalam kehidupan rumah tangga jika dilihat secara sederhana adalah sebagai sarana saling terbuka di antara pasangan, meningkatkan rasa tanggung jawab dan menciptakan rasa aman. Nilai-Nilai Akuntansi dalam Rumah Tangga Nilai . merupakan sesuatu yang biasa digunakan oleh individu untuk menilai dan mengukur kelayakan suatu tindakan. Dalam melaksanakan akuntansi dalam rumah tangga secara tidak langsung akan melatih individu untuk bertanggung jawab terhadap keuangannya, melatih individu untuk mengkomunikasikan keadaan yang sebenarnya kepada pasangannya dan melatih analisis individu dalam mengambil keputusan. Bibliografi Allen. The Money Book. Your Money and YourLife. Pan Books. London. Berthoud. and Kempson. Credit and Debt. The PSI Report. Policy Studies Institute. London. De Bont. Werner dan Thaler. Financial Decision MakingIn Market and Firm: Behavorial Prespective. National Bureau Of Economic Research. No. Espa,Vitriya. Iwan Triyuwono dan Unti Ludigdo. AuKonstruksi Bentuk Akuntansi Keluarga (Pendekatan Hipnometodolog. ,Skripsi Friedman. A Theory of the Consumption Function. Princeton University Press. Princeton. NJ. Gundrey. Making Ends Meet. A Practical Guide to Family Finance. Arrow Books. London. Peran Penting Akuntansi dalam Rumah Tangga Sri Wahyuni. Marlina. Neng Sri Wardhani Vol. 03 No. 02 Tahun 2024 Hancock. Home Budgeting. Oyez Publishing Ltd. London. Livingstone. and Lunt. , ``Savers and borrowers: strategies of personal financial management''. Human Relations. Vol. 46 No. August, pp. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. PT Remaja Rosdakarya. Bandung Northcott. Deryl dan Dollin. 2000,AuHome Accountants: Exploring Their PracticesAy. University of Manchester School of Accounting And Finance Accounting. Auditing & Accountability Journal. Vol . 13 Iss 4 pp 475 - . Nickell. Rice. and Tucker. Management in Family Living. John Wiley & Sons. New York. NY. Northcott Deryl dan Dollin . AuHome Accountants: Exploring Their PracticesAy. University of Manchester School of accounting and finance Oppenheim. Management of the Modern Home. Macmillan Publishing Co. New York. NY. Phillips. and Lane. Personal Finance. Text and Case Problems. Wiley & Sons. New York. NY Russell. How to Get the Most for Your Money. International Magazine Co. New York. NY. Suriasumantri. S dan Triyuwono 2007. Filsafat Ilmu. Sebuah pengantar popluer. Penerbit Pustaka sinar harapan. Cetakan Sutopo. 2003, pengumpulan dan pengolahan data penelitian kualitatif, dalam metodelogi penelitian kualitatif. tinjauan teoritis dan praktis, lembaga penelitian universitas islam malang dan visipress. Malang