ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Keberdayaan Sosial Pemuda di Perdesaan Kabupaten Bekasi Youth Social Empowerment in Rural Bekasi District Prayogo1. Siti Amanah2. Zaim Uchrowi2 Magister Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. IPB University Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. IPB University Kampus IPB Dramaga Bogor. Jawa Barat 16680. Indonesia Email korespondensi: goprayogo@apps. Diterima: 03-12-2023 Direvisi: 01-04-2024 Disetujui terbit: 31-05-2024 ABSTRACT The role of youth is so important in the progress of a nation, because youth can act as agents of change in development. This study aims to analyze the influence of individual characteristics. Pancasila character values, the implementation of karang taruna programs, and extension support on the fulfillment of needs and social empowerment of karang taruna members. This research was conducted by interviewing 61 respondents of karang taruna members in Tamanrahayu and Kertarahayu Villages. Setu District. Bekasi Regency. West Java Province in March-June 2023. The research sample was taken purposively based on activeness, willingness, and length of time as a member of the karang taruna. The research instrument used was a questionnaire with a direct interview method to respondents. The research data were analyzed using Partial Least Square (PLS) analysis. The results showed that the fulfillment of members' needs in both karang taruna was in the same high category, but for social empowerment. Karang Taruna Tamanrahayu was higher than Kertarahayu. The fulfillment of the needs of karang taruna is influenced by the value of Pancasila character and the implementation of karang taruna, while the social empowerment of karang taruna is influenced by extension support. Keywords: agenf of change, social empowerment, karang taruna, youth ABSTRAK Peran pemuda begitu penting dalam kemajuan suatu bangsa, karena pemuda dapat berperan sebagai agen perubahan dalam pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik individu, nilai karakter Pancasila, pelaksanaan program karang taruna, dan dukungan penyuluhan terhadap keterpenuhan kebutuhan dan keberdayaan sosial anggota karang taruna. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara sebanyak 61 orang responden anggota karang taruna di Desa Tamanrahayu dan Kertarahayu Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat pada bulan Maret-Juni 2023. Sampel penelitian diambil secara purposive berdasarkan keaktifan, kesediaan, dan lamanya menjadi anggota karang taruna. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan metode wawancara langsung kepada responden. Data penelitian dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpenuhan kebutuhan anggota di kedua karang taruna dalam kategori yang sama tinggi, tetapi untuk keberdayaan sosial. Karang Taruna Tamanrahayu lebih tinggi daripada Kertarahayu. Keterpenuhan kebutuhan anggota karang taruna dipengaruhi oleh nilai karakter Pancasila dan pelaksanaan program karang taruna, sedangkan keberdayaan sosial anggota karang taruna dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan. Kata kunci: Agen perubahan, keberdayaan sosial, karang taruna, pemuda Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 PENDAHULUAN Pemuda mempunyai peran penting dalam kemajuan suatu bangsa karena pemuda adalah pemimpin dan agen perubahan masa depan (Amanah et al. Menurut Widodo . dalam diri pemuda terdapat energi yang besar, kreativitas, inovatif, dan semangat tinggi. Maju atau tidaknya suatu bangsa, dapat dilihat dari kondisi pemudanya saat ini. Salah satu organisasi yang beranggotakan pemuda di tanah air adalah karang taruna. Karang taruna yang berada di desa/kelurahan sebagai wadah bagi pemuda untuk tumbuh dan berkembang atas dasar jiwa sosial. Karang taruna dalam kegiatannya menjadi mitra pemerintah (Kawalod et al. Widodo, 2. Selain itu, karang taruna juga aktif dikegiatan seperti keagamaan, budaya, olah raga, seni, rekreasi (Kurniasari et al. Sari et al. Rukanda et al. Ramlan. Prima et al. Di sisi lain, karang taruna dianggap nihil program, aktivitasnya hanya seremonial, aktif satu tahun sekali, lemah dalam koordinasi, pekerjaan, pendanaan terbatas juga menjadi sebab tidak aktifnya karang taruna (Kurniasari et al. Ashary. Sari et al. Oktaviani et al. Prima et al. Tujuan khususnya pada generasi muda. Kesejahteraan sosial merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan matrial, sosial, dan spiritual (Permensos No. 25 tahun 2019 tentang Karang Tarun. Karang taruna memiliki program dibidang pelayanan sosial, usaha ekonomi produktif, rekreasi, olahraga dan kesenian, pendidikan, dan pelatihan (Buku Panduan karang taruna, 2. Berjalannya program didukung oleh karakteristik anggota karang taruna (Purnomo, 2. meliputi usia, tingkat pendidikan, dan kekosmopolitanan. Nilai juga memengaruhi ke cara pandang seseorang. Salah satu nilai yang dapat dijadikan rujukan untuk membentuk karakter adalah nilai karakter Pancasila (Uchrowi, 2. Agar anggota karang taruna berdaya, diperlukan dukungan penyuluhan atau Penyuluhan merupakan proses perubahan berencana secara berkelanjutan yang meliputi pembelajaran bagi individu hingga masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku (Amanah et Pemberdayaan psikologis menurut Zimmerman (Mat Aji et al. yang mencakup keberdayaan interpersonal, interaksional, dan perilaku keberdayaan. Keberdayaan merupakan hasil dari proses pemberdayaan yang ditunjukkan dengan adanya perubahan serta peningkatan kemampuan dari seseorang (Kasmel dan Andersen, 2. Di tanah air, karang taruna 431, provinsi Jawa Tengah di urutan pertama dengan karang taruna terbanyak, yakni 8. 559, lalu Jawa Timur 501, dan Jawa Barat 5. 957 (RI, 2. Kabupaten Bekasi adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Barat yang berdiri tahun 1950. Cikarang merupakan ibu kotanya dengan luas 273,88 km 2 dan memiliki 23 kecamatan, dan Kecamatan Setu adalah salah Terdapat 11 desa di Kecamatan Setu dan masing-masing desa ada karang Dari 11 desa tersebut, terdapat dua desa yang memiliki karang taruna Karang Taruna Tamanrahayu dan Kertarahayu. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Tamanrahayu adalah desa urban dan sebagian besar penduduknya bekerja sebagai wiraswasta, sementara Kertarahayu merupakan daerah rural dengan mata pencarian sebagian besar Beberapa penelitian mengenai karang taruna membahas aspek: penguatan karang taruna (Mulyani, 2. pengurus karang taruna (Setianto et al. Purnomo, 2. pemuda terhadap peranan karang taruna (Handayani et al. optimalisasi pemberdayaan organisasi (Ashary, komunitas (Widodo, 2. karang taruna membina generasi muda (Cahyono, 2. partisipasi pemuda dalam karang taruna (Angkasawati, peran karang taruna dalam mewujudkan tanggung jawab sosial (Pratama Rahmat, partisipasi karang taruna dalam pembangunan desa (Putra, 2. karang taruna sebagai agen perubahan (Suradi, 2. Hasil review berbagai penelitian tersebut, belum ditemukan penelitian kebutuhan dan keberdayaan sosial dari anggota karang taruna. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik individu, nilai Pancasila, program karang taruna, dan dukungan kebutuhan anggota karang taruna, anggota karang taruna. Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2023 dengan menggunakan metode survei. Analisis statistika inferensia digunakan untuk melihat pengaruh antar Peubah bebas . dalam penelitian ini adalah karakteristik individu, nilai karakter Pancasila, pelaksanaan . adalah keterpenuhan kebutuhan anggota, dan keberdayaan sosial. Data kualitatif digunakan untuk menjelaskan pengaruh antar peubah bebas dan terikat, diperoleh dari observasi dan wawancara Adapun menggunakan kuesioner. Lokasi penelitian dipilih mewakili wilayah urban (Desa Tamanrahay. dan rural (Desa Kertarahay. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive berdasarkan keaktifan, kesediaan, dan lamanya menjadi anggota karang taruna. Unit analisis berjumlah 61 orang, terdiri dari 30 anggota Karang Taruna Tamanrahayu dan 31 Kertarahayu. Teknik menggunakan aplikasi Microsoft Excel versi 2016 dan disajikan dalam tabel frekuensi dengan pengkategorian pada Persamaan 1. (H - L)/Jumlah kategori A . H = nilai tertinggi . umlah soal x skor L = nilai terendah . umlah soal y skor Teknik menggunakan software SmartPLS Versi 9, dan untuk memberikan gambaran Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 pengaruh setiap jalur antar variabel menggunakan Partial Least Square. Pada penelitian ini, jenis validitas yang diterapkan mencakup validitas konstruk dan validitas isi. Untuk menguji validitas menggunakan rumus Pearson Product Moment sebagai metode pengujian validitas pada Persamaan 2. ycu Oc ycUycUOe Oc ycU Oc ycU Ooycu Oc ycU 2 Oe (Oc ycU)2 Ooycu Oc ycU 2 Oe (Oc ycU)2 A . Keterangan: OcY1 = Jumlah skor total = jumlah responden Kriteria korelasi . r = 0,8 Ae 1 Sangat tinggi . r = 0,6 Ae 0,799 tinggi . r = 0,4 Ae 0,699 cukup tinggi . r = 0,2 Ae 0,399 rendah, dan . r = 0 Ae 0,199 sangat rendah Adapun pengukuran reliabilitas Alpha Cronbach, dan rumus yang digunakan untuk menghitungnya disajikan oleh Ghozali . pada Persamaan 3. ycycayca = . coOe. Oc yuayca2 A . Keterangan: ycycayca = reliabilitas instrumen = banyaknya butir pertanyaan OcEb = jumlah varians butir Et 2 = varians total Koefisien Alpha Cronbach memiliki rentang nilai antara 0 hingga 1. Budi . mengklasifikasikan reliabilitas instrumen ke dalam lima tingkatan berdasarkan rentang nilai koefisien Alpha Cronbach berikut: 0,00-0,20, berarti kurang reliabel . 0,21-0,40, berarti agak reliabel . 0,41-0,60, berari cukup reliabel . 0,61-0,81, berarti reliabel . 0,81-1,00, berarti sangat reliabel Instrumen diuji coba pada 30 responden pada anggota karang taruna yang memiliki karakteristik serupa dengan karang taruna yang menjadi lokasi penelitian. Setelah melalui uji validitas, ditemukan bahwa sebagian besar pertanyaan dalam instrumen meskipun beberapa pertanyaan yang mengalami perbaikan. Rentang nilai r hitung yang diperoleh berkisar antara 321 hingga 0. Detail hasil uji validitas dan reliabilitas tersaji pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian Variabel Uji Validitas Uji Reliabilitas Karakteristik individu Nilai karakter Pancasila Pelaksanaan program Dukungan penyuluhan Keterpenuhan kebutuhan Keberdayaan sosial Keterangan: SR yaitu sangat reliabel Ket. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik anggota Karakteristik individu anggota karang taruna meliputi usia, tingkat pendidikan, tingkat kekosmopolitanan, dan interaksi bermedia sosial, tersaji pada Tabel 2. Rataan usia anggota karang taruna di kedua desa 31 tahun. Rataan usia tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil penelitian Putri . dan Handayani et . Dari segi usia, anggota karang taruna Tamanrahayu lebih muda Kertarahayu, berbanding 33 tahun. Usia yang lebih muda berimplikasi terhadap keaktifan dalam kegiatan. Hal tersebut terlihat dalam partisipasi anggota Karang Taruna Tamanrahayu yang lebih tinggi Kertarahayu Tingkat Karang Taruna Tamanrahayu lebih tinggi dibanding Kertarahayu. Sebanyak 23 persen anggota Tamanrahayu adalah sarjana, sedangkan tingkat pendidikan tertinggi di Kertarahayu adalah SMA, yakni sebanyak 68 persen. Tingkat pendidikan ini serupa dengan anggota karang taruna dari penelitian yang dilakukan oleh Mulyani . Handayani et al. , dan Putri . Narti . menyebutkan bahwa tingkat pendidikan seseorang dapat berpengaruh terhadap pola pikir dan penalaran yang lebih baik. Mawarni . menambahkan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin tinggi juga tingkat kompetensi yang dimilikinya. Tingkat kekosmopolitanan di kedua karang taruna dalam kategori rendah. Hanya ketua, bendahara, dan sekretaris yang melakukan perjalanan keluar dari daerah Kecamatan Setu lebih dari 3 kali dalam tiga bulan terakhir. Lestari . berhubungan dengan lingkungan yang sangat luas. Dari segi keaktifan, anggota Karang Taruna Kertarahayu lebih lama dibanding dengan Tamanrahayu. Tabel 2. Karakteristik anggota karang taruna Desa Karakteristik Individu Kategori n =30 % Usia . Awal kedewasaan . Rataan = 31,9 Pertengahan kedewasaan . Kematangan akhir (>. Tingkat pendidikan . Sangat rendah . Rataan = 11,0 Rendah . Tinggi . Sangat tinggi (>. Tingkat kekosmopolitan Sangat rendah . ,00-3,. Rataan = 4,6 Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Interaksi bermedia sosial Sangat rendah . ,00-8,. Rataan = 11,3 Rendah . ,76-12,. Tinggi . ,51-16,. Sangat Tinggi . ,26-20,. Keterangan: TR = Tamanrahayu. KR = Kertarahayu, n = jumlah responden Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp n=31 ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Tingkat interaksi bermedia sosial, anggota Karang Taruna Tamanrahayu lebih tinggi dibanding Kertarahayu. Media sosial menempati urutan pertama jenis media yang sering digunakan dan secara berurutan: facebook, instagram, twitter, dan youtube. Penggunaan media sosial di Tamanrahayu lebih tinggi dibanding Kertarahayu, karena dari segi Karang Taruna Tamanrahayu rata-rata berusia lebih muda dari Kertarahayu. Bayu . menambahkan bahwa usia 19-34 tahun berada di posisi kedua kelompok yang banyak menggunakan internet . edia sosia. di Indonesia. Nilai karakter Pancasila Sila pertama memiliki karakter ketatan dalam beribadah dan sifat sila kedua menghormati dan peduli. sila ketiga taat aturan dan cinta tanah air. sila keempat musyawarah dan bergotong dan sila kelima berprilaku adil serta berani mengambil risiko. Nilai karakter Pancasila di kedua dua karang taruna tersaji pada Tabel 3. Karakter ketaatan dan kejujuran, di dua desa sama-sama dalam kategori sangat tinggi (Tabel . Ketaatan anggota karang taruna tercermin dari bagaimana menjalankan perintah agama seperti sholat, serta sifat jujur dengan tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya. Karakter jujur sesuai dengan motto karang taruna. Adhitya Karya Mahatva Yodha. Mahatva berarti terhormat, berbudi luhur, dan berkepribadian. Berbeda dengan penelitian dari Setianto et al. yang menyatakan bahwa pengurus karang taruna tidak jujur dalam tugasnya. Karakter sila kedua Pancasila menghormati dan peduli di kedua desa dalam kategori sangat tinggi (Tabel . Setiap bulan ramadhan di kedua karang taruna mengadakan santunan untuk yatim, piatu, dan duafa. Serupa dengan penelitian Widodo . bahwa karang taruna memiliki sifat peduli terhadap orang lain. Berbeda dengan penelitian Yudistira . bahwa jiwa sosial antar sesama kian luntur dan lebih mementingkan kehidupan dunia Pancasila sila ketiga dengan karakter taat terhadap aturan dan cinta tanah air di kedua desa dalam kategori sangat tinggi (Tabel . Tabel 3. Dimensi peubah nilai karakter Pancasila Desa Nilai karakter Pancasila Nilai Ketuhanan Rataan = 6,8 Nilai Kemanusiaan Rataan = 6,9 Nilai Persatuan Rataan = 6,7 Kategori Sangat Rendah . ,00-3,. Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Sangat Rendah . ,00-3,. Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Sangat Rendah . ,00-3,. Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. n=30 n=31 Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Desa Nilai karakter Pancasila Kategori n=30 Nilai Musyawarah Sangat Rendah . ,00-3,. Rataan = 6,9 Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Nilai Keadilan Sangat Rendah . ,00-3,. Rataan = 6,5 Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Keterangan: TR = Tamanrahayu. KR = Kertarahayu, n = jumlah responden Ketaatan dicontohkan dengan menggunakan seragam saat ada kegiatan dan rutin membayar iuran keanggotaan. Selain itu, karakter cinta tanah air ditunjukkan dengan memproduksi kaos dan pupuk kotoran hewan seperti yang ada di Karang Taruna Kertarahayu. Pupuk kotoran hewan tersebut dijual hingga keluar desa Kertarhayu. Musyawarah dan gotong royong merupakan karakter sila keempat Pancasila di kedua karang taruna dengan kategori sangat tinggi (Tabel . Di Kertarahayu terdapat Minggon, kegiatan musyawarah desa yang diadakan seminggu sekali. Gotong royong di kedua desa dengan sebutan gorol atau bekerja bersama. Karang taruna menilai bahwa untuk memajukan desa tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, bergotong royong. Senada dengan penelitian Afroh . bahwa nilai n=31 gotong royong pada karang taruna masih Hal ini berbeda dengan penelitian Nurohmah et al. yang menyatakan bahwa nilai gotong royong sudah mulai luntur pada generasi muda. Karakter adil dan berani mengambil risiko adalah karakter Pancasila sila kelima dan di kedua desa kategori sangat tinggi (Tabel . Keberanian mengambil risiko ditunjukkan oleh anggota Karang Taruna Kertarahayu dengan keluar dari pekerjaan . dan fokus pada usaha tani milenial. Karakter adil diterapkan oleh ketua di kedua karang taruna ketika memberikan tugas atau menempatkan orang di kepengurusan organisasi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh anggotanya masing-masing. Pelaksanaan program karang taruna Analisis program kerja pada penelitian ini difokuskan pada bidang ekonomi, sosial, dan spiritual. Pelaksanaan program kerja karang taruna di kedua desa pada Tabel 4. Tabel 4. Nilai dimensi peubah pelaksanaan program karang taruna Desa Dimensi Program Kategori n=30 n=31 Orientasi Bidang Sangat Rendah . ,00-3,. Ekonomi Rendah . ,51-5,. Rataan = 6,5 Tinggi . ,01-6,. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Desa Dimensi Program Kategori n=30 Sangat Tinggi . ,51-8,. Orientasi Bidang Sangat Rendah . ,00-3,. Sosial Rendah . ,51-5,. Rataan = 6,6 Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Orientasi Bidang Sangat Rendah . ,00-3,. Spiritual Rendah . ,51-5,. Rataan = 6,5 Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Keterangan: TR = Tamanrahayu. KR = Kertarahayu, n = jumlah responden Usaha ekonomi produktif (UEP) di Karang Taruna Tamanrahayu dan Kertarahayu menjadi program utamanya. Keduanya dalam kategori tinggi (Tabel Berkat UEP yang dimilikinya, kedua karang taruna beprestasi hingga ke tingkat provinsi. Tamanrahayu menjadi juara ketiga dan Kertarahayu menjadi terpavorit pada tahun 2022. UEP di Tamanrahayu AC, percetakan dan sablon, desain grafis, dan instalasi listrik. Lalu, di Kertarahayu antara lain: bank sampah, tani milenial, koperasi simpan pinjam, lahan parkir, toko matrial, dan angkringan. Pandemi Covid-19 tidak mengurangi kegiatan bidang sosial di kedua karang taruna. Berdasarkan data Tabel 4, bidang sosial di kedua karang taruna dalam kategori sangat tinggi. Kegiatan di bidang sosial antara lain: penyemprotan disinfektan di pembagian masker, pembuatan tempat cuci tangan, membantu mendistribusikan bantuan sosial . , membagikan kentongan gratis, dan memberikan les gratis untuk anak Sekolah Dasar (SD). Senada dengan penelitian Sari et al. dan Rukanda et al. n=31 kepedulian karang taruna ditunjukkan dalam kegiatan pembangunan non fisik seperti gotong royong, penghijauan, dan kegiatan sosial lainnya. Kegiatan karang taruna di kedua desa dalam bidang spiritual dan keagamaan bersinergi dengan kegiatan yang ada di masyarakat setempat. Pelaksanaan kegiatan bidang spiritual di kedua karang taruna dalam kategori sangat tinggi (Tabel . Adapun kegiatannya antara lain pengajian setiap malam jumAoat. Di Kertarahayu dengan sebutan (JumAoat Kelilin. Tamanrahayu dengan sebutan yasinan. Selain itu, kegiatan santunan untuk yatim, piatu, dan duafa menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Serupa dengan kegiatan santunan di Karang Taruna Desa Cikole Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (Rukanda et al. Dukungan penyulahan Penyuluhan merupakan program jangka panjang dan terencana, tujuannya . engetauan, sikap, dan keterampila. dari Dukungan penyuluhan bidang ekonomi, bidang sosial, dan bidang spiritual di kedua desa tersaji pada Tabel 5. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Tabel 5. Nilai dimensi dukungan penyuluhan Desa Dukungan Penyuluhan Penyuluhan Bidang Ekonomi Rataan = 3,4 Kategori n=30 Sangat Rendah . ,00-3,. Rendah . ,51-5,. Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Penyuluhan Sangat Rendah . ,00-3,. Bidang Sosial Rendah . ,51-5,. Rataan = 4,0 Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Penyuluhan Sangat Rendah . ,00-3,. Bidang Spiritual Rendah . ,51-5,. Keagamaan Tinggi . ,01-6,. Rataan = 4,1 Sangat Tinggi . ,51-8,. Keterangan: TR = Tamanrahayu. KR = Kertarahayu, n = jumlah responden Dukungan penyuluhan bidang ekonomi di kedua dua karang taruna dalam kategori sangat rendah (Tabel . Kegiatan yang pernah diselenggarakan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan perilaku anggota karang taruna, karena kegiatan hanya dalam waktu singkat . -2 har. Selain itu, tidak adanya pendampingan setelah kegiatan. Penyuluhan di Karang Taruna Tamanrahayu yang pernah ada pelatihan sablon, dan service AC, sementara di Kertarahayu, pelatihan terkait UMKM, dan koperasi. Penyuluhan bidang sosial di kedua desa juga dalam kategori rendah (Tabel . Penyuluhan bidang sosial di Tamanrahayu yang pernah ada antara lain: pelatihan kepemimpinan atau LDK (Latihan Dasar Kepemimpina. , public speaking, dan seminar tentang bahaya Di Kertarahayu penyuluhan bidang sosial antara lain tentang pariwisata desa (Pokdarwi. , dan keamanan lingkungan. Dari segi kuantitas, penyuluhan bidang sosial di n=31 kedua desa sangat minim karena kurangnya dukungan, baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta. Serupa penyuluhan bidang ekonomi dan sosial, bidang spiritual juga dalam kategori rendah (Tabel . Di kedua desa tidak pernah secara khusus mendapatkan penyuluhan bidang spiritual, akan tetapi mereka dapatkan dari kegiatan keagamaan yang ada di lingkungannya masing-masing. Sebagai contoh kegiatan JK (JumAot Kelilin. atau yasinan setiap malam JumAoat dan belajar membaca Iqro atau Al QurAoan. Berbeda dengan penelitian Makalalag et al. pemberdayaan bagi anggota karang taruna melalui bidang keagamaan. Keterpenuhan kebutuhan anggota Dimensi keterpenuhan kebutuhan anggota karang taruna dalam penelitian ini dilihat dari tiga aspek, yakni kebutuhan bidang ekonomi, kebutuhan bidang sosial. Keterpenuhan kebutuhan anggota di kedua karang taruna dapat dilihat pada Tabel 6. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 Tabel 6. Nilai dimensi keterpenuhan kebutuhan anggota karang taruna Desa Keterpenuhan Kategori Kebutuhan n=30 n=31 Kebutuhan Bidang Sangat Rendah . ,00-1,. Ekonomi Rendah . ,76-2,. Rataan = 2,8 Tinggi . ,51-3,. Sangat Tinggi . ,26-4,. Kebutuhan Bidang Sangat Rendah . ,00-1,. Sosial Rendah . ,76-2,. Rataan = 3,2 Tinggi . ,51-3,. Sangat Tinggi . ,26-4,. Kebutuhan Bidang Sangat Rendah . ,00-1,. Spiritual Rendah . ,76-2,. Rataan = 3,2 Tinggi . ,51-3,. Sangat Tinggi . ,26-4,. Keterangan: TR = Tamanrahayu. KR = Kertarahayu, n = jumlah responden Berdasarkan tabel diatas bahwa kebutuhan ekonomi bagi anggotanya. Melalui kerjasama dengan pihak lain atau dengan sesama anggota karang Sebagai contoh, kerja sama membuka toko bangunan di Karang Taruna Kertarahayu. Demikian juga Karang Taruna Tamanrahayu yang memiliki usaha event organizer (EO) dan jasa desain grafis/percetakan. Pengguna jasa dari usaha-usaha tersebut didapatkan dari jaringan yang dimiliki selama berada di karang taruna. Aktifnya di karang taruna juga membuat kenal dengan banyak orang serta organisasi lain di luar karang Interaksi dengan organisasi pemuda lainnya seperti dengan Pemuda Pancasila. Gibas. Pemuda Siliwangi atau dengan lembaga desa seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), kader Posyandu, dan kader PKK. Luasnya jaringan yang dimiliki berdampak pada keterpenuhan bidang sosial yang cukup baik, dan itu terjadi di kedua karang taruna. Berikutnya, keterpenuhan kebutuhan bidang ekonomi dan bidang sosial, keterpenuhan bidang spiritual di kedua karang taruna juga masuk dalam kategori tinggi (Tabel . Di kedua karang taruna terdapat kegiatan bidang spiritual keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat desa seperti pengajian dan belajar membaca Iqro atau Al QurAoan. Pengurus karang taruna tidak secara khusus membentuk kegiatan sendiri di bidang spiritual keagamaan dengan atas nama karang taruna, akan tetapi membaur dengan kegiatan yang sudah ada di desanya masing-masing. Keberdayaan sosial Keberdayaan sosial penting pengembangan anggota karang taruna. Pada penelitian ini, keberdayaan sosial intrapersonal, interaksional, dan perilaku Keberdayaan sosial anggota karang taruna di kedua karang taruna tersaji pada Tabel 7. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Moto karang taruna Adhitya Karya Mahatva Yodha. Adhitya artinya cerdas Keberdayaan dengan wawasan dan kepercayaan diri. Keberdayaan Tamanrahayu lebih tinggi dibanding Kertarahayu (Tabel . Prima et al. menyatakan bahwa rendahnya Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 kepercayaan diri. Terkait wawasan, tidak semua anggota karang taruna memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai karang taruna dan hanya pengurus inti . etua, sekretais, dan bendahar. , dan itu berlaku di kedua karang taruna. Tabel 7. Nilai dimensi keberdayaan sosial anggota karang taruna Desa Aspek Kategori Keberdayaan n=30 n=31 Sosial Keberdayaan Sangat Rendah . ,00-3,. Interpersonal Rendah . ,51-5,. Rataan = 5,7 Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Keberdayaan Sangat Rendah . ,00-3,. Interaksional Rendah . ,51-5,. Rataan = 5,5 Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Perilaku Sangat Rendah . ,00-3,. Keberdayaan Rendah . ,51-5,. Rataan = 6,1 Tinggi . ,01-6,. Sangat Tinggi . ,51-8,. Keterangan: TR = Tamanrahayu. KR = Kertarahayu, n = jumlah responden Kecakapan dalam berkomunikasi, salah satu anggota Karang Taruna Tamanrahayu dapat dijadikan contoh, karena semasa kuliah, ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Keterampilan dalam berkomunikasi juga akan mendukung keberlanjutan suatu organisasi untuk mencapai tujuan pembangunan (Amanah et al. Keberdayaan interaksional berkaitan dengan leadership dan kecakapan Kurangnya SDM yang memiliki jiwa leadership berdampak pada keberlanjutan program karang taruna. Perilaku keberdayaan lihat dari dua aspek, yakni keaktifannya di usaha ekonomi produktif (UEP), serta aktif di kegiatan sosial lainnya. Beberapa anggota karang taruna di Tamanrahayu selain aktif di karang taruna juga aktif di kegiatan sosial lain seperti di remaja masjid/mushola. Khusus keaktifan dalam bidang UEP. Karang Taruna Kertarahayu lebih aktif dibanding Tamanrahayu. Faktanya, dari segi kuantitas UEP. Kertarahayu lebih unggul dibanding Tamanrahayu. Analisis keberdayaan sosial anggota karang taruna Analisis model struktural . nner mode. Analisis struktural digunakan untuk mengetahui hubungan antar peubah laten, baik eksogen maupun endogen, dan sekaligus dapat digunakan sebagai Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 pengujian hipotesis. Nilai koefisien jalur yang di dapat untuk melihat signifikasi hubungan antar variebel laten. Dari nilai kekuatan hubungan antar variabel laten. Analisis model struktural pada penelitian ini tersaji pada Gambar 1. Gambar 1. Analisis model struktural . nner mode. Pengaruh keberdayaan sosial Hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dukungan penyuluhan . enyuluhan aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek spiritua. terhadap keberdayaan sosial anggota karang Keterpenuhan anggota dipengaruhi secara signifikan oleh variabel nilai karakter Pancasila . ila kelim. dan variabel program karang taruna . rientasi bidang ekonom. Nilai karakter Pancasila yang memiliki nilai signifikan paling tinggi adalah nilai keadilan dari sila kelima Pancasila . ersikap adil dan berani mengambil risik. Hasil pengujian secara berurutan dari nilai yang paling tinggi sampai yang terendah pada nilai karakter Pancasila adalah sebagai berikut: nilai karakter keadilan 10. ila kelim. , nilai karakter musyawarah 9. ila keempa. , nilai karakter persatuan 7. ila ketig. , nilai karakter ketuhanan 6. ila pertam. , dan karakter kemanusiaan 196 . ila kedu. Keberanian mengambil risiko perlu dalam proses pembangunan Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 dan mencapai kemajuan. Tanpa adanya keberanian untuk menghadapi tantangan atau risiko, kemungkinan mencapai keberhasilan menjadi berkurang. Hal tersebut yang menuntut karang taruna dapat berani mengambil risiko dan siap menghadapi dunia di era VUCA: Volatility . Uncertainty . Complexity . Ambiguity . mbiguitas kondis. Pelaksanaan program karang taruna bidang ekonomi yang memiliki nilai signifikan paling tinggi, sebesar 177, disusul pelaksanaan program bidang sosial sebesar 11. 567, dan terakhir pelaksanaan program bidang spiritual sebesar 8. Pelaksanaan program bidang ekonomi memiliki nilai signifikasi paling tinggi, karena dari usaha ekonomi produktif (UEP) yang Karang Taruna Tamanrahayu Kertarahayu memberikan dampak langsung terutama bagi anggota karang taruna dan umumnya kepada masyarakat setempat Selain itu, dengan program ekonomi yang ada di karang taruna dapat menjadi wahana atau tempat belajar para anggota karang taruna untuk mandiri secara ekonomi dan menjadi berdaya dikemudian hari. Berdasarkan pengamatan, kedua karang taruna memiliki beberapa usaha ekonomi produktif (UEP). Melalui UEP yang dimiliki, telah mengantarkan kedua karang taruna beprestasi hingga di tingkat provinsi Jawa Barat. Sedangkan nilai keadilan, prinsip ini yang dipegang oleh ketua di kedua karang taruna dalam membagi tugas dan juga keberanian mengambil risiko yang diitunjukkan oleh Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 salah satu anggota Karang Taruna Kertarahayu. Hasil berikutnya bahwa variabel dukungan penyuluhan pada indikator aspek spiritual . memiliki nilai signifikansi paling besar terhadap keberdayaan sosial anggota karang taruna. Artinya bahwa, dukungan penyuluhan aspek spiritual berpengaruh sangat besar terhadap keberdayaan sosial anggota karang taruna. Berdasarkan data dan observasi, di kedua karang taruna tidak secara khusus memiliki program bidang spiritual, akan tetapi membaur dengan kegiatan yang sudah ada di masyarakat seperti pengajian mingguan dan belajar Iqro atau Al QurAoan. Karang taruna sengaja tidak membentuk kegiatan sendiri di bidang spiritual keagamaan, demi menjaga persatuan, kebersamaan, dan kedamaian di SIMPULAN DAN SARAN Peubah bebas . meliputi Pancasila, pelaksanaan program karang taruna, serta dukungan penyuluhan. Dan peubah terikatnya . dalam peneliti ini meliputi keterpenuhan kebutuhan anggota dan keberdayaan sosial. Keterpenuhan kebutuhan anggota karang taruna berkatagori tinggi dan sangat tinggi baik aspek ekonomi, sosial, maupun Keterpenuhan kebutuhan tersebut dipengaruhi oleh interaksi media sosial nilai karakter Pancasila terutama karakter sila kelima yakni nilai keadilan pelaksanaan program karang taruna terutama di bidang ekonomi. dan dukungan penyuluhan terutama aspek spiritual. Keberdayaan sosial anggota karang taruna yang terkait aspek keberdayaan interpersonal, tinggi dan sangat tinggi. Available online at https://jurnal. polbangtan-bogor. id/index. php/jpp ISSN 1907-5839 E-ISSN 2599-0403 Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol. 19 No. 1, 31 Mei 2024 meskipun di Kertarahayu masih terdapat 48 persen berkategori rendah. Adapun aspek keberdayaan interaksional di kedua wilayah berbeda. Di Tamanrahayu berkategori tinggi dan sangat tinggi yakni 87 persen, sedangkan di Kertarahayu berkategori rendah dan sangat rendah yakni 61 persen. Sementara itu, di aspek perilaku keberdayaan di kedua karang taruna berkategori tinggi dan sangat tinggi, 93 persen dan 87 persen. Keberdayaan sosial anggota karang taruna dipengaruhi oleh dukungan penyuluhan terutama aspek spiritual. Selain itu, keberdayaan sosial anggota karang taruna juga dipengaruhi oleh aspek keterpenuhan kebutuhan di bidang sosial serta bidang spiritual. Karang taruna memainkan peran penting . ebagai pejuang atau yodh. dalam memobilisasi, memberdayakan, dan melibatkan generasi muda dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Agar karang taruna dapat lebih berdaya diperlukan upaya-upaya dari berbagai pihak atau stakeholder terkait. Saran yang dapat diajukan antara lain: Pemerintah pusat/pemerintah daerah. Membuat peraturan setingkat undangundang yang mengatur organisasi karang taruna. Bagi kementerian sosial atau dinas sosial di tingkat kota/kabupaten/provinisi, mengalokasikan anggaran secara khusus untuk pemberdayaan dan dibarengi pendampingan. Lembaga swasta, masyarakat, dan organisasi lain. Dukungan dapat diberikan dalam bentuk pendanaan di program pemberdayaan/penyuluhan/pelatihan. Karang taruna. Memperkuat dan memperbanyak kegiatan di bidang usaha ekonomi produktif, bidang sosial dan bidang spiritual keagamaan. Memperluas . dengan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Bagi karang taruna yang sudah maju pendampingan kepada karang taruna yang belum aktif . idak memiliki program/kegiata. DAFTAR PUSTAKA