Strategic: Journal of Management Sciences. Volume 1. Nomor 2. Tahun 2021 Strategic: Journal of Management Sciences journal homepage: http://jurnal. id/index. php/strategic E-ISSN: 2798-0049 Pengaruh Budaya Organisasi. Perilaku Kepemimpinan. Pengambilan Keputusan Dan Profesionalisme Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang Vira Afrianti1. Ramdani Bayu Putra2. Selvi Yona Sari3 1,2,3 Universitas Putra Indonesia YPTK Padang e-mail : Viraafrianti85@gmail. Penulis Korespondensi. Vira Afrianti e-mail : Viraafrianti85@gmail. ARTICLE INFO AB ST RACT Artikel History: Recived 13 Agustus 2021 Revision 17 Agustus 2021 Accepted 26 Agustus 2021 Avalilable Online 29 Agustus 2021 Objective. This study aims to determine how much influence Organizational Culture. Leadership Behavior. Decision Making, and Professionalism Work on Employee Performance at the Radio Republik Indonesia Office. Padang City. Research Method. The research variables are Organizational Culture (X. Leadership Behavior (X. Decision Making (X. Work Professionalism (X. and Employee Performance as variables (Y). Data Collection Methods Through Surveys and Distributing Questionnaires with a sample of 85 Results. There is a positive and significant influence between Organizational Culture. Leadership Behavior. Decision Making and Work Professionalism on employee performance Conclusion. Employee performance will increase if it can improve Leadership Behavior through increasing decision-making ability, motivating ability, communication skill, ability to control subordinates, responsibility. Employee performance will increase if it can improve Decision Making through increasing objectives, identification of alternatives, factors that cannot be known beforehand, it takes a means to measure the results Employee performance will increase if it can improve Work Professionalism by increasing the ability, quality, facilities and infrastructure, number of human resources, reliability Keywords : Organizational Culture. Leadership Behavior. Decision Making. Work Professionalism and Employee Performance. A 2021 Strategic: Journal of Management Sciences. All rights reserved. PENDAHULUAN Pandemi covid-19 . oronavirus dease . telah mempengaruhi sistem kerja,penutupan sekolah, universitas dan perguruan tinggi. Dengan adanya pandemi pemerintah harus mengambil kebijkan dengan meliburkan seluruh aktivitas pendidikan, membuat pemerintah dan lembaga terkait harus menghadirkan alternatif proses pendidkan bagi peserta didik maupun mahasiswa yang tidak bisa melakasanakan proses pendidikan pada lembaga pendidikan. Tidak hanya lembaga pendidikan terdapat juga beberapa terhentinya aktivitas kegiatan perusahaan akibat pandemi sehingga menimbulkan penurunan pendapatan perusahaan akibatnya banyak karyawan yang di berhentikan secara paksa (PHK). Yang paling banyak terdampak ialah tenaga kerja yang memiliki masa kerja yang singkat. Data menunjukkan yang masih aktif bekerja hingga saat ini E-ISSN 2798-0049 A2021 Strategic: Journal of Management Sciences. All rights reserved 71 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 rerata telah menempuh masa kerja 8 tahun sehingga Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor kunci yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. Dalam sebuah perusahaan bagian yang merupakan meliputi sumber daya manusia adalah karyawan karena karyawan tersebut yang dapat menentukan tingkat perkembangan pada perusahaan. Berbagai visi dan misi dirancang untuk kepentingan manusia. Apabila pengelolaan sumber daya manusia dilaksanakan secara profesional, maka sumber daya manusia dapat bekerja secara produktif. Jika kinerja karyawan tersebut tidak bekerja secara optimal maka tujuan tersebut akan sulit untuk dicapai. Sebagai lembaga penyiaran publik RRI Padang haruslah memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat pendengar, mealalui layanan berita dan informasi yang sesuai dengan kaidah Ae kaidah jurnalistik seperti menginformasika berita berita aktual dan memeiliki nilai berita atau news value yang berkualitas dan bukanya berita basi atau informasi yang sudah Selain itu organisasi didalamnya pun didorong untuk tidak hanya melakukan kewajiban Ae kewajiban formalnya saja . erilaku in-rol. , tetapi juga dibangun melalui kesadaran dan kesediaan para anggotanya untuk berkontribusi lebih dan berperilaku positif di luar kewajiban di dalam organisasi . erilaku extra-rol. Oleh karenanya lembaga penyiaran republik RRI Padang mempunyai tanggung jawab yang besar sekali dan tak terkecuali tanggung jawab itu dirasakan oleh karywan / pegawai yang secara langsung berpengaruh terhadap kinerja pegawai yang dirasa belum optimal dan masih rendah. Pernyataan ini didukung berdasarkan tabel. Berdasarkan tabel 1 diketahui bahwa mayoritas karyawan RRI memilki kinerja karyawan yang rendah sebanyak 32 orang . %), karyawan dengan kinerja dalam kategori sedang sabanyak 29 orang . %), dan karyawan yang meimiliki kinerja yang tinggi hanya sesbanyak 24 orang . %). Gejala ini ditandai dengan minimnya junlah pekerjaan yang bisa diselasaikan sesui target. Pemimpin juga merasa bahwa kualitas hasil kerja tidak semaksimal dulu. Para karyawan juga mulai kurang kerja sama untuk mengatasi masalah dalam pekerjaan. Acara yang terkesan monoton kurang bisa meraih perhatian pendengar dikarenakan kurangnya inisiatif untuk melakukan berbagai ragam teknik acara. Kinerja karyawan yang optimal pada umumnya dibentuk dari cara seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi karyawan-karyawan tersebut dan penetapan tujuan manajemen kinerja yang sangat bagus. Setiap organisasi maupun perusahaan akan berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawan untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Upayaupaya untuk mengembangkan kinerja karyawan merupakan tantangan bagi manajemen yang paling serius karena keberhasilan untuk mencapai tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada kualitas kinerja sumber daya manusia yang ada didalamnya . Salah satu faktor yang dapat digunakan untuk mengembangkan kinerja karyawan adalah Budaya Perusahaan. Perilaku Pemimpin. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja. Mengingat betapa pentingnya budaya perusahaan, prilaku kepemimpinan, pengambilan keputusan dan profesionallisme kerja terhadap kinerja karyawan pada pada kantor Radio Republik Indonesia , penulis tertarik untuk melakukan penelitian dalam bentuk skripsi dengan judul Au Pengaruh Budaya Perusahaan. Prilaku Kepemimpinan. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota PadangAy STUDI LITERATUR Kinerja Karyawan Menurut . istilah kinerja berasal dari kata job performance atau Actual Permormanse . restasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseoran. Pengertian kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. 72 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 Budaya Organisasi Menurut . , budaya organisasi ternyata semakin marak berkembang sejalan dengan meningkatnya dinamika iklim dalam organisasi. Dengan demikian konsep budaya organisasi dikembangkan dengan berbagai versi mengingat istilah budaya dipinjam dari disiplin ilmuan tropologi dan sosiologi, sesuai dengan makna budaya yang mengandung konotasi kebangsaan, ditambahkan lagi implikasinya begitu luas sehingga dapat dilihat beragam sudut pandang. Namun dalam proses adaptasi, kebanyakan berpendapat bahwa inti budaya adalah sistem nilai yang dianut secara bersama-sama . Perilaku Kepemimpinan Kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan agar mau bekerjasama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi . , kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi suatu kelompok ke arah tercapainya tujuan. Pengambilan Keputusan Sedangkan menurut . keputusan itu sesungguhnya merupakan hasil proses pemikiran yang berupa pemilihan satu di antara beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. mendefinisikan kebudayaan sebagai seperangkat nilai-nilai, kepercayaan, kebiasaan, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh masyarakat sekitar, dari keluarga, atau lembaga formal lainnyasebagaisebuah pedoman perilaku pengambilan keputusan keputusan merupakan suatu proses melalui kombinasi individu dan kelompok dan mengintegrasikan informasi yang ada dengan tujuan memilih satu dari berbagai kemungkinan tindakan, pengambilan keputusan sebagai suatu proses mengevaluasi pilihan-pilihan yang ada untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Profesionalisme Kerja Efektivitas pengelolaan sumber daya manusia perusahaan sebagian besar bergantung pada pengetahuan, keahlian kemampuan karyawan dalam devisi sumber daya manusia, teruma pemimpin sumber daya manusia, generalisasi, dan spesialis sumber daya manusia yang disebut profesional sumber daya manusia. profesional adalah orang yang menguasai ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya, memiliki pengetahuan, kemampuan, pengalaman, dan kemauan keras untuk selalu berinovasi ke arah kemajuan dan kemandirian. Hipotesis Berdasarkan pada uraian diatas penulis mengemukakan hipotesis sebagai berikut : H1: Diduga Budaya organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Radio Republik Indonesia. H2: Diduga perilaku kepemimpinan berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Radio Republik Indonesia. H3: Diduga pengambilan keputusan diduga berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada Radio Republik Indonesia. H4: Diduga profesionalisme kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Radio Republik Indonesia. H5 : Diduga budaya organisasi, perilaku kepemimpinan, pengambilan keputusan dan profesionalisme Kerja diduga secara bersama - bersama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Radio Republik Indonesia. 73 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 METODE RISET Berdasarkan perumusan masalah dan judul penelitian yang diangkat dalam penelitian ini maka yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah karyawan Lembaga Penyiaran Republik Indonesia RRI Padang yang beralamat di Jl. Jend. Sudirman No. Sawahan. Padang Tim. Kota Padang Sumatera Barat 25129. Menurut . Populasi merupakan totalitas semua nilai yang mungkin hasil menghitung ataupun pengukuran kuantitatif mengenai karakteristik tertentu dari semua anggota kumpulan lengkap dan jelas yang ingin dipelajari sifatnya. Maka yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 85 orang karyawan kantor Radio Republik Indonesia HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Regresi Linier Berganda Analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Analisis ini digunakan untuk mengetahui Pengaruh Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Y = a b1X1 b2X2 b3X3 e Berdasarkan tabel 4. 20 diatas maka dapat dilihat persamaan regresinya yaitu: Y = 0,026 0,289X1 0,148X2 0,210X3 0,374X4 e Tabel 1. Analisis Regresi Linier Berganda Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Std. Error (Constan. Budaya Organisasi Perilaku Kepemimpinan Pengambilan Keputusan Profesionalisme Kerja Dependent Variable: Kinerja Karyawan Beta Sig. Interprestasi berdasarkan persamaan tersebut dapat diartikan sebagai berikut: Konstanta sebesar 0,026 artinya apabila Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja tidak ada maka Kinerja Karyawan tetap sebesar konstanta 0,026. Koefisien regresi positif sebesar 0,289 artinya apabila Budaya Organisasi ditingkatkan sebesar satu satuan, dengan asumsi Perilaku Kepemimpinan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja diabaikan, maka akan mengakibatkan kenaikan Kinerja Karyawan sebesar 0,289. Koefisien regresi positif sebesar 0,148 artinya apabila Perilaku Kepemimpinan ditingkatkan sebesar satu satuan, dengan asumsi Budaya Organisasi Pengambilan 74 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 Keputusan dan Profesionalisme Kerja diabaikan, maka akan mengakibatkan kenaikan Kinerja Karyawan sebesar 0,148. Koefisien regresi positif sebesar 0,210 artinya Pengambilan Keputusan apabila ditingkatkan sebesar satu satuan, dengan asumsi Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan dan Profesionalisme Kerja diabaikan, maka akan mengakibatkan kenaikan Kinerja Karyawan 0,210. Koefisien regresi positif sebesar 0,374 artinya Profesionalisme Kerja apabila ditingkatkan sebesar satu satuan, dengan asumsi Budaya Organisasi. Perilaku Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan diabaikan, maka akan mengakibatkan kenaikan Kinerja Karyawan 0,374 Koefisien Determinasi (R. Analisis koefisien determinasi dalam regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh variabel independen terdiri dari Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja secara bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan. Tabel 2. Hasil Pengujian Determinasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Berdasarkan tabel 4. 20 diatas diperoleh angka Adjusted R Square sebesar 0,815 hal ini menunjukan bahwa sumbangan variabel Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja sebesar 0,815 atau 81,5% sedangkan sisanya sebesar 18,5% di pengaruhi oleh variabel lain. Uji Simultan (F) Uji koefisien regresi secara bersama-sama dilakukan dengan Uji F (ANOVA). Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independent secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependent. Atau untuk mengetahui apakah model regresi dapat digunakan untuk memprediksi variabel dependent atau tidak. Signifikan berarti hubungan yang terjadi dapat berlaku untuk populasi . apat digeneralisasika. Pengujian dilakukan dengan uji F (ANOVA). Uji F menggunakan taraf signifikan 0,05 . ji 2 sis. dengan derajat kebebasan 95%, alpha = 5%, df 1 . umlah variabel-. atau 5-1 = 4, dan df 2 . -k-. atau 85-4-1= 80, maka hasil yang diperoleh untuk F tabel sebesar 2,54. Uji F dimaksud untuk menguji hipotesis dari penelitian yang menyatakan variabel Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Tabel 3. Pengujian Hipotesis Secara Bersama-Sama (Uji F) Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Sig. Total Predictors: (Constan. Profesionalisme Kerja. Perilaku Kepemimpinan. Budaya Organisasi. Pengambilan Keputusan Dependent Variable: Kinerja Karyawan 75 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 Dari tabel 4. 22 di atas dapat dilihat pengujian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai F hitung dengan F tabel karena nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel . ,137 > 2,. Nilai F 66,137 dengan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 5%. Maka diperoleh H o ditolak dan Ha diterima, yang berarti hal ini dilakukan secara bersama-sama antara Budaya Organisasi . Perilaku Kepemimpinan ,Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Uji Parsial (Uji . Uji t dimaksud untuk menguji signifikan pengaruh variabel bebas dan terikat secara Dimana pengujian ini membandingkan antara probabilitas signifikan dengan alpha 0,05. Dari hasil pengujian ini bila probabilitas signifikan lebih kecil dari pada alpha 0,05 maka diperoleh Ho ditolak dan Ha diterima, berarti ada hubungan dan bila probabilitas signifikan lebih besar dari pada alpha 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak, berarti tidak ada hubungan. Derajat kebebasan . n-k-1yaitu 85 Ae 4 Ae 1 = 80 ( n adalah jumlah responden dan k adalah jumlah variabel independen. sehingga hasil yang diperoleh untuk t-tabel sebesar 1,673. Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Tabel 4. Uji T Pengaruh Budaya Organisasi. Perilaku Kepemimpinan. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan Model Sig. (Constan. Budaya Organisasi Perilaku Kepemimpinan Pengambilan Keputusan Profesionalisme Kerja Dari tabel 4. 21 diatas terlihat t-hitung 2,936 dan t-tabel 1,673 dimana t-hitung lebih besar dari t-tabel . ,936 > 1,. atau tingkat signifikan sama dengan alpha . ,005 < 0,. maka dapat diperoleh H0 ditolak Ha diterima. Dari tabel 4. 21 diatas terlihat t-hitung 2,042 dan t-tabel 1,673 dimana t-hitung lebih besar dari t-tabel . ,042 > 1,. atau tingkat signifikan lebih kecil dari alpha . ,046 < 0,. maka dapat diperoleh H0 ditolak Ha diterima. Dari tabel 4. 21 diatas terlihat t-hitung 2,443 dan t-tabel 1,673 dimana t-hitung lebih besar dari t-tabel . ,443 > 1,. atau tingkat signifikan lebih kecil dari dari alpha . ,018 < 0,. maka dapat diperoleh H0 ditolak Ha diterima. Dari tabel 4. 21 diatas terlihat t-hitung 3,773 dan t-tabel 1,673 dimana t-hitung lebih besar dari t-tabel . ,773 > 1,. atau tingkat signifikan lebih kecil dari dari alpha . ,000 < 0,. maka dapat diperoleh H0 ditolak Ha diterima. Pembahasan Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Hasil penelitian didapatkan Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan . bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan 76 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 antara variabel Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan pada pihak Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Kinerja Karyawan akan meningkat apabila dapat meningkatkan Budaya Organisasi melalui peningkatan inovasi dan pengambilan resiko, perhatian hal rinci dan detail, orientasi hasil, orientasi orang. Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Hasil penelitian didapatkan Perilaku Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan . , bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Perilaku Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan pada pihak Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Kinerja Karyawan akan meningkat apabila dapat meningkatkan Perilaku Kepemimpinan melalui peningkatan kemampuan mengambil keputusan, kemampuan memotivasi, kemampuan komunikasi, kemampuan mengendalikan bawahan, tanggung jawab. Pengaruh Pengambilan Keputusan Terhadap Kinerja Karyawan Hasil penelitian didapatkan Pengambilan Keputusan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Hasil penelitian ini bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan pada pihak Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Kinerja Karyawan akan meningkat apabila dapat meningkatkan Pengambilan Keputusan melalui peningkatan Tujuan, identifikasi alternatif, faktor yang tidak dapat di ketahui sebelumnya, dibutuhkan sarana untuk mengukur hasil yang dicapai. Pengaruh Profesionalisme Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Hasil penelitian didapatkan Profesionalisme Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan . bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis merekomendasikan pada pihak Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Kinerja Karyawan akan meningkat apabila dapat meningkatkan Profesionalisme Kerja melalui peningkatan Kemampuan, kualitas, sarana dan prasarana, jumlah sdm, keandalan. Pengaruh Budaya Organisasi. Perilaku Kepemimpinan. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja Secara bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan Hasil penelitian didapatkan Budaya Organisasi. Perilaku Kepemimpinan. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. KESIMPULAN DAN SARAN Dari pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Dengan tingkat signifikan . ,005<0,. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Perilaku Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Dengan tingkat signifikan . ,046<0,. Selanjutnya, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara 77 | Strategic: Journal of Management Sciences Agustus 2021 Pengambilan Keputusan terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Dengan tingkat signifikan . ,018<0,. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Profesionalisme Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Dengan tingkat signifikan . ,000<0,. Kemudian, terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Budaya Organisasi. Perilaku Kepemimpinan. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja terhadap kinerja karyawan pada Kantor Radio Republik Indonesia Kota Padang. Dengan tingkat signifikan . ,000<0,. DAFTAR PUSTAKA