PENERAPAN PRODUK CREAMY LEMON BIR PLETOK DARI JAHE EMPRIT (Zingiber officinal. KE MASYARAKAT SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Rina Hidayati Pratiwi1*. Endang Sulistyaniningsih2. Laksita Nirmala Putri2. Jumadi Jepri2. Syifa Fauziah3. Sheirlly Evita Rahma Dewi3. Fera Yuliana Efitasari3 Pendidikan MIPA. Fakultas Pascasarjana. Universitas Indraprasta PGRI. Jakarta. Indonesia Teknik Informatika. FTIK. Universitas Indraprasta PGRI. Jakarta. Indonesia Pendidikan Biologi. Fakultas MIPA. Universitas Indraprasta PGRI. Jakarta. Indonesia *Email korespondensi: rina. hp2012@gmail. ABSTRAK Bir pletok merupakan minuman herbal tradisional yang memiliki ciri khas tersendiri yaitu berwarna merah yang dihasilkan dari kayu secang. Selain cita rasa yang khas, bir pletok memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bir pletok memiliki cita rasa yang unik, namun saat ini kurang diminati oleh kalangan milenial. Tim abdimas memberikan sosialisasi dan pemberian produk minuman modifikasi bir pletok yang dicampur dengan lemon dan creamy foam. Ketika bir pletok di campur dengan krimer dan lemon akan menambahkan sensasi baru yaitu rasa creamy dan terdapat aroma lemon. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menemukan formulasi modifikasi bir pletok yang disukai konsumen. Ada tiga perlakuan formulasi. Formula 1 dan 2 merupakan modifikasi bir pletok yang ditambah ekstrak lemon dan Creamy foam. Penilaian uji hedonik dilakukan kepada 15 orang masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi. Dengan menggunakan kuesioner menggunakan indikator penilaian rasa, aroma, tekstur, warna, dan selera. Hasilnya menunjukkan bahwa formula 2 dengan modifikasi Creamy foam lebih unggul diminati dari penilaian warna, tekstur, rasa dan aromanya. Secara keseluruhan, produk Creamy Lemon Bir Pletok yang disukai masyarakat yaitu produk dengan hasil modifikasi dengan Creamy foam. Kata kunci: formulasi. PENDAHULUAN Indonesia adalah sebuah negara kaya rempah-rempah. Salah satu keunggulan rempah-rempah kapasitas antioksidan berbagai radikal bebas. Keunggulan lain dari rempah-rempah adalah kaya akan senyawa bioaktif mengarah pada sifat fungsional tertentu membuat makanan olahan kaya rempah-rempah dikenal sebagai makanan Bagi konsumen, makanan fungsi menawarkan banyak manfaat termasuk pencegahan penyakit degeneratif, meningkatkan kekebalan dan memperlambat proses penuaan, dan peningkatan penampilan fisik. Di Eropa. Asia dan Timur Tengah di mana dulu mengawetkan makanan seperti daging, roti, makan ikan dan sayuran sebelum makan dinginkan. Disamping itu, rempah-rempah memiliki kekuatan untuk mencegah oksidasi . Antioksidan merupakan senyawa yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan cara mengikat molekul yang sangat reaktif. Antioksidan diperoleh dari bahan alam sebagai hasil dari metabolit sekunder tumbuhan yang menimbulkan senyawa aktif seperti senyawa golongan flavonoid (Rizkita, 2. Antioksidan berperan sebabgai penangkal radikal bebas dan mencegah terjadinya reaksi oksidatif yang sering ditemukan dalam senyawa fitokimia suatu organisme (Sarangarjan et al. , 2. Pengembangan minuman fungsional berbasis minuman siap saji menjadi sesuatu potensi besar yang mengkomersialkan, untuk masa depan sekaligus membuka lapangan kerja baru untuk memanfaatkan potensi lokal yang kaya akan rempah-rempah. Diversifikasi olahan pangan berbasis rempah-rempah memiliki prospek yang baik sehingga perlu dilakukan pengembangan produk dan penelitian yang lebih detail tentang rempah-rempah. Minuman fungsional berbasis rempah memberikan efek fisiologis bagi kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh. Bir pletok merupakan salah satu minuman yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai minuman siap minum yang siap diminum. Bir pletok adalah minuman garis keturunan betawi yang kaya rempah-rempah. Bir pletok memiliki karakter tersendiri yang khas salah satunya berwarna merah itu juga berasal dari kayu secang ini memiliki rasa dan aroma rempah yang unik. Meskipun memiliki nama awalan "bir" tapi bir pletok tidak terkandung alkohol di Bir pletok ini sangat baik dikonsumsi bagi tubuh karena terbuat dari rempah-rembah seperti jahe, serai, cengkeh, kayu manis, kapulaga, biji pala, dan juga kayu secang yang berguna untuk penambah warna merah alami. Selain cita rasa yang khas, bir pletok memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh. Jenis rempah yang berbeda-beda ini menghasilkan warna/kenampakan aroma dan rasa yang berbeda-beda serta khas, sehingga berpadu satu sama lain akan memberikan sensasi tersendiri (Triwijayanti, 2. Jahe emprit merupakan salah satu tanaman obat tradisional memiliki nama latin Zingiber officinale var. Rubrum. Rimpang jahe merah mengandung gingerol yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antibakteri, anti inflamasi, anti karsinogenik, anti mutagenik dan anti tumor. Selain itu, jahe juga mengandung shogaol yang mampu meningkatkan dan memperkuat sistem imun di dalam tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, bakteri dan virus lainnya. Ekstrak jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh dalam sistem imun, yaitu memberikan respon kekebalan inang terhadap mikroorganisme pangan yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini karena ekstak jahe dapat merangsang proliferasi limfosit dan menghambatlimfosit yang mati serta meningkatkan aktivitas fagositas makrofag (Zakaria & Rajab, 1. Kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada tanaman rimpang jahe adalah anti mikroba fenol, flavonoid, terpenoid dan minyak atsiri yang terkandung dalam ekstrak jahe (Paujiah dkk, 2. Lemon (Citrus limo. merupakan salah satu sumber vitamin C yang mengandung antioksidan nonsintesis yang tinggi dan memiliki khasiat bagi kesehatan Di dalam lemon terkandung banyak senyawa kimia yang penting dan bermanfaat bagi kesehatan. Senyawa yang terkandung dalam lemon yaitu C6H8O7 . sam sitra. C6H8O6 . sam askorba. , karbohidrat . at gula yaitu fruktosa, glukosa dan sukros. , pottasium, folat, kalsium, tiamin, niacin. Vitamin (B6. B1, dan P), fosfor dan mineral . alium dan magnesiu. serta flavonoid. Lemon memiliki banyak manfaat bagi tubuh yaitu membantu melancarkan pencernaan, memelihara kesehatan jantung, mencegah anemia, menjaga kesehatan tulang dan otot, serta yang paling utama yaitu sebagai penambah imunitas bagi tubuh. Lemon berperan sebagai penambah imunitas tubuh karena memiliki komponen antiinflamasi . nti radan. Antioksidan nonsintesis ini banyak terdapat pada organisme yang berguna untuk menetralkan stres oksidatif akibat stres oksidasi melalui berbagai proses metabolisme Pada pengabdian kepada masyarakat ini disosialisasikan resep bir pletok menjadi minuman siap dikonsumsi. Bir pletok dibuat menjadi formulasi yang baru yaitu dengan menambahkan krimer sebagai toping pada minuman bir pletok. Ketika bir pletok di campur dengan krimer dan lemon akan menambahkan sensasi baru yaitu rasa creamy dan terdapat aroma lemon. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keterampilan ke masyarakat dalam hal pembuatannya serta menentukan sifat sensoris dan aktivitas antioksidan pada Pengembangan Produk Creamy Lemon Bir Pletok (Creamy LeMonTo. dari Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubru. setelah dikonsumsi oleh masyarakat. METODE Bahan yang di gunakan antara lain air, kayu secang, jahe emprit, kayu manis, biji pala, cengkeh, kapulaga, serai, daun pandan dan gula. Sedangkan untuk pembuatan krimernya dengan bahan antara lain yaitu teh, susu kental manis, gula . , creamer, dan air panas. Dan peralatan yang digunakan dalam persiapan, pengolahan dan penyajian yaitu panci, pisau, wadah/baskom/mangkok, kompor, sendok pengaduk, dan mixer. Tahapan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu penentuan dan pengembangan ide, uji coba produk berdasarkan resep dasar Bir Pletok dan creamy foam, produksi produk, uji hedonik dan finalisasi produk. Tahapannya dilakukan dengan 3 kali percobaan. Percobaan pertama yaitu pembuatan ekstrak bir pletok dengan bahan-bahan yang sudah tersedia. LangkahAelangkahnya sebagai berikut: 1. Rebus 1,5 L air sampai mendidih. Lalu masukan jahe yang sudah digeprek . kuran disesuaika. dan rebus selama 15 menit. Setelah 15 menit, masukan kayu secang . , 1 buah kayu manis, 4 butir cengkeh, kapulaga, 2 butir biji pala dan 1 lembar daun pandan yang sudah diikat. Selanjutnya masukan gula . Rebus semua bahan sekitar - 10 menit. Diamkan rebusan bir pletok dalam suhu Berikan 5 mL ekstrak lemon pada bir pletok yang sudah dingin. Lalu hidangkan diatas wadah gelas dengan di hias menggunakan serai agar lebih wangi. Percobaan kedua dilakukan modifikasi dari produk original dengan menciptakan kreasi baru yaitu pembuatan krimer dengan menggunakan mixer agar menciptakan tekstur LangkahAelangkahnya yaitu sebagai berikut: 1. Siapkan wadah dan mixer, sambil seduh teh di gelas dengan air panas. Setelah itu, masukkan 2 bungkus creamer,1 sachet susu kental manis, gula dan 2 sendok makan air teh yang telah diseduh tadi. Setelah itu, semua bahan dimixer sampai mendapatkan hasil tekstur foam. Percobaan ketiga dilakukan untuk membuat produk yang siap untuk disajikan kepada panelis uji hedonik. Jumlah panelis yaitu sebanyak 15 orang terdiri dari rekan mahasiswa R5B yang telah mencicipi produk kami. Uji Hedonik Uji hedonik yang dilakukan dengan cara membawa produk yang sudah siap untuk disajikan, setelah itu dinilai oleh panelis yang telah ditentukan serta memberikan form penilaian uji hedonik produk. Format penilaiannya terdiri dari beberapa kategori penilaian, yaitu rasa, aroma, tekstur, warna, dan selera. Penilaian ini menggunakna skala angka yaitu 1 . urang suk. , 2 . , 3 . dan 4 . angat suk. Pengolahan dan Analisis Data Hasil uji hedonik yang telah dilakukan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi diolah menggunakan google form sehingga dapat diketahui kesukaan panelis terhadap produk kami. Dari google form tersebut terdapat diagram lingkaran yang akan menjelaskan lebih detail mengenai kesukaan panelis dari produk kami. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu sosialisasi akan pentingnya bahan-bahan yang akan diolah menjadi minuman kesehatan, penentuan dan pengembangan ide, uji coba produk berdasarkan resep dasar Bir Pletok dan creamy foam, produksi produk, uji hedonic dan finalisasi produk. Tahapan ini dilakukan dengan 3 kali percobaan. Percobaan pertama yaitu pembuatan ekstrak bir pletok dengan bahan-bahan yang sudah tersedia. Percobaan kedua dilakukan modifikasi dari produk original dengan menciptakan kreasi baru yaitu pembuatan krimer dengan menggunakan mixer agar menciptakan tekstur foam. Percobaan ketiga dilakukan untuk membuat produk yang siap untuk disajikan kepada panelis uji hedonik. Jumlah panelis yaitu sebanyak 15 orang terdiri dari rekan mahasiswa R5B yang telah mencicipi produk yang telah dibuat tim dan masyarakat yang mengikuti sosialisasi. Gambar 1. Proses Pembuatan Bir Pletok Gambar 2. Proses Pembuatan Creamer Bir Pletok Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan yaitu pengembangan bir pletok berupa creamy bir pletok untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk Produk ini terbuat dari bahan yang mempunyai manfaat untuk daya tahan tubuh, seperti jahe merah, serai, dan ekstrak lemon. Percobaan ini terdiri dari Langkah Langkah untuk menghasilkan produk ini yang mencakup kegiatan persiapan, pengolahan bahan, dan penyajian produk. Formulasi produk yang dilakukan pada produk Creamy LemonTok mengasilkan 2 formulasi dimana pada kedua produk tersebut terdapat perbedaan bahan yang di gunakan yaitu creamer. Formula bahan yang digunakan dalam tiap formulasi dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Formulasi Bahan pada Pembuatan Creamy Lemon Bir Pletok Bahan Formulasi Jahe Kayu Secang Kayu manis Biji Pala Kapulaga Daun Pandan Serai Cengkeh Gula Air 1000 mL Creamy Foam Ekstrak lemon 5 mL Teh 240 mL Susu Kental Manis Gula Creamer Air Panas 240 mL Keterangan: Untuk bahan yang mengandung air, disesuaikan dengan kebutuhan. Gambar 3. BahanAeBahan Pembuatan Bir Pletok Gambar 4. BahanAeBahan Pembuatan Creamer Formulasi bir pletok ini menggunakan 2 formula dimana pada setiap formula terdapat perbedaan yang terletak pada bahan yang digunakn untuk membuat Creamy Lemon Bir Pletok ini. Formula ke-1 kami menggunakan creamer sebagai penambah cita rasa pada bir pletok tersebut. Sedangkan pada formula ke-2 kami tidak menggunakan tambahan creamer tetapi di tambah dengan ekstrak lemon yang lebih banyak sehingga menghasilkan cita rasa asam yang lebih kuat dan perpaduan pedas dari jahe emprit. Alasan kami memakai tambahan creamer pada formula pertama agar produk bir pletok memiliki tekstur milky namun tidak merusak cita rasa aslinya. Sedangkan untuk penambahan ekstrak lemon pada formula kedua kami berasalan agar ada perpaduan rasa yang lebih kuat antara aroma asam lemon dan pedas dari rempah-rempahnya. Komposisi bahan yang digunakan dalam setiap formulasi dapat diliat pada tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2. Dokumentasi Hasil Pengolahan Produk Creamy Lemon Bir Pletok Setiap Formulasi Formula 1 Formula 2 (Sample Formula . 5 mL ekstrak lemon (Sample Formula . 240 mL Teh 40 g Susu Kental Manis 20 g Gula 160 g Creamer 240 mL Air Panas Uji Hedonik ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap rasa, aroma, tekstur, warna, dan selera dari produk Creamy Lemon Bir Pletok ini. Pengujian ini dilakukan kepada 15 orang panelis yang bersedia untuk mengisi formular uji hedonic melaui kuesioner google form secara daring. Penilaian ini menggunakan skala angka yaitu 1 . urang suk. , 2 . , 3 . dan 4 . angat suk. Dan didapatkan hasil berupa diagram lingkaran yang menujukkan presentase tingkat kesukaan konsumen terhadap rasa, aroma, tekstur, warna, dan selera dari produk Creamy Lemon Bir Pletok ini. Berikut tabel hasil presentasi yang kami dapatkan dari No Hasil Presentase Keterangan 80% Ya 20% Tidak Hasil yang di dapatkan yaitu 80% dari panelis mengkonsumsi bir 46,7% Sangat Suka 46,7% Suka 6,7% Cukup Hasil yang didapatkan yaitu 46,7% dari yang sangat suka dan hanya suka terhadap rasa Creamy Lemontok 53,3% Sangat Suka 26,7% Suka 20% Cukup Hasil yang didapatkan yaitu 53,3% yang sangat suka keharuman aroma Creamy Lemontok Diagram 1. Tingkat Konsumtif Bir Pletok Diagram 2. Tingkat Kualitas Rasa Creamy Lemon Bir Pletok Diagram 3. Tingkat Keharuman Aroma Creamy Lemon Bir Pletok 53,3% Sangat Suka 40% Suka 6,7% Cukup Hasil Yang Didapatkan Yaitu 53,3% Yang Sangat Suka Terhadap Tingkat Kepadatan Tekstur Creamy Lemontok. Diagram 4. Tingkat Kepadatan Tekstur Creamy Lemon Bir Pletok 66,7% Sangat Suka 26,7% Suka 6,7% Cukup Hasil Yang Didapatkan Yaitu 66,7% Yang Sangat Suka Terhadap Kepekatan Warna Creamy Lemontok. 20% Sangat Suka 46,7% Suka 26,7% Cukup 6,7% Kurang Suka Hasil Yang Didapatkan Yaitu 46,7% Yang Suka Terhadap Selera Dalam Menikmati Creamy Lemontok. Diagram 5. Tingkat Kepekatan Warna Creamy Lemon Bir Pletok Diagram 6. Tingkat Keseleraan Terhadap Creamy Lemon Bir Pletok Tahap awal dimulai dengan pemanasan air hingga mendidih, setelah itu masukan bahan bahan seperti: kayu secang, jahe, cengkeh, kayu manis, kapulaga, serai, daun pandan, dan ekstrak lemon lalu diamkan hingga mendidih. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan creamer yang terdiri dari bubuk creamer, teh yang diseduh dengan air panas, gula, dan susu kental manis. Pengolahan merupakan proses mengubah bahan mentah menjadi bahan siap Pada proses pengolahan, kebersihan area pengolahan perlu untuk diperhatikan agar hasil olahan makanan baik untuk dikonsumsi. Kebersihan berupa higienitas dalam pengolahan makanan meliputi kebersihan pelaku pengolahan mulai dari kebersihan rambut, kuku, seragam, tangan, dan tubuh, area dapur, dan alat-alat yang akan digunakan (Auliya & Aprilia, 2. Hasil dari questioner yang diisi oleh teman teman kelas ialah: pada diagram yang pertama menunjukan hasil dari tingkat konsumtif terhadap bir pletok dapat dihasilkan 80% yang banyak mengkonsumsi minuman tersebut. Pada diagram kedua menujukan hasil kualitas rasa Creamy Lemontok dapat dihasilkan 46,7% yang sangat suka dan hanya suka saja terhadap rasa Creamynya. Pada diagram ketiga menunjukan hasil Tingkat keharuman aroma Creamy Lemontok ini dihasilkan dengan 53,3% dari yang sangat menyukai aroma tersebut. Pada diagram keempat menujukan hasil tingkat kepadatan tekstur Creamy Lemontok ini dihasilkan dengan 53,3% yang sangat menyukai tekstur Creamy Lemontok tersebut. Pada diagram kelima menujukan hasil tingkatan kepekatan warna Creamy lemontok ini di hasilkan dengan 66,7% yang sangat menyukai warna Creamy Lemontok tersebut. Karena warna yang di hasilkan merah menyala membuat daya ketertarika tersendiri. Pada diagram keenam menunjukan hasil tingkat keseleraan terhadap Creamy Lemontok ini dihasilkan dengan 46,7% yang hanya suka saja terhadap keseleraan Creamy Lemontok ini. KESIMPULAN Masyarakat terlihat sangat antusias dalam membuat minuman kesehatan yang sudah disosialisasikan. Creamy Lemontok merupakan inovasi minuman tradisional yang dibuat dengan rempah-rempah asli Indonesia yang kaya akan antioksidan dan sifat pertahanan kekebalan tubuh. Antioksidan sendiri dapat diperoleh Dari bahan ya hasil metabolit sekunder tumbuhan menghasilkan senyawa aktif seperti Flavonoid. Pengembangan produk selesai Gunakan desain penuh (RAL) Dua perlakuan dan dua ulangan formulasi produk Hasilkan hingga 2 resep baru. Di mana Setiap formula berbeda bahan yang digunakan dalam pembuatan Bir pletok ini. Pada resep pertama ditambahkan creamer untuk memberikan tekstur susu pada Bir Pletok. Sedangkan pada resep kedua ditambahkan ekstrak lemon lebih banyak dari pada resep pertama, bertujuan untuk menghasilkan rasa asam yang lebih pekat, namun tanpa menghilangkan rasa asli dari bir pletok tersebut. DAFTAR PUSTAKA