Aksio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Dakwah dan Komunikasi Volume 1 Nomor 1. Juni 2025. Hal, 31-46 https://jurnal. id/index. php/jas/index Urgensi Taman Bacaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Literasi. Pendidikan Dan Minat Baca Anak-Anak Zainul Holil1. Daeng Sani Ferdiansyah2 Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor holilzainul@gmail. com, daengsaniferdiansyah@iaihnwpancor. Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi urgensi taman bacaan masyarakat dalam meningkatkan literasi dan minat baca anakanak masyarakat Desa Saba. Kecamatan. Kabupaten Lombok Tegah. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah participatory action research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan generasi milenial berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Ukuran sampel yang memadai memastikan bahwa data yang diperoleh dapat diandalkan dan representatif, sementara pemilihan teknik sampling yang sesuai meningkatkan validitas dan generalisasi temuan. Hasil pengabdian kepada masyarakat bahwa participatory action research (PAR) terbukti efektif dalam meningkatkan literasi terkait urgensi taman bacaan masyarakat dalam meningkatkan literasi dan minat baca anak-anak. Kata Kunci: Taman Bacaan Masyarakat. Literasi Dan Minat Baca Abstract This community service aims to provide education on the urgency of community reading parks in increasing literacy and reading interest in children in Saba Village. District. Central Lombok Regency. The community service method used is participatory action research (PAR), which involves the active participation of the community and the millennial generation totaling 15 people. Sampling uses simple random sampling. adequate sample size ensures that the data obtained is reliable and representative, while the selection of appropriate sampling techniques increases the validity and generalization of the findings. The results of community service show that participatory action research (PAR) has proven effective in increasing literacy related to the urgency of community reading parks in increasing literacy and children's reading interest. Keywords: Community Reading Parks. Literacy and Reading Interest Pendahuluan Kunci suatu bangsa terletak pada kualitas sumber daya manusia sebagai modal dasar bagi suatu negara dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Kualitas sumber daya manusia (SDM) ditentukan oleh faktor pendididikan yang diperoleh. Pendidikan yakni faktor paling penting dalam meningkatkan sumber daya manusia dalam rangka menghadapi rintangan di saat ini masa mendatang1. Pendidikan ini sangat erat kaitannya dengan proses pengajaran2. Dapat ditarik kesimpulan bahwa sumber daya yang berkualitas dihasilkan oleh pendidikan yang didapatkan oleh seseorang. Hasil dari pendidikan tersebut tercermin dalam pola hidup, kebiasan, dan cara seorang individu dalam memaksimalkan potensi dirinya dan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya. Meningkatkan kualitas masyarakat mulai dari aspek finansial, pendidikan, ataupun kesehatan ialah kerja dari pendidikan nonformal baik dari aspek konsep maupun praktik3. Pendidikan nonformal diberikan pada masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap atas pendidikan formal yaitu sebagai ajang dalam mendukung pendidikan seumur hidup. Kemudian pendidikan nonformal ialah di luar pendidikan formal diselenggarakan secara terstruktur dan Misriyani. , & Mulyono. Pengelolaan Taman Baca Masyarakat. , 160Ae172 Apriyeni. O, & Gusti. Urgensi Pengembangan Booklet tentang Materi Bakteri untuk Siswa Kelas X SMA. , 24 Suwanto. Studi. Perpustakaan. , & Diponegoro. ANALISIS LITERASI INFORMASI PEMAKAI. , 89Ae100 bertahap. Misalnya lembaga bimbingan belajar, sanggar, kelompok bermain, dan lainnya4 Keberadaan pendidikan memiliki dampak yang besar dalam pembentukan karakter individu dan kemajuan sosial5,6. Tidak ada satupun pandangan yang menyanggah bahwasanya pendidikan secara garis besar menjadi suatu proses yang sistematis dengan tujuan menajamkan pengetahuan, mengokohkan keterampilan, dan melembutkan nilai-nilai kehidupan pada diri individu melalui pengalaman belajar yang terwadahkan7, seperti melalui program penyediaan fasilitas taman baca8 Membaca merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh semua tenaga pendidikan. Membaca menambah wawasan dan pengetahuan, sehingga membaca merupakan kunci mendasar yang harus dikuasai siswa jika ingin sukses dalam belajar 9,10. Selain itu, membaca itulah yang menjadikan seseorang terampil. Bagi pelajar, membaca memudahkan dalam meraih kesuksesan. Tidak semua siswa mudah memahami apa Fatmia. Inovasi Taman Baca Masyarakat (TBM)AoSigupai MambacoAodalam Membudayakan Literasi Masyarakat Di Desa Tangah Kabupaten Aceh Barat Daya (Doctoral dissertation. UIN Ar-Ranir. Dole. Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Kedisiplinan Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3. , 3675Ae Sukatin. Munawwaroh. Emilia, & Sulistyowati. Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan. ANWARUL: Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 3. , 1044Ae1054 Barokah. , & Kamal. Implementasi Sekolah Adiwiyata Terhadap Pembentukan Karakter Kedisiplinan Dan Entrepreneurship Siswa Di MI Salafiyah Tanjung. Madako Elementary School, 2. , 42 Rosmiati. Umar, & Fahlia. Analisis Efektivitas Gerakan Literasi Sekolah Melalui Inovasi Media Pohon Literasi Untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa. Ainara Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Pendidikan, 4. , 164Ae171 Maryono. Pamela. , & Budiono. Implementasi Literasi Baca Tulis Dan Sains Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6. , 491Ae498 Subakti. Oktaviani. , & Anggraini. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5. , 2489Ae2495 yang dibacanya. Salah satu unsur yang harus dimiliki siswa ketika membaca adalah minat. Minat dikaitkan dengan perasaan senang terhadap sesuatu. Karena itu, minat menyebabkan seseorang melakukan apa yang ingin dilakukannya11 Salah satu aspek penting dalam pendidikan adalah pengembangan budaya literasi baca, yang membentuk dasar kecakapan hidup sejak usia Pada era dimana teknologi semakin mendominasi, membangun budaya literasi baca mulai teralihkan dengan kebiasaan yang baru yang memarginalkan minat baca anak. Membangun budaya literasi menjadi suatu keharusan yang patut dipertahankan dan dikembangkan agar generasi bangsa dapat menghadapi tantangan global dengan kompeten. Pendidikan sebagai rangkaia proses formal dan informal yang membentuk intelektualitas dan karakter siswa akan terwujud melalui usaha pengembangan intelektualitas anak12 Literasi merupakan salah satu program yang dikejar oleh pemerintah, dikarenakan budaya literasi di Indonesia yang masih rendah13 Rendahnya minat baca masyarakat dapat berdampak pada kualitas pendidikan di Indonesia14. Penyebab rendahnya budaya literasi di Indonesia meliputi, terbatasnya sarana dan prasarana membaca, situasi belajar yang kurang memotivasi, kurangnya panutan saat membaca, dan peningkatan penggunaan teknologi elektronik 15. Rendahnya minat baca harus segera diatasi, karena apabila minat baca masyarakat rendah Megananda. Suyitno, & Anindya. Aktualisasi Nilai Adiwiyata Pada Konstelasi Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Madako Elementary School, 2. , 163Ae171 Khoeriyah. , & Kamal. Implementasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Student Led Conference ( SLC ) Di Sekolah Dasar. Madako Elementary School, 2. , 149Ae162 Trisnani. , & Utami. Meningkatkan Literasi dan Minat Baca Anggota Taman Baca Abdurohman. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 8. , 39-45. Hutagaol. Susanti. , & Utomo. Praktik Sosial: Menumbuhkan Minat Baca Masyarakat melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kelurahan Kutowinangun Lor. Jurnal Analisa Sosiologi, 12. Rizky Anisa. Aprila Ipungkarti. , & Kayla Nur Saffanah. Pengaruh Kurangnya Literasi serta Kemampuan dalam Berpikir Kritis yang Masih Rendah dalam Pendidikan di Indonesia. Conference Series Journal, 01. , 1Ae12 berdampak terhadap rendahnya produktivitas bangsa yang akan berujung pada rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat Dalam membangun masyarakat informasi diperlukan upaya menumbuhkan literasi pada anak sebagai generasi penerus bangsa, dengan ini adanya program pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi menjadi hal strategis dan tepat16 Memiliki berbagai program yang jelas dalam rangka membelajarkan dan memberdayakan masyarakat. Tidak hanya program, terdapat berbagai lembaga pendidikan luar sekolah yang dapat mengayomi masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan tentang pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan. Salah satu lembaga pendidikan nonfromal adalah Taman Baca Masyarakat (TBM). Program gerakan pendidikan melalui TBM ini mengacu juga pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 26 ayat 4, yang menyebutkan bahwa satuan pendidikan non formal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim serta satuan pendidikan yang sejenis17 TBM adalah sebuah lembaga yang berdiri di ligkungan masyarakat guna melayani kebutuhan informasi ilmu pengetahuan dalam bentuk bacaan atau bahkan pustaka lainnya18TBM berfungsi sebagai wadah untuk menstimulasi tingkat minat baca. Membaca ialah modal utama bagi masyarakat untuk dapat maju. Maka diperlukan untuk melahirkan minat baca masyarakat sedari dini. Taman baca masyarakat ialah wadah yang tepat sebagai wahana bermain sembari belajar dan meningkatkan minat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah salah satu bentuk pendidikan non-formal yang sangat membantu meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat19. Taman Bacaan Masyarakat merupakan salah Marleni. , & Murdani. Menumbuhkan Literasi Anak Melalui Taman Bacaan Masyarakat Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup. Al Maktabah, 21. , 15-23. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional pasal 26. Kalida. Septembe. Jogja TBM Kreatif. Forum Taman Bacaan Masyarakat. Maulana. , & Firdaus. PERAN TAMAN BACAAN TERHADAP MINAT BACA DI TBM STONE GARDEN. Comm-Edu (Community Education Journa. , 6. , 62-69. satu program pendidikan non-formal yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan memberikan akses terhadap sumber-sumber pengetahuan bagi masyarakat, khususnya anak-anak20 Taman Baca Masyarakat merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Desa Saba. Kecamatan. Kabupaten Lombok Tegah. Di era kemajuan teknologi yang berkembang pesat, cukup sulit merangkul anak-anak untuk mempergunakan buku sebagai wadah edukasi. Minat baca pun menjadi rendah karena tingginya angka penggunaan media sosial di zaman sekarang. Maka dari itu mengantisipasi keberlanjutan padamnya literasi dengan menghadirkan gerakan AuTaman BacaAy, program ini diusung guna meningkatkan persentase minat literasi baca siswa untuk mendapatkan suatu bentuk literasi yang relevan. TBM berfungsi memenuhi kebutuhan informasi masyarakat melalui koleksi yang dihadirkannya. Masyarakat dapat terbantu dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi bahkan budaya melalui Taman Baca Masyarakat21. Tidak hanya itu TBM mempunyai peran sebagai penyedia jasa layanan membaca dengan strategi sebagai fasilitator bahan bacaan dan melakukan pendampingan belajar membaca terhadap anak usia Selain itu TBM juga dapat berfungsi sebagai lembaga pengembangan masyarakat, karena fungsi TBM sebenarnya sama dengan perpustakaan-perpustkaan umum, tapi bedanya jika perpustakaan telah dilengkapi dengan sarana seperti bangunan, koleksi yang banyak, sarana yang sudah mendukung serta sudah dikelola oleh pustakawan Fitri. Solfema. , & Putri. Urgensi Taman Bacaan Masyarakat dalam meningkatkan literasi. Pendidikan dan Minat Baca Anak-Anak di Desa Sambungo Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan. PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 5. , 133-138. Dwiyantoro . Peran Taman Bacaan Masyarakat Mata Aksara dalam menumbuhkan minat baca pada masyarakat. , 19Ae32 Saepudin. Rusmana. Studi. Perpustakaan. , & Padjadjaran. PERAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT ( TBM ) BAGI ANAK-ANAK. , 1Ae 12 sedangkan TBM masih banyak yang belum memiliki bangunan permanen atau gedung, buku-buku yang masih terbatas dan masih dikelola pribadi23 Minimnya fasilitas membuat masyarakat desa semakin tertinggal. Maka dari itu kehadiran taman baca di tengah masyarakat desa sangat Beberapa penelitian terdahulu telah memberikan perspektif mengenai kebermanfaatan Program Gerakan Literasi Sekolah sebagaimana yang telah dilaksanakan di perpustakaan MTs AtTahririyah24. Program yang dilaksanakan masih berpedoman pada program yang dibuat sendiri oleh pihak sekolah, namun program-program tersebut telah menunjukkan peningkatan minat baca siswa yang lebih Efektivitas pembentukan taman baca sebagai bagian program gerakan literasi juga sejalan dengan hasil penelitian Pradana, disebutkan sudut baca kelas atau nama lain dari taman baca dalam kelas dapat memancing tumbuh-kembangnya kebiasaan membaca siswa. Ini dapat dibuktikan setelah diciptakannya pojok baca banyak siswa mulai senang membaca tanpa diintruksi oleh guru25. Perpustakaan mini juga hamper sama dengan konsep implementatif taman baca dalam kelas, yang juga begitu efektif dalam meningkatkan semangat berliterasi siswa. Sebagaimana hal ini dibuktikan dalam penelitian Qulloh, yang mengungkapkan bahwa adanya perpustakaan mini dalam kelas seperti taman baca berfungsi sebagai penyedia informasi berupa pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan diri siswa 26 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) merupakan salah satu sarana pendidikan nonformal yang berperan penting dalam meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya di daerah Afrina. , & Irwan. Peran Taman Bacaan Masyarakat (Tb. Dalam Membangun Budaya Literasi Berbasis Kearifan Lokal Di Kota Padang Panjang. Proceedings Icis 2021, 1. Jannah. Hubungan Gerakan Literasi Sekolah Dan Minat Baca Siswa. International Jouornal Of Educational Resources, 02. , 387Ae393 Pradana. Pengaruh Budaya Literasi Sekolah Melalui Pemanfaatan Sudut Baca Terhadap Minat Membaca Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 2. , 81Ae85 Qulloh. Pengembangan Literasi Dalam Peningkatan Minat Baca Santri Pada Perpustakaan Mini Pesantren Pelajar Al-Fath Rejomulyo Kediri. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (Jpkm. , 1. , 71Ae78 pedesaan. Di Desa Saba. Kecamatan. Kabupaten Lombok Tegah, keberadaan TBM menjadi sangat strategis mengingat masih rendahnya tingkat literasi dan akses terhadap bahan bacaan berkualitas di kalangan anak-anak. Metode Penelitian Pengabdian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), sebuah pendekatan pengabdian yang bertujuan untuk melakukan proses pembelajaran dalam mengatasi masalah, proses pemenuhan kebutuhan praktis, proses dalam memproduksi ilmu pengetahuan, dan proses perubahan sosial keagamaan 27 Subjek pada pengabdian ini yaitu anak Ae anak Di Dusun Bilakembar Desa Suela. Kecamatan Suela yang berjumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel menngunakan simple random sampling. Simple random sampling adalah bahwa setiap anggota dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel. Diberi nama simple random sampling karena di dalam pengambilan sampelnya, peneliti Aumencampur subjek-subjek di dalam populasi sehingga semua subjek dianggap sama. Dengan demikian maka peneliti memberi hak yang sama kepada setiap subjek untuk memperoleh kesempatan dipilih menjadi Teknik pengambilan sampling menggunakan Tahapan pengabdian yang dilakukan dalam pengabdian ini, meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan di lapangan dan tahap pasca lapangan. Pada tahap persiapan dilakukan yaitu, membuat rancangan pengabdian, menetapkan lokasi pengabdian, melakukan observasi awal, mengurus izin, memilih dan menetapkan informan, dan mempersiapkan diri sebagai tim pelaksana. Untuk mencapai tujuan berkelanjutan tersebut, penggunaan pendekatan participatory action research (PAR) menjadi langkah yang Denzin. , & Lincoln. (Eds. The Sage Handbook of. Qualitative Research. Sage Publications Machali. Metode penelitian kuantitatif . anduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitati. Penelitian participatory action research merupakan salah satu model penelitian yang mencari sesuatu untuk menghubungkan proses penelitian ke dalam proses perubahan sosial. Perubahan sosial yang dimaksud adalah bagaimana dalam proses pemberdayaan dapat mewujudkan tiga tolak ukur, yakni adanya komitmen bersama dengan masyarakat, adanya local leader dalam masyarakat dan adanya institusi baru dalam masyarakat yang dibangun berdasarkan kebutuhan. Penelitian ini membawa proses penelitian dalam lingkaran kepentingan orang dan menemukan solusi praktis bagi masalah bersama dan isu-isu yang memerlukan aksi dan refleksi bersama29. Pendekatan PAR merupakan pendekatan penelitian yang mengkombinasikan partsipasi dan tindakan atau aksi sosial untuk memahami dan mengatasai masalah sosial dengan menekankan pada kebebasan berpendapat atau demokrasi dalam proses penelitian yang melibatkan partisipasi komunitas sebagai subyek. Sifat partisipatif PAR mengacu pada keterlibatan aktif klien dalam suatu program, praktisi dan anggota komunitas serta orang lain yang memiliki kepentingan dalam program30 Langkah-langkah PAR yang digunakan meliputi31: Mengetahui kondisi nyata para muallaf. Memahami masalah yang dihadapi muallaf dalam persoalan Merencanakan strategi pemecahan masalah. Melakukan aksi pemecahan masalah melalui program kerja pembinaan muallaf. Melakukan refleksi untuk keberlanjutan program. Rahmat. , & Mirnawati. Model participation action research dalam pemberdayaan masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6. , 6271. Pujileksono. Metode Penelitian Pekerjaan Sosial. Malang: Intrans Publishing Satibi. Duriat. , & Abdullah. PENINGKATAN KAPASITAS KOORDINASI. EVALUASI. DAN PELAPORAN MELALUI PENDAMPINGAN TIM AKSELERASI PROGRAM CEMPOR AuCAMP ENTREPRENEUR DISPORAAy KOTA BANDUNG. Hasil dan Pembahasan Pemberdayaan masyarakat ini adalah cara untuk memberdayakan diri mereka agar mereka mampu belajar mandiri dan tidak keregantungan ke pada orang lain. Taman Baca Masyarakat ini dapat membatu mereka agar mau belajar dan terus melanjutkan pendidikan terutama bagi anakanak dimana merekalah yang akan melanjutkan pendidikan dan mampu bersosialisasi dan berkomikasi dengan baik. Mereka adalah generasi bangsa yang akan terus berkembang dan memimpin dunia ini. Peningkatan Prestasi Akademik. Pengembangan Keterampilan dan Kreativitas Peningkatan prestasi akademik merujuk pada usaha dan proses yang dilakukan untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil belajar di TBM. Peningkatan ini penting karena berpengaruh pada pemahaman, keterampilan, dan kemampuan individu dalam bidang yang dipelajari. Terutama pada kemampuan memahami bacaan lebih baik yaitu dengan adanya keterampilan mendalam yang memungkinkan seseorang untuk mengerti,menganalisis dan memahami materi lebih baik, pengetahuan umum bertambah di mana dengan mengikuti TBM tersebut dapat meningkatkan pemahaman mereka. Pengembangan Keterampilan, adalah proses peningkatan atau pematangan kemampuan,baik soft skills maupun hard skills, yang dapat membantu individu dalam mencapai tujuan pribadi dan Pengembangan keterampilan ini penting karena keterampilan adalah fondasi utama untuk beradaptasi dalam berbagai situasi, memecahkan masalah, dan berinovasi di lingkungan yang terus Mengembangkan kreativitas adalah proses penting dalam membentuk kemampuan berpikir inovatif dan adaptif. Mencoba hal baru, eksplorasi berbagai aktivitas atau hobi seperti menggambar, menulis, musik, atau memasak bisa memicu kreativitas. Saat mencoba hal baru, otak mulai melihat cara-cara berbeda untuk melakukan sesuatu dan menciptakan ide-ide segar. Berani mencoba dan bereksperimen,kreativitas berkembang ketika kita tidak takut membuat percobaan tanpa batasan atau aturan yang ketat sering kali menghasilkan ide-ide yang unik Taman baca menciptakan lingkungan yang menyenangkan untuk membaca, merangsang minat baca siswa 32. Taman bacan masyarakat adalah sumber informasi bagi masyarakat, baik masyarakat dan komunitas kelas menengah dan menengah atas. Mulai dari penempatan RW. Desa, tempat rekreasi, kebun kota dan lainnya. Sangat efektif, efisien dan terjangkau bagi seluruh masyarakat33 Kemampuan berpikir kritis Kemampuan berpikir kritis meningkat. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis informasi secara objektif, membuat penilaian yang logis, dan mengambil keputusan yang Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis Simamora. Manurung. Sinaga. Siregar. Manurung. Herman, & Br Sinaga. Analisis Budaya Literasi Dalam Mengembangkan Minat Membaca Di Sekolah Dasar Negeri 154500 Aek Tolang. Journal On Teacher Education, 4. , 196Ae203 Khoiruddin. Taulabi. , & Imron. Menumbuhkan minat baca sejak dini di taman baca masyarakat. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 1. , 291Ae319 Literasi bukan hanya sekedar membaca dan menulis tetapi meliputi keterampilan berfikir kritis memanfaatkan sumber pengetahuan yang berbentuk cetak, visual, maupun digital34 (Rohim & Rahmawati, 2. Peningkatan Pengetahuan dan Wawasan Memperkaya informasi, minat baca yang tinggi mendorong seseorang untuk terus mencari informasi baru, baik dari buku, artikel, atau sumber lainnya. Hal ini membantu menambah wawasan di berbagai bidang. Pemahaman lebih mendalam, membaca buku atau tulisan yang lebih mendalam . eperti jurnal, laporan ilmiah, atau buku analiti. membantu seseorang memahami topik dengan lebih Literasi berfungsi untuk menghubungkan individu dan masyarakat, serta merupakan alat pengting bagi individu untuk tumbuh dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat35 Kesimpulan Taman Baca Masyarakat sebagai salah satu lembaga pendidikan nonformal telah memberikan kontribusi yang luas terhadap masyarakat daerah terpencil. Dengan berbagai program yang diberikan mampu membuat masyarakat menyadari pentingnya pendidikan bagi anak dan perlunya menumbuhkan budaya baca tulis pada anak sedari dini. Dengan Rohim. , & Rahmawati. Peran literasi dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 6. , 230Ae237 Abidin. Mulyati. , & Yunansah. Pembelajaran literasi: Strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca, dan menulis. Bumi Aksara berbagai strategi dalam menyelenggarakan berbagai program. Taman Baca Masyarakat mampu menjadikan eksis dan menjadi wadah yang membantu masyarakat dalam dunia pendidikan dan literasi baca tulis. Sebagai saran diharapkan kepada pemerintah supaya lebih melek dan memberikan perhatian yang lebih terhadap pendidikan anak-anak Dimulai dari akses, fasilitas, dan kualitas pendidik. Kemudian kepada para pemuda supaya lebih banyak mendirikan lembaga atau komunitas yang bergerak dalam bidang sosial sebagai wadah dalam mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat terpencil Daftar Pustaka