J- Reb : Journal Ae Research of Economic and Bussiness Volume 3. Issue 1. January 2024 E-ISSN : 2828-3716 . P-ISSN : 2828-3708 J-Reb : Journal- Research of Economic dan Bussiness journal homepage: https://journal. id/index. php/j-reb Analisis Sistem Informasi Akuntansi dalam Penerimaan dan Pengeluaran Kas pada Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Riski Hidayat Simanjuntak1*. Nurbaiti2. Nurwani3 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara1,2,3 riskihsimanjuntak@gmail. *Correspondence: riskihsimanjuntak@gmail. com* https: journal. id/j-reb | Submission Received: 20-01-2024. Revised: 20-01-2024. Accepted: 30-01-2024. Published: 31-01-2024 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana bantuan operasional (BOS). Untuk mengetahui pengelolaan serta penerapannya di SDN 019 Bonan Dolok. Sudah sesuai dengan peraturan yang di terapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung dengan pihak- pihak terkait. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri 019 Bonan Dolok, dan yang di wawancarai adalah kepala sekolah, bendahara dan Objek dalam penelitian ini adalah laporan dana BOS di SDN 019 Bonan Dolok. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga cara yaitu pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOS sudah cukup baik, dalam pengelolaan dana BOS juga sudah cukup baik yang dimulai dari perencanaan, penggunaan, pelaksanaan dan pertanggung jawaban. Dan untuk penerapan sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana BOS juga telah di terapakan dengan baik oleh pihak sekolah. Kata Kunci: Bantuan Operasional Sekolah. Sistem Informasi Akuntansi. Penerimaan Kas. Pengeluaran Kas Abstract This research aims to determine the accounting information system for cash receipts and disbursements in operational assistance funds (BOS). To find out about the management and implementation at SDN 019 Bonan Dolok. It is in accordance with the regulations implemented. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation directly with related parties. The subject of this research was the 019 Bonan Dolok State Elementary School, and those interviewed were the school principal, treasurer and secretary. The object of this research was the BOS fund report at 019 Bonan Dolok Elementary School. The data analysis technique used in this research uses three methods, namely data collection, data reduction and data presentation. The results of the research show that the accounting information system for cash receipts and disbursements of BOS funds is quite good, and the management of BOS funds is also quite good, starting from planning, use, implementation and accountability. And the implementation of the accounting information system in cash receipts and disbursements of BOS funds has also been implemented well by the school. Keywords: School Operational Assistance. Accounting Information System. Cash Receipts. Cash Disbursements PENDAHULUAN Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi setiap Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah agar terlaksananya program wajib belajar sembilan tahun. Dengan mendapatkan tingkat akses pendidikan yang lebih berkualitas serta pelayanan pendidikan dengan cara mengadakan suatu program pemberian dana terhadap para pelajar. Program pemberian dana tersebut adalah bantuan operasional sekolah atau yang lebih dikenal oleh, masyarakat luas dengan nama dana BOS. Dengan kemajuan teknologi, pemerintah menganjurkan bagi sekolah penerima dana bantuan operasional sekolah (BOS) wajib melakukan pengupdate an data kedalam sistem data pokok pendidikan (Dapodi. Sekolah wajib untuk melaporkan dan tidak ada alasan bagi sekolah untuk terlambat dalam melaporkan penggunaan dana bantuan operasional sekolah BOS. Pada tahun 2015 sekolah yang membuat pelaporan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui sistem online sudah mencapai 91% . pada tahun ini sudah menunjukan bahwa kedepannya program dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak saja perlu di pertahankan tetapi harus dilanjutkan. Maka pemerintah berharap pada tahun-tahun berikutnya bagi sekolah-sekolah yang menerima dana bantuan operasional sekolah (BOS) lebih meningkatkan dalam pembuatan pelaporan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal. Drs. Syafaruddin Nasution S. Pd. M mengharapkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara transparan oleh sekolah. Dan meminta kepada pihak sekolah untuk menyampaikan kepada wali murid secara terbuka penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Diharapkan agar pihak sekolah dapat mempergunakan alokasi dan bantuan operasional sekolah (BOS) sesuai dengan poin-poin agar tidak melenceng dari ketentuan, sebab banyak pihak sekolah yang terjerat hukum karena ketidaktransparan dan penyelewengan atas penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Indikator penerapan sistem akuntansi yang tepat pada sekolah adalah melalui penyelenggaraan akuntansi secara tepat dan benar. Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang memiliki indentitas dan dasar hukum karena itu pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangannya juga harus berpedoman pada PSAK No. 45 tentang penyediaan informasi yang relavan untuk memenuhi kepentingan para pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan pembayaran kembali, anggota, kreditor, dan pihak lain yang menyediakan sumber daya bagi entitas nirlaba (Fuad Yanuar Ar, 2. sehingga laporan keuangan yang disajikan memiliki kepercayaan dari semua pihak. Namun fenomena yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 019 Bonan Dolok Kec. Siabu Kab. Mandailing Natal yaitu laporan keuangannya belum menyajikan laporan keuangan berdasarkan PSAK No. Yang terdiri dari 4 laporan keuangan . laporan posisi keuangan . laporan aktvitas untuk satu periode Laporan arus kas untuk satu periode laporan keuangan. Catatan atas laporan keuangan. Di sekolah SDN 019 Desa Bonan Dolok Kec. Siabu Kab. Mandailing Natal ini hanya menyajikan laporan keuangan realisasi anggaran saja, dengan hal tersebut saya hanya bisa menyusun laporan aktivitas untuk satu periode pelaporan (Parjuangan Panggabean, 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem informasi akuntansi dalam penerimaan dan pengeluaran kas pada dana bantuan operasional (BOS) dan untuk mengetahui pengelolaan serta penerapannya di SDN 019 Bonan Dolok KAJIAN LITERATUR Sistem Informasi Akuntansi Menurut Romney & Steinbart Ausistem informasi akuntansi adalah sistem yang dapat mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi bagi para pembuat keputusan. Hal ini termasuk orang, prosedur dan instruksi, data, perangkat lunak, infrastruktur teknologi informasi, kontrol internal serta langkah-langkah keamananAy (Novian Suteja, 2. Manfaat dan tujuan sistem informasi akuntansi ini adalah: Menjaga sumber keuangan yang ada di seluruh sekolah seperti dalam hal ini kas, stok, barang ataupun tanah sebagai asset tetap dari sekolah. Karena kepemilikannya itu hanya sebagai asset negara tidak hanya satu dari masyarakat disana, jadi sangat perlu untuk hati hati dalam menjaga. Memperoleh macam macam informasi yang ingin dituju dalam pemberian keputusan. Contohnya guru ingin mengetahui informasi tentang buku di perpustakaan agar mengetahui kejelasan kas yang digunakan, untuk membeli buku, jadi dengan adanya informasi ini, guru akan dapat menyimpulkan apakah kas dan buku sudah sesuai atau tidak Memperoleh informasi untuk penilian kerja karyawan atau divisi. Sistem informasi digunakan untuk penilaian kerja suatu karyawan ataupun divisi. Sebagai contoh, pengelola took swalayan mampu memanfaatkan sistem penjualan untuk menilai kerja kasir. Untuk melihat kasir mana yang lebih cepat dan cermat dalam melayani Menyajikan informasi data dari masa lalu ataupun data yang telah diarsip yang memiliki tujuan untuk pemeriksaa nantinya. Menyimpan data yang telah tersimpan dengan rapi untuk memudahkan pencarian sehingga data tidak terkesan hilang. Memperoleh informasi untuk penyusunan evaluasi dan rancangan Rancangan keuangan dimaksud adalah alat yang biasanya digunakan untuk mengendalikan pengeluaran kas. Rancangan keuangan membatasi pengeluaran semisal yang telah disetujui dan menghindari pengeluaran yang seharusnya tidak dikeluarkan dan seberapa besarnya. Memperoleh informasi yang diperlukan dalam aktivitas perencanaan dan pengendalian. Selain berguna untuk membandingkan informasi yang berkaitan dengan rancangan keuangan dan biaya standart dengan kenyataannya semisal yang telah dikemukakan sebelumnya, data historis yang di peroleh oelh sistem informasi mampu digunakan untuk meramal dalam pertumbuhan penjualan dan aliran as dan untuk mengetahui trean di jangka panjang beserta korelasinya. Menurut keenam manfaat sistem informasi akuntansi diatas mampu di konklusikan bahwa untuk memproleh berbagai informasi informasi yang nyata yang sifatnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Berdasarkan sumber dari sistem informasi yang didapat ini, akan digunakan bagi perusahaan sesuai dengan kebutuhan untuk apa informasi itu. Dengan adanya sistem informasi akuntansi akan mampu membuat perusahaan lebih efifsien dalam pekerjaannya (Diana, et all. Dalam dunia bisnis yang kompleks, mungkin menggunakan beratus Ae ratus tenaga kerja, mulai dari perencanaan pengembangan, direktur pemasaran sampai Bagaimana mengkoordinasikan, dan mengontrol semua kegiatannya, bagaimana mensuplai informasi kepada banyak. Orang dalam perusahaan, disinilah letak pentingnya peranan sistem informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi melayani dua tipe pemakai yaitu dari pihak luar perusahaan. dan dari pihak dalam perusahaan . Pihak Ae pihak ekternal antara lain pelanggan, supplier, pemegang saham, pegawai, lembaga keuangan, pemerintah, sedangkan pihak internal perusahaan antara lain manajemen, purchasing, dan inventory control management, production management, personal management, finansial Peranan sistem informasi akuntansi antara lain: Memperbaiki kualitas & mengurangibiaya dalam menghasilkan barang/jasa Memperbaiki efisiensi Memperbaiki pengambilan keputusan Menciptakan keunggulan kompetitif Penerimaan Kas Penerimaan kas merupakan transaksi penerimaan uang secara tunai yang menyebabkan bertambahnya aset perusahaan berupa kas. Adapun sistem pencatatan penerimaan kas ini sangat perlu bagi pengendalian kas masuk, dengan hal tersebut kita dapat melihat berapa kas masuk atau diterima supaya kita mudah membuat anggaran untuk kedepannya, dalam melaksanakann Pengeluaran Kas Pengeluaran kas merupakan transaksi pengeluaran uang secara tunai yang menyebabkan kekurangnya aset perusahaan berupa kas, bank atau setara kas Karena hal tersebut pencatatan pengeluaran kas sangat di perlukan, untuk melihat berapa kas yang digunakan pada pengeluaran kebutuhan atau keperluan yang di belikan oleh sekolah, berapa pengeluaran yang akan di keluarkan untuk pengeluaran sekolah. Program Bantuan Dana Operasional (BOS) Sesuai pedoman operasional sekolah Kementerian Pendidikan Sekolah Program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah suatu program pemerintah yang pada hakikatnya memberikan pembiayaan kepada biaya non personalia untuk suatu pendidikan dasar sebagai pelaksanaan program wajib belajar (Manhutu, 2. Secara umum tujuan program BOS menurut buku petunjuk teknis 2006 : program bantuan operasional sekolah (BOS) bertujuan untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu serta meringankan bagi siswa yang lain, agar mereka memperoleh layanan pendidikan dasar yang lebih bermutu sampai tamat dalam rangka penuntasan wajib belajar 9 tahun. Secara khusus BOS SD bertujuan untuk : Membantu penyediaan pendanaan biaya operasional non personal sekolah, akan tetapi masih ada beberapa pembiyaan personil yang masih dapat dibayarkan dari dana BOS. Meringankan pungutan biaya operasional sekolah bagi peserta didik SD yang diselenggarakan dari masyarakat, dan atau Membebaskan peserta didik dari pungutan yang orang tua atau walinya tidak mampu di SD yang telah diselenggarakan oleh masyarakat. Sesuai aturan khusus tahun 2015 yang telah diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Kementerian Agama RI, pemanfaatan dana BOS harus dilandaskan pada peraturan dan pilihan secara bersamaan antara tim pengelola pendidikan BOS. Para dewan guru serta komite sekolah. Hasil kesepakatan tersebut harus dinyatakan secara tertulis pada bentu sebuah berita, acar rapat dan harus ditanda tangani oleh peserta rapat. Dana BOS yang diterima oleh pembelajaran, dapat digunakan dalam mendanai komponen dari beberapa aktivitas berikut: Sebuah kemajuan perpustakaan, khususnya pembelian buku bacaan, penggantian buku bacaan yang tidak layak, membeli buku referensi, mengikuti bacaan khursus perpustakaan, pemeliharaan perabot . Aktivitas tentang penerimaan siswa baru . Mengikuti sistem belajar mengajar dan ekstra kurikuler . embiayai lomba yang tidak dibiayai dari dana pemerintah/ kelurahan, dan latihan ekstra kurikuler lainny. Akivitas ulangan dan ujian . Pembiayaan BOS (ATK, duplikasi, surat menyura. dan perencanaan dana BOS dan biaya transportasi dalam pengambilan dana BOS di bank (De Martin, 2. Dalam program BOS dana yang diperoleh sekolah secara penuh dan diawasi secara individu oleh pihak sekolah dengan mengikutsertakan dewan pengajar dan pengawas sekolah. Oleh sebab itu, program BOS sangat menjunjung tinggi pelaksanaan manajemen berbabis sekolah yang pada umumnya bertujuan untuk memberdayakan sekolah melalui pemberian kekuasaan, memberikan daya adaptasi yang besar dalam mengawasi aset sekolah dan dukungan masyarakat setempat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Swakekola dan Partisipasi Sesuai dengan KBBI self manajemen artinya pengelola individu. Sewa kelola yang dimaksud dalam hal ini adalah swakelola dalam perolehan barang maupun jasa pemerintah. Pengadaan dengan swakelola menata lainnya, atau dari kelompok lain. Pelaksanaan program dilakukan secara swakelola dilakukan tanpa bantuan orang lain dengan mengikutsertakan individu sekolah dan wilayah setempat agar meberikan dukungan terhadap penyusunan, pelaksan, dan pengawan program sesuai dengan program yang bersangkutan (Munawir, 2. Langsung atau Transparan Menurut Engkoswara, manajemen sekolah dilakukan secara transparan, efektif tersedia untuk individu, manajemen meberikan yang konsisten dengan maksud agar stakeholder dapat mengetahui intRKASi dan konsekuensi dari keputusan dan kebijakan sekolah. Bertanggung Jawab Sesuai PP No. 48 Tahun 2008 Pasal 59, pedoman tanggungjawab dilengkapi dengan memberikan tanggungjawab atas kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara atau unit sekolah kepada pemangku kepentingan pendidikan sesuai dengan peraturan perundang undangan. Tanggung jawab adalah kewajiban pertanggung jawaban pengelolaan atas suatu aktivitas secara ekonomis serta efisien kepada pemberi tanggung jawab. Demokrasi Istilah demokrasi telah muncul dan digunakan dalam kajian politik yang menyiratkan bahwa kekuatan ada di rakyat. Mekanisme ber demokrasi dalam politik tidak sepenuhnya sesuai dengan inisiatif komponen lembaga pendidikan, namun secara substansif sekolah membawa jiwa pemerintahan rakyat dalam perencanaan, mengawasi dan menilai pelaksanaan pelatihan di sekolah. Landasan hukum yang terkait dengan program bantuan operasional sekolah (BOS) antara lain: Pasal 4 ayat . Undang-Undang 1945. Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang keuangan Negara. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan . Peraturan pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang standar nasional . Peraturan pemerintah No. 47 Tahun 2008 tentang wajib belajar. Peraturan Pemerintah No. 48 Tahun 2008 tentang pendanaan . Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2006 tentang gerakan nasional percepatan penuntasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dan pemberantasan buta aksara. METODE PENELITIAN Adapun pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan Metode ini menggunakan teknik penelitian yang berfokus pemahaman sacara mendalam terhadap suatu permasalahan untuk mengkaji satu per satu permasalahan yang kita angkat. Subjek Dalam penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri 019 Bonan Dolok yang beralamatkan desa Bonan Dolok Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Yang di wawancarai adalah kepala sekolah, bendahara dan sekretaris. Objek yang akan diteliti adalah laporan dana BOS SDN 019 Bonan Dolok Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2020 yang berkaitan dengan apa yang ada di dalam pembahasan yang akan diteliti. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. HASIL DAN PEMBAHASAN Sistem Informasi Akuntansi penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Yang Diterapkan di SDN 019 Bonan Dolok Analisis hasil sistem informasi akuntansi penerimaan kas dana BOS di SDN 019 Bonan Dolok berkisar Rp. 000 yang dilaksanakan setiap awal tahun Penerimaan dimulai dari penyusunan RKAS yang disesuaikan dengan kegiatan dan besaran dana BOS yang akan diterima oleh sekolah. Penyusunan RKAS ini dilaksanakan dalam rapat penyusunan RKAS yang melibatkan kepala sekolah, bendahara, dewan guru dan komite sekolah. Pada saat rapat RKAS membahas tentang jumlah dana yang akan diterima dan megientifikasikan kebutuhan sekolah yang akan di danai dengan menggunakan dana BOS, kegiatan anggaran dana BOS yang sudah diidentifikasi selalu dilaksanakan melalui persejutuan dari komite sekolah. Dalam petunjuk teknis tahun 2019 menyebutkan bahwa penerimaan dana BOS sekolah harus mengambil keputusan yang tepat, membentuk uraian kegitan, program, serta penentuan tugas dan tujuan yang diajukan oleh pihak guru yang ada di sekolah yang rangkum dalam RKAS dan harus mendapat persetujuan dari komite Jadi dapat diketahui bahwa penerimaan dana BOS di SDN 019 Bonan Dolok dapat dikatakan cukup baik mengenai pengelolaan dana BOS, ini menandakan bahwa SDN 019 Bonan Dolok sudah melaksanakan penerimaan dana BOS dan memahami dalam pelaksanaannya. Analisis hasil penelitian terhadap pengeluaran dana BOS di SDN 019 Bonan Dolok tahun 2019 diketahui bahwa dana BOS dikeluarkan setiap triwulan. Jumlah siswa yang ada di SDN 019 Bonan Dolok berjumlah 234 siswa yang semua nya mendapat dana BOS baik siswa mampu maupun tidak mampu karena tujuan program BOS adalah mengratiskan seluruh siswa dari beban biaya operasional Dana BOS yang diterima Rp. 000 per siswa untuk tahun 2019, maka anggaran dana BOS yang diterima oleh SDN 019 Bonan Dolok pada tahun 2019 diterima sebanyak Rp. 000 dengan jumlah siswa 234 siswa dan dana BOS tersebut dikeluarkan secara bertahap. Pada triwulan pertama disalurkan sebesar Rp. 000, triwulan kedua sebesar Rp. 000, triwulan ketiga sebesar Rp. 000 dan triwulan ke empat sebesar Rp. Dalam hal pengeluaran dana BOS dijelaskan bahwa besaran dana BOS yang diterima oleh pihak sekolah adalah Rp. 000 per siswa per tahun. Setelah itu dilakukan pengeluaran setiap triwulan sehingga dalam setahun 4 kali penerimaan. Pengeluaran dana BOS triwulan pertama untuk periode bulan januari Ae Maret disalurkan sebesar 20% dari jumlah dana BOS, triwulan kedua April-Juni disalurkan sebesar 40% dari jumlah dana BOS, triwulan ketiga untuk periode bulan Juli Ae September disalurkan sebesar 20% dari jumlah dana BOS, dan triwulan ke empat untuk bulan Oktober Ae Desember disalurkan sebesar 20% dari jumlah dana BOS. Jadi dapat disimpulkan bahwa jumlah dana BOS yang disalurkan di SDN 019 Bonan Dolok yaitu sebesar Rp. 000 per siswa dalam 1 tahun. Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 019 Bonan Dolok Berdasarkan hasil analisis mengenai pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada SDN 019 Bonan Dolok dapat dihitung dengan membandingkan antara anggaran yang telah diterapkan sebelumnya dengan anggaran yang telah direalisasikan dari tahun 2018-2019. Hasil perbandingan tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan dana BOS pada satuan unit pendidikan dasar di SDN 019 Bonan Dolok cukup baik, yang dapat dilihat sebagaimana hasil perbandingan anggaran dan target yang terealisasi lebih dari tahun 2018 sebesar 103 % dan tahun 2019 sebesar 100%. Hasil analisis pengelolaan dana BOS pada SDN 019 Bonan Dolok dapat dihitung dengan membandingkan antara tingkat realisasi anggaran langsung dengan realisasi anggaran belanja dari tahun 2018 sampai dengan 2019. Berdasarkan hasil perbandingan di setiap tahunnya dimana tingkat realisasi anggaran yang dimaksud adalah total dari belanja langsung dan tidak langsung. Maka peneliti haruslah berdasarkan dalam hal biaya. Dimana disini kesesuaian hanya ditentukan oleh ketetapan dalam mempergunakan anggaran belanja dengan memberikan prioritas pada faktor-faktor yang mengacu kepada pencapaian tujuan. Dalam laporan realisasi anggaran belanja pada sekolah-sekolah tersebut yang dapat mengacu pada tercapainya tujuan yang dimaksudkan dalam anggaran belanja langsung. Berdasarkan hasil analisis perhitungan, tingkat pembelanjaan terlihat di SDN 019 Bonan Dolok pada tahun 2018 sebesar 80% dan ditahun 2019 sebesar 72%. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada penerimaan dan pengeluaran kas dana BOS di SDN 019 Bonan Dolok Menurut hasil penelitian yang dilakukan pada SDN 019 Bonan Dolok diperoleh hasil bahwa penerapan sistem informasi akuntansi bisa di katakan belum sepenuhnya di terapakan. Dalam melakukan pencatatan penerimaan dana BOS sudah melibatkan beberapa orang yang mempunyai wewenang di SDN 019 Bonan Dolok di antaranya operator sekolah, bagian tata usaha dan bendahara BOS, dan SDN sudah melakukan laporan pencatatan setiap penyetoran yang mana persyaratannya dilakukan setiap triwulan 2 dan triwulan ke 4 hanya saja dalam hal penerimaannya sekolah hanya memiliki sebatas mutasi belum menyertai bukti baik kwitansi maupun foto atas setiap transkasi yang terjadi maka pihak sekolah belum sepenuhnya akurat dalam menyediakan informasi melalui penyusunan Laporan Keuangan yang lebih relevan mengenai kondisi atau kinerja sekolah. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada dana bantuan operasional sekolah (BOS) SDN 019 Bonan Dolok dapat dikatakan cukup baik. Pihak pengelola melaksanakan 4 penerimaan dan pengeluaran yang dilaksanakan setiap triwulannya berdasarkan kesepakatan dan keputusan bersama antara kepala sekolah, bendahara, guru dan komite sekolah. Pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada SDN 019 Bonan Dolok pada tahun anggaran 2018-2019 dapat dikatakan cukup yang mana terlihat dari perbandingan target realisasi anggaran dari tahun 2018-2019 dimulai dari perencanaan, penggunaan, pelaksanaan serta pertanggung jawaban. Penerapan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada SDN 019 Bonan Dolok belum sepenuhnya diterapkan dalam SD tersebut. Pencatatan hanya dilakukan sebatas mutasi maka sekolah belum akurat dalam menyediakan informasi mengenai Penyusunan Laporan Keuangan yang lebih relevan mengenai kondisi atau kinerja sekolah mengenai penerapan penerimaan dan pengeluaran dana bantuan operasional sekolah (BOS). DAFTAR PUSTAKA