PERAN PROGRAM AuKELUARGA BERDAYAAy LAZNAS BAITUL MAAL HIDAYATULLAH CABANG JOMBANG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK Jamaludin Achmad Kholiq gamal_ac@iainkediri. Ririn Tri Puspita Ningrum ririntripuspitaningrum@iainkediri. Imam Muzakki imammuzakki162@gmail. Institut Agama Islam Negeri Kediri Abstrak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah merupakan lembga zakat yang dikelola oleh masyarakat . ihak swast. , namun sudah mendapat sertifikasi nasional yang mempunyai tugas untuk membantu BAZNAS dalam mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan zakat sesuai dengan ketentuan agama. Untuk mendukung meningkatkan kesejahteraan mustahik yang ada di Jombang. LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah menggunakan program keluarga berdaya, yang merupakan salah satu program unggulan di lembaga zakat ini. Penelitian ini betujuan untuk memahami implementasi program keluarga berdaya serta bagaimana peran program Keluarga Berdaya LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan oleh peneliti dengan pihak terkait seperti kepala kantor LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang dan mustahik. Sedangkan dokumentasi didapatkan peneliti dari kantor LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa LAZNAS Baitul Maal Hidayataullah cabang Jombang telah menjalankan program kelurga berdaya dengan semaksimal mungkin, hal tersebut dapat dilihat dari respon positif mustahik meskipun pogram ini belum berjalan sepenuhnya. Dalam pelaksanaannya, program ini juga menjadikan indikator kesejahteraan dalam perspektif Islam yang secara teknis di Indonesia tersusun rapi dalam indikator kesejahteraan berdasarkan BKKBN. Adapaun peran lembaga zakat ini dalam mensejahterakan mustahik masih dalam kategori pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan Sedangkan pemenuhaan modal dan penguatan skill yang sifatna jangka panjang belum terlaksana karena karena masih terkendala oleh beberapa hal. Kata Kunci: Keluarga Berdaya. Kesejateraan. Mustahik. LAZNAS Baitul Maal Hidayataullah PENDAHULUAN Lembaga amil zakat Baitul Maal Hidayatullah merupakan suatu lembaga amil zakat yang telah berbasis Pada tahun 2020 BMH meraih penghargaan sebagai LAZNAS dengan pendistribusian ZIS terbaik. Raihan penghargaan ini tentunya bisa menambah rasa kepercayaan para muzakki bahwa BMH melaksanakan pengelolaan ZIS secara professional. LAZNAS BMH tersebar di beberapa daerah di Indonesia salah satunya di daerah Jombang. Pada tahun 2007 BMH gerai Jombang ini resmi berdiri dan merupakan lembaga amil zakat yang 70 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 cukup terkenal dengan kontribusinya sebagai lembaga pengelola zakat yang menghimpun dan menyalurkan ZIS. BMH gerai Jombang terletak di pusat keramaian sebab memang berada di Kecamatan Jombang yang menjadi pusat pemerintahan maupun perekonomian, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat terutama muzakki yang ingin menyisihkan rezekinya. BMH sebagai lembaga amil zakat yang mempunyai tugas menghimpun dan mendistribusikan ZIS dari para donatur kepada para mustahik. Dalam hal ini para donatur tidak perlu bingung untuk memberikan hartanya kepada siapa saja yang membutuhkan, karena BMH sudah mempunyai data-data mustahik. Keberadaan BMH di Jombang sangat membantu masyarakat, terutama masyarakat yang membutuhkan bantuan termasuk 8 golongan yang menerima zakat. Pada saat ini kesejahteraan dalam perspektif Islam tidak hanya dilihat dari segi material saja, akan tetapi juga dilihat dari segi non material, seperti terpeliharanya nilai-nilai moral, terpenuhinya kebutuhan spiritual, serta terwujudnya keharmonisan sosial. Dalam dunia modern, definisi konsep kesejahteraan ialah sebuah kondisi yang mana seseorang bisa memenuhi kebutuhan pokok, baik kebutuhan sandang, pangan, kesempatan untuk menempuh pendidikan dan mempunyai pekerjaan yang bisa menunjang kehidupanya sehingga mempunyai status sosial yang dipandang sama rata sesama warga lainya. Damanhur Nurainah. AuAnalisis Pengaruh Bantuan Zakat Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Aceh 71 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Dalam meningkatkan kesejahteraan terhadap mustahik BMH mempunyai program AuKELUARGA BERDAYAAy, program ini merupakan permberdayaan kepada keluarga miskin dengan cara diberi paket sembako untuk keperluan pangan. Program ini sudah berjalan sejak berdirinya BMH, dan dinilai cukup efektif dalam membantu masyarakat, khususnya dibidang pangan. Berdasarkan uraian pada latar belakang, pembahasan masalah terfokus pada: . Implementasi program keluarga berdaya pada LAZNAS BMH cabang Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, . Peran LAZNAS BMH cabang Jombang dalam meingkatkan kesejahteraan mustahik. LANDASAN TEORI Konsep tetang Zakat. Infaq dan Shadaqah Zakat berasal dari kata zaka yang berarti suci, tumbuh, berkah dan berkembang. Zakat wajib dikeluarkan jika harta yang dimiliki telah mencapai nishab atau syarat tertentu yang telah diwajibkan Allah unntuk di keluarkan kemudian di berikan kepada mustahik . rang yang berhak menerim. Pengertian zakat secara terminology ialah kegiatan memberikan harta yang telah mencapai nishab kepada orang yang berhak. Dalam UU RI No. 23 tahun 2011 perihal pengelolaan zakat pasal 1 ayat 2 zakat ialah Auharta yang wajib di keluarkan oleh seorang muslim UtaraAy Jurnal Visioner dan Strategis. Vol 5 No 2 September 2016. Didin Hafidhuddin. Zakat Infaq Sedekah (Jakarta : Gema Insani, 2. , 13. 72 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 maupun badan usaha untuk di berikan kepada orang yang berhak menerimanya sesuai syariat IslamAy. 3 Bisa disimpulakn bahwa zakat yang di keluarkan ini akan menjadi berkah, suci, baik, dan bertambah. Dasar hukum pendefinisian zakat dalam Al Quran ialah fardhu ain bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat untuk mengeluarkan zakat. Adapun dalilnya dapat dilihat didalam Al-QurAoan Surat At-taubah Ayat 1034: aa A a acIA,AA acE aEaeO aN eIA a AA aCaU aa acN aaO eI aOacE aN eI aa aOA a Aa e I eI aeI aOaE eIA A aOEEacOa aeO U aEaeO UIA,AE a aE UI acaEa eIA a aEaOA Artinya: Auambilah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka, dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahuiAy. Infaq berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan sesuatu . untuk kepentingan sesuatu. Menurut terminologi, infaq adalah mengeluarkan dari sebagian harta atau penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam. Jika nisab ada nisabnya, infaq tidak mengenal nisab. Infaq dikeluarkan setiap orang yang beriman, baik berpenghasilan tinggi maupun rendah. Mengeluarkan Sebagian harta untuk Andi Soemitro. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Jakarta: Kencana, 2. , 428. Departemen Agama RI. Al-Aliyy Al-Qur,an dan Terjemahnya (Bandung: CV Penerbit Diponegoro, 2. , 162. 73 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 suatu kepentingan yang diperintahkan Allah SWT, seperti menginfakkan harta untuk kebutuhan keluarga. Hukum infaq adalah sunnah, karena infaq tidak mengenal nisab. Jika zakat diberikan kepada 8 golongan, maka infaq boleh diberikan kepada siapapun termasuk orang tua, anak yatim, dan lain sebagainya. Hal tersebut dijelaskan dalam Al-QurAoan Surat Ali-Imron ayat 134: a ca AEac aOI O Ie aA aCO aI a a a A aIeO EeaOA AeOA a e A aOEe a e a e AEac aOEacac aOEe aEA e a ae aa a Aa aI EIA AeOA ca Aac aOEEacOa aOA a e A Ee aI eIA Artinya: . orang-orang yang menafkahkan hartanya baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Shodaqoh secara bahasa berasal dari kata Sedangkan secara terminologi adalah mengeluarkan harta dijalan Allah sebagai pembenaran terhadap ajaran-ajaran Allah. Hanya saja jika zakat dan infaq berkaitan dengan materi, shodaqoh memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yang bersifat nonmaterial. Hukum shodaqoh adalah sunnah. Shodaqoh tidak terlalu berbeda dengan infaq, shodaqoh bisa diberikan kepada siapapun. Anjuran untuk bershodaqoh termuat dalam sebuah hadits. AAEacO EEacOa aEaeO aO aO aEac aIA ca a eI a aOaOe aa a aO EEacOa aeIOa a acI EIA a a a aa a a aACA aE a a U a aOU aeO aEa acO aEaU aOeI eO IeIOA e a AE aI Oa aacaI a acIA 74 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 A ae aA aNa Ea aOe aI aEaOA,A aEac aOeIa UA,AaOeIa UA Artinya: Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: aku tidak suka sekiranya gunung uhud diubah menjadi emas untukku, lalu disimpan di rumahku selama 3 hari, sedangkan masih ada padauk sisa uang 1 dinar, selain 1 dinar yang memang aku persiapkan untuk pembayaran hutang (HR. Musli. Shodaqoh disamping meliputi harta termasuk uang, juga meliputi diluar harta, seperti tutur kata yang baik, senyuman yang tulus, dan lain sebagainya. Zakat Produktif dan Konsep Manajemen Pendayagunaan Zakat Produktif Secara umum, produktif . berarti Aubanyak mendatangkan hasilAy. Produktif Aubanyak mampu berproduksiAy. 5 Pengertian berkonotasi kepada kata sifat. Kata sifat akan jelas maknanya apabila digabungkan dengan kata yang disifatinya. Dalam hal sehingga menjadi Auzakat produktifAy, yakni zakat dimana dalam pendistribusiannya bersifat produktif. Lebih tegasnya zakat produktif dalam karya tulis ini adalah pendayagunaan zakat secara produktif, kepada bagaimana cara atau metode Tim Penyususun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cetakan 2 (Jakarta: Balai Pustaka, 1. , 702. 75 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 penyampaian dana zakat kepada sasaran dalam pengertian lebih luas sesuai dengan ruh dan tujuan SyaraAo sehingga lebih bersifat tepat guna, efektif manfaatnya dengan sistem yang serba guna dan Dengan dapat dijelaskan bahwa zakat produktif merupakan pemberian zakat yang dapat membuat para penerimanya menghasilkan sesuatu secara terus menerus dengan harta yang zakat yang telah Dengan kata lain zakat produktif adalah zakat dimana harta atau dana zakat yang diberikan kepada mustahiq tidak dihabiskan akan tetapi dikembangkan dan digunakan untuk membantu usaha mereka, sehingga dengan mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup secara terus menerus. Manajemen merupakan hal penting yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi atau lembaga, baik lembaga sektor publik, perusahaan, maupun Selama ini program pendistribusian zakat cenderung terpaku pada kegiatan yang bersifat charity. Program yang bersifat sosial ini dicirikan dengan kegiatan yang dikelolan secara kepanitiaan, dalam waktu yang singkat dan selesai setelah program tersebut Program membutuhkan pendampingan, pembinaan dan pengawasan/ pemantauan perkembangan bantuan yang telah diberikan. Mohammad Daud Ali menawarkan empat 76 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 jenis pendistribusian/ pemanfaatan dana zakat, antara lain6: Konsumtif tradisional, yakni zakat dibagikan kepada orang yang berhak menerimanya untuk dimanfaatkan langsung oleh yang bersangkutan, seperti zakat fitrah yang diberikan kepada fakir miskin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau zakat harta yang diberikan kepada korban bencana alam. Konsumtif kreatif, yakni zakat diwujudkan dalam bentuk yang lain dari barangnya semula, misalnya diwujudkan dalam bentuk alat-alat sekolah, beasiswa dan lain-lain. Produktif tradisional, yakni zakat yang diberikan dalam bentuk barang- barang alat-alat pertukangan dan sebagainya. Pemberian zakat dalam bentuk ini akan dapat mendorong orang menciptakan suatu usaha atau memberikan suatu lapangan baru bagi fakir Produktif kreatif, yakni pendayagunaan zakat yang diwujudkan dalam bentuk modal yang dapat dipergunakan, baik untuk membangun suatu proyek sosial baru maupun untuk membantu atau menambah modal pedagang atau pengusaha kecil. Mohammad Daud Ali. Sistem Ekonomi Islam: Zakat dan Wakaf (Jakarta UI Press, 1. , 63-64. 77 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Konsep tentang Kesejahteraan Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kesejahteraan berasal dari kata sejahtera yang artinya aman, sentosa, makmur, dan selamat. Kesejahteraan sering di artikan secara luas sebagai kemakmuran, kebahagiaan, serta kualitas hidup manusia, baik di tingkat individu atau keluarga dan di tingkat masyarakat. Kemakmuran bisa dilihat pada kemampuan mengambil sumber daya keluarga untuk memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa yang di anggap penting bagi mereka dalam kehidupan Legitimacy Theory . eori legitimas. menurut Suchman bahwa kesejahteraan ialah organisasi berkelanjutan yang mencari cara untuk memastikan bahwa aktivitas mereka berada dalam batas dan norma masyarakat. Menurut Deegan dalam perspektif teori legitimasi suatu lembaga akan secara suka rela melaporkan aktivitasnya jika manajemen menganggap bahwa ini adalah yang diharapkan Teori ini bergantung pada premis yang terkandung dalam kontrak sosial antara lembaga dan masyarakat tempatnya beroperasi. Kesejahteraan dalam ekonomi Islam secara keseluruhan ialah kesejahteran material dan spiritual. Konsep kesejahteraan tidak hanya di ukur dari segi Poerwadarminta. Kamus Umum Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1. , 887. Ihyaul Ulum. Intellectual Capital (Malang: Universitas Muhammadiyah Malang, 2. , 39. 78 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 nilai ekonomi, tetapi juga mencakup nilai moral, spiritual serta sosial. Jadi kesejahteraan dalam Islam mempunyai konsep yang lebih dalam. Ad-dien . emelihara agam. Ryandodno berkata bahwa memelihara suatu agama bisa diukur dengan menerapkan rukun Islam serta bisa di lihat pencapaianya melalui amalan rukun iman. An-nafs . emelihara jiw. Wujud kepedulian jiwa ialah terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan, papan, serta fasilitas umum lainya. Al-aql . emelihara aka. Al-Syatibh mengatakan bahwa memelihara akal bisa dibedakan menjadi peringkat: . Dharuriyah, seperti di haramkanya minuman keras. Hajjiyah, seperti di anjurkanya menuntut ilmu pengetahuan. Tahsiniyyah, seperti menghindar dari mendengarkan sesuatu yang tidak bermanfaat. An-nasl . emelihara keturuna. Sebagaimana manusia kita tidak perlu khawatir apabila belum mampu menikah sebab Allah mempunyai berbagai cara untuk memberikan rezeki dan karunia kepada Al-maal . emelihara hart. Menjaga harta bisa di lakukan dengan cara mencari pendapatan yang Amirus Sodiq. Konsep Kesejahteraan dalam Islam. Jurnal Ekonomi Syariah. Vol. No. 2 (Desember, 2. , 382. Muhammad Nafik Hadi Ryandono. Ekonomi Ziswaf (Surabaya: IFDI, 2. , 34. Ashfari Jaya Bakri. Konsep Maqashid Syariah Menurut Al-Syatibi (Jakarta: Logos Wacana, 2. , 32. 79 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 pantas atau layak, mendapat kesempatan berusaha, rezeki yang berkah dan halal, serta persaingan yang sehat serta adil. Tingkat kesejahteraan keluarga dikelompokkan menjadi 5 tahapan dengan indikatornya masing-masing berdasarkan BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasiona. , yaitu: Tahapan keluarga pra sejahtera (KPS). Adalah keluarga yang tidak memenuhi salah satu dari 5 indikator keluarga sejahtera I atau kebutuhan dasar Tahapan keluarga sejahtera I. Adalah keluarga yang mampu memenuhi 6 indikator keluarga sejahtera, tetapi tidak memenuhi salah satu dari 8 indikator keluarga sejahtera II . ebutuhan psikologi. Adapun 6 indikator keluarga sejahtera I yaitu: Pada umumnya anggota keluarga makan 2 kali sehari atau lebih. Anggota keluarga memiliki pakaian yang berbeda untuk dirumah, bekerja atau sekolah, dan bepergian. Rumah yang ditempati keluarga memiliki atap, lantai, dan dinding yang baik. Bila ada anggota keluarga yang sakit dibawa ke sarana Kesehatan . Bila pasangan usia subur ingin ber-KB pergi ke sarana pelayanan kontrasepsi. Muhammad Nafik Hadi Ryandono. Ekonomi Ziswaf (Surabaya: IFDI, 2. , 36 80 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Semua anak umur 7-15 tahun dalam keluarga Tahapan keluarga sejahtera II Keluarga yang mampu memenuhi indikator keluarga sejahtera I dan II. Tetapi tidak tidak memenuhi salah satu dari 5 indikator keluarga sejahtera i . ebutuhan pengembangan dari keluarg. 8 indikator keluarga sejahtera II yaitu: Pada umumnya anggota keluarga melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Paling kurang seminggu sekali seluruh anggota keluarga makan daging, ikan, atau telur. Seluruh anggota keluarga memperoleh paling kurang satu stel pakaian baru dalam 1 tahun. Luas lantai rumah paling kurang 8 meter . 3 bulan terakhir keluarga dalam keadaan sehat. Ada seorang atau lebih anggota keluarga yang bekerja untuk memperoleh penghasilan. Seluruh anggota umur 10-60 tahun bisa baca tulis latin. Pasangan usia subur dengan anak 2 atau lebih menggunakan alat atau obat kontrasepsi. Tahapan keluarga sejahtera i. Adalah keluarga yang mampu memenuhi indicator keluarga sejahtera I. II, dan i, tetapi tidak memenuhi salah satu dari indikator keluarga sejahtera i plus . ktualisasi dir. Lima indikator keluarga sehatera i yaitu: Keluarga berupaya meningkatkan pengetahuan 81 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Sebagian penghasilan keluarga ditabung. Kebiasaan keluarga makan bersama paling kurang seminggu sekali dimanfaatkan untuk . Keluarga ikut dalam kegiatan masyarakat. Keluarga memperoleh informasi dari media sosial. Tahapan keluarga sejahtera i plus. Keluarga yang mampu memenuhi keeluruhan dari indikator keluarga sejahtera I. II, i, i plus. Dua indikator keluarga sejahtera i plus yaitu: Keluarga sejahtera secara teratur dengan sukarela memberikan sumbangan materiil untuk kegiatan sekolah. Ada anggota keluarga yang aktif sebagai pengurus perkumpulan sosial, yayasan, atau insitusi METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dimana pada penelitian ini harus melalui uraian kata-kata yag tersusun dalam satu kalimat serta . engungkapan arti kata dalam satu kalima. Menurut Bogdan dan Taylor sebagaimana dikutip Lexy J. Departemen Sosial RI. Petunjuk Pelaksanaan Program Kesejahteraan Ekonomi Melalui Asuransi Kesejahteraan Sosial (ASKESOS) Bagi Pekerja Mandiri di Sekitar Informasi, (Jakarta: Departemen Sosial RI, 2. 82 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Moloeng mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai prosedur dalam penelitian yang menghasilkan data deskriptif . enggambarkan atau menguraikan sesuatu pada kenyataany. , berupa kata-kata tertulis ataupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang bisa kita amati. Disini metode kualitatif dipakai sebab beberapa pertimbangan sebagai berikut:. Menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila bertemu kenyataan ganda. Metode ini menyajikan hakikat yang memiliki hubungan antara peneliti dan responden. Metode ini lebih sensitif dan menyesuaikan dengan banyak pengaruh, yang bergantung pada model nilai yang dihadapi. Penelitian ini di lakukan di Kantor Gerai Baitul Maal Hidayatullah Jl. Brigjen Katamso No. 51 Sengon Kecamatan Jombang. Kabupaten Jombang. Jawa Timur. Jenis data dalam penelitian ini ialah kualitatif, yakni menggambarkan dan menceritakan hasil dari penelitian yang dilakukan. Sumber data utama dalam penelitian ini ialah kata-kata dan tindakan-tindakan, selebihnya ialah data tambahan seperti dokumen dan lain sebagainya. Sumber data ini terbagi menjadi dua, yakni sumber data primer dan sekunder. Data primer ialah data yang didapat dengan cara langsung dari sumbernya. , dengan cara diamati dan dicatat untuk pertama kalinya, atau bisa diartikan sebagai data yang didapat atau yang bersangkutan. Data ini didapat secara langsung dari LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah melalui wawancara dengan pimpinan maupun Wawancara ini dipakai untuk memberikan Lexy J. Moloeng. Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosida Karya, 1. , 3. Ibid. , 112. 83 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 keterangan yang diperlukan oleh peneliti untuk dijadikan bahan laporan. Data sekunder merupakan data yang dipakai untuk mendukung dan melengkapi data penelitian. Data ini sangat penting untuk melengkapi analisis hasil penelitian. Sumber data sekunder diambil dari buku, jurnal dan hasil penelitian terkait literatur lainya, sehingga kumpulan data yang faktual, andal, dan tentunya bisa diperhitungkan untuk menyelesaikan masalah penelitian. Untuk memenuhi data yang dipakai dalam penyusunan karya skripsi, peneliti memakai Tehnik pengumpulan data dengan memakai metode berikut ini: Metode wawancara. Wawancara yaitu tehnik pengumpulan data yang dipakai peneliti untuk memperoleh pernyataan lisan dari peneliti. Wawancara ini bisa dipakai guna melengkapi data yang didapat dari observasi langsung di kantor Baitul Maal Hidayatullah Cabang Jombang. Metode dokumentasi. Dokumentasi ialah segala kegiatan yang memiliki hubungan dengan pengumpulan, pengelolaan, dokumentasi sistematis dan ilmiah, serta penyebaran informasi kepada Dokumentasi ini dipakai peneliti sebagai sumber data sebab dokumen merupakan sumber data yang bisa dipakai guna pengujian, interpretasi dan peramalan. 18 Dalam hal ini Sugio. Metode Penelitian Kombinasi (Bandung: Alfabeta, 2. , 308. Saifuddin Azwar. Metode Penelitian (Yogyakarta: Pustaka Belajar Offset, 2. , 64. Restu Kartiko Widi. Asas Metodologi Penelitian (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2. , 241. 84 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 peneliti melakukan pengumpulan data-data yang berisi informasi mengenai peran LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jombang. Metode observasi. Observasi ialah suatu metode pengumpulan data yang di lakukan secara sistematis dan sengaja, di mulai dengan observasi kemudian pencatatan gejala yang diteliti. Metode ini juga diperlukan oleh penulis untuk memperoleh data perihal peran LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jombang. Analisis data yaitu proses pelacakan dan pengorganisasian dengan sistematis transkrip wawancara, catatan lapangan, dan materi lain yang di kumpulkan untuk lebih memahami materi itu untuk disajikan kepada orang lain. Analisi data penelitian kualitatif bersifat berkelanjutan dan di kembangkan sepanjang program. Adapun metode analisis penelitian kualitatif ialah sebagai Reduksi data. Reduksi data ialah proses memilih penekanan pada penyederhanaan, abstrak, dan transformasi data mentah yang muncul dari rekaman lapangan yang direkam dan merupakan bentuk analisis yang memperbaiki, mengklasifi- Dewa Ketut Sukardi. Pengantar Teori Konseling Suatu Uraian dan Ringka, (Jakarta: Ghalia Indah, 1. , 110. Imam Suprayoga dan Tobroni. Metodologi Penelitian Sosial Agama (Bandung: Remaja rosdakarya, 2. , 191. 85 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 kasikan, mengarahkan, dan menghapus data yang tidak perlu. Penyajian data. Penyajian data merupakan informasi terstruktur yang memberikan keluaran dan penyajian dalam bentuk grid dan diagram. Penyajian data penelitian ini disusun secara cermat dan sistematis, tentunya sesuai dengan rumusan Menarik kesimpulan. Kesimpulan dirumuskan seusai tahap pengumpulan data, tergantung pada hasil catatan saat di lapangan, penyimpanan data, dan metode pencarian data ulang. Dalam proses penelitian terbisa beberapa tahapan penelitian, antara lain: Tahap pra lapangan, yaitu meliputi proposal, mengurus perizinan, membuat janji dengan tempat lokasi penelitian, yaitu dengan pimpinan LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah Jombang. Tahap kerja lapangan, yang meliputi pengumpulan data atau kegiatan informasional yang berkaitan dengan pengambilan dan pencatatan Tahap Analisa data, yaitu meliputi Analisa data, pengecekan keabsahan data, dan memberi makna. Neong Muhandjir. Metode Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Rake Surasin, 2. , 142. Aji Damanuri. Metodologi Penelitian Muamalah (Ponorogo: STAIN Pro Press, 2. , 154-155. 86 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Tahapan penulisan laporan yang meliputi tindakan merangkum hasil pencarian kepada pembimbing, penyempurnaan hasil konsultasi dan penyelenggaraan pemeriksaan secara keseluruhan. PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN Gambaran Objek Penelitian Baitul Maal Hidayatullah berdiri berlatar belakang pesantren yaitu Hidayatullah pada tanggal 7 Januari 1973 di Balikpapan oleh Ustadz abdullah Said, kemudian berkembang menjadi amal usaha dibidang sosial, pendidikan, dakwah dan ekonomi yang kini telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Pada tanggal 9 Ae 13 Juli 2000 di Balikpapan melalui musyawarah nasional 1 Hidayatullah mengubah kemasyarakatan dan menyatakan diri sebagai gerakan perjuangan Islam. Seiring berjalannya waktu Baitul Maal Hidayatullah mulai hadir di 30 provinsi dengan unit penghimpunan (UPP) zakat, infaq, dan sedekah. Dan pada tahun 2015 tepatnya bulan Desember. BMH resmi dikukuhkan sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) oleh Kementrian Agama RI dengan SK No. 425 Tahun 2015 dan sesuai ketentuan UU Zakat No. 23/2011. Pengukuhan tersebut tak luput dari prestasi-prestasi BMH sendiri yang sudah berkonribusi banyak untuk masyarakat Indonesia baik dibidang ekonomi, dakwah, sosial 87 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 dan pendidikan. Di Jombang sendiri BMH baru berdiri pada tahun 2007, awal mula berdirinya BMH di Jombang karena memang menjadi tujuan BMH sendiri untuk membantu masyarakat yang di Indonesia, terlebih khusus masyarakat Jombang yang butuh lembaga penghimpunan zakat maupun hal lainnya. Walaupun saat awal berdirinya BMH di Jombang ini BMH belum termasuk LAZNAS, namun hal tersebut tidak menjadikan BMH menjadi lembaga yang tidak Tahun ke tahun ppun BMH semakin eksis di kalangan masyarakat, bahkan tahun 2020 BMH telah bekerjasama dengan perusahaan Soso Group untuk menyalurkan bantuan berupa sembako sebanyak 75 paket setiap bulannya. Adapun visi dan misi dari LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang adalah sebagai Visi Menjadi lembaga amil zakat terdepan dan terpercaya. Misi ) Menjadi Lembaga amil zakat yang terdepan https://w. id, diakses pada tanggal 25 Mei Data dokumentasi BMH Cabang Jombang 19 Desember 88 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 dalam penghimpunan dan fokus dalam ) Melaksankan pengelolaan dana zakat, infaq, dan shodaqoh sesuai dengan managemen modern yang transparan dan profesioal. Melakukan meningkatkan kuantitas, kualitas Pendidikan dan dakwah. Paparan Data Implementasi program Keluarga Berdaya dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Program Keluarga Berdaya menghasilkan tujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta meningkatkan pemahaman keislaman mustahik. Program Keluarga Berdaya juga mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik dalam hal pemeliharaan jiwa, akal, agama, keturunan, dan juga Dalam hal pelaksanaan memberikan bantuan program Keluarga Berdaya, pihak lembaga sudah melakukan persiapan dan hal penting lainnya. Untuk menetukan mustahik yang layak diberikan bantuan, tentunya juga dilakukan survey, sehingga bantuan yang akan diberikan ini tidak salah https://w. id diakses pada tanggal 25 Mei 89 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Aminur Rohim selaku pimpinan LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah, beiau mengatakan bahwa program Keluarga Berdaya ini sudah berjalan mulai dari awal berdirinya LAZNAS BMH di Jombang, namun pada awalnya masih belum bisa memberikan bantuan sebanyak sekarang ini, waktu ke waktu program ini mendapat respon baik dari masyarakat dan akhirnya mampu mengundang donatur-donatur untuk ikut berpartisipasi dalam menjalankan program ini baik individu maupun perusahaan. Pada tahun 2020 program Keluarga Berdaya mendapatkan donatur tetap dari perusahaan Soso Group yang membantu atau mendaturkan 75 paket sembako setiap bulannya kepada LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah yang kemudian nanti diberikan kepada mustahik. Implementsi program Keluarga Berdaya LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik ada 3 cara yaitu: Pemberian bantuan bahan pokok sembako Dalam penerapannya pemberian bantuan bahan pokok sembako ini dilakukan setiap 1 bulan sekali dan diberikan kepada mustahik yang sudah dipilih oleh lembaga untuk Wawancara dengan Bapak Aminur Rohim, pimpinan LAZNAS BMH cabang Jombang pada tanggal 22 Mei 2021. 90 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 mendapat bantuan ini, namun ada juga yang mendapat bantuan bahan pokok sembako 2 bulan sekali, tergantung dari kondisi Untuk pemilihan mmustahi sudah penulis jelaskan diatas yaitu pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah bekerja sama dengan PKH (Program Keluarga Harapa. untuk mencari mendapatkan bantuan bahan pokok Jadi, setiap bulannya ada petugas dari LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah untuk mengecek kondisi ekonomi dari mustahik yang menerima bantuan bahan pokok sembako untuk memastikan apakah pada bulan selanjutnya menerima bantuan ini lagi atau tidak. Untuk rincian bahan sembako yang diberikan kepada mustahik adalah 10 KG beras, minyak goreng 2 liter, telur 2 KG, mie instan 10 biji, dan 1 botol kecap. Meskipun bantuan ini bersifat konsumtif, namun mustahik merasakan manfaatnya dengan besar. Pemberian bantuan bahan pokok sembako sampai saat ini dirasa efektif sehingga pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatulah Jombang melanjutkan program ini meskipun masih ada satu unsur dari program ini yag belum bisa dilaksanakan yaitu pelatihan skill. 91 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Pembinaan spiritual Dalam penerapannya, pembinaan spiritual ini dilakukan oleh pihak lembaga bersamaan dengan pemberian bantuan bahan pokok sembako. Disaat memberikan bantuan bahan pokok sembako pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah melakukan penyuluhan dalam bidang agama terhadap mustahik, petugas LAZNAS menanyaan apakah mustahik sudah memenuhi kewajibannya sebagai seorang muslim untuk menjalankan sholat 5 waktu dan mengikuti kegiatan keagamaan. Dalam pembinaan spiritual pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah menjadikan masjid atau mushola sebagai sarana untuk memelihara kemaslahatan agama mustahik, jika di masjid atau mushola tersebut belum ada ustdaz yang sering mengisi kegiatan keagamaan maka pihak LAZNAS akan mengirim daAoi untuk mengisi kegiatan keagamaan di masjid atau mushola tersebut, namun jika di masjid atau mushola tersebut sudah ada ustadz yang mengisi kegiatan keagamaan maka pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah tidak perlu mengirim ustadz atau daAoi. Berdasarkan survey pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah, di daerah mustahik sudah ada ustadz yang sering mengisi kegiatan keagamaan di masjid atau 92 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 mushola, jadi pihak LAZNAS tidak perlu mengirim ustadz atau daAoi. pihak LAZNAS cukup mengingatkan mustahik untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pelatihan skill Untuk pelatihan skill ini belum berjalan sama sekali, karena memang masih terkendala oleh beberapa hal yang menjadikan program pelatihan skill ini belum bisa dilaksanakan. Jadi hanya program pemberian bantuan bahan pokok sembako dan pembinaan spiritual yang Peran LAZNAS BMH cabang Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik Berdasarkan data yang diperoleh peneliti melalui wawancara dan observasi kepada 5 mustahik yang menerima bantuan dari LAZNAS BMH, peneliti akan menjabarkan hasil wawancara dan observasi dengan sedetail mungkin. 5 narasumber tersebut adalah Ibu Sulikhah . Ibu Musyarofah . Ibu Munjillatin . Ibu Nafasah . , dan Pak Agus . Hasil wawancara peneliti dengan narasumber sudah peneliti rangkum dalam bentuk tabel seperti dibawah ini yang menyesuaikan dengan teori kesejahteraan dalam perspektif Islam. Tabel 1 93 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Hasil Observasi dan Wawancara dengan Mustahik Program Keluarga Berdaya dalam Pemeliharaan Kemaslahatan Agama Nama Indikator Sholat Sholat di Kegiatan Sulikhah Iya Rutin Iya Musyarofah Iya KadangIya Munjillatin Iya KadangKadangkadang Nafasah Iya Rutin Iya Agus Iya Rutin Kadangkadang 94 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Tabel 2 Hasil Observasi dan Wawancara dengan Mustahik Nama Indikator Ancama Memiliki Maka Rumah Keadaa n psikis berbeda dalam ditempati rumah Sulikhah Tidak Iya Milik Baik Musyarofah Tidak Iya Milik Baik Munjillatin Tidak Iya Milik Sedang Nafasah Tidak Iya Milik Sedang Agus Tidak Iya Milik Baik orang tua Program Keluarga Berdaya dalam Pemeliharaan Kemaslahatan Jiwa 95 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Sarana Kesehatan Iya Iya Iya Iya Iya Tabel 3 Hasil Observasi dan Wawancara dengan Mustahik Program Keluarga Berdaya dalam Pemeliharaan Kemaslahatan Akal dan Keturunan Nama Indikator Baca Pendi Keluarga Jumlah anak Sulikhah Bisa Tidak 4 (Menikah semu. Musyarofah Sedikit Tidak 5 . berkeluarga, 1 kerja, 1 meningga. Munjillatin Bisa Tidak 2 . erja semu. Nafasah Bisa SMA Tidak 3 (Balita. SD. SMP) Agus Bisa SMA Tidak 3 . SD. SMP) Tabel 4 Hasil Observasi dan Wawancara dengan Mustahik Program Keluarga Berdaya dalam Pemeliharaan Harta Nama Indikator Penghasilan untuk Pendapatan sehari-hari Sulikhah Cukup Tidak tentu Musyarofah Belum mencukupi Tidak Seimbang Munjillatin Belum mencukupi Tidak tentu Nafasah Cukup Tidak tentu Agus Cukup Tidak tentu 96 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Interaksi Setiap hari Setiap hari Setiap hari Setiap hari Setiap hari Menabung Iya Belum Belum Iya Iya Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan narasumber . menunjukkan bahwa Islam pemeliharaan kemaslahatan agama sudah tercapai, yang banyak menjadi perhatian atau yang masih menjadi masalah adalah pada pemeliharaan harta, karena mustahik merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, ditambah dengan kondisi pandemi covid-19 yang serba susah. Dalam hal ini LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah membantu umat manusia dalam kesusahan salah satunya dengan menerapkan program keluarga berdaya yang diberikan kepada mustahik. Temuan Penelitian Hasil dari observasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan dengan pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang dan mustahik penerima program Keluarga Berdaya, diperoleh temuan-temuan data sebagai berikut: Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang menggunakan program Keluarga Berdaya yang menjadi bagian dari program mandiri terdepan. 97 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Bentuk program Keluarga Berdaya adalah pemberian bantuan berupa bahan pokok sembako kepada keluarga miskin yang disertai pembinaan spiritual dengan masjid atau mushola sebagai sarananya. Tujuan dari adanya program Keluarga Berdaya adalah meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta meningkatkan pemahaman keislaman mustahik. Program Keluarga Berdaya juga mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik dalam hal pemeliharaan jiwa, akal, agama, keturunan, dan juga harta. Peranan LAZNAS BMH cabang Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik dirasakan oleh mustahik yang mendapat bantuan dari program Keluarga Berdaya. Banyak dari mustahik yang merasa sangat terbantu kehidupannya karena mendapat bantuan ini, khususnya di bidang pangan. Tapi ada juga mustahik yang merasa terbantu sampai ke bidang sandang. Hal ini pun dirasa program Keluarga Berdaya yang dicanangkan oleh LAZNAS BMH cabang Jombang cukup berhasil, disamping bantuan ekonomi BMH juga memerhatikan ketekunan mustahik dalam beribadah. Maka dari itu saat pemberian bantuan sembako pihak BMH juga memberikan pembinaan menggunakan masjid atau mushola sebagai sarana beribadah karena selain sholat 5 waktu, di masjid atau mushola pasti juga ada kegiatan keagamaan. Diukur menggunakan indikator kesejahteraan dalam perspektif Islam. Keluarga Berdaya sudah 98 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik karena adanya pembinaan sprititual, namun dalam kemaslahatan pemeliharaan jiwa, akal, keturunan, dan harta juga diperhatikan oleh pihak LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah. PEMBAHASAN Analisis Program Keluarga Berdaya pada LAZNAS BNH Cabang Jombang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik. Program Keluarga Berdaya merupakan program pemberian bantuan ekonomi berupa bantuan bahan pokok sembako, namun juga ada pembinaan spiritualnya, sebenarnya program Keluarga Berdaya ini juga ada pembinaan skill untuk mustahik, namun belum berjalan. Dengan harapan kesejahteraan mustahik dapat meningkat, sehingga mendukung proses kehidupan mereka agar bisa lebih layak lagi. Tujuan dari adanya program Keluarga Berdaya adalah meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta meningkatkan pemahaman keislaman mustahik. Program Keluarga Berdaya juga mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik dalam hal pemeliharaan jiwa, akal, agama, keturunan, dan juga harta. Sehingga program ini berbentuk: Pemberian bantuan bahan pokok sembako Pemberian bahan pokok sembako ini dilakukan oleh pihak LAZNAS BMH lewat program Keluarga Berdaya dengan tujuan mustahik kehidupannya di bidang pangan bisa terbantu, tidak kelaparan dan tentunya membawa 99 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 Program ini sudah berjalan sejak LAZNAS BMH berdiri di Jombang, banyak respon positif mustahik tentang adanya program ini, karena membawa dampak yang baik bagi masyarakat yang membutuhkan dan tentunya yang menerima bantuan bahan pokok sembako Bekerjasama dengan perusahaan Soso Group pada tahun 2020 sampai sekarang. LAZNAS BMH setiap bulannya memberikan bantuan bahan pokok sembako kepada mustahik sebanyak 75 paket. Hal ini membuat kemajuan yang maju untuk LAZNAS BMH, mendapat kepercayaan dari salah satu perusahaan untuk mendistribusikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. Sehingga banyak dari pihak yang merasakan Pembinaan spiritual mustahik Pembinaan spiritual yang dilakukan oleh pihak LAZNAS BMH kepada mustahik dilakukan saat penyerahan bantuan bahan pokok sembako di rumah mustahik. Tujuan dari pembinaan spiritual ini adalah untuk mengingatkan kepada mustahik bahwa kita meskipun dalam keadaan susah tidak boleh meninggalkan agama, karena agama dan dunia harus seimbang. Tidak boleh condong ke salah satu, baik akhirat maupun duniawi. Dengan masjid maupun mushola yang digunakan sebagai media pembinaan. Mustahik dianjurkan oleh pihak LAZNAS BMH untuk mengikuti kegiatan keagamaan yang ada di masjid atau 100 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 mushola terdekat selain harus menengakkan sholat 5 waktu. Selama ini pembinaan spiritual dirasa cukup berhasil, dilihat dari beberapa respon mustahik lewat wawancara yang penulis lakukan. Peningkatan skill Peningkatan skill untuk mustahik ini memiliki tujuan yang bagus, namun untuk saat ini program peningkatan skill belum bisa berjalan karena memang ada beberapa kendala yang menjadikan LAZNAS BMH belum bisa menjalankannya dengan berbagai pertimbangan yang ada. Untuk kedepannya pihak LAZNAS BMH akan meningkatkan unsur-unsur penting untuk mendukung jalannya program peningkatan skill untuk mustahik ini. Karena potensi atau hasil dari peningkatan skill ini akan membantu mustahik yang memang membutuhkan pelatihan demi kehidupan mereka dalam mencari rezeki. Analisis Peran LAZNAS BMH Cabang Jombang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik Peran LAZNAS BMH cabang Jombang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik dirasakan oleh para penerima bantuan dari program Keluarga Berdaya. Dalam hal peningkatan ekonomi, bantuan berupa bahan pokok sembako kepada mustahik. Dalam hal spiritual, menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat dengan masjid atau mushola sebagai sarana pembinaan. Berdasarkan penelitian menggunakan indikator BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasiona. , mustahik termasuk dalam kategori keluarga 101 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 sejahtera tahap I. II dan i. Namun mustahik yang penulis wawancarai termasuk mustahik dengan tingkat kesejahteraan I, yaitu keluarga yang sudah dapat memenuhi kebutuhan yang sangat mendasar, tetapi belum dapat memenuhi kebutuhan yang tinggi. 27 Setelah mendapat bantuan dari LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dilihat dari indikator kesejahteraan BKKBN terdapat 2 mustahik yang mengalami peningkatan, yakni dari keluarga sejahtera 1 naik menjadi keluarga sejahtera 2, sedangkan untuk kesejahteraan dalam perspektif Islam semua terlaksana dengan baik, mustahik benarbenar memerhatikan agama, harta, jiwa, akal dan keturunan. PENUTUP Kesimpulan Dari analisis yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa peran program Keluarga Berdaya dari segi kemaslahatan agama, jiwa, harta, keturunan, dan akal dapat dirasakan oleh mustahik, namun untuk Ibu Munjillatin kemaslahatan agamanya kurang terpelihara karena jarak rumah dengan masjid maupun mushola yang jauh menjadikan beliau jarang mengikuti kegiatan keagamaan. Sedangkan Departemen Sosial RI. Petunjuk Pelaksanaan Program Kesejahteraan Ekonomi Melalui Asuransi Kesejahteraan Sosial (ASKESOS) Bagi Pekerja Mandiri di Sekitar Informasi, (Jakarta: 102 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 untuk mustahik selain Ibu Munjillatin memerhatikan kemaslahatan agamanya dengan mengerjakan sholat 5 waktu maupun mengikuti kegiatan keagamaan. Untuk kemaslahatan jiwa dari 5 mustahik yang peneliti wawancarai hanya Ibu Musyarofah yang makannya untuk setiap hari tidak menentu, kadang 3X, kadang 2X, namun beliau sering makan 2X sehari dan sering juga berpuasa sunnah. Sedangkan kondisi rumah yang layak dihuni atau tergolong cukup baik hanya milik Bapak Agus. Ibu Sulikhah, dan Ibu Musyarofah, untuk Ibu Munjillatin dan Ibu Nafasah bisa termasuk dalam golongan sedang. Untuk kemaslahatan akal dan keturunan semua mustahik pernah merasakan berada dibangku sekolah meskipun hanya sampai bangku SD dan SMA, yang hanya sampai dibangku SD adalah Ibu Munjillatin. Ibu Sulikhah, dan Ibu Musyarofah sedangkan Bapak Agus. Ibu Nafasah beliau bisa mengayam Pendidikan sampai dibangku SMA. Kemampuan mustahik dalam baca tulis pun juga baik kecuali Ibu Musyarofah yang tidak begitu menguasai dalam hal Sedangkan untuk kemaslahatan menjaga harta dari 5 mustahik yang peneliti wawancarai, mereka memiliki penghasilan yang berbeda-beda untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun ada 2 mustahik yang belum bisa mencukupi kebutuhannya dari penghasilan yang didapatkan, yakni Ibu Muasyarofah dan Ibu Munjillatin. Sedangkan Ibu Sulikhah. Ibu Nafasah, dan Bapak Agus pengahsilannya sudah mencukupi kebutuhan 103 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 sehari-hari. Kemudian penghasilan tersebut ada yang ditabung untuk kebutuhan kedepannya, dari 5 mustahik hanya Ibu Musyarofah dan Ibu Munjillatin yang belum menyempatkan untuk menabung. Program Keluarga Berdaya merupakan program peningkatan kesejahteraan mustahik dalam bidang perekonomian dan spiritual dengan harapan kesejahteraan mustahik bisa meningkat, sehingga dapat mendukung proses pendidikan anak-anak Bentuk program Keluarga Berdaya berupa pemberian bahan pokok sembako, pembinaan spiritual melalui masjid atau mushola sebagai sarana, serta pelatihan skill namun belum berjalan. Peran LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah cabang Jombang Keluarga Berdaya menggunakan indikator BKKBN masih belum mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik karena baik sebelum maupun setelah mendapatkan bantuan, ada 4 mustahik yang masih berada dalam kategori keluarga sejahtera tingkat I yakni keluarga yang sudah dapat memenuhi kebutuhan yang Saran Peneliti menyadari adanya keterbatasan dalam penelitian ini. Keterbatasan waktu ditambah dengan kondisi yang masih pandemi virus corona sehingga peneliti tidak bisa total dan secara terus menerus dalam melakukan penelitian dan observasi. Selain itu program Keluarga Berdaya ini perlu dikembangkan lagi, terutama pada program 104 | P a g e VOLUME 1 NOMER 2 DESEMBER 2021 pelatihan atau peningkatan skill, karena mustahik memerlukan pelatihan skill ini untuk mengasah atau mempunyai keahlian lainnya yang bisa digunakan mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari, maupun ditabung untuk keperluan yang akan dating. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menemukan temuan-temuan yang lebih menarik dari peneliti sebelumnya sehingga dapat melengkapi kekurangan-kekurangan penelitian yang sudah DAFTAR PUSTAKA