Manna Rafflesia, 4/2 (April 2. ISSN 2356-4547 KAJIAN TEOLOGIS UNGKAPAN AyCELAKALAH AKU JIKA AKU TIDAK MEMBERITAKAN INJILAy DALAM 1 KORINTUS 9:16B David Susilo Pranoto davidsusilopranoto@sttab. Abstract: Keywords: Individualism increasingly affects human life. This makes people busy with their respective activities. Facing such conditions, how is the urgency of evangelism today. Therefore to answer that principle, we need to understand Paul's expression which is: "woe to me if I do not preach the Through this article can help believers realize their role in the world today. Study. Theological. Woe. Preach the Gospel. Abstraksi: Individualisme semakin banyak mempengaruhi kehidupan manusia. Hal ini membuat manusia sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Menghadapi kondisi demikian, bagaimanakah urgensitas penginjilan dimasa kini. Oleh karena itu untuk menjawab prinsip tersebut, perlu kita mengerti ungkapan Paulus yaitu: Aycelakalah aku jika aku tidak memberitakan InjilAy. Melalui artikel ini dapat menolong orang percaya menyadari perannya dalam dunia saat ini. Kata Kunci: Kajian. Teologis. Celakalah. Memberitakan Injil. LATAR BELAKANG SURAT 1 KORINTUS Surat 1 Korintus sejak awal tidak diragukan sebagai surat yang ditulis oleh Rasul Paulus. Clemen mengingatkan gereje di Korintus bahwa surat ini mereka terima dari Paulus, dan Ignatius dari Antiokhia juga empat kali mengutip dari surat 1 Korintus. Dalam kanon muratori surat 1 dan 2 Korintus diterima sebagai surat-surat Paulus, dengan demikian, dapat diterima bahwa surat ini berasal dari Paulus sendiri. Berdasarkan surat itu, maka Paulus memberikan tanggapan atas isinya maupun tanggapan terhadap berita lisan yang disampaikan oleh keluarga Kloe . Kor 1:. Paulus berharap bahwa surat ini mampu mengatasi persoalan di sana. Akan tetapi ternyata telah ada sejumlah penghasut yang masuk ke dalam jemaat dan mengajak jemaat untuk melawan Paulus. Hasutan itu cukup berhasil, sehingga ada anggota jemaat yang menyangsikan kerasulan Paulus sebagai Rasul yang sejati. Kosekuensinya adalah Injil yamh diberitakan Paulus juga bukan Injil yang sejati, maka dalam surat berikutnya. Paulus berusaha untuk membela diri . Kor 9:. Samuel Benyamin Hakh. Perjajnjian Baru. Sejarah. Pengantar dan Pokok-Pokok Teologinya, (Bandung: Bina Media Informasi, 2. , 136. Manna Rafflesia, 4/2 (April 2. ISSN 2356-4547 KAJIAN TEOLOGIS 1 KORINTUS 9:16B Berdasarkan hasil eksegese yang penulis lakukan, maka penulis memberikan kajian teologis sebagai berikut adapun isi dari kajian teologi ini diantaranya adalah panggilan untuk memberitakan Injil bagi setiap orang percaya, kewajiban dalam memberitakan Injil dan memberitakan Injil berorentasi kepada upah Rohani. Panggilan Memberitakan Injil Setiap umat Tuhan tidak hanya dipanggil untuk percaya Yesus Kristus dan diselamatkan, tetapi orang percaya juga dipanggil untuk memberitakan Injil. Ini jelas dinyatakan oleh Rasul Paulus yang berkata, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri . Kor 9:. Kata memegahkan diri dalam bahasa Yunaninya memakai kata kauchema (Kauchem. dalam bentuk noun, accusative, singular neuter, kasus accusative menyatakan kata benda sebagai penderita, yang diterjemahklan kebanggan diri, sebuah pokok dari kebanggaan, berbangga-bangga. Rasul Paulus tidak pernah dapat memegahkan diri, oleh karena panggilannya sebagai Rasul untuk memberitakan Injil. Hal ini ditegaskan oleh Paulus dalam Kisah Para Rasul 9:15, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta rajaraja dan orang-orang Israel. Dipertegas kembali oleh Paulus dalam 1 Korintus 1:1,. oleh kehendak Allah dipanggil menjadi Rasul Kristus. sendiri bahwa ia dipanggil menjadi Rasul Kristus oleh karena kehendak Allah, tidak diragukan lagi bahwa panggilan Paulus menjadi seorang Rasul pemberita Injil adalah panggilan yang dari Allah dalam Tuhan Yesus Kristus. Venema mengatakan sehingga ia tidak memegahkan dirinya sebab Paulus sadar yang memanggil ia adalah Allah dalam Tuhan Yesus Kristus. AuMission Filli . engutusan oleh Ana. Tuhan Yesus Kristus diutus . alam arti khusus Dialah yang disebut Missio De. , tapi mengutus juga yaitu Rasul-rasul-Nya dan Gereja-Nya. Ay2 Dari kata melalukan dalam bahasa Yunaninya memakai kata AO . dalam bentuk adjective, masculine, singular, nominative, no degree artinya kata sifat tunggal sebagai subjek kalimat. Memiliki arti yang rela. Yang rela disini bukan dalam arti karena kekuatan sendiri tetapi merupakan penyataan ilahi . etika Paulus dipanggil untuk diselamatkan dan melayan. Hal ini diperjelas oleh tafsiran Bahasa Indonesia Sehari-hari. Venema. Injil Untuk Semua Orang, (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1. , 50. Manna Rafflesia, 4/2 (April 2. ISSN 2356-4547 Autetapi saya memberitakan Kabar baik itu justru karena diwajibkan. Saya ditugaskan oleh Allah untuk melakukan itu. Memberitakan Injil adalah perintah Tuhan Yesus. Tetapi dalam memberitakan kabar anugerah tidak harus hanya ditujukan terhadap orang yang bukan Kristen saja, tetapi juga terhadap orang Kristen KTP (Kristen Tanpa Pertobata. atau mereka yang sekedar beragama Kristen karena faktor keluarga, namun mereka belum mengenal Tuhan Kristus dan anugerah-Nya secara pribadi dan benar (Yoh 3:3-. 3 Kami ada disini untuk memberitakan Injil kepada orang lain, supaya mereka meninggalkan perbuatan sia-sia, dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit, bumi, laut dan segala isinya. Kewajiban Memberitakan Injil Pemberitaan Injil adalah Amanat Agung yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap orang yang percaya. Sehingga itu menjadi kewajiban, keharusan bahkan harus menjadi gaya hidup orang percaya. Sebab itu adalah perintah dan panggilan yang diberikan Kristus kepada setiap orang percaya. Hal ini dijelaskan dalam kata keharusan dalam bahasa Yunaninya . dalam bentuk noun, nominative, singular, feminine, artinya kata benda sebagai subjek tunggal. Yang memiliki arti, keperluan, gaya hidup, mendesak, paksaan . dan kewajiban. Kalimat pergilah. murid-Ku dan baptislah (Mat 8:. , merupakan Amanat Agung Kristus kepada semua pengikut-Nya dari setiap angkatan. Amanat ini menyatakan sasaran, tanggung jawab dan penugasan gereja dalam tugas missioner dimana umat Tuhan atau gereja harus pergi memberitakan Injil kepada semua orang. Untuk menunaikan Amanat Agung itu. Tuhan memperlengkapi orang percaya dengan kuasa oleh Roh Kudus. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis 1:. Artinya kekuatan pergerakan untuk menunaikan tugas itu, akan diterima dari Roh Allah yang bekerja di dalam diri orang Pemberita Injil harus memiliki hati yang suci mengasihi, adalah hati yang penuh Roh Kudus (Roma 8:14-17. 1 Kor 6:. , karena tanpa peranan Roh Kudus, pelayanan Karel Sosipater. Etika Pelayanan (Jakarta: Suara Harapan Bangsa, 2. , 72 _____. Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan (Malang:Gandum Mas, 2. , 1571 Manna Rafflesia, 4/2 (April 2. ISSN 2356-4547 penginjilan tak akan berhasil memenangkan jiwa . Kor 12:3. 2 Kor 2:. 5 Sehingga kesaksian orang percaya bukanlah bersandar atas pemandangan Aepemandangan dan ucapan-ucapan sendiri, melainkan merupakan suatu pelaksanaan rancangan Allah. Memberitakan Injil Berorentasi kepada Upah Rohaniah Dalam 1 Korintus 9:15 menjelaskan bahwa Rasul Paulus melepaskan hak-haknya secara lahiriah, dan Paulus berorentasi kepada upah secara rohani. Upahku ialah ini: bahwa aku memberitakan Injil tanpa upah, dan aku tidak mempergunakan hakku untuk memberitakan Injil . Kor 9:. Kata hak-hakku memakai kata Autoutwn . Ay dalam bentuk Aupronoun, demonstrative, neuter, plural, genetive. Yang diartikan, dari ini. Dari ini menunjuk kepada hak dan plural menjelaskan bahwa hak itu lebih dari satu. Sedangkan kata hak dalam bahasa Yunaninya memakai kata ezousia dalam bentuk noun, feminine, singular, accusative . ata benda, feminim, tunggal, akusati. Akusatif merupakan predikat dari Dari kata dasar ezousia yang artinya hak. Dimana kata hak memiliki pengertian. , kekuasaan untuk berbuat sesuatu . arena telah ditentukan oleh undang-undang, atura. , dan hak-hak disini berkaitan dengan kebutuhan secara lahiriah yaitu: hak untuk makan dan minum, hak untuk membawa seorang isteri Kristen, hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan, hak untuk menuai hasil duniawi dari orang-orang yang dilayani . Kor 9:4-. Rasul Paulus melepaskan hak-haknya secara duniawi sebab sebagaimana dijelaskan dalam 1 Korintus 9:25 bukan untuk memperoleh mahkota yang fana melainkan mahkota yang abadi. Yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus mahkota abadi adalah menunjuk kepada kemenangan keselamatan yang kekal, sasaran yang indah dari kehidupan orang Kristen. Sasaran ini hanya dapat diraih dengan jalan menyerahkan beberapa hak kita demi kepentingan orang lain dan dengan meninggalkan hal-hal yang dapat menyebabkan kita keluar dari perlombaan itu sama sekali. 7 Untuk memperoleh mahkota yang abadi. Rasul Karel sosipater. Etika Pelayanan. ,73 Brink. Tafsiran Alkitab Kisah Para Rasul (Jakarta:BPK Gunung Mulia, 2. , 17. Alkitab Edisi Studi (Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia,2. , 1895. Manna Rafflesia, 4/2 (April 2. ISSN 2356-4547 Paulus mengumpamakan bahwa dirinya ada dalam sebuah pertandingan atau perlombaan lari untuk mencapai garis akhir . Kor 9:. Memberitakan Injil tanpa upah atau melayani Tuhan dengan suka rela merupakan gaya pelayanan yang rasul Paulus pakai dengan tujuan supaya tidak ada yang menghalanginya dalam pemberitaan Injil Kristus. PENUTUP Rasul Paulus lah yang mengungkapkan bahwa celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil, ungkapan ini dinyatakan karena Rasul Paulus menyadari akan panggilannya sebagai pemberita Injil. Melalui ini penulis merangkum beberapa hal sebagai Makna ungkapan celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil merupakan ungkapan yang menyatakan bahwa memberitakan Injil adalah Amanat Agung yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada setiap orang percaya. Artinya bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memberitakan Injil. Dalam pemberitaan Injil setiap orang percaya harus siap sedia baik maupun tidak baik waktunya artinya seorang pemberita Injil tidak takut atau merasa gentar terhadap tantangan yang akan ia alami, dalam pemberitaan Injil. Rasul Paulus Auberitakanlah firman siap sedialah baik atau tidak baik waktunya. Tim 4:. Ketika setiap orang percaya memberitakan Injil dengan tujuan untuk kemuliaan nama Tuhan sehingga orentasi dalam pemberitaan Injil adalah upah rohani bukan upah jasmani. Sehingga motivasi yang murni itu sangat diperlukan dalam pemberitaan Injil dan pada akhirnya setiap orang percaya dapat berkata bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1:. Manna Rafflesia, 4/2 (April 2. ISSN 2356-4547 DAFTAR PUSTAKA