JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DENGAN PEMANFAATAN KOMPOSTER DI DESA BALOK Community Empowerment Through Agricultural Waste Treatment with Composter Utilization in Balok Village Imni Fitrahni1*. Muhammad Eka Mardyansyah Simbolon2. Joko Supriyanto3. Mersy4. Rada Rizki5. Ikra Vazira6. Malpino Andre Saputra7. Hovifah Resria Dinata8 1,4,5,6,8 Jurusan Pendidikan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Jl. KH. Ahmad Dahlan Komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Mangkol. Kec. Pangkalanbaru. Kab. Bangka Tengah 2,3,7 Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Jl. KH. Ahmad Dahlan Komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Mangkol. Kec. Pangkalanbaru. Kab. Bangka Tengah Penulis korespondensi : simbolon@unmuhbabel. ABSTRAK Mata pencaharian masyarakat sebagai petani memberikan kontribusi yang besar terhadap kuantitas dan kualitas limbah pertanian yang dihasilkan. Meningkatnya volume timbulan limbah tersebut tentunya memerlukan Hal inilah yang mendasari dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan komposter. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan transfer pengetahuan kepada masyarakat melalui pengolahan limbah pertanian dengan cara membuat pupuk kompos menggunakan Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan pengembangan usaha setelah dilakukannya pelatihan dan pendampingan, dengan menerapkan metode di atas secara tetap, masyarakat bisa mengetahui cara dan tahapan untuk menggunakan komposter dengan membuat pupuk kompos dari limbah pertanian. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat melatih masyarakat dalam pembuatan komposter untuk membuat kompos dari limbah hasil pertanian sehingga masyarakat bisa melakukan pengolahan limbah pertanian dengan benar dan dapat dilakukan di mana saja dengan peralatan apa saja serta dapat berkelanjutan. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di Desa Balok dimana subjek dari kegiatan pelatihan ini merupakan 5 orang kelompok tani dan 10 orang karang taruna di desa tersebut. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan sikap antusias dan bisa memanfaatkan secara benar dan tepat dalam menggunakan komposter sebagai pengolahan sampah limbah pertanian menjadi kompos. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pemahaman masyarakat yang serta kesediaan warga untuk mendukung terlaksananya kegiatan ini. Kata kunci: Komposter. Limbah Pertanian ABSTRACT Community livelihoods as farmers make a major contribution to the quantity and quality of agricultural waste The increasing volume of waste generation certainly requires management. This is what underlies community empowerment activities by providing counseling and training on composting. This activity aims to provide knowledge transfer to the community through processing agricultural waste by making compost using a The methods used in this activity are counseling, training, mentoring, monitoring, and business development after the training and mentoring, by applying the above method regularly, the community can find out how and stages to use a composter by making compost from agricultural waste. Through this activity, it is expected Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 to train the community in making composters to make compost from agricultural waste so that people can treat agricultural waste properly and can be done anywhere with any equipment and can be sustainable. This training activity was carried out in Balok Village where the subjects of this training activity were 5 farmer groups and 10 youth organizations in the village. The results of this activity indicate that the community shows an enthusiastic attitude and can use it correctly and appropriately in using a composter as processing agricultural waste into compost. This is evidenced by the level of understanding of the community and the willingness of the residents to support the implementation of this activity. Keyword: composter, agricultural waste PENDAHULUAN permukaan tanah serta menyebabkan polusi udara sehingga dapat memusnahkan Desa Balok memiliki areal lahan mikroorganisme yang berguna dalam proses sawah yang diisi berbagai macam tanaman, biologis tanah, seperti perombak bahan mulai dari tanaman padi, jagung, ubi, dan organik tanah sehingga berdampak pada kacang edamame. Dengan mayoritas mata menurunnya kadar bahan organik dalam pencaharian masyarakat sebagai petani juga Belum optimalnya pemanfaatan memberikan kontribusi yang besar terhadap limbah pertanian tersebut disebabkan karena kuantitas dan kualitas limbah pertanian yang kurangnya pengetahuan masyarakat dalam Meningkatnya volume timbulan hal pengelolaan dan pengolahan limbah. limbah tersebut memerlukan pengelolaan. Mencermati fenomena di atas maka Pengelolaan sangat diperlukan model pengelolaan limbah hasil pertanian yang baik dan tepat dalam pengelolaan limbah yang ramah lingkungan upaya mengatasinya. Terkait dengan hal selain akan dapat menimbulkan dampak tersebut salah satu model/teknik pengelolaan negatif terhadap kesehatan juga akan sangat limbah yang dapat diterapkan untuk mengganggu kelestarian fungsi lingkungan. membantu penanggulangan limbah terutama Sama halnya dengan beberapa permasalahan limbah hasil pertanian dengan minimsasi yang terdapat di Desa Balok terkhususnya di limbah serta maksimasi daur ulang dan bidang pertanian ini yaitu belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian. Dalam hal ini komposter sederhana. Komposter adalah alat seperti ampas padi, buah padi, dan jerami pengolahan sampah melalui pengomposan yang merupakan limbah pertanian terbesar dengan memanfaatkan tong bekas yang karena belum sepenuhnya dimanfaatkan. Hal ini jika dibiarkan terus menerus tentu akan bioaktivator untuk mempermudah terurainya membuat timbunan limbah pertanian limbah (Sri Fadhilah, 2. Dari proses menjadi menumpuk, umumnya limbah hasil tersebut akan diperoleh dua produk yang pertanian sebagian besar dibakar langsung. bermanfaat, yaitu pupuk organik cair susulan Pembakaran limbah tersebut secara terus(POCS) dan pupuk padat . Pupuk menerus di lahan pertanian dapat cair dikeluarkan melalui kran bagian bawah menyebabkan meningkatnya suhu udara di komposter dan dapat langsung dimanfaatkan Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 menyiramkan pada tanah di sekitar tanaman, padat . yang diperoleh perlu Selain komposter dianggap cukup efektif untuk digunakan dalam mengkomposkan sampah sebab penggunaan tong tersebut juga menghemat lahan. Adapun kegiatan tersebut adalah memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dan juga pendampingan pembuatan komposter untuk meminimalisir limbah hasil pertanian. Selain itu juga menjelaskan mengenai kelengkapan alat dan bahannya maupun tata cara pembuatan serta Metode diskusi . anya jawa. di setiap kesempatan sehingga terjadi komunikasi 2 arah. Selain pendampingan pembuatan pupuk kompos menggunakan metode demonstrasi plot pembuatan alat yang digunakan untuk membuat pupuk kompos, yaitu komposter. Metode demonstrasi plot dilakukan dengan pertimbangan masyarakat dapat terlibat langsung dalam kegiatan pembuatan komposter sehingga mereka dapat lebih METODE mudah untuk mengikutinya tahap demi tahap yang pada akhirnya mereka diharapkan Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini adalah Monitoring dan evaluasi kegiatan, hal ini metode ceramah sebagai proses transfer dilakukan untuk melihat dan memantau pengetahuan dengan menggunakan media sejauhmana masyarakat memanfaatkan dan leaflet dan powerpoint, penyuluhan ini mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dilakukan untuk menjelaskan pupuk kompos dalam hal ini pemahaman tentang pupuk Metode penelitian yang digunakan Kemudian sosialisasi mengenai adalah metode penelitian deskriptif melalui pendekatan survei. Survey dilakukan dengan Dengan menggunakan media google form dengan menggunakan model pengomposan ini sepuluh pertanyaan yang berkaitan dengan diharapkan mampu menjadi alternatif pemanfaatan komposter sebagai upaya pengoptimalan limbah pertanian. Angket masyarakat di Desa Balok Kecamatan penilaian data menggunakan skala Likert Dendang Kabupaten Belitung Timur. Sugiyono . Sehingga upaya yang dapat dilakukan adalah No. Skor Keterangan Sangat Setuju dengan memberikan penyuluhan kepada Setuju Desa Balok Kurang Setuju pengolahan limbah pertanian yang kemudian Tidak Setuju Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Sangat Tidak Setuju Tabel 1. Kategori Skor dalam Skala Likert Setelah memperoleh hasil penilaian, maka skor yang diperoleh menggunakan rumus skala likert dan index. Menurut (Arifin, 2. sebagai berikut. Rumus skala likert : T x Pn Keterangan: T = Total Jumlah Responden yang Memilih Pn = Pilihan Angka Skor Likert Skor perhitungan : Y = skor tertinggi likert x jumlah responden X = skor terendah likert x jumlah responden Pengambilan sampel ini dilakukan dengan metode purposive sampling dimana sampel yang diambil merupakan orang-orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahapan diantaranya yaitu: Tahap 1 : Melakukan persiapan dan observasi lanjutan persiapan dan observasi lapangan serta koordinansi dengan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Dendang terkait rencana pelaksanaan kegiatan. Rumus Index : Index % = !"#$% '(") ycu100 Adapun berikut kriteria berdasarkan skor Gambar 1 Koordinasi dengan BPP Kecamatan Dendang Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Balok dengan populasi penelitian merupakan masyarakat Desa Balok. Adapun sampel dari penelitian ini merupakan merupakan 5 orang kelompok tani dan 10 orang anggota karang taruna Desa Balok. Tahap 2 : Penyuluhan melakukan penyuluhan berbantu media leaflet dan powerpoint mengenai materi pengelolaan limbah yang meliputi jenisjenis limbah dan karakteristiknya, serta materi mengenai pengolahan limbah yang meliputi pengolahan limbah pertanian menjadi kompos cair. Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Gambar 2 Penyampaian Materi oleh Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Dendang Tahap 3 : Sosialisasi melakukan sosialisasi mengenai pengolahan pupuk kompos dengan menggunakan Gambar 3 Penyampaian Materi oleh Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Dendang komposter tersebut antara lain gergaji, bor, meteran, cutter, pensil, gunting, lem paralon dan bahan-bahannya yaitu tong bekas ukuran 20 liter, pipa paralon berdiameter 1 inch, sambungan pipa berbentuk T, keran plastik dan kasa plastik. Selain itu kami bahan yang digunakan untuk pembuatan kompos yang meliputi. EM4, gula merah, air cucian beras, kunyit, dan jahe. Pada akhir kegiatan kami hibahkan 2 komposter sederhana berukuran 20 liter untuk Desa Balok agar dapat digunakan sebagai contoh dan sekaligus Tahap 5 : Implementasi Implementasi kegiatan dengan metode demonstrasi plot. Metode demonstrasi plot dilakukan dengan pertimbangan masyarakat dapat terlibat langsung dalam kegiatan pembuatan komposter sehingga mereka dapat lebih mudah untuk mengikutinya tahap demi tahap yang pada akhirnya mereka diharapkan dapat mempraktekkannya sendiri menggunakan perlatan bekas yang tersedia di sekitar. Tahap 4 : Pengadaan alat/material Pengadaan alat/material pembuatan komposter meliputi kelengkapan alat dan bahannya maupun tata cara pembuatan serta penggunaannya. Alat yang kami persiapkan adalah alat penunjang proses pengolahan sampah berupa komposer sederhana yang sudah jadi dan komposter yang belum jadi untuk pelatihan pembuatan komposter sendiri, alat dan bahan pembuatan Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Berikut skema tahap pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan pelatihan ke Di Desa Balok. Kabupaten Belitung Timur. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Persiapan dan observasi lapangan Gambar 4 Demonstrasi plot pembuatan komposter dan kompos Tahap 6 : Monitoring Monitoring dilakukan untuk melihat dan pengetahuan yang mereka peroleh dari penyuluhan dan pelatihan tersebut. Penyuluhan Sosialisasi Impelementasi . emonstrasi plo. Pengadaan alat/material Monitoring dan Evaluasi Gambar 6 Skema Tahap Pelaksanaan Kegiatan Pengetahuan yang dihasilkan Penyuluhan dan pelatihan merupakan kegiatan penambahan pengetahuan yang diperuntukan bagi masyarakat melalui penyebaran pesan. Tujuan kegiatan penyuluhan ini yaitu dapat pengetahuan kepada masyarakat melalui pengolahan limbah pertanian dengan cara membuat pupuk kompos menggunakan komposter. Senada dengan yang dikemukan olej Rachmijati . , bahwa pelatihan dapat Untuk mengetahui hal Gambar 5 Foto bersama Bdan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan tersebut dilakukan pengumpulan data Dendang. Kelompok Tani, dan Karang Taruna dengan menggunakan angket penelitian sebanyak 10 butir pertanyaan. Adapun Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 persentase jawaban disajikan dalam diagram sebagai berikut: Diagram 1 Apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui pertanian secara optimal? Diagram 2 Apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui cara pembuatan komposter sebagai alat untuk membuat kompos? Diagram 3 Apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui cara dan tahapan untuk menggunakan Diagram 4 Apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat membuat komposter dengan memanfaatkan alat dan peralatan di sekitar rumah? Diagram 5 Apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat mempraktekkan Diagram Apakah menjadikan pembuatan kompos sebagai kegiatan yang produktif? Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 Diagram 7 Apakah membuat kompos dengan memanfaatkan komposter dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan? perekonomian Desa Balok? Diagram 8 Apakah komposter dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Balok? Dari hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui bagaimana pengolahan limbah pertanian secara optimal hal ini berdasarkan data yang 46,7% menjawab setuju dan 53,3% sangat setuju pada pertanyaan apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui bagaimana pengolahan limbah pertanian secara optimal. Diagram 9 Apakah kompos dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Balok? Adapun pada pertanyaan kedua apakah apakah melalui kegiatan ini masyarakat komposter sebagai alat untuk membuat Data yang diperoleh menunjukan 60% responden menjawab sangat setuju dan 40% mejawab setuju serta 0% menjawab kurang setuju dan tidak setuju. Hal ini menunjukan bahwa semua responden menyetujui bahwa kegiatan ini bermanfaat pembuatan komposter untuk membuat Data yang ditemukan menunjukan 33,3% responden menyatakan sangat setuju dan 66,7% responden menyatakan setuju Diagram 10 Apakah komposter dan bahwa melalui kegiatan ini masyarakat dapat kompos bisa menjadi produk yang mengetahui cara dan tahapan untuk menggunakan komposter. Seperti yang kita Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 ketahui bahwa pembuatan komposter dapat dilakukan dimana saja dan peralatan apa saja karena itu berdasarkan hasil survei diperoleh data 60% responden menyatakan sangat setuju, 33,3% setuju dan 6,7% kurang setuju pada pertanyaan apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat membuat komposter dengan memanfaatkan alat dan peralatan di sekitar rumah. Selanjutnya pada pertanyaan apakah melalui kegiatan ini masyarakat dapat secara berkelanjutan menunjukan 37,5% responden menjawab sangat setuju dan 50% setuju, dan sisanya 12,5% menyatakan tidak Sama halnya berdasarkan hasil survei 31,3% responden menjawab sangat setuju, 56,3% menjawab setuju dan 12,5% menjawab kurang setuju pada pertanyaan apakah dengan komposter masyarakat dapat menjadikan pembuatan kompos sebagai kegiatan yang produktif. Dari segi pemanfaatan lingkungan, berdasarkan hasil survei 50% responden menyatakan sangat setuju dan 43,8% menjawab setuju, dan hanya 6,3% yang menyatakan tidak setuju untuk pertanyaan terhadap lingkungan. Tentu saja pembuatan komposter ini bila dikembangkan lebih lanjut dapat memberikan dampak positif dalam meminimalisir limbah pertanian. Hasil 62,5% responden menjawab sangat setuju dan 25% responden menjawab setuju, dan 12,5% menjawab tidak setuju pada pertanyaan perekonomian masyarakat Desa Balok. Lalu 56,3% menyatakan sangat setuju, 31,3% menyatakan setuju, dan 12,5% menyatakan tidak setuju pada pertanyaan apakah kompos dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Balok. Seperti yang kita ketahui, bahwasanya mayoritas masyarakat adalah kompos dapat menjadi salah satu hal yang diunggulkan dan 50% masyarakat menjawab sangat setuju sisanya menjawab 50% setuju pada pertanyaan apakah komposter dan diunggulkan untuk sektor perekonomian Desa Balok. SIMPULAN Kegiatan pelatihan dan penyuluhan ini menunjukkan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan secara benar dan tepat dalam pengolahan sampah limbah pertanian menjadi kompos. Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan masyarakat masyarakat bisa mempraktekkan pembuatan komposter dimana saja dan menggunakan peralatan yang tersedia di sekitar. Selain itu menumbuhkan kepedulian masyarakat akan Imni Fitrahni. , et al. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 6 NOMOR 3 TAHUN 2022 (Halaman 198-. Diterima: Maret 2022 Disetujui: Oktober 2022 Dipublikasikan: Desember 2022 kelestarian lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah limbah pertanian menghasilkan kompos. Segi ekonomi produksi pupuk kompos yang siap dijual di pasaran dan diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Desa Balok. DAFTAR PUSTAKA