Jurnal E-Bis:Ekonomi Bisnis Vol. 9 No. https://jurnal. politeknik-kebumen. id/index. php/E-Bis p-ISSN : 2580-2062 e-ISSN : 2622-3368 Citra Merek. Konten Pemasaran Dan E-WOM Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Azarine Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Manajemen. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Indonesia Email:amirulzidanfirman@gmail. com1,rizkyekafebriansah@umsida. dewikomalasari@umsida. Doi: https://doi. org/10. 37339/e-bis. Diterbitkan oleh Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Info Artikel ABSTRAK Diterima : 2025-08-30 Diperbaiki : 2025-09-02 Disetujui : 2025-09-04 Azzarine sebagai merek skincare lokal semakin populer, khususnya di kalangan generasi muda. Namun, belum diketahui faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen, apakah citra merek, konten pemasaran, atau e-WOM. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh citra merek, konten pemasaran, dan e-WOM terhadap keputusan pembelian produk skincare Azzarine di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan populasi 96 konsumen Azzarine di Sidoarjo dan teknik sampling probability. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek, konten pemasaran, dan e-WOM secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci : Citra Merek. Konten Marketing. E-WOM. Keputusan Pembelian ABSTRACT Azzarine, a local skincare brand, is gaining popularity, especially among the younger generation. However, the primary factors influencing consumer purchasing decisions remain unknown: brand image, marketing content, or e-WOM. This study aims to examine the influence of brand image, marketing content, and e-WOM on purchasing decisions for Azzarine skincare products in Sidoarjo Regency. The study used a quantitative method, with a population of 96 Azzarine consumers in Sidoarjo and a probability sampling technique. Data were analyzed using SmartPLS 4. The results showed that brand image, marketing content, and e-WOM had a significant partial influence on purchasing decisions. Keywords: Brand Ambassador. Content Marketing. E-WOM. Purchasing Decision. Alamat Korespondensi Jl. Letnan Jenderal Suprapto No. 73 Kebumen. Jawa Tengah. Indonesia 54311 PENDAHULUAN Pada masa kini, perawatan wajah telah menjadi prioritas utama bagi sebagian orang. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai produk perawatan wajah asing telah tersedia di Indonesia (Ajeng. Rahayu dan Rizky Eka Febriansyah, 2. Pada masa kini, industri perawatan kulit termasuk merek lokal bersaing dengan beragam keunggulan pada segala jenis masalah kulit wajah. Perusahaan perawatan wajah bersaing untuk menawarkan keuntungan kepada pelanggan mereka untuk menarik pelanggan (Imelda. Wilfrida Maria, 2. Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Skincare telah menjadi pasar kosmetik dan personal care terbesar setiap tahun 2023, menurut penelitian yang dilakukan oleh SAC (Science Art Communicatio. Indonesia, serta pasar kosmetik dan personal care menghasilkan US$ 5,502 juta dan pasar skincare US$2,022 Kementrian Perindustrian, industri Kosmetik Indonesia meningkat sekitar 9% dan terus meningkat hingga 7,2% per tahun hingga 2023 Sumber: Kontan. id, n. Media Indonesia melaporkan bahwa Indonesia adalah salah satu pangsa pasar utama sektor tersebut. khususnya perawatan kulit dan skincare. Menurut laporan The Future Of Skincare dari Euromonitor International. Indonesia diproyeksikan menjadi negara kedua terbesar dalam pertumbuhan industri perawatan kulit di dunia. (Media indonesia. com,n. Meskipun bisnis perawatan kecantikan dan skincare di Indonesia telah mengalami perkembangan pesat, terdapat tantangan besar dalam mempertahankan persaingan di pasar yang semakin ketat (Tania. Fany Devi And Etty Zuliawati Zed, 2. Merek-merek lokal dan internasional harus terus berinovasi dalam menawarkan produk dengan kandungan yang lebih aman dan efektif untuk berbagai jenis kulit (Luthfiana. Fatihah Dea Dan Anggit Dyah Kusumastuti, 2. Selain itu, terdapat juga kekhawatiran mengenai keamanan dan keaslian produk skincare yang tersedia di pasaran, mengingat banyaknya produk palsu yang dapat merugikan konsumen (Sari. Aditya Julita Ibn Udayana Agus Dwi Cahya, 2. Oleh karena itu, penel itian ini akan memfokuskan pada strategi yang digunakan oleh merek-merek skincare dalam mengatasi tantangan-tantangan tersebut, serta mengeksplorasi bagaimana mereka dapat terus memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen dalam konteks pasar perawatan kecantikan yang dinamis di Indonesia. Citra merek berperan krusial dalam keputusan pembelian (Nuryanti. Muhammad Halim Fawazi Hery Basuki Juanda Angkasa Wati, 2. Ketika suatu merek memiliki citra positif, pelanggan akan loyal terhadap produk tersebut. Merek yang terkenal dan dihormati dapat meningkatkan persepsi pelanggan terhadap kualitas dan nilai suatu produk serta mendorong Artinya citra merek yang kuat merupakan elemen kunci dari strategi pemasaran yang efektif. Konten Pemasaran juga memiliki dampak signifikan terhadap keputusan pembelian (Brescia. Putri Tiara. Citra Savitri Dan Syifa Pramudita Fadilla, 2. Konten yang menarik akan memberi calon pelanggan informasi guna membuat keputusan. Perusahaan dapat membangun hubungan dengan pelanggan melalui konten impresif. Konten pemasaran yang berkualitas tinggi tidak hanya meningkatkan pengetahuan pelanggan tentang merek, tetapi juga memengaruhi preferensi pelanggan dan, pada akhirnya, membuat keputusan pembelian. E-WOM . lectronic word o fmout. merupakan faktor lain mempengaruhi keputusan pembelian (Ilhamah. Ratna Pudyaningsih Dan Nurul Akramiah, 2. Review dan rekomendasi yang dibuat oleh pengguna lain melalui platform online dapat mempengaruhi persepsi dan kepercayaan calon pelanggan terhadap suatu produk. E-WOM positif meningkatkan citra produk Anda dan memberikan kepercayaan kepada calon pembeli untuk mencoba produk Anda. Di era digital. E-WOM telah menjadi salah satu sumber informasi terpenting yang dipertimbangkan konsumen sebelum melakukan pembelian, sehingga sangat mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Terdapat Evidence Gap menggambarkan ketidak konsistenan dalam hasil penelitian sebelumnya atau bukti yang ditemukan dalam penelitian dan tidak sejalan dengan kenyataan saat ini (Sella. Damayanti Dan Sumartik, 2. Karena perbedaan yang diterima, keragaman hasil, dan ketidak konsistenan, penelitian lebih lanjut tentang judul AuPengaruh Citra Merek. Konten Pemasaran Dan E-WOM Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Azarine di Kabupaten SidoarjoAy. KAJIAN PUSTAKA Keputusan Pembelian Membeli merek yang paling diminati adalah keputusan pembelian, tetapi ada dua faktor yang bisa memengaruhi keputusan dan niat pembelian (Yuda. Bimantara Dan Dian Novita, 2. Sedangkan dari pandangan lain Konsumen mempertimbangkan keputusan. Sebelum membuat keputusan pembelian, konsumen akan mengulik informasi dan menimbangnya (Maruli. Tua Geo Vanny Dan Ira Meike Andariyani, 2. Maka keputusan pembelian ialah proses pelanggan mencari informasi tentang produk, meninjau opsi lain, dan akhirnya memilih merek yang paling cocok untuk menyelesaikan masalah mereka. Adapun indikatornya yakni (Shal. Sabila Shafa Dan Rizky Eka Febriansyah Sumartik, 2. Harga yaitu produk atau jasa adalah faktor utama yang dipertimbangkan oleh banyak pembeli. Kualitas merupakan produk atau jasa dimana, pelanggan cenderung memilih produk yang memiliki reputasi baik. Rekomendasi dari teman, keluarga, atau ulasan online juga mempengaruhi keputusan pembelian. Konsumen sering kali mempercayai pengalaman orang lain dalam menggunakan produk atau jasa tertentu. Pengalaman Konsumen yakni suatu pengalaman sebelumnya berkaitan pada keputusan pembelian di masa depan. Pengalaman positif cenderung meningkatkan kesetiaan merek. Citra Merek (X. Citra merek berupa bentuk gambar, kata, huruf, angka, warna, dan kombinasi untuk sebagai karakteristik mereka (Suhendar. Alfiyah Ayu Atep Dan Muhammad Yusuf, 2. Sedangkan dari pandangan lain mendefinisikan Ciri merek adalah pandangan yang dimiliki pembeli tentang sebuah produk tertentu (Lia. Ade Ibdalsyah Dan Hilman Hakiem, 2. Artinya citra merek ialah persepsi atau pendapat pelanggan terhadap perusahaan atau Adapun indikatornya yakni: (Ayu. Partiwi Dan Eti. Arini, 2. Corporate Image (Citra Pembua. Mengacu pada persepsi konsumen terhadap perusahaan yang memproduksi atau mendistribusikan. Citra ini mencakup reputasi perusahaan, nilai-nilai yang dipegang, dan citra keseluruhan perusahaan di mata konsumen. User Image (Citra Pemaka. Mengacu pada persepsi konsumen terhadap pemakai produk. Bagaimana konsumen membayangkan orangorang yang menggunakan produk tersebut dapat mempengaruhi citra merek secara keseluruhan. Product Image (Citra Produ. Mengacu pada penilaian konsumen terhadap produk itu sendiri seperti kualitas, desain, fitur, dan manfaat produk. Konten Pemasaran (X. Konten pemasaran atau Content marketing berfokus penyebaran konten yang konsisten, relevan, dan berharga guna menjangkau khalayak tujuan bisnis (Haryanto. Totok Dan Azizah Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Siti Nur, 2. Content marketing sebagai pemasaran yang paling efektif guna memasarkan sebuah bisnis. Hal ini, dikarenakan konten dapat berinteraksi secara langsung dengan para pelanggan, dapat meningkatkan nilai identitas sebuah produk yang dibagikan melalui konten tersebut (Sari. Dewi Komala. Alshaf Pebrianggara and Mas Oetarjo, 2. Kesimpulan bahwa pada pemasaran digital, krusial untuk konsisten dalam membagikan content yang menarik pada pelanggan, baik berupa video maupun teks. Adapun indikatornya yakni (Haryanto. Totok Dan Azizah Siti Nur, 2. Reader Cognition (Pemahaman Pembac. Audiens memiliki cara beragam dalam mencerna konten, sehingga diperlukan keragaman konten seperti visual, suara, dan kinestetik. Sharing Motivation (Motivasi Berbag. Berbagi informasi guna menyebarkan Audiens berbagi konten guna nilai diri, menciptakan identitas daring dan melibatkan diri dalam komunitas. Persuasion (Persuas. Perusahaan membujuk audiens konten untuk berpindah ke pilihan lain dan menjadi pelanggan. Decision Making (Pengambilan Keputusa. Keputusan dipengaruhi oleh kepercayaan, fakta, emosi, dan efisiensi. Konten yang menarik akan menjadi pertimbangan. Factors (Faktor-fakto. Keputusan audiens dipengaruhi oleh teman, keluarga, dan lingkungan sosial, selain evaluasi pribadi terhadap konten. E-Wom (X. E-WOM Pelanggan potensial, pelanggan aktual, dan mantan pelanggan membuat pernyataan terkait produk melalui internet (Shal. Sabila Shafa Dan Rizky Eka Febriansyah Sumartik, 2. Perspektif lain E-WOM sebagai komunikasi online pendapat tentang barang melalui telepon, email, atau metode komunikasi lain (Fatimatu. Zahro, 2. Disimpulkan EWom ialah wujud komunikasi daring, positif maupun negatif terkait produk. Komunikasi ini mencakup saluran informal dan nonkomersial melalui metode seperti langsung, telepon, email, atau bentuk komunikasi lainnya. Adapun indikatornya yakni (Aditya. Wardhana, 2. Intensity tingkat seberapa banyak pesan terkait produk dibagikan secara online. Positive Valance Nilai positif dari ulasan atau pesan yang dibagikan, mencerminkan kepuasan dan rekomendasi pengguna terhadap produk atau layanan. Content Informasi dan detail yang terkandung dalam pesan atau ulasan yang dibagikan, termasuk kualitas, fitur, dan pengalaman pengguna dengan produk atau layanan. METODE Penelitian ini berbasis kuantitatif metode deskriptif. Pendekatan kuantitatif selaras filsafat positivisme . ata konkri. guna mengkaji sampel tertentu (Sugiyono, 2. Populasi penelitian ialah konsumen skincare azzarine di Sidoarjo. Dalam penelitian ini, sampel berbasis metode purposive termasuk non-probability sampling. Non probabability sampling adalah penentuan sampel pada populasi dengan peluang yang tidak sama karena pertimbangan khusus dari peneliti jumlah sampel yang di gunakan yaitu 96 (Pramudiya. Faisal Cahya and Ajat Sudrajat, 2. Kriteria sampel yakni jenis kelamin laki Aelaki dan perempuan yang pernah membeli minimal satu kali pembelian dan. Untuk mengetahui jumlah responden peneliti menggunakan rumus Lemeshow menentukan ukuran sample yang diperlukan karena jumlah total konsumen skincare azzarine di Sidoarjo tidak diketahui secara pasti (Riduwan and Akdon. Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Data penelitian ini disebut data primer. Sebagai bagian dari proses pengambilan data, kuesioner disebarluaskan kepada responden melalui penggunaan Google Forms. Teknik analisis Model Equation Structural-Partial Least Square (SEMPLS) guna analisis data dan pengumpulan data. Skala Likert digunakan guna mengukur persepsi, pemahaman, dan kesadaran masyarakat terhadap fenomena (Hardani, 2. Dua jenis pengujian yang dapat dilakukan dalam analisis ini adalah model outer dan inner model ANALISA DAN PEMBAHASAN Statistik Responden Tabel 1. Karakteristik Responden Karakteristik Jenis Kelamin Usia Kategori A A A A A A Laki Laki Perempuan 17-22 Tahun 23-28 Tahun 29-34 Tahun 35-40 Tahun Persentase A A A A A A Berdasarkan Persentase karakteristik responden jenis kelamin, dapat dilihat yakni mayoritas responden adalah perempuan, dengan persentase sebesar 79%, sedangkan laki-laki hanya 17% dari total 96 responden. Kondisi ini mengindikasikan bahwa Keputusan pembelian skincare Azzarine di Sidoarjo didominasi oleh jenis kelamin Perempuan. Berdasarkan hasil usia responden dapat dilihat bahwa kelompok usia 23-38 tahun mendominasi dengan persentase 44%, diikuti oleh kelompok usia 17-22 tahun sebesar 32% serta kelompok usia 29-34 tahun sebesar 12%, sementara itu kelompok usia 35-40 tahun memiliki jumlah paling sedikit, yakni hanya 8% dari total 96 responden. HASIL PENELITIAN Analisis Model Luar Pengujian model pengukuran . uter mode. guna mengetahui spesifikasi memiliki hubungan antar variabel laten dan variabel manifesnya. Validitas Konvergen ini indikator reflektif melalui korelasi item/indikator terhadap konstruknya. Indikator dianggap reliabel jika nilai > 0. Akan tetapi, loadings antara 0. 50 dan 0. 60 masih dapat diterima. Model struktural penelitian yakni: Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Gambar 2. Pemuatan Luar SmartPLS 4 Citra Merek (X1. Tabel 1. Outer Loadings SmartPLS 4 Citra Merek Konten E-WOM (X. Pemasaran (X. (X. Citra Merek (X1. Citra Merek (X1. Indikator Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. E-WOM (X3. E-WOM (X3. E-WOM (X3. Keputusan Pembelian (Y) Keputusan Pembelian (Y. Keputusan Pembelian (Y. Keputusan Pembelian (Y. Keputusan Pembelian (Y. Sumber: Output SmartPLS . Berdasarkan tabel 1, nilai outer loading untuk semua indikator dari variabel Citra merek(X. Konten pemasarn(X. E-WOM (X. , dan Keputusan Pembelian (Y) adalah> 0. semua nilai indikator untuk variabel laten adalah valid. Metode lain untuk mengukur Validitas Konvergen adalah dengan memeriksa AVE. Nilai harus di atas 0,5 untuk mendapatkan model yang baik. Pengujian berikutnya melibatkan reliabilitas dan harus di atas di atas 0. 60 pada nilai composite dan nilai Cronbach's alpha > 0,7. Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Hasilnya yakni: Tabel 2. Reliabilitas Komposit SmartPLS 4 Variabel Cronbach's Composite Composite . Citra Merek (X. Kontenn Pemasaran (X. E-WOM (X. Keputusan Pembelian (Y) Sumber: Output SmartPLS . Average extracted (AVE) Pada tabel 2, nilai AVE adalah > 0,5. Artinya nilai dari variabel tersebut adalah reliabel. Sehingga setiap variabel memiliki validitas discriminant tinggi. Disarankan agar nilai (A. > 0,6 dan nilai Cronbach's alpha nilai konstruk > 0. 70 sehingga tingkat reliabilitas variabel yang Citra Merek (X1. Tabel 3. Cross Loading SmartPLS 4 Citra Merek Konten E-WOM (X. Pemasaran (X. (X. Keputusan Pembelian (Y) Citra Merek (X1. Citra Merek (X1. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. Konten Pemasaran (X2. E-WOM (X3. E-WOM (X3. E-WOM (X3. Keputusan Pembelian (Y. Keputusan Pembelian (Y. Keputusan Pembelian (Y. Keputusan Pembelian (Y. Indikator Sumber: Output SmartPLS . Berdasarkan tabel 3, setiap indikator faktor loading yang lebih tinggi daripada lainnya. Artinya indikator penelitian ini telah memenuhi syarat kriteria validitas diskriminan, dengan hasil analisis > 0,6. Langkah selanjutnya membandingkan AVE untuk menentukan hubungan antara hasil berbasis model serta hasil lainnya. Variabel Citra Merek (X. Tabel 4. Nilai AVE kriteria Fornell-Larcker Citra Merek Konten E-WOM (X. Pemasaran (X. (X. Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis Keputusan Pembelian (Y) A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Konten Pemasaran (X. E-WOM (X. Keputusan Pembelian (Y) Sumber: Output SmartPLS . Mengacu tabel 6, kriteria Fornell-Larcker lebih besar daripada hasil nilai konstruk Oleh karena itu, perhitungan citra merek (X. , konten pemasaran (X. E-WOM (X. , dan Keputusan Pembelian (Y) sesuai kriteria validitas diskriminan. Analisis Model Dalam (Inner Mode. Evaluasi model struktural . nner mode. guna mengkaji stabilitas dan keakuratan model Tahapan analisis melalui koefisien determinasi (R. Hasilnya yakni pada tabel 5: Tabel 5. Nilai R-Square SmartPLS 4 R-square R-square Keputusan Pembelian (Y) Variabel Sumber: Output SmartPLS . Pada tabel 5, nilai R-Square untuk variabel keputusan pembelian dijelaskan baik oleh citra merek, konten pemasaran, dan E-WOM sebesar 0,854 atau 85,4% sisanya 14,6% diluar Pengujian Hipotesis Variabel Tabel 6. Pengujian Hipotesis SmartPLS 4 Original Sample Standard sample (O) mean (M) (STDEV) Citra Merek (X. -> Keputusan Pembelian (Y) Konten Pemasaran (X. - 0. >Keputusan Pembelian (Y) E-WOM (X. Keputusan Pembelian(Y) Sumber: Output SmartPLS . (|O/STDEV|) Berdasarkan tabel 6, pengujian inner model variabel citra merek, konten pemasaran dan E-WOM secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian karena Tstatistics > 1,65 dan nilai P-values < 0,05. Pembahasan Citra Merek berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Uji hipotesis bahwa citra merek berpengaruh terhadap Keputusan pembelian. Artinya citra merek sebagai pandangan pada merek akibat kekuatan, keunggulan, serta keunikan yang Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 ditinggalkan oleh produk tersebut. Karena skincare azarine dikenal sebagai brand skincare yang memiliki reputasi baik, sehingga selalu diingat oleh konsumen. Selain itu, skincare yang dijual memiliki keunggulan dipasaran saat ini. Akibatnya, konsumen lebih memilih untuk membeli parfum skincare azarine daripada brand skincare lainya yang membuat skincare azarine selalu teringat pada persepsi konsumen. Hasil ini sebanding dengan teori bahwa brand image berperan penting untuk meningkatkan keputusan pembelian. Hal tersebut dikarenakan pandangan konsumen yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama saat konsumen kurang informasi tentang produk (Philip . Kotler, 2. Dengan ini menunjukkan bahwa merek yang punya citra baik dianggap lebih terpercaya dan menarik, sehingga lebih sering dipilih dibandingkan merek yang kurang dikenal atau memiliki citra buruk Citra merek berperan penting pada keputusan pembelian sebab persepsi konsumen memengaruhi keputusan pembelian, terutama saat konsumen kurang informasi tentang produk (Lia. Ade Ibdalsyah Dan Hilman Hakiem, 2. Dengan ini menunjukkan bahwa merek yang punya citra baik dianggap lebih terpercaya dan menarik, sehingga lebih sering dipilih dibandingkan merek yang kurang dikenal atau memiliki citra buruk. Hasil penelitian konsisten bahwa citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Fatmaningrum. Sakti Riana Susanto Dan Muinah Fadhilah, 2. Penelitian lain (Suhendar. Alfiyah Ayu Atep Dan Muhammad Yusuf, 2. (Kuswalabirama. Teuku Muhammad Ridha Dan Arry Widodo, 2. dengan hasil serupa. Hasil penelitian konsisten bahwa Citra Merek Tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Puspita. Yohana Dian and Ginanjar Rahmawan, 2. Konten Pemasaran berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Uji hipotesis konten pemasaran berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Artinya Content marketing sebagai strategi pemasaran dengan konten relevan, dan konsisten baik berupa video maupun teks dengan tujuan menarik audiens untuk membeli. Pendekatan ini adalah salah satu metode pemasaran digital paling efektif karena kontennya memungkinkan interaksi langsung dengan pelanggan dan meningkatkan citra serta identitas produk melalui penyampaian informasi yang menarik. Hasil ini sebanding dengan teori bahwa konten pemasaran berperan penting untuk meningkatkan keputusan pembelian. Hal tersebut dikarenakan pandangan konsumen yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama saat konsumen kurang informasi tentang produk (Sari. Dewi Komala. Alshaf Pebrianggara and Mas Oetarjo, 2. Content marketing yang menarik, relevan, dan konsisten mampu menciptakan pengalaman digital yang memengaruhi emosi dan persepsi konsumen Hasil ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan konten pemasaran berperan penting dalam meningkatkan penjualan paling efektif dalam bisnis. Hal ini, dikarenakan konten dapat berinteraksi secara langsung dengan para pelanggan, dapat meningkatkan nilai identitas sebuah produk yang dibagikan melalui konten tersebut (Haryanto. Totok Dan Azizah Siti Nur, 2. Hasil ini selaras dimana konten pemasaran memengaruhi terhadap keputusan pembelian, (Putri. Tiara Brescia Citra Savitri Dan Syifa Pramudita Fadilla, 2. Hasil serupa pada penelitian (Nabilah. Ilmi dan Muhammad Fadli Nursal Dewi Sri Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 Wulandari, 2. dan (Nurani. Gita Maya. Sri Zulpadilah dan Syahdan Muhamad Syahid Syafitri Putri Derajat, 2. Hasil penelitian konsisten bahwa Konten Pemasaran Tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Huda. Isra Ul. Anthonius J Karsudjono and Ryan Darmawan, 2. E-Wom berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Uji hipotesis E-WOM berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Artinya EAcWOM adalah pertukaran pendapat, ulasan, atau rekomendasi baik positif maupun negatif terkait produk yang dibagikan daring melalui berbagai media elektronic seperti media sosial, situs ulasan, blog, forum, atau e-mail. Bentuk komunikasi ini dianggap lebih terpercaya daripada iklan karena berasal dari pengalaman konsumen nyata, memiliki jangkauan luas, dan dapat menyebar dengan cepat melalui internet Hasil ini Sesuai dengan teori bahwa E-WOM berperan penting untuk meningkatkan keputusan Hal tersebut dikarenakan pandangan konsumen yang memengaruhi keputusan pembelian, terutama saat konsumen kurang informasi tentang produk (Wardhana. Aditya, 2. E-Wom ialah bentuk komunikasi daring, baik positif maupun negatif, yang dilakukan oleh pelanggan potensial, pelanggan aktual, atau mantan pelanggan mengenai suatu produk atau perusahaan. Hasil ini sebanding dengan teori yang menyatakan E-WOM berperan penting dalam meningkatkan penjualan salah satu cara pemasaran paling efektif (Fatimatu. Zahro, 2. Sebab E-WOM adalah komunikasi online informal dan nonkomersial tentang pendapat produk melalui telepon, e-mail, atau metode komunikasi lain. Hasil penelitian konsisten citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. (Sari. Indah Tri Rinawati dan Citra Rizkiana, 2. Penelitian lain (Noviandi. Ardi, 2. dan (Aropah. Dimas Zainatul Heri Wijayanto dan Dwi Warni Wahyuningsih, 2. juga memberikan hasil serupa. SIMPULAN Berdasarkan pembahasan bahwa Citra Merek. Konten Pemasaran, dan E-WOM berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian produk skincare Azarine. Citra merek membangun persepsi konsumen terhadap kualitas dan kredibilitas produk. Dengan citra yang kuat, konsumen merasa lebih percaya memilih produk Azarine dibandingkan kompetitor. Selanjutnya, konten pemasaran berfungsi sebagai media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi, meningkatkan kesadaran merek, dan mendorong pembelian. Strategi pemasaran yang tepat, seperti penggunaan visual, interaksi langsung, serta penyampaian informasi yang kredibel, dapat meningkatkan minat konsumen terhadap produk Terakhir. EWOM berkontribusi secara signifikan dalam membentuk opini publik terhadap produk melalui ulasan dan rekomendasi dari pengguna lain. Informasi yang tersebar luas secara digital memperkuat keputusan pembelian. Kombinasi dari ketiga faktor ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran sangat penting dalam meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk skincare Azarine. Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis A Amirul Zidan Firmansyah1. Rizky Eka Febriansah2. Dewi Komala Sari3 REFERENSI Achmad. Efendi Dan Yustina Chrismardani. Pengaruh E-Wom Dan Persepsi Nilai Terhadap Keputusan Konsumen Untuk Berbelanja Produk Fashion Secara Online Di Shoppe. Jurnal Kajian Ilmu Manajamen (JKIM) 1. Ade. Apriany Gendalasari Dan Adil Fadillah. Pengaruh Kesadaran Merek Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Amdk Summit. Jurnal Ilmiyah Manajamen Kesatuan 10. 1, 105-114. Aditya. Wardhana. Analisis E-Wom. CV Media Sains Indonesia Bandung. Ajeng. Rahayu dan Rizky Eka Febriansyah. The Influence Of Product Quality,Brand Image,And price on Purchasing Decision For Wardah Cosmetic Products. Journal Of Economic Business And Accounting (COSTING) Institut Penelitian Matematika Komputer Keperawatan Pendidikan Dan Ekonomi (IPM2KPE), 7. Annisa. Himmah Rif'atul Dan Apriatni Endang Prihatni. Pengaruh Citra Merek Dan Electronic Word Of Mouth (E-Wo. Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis 10. 2, 1153-1161. Arizal. Syaparudin Dan Ririn Handayani. Analisis Pengaruh Content Marketing Influencer Dan Media Sosial Terhadap Keptusan Pembelian Konsumen. Jurnal Manajamen Dan Bisnis Terapan 5. 2, 78-83. Aropah. Dimas Zainatul Heri Wijayanto dan Dwi Warni Wahyuningsih. Pengaruh Ewom. Pengetahuan Pengaruh E-wom pengetahuan produk Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Iphone Bekas Bergaransi Ex Internasional Di Ponorogo. Indonesian Journal of Business and Management, 2, 344-358. Ayu. Partiwi Dan Eti. Arini. Pengaruh Kemasan Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Managamen Modal Insani Dan Bisnis (JMMIB) 2. 1, 77-87. Ayunita. Sisman Dan Susana Magdalena Welly Muskita. Pengaruh Promosi Melalui Media Sosial Dan Electronic Word Of Mouth (E-Wo. Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Badati 3. 1, 42-53. Brescia. Putri Tiara. Citra Savitri Dan Syifa Pramudita Fadilla. Pengaruh Konten Pemasaran Dan E-WOM Pada Media Sosial Tiktok Shop Terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z Di Kabupaten Karawang. Jurnal Ekonomi. Keuangan & Bisnis Syariah, 24422454. Fatimatu. Zahro. Pengaruh Electronic Word OF Mouth (E-WOM) Dan Promosi Media Sosial terhadap Minat Pembelian Pada Produk Catalayaonlineshop Di Jakarta. Jurnal Vokasi Administrasi Bisnis 5. 2, 117-126. Fatmaningrum. Sakti Riana Susanto Dan Muinah Fadhilah. Pengaruh Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen. Ekonomi, dan Akuntans. , 4, 176-188. Febyola. Nada Ana Ramadhayanti Dan Usran Masahere. Pengaruh Content Marketing Dan Live Shopping Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Pada Pengguna Tiktok Shop. Jurnal Ekonomi Bisnis Antartika 1. 1, 1-8. Hardani. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif . Yogyakarta: CV. Pustaka