20 PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN GASTRITIS PADA REMAJA DI SMPN 5 MASBAGIK THE INFLUENCE OF HEALTH PROMOTION THROUGH E-BOOKLET MEDIA ON KNOWLEDGE ABOUT GASTRITIS PREVENTION IN ADOLESCENTS AT SMPN 5 MASBAGIK Maruli Taufandas1*. Dina Alfiana Ikhwani1. Anatun Aupia1. Ria Aryanti1. Nandang DD Khairari2 Program Studi Ilmu Keperawatan. STIKes Hamzar. Lombok Timur. Program Studi Keperawatan. Universitas Sari Mutiara Indonesia *E-mail: marta86lombok@gmail. ABSTRAK Gastritis merupakan kondisi dimana terjadi peradangan pada daerah lambung. Keluhan yang sering terjadi pada remaja salah satunya adalah gastritis, karena remaja tidak sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Upaya untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang gastritis dilakukan dengan cara pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan melalui media ebooklet dan leaflet terhadap pengetahuan pencegahan tentang gastritis pada remaja di SMPN 5 Masbagik. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian ini melibatkan 2 kelompok yang bertujuan untuk menggabarkan ada tidaknya pengaruh dan perbandingan antara media e-booklet dan media leaflet untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gastritis dengan jumlah 67 responden dan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji wilcoxon dan uji man whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh sebelum dan sesudah promosi kesehatan dilakukan melalui media e-booklet dan leaflet dengan nilai p-value 0,000 (<0,. Pada penelitian ini tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dari ke dua media tersebut dengan nilai p= 0. = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh promosi kesehatan melalui media e-booklet dan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan Sedangkan perbandingan dari media e-booklet dan leaflet tidak ditemukan perbandingan yang sifnfikan dari ke dua media tersebut. Kata Kunci: Promosi Kesehatan. Media E-Booklet. Pencegahan Gastritis. ABSTRACT Gastritis is a condition characterized by inflammation of the stomach. One common complaint among adolescents is gastritis, which is often caused by not eating breakfast before school. Efforts to increase adolescents' understanding of gastritis include health education. This study aims to determine the effect of health promotion through e-booklet and leaflet media on knowledge of gastritis prevention in adolescents at SMPN 5 Masbagik. This type of research is Quasi Experimental with a non-equivalent control group design. This study involved 2 groups that aimed to describe the presence or absence of influence and comparison between e-booklet and leaflet media to increase adolescent knowledge about gastritis prevention with a total of 67 respondents and a Hal: 20-25 Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media E-Booklet terhadap Pengetahuan Pencegahan Gastritis pada Remaja di SMPN 5 Masbagik stratified random sampling technique. Data analysis used was the Wilcoxon test and the Man Whitney test. The results of this study indicate that there is an influence before and after health promotion is carried out through e-booklet and leaflet media with a p-value 000 (<0. In this study, no significant difference was found between the two media with a p value = 0. 196 > = 0. The conclusion of this study is that there is an influence of health promotion through e-booklet and leaflet media in increasing adolescent knowledge about gastritis prevention. Meanwhile, a comparison of e-booklet and leaflet media did not find a significant comparison between the two media. Keywords: Health Promotion. E-Booklet Media. Gastritis Prevention. Pendahuluan Masalah sosial dan kesehatan masyarakat akibat dari gastritis masih banyak terjadi. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi pentingnya menjaga kesehatan lambung karena gastritis masih saja rendah. Risiko penyakit gastritis masih sangat tinggi dan masalahnya belum terpecahkan. Gastritis atau biasa disebut dengan maag adalah peradangan pada mukosa lambung yaitu submukosa, muskularis, dan serosa. Gastritis biasa disertai gejala seperti nyeri, mual, muntah, keringat dingin, selalu bersendawa, dan muntah darah pada kondisi yang lebih parah (Hakim & Lubis, 2. Gastritis dapat menyerang semua tingkat kalangan usia, namun pada remaja memiliki tingkat resiko lebih besar terkena gastritis. Masa remaja adalah fase antara masa anak-anak dan dewasa dalam rentang usia 10 sampai 18 tahun (Kemenkes 2. Di masa remaja ini proses peralihan individu cenderung mengalami perubahan signifikan dalam kebiasaan makan, aktivitas fisik, dan tingkat stres akibat tekanan akademis dan Selain itu, gaya hidup modern makanan cepat saji dan minuman berkafein tinggi dapat meningkatkan risiko gastritis, hal ini yang menyebabkan gastritis banyak menyerang remaja. Selain itu, kejadian ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan remaja mengenai gastritis dan cara pencegahannya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki prevalensi gastritis pada tahun 2019 956 kasus dan tahun 2020 482 kasus (Dinkes NTB. Gastritis dapat terjadi karena disebabkan oleh berbagai faktor seperti pola makan tidak sehat, konsumsi kopi berlebihan, kebiasaan merokok, dan tingkat kecemasan. Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh (Hidayah, , 2. Pola makan juga sangat berpengaruh terhadap kejadian gastritis karena kebiasaan terlambat makan, sering mengkonsumsi makanan cepat saji, dan minum minuman yang mengandung Mengingat ditimbulkan gastritis sangat besar, maka diperlukan suatu tindakan pencegahan terhadap komplikasi gastritis yang dapat Bahaya meningkatkan pengetahuan perilaku pencegahan gastritis. Pengetahuan sangat berpengaruh dalam tindakan atau perbuatan seseorang. Jika seseorang mengetahui tentang gastritis, seperti penyebab gastritis serta akibat dari Jika dankesadaran mengenai gastritis kurang, makaakan beresiko untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan pemicu gastritis dan akhirnya menderita gastritis (Ariyanti. Berdasarkan pendahuluan di SMPN 5 Masbagik, dengan melakukan wawancara sederhana pada siswa/i didapatkan tingkat Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12. Januari 2026 ISSN. pengetahuan yang dimiliki masih kurang dari 10 orang hanya 3 orang yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukan, dan 7 orang belum terlalu memahami tentang Berdasarkan hasil uraian diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Auapakah ada pengaruh promosi kesehatan melalui media e-booklet dan leaflet terhadap pengetahuan pencegahan gastritis pada remaja di SMPN 5 MasbagikAy? Kesehatan Dilakukan Pada Kelompok Intervensi Dan Kontrol Melalui Media Leaflet Dan E-booklet. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Tingkat Siswa/I Terhadap Pengetahuan Pencegahan Gastritis Sebelum Sesudah Promosi Kesehatan Pada Kelompok Kontrol Melalui Media Leaflet. Metodologi Penelitian Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian yaitu Quasi Experiment dengan desain nonequivalent control group design, untuk mengetahui perubahan pengetahuan tentang pencegahan gastritis sebelum dan sesudah promosi kesehatan dengan media e-booklet dan leaflet. Sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII Populasi yang diketahui jumlahnya cukup besar, maka peneliti akan menggunakan tingkat kesalahan yaitu Maka perhitungan dalam penelitian menetukan ukuran jumlah sampel menggunakan Rumus Slovin didaptkan 67 sampel. Pengambilan sampel pada menggunakan teknik stratified random Terbagi menjadi 34 responden untuk kelompok kontrol dan 33 responden untuk kelompok intervensi. Kegiatan dilakukan pada hari yang Hari pertama menggunakan ebooklet berlangsung selama 45 menit mulai dari pembukaan, pre-test, materi whatshapp group, tanya jawab, dan pos-test. Hari ke dua menggunakan leaflet yang dibagikan kepada siswa, kegiatan berlangsung selama 45 menit mulai dari pembukaan, pre-test, materi, tanya jawab, dan pos-test Instrumen yang digunakan sudah di uji validitas . dan reabilitas dengan alpha cronbachAo 0,904. Hasil Penelitian Distribusi Tingkat Pengetahuan Siswa/I Sebelum dan Sesudah Promosi Kategori Sebelum Sesudah Baik Cukup Kurang Total P-value: 0,000 Berdasarkan tabel 1, distribusi frekuensi tingkat pengetahuan tentang gastritis sebelum diberikan promosi kesehatan melalui media leaflet sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 22 responden . %), sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media leaflet ditemukan peningkatan pada kategori baik sebanyak 23 responden . %). Tabel 2. Distribusi Frekuensi Tingkat Siswa/I Terhadap Pengetahuan Pencegahan Gastritis Sebelum Sesudah Promosi Kesehatan Pada Kelompok Kontrol Melalui Media e-booklet. Kategori Sebelum Sesudah Baik Cukup Kurang Total P-value: 0,000 Berdasarkan tabel 2, distribusi frekuensi tingkat pengetahuan tentang gastritis sebelum diberikan promosi kesehatan melalui media e-booklet sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 2e responden . %), sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media e-booklet ditemukan Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media E-Booklet terhadap Pengetahuan Pencegahan Gastritis pada Remaja di SMPN 5 Masbagik Hal: 20-25 peningkatan pada kategori baik sebanyak 26 responden . %). Analisis Perbedaan Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media E-booklet dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Pencegahan Gastritis Pada remaja Di SMPN 5 Masbagik. Tabel 2. Analisis Perbedaan Pengaruh Promosi Kesehatan Melalui Media E-booklet Leaflet Terhadap Pengethuan Pencegahan Gastritis pada Remaja Kelompok Intervensi Kontrol Tingkat Pengetahuan Baik Cukup p-value: 0,196 Kurang Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa pada kelompok intervensi dan kontrol setelah diberikan promosi masing-masing kategori baik sebanyak 26 responden . %) dngan media e-booklet dan 23 reponden . %) dengan media leaflet. Berdasarkan analisis Mann-whitney di atas terdapat nilai p-value 0. 196 > = 0,05, yang berarti Ha ditolak dan Ho Dapat disimpulkan dari uji kesehatan melalui media e-booklet dengan leaflet. Pembahasan Tingkat pengetahuan siswa/I sebelum dan sesduah diberikan promosi kesehatan tentang gastritis melalui media e-booklet dan leaflet di SMPN 5 Masbagik. Berdasalkan sebelum diberikan promosi kesehatan tentang gastritis sebagian besar pada kelompok intervensi responden berada pada kategori kurang sebanyak 23 responden . %). Sedangkan pada kelompok kontrol hasil pengetahuan sebelum diberikan promosi kesehatan responden berada pada ketegori kurang sebanyak 22 responden . %). Sesudah diberikan promosi kesehatan pada kelompok intervensi dengan media ebooklet tentang gastritis sebagian besar responden berada pada kategori baik sebanyak 26 responden . %). Pada kelompok kontrol dengan media leaflet didapatkan kategori baik sebanyak 23 responden . %). Promosi kesehatan menggunakan media e-booklet dan leaflet sangat berdampak terhadap perubahan tingkat pengetahuan responden. Artinya bahwa kedua media promosi kesehatan tidak ada perbedaan karena kedua media tersebut mampu untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang gastritis. Penelitian ini sejalan dengan Nurhidayatika . , dengan hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh peningkatan skor pengetahuan dan sikap siswa yang diberikan promosi kesehatan (ROKED). Perbedaan Promosi Kesehatan Melalui Media E-booklet dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Pencegahan Gastritis Pada Remaja Di SMPN 5 Masbagik Peneliti perbandingan antara media eboklet dengan leaflet untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan tentang gastritis pada remaja dengan melakukan promosi kesehatan di SMPN 5 Masbagik. Setelah diberikan intervensi dan diambil nilai setelah intervensi tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dari kedua media, namun didapatkan nilai mean ebooklet lebih tinggi dari leaflet. Perbandingan promosi kesehatan dengan media e-booklet dan leaflet pencegahan gastritis pada remaja telah dilakukan uji statistic oleh peneliti dengan menggunakan uji mean whitney pada tingkat kemaknaan = 0,05 dengan nilai (A) yang diperoleh sebesar 0. dengan bantuan spss 16. Karena nilai (A) Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12. Januari 2026 lebih besar dari nilai (), maka Ha ditolak dan Ho diterima, tidak ada perbandingan yang signifikan antara media e-booklet dan leaflet terhadap pengetahuan tentang pencegahan gastritis pada remaja. Namun ditemukan dari nilai mean pengaruh ebooklet lebih tinggi dibandingkan leaflet. Menurut Sundari . , terdapat perbedaan antara peningkatan skor pengetahuan dan sikap remaja yang diberikan promosi kesehatan tentang pencegahan gastritis menggunakan media pop-up book dan yang diberikan media Hasil ini juga sejalan dengan penelitian (Nurlela et al. , 2. , ada pengaruh perbedaan yang signifikan pada perilaku pencegahan gastritis sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Dari kedua intervensi yang dilakukan tidak didapatkan perbedaan yang signifikan, menurut peneliti hal ini terjadi karena kedua media tersebut mampu untuk merubah cara pandang dan tentang gastritis, media e-booklet dan leaflet sama-sama memiliki kelebihan yang mudah di mengerti dan dipahami serta adanya gambar dan penjelasan pada kedua metode tersebut. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan teori Health Belief Model yang menyatakan bahwa promosi kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan, mengubah persepsi individu mengenai kerentanan, keseriusan, manfaat, dan hambatan, serta memberikan isyarat untuk bertindak sehingga mendorong individu melakukan perilaku kesehatan yang lebih baik (Hayden. , 2. Sehingga dapat diartikan bahwa kedua intervesi tersebut sama-sama bisa memberikan dampak positif terhap perubahan pengetahuan responden. Beradasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas peneliti berasumsi bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari media e-booklet dan leaflet untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gastritis. Karena media e-booklet dan leaflet memiliki kemampuan dalam meringkas informasi penting yang memudahkan penggunanya dalam mengakses dan ISSN. membawa kapan saja dan dimana saja untuk dipelajari lebih lanjut. Dengan adanya promosi kesehatan sama halnya dengan pendidikan kesehatan yang dapat mempengaruhi pengetahuan maupun perilaku seseorang untuk mendapatkan ilmu atau informasi penting dan Kesimpulan Sebagian besar pengetahuan yang dimiliki responden di SMPN 5 Masbagik sebelum diberikan promosi kesehatan dengan media e-booklet pengetahuan yang dimiliki berada pada kategori kurang sebanyak 23 diberikan promosi kesehatan dengan media e-booklet sebagian besar responden berada pada kategori baik sebanyak 26 responden . %). Sebagian besar pengetahuan yang dimiliki responden di SMPN 5 Masbagik sebelum diberikan promosi kesehatan dengan media leaflet pengetahuan yang dimiliki responden berada pada kategori kurang sebanyak 22 responden . %) dan setelah diberikan promosi kesehatan dengan responden berada pada kategori baik sebanyak 23 responden . %). Tidak ada perbandingan pengaruh promosi kesehatan melalui media ebooklet meningkatkan pengetahuan remaja terhadap pencegahan tentang gastritis didapatkan dari test statistics nilai p= 196 > = 0,05. Daftar Pustaka