JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO (P-ISSN: 2615-4. (E-ISSN: 2579-9. VOLUME 3 NOMOR 1 JUNI 2019 (Halaman 45-. Diterima: Februari 2018 Dipublikasikan: Juni 2019 PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM PEMANFAATAN PEKARANGAN DI DESA LAPRI KABUPATEN NUNUKAN Empowerment of Women Farmer Group in the Use of Yard in Lapri Village Regency of Nunukan Nia Kurniasih Suryana1*. Hendris2 Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Jalan Amal Lama. Tarakan * Penulis Korespodensi : zylnia@gmail. ABSTRAK Tingkat kemandirian pangan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia cukup rendah, hal ini terlihat dari ketersediaan bahan pangan lebih banyak dipasok dari Malaysia. Potensi alam yang dimiliki masyarakat Sebatik cukup berlimpah termasuk lahan pekarangan yang bisa dimanfaatkan untuk dapat menyediakan pangan secara mandiri. Tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di kelompok wanita tani Au Bunga HarapanAy dan Au Semangat BaruAy selama 3 bulan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita tani dalam memanfaatkan pekarangan dengan budidaya system vertikultur. Target dan luaran yang diharapkan dari Kelompok kelompok wanita tani Au Bunga HarapanAy dan Au Semangat BaruAy ini adalah merubah perilaku yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan budidaya tanaman hortikultur dengan system vertikultur. Kata Kunci : Lahan. Pekarangan. Kelompok Tani. Wanita. Perbatasan ABSTRACT The level of food independence in the border area of Indonesia-Malaysia is quite low, it is seen from the availability of more foodstuffs supplied from Malaysia. The natural potential owned by the Sebatik community is quite abundant including yard that can be used to provide food independently. Place of devotion to the community in the Peasant Women group "Bunga Harapan" and "New Spirit" for 3 The purpose of this community service is to increase the knowledge and skills of the farmer's group in the use of the yard with the cultivation of the verticulture system. The Target and exterior expected of the group of women farmers "Bunga Harapan" and "new spirit" are changing behaviors that include knowledge, skills and attitude of society through counseling, horticultured cultivation training With a planting system. Keywords: Land. Yard. Farmer Group. Women. Border PENDAHULUAN Pekarangan dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman seperti tanaman pengganti makanan pokok, hias, obat dan lain-lain. Penataan tanaman ini dipekarangan dapat dilakukan sedemikian Kesegaran makanan yang tersedia seperti sayur dan buah mengalami degradasi kualitas dalam perjalanannya. yang bisa dilakukan adalah memperdekat akses terhadap bahan makanan tersebut. Dengan demikian kebutuhan gizi keluarga dapat dipenuhi secara berkesinambungan keluarga tani dalam budidaya tanaman (Suedi,dkk, 2. Disamping itu juga menanam sayuran di pekarangan dapat Nia K. Hendris. PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITAA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO (P-ISSN: 2615-4. (E-ISSN: 2579-9. melestarikan lingkungan karena oksigen Permasalahan di wilayah perbatasan adalah ketersediaan bahan pangan terutama Desa Lapri Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan merupakan salah satu desa yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia. Mata pencaharian penduduknya lebih banyak di sector pertanian dan perkebunan. Komoditi yang banyak diusahakan adalah padi, sawit dan Ketersediaan bahan pangan jenis hortikultura terutama sayuran justru lebih banyak dipasok dari Negara tetangga yaitu Malaysia. Dengan demikian ada beberapa prioritas kebutuhan terutama di wilayah perbatasan secara umum yang meliputi. Penguatan Peningkatan SDM melalui pelatihan . Pemberdayaan lahan . Pengadaan atau inisiasi lahan budidaya. Kegiatan Budidaya di lahan demplot. Pemanfaatan memberikan nilai positif pada penekanan pengeluaran biaya rumah tangga. Kegiatan pemberdayaan kelompok wanita tani pekarangan diharapkan dapat menyediakan pangan secara mandiri dan meningkatkan kesejahteraan (Syarief. dkk, 2. METODE Berdasarkan dihadapi oleh masyarakat Desa Lapri Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan maka ada beberapa solusi yang ditawarkan yaitu : Penyuluhan Penyuluhan yang diberikan kepada kelompok wanita tani di Desa Lapri Kabupaten Nunukan bertujuan untuk VOLUME 3 NOMOR 1 JUNI 2019 (Halaman 45-. meningkatkan pengetahuan tentang cara membuat media tanam , membuat pupuk organik serta cara budidaya hortikultur dengan system vertikultur . Metode penyuluhan dilakukan secara kelompok dengan melakukan pertemuan, serta Media yang dipergunakan media terproyeksi berupa gambar dan atau tulisan lewat slide. Materi yang disampaikan dalam penyuluhan meliputi : Pembuatan Media Vertikultur . Pembuatan Pupuk Organik . Cara Budidaya Hortikultur dengan system vertikultur Pelatihan Pelatihan seseorang dapat melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan standar. Pelatihan kelompok wanita tani di Desa Lapri Kabupaten Nunukan dengan praktek secara langsung cara budidaya tanaman hortikultur dengan system vertikultur. Pelatihan yang diberikan meliputi : Praktek Media Vertikultur . Praktek cara menanam tanaman hortikultur dengan system vertikultur Pendampingan Kegiatan pendampingan dimaksudkan perkembangan usahanya dari apa yang telah Program Pengabdian Masyarakat Pendampingan dilakukan dengan tujuan kegiatan yang ada tetap berjalan dengan hasil akhirnya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat perbatasan. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan. Materi dalam penyuluhan dan pelatihan berdasarkan pada Nia K. Hendris. PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITAA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO (P-ISSN: 2615-4. (E-ISSN: 2579-9. HASIL DAN PEMBAHASAN Penyuluhan Pemanfaatan Pekarangan Penyuluhan dilaksanakan dengan tujuan memanfaatkan lahan pekarangan supaya lebih produktif dan mengetahui bagaimana memanfaatkan lahan yang sempit dengan sistem vertikultur. Penyuluhan dilaksanakan tanggal 20 Juli 2018 bertempat di Kantor Desa Lapri. Sasaran kegiatan penyuluhan ini adalah anggota Kelompok Wanita Tani Bunga Harapan dan Kelompok Wanita Tani Semangat Baru sebanyak 20 orang. VOLUME 3 NOMOR 1 JUNI 2019 (Halaman 45-. atau perencanaan pemanfaatan pekarangan harus memperhatikan hal-hal sebagai Pengolahan lahan. Menentukan Jenis Tanaman. Menentukan Tata Letak Tanaman. Pemeliharaan baik untuk lahan maupun tanaman merupakan hal yang harus Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian ini adalah rata-rata 90 % dari peserta telah mengetahui dan Tabel 1. Pemahaman Sasaran Setelah Dilakukan Penyuluhan Sumber: Pengolahan Data Primer, 2018 Gambar 1. Pelaksanaan Penyuluhan Tentang Pemanfaatan Pekarangan Materi yang disampaikan meliputi pengertian tentang pekarangan, manfaat serta model pemanfaatan pekarangan. Pekarangan dapat dimanfaatkan sebagai warung hidup, apotek hidup, lumbung hidup maupun bank hidup. Sebagai apotek hidup, dimana pekarangan ditanami berbagai jenis tanaman yang dapat dijadikan obat keluarga (TOGA). Model Pelatihan Budidaya Vertikultur Pelatihan dilaksanakan bertujuan untuk Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2018 bertempat di halaman Kantor Desa Lapri. Materi yang disampaikan mengenai cara budidaya vertikultur yang dapat diaplikasikan di pekarangan rumah. Sistem pemanfaatan pekarangan dengan teknik budidaya vertikultur adalah sistem budidaya yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sistem ini sangat cocok diterapkan di wilayah perkotaan seperti wilayah tempat dilakukan penelitian ini yang memiliki lahan pekarangan yang Pada sistem ini budidaya dilakukan untuk mengoptimalkan lahan dengan memanfaatkan media yang ditempatkan Nia K. Hendris. PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITAA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO (P-ISSN: 2615-4. (E-ISSN: 2579-9. VOLUME 3 NOMOR 1 JUNI 2019 (Halaman 45-. selain itupola ini juga menghemat dalam penggunaan pupuk dan Vertikultur sangat bermanfaat untuk memaksimalkan hasil karena jumlah tanaman yang dapat dibudidayakan menjadi lebih banyak dan bisa beragam jenis bila Teknik budidaya vertikultur dalam penelitian ini menggunakan 3 macam berdasarkan tata letaknya, yaitu vertikultur vertikultur bergantung. Kesemua jenis tersebut mudah untuk dilakukan oleh anggota keluarga dan sangat cocok untuk tanaman hortikultur terutama sayuran dan tanaman obat. Media yang digunakan untuk budidaya vertikultur ini berasal dari paralon dan botol plastik bekas. Gambar 3. Media dan Sistem Vertikultur secara Berdiri Vertikultur Bergantung Gambar 2. Media dan Sistem Vertikultur secara Bertingkat Vertikultur Berdiri Disebut vertikultur berdiri karena wadah yang digunakan untuk menanam sayuran dalam keadaan berdiri di atas tanah. Wadah pemeliharaannya sama dengan penanaman di pot. Selain pipa PVC, teknik bertanam ini juga bisa diterapkan pada bambu berdiameter besar . ambu betun. dengan terlebih dahulu membuang pembatas Nia K. Hendris. PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITAA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO (P-ISSN: 2615-4. (E-ISSN: 2579-9. VOLUME 3 NOMOR 1 JUNI 2019 (Halaman 45-. langsung dilakukan dengan melalui media seperti telepon, dan media social. Gambar 4. Media dan Sistem Vertikultur Secara Bergantung Indikator pengabdian ini adalah rata-rata 95 % dari peserta kegiatan telah mampu membuat budidaya sistem vertikultur. Tabel 2. Keterampilan Sasaran Setelah Dilakukan Pelatihan PENUTUP Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwa tim pengabdi telah: Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota Kelompok Tani Bunga harapan dan kelompok Wanita Tani Semangat Baru dalam memanfaatkan pekarangan untuk budidaya tanaman Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota Kelompok Tani Bunga dan kelompok Wanita Tani Semangat Baru dalam melakukan budidaya secara vertikultur. DAFTAR RUJUKAN Amanah. Makna Penyuluhan dan Transformasi Prilaku Manusia. Jurnal Penyuluhan. Desember 2007 Vol 3 No 1. ISSN : 1858. Badan Pusat Statistik. Tarakan Dalam Angka Tahun 2014. Tarakan. Sumber: Pengolahan Data Primer, 2018 Pendampingan Pendampingan penyuluh yang menjadi pembina kelompok Wanita Tani Bunga harapan dan kelompok Wanita Tani Semangat Baru. Pendampingan secara langsung dan tidak langsung. Pendampingan secara langsung dengan cara individu melalui kunjungan rumah dan kunjungan ke lokasi usaha dan secara kelompok melalui pertemuan dan diskusi, sementara pendampingan secara tidak Suaedi,Nurhilal,Musindar. Peran Wanita Tani dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Tanaman Pangan. Jurnal Perbal. Fakultas Pertanian. Universitas Cokroaminoto. Palopo. Volume 2 No 3 . 3 Oktober Syarief. Sumardjo. Fatchia. Kajian Model Pemberdayaan Ketahanan Pangan di Wilayah Perbatasan Antar Negara(Assessment of Food Security Empowerment Modelin Inter-State Borde. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). April 2014Vol. : 913 ISSN 0853 Ae4217. Nia K. Hendris. PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITAA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb