Ratna Dewi. Angges GAMBARAN EFEK SAMPING KONTRASEPSI KB SUNTIK 1 BULAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 1 BULAN DI RUMAH BERSALIN DAN BALAI PENGOBATAN UMMI PALEMBANG Ratna Dewi1. Angges2 Program Studi Dipoma i Kebidanan STIKes Pondok Pesantren Assanadiyah Palembang Jl. Banten VI plaju kec seberang ulu II palembang Email: ratnadewiandira@gmail. com1, anggesbda@gmail. Abstrak KB suntik adalah kontrasepsi yang menyuntikkan suatu sintesa progestin yang mempunyai efek seperti progesteron asli dari tubuh wanita. Tujuan untuk mengetahui gambaran efek samping kontrasepsi KB suntik 1 bulan pada akseptor KB suntik 1 bulan. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross Subjek penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB suntik 1 bulan di rumah bersalin dan balai pengobatan ummi palembang, sebanyak 26 responden. Hasil penelitian diketahui dari 26 responden akseptor KB suntik 1 bulan yang mempunyai siklus haid 28 hari yaitu 24 responden . ,3% dan yang mempunyai siklus haid 35 hari yaitu 2 responden . %). Keluhan akseptor KB suntik 1 bulan berupa sakit kepala sebanyak 5 responden . ,2%), gangguan haid yaitu 2 responden . ,7%, keputihan sebanyak 19 responden . ,0%) dan tidak ada keluhan yaitu 19 responden . ,0%). Perubahan berat badan akseptor KB suntik 1 bulan yang naik yaitu 18 responden . ,2% dan yang tidak naik yaitu 8 responden . ,8%). Diharapkan pimpinan dan bidan rumah bersalin dan balai pengobatan ummi palembang dapat memberikan informasi atau konseling kepada ibu tentang efek samping KB suntik 1 bulan dan macam kontrasepsi sehingga pasien dapat menentukan pilihan alat kontrasepsi yang sesuai. Kata kunci : akseptor KB suntik, siklus haid, keluhan ibu perubahan berat badan Abstact Injectable birth control is a contraceptive that injects a synthesized progestin that has an effect like the original progesterone from a woman's body. The aim is to find out the description of the side effects of 1 month injectable birth control contraception on 1 month injectable family planning acceptors. This type of research is descriptive with cross sectional design. The research subjects were all mothers who received 1 month injection of Rumah bersalin dan balai pengobatann ummi Palembang, as many as 26 The results showed that 26 respondents who received 1 month injection of family planning who had a 28-day menstrual cycle, namely 24 respondents . 3% and who had a 35-day menstrual cycle, namely 2 respondents . %). Complaints of acceptors of 1 month injection of family planning in the form of headaches 5 respondents . 2%), menstrual disorders 2 respondents . 7%, vaginal discharge 19 respondents . 0%) and no complaints 19 respondents . 0%) Changes in body weight of injectable birth control acceptors 1 month which increased, namely 18 respondents . 2% and which did not increase, namely 8 respondents . 8%). It is hoped that the leadership and midwives of Rumah bersalin dan balai pengobatann ummi Palembang, center can provide information or counseling to mothers about the side effects of 1st injection birth control months and types of contraception so that patients can determine the appropriate choice of contraception. Keywords: injectable KB acceptors, menstrual cycle, maternal complaints of changes in body weight Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Ratna Dewi. Angges PENDAHULUAN KB suntik adalah kontrasepsi yang menyuntikkan suatu sintesa progestin yang mempunyai efek seperti progesteron asli dari tubuh wanita. Salah satu tujuan utama dari mengembangkan suatu metode kontrasepsi yang berdaya kerja panjang . yang tidak membutuhkan pemakaian setiap hari atau setiap akan bersenggama tetapi (Suratun. , 2008. Berdasar World organization (WHO), dewasa ini hampir 380 pasangan menjalankan keluarga berencana dan 65-75 juta diantaranya di negara Seperti kontrasepsi oral, suntik dan implan, kontrasepsi hormonal yang digunakan dapat memiliki pengaruh positif maupun negatif terhadap berbagai organ genetalia maupun non genetalia. Di Amerika Serikat, jumlah pengguna kontrasepsi suntik sebanyak 30%. (Verralis. Berdasarkan data survei demografi dan kesehatan indonesia (SDKI) tahun 2003 terdappat kecenderungan peningkatan jumlah pengguna kontraseps jenis injeksi dari 11,7% pada tahun 1991, 15,2% pada tahun 1994, dan 21,1% pada tahun 1997. Kemudian pada tahun 2022-2003 meningkat menjadi 27,8%. Prevalensi KB menurut alat dan cara KB berdasarkan hasil mini survesy peserta aktif tahun 2007 di Indonesia adalah 66,2%. Alat atau cara KB yang dominan dipakai adalah suntikan 34%, pil 17%. IUD 7%, implan 4%. MOW 2,6%. MOP 0,3%, kondom 0,6%. Kontrasepsi suntik memiliki efektifitas yang tinggi dengan 0,3 kehamilan per 100 perempuan/tahun, dilakukan secara teratur dan sesuai jadwal. (Erna setyaningrum dan Aziz, 2. Hormon progesteron dan estrogen yang terkandung dalam kontrasepsi suntik menyebabkan berbagai efek samping sehingga pemakaian kontrasepsi suntik dianjurkan maksimal 2 tahun atau 8 kali suntikan setelah itu ganti metode kontrasepsi lain untuk memulihkan keseimbangan hormon yang ada dalam tubuh. (Sari. Suherni and Purnamaningrum, 2. Penggunaan memiliki keuntungan yaitu sangat efektif, pencegahan kehamilan jangka panjang, tidak berpengaruh pada hubungan suami istri, tidak memiliki pengaruh ppada ASI, dapat digunakan oleh perempuan usia > 35 tahun sampai perimenopause, membantu mencegah kanker endometrium dan kehamilan ektopik, menurunkan krisis anemia bulan sabit. Selain keuntungan juga terapat efek samping dari kontrasepsi suntikan 1 bulan pada ibu seperti sering terjadi gangguan siklus haid, permasalahan berat badan, terlambat kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian, tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sebelum suntikan berikutnya dan pemakaian kekeringan pada vagina menurunkan libido, gangguan emosi sakit kepala dan jerawat. (Erna setyaningrum dan Aziz, 2. Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang gambaran efek samping kontrasepsi KB suntik 1 bulan pada akseptor KB suntik 1 bulan di rumah bersalin dan balai pengobatan ummi palembang. METODE PENELITIAN Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan desain cross (Notoadmodjo. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 Januari Ae 24 Februari 2021 di Rumah bersalin dan balai pengobatan ummi Target/Subjek Penelitian Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB suntik di Rumah Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Ratna Dewi. Angges bersalin dan balai pengobatan ummi Sampel penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB suntik 1 bulan di Rumah bersalin dan balai pengobatan ummi Prosedur Prosedur penelitian terdiri dari 4 Tahap pertama adalah perizinan dari institusi dan tempat penelitian. Tahap kedua adalah pengisian inform consent dimana seluruh responden wajib mengisi inform respondenpenelitian dan bersedia bahwa hasil analisa data akan dipubikasikan. Tahap ketiga adalah pengumpulan data dengan cara observasi data dari catatan medis dan kebidanan dan menggunakan lembar cecklist. Tahap keempat adalah pengumpulan data dan analisa data. Data, instrumen, dan teknik pengumpulan Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data siklus haid, keluhan dan berat badan akseptor KB suntik 1 bulan yang dikategorikan sesuai dengan defenisi operasional penelitian. Instrumen menggunakan lembat cecklist. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi data catatan medis dan kebidanan menggunakan lembar cesklist. (Aziz Alimul Hidayat, 2. Teknik Analisa Data Analisa data yang dilakukan adalah analisa data univariat yaitu dimana hasil yang ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, hasil penelitian di narasikan untuk mendapakan gambaran dari variabel siklus haid, keluhan dan berat badan akseptor KB suntik 1 bulan di Rumah bersain dan balai pengobatan ummi palembang. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sikus Haid Tabel 1 Distribusi frekuensi siklus haid Siklus Haid Siklus 28 hari Siklus 35 hari Jumlah Frekuensi Persentase 92,3 % 7,7 % Berdasarkan tabel 1 diketahui bahwa akseptor KB suntik 1 bulan yang mempunyai siklus haid 28 hari yaitu 24 responden . ,3% dan yang mempunyai siklus haid 35 hari yaitu 2 responden . %). Siklus haid rata-rata 21-35 hari, terkadang siklus haid terjadi setiap 21 hingga 30 hari. Umumnya haid berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Siklus haid yang tidak teratur kebanyakan terjadi akibat faktor Seorang wanita yang memiiki hormon estrogen dan progesteron yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya haid dalam waktu yang lebih cepat. Hasil kesenjangan antara teori dan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa akseptor KB suntik 1 bulan rata-rata tidak mengalami gangguan siklus haid karena siklus haid yang dialami masih dalam masa siklus normal yaitu 21-35 hari. Keluhan akseptor KB suntik 1 bulan Tabel 2 Distribusi frekuensi keluhan akseptor KB suntik 1 bulan Keluhan Frekuensi Sakit kepala Gangguan haid Keputihan Tidak Jumlah Persentase 19,2 % 7,7 % 0,0 % 73,0 % Berdasarkan tabel 2 diketahui bahwa akseptor KB suntik 1 bulan yang mempunyai keluhan sakit kepala sebanyak 5 responden . ,2%), gangguan haid yaitu 2 responden . ,7%, keputihan sebanyak 19 responden . ,0%) dan tidak ada keluhan yaitu 19 responden . ,0%). Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Ratna Dewi. Angges Sakit kepala yang terjadi pada satu sisi atau seluruh bagian kepala biasanya bersifat sementara. Pusing dan sakit kepala disebabkan oeh reaksi tubuh terhadap hormon prgesteron sehingga hormon estrogen fluktuatif . engalami penekana. dan progesteron dapat mengikat air sehingga sel-sel dalam tubuh mengalami perubahan sehingga terjadi penekanan pada syaraf otak. (Suratun. , 2008. Penelitian Chrad menyebutkan bahwa sakit kepala yang dirasakan oleh akseptor KB yang menetap bisa disebabkan oleh penyakit bawaan yang pernah di derita seperti migrain. Seorang perempuan yang mulai menggunakan cyclogeston harus mendapatkan informasi tentang kemungkinan sakit kepala yang akan dilami dan bersifat sementara. Jika masih sakit kepala, bisa diberikan obat penghilang nyeri seperti asetol atau paracetamol 500 mg 3x1, bila tidak ada perubahan disarankan untuk ganti menggunakan kontytrasepsi non (Varney, 2. Akseptor KB suntik 1 bulan tidak mengalami keputihan dan tidak ada keluhan selama menjadi akseptor KB suntik 1 bulan. Hasil kesenjangan antara teori dan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa akseptor KB suntik 1 bulan rata-rata tidak mengalami keluhan yang berlebih dan masih bisa diatasi. Berat Badan akseptor KB suntik 1 Tabel 3 Distribusi frekuensi berat badan akseptor KB suntik 1 bulan Berat Badan Naik Tidak Naik Jumlah Frekuensi Persentase 69,2 % 30,8 % Berdasarkan tabel 3 diketahui bahwa berat badan akseptor KB suntik 1 bulan yang naik yaitu 18 responden . ,2% dan yang tidak naik yaitu 8 responden . ,8%). Perubahan berat badan pada akseptor KB suntik dipengaruhi oleh hormon progesteron yang kuat sehingga merangsang hormon nafsu makan yang ada di Dengan meningkatnya nafsu makan dari biasanya maka terjadi kelebihan zat-zat gizi dimana akan dirubah menjadi lemak dan disimpan dibawah kulit maka terjadi kenaikan berat badan. Perubahan berat badan akibat adanya penumpukkan lemak yang berlebih hasil sintesa dari karbohidrat menjadi lemak. (Mansjoer Arief, 2. Hasil peneitian yang dilakukan oleh Sari. , dkk tahun 2015 pada akseptor KB suntik di puskesmas kalasan tahun 2015 bahwa dari 13 responden terdapat 9 . ,3%) akseptor yang mengalami kenaikan berat badan dan 4 . ,7%) akseptor yang tidak mengalami kenaikan berat badan. Hasil penelitian sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Sari. , dkk . bahwa terjaddi kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik dikarenakan pengaruh dari hormon progesteron yang terkandung didalam obat KB suntik. (Sari. Suherni and Purnamaningrum, 2. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian bahwa tidak terjadi perubahan siklus haid pada akseptor KB suntik 1 bulan, untuk keluhan akseptor selama menggunakan KB suntik 1 bulan seperti sakit kepala masih bisa diatasi, dan terjadi kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik 1 bulan karena ppengaruh hormon pprogesteron yang terdapat didalam obat KB 1 bulan. SARAN Bagi pimpinan dan bidan rumah bersalin dan diharapkan dapat memberikan informasi atau konseling kepada ibu tentang efek samping KB suntik 1 bulan dan macam kontrasepsi sehingga pasien dapat menentukan pilihan alat kontrasepsi yang sesuai. UCAPAN TERIMA KASIH Terimakasih kepada ketua stikes pondok pesantren assanadiyah, pimpinan rumah Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2023 Ratna Dewi. Angges bersalin dan balai pengobatan ummi paembang, dan seluruh pihak yang telah membantu dalam penelitian ini sehingga bisa selesai tepat waktu. DAFTAR PUSTAKA