E-ISSN : 2797-1910 Vol. No. Desember 2023. Hlm. DOI: 10. 37274/ukazh. Kata Cinta dan Padanannya Dalam Novel Laila Majnun Karya Nizami Marup Institut Agama Islam Sukabumi. Indonesia mangmaruf4@gmail. com@gmail. Abstract This research analyzes the meaning of love in the novel "Laila Majnun" by Nizami with three main focuses: . Identifying words that refer to love in the novel, . Determining the collocations of the meaning of love, and . Analyzing the levels of love. A descriptive analysis method was used by collecting data from the novel. The data were then sorted with the help of a dictionary to identify words related to love. A semantic approach was employed to understand the relationships between these words. The research results show that there is a significant vocabulary that describes love in the novel, including words like "A EOOAUA EOAUA EOCAUA EIAUA ECAUA ENOOAUAEA. " The analysis also reveals different levels of love, starting from "A "ENOOAand culminating in "A "EIAas the highest level, representing enduring and irreplaceable love. Keywords: Love, the novel "Laila Majnun" by Nizami. Identification of words. Collocation of the meaning of love. Levels of love. Descriptive analysis method. Semantic approach. Vocabulary of love in the novel. Abstrak Penelitian ini menganalisis makna cinta dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami dengan tiga fokus utama: . Identifikasi kata-kata yang merujuk pada cinta dalam novel, . Menentukan kolokasi makna cinta, dan . Menganalisis tingkatan cinta. Metode deskriptif analisis digunakan dengan mengumpulkan data dari novel tersebut. Data tersebut kemudian disortir dengan bantuan kamus untuk mengidentifikasi kata-kata yang terkait dengan cinta. Pendekatan semantik digunakan untuk memahami hubungan antara kata-kata tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah kosakata yang menggambarkan cinta dalam novel, termasuk kata-kata seperti "A EOOAUA EOAUA EOCAUA EIAUA ECAUA ENOOAUAEA. " Analisis juga mengungkapkan tingkatan cinta, yang dimulai dari "A "ENOOAdan berakhir dengan "A "EIAsebagai tingkatan tertinggi, yang menggambarkan cinta yang tetap dan tak tergantikan. Kata Kunci: Cinta. Novel "Laila Majnun" karya Nizami. Identifikasi kata-kata. Kolokasi makna cinta. Tingkatan cinta. Metode deskriptif analisis. Pendekatan semantik. Kosakata cinta dalam novel Diserahkan: 07-10-2023 Disetujui: 03-11-2023. Dipublikasikan: 28-12-2023 Marup PENDAHULUAN Karya sastra seringkali membuka jendela ke dalam kompleksitas bahasa dan makna yang mempesona. Salah satu contoh sastra klasik Persia yang terkenal dengan kisah tragis cinta antara dua tokoh. Qais dan Laila, terdapat dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami. Sastra memainkan peran penting dalam pemahaman makna cinta dan bahasa, dan penelitian ini mengarahkan perhatian pada eksplorasi yang mendalam terhadap elemen ini. Dalam sebuah karya sastra, bahasa berperan sentral dalam menggambarkan nuansa perasaan dan menyampaikan makna cinta. Namun, bahasa sastra juga memiliki kemampuan untuk merangkai berbagai makna dalam konteks yang berbeda. Novel "Laila Majnun" telah lama dikenal sebagai salah satu karya sastra terbesar dalam literatur Persia. Kisah cinta yang diceritakan dalam novel ini memiliki banyak dimensi, dan cinta yang diungkapkan di dalamnya hadir dalam berbagai bentuk. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada analisis kata-kata yang merujuk pada cinta dalam novel tersebut, dan mengeksplorasi pemahaman semantik terhadap kata-kata Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan novel asli "Laila Majnun" sebagai sumber data, yang diambil dari perpustakaan umum di Beirut. Libanon. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana bahasa digunakan untuk merangkai makna cinta dalam konteks sastra. Penelitian ini mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting, seperti katakata apa yang dianggap mencerminkan makna cinta dalam novel "Laila Majnun", bagaimana kata-kata tersebut berkolokasi dalam konteks novel, dan bagaimana tingkatan makna cinta terwakili dalam kisah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahasa, makna, dan lapisan perasaan cinta dalam novel ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana bahasa digunakan dalam konteks sastra, khususnya dalam novel "Laila Majnun", yang menjadi cakrawala bagi cinta dalam berbagai bentuk dan makna. Penelitian ini diharapkan akan memberikan kontribusi pada pemahaman tentang penggunaan bahasa Arab dalam konteks sastra, memperluas pengetahuan dalam bidang semantik dan sastra, dan mendorong penelitian lebih lanjut tentang hubungan antara bahasa dan sastra. Dengan tujuan teoretis dan pragmatis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan tentang penggunaan bahasa dalam konteks sastra, serta memberikan pemahaman yang lebih baik tentang makna cinta dalam novel "Laila Majnun. " Penelitian ini mengisi celah yang belum tercakup oleh penelitian-penelitian sebelumnya dan Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Kata Cinta dan Padanannya Dalam Novel Laila Majnun Karya Nizami diharapkan dapat membuka jendela baru pada kekayaan bahasa dan makna dalam sastra klasik ini. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dan pendekatan semantik untuk mengidentifikasi kata-kata yang mengandung makna cinta dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami. Data diperoleh dari novel tersebut, dan setelah pengumpulan data, kata-kata yang dianggap bermakna cinta dianalisis berdasarkan konteks. Penelitian bertujuan untuk memahami makna cinta dalam konteks novel dan mengklasifikasikan kata-kata yang terkait. Ini berkontribusi pada pemahaman bahasa Arab, semantik, dan sastra. Metode ini adalah kunci untuk membuka pintu pada pemahaman yang lebih mendalam tentang bahasa, semantik, dan sastra, sekaligus memberikan wawasan yang lebih kaya tentang bahasa Arab dan kompleksitas cinta dalam novel "Laila Majnun. HASIL DAN PEMBAHASAN Temuan Penelitian Kata Cinta Dan Padanannya Pada Novel Laila Majnun Karya Nizami Penelitian ini menganalisis penggunaan kata-kata dalam bahasa Arab yang mengandung makna cinta dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami. Kata-kata tersebut, seperti "A( "EAcint. , "A( "ENOOAkeingina. , "A( "ECAkecintaa. , "A( "EIAcinta kasi. , "A"EOCA . , "A( "EOAkemurkaa. , dan "A( "EOOAkemurkaa. , memiliki peran penting dalam membentuk narasi cinta yang berkesan dalam karya sastra ini. Dalam konteks novel "Laila Majnun," kata "A "EAatau cinta digunakan untuk mengekspresikan perasaan kasih sayang yang mendalam antara tokoh utama. Laila dan Majnun. Kata ini mewakili inti dari makna cinta dalam novel ini. " A( "ENOOAkeingina. menggambarkan dorongan dan keinginan yang kuat dari tokoh-tokoh utama untuk bersatu meskipun berbagai rintangan yang menghadang. "A( "ECAkecintaa. menggambarkan cinta yang mendalam, hampir sejati, yang meleburkan jiwa Laila dan Majnun. Ini mencerminkan kedalaman dan ketulusan perasaan cinta dalam novel. "A( "EIAcinta kasi. menunjukkan intensitas cinta yang menggebu dan membutakan pandangan tokoh utama terhadap dunia di sekitar mereka. Kemudian, "A( "EOCArind. adalah ungkapan rasa kerinduan dan keinginan untuk bersama, yang terasa kuat dalam novel ini. Kata ini menciptakan ketegangan emosional yang kuat dalam kisah. "A( "EOAkemurkaa. menggambarkan rasa kemarahan dan kekecewaan yang muncul ketika cinta terhalang oleh berbagai rintangan dan konflik. Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Marup "A( "EOOAkemurkaa. adalah ekspresi cinta yang mampu memicu kemarahan dan kesedihan yang mendalam, ketika tokoh-tokoh utama merasa terpisah. Ini menciptakan lapisan konflik yang menggugah emosi dalam cerita. Selain analisis kata-kata tersebut, penelitian ini juga menggunakan teori semantik dan konteks sastra untuk memahami perubahan makna kata-kata dalam berbagai situasi dalam novel. Hal ini membantu memahami kompleksitas cinta yang terwakili dalam berbagai nuansa dan intensitas. Penelitian ini menjembatani pemahaman tentang bahasa Arab, semantik, dan sastra, dengan fokus khusus pada bagaimana bahasa digunakan untuk menggambarkan dan menyampaikan perasaan cinta dalam konteks novel "Laila Majnun. Dalam keseluruhan penelitian, pendekatan analisis ini membantu kita merasakan kekayaan bahasa dan makna dalam sastra, dan bagaimana sastra mampu merangkai perasaan manusia dengan kata-kata. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang penggunaan bahasa dalam sastra dan menghadirkan wawasan yang kaya tentang kompleksitas cinta dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami. Kolokasi Makna Cinta Dalam Novel Laila Majnun Karya Nizmi Analisis tentang kolokasi makna cinta dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami mengungkap pentingnya konteks dalam menafsirkan kata-kata dalam bahasa Arab. Kata-kata seperti A( EAcint. A( ENOOAkeingina. A( EIAcinta yang menyala-nyal. AEOCA . A( EOApenemua. , dan A( EOOAjatuh cint. memiliki makna yang bervariasi tergantung pada hubungan kolokasi dan konteks penggunaannya. Sebagai contoh, kata AEA, yang berarti "cinta," dapat mengambil makna alternatif seperti "biji-bijian" dalam konteks yang berbeda. Ini menunjukkan bagaimana hubungan kata dengan kata lain dalam kalimat dapat mengubah makna suatu kata. Hal yang sama berlaku untuk kata AENOOA, yang dapat bermakna "keinginan" atau "mencintai" tergantung pada konteks penggunaannya. Namun, dalam novel "Laila Majnun," kata-kata ini secara konsisten menggambarkan makna cinta, terutama dalam kolokasi dengan kata A( ECEAhat. Ini menegaskan bagaimana konteks dan kolokasi kata-kata lain memengaruhi makna katakata tersebut dalam sastra. Pemahaman yang lebih dalam tentang kolokasi makna ini membantu mengungkap kompleksitas bahasa Arab dalam konteks sastra dan bagaimana kata-kata dapat mengambil makna yang mendalam dalam berbagai nuansa cerita. Ini juga Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Kata Cinta dan Padanannya Dalam Novel Laila Majnun Karya Nizami menggarisbawahi pentingnya memahami konteks dan hubungan semantis dalam bahasa Arab untuk memahami sepenuhnya makna cinta dalam novel "Laila Majnun. Tingkatan Cinta Dalam Novel Laila Majnun Karya Nizmi Analisis tingkatan cinta dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami menggambarkan kompleksitas perasaan cinta dalam bahasa Arab. Terdapat perbedaan makna dan intensitas yang mencerminkan tingkat perasaan cinta yang berbeda. Pada tingkatan pertama. AENOOA, cinta muncul dari pandangan mata dan keinginan awal tanpa keterikatan kuat. AEA, sebaliknya, menggambarkan perasaan tertarik tanpa perlu memiliki, seringkali sebagai perasaan yang lebih kasual. A EOCAmenggambarkan cinta yang lebih intens, dengan perasaan berkobar-kobar dalam hati seseorang. A EIAsering digunakan untuk menggambarkan cinta yang serius dan penuh gairah. A EOAmenggambarkan cinta yang mendalam, seringkali disertai dengan kesedihan dan Sedangkan. A EOOAmencerminkan tingkatan konseptual paling dalam, menciptakan perasaan cinta yang sangat intens, bahkan dengan perasaan kesedihan yang dalam karena rindu. Dalam novel "Laila Majnun," kedua tokoh utama. Laila dan Majnun, mengalami perasaan cinta dalam berbagai tingkatan ini, yang mencerminkan perjalanan emosional dan kompleksitas hubungan mereka. Pemahaman tentang tingkatan cinta ini memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana pengarang menggambarkan dan menyampaikan perasaan cinta dalam cerita ini. IV. KESIMPULAN Dalam novel "Laila Majnun" karya Nizami, kita menemukan bahwa bahasa Arab memiliki kekayaan kata-kata yang mampu merangkai makna cinta dalam beragam nuansa, seperti A( EAAl-Hub. yang mencerminkan cinta tanpa kepemilikan. A( ENOOAAlHaw. yang menggambarkan dorongan nafsu, dan A( EIAAl-Ghara. yang mencitrakan cinta tak terhindarkan. Selain itu, tingkatan-tingkatan cinta, seperti A( EOCAAl-Shaw. yang melambangkan rindu mendalam, dan A( EOAAl-Waj. yang memadukan cinta dengan kesedihan, membawa kita dalam perjalanan emosional yang memikat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bahasa Arab dalam konteks sastra seperti novel ini mampu menggambarkan lapisan-lapisan perasaan cinta dengan indah dan mendalam, memperkaya pengalaman pembaca dalam memahami kompleksitas cinta Ukazh. Vol. No. 2 Desember, 2023 Marup DAFTAR PUSTAKA