Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PENERAPAN EARLY WARNING SCORE (EWS) Ria Anggraini Afrianti1. Oscar Ari Wiryansyah2 Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Mitra Adiguna Palembang1,2 Email : riaanggrainiafrianti@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Kegawatdaruratan dapat terjadi tidak hanya pada pasien masuk rumah sakit, tetapi juga terjadi pada saat pasien dirawat. Strategi yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut dengan melakukan deteksi dini kegawatan pasien. Pengenalan deteksi dini tanda dan gejala perburukan klinis pada pasien. Deteksi dini kondisi klinis pasien dengan menggunkan Early Warning Score (EWS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan EWS di RS Khusus Mata Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan Deskriptif Analitik dengan pendekatan cross Sectional. Sampel responden 40 orang, total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Dianalisis dengan uji statistic Chi Square. Hasil: Tingkat pengetahuan berdasarkan tahu dengan kategori baik 29 . ,5%), berdasarkan memahami memiliki tingkat baik 26 . %) dan berdasarkan aplikasi sebanyak 27. ,5%). Responden telah mengikuti pelatihan EWS sebesar 39. ,5%). Penerapan EWS mayoritas dengan katogori baik berjumlah 24. %). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil nilai p value sebesar 0,000 . value <0,. Hal ini berarti tingkat pengetahuan perawat memiliki pengaruh dengan penerapan EWS. Saran: Diharapkan pihak rumah sakit dapat lebih meningkatkan lagi penerapan EWS sehingga dapat mendeteksi dini kondisi kegawatdaruratan pasien dan meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan. Early Warning Score (EWS). Kegawatdaruratan ABSTRACT Background: Emergencies can occur not only when the patient is admitted to the hospital, but also occurs when the patient is being treated. Strategy to prevent this condition is doing early detection of patient emergencies. Recognition of early detection of signs and symptoms of clinical deterioration in Early detection of the patient's clinical condition using the Early Warning Score (EWS). Objective: This study aims to determine whether there is a relationship between the nurse knowledge level and the application of EWS at Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat South Sumatera Province. Method: This study uses a descriptive analytic with a cross sectional approach. Sample respondents 40 people, total sampling. Collecting data using questionnaires and observation sheets. Analyzed by Chi Square statistical test. Results: The knowledge level based on knowing is in the good category 29 . 5%), based on understanding it has a good level of 26 . %) and based on the application of 27 . 5%). Respondents have attended EWS training by 39 . 5%). The majority of EWS implementation with good category amounted to 24 . %). Based on the results of the research conducted, the p value was 0. value <0. This means that the nurse knowledge level has an influence on the implementation of EWS. Suggestion: It is hoped that the hospital can further improve the implementation of EWS so that it can detect patient emergencies early and improve the quality of service to patients. Keywords: Knowledge Level. Early Warning Score (EWS). Emergencies Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 PENDAHULUAN pelayanan kesehatan, di rumah sakit ada Pelayanan keperawatan yang cepat dan tepat terutama dalam pemberian langkah awal, upaya untuk meningkatkan Pasien dengan kondisi kritis teridentifikasi dengan cepat dan tepat agar (Atika. Tingkat pasien sangat tergantung dari kecepatan keberhasilan asuhan keperawatan pada Kegawatdaruratan hanya pada pasien masuk rumah sakit, namun dapat terjadi ketika pasien dalam masa perawatan di rumah sakit. Sehingga, perawat sebaiknya mengenali perubahan kondisi klinis pasien di IGD rumah sakit yang dapat mengakibatkan kejadian yang direncanakan ke unit intensif karena henti jantung, henti nafas dan kematian . uhri & Nuramalia, 2. Angka jam dan ada kematian 48 diatas 48 jam. Strategi yang dapat dilakuan untuk mencegah kondisi tersebut yaitu dengan melakukan deteksi dini kegawatan pasien. Pengenalan deteksi dini tanda dan gejala perburukan klinis pada pasien merupakan salah satu memperbaiki prognosis penyakit serta mendeteksi lebih awal perburukan kondisi kondisi klinis pasien dengan menggunkan Early Warning Score (EWS). Early pengkajian awal yang akan menentukan klinis pasien (Oleng, 2. Deteksi dini kematian dibawah indikator hasil kinerja dari sebuah proses Warning Score (EWS) merupakan cara dalam mendeteksi awal kondisi klinis pasien. EWS sendiri adalah sistem peringatan awal yang menilai perburukan kondisi pasien dengan skor (Zega. Deteksi dengan EWS merupakan penerapan sistem penilaian untuk deteksi dini kondisi pasien sebelum situasi yang memburuk terjadi. Sistem ini lebih fokus pada situasi sebelum kondisi darurat terjadi, maka sistem ini berlaku disemua unit yang memberikan asuhan keperawatan. EWS tanda-tanda (Suhaimi. Tingkat EWS dapat melakukan koordinir tindakan Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 atau asuhan keperawatan. Kemampuan (Suhaimi. , et al, 2. dalam memberikan skoring mempengaruhi implementasi sesuai dengan nilai yang (Widayanti. Dikutip dalam National Pasient Safety AgencyAos (NPSA) terdapat 64 kematian dikarenakan perawat kurang mengenali perburukan kondisi fisiologis, dan terdapat 14 kasus kematian terjadi karena perawat tidak melakukan observasi pada perubahan pasien sebelum terjadi, 30 kematian terjadi karena perawat hanya mencatat tanda-tanda vital saja. Namun perawat tidak mengenali perburukan kondisi pasien dan tidak melakukan tindakan apapun (Mildan, 2. Dari hasil pengamatan didapatkan rumah sakit khusus dengan Unit Gawat Daruratnya merupakan UGD umum, dan di rumah sakit juga melakukan perawatan pada pasien perawatan mata, sebelum operasi dan setelah operasi. Pasien yang dirawat inap dan dilakukan tindakan komplikasi penyakit dalam lainnya. Untuk data terakhir bulan Januari sampai dengan Desember tahun 2021 kunjungan pasien 245 orang. Kunjungan Ke UGD 1. pasien rawat inap sebanyak 651 (ODC) One Day Care 614 orang. Rumah Sakit sudah melakukan Inhouse traning tentang EWS Berdasarkan dan penerapannya, sehingga dilakukan sebelumnya oleh Ratag. Agri & EWS sudah dilakukan. Walaupun tidak Lia . menunjukan hasil , 20 perawat ada angka kematian di RS Khusus Mata, . ,1 namun pendeteksi dini kegawatdaruratan pengetahuan yang baik terhadap EWS, 34 pasien sangat diperlukan dan diterapkan . ,9%) EWS. tersediannya ruang rawat intensif, dan Penemuan penelitian menunjukan bahwa banyaknya pasien yang dirawat inap maupun ODC merupakan . ,8%), pasien akan melaksanakan EWS sesuai dengan SOP. dilakukan tindakan operasi apabila tidak Dalam penelitian lainnya yang dilakukan dilakukan pemantauan EWS dengan benar oleh Lisnawati apabila terjadi penurunan atau perburukan . dengan sampel sebanyak 58 partisipan menunjukan bahwa 39,7% terhadap EWS, 60,3 % pengetahuan cukup beberapa kasus yang terjadi Ada Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 perawat tidak melakukan pemantauan Provinsi kondisi pasien secara berkala sesuai Januari s/d 11 Februari 2023. Tehnik penerapan EWS. pengambilan sampel secara total sampling. Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik pengetahuan perawat terhadap penerapan Early Warning Score (EWS) pada perawat di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan. bivariat pengaruh tingkat pengetahuan dengan penerapan EWS. Uji statistic yang digunakan dalam penelitian Chi-Square dua variabel . ujarweni, 2. HASIL PENELITIAN Hasil Pengaruh Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Penerapan EWS di Rumah Sakit waktu yang bersamaan. Dalam penelitian ini analisis bebas dan terikat akan dikumpulkan dalam Penelitian rancangan cross sectional . otong lintan. , dimana data yang menyangkut tiap variabel dari hasil penelitian dengan mengetahui korelasi atau hubungan antara Penelitian yang digunakan peneliti Analisis univariat dilakukan pada METODE PENELITIAN Sumatera Selatan pada 18 pengumpulan data dengan cara pengisian kuesioner, dan lembar observasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 40 orang yaitu perawat unit gawat darurat, rawat inap dan rawat jalan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Khusus Mata Khusus Mata Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan yang dilakukan melalui pengumpulan data 18 Januari 2023 Ae 11 Februari 2023 pada 40 perawat rawat inap. UGD dan poliklinik di Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan. Analisis Univariat Karateristik Jenis Kelamin Umur Tabel 1. Karakteristik Perawat Kategori Frekuensi . Persentase (%) Perempuan Laki-Laki Total 21-30 Tahun Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Pendidikan Masa Kerja Pelatihan 31-40 Tahun 41-50 Tahun 51-60 Tahun Total D3 Keperawatan S1 Keperawatan Ners Total 1-10 Tahun 11-20 Tahun 21-30 Tahun 31-40 Tahun Total EWS Belum pelatihan EWS Total Berdasarkan tabel diatas didapatkan Distribusi Frekuensi Tingkat Pengetahuan berdasarkan Tahu Orang . %), reponden berumur 31- Pengetahuan 40 Tahun . %), pendidikan terakhir EWS berdasarkan Tahu di Rumah terbanyak D3 Keperawatan bejumlah Sakit 26 orang . %), masa kerja kategori Provinsi 1-10 Tahun berjumlah 27 Orang mayoritas dengan katogori baik . ,5%) dan yang pernah pelatihan berjumlah 29 Orang . ,5%) dari EWS 39 Orang . ,5%). jumlah responden 40 Khusus Mata Masyarakat Sumatera Selatan Orang Tingkat Pengetahuan Responden Tabel 2. Tingkat Pengetahuan tentang Early Warning Score (EWS) Berdasarkan Tahu Pengetahuan (Tah. Frekuensi . Persentase (%) Baik Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tingkat Cukup Kurang Total Pengetahuan Tahu Pengetahuan perawat tentang katogori baik berjumlah 29 Orang . ,5%) dari jumlah responden 40 Orang. EWS berdasarkan Tahu di Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan mayoritas Tabel 3. Tingkat Pengetahuan tentang Early Warning Score (EWS) Berdasarkan Memahami Pengetahuan (Memaham. Frekuensi . Persentase (%) Baik Cukup Kurang Total Tingkat Provinsi Sumatera Selatan tentang EWS berdasarkan memahami di dengan katogori baik berjumlah 26 Orang Rumah . %) dari jumlah responden 40 Orang Sakit Khusus Mata Masyarakat Tabel 4. Tingkat Pengetahuan tentang Early Warning Score (EWS) Berdasarkan Aplikasi Pengetahuan (Aplikas. Frekuensi . Persentase (%) Baik Cukup Kurang Total baik berjumlah 24 Orang . %) dari Penerapan Early Warning Score jumlah responden 40 Orang (EWS) di Rumah Sakit Khusus Mata Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan mayoritas dengan katogori Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tabel 5. Distribusi Frekuensi Penerapan Early Warning Score (EWS) Penerapan EWS Frekuensi . Persentase (%) Baik Cukup Kurang Total Hasil Analisis Bivariat Tabel 6. Pengaruh Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Penerapan Early Warning Score (EWS) Tingkat Pengetahuan Perawat Baik Tahu Baik Cukup Kurang Total Memahami Baik Cukup Kurang Total Aplikasi Baik Cukup Kurang Total Responden tingkat pengetahuan Penerapan EWS Cukup Kurang berdasarkan Tahu PEMBAHASAN dengan katogori baik dan Penerapan EWS Total baik dengan jumlah 23 Orang. Berdasarkan hasil analisis univariat Pada tingkat pengetahuan berdasarkan Memahami dengan pengetahuan baik dan katogari baik, yaitu tingkat pengetahuan EWS Dan Tingkat pengetahuan perawat dengan tahu dengan hasil dengan kategori baik sebanyak 29 Orang . ,5%), pengetahuan berdasarkan Aplikasi dan penerapan EWS dengan berdasarkan Memahami memiliki tingkat jumlah responden 21 orang. baik dengan pengetahuan baik 26 orang . %) dan Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 pada tingkat pengetahuan berdasarkan aplikasi sebanyak 27 penerapan EWS. Tingkat pengetahuan Berdasarkan orang . ,5%). yang baik akan memudahkan seseorang dilakukan dengan chi squer didapatkan hasil nilai p value sebesar 0,000 . value pengetahuannya dalam menangani kasus <0,. Hal ini berarti tingkat pengetahuan Pengetahuan penerapan Early Warning Score (EWS) di mengingat kembali kejadian yang pernah Rumah Sakit Khusus Mata. Tingkat dialami baik secara sengaja atau tidak pengetahuan perawat dalam menerapkan sengaja setelah dilakukan pengamatan Early Warning Score (EWS) di Rumah pada suatu objek yang dapat menjadi Sakit Khusus Mata didapatkan bagian penting untuk terbentuknya suatu yang melakukan penerapan EWS dengan tindakan seseorang. baik dan tingkat pengetahuan berdasarkan Penelitian ini relevan dengan tahu baik sebanyak 23 . ,5%), perawat penelitian Pagala . yang mengatakan melakukan penerapan EWS dengan baik penerapan Early Warning Score (EWS) memahami baik sebanyak 22 dengan baik, ditunjang dengan perawat sedangkan penerapan EWS dengan baik yang memang sudah dibekali pengetahuan dan tingkat pengetahuan dasar yang aplikasi baik sebanyak 21. ,5%). Pendapat Notoadmojo, peningkatan dapat diterapkan dalam EWS mengobservasi tanda-tanda vital pengetahuan tidak mutlak diperoleh dari dan tingkat kesadaran pasien dan ditambah pendidikan formal, akan tetapi juga dapat dengan pelatihan monitoring EWS yang diperoleh pada pendidikan non formal sudah diterima. Penelitian ini juga sejalan seperti didapat dari seminar atau pelatihan dengan penelitian yang telah dilakukan serta mencari informasi di media massa Qolbi Nur dkk . dengan hasil seperti internet, buku, televisi dan lain- menunjukan bahwa terdapat penilaian EWS. Tingkat Berdasarkan Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 konsep serta penelitian terkait maka dapat Early Warning Score (EWS) di Rumah diasumsikan bahwa terdapat Sakit Khusus Mata dengan kategori baik terhadap tingkat pengetahuan perawat berjumlah 24 Orang . %) dari jumlah dengan penerapan Early Warning Score responden 40 Orang. Berdasarkan hasil (EWS) di Rumah Sakit Khusus Mata. penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa hasil nilai p value KESIMPULAN DAN SARAN sebesar 0,000 . value <0,. Hal ini KESIMPULAN Berdasarkan Early Warning Score (EWS). dilakukan di Rumah Sakit Khusus Mata didapatkan data mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 34 Orang . %). SARAN Hasil penelitian ini diharapkan pihak rumah sakit dapat lebih meningkatkan lagi berumur 31-40 Tahun . %), pendidikan penerapan Early Warning Score (EWS) terakhir terbanyak D3 sehingga dapat mendeteksi dini Keperawatan bejumlah 26 orang . %), masa kerja terbanyak reponden kategori 1-10 Tahun meningkatkan mutu pelayanan kepada berjumlah 27 Orang . ,5%) dan responde pasien, serta untuk peneliti selanjutnya yang pernah pelatihan EWS 39 Orang diharapkan agar dapat meneliti variabel . ,5%). Tingkat pengetahuan berdasarkan lain yang lebih bervariasi berupa motivasi, tahu dengan hasil dengan kategori baik perilaku dan mencakup penelitian yang sebanyak 29 Orang . ,5%), pada tingkat lebih luas dengan penelitian yang berbeda seperti menggunakan metode kualitatif Memahami memiliki tingkat pengetahuan dengan wawancara yang mendalam yang baik 26 orang . %) dan pada penelitian tentang EWS terus berkembang. EWS. Sehingga sebanyak 27 orang . ,5%). Penerapan Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2023. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 DAFTAR PUSTAKA