Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah Madinah. JSI by IAI TABAH is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Naskah masuk Direvisi Diterbitkan 28 April 2024 24 Mei 2024 10 Juni 2024 DOI : https://doi. org/ 10. 58518/madinah. ZUHUD MODERN AKTIVIS MUSLIMAH REAL-MASJID. NEGOSIASI DAN KONTESTASI Nurhanipah Harahap Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta. Indonesia E-mail: nurhanipahharahap1@mail. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara spesifik terkait aktivisme perempuan muslim di Real-Masjid Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan . ields stud. dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Analisis penelitian ini dilakukan di Real-masjid yang terletak di Jl. RingRoad Utara nomor 17. Candok. Caturtunggal. Kecamatan Depok. Kabupaten Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui proses observasi, dokumentasi dan didukung dengan proses wawancara dengan beberapa narasumber yang dianggap sebagai sumber data utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa masjid dengan nama Masjid Real yang terletak di Jalan Lingkar Utara Kabupaten Sleman Yogyakarta kini berhasil menarik banyak komunitas Islam untuk beribadah dan meramaikan masjid tersebut, khususnya generasi muda Islam dan Muslim. Dalam pengelolaan Masjid Real, tidak hanya generasi muda muslim saja, namun para remaja muslimah kini mengambil peran penuh dalam pengelolaan program kegiatan Masjid Real. Motivasi yang mendorong para muslimah saat ini untuk mengikuti aktivitas di Masjid Riil disebabkan oleh ruang lingkup kehidupan pada masa lalu. Hal ini dikarenakan selama ini masih jarang sekali muslimah yang berperan aktif dalam kesehariannya banyak menghabiskan waktu di masjid, tidak hanya itu saja, ada pemandangan muslimah Masjid Nyata yang aktif di Masjid Nyata, mereka beranggapan bahwa dengan menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan spiritual maka masjid menjadi hidup. terasa lebih damai dan tenteram. Kata Kunci:. Aktivis Muslimah. Real-Masjid. Yogyakarta. Zuhud. ABSTRACT: The aim of this research is to find out specifics related to muslim womenAos activism at Real-Masjid Yogyakarta. This research is a type a qualitative research appoarch . iels researc. using descriptive analysis methods. This research analysis was carried out at the Real-masjid located on Jl. Nprth RingRoad no 17. Candok. Caturtunggal. Depok 170 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah district. Sleman regency. Yogyakarta special region. The data sources used in this research are primary data sources and secondary data sources. Data sources in this research were collected throught a process of observation, documentation and supported by an interview process with several sources who where considered the main data sources in this research. The results of this research prove that a mosque with the name Real-mosque, which is located on the North Ring Road. Sleman Regency. Yogyakarta, has now succeeded in attracting many Islamic communities to worship and enliven the mosque, especially young Muslims and Muslim women. In the management of the Real-mosque, not only young Muslims but young Muslim women now take a full role in managing the Real-mosque's activity programs. The motivation that drives Muslim women now to take part in activities at Real-mosques is caused by the scope of life in the past. This is because so far it is still rare for Muslim women to play an active role in spending a lot of their daily time in mosques, not only that, there is a view of Real-mosque muslim women who are active in Real-mosques, they assume that by busying themselves with various spiritual activities the mosque is alive. feels more peaceful and serene. Keywords: : Muslimah Activist. Real-masjid. Yogyakarta. Zuhud PENDAHULUAN Tasawuf merupakan sebuah metode ajar dengan memiliki progress Ilahiyah. Untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dapat dilakukan dengan mengamalkan berbagai amalan. Banyaknya amalan tersebut yang dapat kita lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah TaAoala, diantaranya dengan mengambil jalan kebaikan untuk mencapai berkatnya. Dalam khazanah kitab suci, istilah ini dikenal dengan zuhud dan hanya satu kali disebutkan di dalam alqurAoan, yakni dalam surah Yusuf ayat 20, sehubungan dengan saat dijualnya Yusuf oleh saudara-saudaranya kepada seorang wazir Mesir 1. Berada dekat dengan Tuhan, pemurnian diri, serta memaknai lebih dalam tentang kehidupan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Mendekatkan diri kepada Tuhan secara pribadi membutuhkan adanya rasa kesabaran, komitmen, dan juga Semua orang memiliki pengalaman serta perspektif akan pengetahuan yang berbeda mengenai Tuhan, dan penting untuk mengikuti apa yang sesuai dengan iman, prinsip, dan tindakan spiritual. Salahsatu cara yang dapat dilakukan oleh umat Islam yang dikenal dalam dunia tasawuf yakni AuzuhudAy. Zuhud dapat difahami sebagai jalan pokok dari ajaran tasawuf, biasanya pada ajaran tasawuf jalan ini banyak dilakukan oleh para sufi. Cara mendekatkan diri kepada Tuhan merupakan sebuah perjalanan spiritual yang sangat pribadi juga bervariasi bagi setiap individu. Dalam konteks Islam, tradisi spiritual, zuhud merupakan gagasan bahwa seseorang diharuskan untuk menghindarkan diri dari hasrat duniawi. Zuhud tidak selalu diartikan sebagai hidup dalam bentuk kemiskinan melainkan lebih kepada hidup dalam bentuk sederhana. Zuhud adalah ide yang memiliki arti khusus bagi para ulama Islam dan agama Islam 1 K. Muhammad Sholikhin. Ajaran Makrifat Syekh Siti Jenar, 1st ed. (Yogyakarta: Penerbit Narasi, 171 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah secara keseluruhan. Dalam bahasa Arab, istilah zuhud sering diartikan sebagai meninggalkan hal-hal duniaiwi. Konsep zuhud dianggap penting dalam ajaran Islam dan telah ditekankan oleh banyak ulama dan tokoh agama. Al-Ghazali salahsatu ulama terkenal dalam sejarah Islam menganggap bahwa zuhud sebagai aspek penting dalam mencapai kedekatan dengan Allah. Dia menekankan bahwa pentingnya menghindari keduniawian yang berlebihan. Al-Ghazali juga percaya bahwa zuhud adalah jalan menuju kesucian spiritual dan mendekatkan diri kepada Tuhan2. Ibn Qayyim mengatakan bahwa zuhud adalah cara untuk memfokuskan perhatian pada Tuhan dan membebaskan hati dari adanya ketergantungan pada hal-hal duniawi serta mampu membantu seseorang menghindari keinginan akan duniawi dan keegoisan. Wanita dikenal secara umum mulai dari yang paling konservatif hingga yang liberal, sekedar mampu menempatkan dirinya berperan aktif dalam rumah tangga, seperti halnya pada zaman nabi Muuammad para wanita dikenal sebagai ummahat al-muAominun atau dikenal sebagai . bu-ibu orang berima. dengan anggapan sebagai panutan dan referensi utama untuk iman 3. Inspirasi utama bagi aktivis perempuan muslim bahwa organisasi perempuan muslim tidak sekedar berperan sebatas seorang perempuan dari rumah tangga, namun juga sebagai tokoh-tokoh perempuan era pra-modern non-Arab, termasuk pada penguasa perempuan di era pramodern. Pada era modern saat ini wanita muslimah kini telah banyak aktif dalam membentuk organisasi muslimah sendiri dan telah menjadi agen penting dalam berbagai gerakan Islam, mulai dari gerakan ultra konservatif, moderat dan progresif 4. Selain itu. Wanita muslimah kini telah aktif dalam membentuk organisasi muslimah sendiri serta telah menjadi agen penting dalam berbagai gerakan Islam, mulai dari gerakan ultra konservatif, moderat, hingga progresif. Pada masa Islam kontemporer, di kalangan para anak muda muslim terjadi adanya krisis eksisten religius, yang kini masjid dijadikan sebagai wadah solusi yang bisa menyaring para anak muda untuk kembali melihat apa dan siapa Oleh karena itu, yang kita butuhkan saat ini ialah masjid yang mampu menjawab akan kebutuhan umat didalamnya. Mengenai kegelisahan akan hal tersebut, dalam penelitian ini melihat tersingkapnya suatu hal yang penting untuk diungkap dari aktivis muslimah Real-masjid. Pada penelitian ini penulis mulai dari uraian sebuah role model yang mendikte eksistensial masjid secara fungsi sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw 5. Berdasarkan hasil data observasi penelitian. Real-masjid benar merupakan salahsatu masjid yang saat ini memenuhi kriteria tersebut. Sepanjang zaman terlihat banyaknya bangunan 2 A. Kemal Riza. AuAscetism in Islam and Christianity: With Reference to Abu Hamid Al-Ghazali and Francis of Assisi. Dalm Teosofia Indonesian,Ay Journal of Islamic Mysticism. Vol 1 No 1 . : 54. Stowasser. Wanita Dalam Al-QurAoan. Tradisi. Dan Penafsiran (New York: New York: Oxford University Press. , n. 4 Kemenag RI. AlqurAoan Dan Tafsirnya. (Semarang: PT. Citra Effhar, 1. 5 Firman Qadaruddin. Nurkidam. AuPeran Dakwah Masjid Dalam Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat. ,Ay Academic Journal for Homiletics Studies . 172 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah masjid hanya sekedar tempat peribadahan umat muslim, namun berbeda hal pada masjid Real-masjid. Mulai dari pengelolahan, kegiatan seluruhnya sepenuhnya dikelola oleh para anak muda. Sejauh ini kajian mengenai Real-masjid terbagi dalam beberapa kecdenderungan, diantaranya: pertama kajian yang melihat Real-masjid mengenai Institusi Pendidikan Berbasis Real masjid 2. 0 Di Yogyakarta. Kedua kajian mengenai Hari Santoso tentang strategi marketing program kajian pada masjid anak muda 6. Kedua kajian diatas tidak menjelaskan mengenai zuhud modern aktivis muslimah Real-masjid. Tulisan ini bertujuan untuk melengkapi literatur yang telah ditunjukkan ditas. Yakni pembahasan mengenai aktivis muslim muda Real-masjid, maka secara spesifik, tulisan ini berusaha memberikan analisa terhadap zuhud modern para aktivis muslimah Real-masjid. Tujuan tulisan ini untuk pengembangan tulisan dari studi-studi terdahulu mengenai Real-masjid yang telah dilakukan. Terdapat beberapa pertanyaan yang dapat diajukan, yakni: . bagaimana para aktivis muslimah Real-masjid memahami zuhud? . apa faktor yang menyebabkan para aktivis muslimah Real-masjid ikut berperan dalam program masjid tersebut? . bagaimana dampak zuhud pada kehidupan para aktivis muslimah Real-masjid?. Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi titik tolak penting dalam seluruh pembahasan pada artikel ini. Tulisan ini beranjak didasarkan pada sebuah argument bahwa adanya tanggapan bahwa muslimah tidak dapat berperan aktif dalam ranah publik, adanya tanggapan bahwa masjid hanya sebatas wadah bagi kaum muslim laki-laki, serta melihat bahwa pada umumnya yang berperan sebagai marbot masjid hanya kaum muslim laki-laki. METODE Penelitian ini merupakan jenis penelitian pendekatan kualitatif lapangan (Field Researc. Menurut Sugiyono metode penelitian kualitatif merupakan jenis metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah. Dimana peneliti ialah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi . , analisis data bersifat induktif, serta hasil penelitian kualitataif lebih menekankan makna daripada generalisasi 8. Para narasumber yang dipilih dalam penelitian ini berjumlah lima orang untuk diwawancara dengan mempertimbangkan posisi serta peran mereka dalam kegiatan Real-Masjid pada program masing-masing. Adapun dari beberapa informan yang dipilih pada penelitian ini yakni mereka terdiri dari founder RealMasjid, takmir masjid, aktivis mulsimah Real-Masjid. Analisis riset ini dilakukan di Real-masjid yang terletak di Jl. Ring Road Utara No. Candok. Caturtunggal. Hari Santoso Wibowo. Ahmad Habibul Muiz, and Nizar Ndaru Yudoyono. AuSTRATEGI MARKETING PROGRAM KAJIAN PADA MASJID ANAK MUDA ( Marketing Strategy Of Study Program On Youth Mosques ) Informasi ArtikelAy 5, no. : 19Ae24. 7 Jhon W. Creswell. Research Design (Pustaka Pelajar, 2. 8 Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif Kombinasi. Penelitian Tindakan. Penelitian Evaluasi (Alfabeta. Bandung. , 2. 173 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah Kecamatan Depok. Kabupaten Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini ialah sumber data primer dan sumber data Pengumpulan sumber data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses observasi, dokumentasi dan dikuatkan dengan proses wawancara 10 dengan beberapa narasumber yang dianggap sebagai sumber data utama dalam penelitian ini. Sesuai dengan jenis penelitiannya, maka analisis data dalam penelitian dilakukan bersamaan dengan prosedur pengumpulan data dalam penyelidikan ini. Menurut Miles dan Huberman, sebuah aliran analisis mengikuti model Analisis penelitian ini dibagi kedalam tiga tahap yakni: memilah data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan11. Tujuan dari penelitian kualtitatif pada umumnya untuk menyingkap informasi yang dieksplor dalam penelitian, partisipasi dan lokasi penelitian 12. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan model analisis deskriptif akan mampu mempermudah peneliti memperoleh serta menganalisis data dilokasi. Setelah mendapatkan data / informasi, peneliti melanjutkan proses analisis data dengan cara membuat deskripsi dengan sesuai fakta serta keadaan yang terjadi di lapangan, hingga dapat memberikan uraian jawaban mengenai zuhud modern aktivis muslimah Real-Masjid benar ada. HASIL DAN PEMBAHASAN Profil Real-Masjid Awal mulanya Real-Masjid berdiri sebatas sebagaimana sebuah masjid pada umumnya, bangunan ini dahulunya dikenal dengan nama masjid Muslim United Dengan penamaan tersebut sekilas mampu membuat semua mata fokus dikarenakan penamaan masjid yang tidak biasa digunakan oleh masjid-masjid yang ada di Indonesia. Umumnya diketahui bahwa nama masjid cenderung dikenal diawali dengan kata AualAy dan dilanjutkan dengan penyematan nama dari bahasa Arab. Namun tidak dengan masjid ini, masjid yang dahulunya akrab dengan panggilan masjid MU memiliki slogan Audari masjid umat bangkitAy. Slogan dari nama Muslim United tersebut diharapkan mampu membangkitkan Islam dimulai dari sisi perasaan, pemikiran, dan perbuatan. Dari wacana ini terlihat bahwa Real-Masjid memiliki sebuah mimpi untuk menjadikan masjid sebagai tempat titik nol akan peradaban Islam di masa kini. Pada tahun kedua berjalannya program masjid, tepatnya di bulan Januari seluruh pengurus dan jajarannya menyepakati peralihan nama Muslim United beralih menjadi nama Real-Masjid. Proses Penggantian nama ini diiringi dengan menghadirkan berbagai program menarik dan mendidik untuk semua kalangan 9 Bakker & Zubair. Metode Penulisan Filsafat (Yogyakarta: Kanisius, 1. Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif Kombinasi. Penelitian Tindakan. Penelitian Evaluasi. 11 Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif Kombinasi. Penelitian Tindakan. Penelitian Evaluasi. 12 Creswell. Research Design. 174 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah yang mampu menunjang akan kebutuhan masyarakat yakni: kebutuhan pendidikan, ekonomi, dan sosial. Beriring berjalan dengan fungsinya. Real-Masjid memiliki tujuan untuk dapat melaksanakan akan visis dan harapan akan terwujudnya masjid yang berdaya bagi seluruh umat muslim. Bentuk visi Realmasjid yakni: Pertama, dakwah syariah melalui tiga pilar peradaban: ibu, guru. Kedua, mencetak kader generasi muda pejuang dakwah yang tangguh dan berkualitas serta terpaut hatinya dalam memakmurkan masjid serta senantiasa berupaya memastikan diri dapat terinstal dengan al-qurAoan dan sunnah yang mampu siap menjadi seorang pemimpin Islam di masa depan. Ketiga, memberikan solusi permasalahan pangan, kesehatan, ekonomi dan pendidikan masyarakat sekitar. Keempat, duplikasi sistem masjid berdaya di ribuan masjid di Indonesia. Kelima, mewujudkan kawasan masjid yang menjadi simbol persatuan dan kebanggaan umat. Nanang Syaifurozi seorang founder sekaligus pengurus serta donatur tetap merupakan seorang pengusaha tas buatan lokal dari sebuah brand terkenal dengan nama Aurumah warnaAy. Usahanya berhasil namun dia tidak benar-benar merasa bahagia. Dia memutuskan untuk berhijrah dan belajar lebih banyak tentang agama. Selama pendidikannya sebagai pendiri Muslim United, dia menemukan adanya fenomena dimana umat Islam terbagi-bagi dan mengalami banyak perselisihan, hingga dia mendengarkan ceramah Ustadz Abdul Shomad tentang persatuan umat Islam. Ketika dia memiliki kesempatan untuk bertemu dengan beliau di Jogja, pak Nanang Syaifurozi merasa terdorong untuk mengadakan acara yang berfokus pada persatuan. Selain itu, beliau mengaku menyandang peran sebagai seorang marbot Real-masjid. Ia memberikan penjelasan mengenai motivasi dan sebab yang melatarbelakangi adanya programprogram yang disediakan oleh beliau beserta rekan-rekan marbot yang berperan di Real-Masjid dengan tujuan untuk dapat berkontribusi dalam kemenangan Islam melalui jalan dakwah 13. Banyaknya program Real-masjid yang tersedia gratis diberikan kepada para jamaah tidak terlepas dari adanya dana yang berasal dari sedekah infak donatur yang ada. Kemudian dengan terkumpulnya dana tersebut Real-masjid menghadirkan berbagai kegiatan-kegiatan, adapun program kegiatan diantaranya: kajian harian, stardaynite, pasar rakyat JumAoat, dll. Baik marbot pria maupun wanita berbagi pemikiran dan keahlian mereka yang kemudian di implikasikan pada kegiatan tersebut, serta diharapkan dapat menjadi sumber bimbingan bagi umat Islam di sepanjang sejarah Islam. Adapun tujuan dari beberapa program kajian kepemudaan yang diadakan oleh Real-Masjid tersirat di dalamnya, yakni: pertama: mendekatkan diri kepada Allah swt, kedua: menyediakan tempat bagi para pemuda untuk belajar ilmu pendidikan agama, ketiga menjadi sumber pendidikan agama, melibatkan pemuda terutama dari ring dakwah ke-4 yakni pemuda yang belum memahami Islam secara mendalam, keempat: menjadi tempat untik berbagi dengan remaja 13 Nanang Syaifruozi. Program Real-Masjid (Yogyakarta, 2. 175 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah tentang kehidupan sehari-hari mereka dan menjadi solusi masalah bagi masalah yang dihadapi oleh para remaja. Gambar 1: Real-Masjid. Aktivisme Muslimah Real-Masjid Aktivisme muslimah adalah gerakan yang melibatkan perempuan muslim dalam upaya perubahan sosial dan politik yang diilhami oleh nilai-nilai Islam 14. Tujuan aktivisme muslimah adalah untuk mencapai kesetaraan gender hak asasi manusia, dan pemberdayaan perempuan dalam kerangkan nilai-nilai Islam. Yogyakarta adalah kota yang dikenal dengan banyak penduduk muslim dan ada banyak aktivis muslimah yang terlibat dalam berbagai masalah. Diketahui bahwa di Indonesia program masjid sepenuhnya di peroleh oleh kaum laki-laki. Meskipun kaum wanita muda ikut dalam ke-strukturan, kebanyakan hanya berperan disaat event-event Islam. Aktivisme muslimah merujuk pada peran serta upaya yang dilakukan oleh perempuan muslim di berbagai bidang guna mempromosikan akan isu-isu yang berkaitan dengan hak-hak perempuan, keadilan sosial, pendidikan, kesejahteraan masyarakat, serta masalah lain yang relevan dengan komunitas muslim secara umum. Sepanjang sejarah memperlihatkan bahwa, kaum wanita muda wanita aktivis muslimah di Indonesia banyak terpengaruhi oleh dakwah para ulama, para ustad ustadzah pendakwah kontemporer. Namun tidak pada aktivis muslimah Real-masjid Yogyakarta ini. Para aktivis muslimah Real-masjid termasuk ke dalam golongan aktivisme sosial. Hal tersebut dapat dilihat dari terlaksananya berbagai macam program kegiatan yang diselenggarakan seluruhnya untuk ummat. Segala kegiatan tidak terlepas dari adanya campuran tenaga dan waktu yang di luangkan oleh para masyarakat muslim sekitar. Seorang aktivis muslimah. Rizka Amantun mengatakan bahwa. Auseluruh kegiatan Real-masjid bertujuan untuk meningkatkan daya tarik masyarakat semua kalanganAy, bahkan ia mengatakan kini para anak kecillah yang memenangi keramaian masjid ini. 15Selain berperan sebagai aktivis Real-masjid, para aktivis muslimah Real-masjid juga berperan aktif dalam sistem program mengajar di institut sekolah Real-masjid. 14 Louis MaAoluf al-YassuAoi. Al-Munjid Fi Al-Lughah Wa Al-Adab (Beirut: Katulikiyah, t. th, n. 15 Wawancara dengan salahsatu marbot perempuan. Rizka Amanatun, pada tanggal 5 November 176 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah Real Life dan Negosiasi Muslimah Real Mesjid Pada Praktik Zuhud Dalam ajaran religiusitas Islam, praktik zuhud mengacu pada konsep kesederhanaan dan menolak kecenderungan duniawi yang berlebihan. 16 Tercakup beberapa praktik dan prinsip penting dalam konteks masjid dan muslimah. Ketika merencanakan pembangunan masjid sangat penting untuk memilih lokasi yang sederhana dan terjangkau. Lokasi harus tidak terlalu mewah. Para aktivis muslimah Real-masjid mayoritas tergolong dari berbagai latar pendidikan, diantaranya: wanita muslimah muda jenjang SMP, jenjang SMA, perguruan tinggi, dan ibu rumah tangga. Seluruh aktivis muslimah tinggal tetap 24 jam di Real-masjid. Mayoritas para aktivis muslimah Real-masjid ini berasal dari daerah luar Yogyakarta. Mayoritas dari mereka telah menetap berperan sebagai aktivis Real-masjid selama kisaran dua tahun. Alasan aktivis muslimah ikut serta Realmasjid berperan dalam pengelolahan Real-masjid di sebabkan oleh beberapa faktor, yakni: lingkungan, keluarga dan sosial. Kegiatan yang ada pada ranah aktivis muslimah ini tidak melulu tentang ibadah individu, mereka juga terlibat dalam hal ngajar mengajar di beberapa jenjang sekolah yang dikelola oleh Realmasjid. Konsepsi zuhud muslimah ini berpacu pada batiniyah rohani dengan memilih hidup sederhana. 17 Bertetap tinggal di Real-masjid diselimuti dengan segala aturan-aturan yang telah menjadi acuan disiplin para aktivis Real-masjid. Beberapa daftar kegiatan yang dikelola oleh para aktivis muslimah, diantaranya: kajian bening, kajian Jozz, kajian pasar rakyat jumAoat, nonton bareng . ufism fil. Praktik zuhud dalam konteks masjid mengingatkan kita untuk menjaga kesederhanaan, menjalani nilai-nilai Islam dengan tulus dan berkontribusi pada kebaikan komunitas tanpa terjebak dalam keserakahan dunia. Nama Kegiatan Jadwal Pelaksanaan Kajian Bening Setiap Hari JumAoat Kajian Jozz Setiap Hari Rabu Pasar Rakyat JumAoat Setiap Hari JumAoat Stardaynite Setiap Hari Sabtu-Malam Tabel 1 : Tabel Kegiatan Forum Muslimah Real-masjid Kontestasi Zuhud Aktivisme Muslimah yang Tergabung dalam Real Mesjid Hasil wawancara dengan beberapa para aktivis muslimah, mereka memiliki pandangan terkait memahami jihad yang mereka anggap bahwa jihad disini dengan artian sebuah bentuk peran dalam upaya spiritual menghindari larangan ajaran agama demi kehidupan yang baik. Kontestasi zuhud oleh aktivisme muslimah yang tergabung dalam Real-masjid Yogyakarta merupakan sebuah upaya mereka untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kezuhudan dalam konteks kehidupan sehari-hari, terkhusus di tengah-tengah masyarakat modern yang sering di penuhi oleh konsumerisme juga materialisme. Konsep ini menggabungkan aspek zuhud, aktivisme muslimah, serta tempat ibadah dalam 16 Muhammad Hasyim. Dialog Antara Tasawuf Dan Psikologi (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. 17 Louis MaAoluf al-YassuAoi. Al-Munjid Fi Al-Lughah Wa Al-Adab. 177 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah satu kesatuan yang bertujuan guna menciptakan adanya sebuah perubahan positif para masyarakat muslim sekitar dan mendekatkan diri kepada nilai-nilai agama. Aktivisme muslimah Real-masjid memahami konsep zuhud sebagai kesederhanaan, penolakan mengenai keinginana duniawi yang berlebihan, dan memilih fokus pada kehidupan akhirat. Mereka berusaha menjalani kehidupan sehari-hari dengan landasan kesadaran bahwa harta benda dan dunia sementara, akhirat ialah tujuan utama. 18 Aktivisme muslimah berusaha menjalankan aktivitas sosial yang mengutamakan kepedulian terhadap sesama. Mereka berusaha untuk meningkatkan kesadaran mengenai nilai-nilai zuhud dalam masyarakat. Hal ini dijalankan melalui acara ceramah, seminar. Aktivisme muslimah Real-masjid Yogyakarta juga memfokuskan pada pemberdayaan perempuan, termasuk pendidikan, pelatihan keterampilan, serta dukungan sosial untuk memungkinkan perempuan mampu berkontribusi cukup besar dalam ranah masyarakat dan Real-masjid dalam menjalankan seluruh program menggunakan dorongan teknologi dan media sosial untuk menyebarluaskan terkait pesan-pesan religius melalui seluruh aktivitas mereka. Hal ini dilakukan dengan harapan mampu memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan zuhud. Dalam penerapan konsep zuhud dalam kesehariannya. Real-Masjid menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga keagamaan lain seperti organisasi Islam, masjid-masjid di berbagai daerah, lembaga pendidikan agama demi menciptakan sinergi dalam upaya meningkatkan kesadaran zuhud dalam ruang lingkup Kontestasi zuhud oleh para aktivisme muslimah Real-masjid yakni tergolong dalam bagian dari sebuah gerakan yang cukup luas dalam menghadapi tantangan materialisme dan konsumerisme yang sering mengancam nilai-nilai agama. Perpaduan antara ke-zuhudan dengan aktivisme sosial ini, mereka berusaha untuk menciptakan adanya pandangan serta perubahan positif dalam masyarakat, meningkatkan masyarakat demi pentingnya kesederhanaan hidup dan fokus pada nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. KESIMPULAN Seorang pencari Ilahi ialah seseorang yang memperjalankan rohaninya dengan segenap kesucian dan kebersihan menuju puncak perjalanannya yakni Allah, dengan cara mengesampingkan segala hal-hal yang ghairullah (Segala yang selain Alla. serta sambil terus berjuang mengendalikan hawa nafsunya termasuk dalam berproses dalam kehidupan duniawi, ketia berinteraksi dengan banyak manusia yang sebenarnya adalah Audiri kitaAy dalam bentuk wadah tubuh yang Zuhud menggambarkan kecenderungan terjadinya perubahan dalam kesalarasan moral-religiusitas manusia, di mana aspek eksatis juga metafisisnya dihilangkan dan diganti dengan ajaran tentang aktivisme sosial yang didasarkan pada kesucian batin. Mengenai aktivisme muslimah di Real-masjid Yogyakarta 18 A. Kemal Riza. AuAscetism in Islam and Christianity: With Reference to Abu Hamid Al-Ghazali and Francis of Assisi. Dalm Teosofia Indonesian. Ay 19 Harun Nasution. Filsafat Dan Mistisme Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 1. 178 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah yang ikut serta berperan penuh dalam pengelolahan program-program masjid Sebuah masjid yang dikenal dengan nama Real-masjid di Yogyakarta yang terketak di jalan Ringroad Utara eksistensi masjid ini tidak hanya sebagai sebatas sebuah masjid tempat beribadah para umat umumnya saja. Ia lebih berujuk pada memprioritaskan akan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Dari segala program Real-masjid ini bertujuan untuk menularkan semangat spirit bagi para anak muda muslim lainnya, mulai dari adanya program marbot muda, kajian khsus muslimah, kajian mingguan anak muda, hingga program sekolah bagi anak-anak dalam program Thafidzul QurAoan. Program yang diselenggarakan oleh Real-Masjid bertujuan agar mampu mendidik, menarik para jamaAoah secara ilmuan serta mampu meningkatkan kembali semangat sebagai seorang Muslimah berperan dalam memperjuangkan Islam yang mampu mencerdaskan para umat dan mengatasi akan kemunduran umat muslim anak muda millenial saat ini. Banyaknya program yang diadakan oleh Real-Masjid kini mampu membangun kembali spirit anak muda saat ini, khsusunya para kaum muda Spirit para aktivis muslimah Real-Masjid berupaya untuk memberikan gambaran kembali bahwa kini wanita muslimah mampu berperan dalam ranah publik, terkhusus dalam ranah pengelolahan masjid. Eksistensi utama adanya program aktivisme muslimah pada Real-masjid guna mewadahi para generasi muda memahami serta mampu menerapkan nilai-nilai akhlak, seperti kejujuran, kesabaran, kasihsayang, serta toleransi. Program ini juga mampu memperkuat identitas keislaman para generasi muda, mampu menciptakan lingkungan yang mendukung akan kesehatan mental dan emosioanal, dan membantu para generasi menjadi individu yang lebih baik secara spiritual, intelektual, dan sosial. Pada penelitian ini penulis merasa masih perlu diadakan penelitian lanjutan mengenai tema zuhud modern pada aktivis muslimah Real-masjid di Yogyakarta. Adanya penelitian ini, penulis harap dapat menjadi acuan bacaan bagi para intelekual akademik, khususnya para peneliti yang mengkaji dalam lingkup keilmuan Islam ranah tasawuf. BIBLIOGRAFI Kemal Riza. AuAscetism in Islam and Christianity: With Reference to Abu Hamid Al-Ghazali and Francis of Assisi. Dalm Teosofia Indonesian. Ay Journal of Islamic Mysticism. Vol 1 No 1 . : 54. Bakker & Zubair. Metode Penulisan Filsafat. Yogyakarta: Kanisius, 1990. Creswell. Jhon W. Research Design. Pustaka Pelajar, 2014. Harun Nasution. Filsafat Dan Mistisme Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1995. Hasyim. Muhammad. Dialog Antara Tasawuf Dan Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002. Kemenag RI. AlqurAoan Dan Tafsirnya. Semarang: PT. Citra Effhar, 1980. Louis MaAoluf al-YassuAoi. Al-Munjid Fi Al-Lughah Wa Al-Adab. Beirut: Katulikiyah, th, n. 179 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis. Madinah : Jurnal Studi Islam ISSN : 1978-659X (Printe. ,: 2620-9497 (Onlin. Volume 11. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/madinah Nanang Syaifruozi. Program Real-Masjid. Yogyakarta, 2023. Qadaruddin. Nurkidam. Firman. AuPeran Dakwah Masjid Dalam Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat. Ay Academic Journal for Homiletics Studies . Sholikhin. Muhammad. Ajaran Makrifat Syekh Siti Jenar. 1st ed. Yogyakarta: Penerbit Narasi, 2014. Stowasser. Wanita Dalam Al-QurAoan. Tradisi. Dan Penafsiran. New York: New York: Oxford University Press. , n. Sugiyono. Metode Penelitian Manajemen. Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif Kombinasi. Penelitian Tindakan. Penelitian Evaluasi. Alfabeta. Bandung. , 2013. Wibowo. Hari Santoso. Ahmad Habibul Muiz, and Nizar Ndaru Yudoyono. AuSTRATEGI MARKETING PROGRAM KAJIAN PADA MASJID ANAK MUDA ( Marketing Strategy Of Study Program On Youth Mosques ) Informasi ArtikelAy 5, no. : 19Ae24. 180 Nurhanipah Harahap Zuhud Modern Aktivis.