Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SERIAL ANIMASI NUSSA DAN RARRA PRODUKSI THE LITTLE GIANTZ Alifia Nisa Salsabila. Nihayatul Husna Institut Agama Islam Nahdlotul Ulama (IAINU) Kebumen E-mail: alifiard204@gmail. com, nihahusna@gmail. Abstract As technology develops, more and more young children are starting to become addicted to They can access anything they want, this can have a negative impact on them if they see negative content. Nussa and Rarra animations are here as a solution for positive educational content for children. For this reason, the purpose of this study is to determine the values of Islamic education in Nussa and Rarra animations. This study uses a qualitative descriptive approach and takes one episode in the Nussa and Rarra animation season three as a research sample. The data collection techniques used are documentation methods and observation methods. The data analysis technique uses content analysis techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that the Nussa and Rarra animation contains Islamic educational values. These values include the value of faith in the form of an attitude of trust in Allah. The value of worship in the form of saying the sentence thayyibah. Moral values include attitudes of social care, patience, honesty, hard work, sincerity, responsibility, gratitude, husnudzon, self-reflection, and obedience to parents. Keywords: Islamic Education Values. Nussa and Rarra Animation. Abstrak Seiring berkembanganya teknologi, semakin banyak anak-anak usia dini yang mulai kecanduan gadget. Mereka dapat mengakses apa saja sesuai dengan keinginan mereka, hal ini dapat memberikan dampak buruk terhadap mereka apabila melihat konten-konten negatif. Animasi Nussa dan Rarra hadir sebagai solusi konten edukasi positif bagi anak-anak. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam yang ada dalam animasi Nussa dan Rarra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan mengambil satu episode dalam animasi Nussa dan Rarra season tiga sebagai sampel Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode observasi. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi atau content Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa animasi Nussa dan Rarra mengandung nilai-nilai pendidikan Islam. Nilai-nilai tersebut meliputi nilai akidah berupa sikap tawakal kepada Allah. Nilai ibadah berupa mengucap kalimat thayyibah. Nilai Akhlak Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. mencakup sikap peduli sosial, sabar, jujur, kerja keras, ikhlas, tanggung jawab, syukur, husnudzon, muhasabah diri, dan patuh pada orang tua. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Islam, animasi Nussa dan Rarra PENDAHULUAN Pendidikan dalam arti luas merupakan segala pengalaman belajar yang berlangsung sepanjang hayat dalam segala lingkungan dan situasi. Pendidikan Islam adalah proses pembentukan seluruh aspek kehidupan manusia atas dasar ilmu yang bersumber dari ajaran Islam, sehingga membentuk insan kamil yaitu manusia yang beretika dan berpengetahuan. Pada zaman sekarang, pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki nilai-nilai kebaikan, moralitas, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Di era kemajuan teknologi saat ini, di mana kemajuan dan inovasi terjadi dengan cepat, nilainilai pendidikan Islam tidak boleh hilang atau dilupakan. Sebaliknya, kemajuan teknologi seharusnya digunakan sebagai alat untuk memperkuat nilai-nilai pendidikan Islam dan meningkatkan nilai-nilai yang diajarkan. Nilai pendidikan Islam pada intinya dapat dibedakan menjadi tiga aspek, yaitu nilai akidah, nilai ibadah, dan nilai akhlak. Nilai akidah merupakan implementasi dari rukun iman yaitu iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab, iman kepada rasul, iman kepada hari akhir, iman kepada qadha dan qadar. Nilai ibadah merupakan nilai yang mendorong kita untuk selalu mengingat Allah SWT dan mengajarkan pada manusia agar dalam setiap tindakannya senantiasa dilandasi hati yang ikhlas guna mencapai ridho Allah. Nilai akhlak mengajarkan kepada manusia untuk bersikap dan berperilaku yang baik sesuai norma atau adab yang benar dan baik, sehingga akan membawa pada kehidupan manusia yang tentram, damai, harmonis, dan seimbang. Di sisi lain, pendidikan pada saat ini tidak dapat terlepas dari pengaruh kemajuan Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita belajar, mengajar, dan Habib Muhtarudin and Ali Muhsin. AoNilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Kitab Al- MawAAoie Al AoUfriyyahAo. Jurnal Pendidikan Islam, 3. , 311Ae30. Fatimah. Siti. Eliyanto Eliyanto, and Alfi Nurul Huda. "Internalisasi nilai-nilai religius melalui blended " Alhamra Jurnal Studi Islam 3, no. : 169-179. Lukman Hakim. AoInternalisasi Nilai-Nilai Agama Islam Dalam Pembentukan Sikap Dan Perilaku Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Muttaqin Kota TasikmalayaAo. Jurnal Pendidikan Agama Islam-TaAolim, 10. , 67Ae77. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. mendapatkan informasi. Begitu pula dengan alat elektronik, kemajuan teknologi telah menghadirkan banyak jenis gadget seperti smartphone, tablet, dan perangkat elektronik lainnya yang dapat diakses oleh siapapun. Penggunaan gadget saat ini, tidak hanya terbatas pada orang dewasa saja, tetapi juga melibatkan anak-anak dari berbagai usia. Seiring berkembangnya teknologi, semakin banyak pula anak-anak usia dini yang mulai kecanduan gadget. Mereka dapat mengakses apa saja sesuai dengan keinginan mereka, hal ini dapat memberikan dampak buruk terhadap mereka apabila melihat konten-konten negatif. Oleh karena itu dibutuhkan media yang menarik untuk mengenalkan nilai-nilai karakter positif kepada anak. 4 Animasi Nussa dan Rarra hadir sebagai solusi konten edukasi positif bagi anak-anak. Nussa dan Rarra merupakan serial animasi yang berdurasi pendek yang menceritakan berbagai kisah bernuansa Islam dalam kehidupan nyata. Dalam animasi tersebut menggunakan dialog bahasa yang sederhana sehingga mudah dimengerti anak-anak dan mengangkat kisah yang berbeda-beda pada setiap episodenya. Animasi ini merupakan salah satu animasi yang populer di kalangan anak-anak. Animasi ini digagas oleh Mario Irwinsyah dan diproduksi oleh rumah produksi The Little Giant yang rilis pertama kali pada tanggal 20 November 2018 di YouTube dalam channel Nussa Official. Animasi Nussa dan Rarra merupakan konten video yang berisi tentang nilai-nilai ajaran agama meliputi tauhid, ibadah, akhlak, serta muamalah kepada sesama. Tokoh utama yang digambarkan dengan karakter yang lucu dan imut menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap individu yang menonton. Selain menyuguhkan hiburan, animasi Nussa dan Rarra juga dirancang untuk memberikan pendidikan yang syarat akan nilai keislaman melalui konten-konten pada setiap episodenya. Menurut Fitri Ramadhini, tayangan ini tentu dapat dikatakan tepat sebagai film animasi yang mampu mengembangkan nilai moral dan agama anak usia dini. 6 Selain itu. Film animasi Nussa dan Rarra dapat memberikan kontribusi dalam menyampaikan pesan moral dan nilai karakter kepada anak peserta didik. Ngatman. Ngatman, and Siti Fatimah. "Analisis Film Kartun AuCloud BreadAy Sebagai Media Pengenalan Bahasa Dan Pendidikan Karakter Anak. " DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik 2, no. : 64-72. Mohammad Rindu Fajar Islamy. AoInternalisasi Nilai-Nilai Religius Serial Film Nussa Dan Rarra Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia DiniAo. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6. ,15Ae23. Fitri Ramadhini. AoAnalisis Nilai-Nilai Moral Dan Agama Anak Usia Dini Dalam Tayangan Film Kartun Nusa Dan RaraAo. Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 9. , 53Ae68. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. sehingga peserta didik dapat melihat, memahami, dan melaksanakan sesuatu nilai karakter yang terdapat dalam film animasi Nussa dan Rarra. Salah satunya terdapat dalam episode AuBelajar JualanAy. Pada episode ini bercerita tentang Nussa. Rarra. Syifa, dan Abdul yang belajar jualan. Mereka menjual barang yang sama yaitu kue cubit, sehingga Rarra merasa bahwa Abdul adalah saingan. Akhirnya mereka saling beradu skill dalam menarik pembeli. Syifa yang melihat hal itu menasehati Abdul bahwa rezeki itu datangnya dari Allah, rezeki yang sudah tertakar tidak akan tertukar. Singkat cerita, kue cubit milik Nussa dan Rarra yang habis terlebih dahulu. Kemudian Abdul merasa sedih, namun pada saat itu juga datanglah pak Ucok yang ingin membeli kue. Kemudian Nussa membantu menawarkan kue cubit milik Abdul karena kue cubit Nussa Rarra telah habis. Akhirnya semua jualan telah habis laris manis. Abdul merasa senang dan berterimakasih kepada Nussa karena sudah membantu menawarkan dagangannya. Rarra meminta maaf kepada Abdul karena sudah menganggapnya saingan dan bersaing dengan tidak baik. Episode AuBelajar JualanAy merupakan salah satu contoh dari sekian banyak episode yang ditayangkan dalam animasi Nussa dan Rarra yang mengajarkan kepada anak-anak tentang Pendidikan Islam, meliputi nilai akidah, nilai akhlak, dan nilai ibadah. Penyampaiannya dikemas dengan sederhana sehingga mudah diserap oleh anak-anak. Animasi ini merupakan salah satu animasi yang berusaha memutus rantai kemorosotan nilai akhlak yang terjadi pada zaman sekarang. Di mana banyaknya tontonan yang mengedepankan hiburan tanpa memperhatikan nilai pendidikan di dalamnya, sementara masih ada tontonan animasi yang menyajikan pengetahuan dan syarat akan nilai-nilai keislaman di dalamnya. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuAnalisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Serial Animasi Nussa Dan Rarra Produksi The Little GiantzAy. METODE PENELITIAN Ruby Moka Yoga Dirgantara. Karlimah Karlimah, and Ahmad Mulyadiprana,"ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM KARTUN ANIMASI NUSA DAN RARA SEASON 3. " Attadib: Journal of Elementary Education, 6. , 108Ae125. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Penelitian ini menggunakan kualitatif-deskriptif. Pendekatan kualitatif-deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang mendeskripsikan fenomena-fenomena baik alamiah maupun buatan manusia. 8 Penelitian ini menggunakan animasi Nussa dan Rarra sebagai sumber data primer dan sumber data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode observasi. Metode dokumentasi pada penelitian ini meliputi pengumpulan data berupa catatan, gambar, dan video Nussa dan Rarra. Adapun data-data yang peneliti kumpulkan berupa jurnal, skripsi, artikel, internet, dan buku-buku guna mencari data mengenai animasi Nussa dan Rarra yang relevan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi atau content Content analysis yaitu telaah sistematis terhadap informasi yang didokumentasikan dalam bentuk rekaman, baik gambar, tulisan, atau lain-lain. 9 Prosedur analisis data dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: . Memutar dan menyimak animasi Nussa dan Rarra. Mentransfer rekaman menjadi bentuk tulisan. Mentransfer gambar menjadi bentuk tulisan. Menganalisis isi kemudian mengklasifikasikannya sesuai dengan materi pendidikan yang terkandung dalam animasi tersebut. Mengkomunikasikan dengan landasan teori yang digunakan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan penjelasan yang sudah dipaparkan di atas, penulis mengambil satu sampel yaitu, episode AuBelajar JualanAy. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam episode tersebut, antara lain: Tawakal Hakikat tawakal adalah sikap berserah diri dengan sepenuh hati setelah melakukan upaya yang terbaik. Tawakal kepada Allah berarti menyerahkan segala hasil dan takdir kepada Allah setelah melakukan segala upaya dan usaha. Tawakal kepada Allah adalah Endang Widi Winarni. Teori Dan Praktik Penelitian Kuantitatif. Kualitatif. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Dan Research and Development (R&D (Jakarta: Bumi Aksara, 2. Yuni Prastiwi Ningsih. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Film Animasi Nussa Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam, (Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim, 2. , 58. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. menjadikan Allah sebagai wakil dalam segala urusan, dan mengandalkan Allah dalam menyelesaikan segala urusan. Pada episode AuBelajar JualanAy mencontohkan sikap tawakal, di mana terlihat Nussa. Rarra. Syifa, dan Abdul menyerahkan segala hasil kepada Allah setelah berusaha dalam Dialog antara Abdul dan Syifa juga menunjukkan sikap tawakal, yaitu ketika Syifa menasehati Abdul bahwasanya rezeki itu datangnya dari Allah. Tidak perlu Peduli sosial Sejatinya Allah menciptakan manusia sebagai makhluk sosial, maka dari itu manusia tidak bisa hidup tanpa bersosialisasi. Dalam bersosialisasi dibutuhkan kerukunan, rasa kasih sayang, dan saling mencintai demi terwujudnya ketenangan dalam hidup yang Karakter peduli sosial merupakan sikap berusaha meringankan atau membantu apapun kesulitan yang dialami oleh orang lain. Membantu dengan ikhlas dan semata karena sikap baik yang ada pada dirinya. Konsep peduli sosial adalah karakter yang sangat dianjurkan di dalam Islam, karena karakter ini menjadi salah satu dari cabang kesempurnaan iman seseorang. Di dalam Hadits riwayat Bukhori no. 13 dijelaskan bahwasanya keimanan seorang muslim tidak sempurna, jika belum mencintai atau menyayangi orang lain seperti ia mencintai atau menyayangi dirinya sendiri. Episode ini mengajarkan kepada kita tentang sikap peduli sosial, sopan santun, rasa empati, tolong menolong, dan rasa kasih sayang. Pada episode AuBelajar JualanAy dapat kita lihat pada adegan ketika Nussa membantu menawarkan dagangan Abdul, ini mencerminkan sikap peduli sosial, tolong menolong, rasa empati, dan kasih sayang. Untuk itu, animasi ini dapat membantu membentuk sikap dan perilaku anak-anak supaya lebih peduli terhadap orang lain dan lingkungan sekitar. Sabar Muh. Muynudinillah. Indahnya Tawakal, (Surakarta: Indiva Pustaka, 2. , 15Ae16. Shahifah Arisa, "Menumbuhkan Karakter Peduli Sosial Bagi Peserta Didik Dalam Perspektif Pendidikan Islam,"Journal of Comprehensive Science (JCS), 2 . , 1049. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Hakikat sabar adalah sikap menahan diri atau mengendalikan diri dalam menghadapi ujian dari Allah SWT dan menaati perintah Allah SWT. Sedangkan sabar dalam al-quryn adalah kemampuan bertahan mengendalikan diri baik ketika berada dalam damai ataupun perang, kemampuan bertahan dalam menaati perintah Allah swt. , baik dalam keadaan damai maupun perang, dan kemampuan bertahan dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah swt. Pada episode AuBelajar JualanAy menggambarkan nilai kesabaran dalam menghadapi beberapa situasi dalam kehidupan sehari-hari, seperti sabar dalam menunggu pembeli, sabar ketika melihat dagangan orang lain lebih ramai, dan sabar dalam menahan emosi. Melalui contoh perilaku dari adegan tersebut, anak dapat belajar dan mengembangkan sikap sabar dalam menghadapi kesulitan yang ada pada kehidupan sehari-hari. Kerja keras Kerja keras merupakan tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. 13 Nilai kerja keras termasuk dalam pendidikan karakter, di mana pendidikan karakter memiliki hakikat dan tujuan yang sama dengan pendidikan akhlak. Keduanya memiliki tujuan membentuk anak menjadi pribadi yang baik dan bermoral. Allah memerintahkan hambanya untuk bekerja keras, hal ini tercantum dalam ayatayat al-quryn salah satunya terdapat dalam Qs. Al-Jumuyh: 10. Kandungan surat tersebut menjelaskan bahwa kita diperintahkan Allah untuk mencari rezeki-rezeki yang bertebaran di muka bumi. Kerja keras termasuk dedikasi, kesabaran, tanggung jawab, ketekunan, dan rasa syukur yang tercermin dari akhlak yang baik. Orang yang bekerja keras akan mendapatkan kehidupan yang layak dan baik. Pada episode AuBelajar JualanAy memberikan contoh nilai kerja keras. Hal ini dapat dilihat pada adegan ketika Abdul dan Rarra berlomba-lomba menarik pembeli. Perlu anak-anak ketahui bahwa dalam berjualan juga diperlukan kerja keras dan sikap tawakal. Setelah berusaha semaksimal mungkin selanjutnya langkah diambil haruslah memasrahkan dan mempercayakan semua hasil kepada Allah. Sopyan Hadi, "Konsep Sabar Dalam Al-Quryn," JURNAL MADANI: Ilmu Pengetahuan. Teknologi. Dan Humaniora, 1 . , 486. Ismail Marzuki. Strategi Pembelajaran Karakter Kerja Keras, (Jakarta: Rausyan Fikr, 2. , 83. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Jujur Kejujuran ialah sebuah perilaku yang menunjukkan kebenaran di dalam hati maupun tingkah lakunya terhadap Allah dan manusia. 14 Jujur merupakan salah satu bentuk takwa kepada Allah, perbuatan mengatakan sesuatu yang benar, sesuai apa yang terjadi dan yang diketahui. Allah memerintahkan kita untuk berperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari karena jujur merupakan sumber ketenangan hati dan pondasi kepercayaan sesama manusia. Perilaku jujur akan membawa kebaikan dan keberkahan di dalam hidup Orang yang jujur akan mendapat pahala dan balasan surga. Animasi Nussa dan Rarra mengajarkan kepada anak-anak tentang perilaku jujur. Salah satunya pesan yang disampaikan pada episode AuBelajar JualanAu yang menekankan pentingnya bersikap jujur. Sikap jujur pada episode ini digambarkan pada saat memberikan uang kembalian kepada pembeli. Melalui adegan dan dialog dalam episode ini yang menggambarkan nilai kejujuran dapat memberikan contoh kepada anak-anak dalam menanamkan perilaku jujur pada situasi sehari-hari. Bersyukur Secara sederhana, syukur dapat diartikan sebagai rasa terimakasih atas nikmat yang diberikan Allah. Syukur ialah terlihatnya pengaruh nikmat Allah TaAoala pada lisan hamba-Nya dalam bentuk pujian, pada hati dalam bentuk pengakuan, dan pada anggota badan dalam dimensi ketaatan atau kepatuhan. Maksudnya ialah membalas nikmat Allah TaAoala dengan cara ucapan, perbuatan, dan disertai dengan niat untuk selalu mengingatNya. Di dalam Al-Quryn. Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk bersyukur, tetapi Allah juga memberitahukan janji-Nya apabila kita bersyukur. Hal ini tercantum dalam Qs. Ibrahim: 7, di mana Allah memberitahu kepada kita AuSesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah . Dan jika kamu mengingkari . ikmat-K. , maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih. Ay Kandungan ayat tersebut menjadi pengingat bagi kita bahwa adzab Allah SWT sangat keras dan menyakitkan bagi orang-orang yang enggan bersyukur. Izal Afifir Rahman. Jujur Kunci Hidup Makmur (Jawa Timur: CV. Beta Muroqi, 2. ,14. Lilis Amalia dan Komaru Zaman, "Syukur Dalan Perspektif Al-Quryn Studi Komparasi Tafsir Ibn Katsir Dan Tafsir Al-Ibriz,"TaAowiluna: Jurnal Ilmu Al-Quryn. Tafsir. Dan Pemikiran Islam, 4 . , 305. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Pesan yang disampaikan dalam episode AuBelajar JualanAy menekankan sikap Baik itu bersyukur dalam bentuk lisan ataupun perbuatan. Bersyukur dalam bentuk lisan terlihat dari dialog tokoh yang selalu mengucap alhamdulillah ketika kedatangan pembeli ataupun mendapatkan seberapapun hasil penjualan, sedangkan bersyukur dalam bentuk perbuatan terlihat dari adegan ketika Abdul dan Syifa memberi jelly sebagai ungkapan terimakasih dan bersyukur atas penjualannya yang laris manis. Dari adegan tersebut mencontohkan kepada anak-anak tentang sikap bersyukur dalam kehidupan sehari. Maka dari itu, animasi ini dapat membantu dalam menanamkan nilai akhlak pada anak-anak, mulai dari hal kecil seperti mengucap alhamdulillah. Mengucap kalimat thayyibah Kalimat thayyibah atau kalimat yang baik merupakan istilah bagi ungkapanungkapan baik yang diucapkan. Mengucap kalimat thayyibah merupakan anjuran Rasulullah SAW di mana aktivitas tersebut disukai Allah, sebagaimana sabda nabi:16 AuUcapan seorang hamba yang paling disenangi Allah adalah subhanallah, alhamdulillah, laa illahaillah, dan Allahuakbar. Ay (HR. Bukhori dan Musli. Mengucap terimakasih dan maaf juga termasuk kalimat thayyibah atau kalimat yang Mengucap kalimat thayyibah atau kalimat baik merupakan salah satu nilai yang disampaikan pada episode AuBelajar JualanAy. Mengucap kalimat thayyibah seperti alhamdulillah, terimakasih, dan maaf. Hal ini menunjukkan bahwa pada episode ini juga menekankan salah satu nilai akhlak yaitu mengucap kalimat thayyibah. Maka dari itu, animasi ini dapat dijadikan rujukan dalam menanamkan kebiasaan baik dan dijadikan rujukan dalam mengajarkan anak-anak mengucap kalimat thayyibah dalam kehidupan sehari-hari. KESIMPULAN Pesan-pesan yang terkandung dalam animasi Nussa dan Rarra merupakan ajaran agama Islam yang bersumber pada Al-Quryn dan Hadits. Adapun pesan tersebut secara garis besar merupakan tiga nilai pokok, yaitu nilai akidah, nilai ibadah, dan nilai akhlak. Nilai-nilai Ridhoul Wahidi. Keajaiban Melimpah Dari Kalimat Thayyiba, (Yogyakarta: Mutiara Media, 2. , 9. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 259-269 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. tersebut meliputi: . Nilai akidah berupa sikap tawakal kepada Allah SWT. Nilai akhlak mencakup sikap peduli sosial, jujur, sabar, syukur, dan kerja keras. Nilai ibadah berupa ibadah lisan yaitu mengucap kalimat thayyibah sebagai tanda syukur atas nikmat yang Allah SWT yang telah diberikan oleh-NYA. DAFTAR PUSTAKA