Pancasakti Science Education Journal PSEJ Volume 8 Nomor 1. April 2023, (Hal. 1 - . http://scienceedujournal. org/index. php/psej DOI 10. 24905/psej. Submitted: 26 September 2025. Accepted: 27 April 2026. Published: 28 April 2026 Tren Penelitian Media Digital STEM pada Pembelajaran IPA SMP di Indonesia: Systematic Literature Review 2014-2024 Rohanah1. Rizki Nor Amelia2* Prodi Pendidikan IPA. Universitas Negeri Semarang. Indonesia *E-mail: rizkinoramelia@mail. Abstrak Di era perkembangan teknologi, inovasi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan mendesak, salah satunya melalui pemanfaatan media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan media digital berbasis STEM pada siswa SMP di Indonesia dalam kurun waktu 2014Ae2024. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 54 artikel dari jurnal nasional dan internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode penelitian yang dominan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi . %), dengan publikasi terbanyak pada tahun 2023 . %). Jenis media digital yang paling banyak digunakan adalah e-modul . %), sedangkan teknik pengumpulan data umumnya menggunakan metode campuran . %). Analisis data deskriptif mendominasi . %), dengan kemampuan berpikir kritis sebagai variabel terikat yang paling sering dikaji . %), dan mata pelajaran sains menjadi konteks terbanyak . %). Temuan ini memberikan wawasan bagi pendidik, peneliti, dan pengembang untuk mengoptimalkan implementasi media digital berbasis STEM dalam proses Kata kunci: media digital. STEM, sekolah menengah pertama Abstract In this era of technological development, innovation in learning has become an urgent need, one of which is through the use of digital media. This study aims to analyze the use of STEM-based digital media among junior high school students in Indonesia between 2014 and 2024. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) by analyzing 54 articles from national and international journals. The results of the analysis show that the dominant research method is quantitative with a quasi-experimental design . %), with the most publications in 2023 . %). The most widely used type of digital media is e-modules . %), while the data collection technique generally uses a mixed method . %). Descriptive data analysis dominated . %), with critical thinking skills as the most frequently studied dependent variable . %), and science subjects as the most common context . %). These findings provide insights for educators, researchers, and developers to optimize the implementation of STEM-based digital media in the learning Keywords: digital media. STEM, junior high school Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia PENDAHULUAN Abad ke-21 menuntut adanya inovasi media pembelajaran sebagai alat bantu pendidik dalam melaksanakan kurikulum (Anita et al. Dalam sektor pendidikan, teknologi berperan penting dalam mendukung proses pengembangan media pembelajaran (Hidayah & Sutarto, 2. Oleh karena itu, dibutuhkan variasi media yang menarik serta mampu meningkatkan partisipasi siswa agar minat belajar tetap tinggi (Nuriah et al. , 2. Ketergantungan pada bahan ajar cetak seringkali membuat siswa kurang terampil menggunakan teknologi aplikasi pembelajaran berbasis teknologi, sehingga menimbulkan kejenuhan dalam mengikuti pelajaran (Hidayati et al. , 2. Sebaliknya, siswa lebih tertarik pada media yang menyajikan materi disertai gambar, foto, catatan, maupun video. Salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan guru adalah media pembelajaran digital, yang memiliki keunggulan dapat diakses dengan mudah kapanpun dan dimanapun (Arianti et Penelitian pembelajaran sebagian besar berfokus pada siswa menengah, dengan mobile learning apps berbasis Android sebagai produk yang paling dominan digunakan (Nugroho et al. , 2. Media dikembangkan sebaiknya diorientasikan pada kemajuan teknologi masa kini dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa agar dapat menunjang proses belajar yang lebih efisien (Komarudin et , 2. Pengembangan modul digital juga akan lebih baik jika diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran tertentu (Pixyoriza et , 2. Abad ke-21 dan Revolusi Industri keempat menuntut sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan penguaasan teknologi, yang salah satunya dapat dipenuhi melalui pembelajaran berbasis STEM atau Science. Technology. Engineering. Mathematics (Anjarsari et al. , 2. Pendekatan STEM mampu menarik minat siswa karena menekankan pada analisis permasalahan yang terjadi di kehidupan sehari-hari (Hidayati et al. Penelitian mengenai STEM banyak berfokus pada pengajaran, pembelajaran dan pemahaman konsep, dengan studi yang dominan dilakukan di Amerika Serikat. Inggris dan Swedia (Noris et al. , 2. Namun. Implentasi STEM di Indonesia masih belum optimal dan terbilang terlambat (Mustofiyah et , 2. STEM merupakan disiplin ilmu yang mencakup sains, dengan matematika sebagai alat pengolahan data, serta teknologi dan rekayasa sebagai penerapan konsep sains (Afriana et al. , 2016. Sumarni & Kadarwati. Pendekatan STEM diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan keberagaman dalam profesi di bidang STEM, meningkatkan keterampilan teknis maupun personal secara mendalam, serta mempersiapkan siswa menghadapi tantangan besar di abad ke-21 (Bybee, 2. Secara umum, komponen STEM mencakup: Science, yang mengelaborasi topiktopik relevan dengan sains. Technology, yang menunjukkan pemanfaatan teknologi untuk memahami dan mengatasi permasalahan. Engineering, yang menyajikan proyek atau eksperimen teknik yang menarik dan sesuai dengan tingkat pemahaman siswa. Mathematics, perhitungan matematika untuk menganalisis dan memahami data dalam konteks ilmiah (Hasanah et al. , 2. Proses pembelajaran berbasis STEM terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada siswa (Sumarni & Kadarwati, 2. Hal ini diperkuat oleh penelitian Hebebci & Usta . yang menunjukkan bahwa penerapan STEM secara keterampilan pemecahan masalah, kreativitas ilmiah, dan disposisi berpikir kritis siswa. Selain itu. STEM dapat diintegrasikan dengan pendekatan lain demi mencapai tujuan tertentu. Salah satunya adalah etnosains, di mana peserta didik dapat mengeksplor budaya dan solusi kreatif dengan pemahaman konsep sains yang kuat (Hayadi et al. , 2. Pada penelitian yang dilakukan oleh Muhammad & Widowati Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia STEM PJBL pemecahan masalah peserta didik. Pendekatan STEM juga berdampak pada sikap matematis siswa baik secara afektif maupun psikomotorik (Young et al. , 2011. Anita et al. , 2. Aktivitas STEM mendorong guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Kurniati & Suyanta, 2. , serta dapat diimplementasikan melalui strategi, pendekatan, model atau metode pembelajaran. Lebih jauh. STEM dapat diaplikasikan dalam bentuk bahan ajar, modul, lembar kerja, media pembelajaran, hingga asesmen (Farwati et al. , 2. Namun, di Indonesia implementasi STEM masih berfokus pada proses belajar mengajar, sedangkan penerapnnya dalam media pembelajaran masih tergolong sangat terbatas karena STEM masih tergolong relatif baru (Rahardhian et al. , 2. Tujuan dari penelitian systematic literatur review ini adalah memberikan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan metode penelitian di masa mendatang (Krull & Duart. Wu et al. , 2. Informasi mengenai STEM bermanfaat bagi peneliti dan pendidik untuk memahami perkembangan STEM di masa depan (Noris et al. , 2. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan media digital berbasis STEM pada siswa SMP di Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat Tipe publikasi Kata kunci Spesifikasi jurnal Tahun publikasi Tempat penelitian Asal peneliti Bidang Tipe penelitian Subjek penelitian menjadi wawasan bagi pendidik dalam pembelajaran, sekaligus menjadi rujukan bagi peneliti lain dalam melaksanakan penelitian maupun publikasi terkait media digital berbasis STEM yang relevan dengan kebutuhan era METODE Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR bertujuan untuk mengidentifikasi, penelitian terdahulu terkait suatu topik secara sistematis dan transparan. Prosedur penelitian ini mengacu pada tahapan Ardwiyanti et al. , meliputi: . Merumuskan masalah . Menentukan kriteria inklusi . Melakukan pencarian literatur melalui Google Scholar, laman jurnal, serta aplikasi Publish or Perish. Melakukan article coding menggunakan Paper Classification Form (PCF) dengan bantuan Microsoft Excel. Mengidentifikasi klasifikasi artikel sesuai kategori yang ditetapkan. Mensintesis hasil klasifikasi untuk memperoleh temuan utama. Kriteria review artikel serta distribusi artikel berdasarkan identitas jurnal disajikan secara berurutan pada Tabel 1 dan Tabel 2. Tabel 1. Kriteria Review Artikel Artikel yang terpublikasi di jurnal Media digital. STEM Jurnal internasional Jurnal nasional terindeks Sinta Indonesia Indonesia Semua mata pelajaran SMP Empiris Siswa sekolah menengah pertama Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia Tipe Jurnal Internasional Nasional Tabel 2. Distribusi Artikel berdasarkan Identitas Jurnal Status Nama Jurnal Jml Scopus Q2 Advances of Engineering Research EURASIA Journal of Mathematics. Science and Technology Education Sinta 1 Scopus Q3 Sinta 2 Sinta 3 Penulis (Yusufa et al. , 2. (Yuliardi et al. , 2. (Pramasdyahsari et al. (Ismail et al. , 2. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Kreano: Jurnal Matematika KreatifInovatif (Kamal et al. , 2. (Taqiyyah et al. , 2. (Sakdiah et al. , 2. (Laksono et al. , 2. (Lafifa & Rosana, 2. (Warouw et al. , 2. (Aprilia et al. , 2. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan. Pengajaran dan Pembelajaran EDUMATIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (Astutik et al. , 2. (Rosdiana et al. , 2. (Munandar et al. , 2. (Pixyoriza et al. , 2. (Agung et al. , 2. Jurnal Pendidikan dan Konseling JPPI: Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Al-Ishlah: Jurnal Pendiddikan JIPVA: Jurnal Pendidikan IPA Veteran (Pramasdyasari et al. (Anita et al. , 2. (Nuryanti & Nuryadi, (Alfarez & Asmarani, (Wulandari et al. , 2. (Masykur et al. , 2. PRIMA: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Tadris Matematika Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika UJME: UNNES Journal of Mathematics Education Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA (Wandani et al. , 2. (Sari & Apriyantika, (Hasanah et al. , 2. (Komarudin et al. (Komarudin et al. (Arianti et al. , 2. (Hidayah & Sutarto, (Nuriah et al. , 2. Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia Tipe Jurnal Status Sinta 4 Sinta 5 Nama Jurnal Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan AL KHWARIZMI: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam JIPMat: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JINoP : Jurnal Inovasi Pembelajaran JISE: Journal of Innovative Science Education Jml Penulis (Hidayati et al. , 2. (Khairunnisa et al. (Prihaswati et al. , 2. Yunita et al. (AAoyun et al. , 2. LOGARITMA: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan dan Sains JP3M: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi AKSIOMA: Jurnal matematik dan Pendidikan Matematika PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar PSEJ: Pancasakti Science Education Journal LENSA(Lentera Sain. : Jurnal Pendidikan IPA Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan Pedagogy BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi Widyadari DIKSAINS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan JIPM: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Jurnal Pembelajaran Sains Indo-MathEdu Intellectuals Journal Total (Setiawan et al. , 2. (Pasaribu & Ramalisa, (Komarudin et al. (Hafila et al. , 2. (Insani et al. , 2. Yuliani et al. , 2023 (Nanthi & Mutaqin, (Fitriana & Novi Ratna Dewi, 2. (Rizkika et al. , 2. (Wildana et al. , 2. (Rahardhian et al. Safitri et al. , 2. Pristi et al. , 2024 (Wijayanti et al. , 2. (Simbolon et al. , 2. (Yatin et al. , 2. (Megawati et al. , 2. (Madaniah & Listiaji, (Yuliardi & Andini. Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia HASIL DAN PEMBAHASAN Metode penelitian Klasifikasi artikel berdasarkan metode penelitian yang digunakan bersumber pada penelitian Yildiz et al. , . Penelitian mobile learning umumnya menggunakan metode kuantitatif, kualitatif atau metoe mixed sama seperti bidang pendidikan lainnya (Bozkurt et al. , 2015. Krull & Duart, 2. Dalam review ini, penelitian media digital berbasis STEM didominasi oleh metode kuantitatif . %), di mana desain eksperimen kuasi . %) paling banyak digunakan para peneliti, sedangkan metode true experiment hanya ditemukan sebesar 2%. Pada proses pembelajaran STEM melalui media interaktif, umunya menerapkan pembelajaran berbasis proyek dan eksperimen (Ummah et al. , 2. Penelitian mengenai pengaplikasiaan STEM menggunakan tipe penelitian & pengembangan kuantitatif (Farwati et al. , 2. Menurut Sugiyono . metode research and development merupakan metode penelitian untuk mengasilkan produk dan menguji keefektifan produk. Ditemukan juga beberapa artikel yang menerapkan metode mixed triangulation . %), metode yang menggabungkan antara metode kuantitatif dan Metode kualitatif sendiri tidak ditemukan pada review ini mengingat kriteria artikel adalah tipe penelitian empiris. Ketertarikan peneliti Indonesia terhadap (Ardwiyanti et al. , 2. Tabel 3. Distribusi Artikel berdasarkan Metode Penelitian Model Desain penelitian Persentase (%) True experiment Kuantitatif Quasi experiment Survei Korelasi Kualitatif Studi kasus Analisis konten Analisis budaya Mixed Triangulation Tahun publikasi Gambar 1 merupakan grafik jumlah artikel yang terpublikasi pada periode tahun 2014 hingga 2024. Ada beberapa tahun di mana tidak ditemukan artikel yang sesuai dengan kriteria review ini, yaitu pada tahun 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019. Pada tahun 2016 . %), hanya ditemukan 1 artikel mengenai media digital berbasis STEM di Indonesia. Pada tahun 2020 . %), terjadi peningkatan jumlah artikel yang terpublikasi. Menurut Sari & Apriyantika . Media pembelajaran digital mulai digunakan pada tahun 2020 dikarenakan proses belajar dilaksanakan secara daring akibat pandemi covid-19. Peningkatan berlanjut pada tahun 2021 . %) dan 2022 . %). Titik tertinggi publikasi artikel terjadi pada tahun 2023 . %). kemudian, pada tahun 2024 . %), jumlah artikel mengalami penurunan. Berdasarkan penelitian Farwati et al. , jumlah artikel mengenai implementasi STEM di Indonesia masih relatif minim jika dibandingkan dengan jumlah pengajar dan peneliti pada bidang sains. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk mengeksplorasi implementasi STEM pada Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia jumlah artikel Gambar 1. Distribusi Artikel berdasarkan Tahun Publikasi Tipe penggunaan media digital Analisis mengindentifikasi tipe penggunaan media digital pada pembelajaran STEM. Salah satu kelebihan media digital, siswa dapat mengakses media tersebut dimanapun dan kapanpun (Taqiyyah et al. , 2. Artikel yang dianalisis banyak ditemukan menggunakan E Modul . %) sebagai media yang diteliti. Emodul terintegrasi STEM mampu meningkat kan kemampuan berpikir kreatif, motivasi, dan hasil belajar siswa secara siginifikan (Megawati et al. , 2022. Fitriana & Novi Ratna Dewi, 2024. Agung et al. , 2. Tipe media pembelajaran buku digital . %) juga banyak digunakan. E-LKPD . %), aplikasi m-learning . %), dan komik digital . %). Selain itu, ditemukan media lain seperti website, game. AR, animasi, dan lab virtual. Menurut analisis Widya et al. , siswa memerlukan media pembelajaran digital dengan fitur animasi dan video serta mengandung materi yang selaras dengan fenomena sehari-hari. Siswa yang tertarik pada media pembelajaran akan meningkatkan motivasi belajar. Tabel 4. Distribusi Artikel berdasarkan Penggunaan Media Digital Media digital Persentase (%) Animasi Aplikasi mobile learning Augmented Reality Buku Digital E-LKPD Komik Digital E-modul Game Laboratorium Virtual Website Alat pengumpulan data Sebagian besar artikel yang dianalisis menggunakan pendekatan mixed methods . %) dengan mengombinasikan dua atau lebih alat pengumpulan data (Yildiz et al. Alat yang paling banyak digunakan adalah angket . %), umumnya berupa validasi respon dari ahli maupun siswa. Selain itu, ditemukan pula penggunaan pengukuran . dengan persentase 4%, yang sebagian besar dilakukan melalui pretest dan Pretest penggunaan media, sedangkan posttest setelah media diterapkan dalam pembelajaran, sehingga hasil keduanya dapat menunjukkan efektivitas media digital digital (Yunita et al. Sementara itu, teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi tidak ditemukan pada artikel yang dianalisis. Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia Tabel 5. Distribusi Alat Pengumpulan Data Alat pengumpulan data Persentase (%) Angket Wawancara Mixed Observasi Pengukuran Teknik analisis data Klasifikasi dilakukan berdasarkan teknik analisis data yang digunakan dalam Sebagian besar artikel menggunakan analisis deskriptif . %), yang terbagi menjadi deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Analisis deskriptif kualitatif diperoleh dari kritik dan saran para ahli, sedangkan deskriptif kuantitatif diperoleh melalui perhitungan skor validasi pada lembar penilaian ahli (Aprilia et Selain itu, teknik analisis data berupa t-test juga ditemukan . %), dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan variabel terikat antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (AAoyun et al. , 2. Teknik analisis Mann-Whitney digunakan dalam 2% artikel, umumnya sebagai alternatif t-test ketika data penelitian tidak berdistribusi normal (Insani et al. , 2. Tabel 6. Distribusi Teknik Analisis Data Teknik Persentase (%) Deskriptif T-test Mann-Whitney test Variabel terikat Sebanyak mencantumkan variabel terikat karena sebagian besar penelitian masih terbatas pada tahap validasi produk tanpa menguji Variabel terikat yang paling dominan adalah kemampuan berpikir kritis . %) dan berpikir kreatif . %). Penelitian Lafifa & Rosana . menunjukkan bahwa media digital terintegrasi STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital siswa. Selain itu, variabel lain yang ditemukan mencakup hasil belajar . %), literasi sains . %), serta beberapa variabel lain dengan persentase yang lebih kecil. Hal ini sejalan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif (Pramasdyasari et al. , 2. Oleh karena itu, integrasi sains, teknologi, teknik, dan matematika dalam pembelajaran STEM pengembangan keterampilan abad ke-21 (Nuryanti & Nuryadi, 2. Tabel 7. Distribusi Variabel terikat Variabel terikat Persentase (%) Hasil belajar Motivasi Pemahaman konsep Berpikir kritis Berpikir komputasi Berpikir kreatif Literasi matematis Pemecahan masalah Literasi sains Copyright A2026. PSEJ. ISSN 2528 Ae 6714 (Prin. ISSN 2541 Ae 0628 (Onlin. Pancasakti Science Education Journal, 11 . April 2026- . Rohanah. Rizki Nor Amelia Variabel terikat Literasi digital Kemampuan Tidak tersedia Mata pelajaran Media digital berbasis STEM dalam penelitian pada jenjang SMP didominasi oleh dua mata pelajaran utama, yaitu sains . %) dan matematika . %). Dominasi sains sejalan dengan fokus pembelajaran IPA di SMP serta erat kaitannya dengan komponen penyusun STEM (Science. Technology. Engineering, and Mathematic. Integrasi STEM IPA interdisipliner, sehingga mendorong siswa memiliki pengetahuan yang utuh dan menyeluruh menyeluruh (Kurniati & Suyanta. Selain itu, pendidikan STEM yang berfokus pada sains dan matematika bertujuan mengenalkan pemanfaatan teknologi dalam mengembangkan suatu produk (Priatna et al. Temuan ini menegaskan peran strategis pembelajaran IPA sebagai wahana untuk keterampilan abad ke-21 melalui integrasi media digital berbasis STEM. Sains Matematika Sains Gambar 2. Matematika Distribusi Mata Pelajaran SIMPULAN Penelitian mengenai penggunaan media digital berbasis STEM pada siswa SMP paling banyak menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi serta metode Persentase (%) research and development. Publikasi artikel terbanyak ditemukan pada tahun 2023, dengan jenis media digital yang dominan berupa emodul. Teknik pengumpulan data umumnya menggunakan pendekatan mixed methods, sedangkan analisis data yang paling sering digunakan adalah deskriptif. Variabel terikat yang paling banyak diteliti adalah kemampuan berpikir kritis, sementara mata pelajaran yang paling sering menjadi konteks penelitian adalah Temuan ini memberikan gambaran tren penelitian dekade terakhir sekaligus menjadi rujukan bagi pendidik, peneliti, dan mengimplementasikan media digital berbasis STEM yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. DAFTAR PUSTAKA