Jurnal Abdidas Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Halaman 341 - 349 JURNAL ABDIDAS http://abdidas. org/index. php/abdidas Sosialisasi Peranan Orang Tua dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah pada Siswa Sekolah Dasar Hani Subakti PGSD. Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Indonesia E-mail: hanisubakti@uwgm. Abstrak Covid 19 mengubah segalanya termasuk di bidang pendidikan dasar. Banyak orang tua harus bekerja ekstra dalam mendidik anak-anaknya. Ini dilakukan karena pendidikan yang dulunya dilakukan secara tatap muka di sekolah kini diubah menjadi dalam jaringan dan dilakukan di rumah masing-masing. Adapun tujuan dalam pengabdian ini untuk menyosialisasikan peranan orang tua dalam pendampingan kegiatan belajar di rumah pada siswa sekolah dasar. Dalam pengabdian ini telah disosialisasikan bagaimana cara memperoleh hasil belajar yang baik dalam kegiatan belajar anak di rumah. Dalam hal ini juga telah dilakukan pendampingan tentang bagaimana cara yang baik dan tepat kepada orang tua siswa agar mampu memberikan pendampingan belajar kepada anak-anaknya dengan sebaik-baiknya. Selain itu diharapkan orang tua selalu mengawasi dan mendampingi anak dalam belajar di rumah dengan membagi waktu belajar anak di antara kesibukan orang tua. Dengan demikian diharapkan akan mendapatkan hasil belajar yang baik. Kata kunci: sosialisasi, peran orang tua, belajar anak Abstract Covid 19 changed everything, including in the field of basic education. Many parents have to go the extra mile in educating their children. This is done because education that used to be done face-to-face in schools has now been changed to online and carried out in their homes. The purpose of this service is to socialize the role of parents in assisting learning activities at home for elementary school students. In this service, it has been socialized how to get good learning outcomes in children's learning activities at home. In this case, mentoring has also been carried out on how to properly and appropriately teach parents to be able to provide learning assistance to their children as well as possible. In addition, it is hoped that parents will always supervise and accompany their children in learning at home by dividing their children's study time among their busy Thus, it is hoped that good learning outcomes will be obtained. Keywords: socialization, the role of parents, children's learning Copyright . 2022 Hani Subakti A Corresponding author Address : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Email : hanisubakti@uwgm. DOI : https://doi. org/10. 31004/abdidas. ISSN 2721- 9224 (Media Ceta. ISSN 2721- 9216 (Media Onlin. Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. bersumber dari faktor yang ada pada diri anak PENDAHULUAN Covid-19 mengubah segalanya termasuk Indonesia. dan faktor yang ada di luar diri anak. Faktor Proses yang ada didiri anak, yaitu kecerdasan, bakat pembelajaran menjadi berbeda, sehingga membuat khusus, sifat-sifat pribadi. Sedangkan yang siswa harus belajar di rumah. Dalam hal ini ada di luar diri anak, yaitu keluarga, sekolah, membuat peran orang tua juga sangat diperlukan dan masyarakat sekitar. Dari faktor tersebut untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya yang masih belum bisa memahami tentang pandemi yang sedang mewabah untuk tetap berdiam diri di rumah. Di sini terlihat bagaimana pelanggaran terhadap norma-norma sosial pola asuh orang tua saat belajar di rumah menjadi yang berlaku dalam masyarakat. sangat menentukan hasil belajar. Berdasarkan hasil Sehingga Pengembangan observasi, peneliti mendapatkan permasalahan Pengembangan ini berupa pemeliharaan dan Sebab fungsi bimbingan yang pendampingan orang tua terhadap belajar siswa. membantu anak untuk memelihara potensi Saat melakukan proses pembelajaran di rumah yang dimilikinya serta mengembangkannya untuk tujuan-tujuan yang positif Hal ini mengakibatkan kurangnya semangat belajar siswa yang mengakibatkan tugas- peningkatan, pengembangan di sini bukan tugas yang diberikan tidak dikerjakan oleh siswa. hanya pengembangan hobi namun juga Menurut Syukur et al . orang tua mempunyai beberapa fungsi, yaitu: pengembangan semua aspek yang ada di dalam diri anak. Pemahaman Salah sehari-hari. Pemeliharaan dan Penyesuaian diri Dalam perkembangan baik di rumah, di kesulitan dalam belajar atau kurang paham sekolah dan di masyarakat, anak selalu tentang dirinya sendiri, pemahaman terhadap Dalam terhadap orang lain. Sebelum anak memiliki sehingga baik orang tua dan guru dapat pemahamannya sendiri, guru dan orang tua membantu anak untuk mempercepat dalam perlu memiliki pemahaman yang memadai, penyesuaian diri. Sebab dengan keterlambatan kemampuan dan kecerdasan bakat. dan tidak ada penyesuaian diri mengakibatkan Pencegahan Anak kesulitan dalam belajar. mempunyai dorongan yang mengarahkan Dorongan-dorongan Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. Mengenalkan anak dengan dunia luar. Kegiatan Belajar Anak Menurut Rusman . menyatakan bahwa kegiatan belajar merupakan upaya yang dilakukan Mengembangkan sosialisasi anak. Mengenalkan menanamkan disiplin pada anak. pengetahuan terhadap kemampuan potensi, minat, bakat yang ada dalam diri anak. Kegiatan belajar Kegiatan Siswa Dalam Belajar anak dilakukan secara beragam agar terjadi Menurut Mushlihin . menjelaskan interaksi antara anak dan guru maupun guru dan bahwa kegiatan belajar siswa dibagi menjadi 3 Menurut Setiawan . menjelaskan kategori, yaitu: bahwa kegiatan belajar anak dapat diartikan Kegiatan sebagai proses, di mana membangun makna yang mandiri/individual, artinya setiap anak yang berlangsung secara berkesinambungan atau terus ada dalam kelas melakukan kegiatan belajar menerus, dan apa bila terdapat kondisi yang baru masing-masing. Kegiatan belajar tersebut mungkin sama atau mungkin pula berbeda menciptakan pemahaman yang baru menurut antara seorang siswa dengan siswa lainnya. pemahaman diri sendiri. Menurut Subakti . Kegiatan siswa dalam belajar kelompok. Dalam meningkatkan artinya siswa melakukan kegiatan dalam tingkah laku seseorang diperlihatkan dalam bentuk situasi kelompok. Misalnya berdiskusi dalam bertambahnya kualitas dan kuantitas kemampuan memecahkan masalah. dalam berbagai bidang. Jika dalam proses belajar Kegiatan siswa dalam pembelajaran klasikal, seseorang tidak dapat peningkatan kemampuan artinya semua siswa dalam waktu yang sama. dapat dikatakan orang tersebut belum mengalami Misalnya bila guru mengajar dengan metode proses belajar. Berdasarkan pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan belajar anak termasuk metode belajar klasikal. merupakan proses yang dilakukan anak dalam berinteraksi dengan guru yang bersifat dipengaruhi dan memengaruhi. Salah satu unsur yang terpenting dalam Dalam proses belajar yang terpenting bukan menghilangkan hal-hal yang harus dipelajari tapi pengalaman, dan kompetensi. Menurut Ansyar mengerti atau memperoleh pengertian yang jelas . fungsi kegiatan belajar anak yaitu: tentang sangkut paut dan hubungan tertentu dalam Mengembangkan seluruh kemampuan yang materi pelajaran yang mengandung suatu masalah. memecahkan masalah yang dihadapi (Subakti. Fungsi Kegiatan Belajar Kegiatan dimiliki oleh anak. Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. Sehingga mencegah kemungkinan Jenis-Jenis Kegiatan Dalam Belajar Anak Menurut Wahyuningsih . jenis-jenis terjadi suatu pelanggaran-pelanggaran terhadap kegiatan belajar anak ialah membaca, melihat norma-norma menulis cerita. Jenis-jenis kegiatan belajar yaitu: Adapun permasalahan ini harus segera Kegiatan Visual yang termasuk di dalamnya Untuk itu peneliti menyosialisasikan seperti membaca, memperhatikan gambar bimbingan orang tua dalam kegiatan belajar anak demonstrasi, percobaan, dan pekerjaan orang di masa pandemi Covid 19 pada siswa sekolah Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam Kegiatan lisan seperti merumuskan, bertanya, mengadakan wawancara, dan diskusi. bimbingan orang tua dalam kegiatan belajar anak di masa pandemi Covid 19 pada siswa sekolah Kegiatan mendengarkan seperti percakapan, diskusi, musik, dan pidato. Adapun manfaat yang dapat diberikan dengan penelitian ini di antaranya sebagai berikut Kegiatan menulis seperti menulis cerita . Bagi guru, penelitian ini dapat digunakan karangan, laporan, angket, dan menyalin. sebagai gambaran mengenai kendala orang tua Kegiatan menggambar seperti menggambar, dalam kegiatan belajar anak pada masa pandemi membuat grafik, peta, dan diagram. Kegiatan . Bagi siswa, penelitian ini dapat percobaan membuat konstruksi dan bermain. Kegiatan dan mengambil keputusan. METODE Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Kegiatan emosional seperti menaruh minat, kendala orang tua pada masa pandemi covid-19. mengingat, memecahkan soal, menganalisis, membantu siswa memecahkan masalah terhadap pendampingan kegiatan belajar di rumah pada bergairah, dan tenang. siswa sekolah dasar di SD Negeri 012 Samarinda Anak dalam hal perkembangan mempunya Ulu Tahun. Menurut Mamik . Pengabdian dorongan yang mengarahkan untuk berbuat. yang bertujuan untuk memahami suatu kenyataan Dorongan-dorongan itu bersumber dari faktor yang sosial, di mana melihat dunia dari apa adanya ada pada diri anak dan faktor yang ada di luar diri bukan melihat dunia yang seharusnya (Subakti. Faktor kecerdasan, bakat khusus, sifat-sifat pribadi. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SD Sedangkan yang ada di luar diri anak, yaitu Negeri 012 Samarinda Ulu, yang terletak di Jalan keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar. Dari Abdul Wahab Syahrani. Kelurahan Gunung Kelua, faktor tersebut bisa mengarahkan perbuatan yang Kecamatan Samarinda Ulu. Kota Samarinda. Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. Provinsi Kalimantan Timur. Adapun subjek dalam Mengawasi kegiatan belajar merupakan hal penelitian ini yaitu orang tua siswa kelas IIA di SD Negeri 012 Samarinda Ulu. pembelajaran daring serta penggunaan waktu belajar dapat memengaruhi keberhasilan anak HASIL DAN PEMBAHASAN dalam belajar di rumah. Ini dilakukan untuk Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran meningkatkan kedisiplinan siswa dalam belajar. orang tua dalam menyediakan fasilitas belajar Hasil nilai-nilai belajar siswa yang sudah baik selama masa pendemi covid-19 sangat penting. Hal dimaksimalkan kembali oleh setiap orang tua ini berpengaruh terhadap kenyamanan setiap anak yang melaksanakan proses pembelajaran daring. mengulang kembali materi yang diberikan guru Ini juga sudah sesuai dengan apa yang diberikan pada pagi hari dan mengulangnya kembali di oleh setiap orang tua siswa yang menyediakan malam hari. Adapun tujuan dari ini agar anak-anak fasilitas belajar bagi anak-anaknya pada saat mudah memahami dan mengingat kembali materi belajar di rumah mulai dari membeli buku lembar yang diberikan serta memanfaatkan waktu kosong kerja siswa (LKS) dan juga pihak sekolah sudah di malam hari dengan kegiatan belajar sebelum menyediakan buku paket. Selain itu semua orang mereka beristirahat. Ini sesuai dengan teori yang tua sudah menyediakan fasilitas penunjang belajar dikemukakan oleh (Quraisy & Suardi 2. lainnya seperti pembelian paket internet dan Dalam mengatasi kesulitan belajar orang tua memasangkan wifi di rumah, serta mengatur waktu melakukan segala cara untuk membantu anak- belajar anak. Jadi anak tidak hanya fokus untuk anaknya yang mengalami kesulitan belajar atau belajar tetapi juga diberikan waktu untuk bermain kurang memahami materi yang diberikan oleh dan beristirahat sejenak. Hal ini juga sudah sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh (Muslim, membantu anaknya yang mengalami kesulitan Setiap Orang mengajarkan kembali materi yang diberikan oleh Berdasarkan penelitian, jika tidak ada orang tua siswa yang membantu anak-anaknya yang mengalami kesulitan belajar pasti anak tersebut tidak akan mengumpulkan tugas yang diberikan. Hal ini juga sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh (Aisyah, 2. Gambar 1. Orang Tua Mendampingi Anak Belajar Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. Pada kegiatan menggambar setiap orang tua selalu memberikan edukasi dan pemahaman ide serta memberikan motivasi kepada setiap anakanak mengatasi kesulitan menggambar pada anak yang sulit menentukan sebuah ide dalam menggambar. Orang tua juga sudah membuatkan sedikit pola Gambar 2. Peneliti Mewawancarai Siswa Seperti yang diungkapkan oleh Rusman . menyatakan bahwa dalam kegiatan menulis selain guru yang berperan dalam melatih anak dari gambar yang akan mereka gambar sehingga setiap sudah bisa mengikuti gambaran dari pola tersebut hal ini juga sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh (Syukur et al. , 2. Kegiatan visual juga dapat memengaruhi untuk menulis orang tua juga memiliki peran yang penting dalam melatih setiap anaknya untuk menulis dengan baik terutama pada masa pandemi covid-19 yang membuat guru tidak bisa bertatap muka secara langsung dalam melatih setiap anak untuk menulis. Berdasarkan hasil penelitian membimbing anak-anak dalam menulis. Ini sesuai dengan pernyataan guru bahwa tulisan setiap anak sudah mulai bagus dikarenakan adanya bimbingan dari orang tua dan didukung oleh pernyataan setiap siswa bahwa mereka selalu dibimbing untuk keberhasilan anak untuk memahami materi yang diberikan guru seperti berupa gambar atau video. Oleh sebab itu, pentingnya bimbing dari orang tua. Berdasarkan hasil wawancara dari guru dan siswa bahwa setiap orang selalu membimbing setiap anaknya dalam kegiatan visual. Ini terlihat dari semua anak yang mudah dalam memahami materi yang diberikan guru dikarenakan adanya faktor bimbingan dari orang tua. Pendapat ini juga di perkuat dengan teori yang dikemukakan oleh (Wahyuningsih, 2. Guru yang memberikan bimbingan dalam menulis dengan baik dan rapi. keberhasilan anak dalam meningkatkan prestasi Selain Namun dalam hal ini kebanyakan anak segan bertanya kepada guru. Oleh sebab itu, setiap orang tua juga haru memahami materi yang diberikan guru. Hal ini bisa dibuktikan dari setiap Gambar 3. Sosialisasi kepada Orangtua anak yang tidak mengalami kesulitan dalam kegiatan lisan dikarenakan setiap anak akan Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. bertanya kepada orang tuanya. Pendapat ini diperkuat berdasarkan teori yang dikemukakan anak-anaknya oleh (Setiawan, 2. mendapatkan nilai baik saat mereka diberikan Segala upaya dilakukan oleh setiap orang tua dalam mengatasi kesulitan kegiatan motorik Ini dikemukkan oleh (Wahyuningsih, 2. yang dialami oleh anaknya. Mulai dari membantu anak dalam kegiatan praktik seperti menggambar. SIMPULAN Setiap orang tua selalu membimbing anak-anaknya Berdasarkan dalam kegiatan tersebut. Cara orang tua dalam mengatasi hal tersebut dengan cara memberikan pendampingan kegiatan belajar di rumah pada ide-ide kepada setiap anaknya serta memberikan siswa sekolah dasar di SD Negeri 012 Samarinda contoh gambar apa yang mereka ingin gambar. Ini Ulu Tahun, maka dapat disimpulkan bahwa orang juga sudah sesuai dengan teori yang dimukakan tua memiliki peran penting dalam membimbing oleh (Mushlihin, 2. setiap anak-anaknya dalam proses kegiatan belajar Dalam melatih kegiatan mental setiap anak dari rumah. Hal ini dapat dibuktikan dari adanya orang tua selalu memberikan kebebasan kepada orang tua yang menyediakan fasilitas belajar setiap anak untuk menentukan pendapat mereka seperti buku paket/lembar kerja siswa (LKS), alat Setiap anak mengambil keputusan apa tulis, dan paket internet/wifi. Dalam kegiatan yang mereka ingin lakukan seperti menentukan belajar yang dilakukan di rumah orang tua selalu sendiri gambar apa yang mereka ingin gambar. mengawasi dan mendampingi anaknya. Orang tua Namun juga membagi waktu belajar anaknya, di mana pemahaman terlebih dulu kepada setiap anaknya pada saat pagi hari dan malam hari. Pada kegiatan kemudian mereka diberikan kebebasan untuk belajar di rumah upaya yang dilakukan oleh orang memilih sesuai dengan apa yang mereka ingin tua untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami Hal ini juga sesuai dengan teori yang dikemukkan oleh (Ansyar, 2. pemahaman terlebih dahulu dan menjelaskan Dalam membimbing kegiatan emosional setiap anak orang tua juga selalu memberikan kembali mengenai materi yang tidak dipahami oleh anaknya. motivasi kepada semua anaknya agar mereka Dalam kegiatan belajar orang tua berperan selalu bersemangat dalam belajar meskipun hanya penting untuk membimbing kegiatan belajar anak belajar dari rumah. Tujuan dari membimbing ini sehingga anak tidak merasa kesulitan. Pada adalah agar setiap anak tidak merasakan bosan kegiatan menulis orang tua membimbing anaknya pada saat belajar di rumah. Hal ini dikarenakan yang kesulitan dalam menulis dengan selalu mereka tidak bisa melakukan belajar tatap muka melatih anaknya untuk menulis dengan rapi. Orang tua juga selalu membimbing anaknya pada Jurnal Abdidas Vol 3 No 2 Tahun 2022 p-ISSN 2721-9224 e-ISSN 2721-9216 Sosialisasi Peranan Orang Tua Dalam Mendampingi Kegiatan Belajar di Rumah Pada Siswa Sekolah Dasar Ae Hani Subakti DOI: https://doi. org/10. 31004/abdidas. kegiatan menggambar dengan memberikan ide-ide Selain itu pada kegiatan belajar anak seperti kegiatan mendengarkan, visual, lisan, motorik, mental, dan emosional orang tua sangan berperan aktif dalam membimbing anaknya. Dengan adanya bimbingan orang tua sehingga anak tidak mengalami kesulitan dalam belajar. Menuju Perubahan Hidup: Edisi Pertama. Kencana. Novita. , & Agustina. Bimbingan Orang Tua Dengan Disiplin Siswa. , 1Ae Prasetya. Hani S. Dan Hety D. Pemertahanan Bahasa Dayak Kenyah Di Kota Samarinda. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa. Sastra. Dan Pengajarannya. Nomor 3. Volume 3. Tahun 2020. Halaman 295Ae Https://Doi. Org/10. 30872/Diglosia. V3i3. DAFTAR PUSTAKA