Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 9 No. 2 Maret 2022 P - ISSN : 2503-4413 E - ISSN : 2654-5837. Hal 350 Ae 356 STRATEGI BISNIS ONLINE SALAD BUAH DL DI MAJENE MELALUI VALUE CO-CREATION PADA MASA PANDEMI COVID-19 Oleh: Mutiara Ulpa Pariwisata. Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta (STIPRAM) mutiaraulpa@gmail. Articel Info Abstract Article History : Regulations set by the government due to the transmission of Covid-19 Received 24 February - 2022 have a major impact on entrepreneurial activities, especially for small Accepted 24 March - 2022 business actors. Innovation and creativity in product marketing to create Available Online 30 March shared value with consumers is a solution in adaptation during the Covid-19 pandemic and as a strategy to stabilize the economy. The purpose of this study was to describe the condition of the food business during the pandemic in Majene City, to describe the problems experienced by the DL Fruit Salad food business, especially during the covid-19 pandemic, to describe the value co-creation that emerged in the DL Fruit Salad food business and to create a model. problem solving against obstacles from the DL Fruit Salad food business. This research method uses a qualitative approach with purposive sampling in sample selection, and through observation, interviews, and literature studies in extracting data. innovation and creativity in pordak marketing and establishing good relationships with consumers to build shared value and product loyalty. Keywords : Strategy. Business. Online. Value Co Creation PENDAHULUAN Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami berbagai masalah besar yang cukup berdampak diberbagai bidang, diantaranya bidang pariwisata, sosial, politik, pendidikan, agama, dan juga tidak ketinggalan dalam bidang ekonomi. Tahun 2020 menjadi tahun terberat yang dirasakan negara indonesia, tepatnya pada tanggal 2 Maret Presiden Jokowidodo mengumumkan adanya 2 kasus masyarakat yang positif terpapar virus corona. Masuknya virus corona di indonesia ini merupakan sebuah masalah besar, hingga menjadi sorotan hampir seluruh media besar Indonesia baik itu di Stasiun TV. Radio, dan juga Media Online. Berbagai daerah di indonesia merasakan dampak pendemi virus corona, salah satunyadi Kabupaten Majene. Provinsi Sulawesi Barat. Penularan kasus virus corona di Sulawesi Barat saat ini memasuki satu tahun enam bulan, dimana penularan ini berawal dari kasus pertama terkonfirmasi positif covid-19 merupakan seorang santri asal Kabupaten Majene. Usai kasus pertama covid-19 di Kabupaten Majene terdeteksi, kasus corona di Sulawesi Barat mulai meningkat. Awal penularan virus corona di kabupaten majene banyak berasal dari case,artinya orang yang bepergian dari luar Sulbar yang dinyatakan positif COVID-19. Dari imported case, penularan virus corona mulai menjadi transmisi lokal. Hingga kemudian jumlah kasus corona dua kali lipat meningkat pasca gempa 6,2 magnitudo yang mengguncang Majene dan Mamuju pada Jumat 15 januari 2021. Hal itu menyusul sebagian besar warga berbaur di pengungsian serta mobilitas relawan kemanusiaan yang banyak berasal dari luar Interaksi langsung pun tak terhindarkan yang berpotensi menularkan COVID-19. Saat itu. Data Dinas Kesehatan Sulawesi Barat, sebanyak 2020 orang terpapar COVID-19 hingga 6 Januari 2021. Namun sebulan usai gempa, kasus positif COVID-19 meningkat dua kali lipat 701 orang pada 10 Februari Dan perkembangan kasus corona di Kabupaten Majene pada saat ini bertambah namun secara lambat dengan jumlah kasus Masuknya virus corona di Kabupaten Majene telah mengacaukan semua sektor dalam daerah khusunya pada sektor industri baik mikro maupun makro yang tercatat paling merasakan dampak dari kehadiran virus ini. Hal ini akibat PSBB pemerintah berdampak besar terhadap Karena itu, para pelaku usaha kecil maupun pelaku usaha menengah keatas mencari solusi untuk menstabilkan kondisi perekonomian yang ada dengan cara memasarkan produk yang dijual secara online . nline-sellin. Kegiatan home industry merupakan kegiatan wirausaha/bisnis yang paling banyak diminati pada masa pandemi COVID-19akhir-akhir ini. Kegiatan ini banyak diminati oleh kalangan masyarakat terutama dikalangan orang-orang yang telah di PHK (Pemutusan hubungan kerj. , ibu rumah tangga dan mahasiswa dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi, mulai dari menggunakan modal yang tidak cukup besar, implementasi dari hobi atau kegemaran, mengisi waktu luang yang menambah penghasilan dan menambah perekonomian keluarga. Usaha ini sangat menarik karena dapat dilakukan dirumah dengan waktu yang fleksibel dan dapat dibantu dengan kecanggihan teknologi sebagai media pemasaran dan penjualan. Usaha ini terbilang efektif saat pelaku usaha mampu menguasai pasarnya di media hopping/e-commerce. Seperti Instagram. Facebook,WhatsApp. Shopee. Tokopedia. Tidak hanya itu, pelaku usaha juga memiliki system antar/delivery yang beragam,mulai dari jasa antar pribadi yang mirip dengan sistem Restaurant-toConsumer Delivery, atau menggunakan plat form online delivery seperti Go-Send atau Grab Express. Sebagaimana dari hasil penelitian Setiawan dkk . pada tabel analisis SWOT nya terdapat kelemahan dalam strategi pemasaran yaitu, rendahnya pengetahuan dan skill SDM dalam pemasaran online, masih kurangnya tampilan produk yang dijual secara online, rendahnya pengetahuan tentang fitur pemasaran online (GoogleSEO, ads/social media marketing, dll. ),dan rendahnya pengetahuan tentang pengoprasian aplikasi pemasaran online. Hal memungkiri bahwa masih banyak pelaku usaha yang kurang pengetahuan terkait strategi bisnis online yang efektif, khususnya social media marketing. Sistem pemasaran yang paling umum dan mudah digunakan, namun terdapat beberapa fitur yang belum diketahui atau dimengerti oleh pelakuusaha yang dapat membantu perkembangan bisnis, khusunya dibidang Melalui fenomena diatas, maka penulis selaku pemula dalam berbisnis memanfaatkan kondisi tersebut dengan melihat peluang untuk menciptakan prodak makanan yang sistem kerjanya mampu berdaptasi dalam situasi dimasa pandemi Membangun bisnis makanan yaitu salad buah (Salad Buah DL) sebagai suatu usaha dibidang makanan yang dapat dinikmati,berkualitas mengedepankan kandungan gizi agar konsumen tetap sehat, menjual makanan terbaik dengan harga yang terjangkau agar dapat dinikmati oleh semua kalangan serta selalu berkreasi dalam inovasi produk untuk menyasar selera muda-mudi dan memberikan layanan yang memuaskan. Produk makanan (Salad Buah DL) mengedepankan jaminan kebersihan dan kandungan gizi makanan, memberikan harga jual makanan yang terjangkau tanpa masyarakat, memudahkan konsumen dalam menyediakan penjualan secara online serta Memberikan konsumen dengan meminimalisir waktu Berdasarkan uraian diatas maka adapun maksud dan tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan ini, yaitu. mendeskripsikan kondisi bisnis usaha makanan dimasa pandemi di KotaMajene, memaparkan problem apa saja yang dialami oleh usaha makanan Salad Buah DL khusunya dimasa pandemi covid-19, mendeskripsikan value co-creation yang dimunculkan dalam bisnis makanan Salad KAJIAN PUSTAKA Kualitas Produk Menurut Kotler dan Armstrong . Kualitas produk didefinisikan sebagai Authe ability of a product to perform its functions, it includes the productAos overall durability, reliability, precision, ease of operation and refair, and other valued attributesAy. Ini berarti kemampuan untuk memamerkan fitur produk yang meliputi daya tahan keseluruhan item, keandalan,Akurasi, perawatan juga merupakan bagian dari produk lainnya. Kualitas Wijaya. Soegoto dan Loindong dari Bailia . Sebuah produk adalah jumlah dari karakteristiknya dari Pemasaran, teknik produksi, dan pemeliharaan memenuhi harapan pelanggan atau Kualitas produk merupakan faktor penting dalam keputusan produk pilihan konsumen. Produk yang ditawarkan Harus menjadi produk yang teruji dengan baikkualitas. Karena bagi konsumen, kualitas adalah yang utama Produk itu sendiri. Konsumen akan menyukai dan memilih Produk dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan produk sejenis lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan keinginannya. Strategi Bisnis Dalam kondisi lingkungan bisnis yang dinamis, semakin cepat terjadi perubahan maka persaingan usaha juga menjadi ketat. Untuk menghadapi hal tersebut, diperlukan suatu strategi bisnis yang tepat untuk memenangkan persaingan pasar agar kelangsungan hidup suatu usaha tetap terjaga. Menurut Johnson. Scholes & Whittington (Hooley dkk, 2016 : . AuStrategi adalah pencocokan lingkungan di mana ia beroperasi dan menyesuaikan kemampuan sumber dayanya sendiriAy Inti dari strategi pemasaran untuk sebuah perusahaan adalah memastikan Buah DL dan membuat model problem solving terhadap hambatan dari bisnis makanan Salad Buah DL bahwa kemampuan perusahaan dalam pembuatan produk sesuai dengan pasar. Tidak hanya untuk saat ini saja, tetapi untuk jangka panjang. Dasar pemikiran strategi adalah konsep Aukecocokan strategis . trategic fi. Ay. Agar strategi disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan pelanggan . ondisi pasar tempat penerapanny. dan sumber daya serta kemampuan perusahaan (Graham dkk, 2. Kebutuhan & Kondisi Pasar Strategi disesuaikan dengan persyaratan pasar Strategi Pemasaran Sumber daya perusahaan cocok untuk pasar dimana ia Sumber Daya Perusahaan Sumber daya perusahaan yang diperlukan untuk penerapan strategi Gambar 1. Konsep Kecocokan Strategik (Strategic Fi. Menurut Kasmir dkk, . Bisnis adalah usaha yang dijalankan dengan tujuan utamanya memperoleh keuntungan, sebuah kegiatan organisasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menciptakan barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi bisnis merupakan strategi perusahaan yang direncanakan secara matang sesuai keinginan dan kebutuhan pasar untuk memenangkan persaingan dengan memaksimalkan keunggulan yang dimiliki perusahaan sehingga dapat memperoleh keuntungan jangka Dari kegiatan ini, perusahaan menciptakan nilai baru yang melibatkan kedua belah pihak. METODE PENELITIAN Lokasi penelitian ini dilakukan di Jalan Rahmat Tamma No. Kel. Lembang. Kec. Banggae. Kab. Majene. Provinsi Sulawesi Barat. Subjek dalam penelitian ini adalah pelaku usaha kecil yang berberak dibidang makanan, yaitu Salad Buah DL. Sebagai objek dalam penelitian ini adalah strategi bisnis online melalui Value Co Creation di Masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif . ualitative researc. Yaitu penelitian yang dilakukan melalui pengamatan, wawancara, atau penelaahan dokumen (Meleong 2007, 9-. Penelitian dengan prosedur yang menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengambilan sampel yang dilakukan menggunakan purposive sampling dengan sampel yang dipilih secara khusus berdasarkan kriteria penelitian (Hardani, 2. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini tidak menentukan jumlah populasi secara pertimbangan penelitian. Penelitian dengan analisis data kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini berupa kasusistik dimana peneliti tidak mementingkan Purposive sampling memiliki kata kunci dimana kelompok yang dipertimbang secara cermat . dan kelompok terbaik yang dinilai akan memberikan imformasi dalam penelitian ini dan menentukan jumlah populasi dalam pengambilan sampel. Pelaku UMKM yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pelaku usaha Salad Buah DL dimana telah memainkan peranan penting dalam melakukan penjualan produk makanan ke konsumen melalui digital marketing imformasi dalam dilakukan secara luas dan mendalam terkait dengan subjek dan objek yang diteliti. Value Co-Creation Value Co-Creation menekankan pada subjektivitas fenomenologis dari sifat-sifat pelanggan. Tujuannya adalah untuk membangun atau mengukur jenis hasil nilai tertentu realisasi yang Misalnya, tipologi nilai Konsumsi arah lain seperti status dan nilai konsumen yan digunakan untuk menentukan utilitas yang dirasakan pilihan konsumsi pada saat pembelian atau keputusan (Mc. Kechnie dkk, 2. Menurut Chiu dkk, . Value co-creation adalah proses interaktif yang melibatkan penyedia jasa dan pelanggan untuk berkolaborasi menciptakan nilai suatu produk dan jasa. Sedangkan Silva dkk, . menyatakan Creation of value by the customer and supplier which necessitates the combined effort of the partners for developing a new offer means co-creation. AuCo-creation, penciptaan nilai oleh pelanggan dan pemasok yang memerlukan upaya tawaran baru atau penciptaan bersama Aydan Ranjan dkk, . Concept of value co-creation assumes that consumers take an active role and co-create value together with the firm, employees and other customers. AuKonsep Co-creation mengasumsikan bahwa konsumen mengambil peran aktif dan ikut menciptakan nilai bersamasama dengan perusahaan, karyawan, dan pelanggan lainAy. Dari semua pengertian diatas mengenai Value Co-creation, penulis Value Co-creation adalah hubungan pendekatan antara konsumen dan perusahaan untuk ini untuk membuat post dan storydi Facebook produk yang akan dijual, fitur ini membuat konten dalam gabungan foto dan video, penjual dapat mengakategorikannya dalam fitur partener categories, selain itu facebook juga dapat menetukan pelanggan yang ingin dijangkau penjual berdasarkan usia dan jenis mempermuda dalam menentukan Keuntungan lainnya tidak hanya itu, penjualan Salad Buah melalui fitur ini akan membantu dalam perbaikan kualitas prodak dan layanan melalui nilai yang diberikan oleh konsumen. Hal ini dibentuk melalui hasil review makanan, komentar dan pemberian rating makanan yang dibelinya. Instagram Tidak jauh beda dengan kedua fungsi fitur diatas, namun aplikasi instagram saat ini banyak digunakan oleh muda mudi sehingga penjual instagram dalam promosi Salad Buah DL sebagai pembangun branding dan perluasan pasar serta meningkatkan tingkat penjualan. Ketiga fiture social media diatas penjualan Salad Buah DL, dalam meningkatkan pengenalan dan rasa ingin tahu konsumen, meningkatkan hubungan baik dengan konsumen, menjangkau konsumen dalam skala global dan menambah jalur promosi bagi bisnis lokal untuk membangun branding prodak. Selain penggunaan social media dalam melakukan strategi bisnis promosi marketing yaitu menjalin hubungna dekat dengan pelanggan, mendapatkan update informasi dari pelanggan, meningkatkan reputasi profil media sosial perusahaan,menambah sumber HASIL DAN PEMBAHASAN Value Prodak Makanan Salad Buah Akibat penyebaran pandemi covid-19, semua sektor berusaha untuk mampu berdaptasi dimasa pandemi agar kondisi ekonomi tetap stabil, selain itu permintaan konsumen juga ikut berdampak pada situasi saat ini dengan lebih kompleks , yang awalnya hanya ingin mencapai kepuasan dengan kualitas makanan dari segi rasanya dan menginginkan pelayanan yang cepat tanggap, namun saat ini konsumen munculnya vius corona, yaitu lebih kandungan gizi dari prodak makanan tersebut, akses pembelian makanan tanpa harus mendatangi outlet makanan ataupun bertransaksi langsung dengan penjual karena konsumen saat ini lebih banyak bertransaksi secara online. Hal ini sebagai ide baru untuk pelaku usaha untuk meningkatkan laba ,menyusun strategi untuk bersaing, serta pemasaran yang dijangkau dapat lebih luas karena dilakukan secara online. Strategi Bisnis Makanan Salad Buah DL Melalui Digital Berdasarkan melangsungkan usaha secara digital, maka penulis selaku pelaku pembuat usaha makanan dengan prodak Salad Buah DL menggunakan sistem promosi melalui social media marketing. WhatsApp. Facebook dan Instragram. WhatsApp Salad Buah DL dipromosikan melalui whatsapp storie untuk promosi dan branding produk, kemudian calon konsumen akan secara mandiri melihat deskripsi makanan yang dijual dan price-nya, sehingga saat ingin melakukan melakukan pembelian melalui privat selain dari promosi, aplikasi ini juga membantu untuk membangun komunikasi dengan pelanggan. Facebook Salad Buah DL memanfaatkan fitur dengan mempengaruhi followers-nya. Penggunaan marketing selain meningkatkan laba, juga tak kalah pentingnya adalah penjual Salad Buah DL ini dapat menjalin hubungan yang baik dan secara intens berkomunikasi dengan para Bagi penjual komunikasi dengan konsumen penting untuk dijaga karena penjual mendapatkan saran dan masukan serta dapat mengetahui keinginan dari para konsumen, sehingga produk yang dijual selalu mendapatkan ide kreativ dan inovasi dalam pengembangan produk Salad Buah konsumen yang selalu dinamis. Dari pola komunikasi dapat dikatakan sebagai suatu proses dalam menciptakan nilai bersama dengan pelanggan dan penjual. Dalam hal ini model Customer to Business sebagai model bisnis yang digunakan oleh penjual Salad Buah DL untuk pelanggan, sebagaimana dalam konsep cutomer to business ini adalah konsumen menciptakan nilai seperti ketika konsumen tersebut menuliskan review,ulasan atau komentar berupa ide yang menjadi pengembangan produk Salad Buah DL baik dari segi varian rasa ataupun konsep pengemasan dan kemudian masukan tersebut diterima oleh perusahaan sebagai nilai untuk pengembangan prodak Salad Buah DL, sehingga dapat dikatakan konsumen ini menciptakan nilai bagi perusahaan terhadap prodak yang dibelinya. Dengan demikian. Social media marketing selain digunakan untuk media promosi juga digunakan oleh pelaku usaha sebagai strategi untuk pelanggan agar pelanggan tersebut memberikan nilai-nilai pada produk Salad Buah DL maupun nilai dalam layanan penjual. Maka dalam konsep strategi bisnis online Salad Buah DL melakukan penciptaan nilainya dengan pelanggan yang disebut sebagai Value Co Creation. Dari model dibangun oleh pelaku usaha Salad Buah DL belum berjalan mulus, dikarenakan dalam proses mempertahankan kelangsungan usaha kecil tersebut, dengan kecanggihan menggunakan internet dan social media sebagai strategi dalam menstabilkan penjualan dimasa pandemi Covid-19, namun dengan mengandalkan teknologi membutuhkan cost yang cukup besar dan sumber daya manusia yang minim pengetahuan di bidang IT (Information and Technolog. dan pengoprasian fiture soscial media. KESIMPULAN Dari hasil yang didapatkan,bahwa dalam penerapan Strategi Bisnis Value CoCreation maka pelaku usaha pada bisnis Salad Buah DL menywsuaikan strategi dengan kriteria sebagai berikut : Cost yang cukup besar terjadi ketika penjualan dilakukan melalui internet dan penggunaan fiture social media yang cukup banyak, dapat diatasi dengan cara: Membuat schedule postingan produk dijam tertentu sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan konsumen (Pukul 09. Pukul Pukul pembagian jadwal postingan ini menggunakan handphone dan tentunya postingan yang dibuat oleh Salad Buah DL terlihat oleh Membuat konten kepo-writing yang memuat hasil penjualan Salad Buah dan dokumentasi karakter konsumen saat ini adalah rasa penasaran dan ingin tahunya lebih besar, sehingga hal ini dapat kariyawan dibidang copywriting. Menggunakan fiture social media yang tidak berbayar seperti facebook adds, karena dengan fitur tanpa berbayar pun kita dapat menjangkau Memberikan ruang komentar ataupun kritik dan saran dari konsumen untuk mendapatkan ide baru dalam inovasi produk dan sebagai evaluasi sistem kerja penjualan Salad Buah DL, hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyewaan kariyawan dibidang Sumber daya manusia yang minim pengetahuan di bidang IT (Information and Technolog. dan pengoprasian fiture soscial media, untuk mengatasi hambatan tersebut, dapat dilakukan dengan cara : SDM yang telah dipekerjakan mengenai management penjualan berbasis online, dan pelatihan seperti ini tidak akan menambah cost perusahaan karena saat ini pelatihan yang tidak berbayar sudah banyak disediakan. Perekrutan memperjelas kualifikasi yang minimal dapat mengoprasikan fiture social media. Pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Majene pelaku usaha dapat membuat agenda ini dengan biaya yang keuntungan yang besar karena usaha Salad Buah DL yang mengadakan program tersebut akan mendapatkan citra baikdari masyarakat dan dapat membangun branding kepada masyarakat luas. REFERENSI Armstrong. Adam. Denize. , & Kotler. Principles of Pearson Australia Bailia. Soegoto. , & Loindong, . Pengaruh kualitas produk, harga dan lokasi terhadap kepuasan konsumen pada warungwarung makan lamongan di kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 2. Chiu. Shin. , & Lee. Value Co-Creation in Fitness Centers: The Role of Customer Citizenship Behavior on Perceived Value. Satisfaction, and Repurchase Intention. In Handbook of research on strategic alliances and value cocreation in the service industry . IGI Global. Vega-Vazquez. Revilla-Camacho. , & Cossyo-Silva. The value co-creation process as a Management Decision. Hardani. Ustiawaty. Istiqomah, . Fardani. Sykmana. , & Auliya. Buku metode penelitian kualitatif & Yogyakarta: CV. Pustaka