https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x Pengembangan Kewirausahaan Ibu-Ibu PKK Kelurahan Cisarua Sukabumi dengan Olahan Makanan dan Minuman Jahe dengan Pemasaran Digital Sularso Budilaksono1,Rilla Sovitriana2 . Euis Puspita Dewi3. Nurina4. ST Trikariastoto5. Woro Harkandi Kencana6 Sistem Informasi. Universitas Persada Indonesia Y. Indonesia. Psikologi. Universitas Persada Indonesia Y. Indonesia Arsitektur. Universitas Persada Indonesia Y. Indonesia Teknik Industri. Universitas Persada Indonesia Y. Indonesia Arsitektur. Universitas Persada Indonesia Y. Indonesia Ilmu Komunikasi. Universitas Persada Indonesia Y. Indonesia Email address sularso@upi-yai. sovitriana@upi-yai. puspita@upiyai. 4nurina@upi-yai. 5trikarias@upi-yai,ac. harkandi@upi-yai. thantawi@upi-yai. ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan dan meningkatkan pengembangan kewirausahaan serta minat berwirausaha dikalangan ibu-ibu PKK di Desa Cisarua Kota Sukabumi. Para ibu ini sering mempertimbangkan untuk membuka usaha sendiri, yang memungkinkan bekerja untuk mendapatkan penghasilan tambahan sambil mengurus Mereka bisa menjalankan usaha membuat makanan cemilan dan olahan jahe . akanan dan minuma. , kerajinan tangan, membuka usaha catering secara online dan offline, mempunyai usaha tata rias. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif deskriptif berdasarkan olahan kuesioner. Berdasarkan dari hasil olahan kuesioner kepada peserta Ibu UMKM dan PKK dengan metode. diperoleh hasil : saya termotivasi untuk berwirausaha setelah mendapatkan penyuluhan dari 30 respoden 87% item ketrampilan saya meningkat setelah mendapat pelatihan dari 30 respoden 87%. Saya bermintra untuk berwirausaha setelah mendapatkan pelatihan kewirausahaan dari 30 responden 86%, pengetahuan dan keahlian saya meningkat setelah mengikut pelatihan dari 30 responden 88%. Saya merasa senang mengikuti kegiatan-kegiatan dalam berwirausaha dengan 30 responden 92%. Kata kunci : olahan, makanan, minuman, jahe, pemasaran digital ABSTRACT This research was conducted to socialize and improve entrepreneurial development and entrepreneurial interest among PKK mothers in Cisarua Village. Sukabumi City. These mothers often consider opening their own businesses, which allow working to earn extra income while taking care of the family. They can run a business making snacks and processed ginger . ood and beverage. , handicrafts, open a catering business online and offline, have a cosmetology business. The method used in this activity is a descriptive qualitative method based on processed questionnaires. Based on the results of processed questionnaires to participants. MSMEs and PKK mothers with methods. Results obtained: I was motivated to do entrepreneurship after receiving counseling from 30 responses 87% of my skill items improved after receiving training from 30 respondents 87%. I wanted to be entrepreneurial after receiving entrepreneurship training from 30 respondents 86%, my Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. knowledge and expertise increased after attending training from 30 respondents 88%. I feel happy to participate in entrepreneurial activities with 30 respondents 92%. Keywords: processed, food, beverage, ginger, digital marketing PENDAHULUAN Kewirausahaan telah diakui sebagai pengembangan ekonomi suatu negara. Kewirausahaan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan. Di Indonesia. Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) telah berperan dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan pada ibu-ibu di tingkat desa. Kelurahan Cisarua Sukabumi terletak di Kabupaten Sukabumi. Jawa Barat. Wilayah ini terkenal dengan produksi jahe yang melimpah. Jahe memiliki banyak manfaat kesehatan dan digunakan dalam berbagai olahan makanan dan minuman. Oleh kewirausahaan ibu-ibu PKK dengan fokus pada olahan makanan dan minuman jahe dapat menjadi peluang yang menjanjikan. LANDASAN TEORI Pengembangan memerlukan pemahaman yang baik tentang teori dan konsep yang terkait. Beberapa konsep penting dalam kajian pengembangan usaha mikro, dan Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan individu atau menciptakan, dan mengelola peluang bisnis dengan cara yang inovatif. Keterampilan kewirausahaan meliputi kemampuan berpikir kreatif, mengambil risiko, berinovasi, dan mengelola usaha (Srihidayati & Suparman, 2. Pengembangan usaha mikro adalah proses yang melibatkan bantuan dan (Budilaksono. Sovitriana. Trisnawati, et al. , 2. Dalam konteks ini. PKK dapat berperan sebagai lembaga pendampingan, dan akses modal kepada ibu-ibu yang ingin mengembangkan usaha mikro (Rahman et al. , 2. Ada berbagai teknik pengolahan yang dapat diterapkan dalam mengolah jahe menjadi makanan dan minuman yang pengolahan yang mungkin relevan termasuk pengeringan, penggilingan, perendaman, fermentasi, ekstraksi, dan Pemahaman tentang teknikteknik ini membantu dalam menjaga kualitas dan kesegaran jahe serta mempengaruhi karakteristik produk akhir (Aisyah et al. , 2. Dalam pengolahan makanan dan minuman jahe, penting untuk memahami prinsip-prinsip keamanan pangan. Ini meliputi sanitasi tempat pengolahan, kebersihan bahan baku, pengendalian suhu, pengawetan, dan kebersihan (Budilaksono. Sovitriana. Trinawati, et al. , 2. Memastikan keamanan pangan adalah aspek kritis dalam pengolahan jahe untuk menjaga konsumen dari bahaya Kesehatan (Ngatirah et al. , 2. Jahe telah dikaitkan dengan berbagai pencernaan yang baik (Budilaksono et al. Landasan teori terkait manfaat kesehatan jahe membantu dalam memahami potensi penggunaan jahe Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. dalam produk makanan dan minuman untuk tujuan kesehatan. Ini dapat meliputi pemahaman tentang senyawa aktif dalam jahe, efeknya pada tubuh manusia, dan dosis yang diperlukan untuk mencapai manfaat yang diinginkan (Anggraeni & Citarayani, 2. Landasan paling mendasar dari pemasaran digital adalah pemahaman tentang internet dan teknologi digital. Ini meliputi pemahaman tentang bagaimana internet beroperasi, peran teknologi digital dalam mengubah perilaku konsumen, serta perkembangan platform online seperti situs web, media sosial, aplikasi mobile, dan mesin pencari. Pemasaran pemahaman yang mendalam tentang perilaku konsumen online. Hal ini meliputi sikap, preferensi, dan kebiasaan konsumen dalam berinteraksi dengan konten digital, melakukan pencarian online, membuat keputusan pembelian, serta berbagi pengalaman dan ulasan produk di platform online (Sudrartono et , 2. Media sosial telah menjadi elemen penting dalam pemasaran digital. Landasan teori yang relevan mencakup pemahaman tentang berbagai platform media sosial, strategi pemasaran media sosial, pengelolaan komunitas online, dan mempengaruhi keputusan konsumen (Noventri et al. , 2. E-commerce adalah aspek penting dari pemasaran digital yang melibatkan penjualan produk dan layanan secara Landasan teori yang relevan mencakup platform e-commerce, strategi pengembangan toko online, penge (Ferdian & Ihsan, 2. lolaan inventaris, logistik, dan pengalaman pengguna yang baik (Susilo et al. , 2. METODOLOGI Penelitian pendekatan kualitatif dengan metode survei dan wawancara. Responden Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x penelitian adalah ibu-ibu PKK yang terlibat dalam kegiatan pengolahan makanan dan minuman jahe di Kelurahan Cisarua Sukabumi. Survei dilakukan untuk mengumpulkan data tentang profil digunakan untuk memahami pengalaman, tantangan, dan harapan mereka dalam mengembangkan usaha mikro dengan olahan jahe. Data yang terkumpul dianalisis secara Temuan penelitian ini diinterpretasikan dan disajikan dalam bentuk narasi yang informatif. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kewirausahaan ibu-ibu PKK dengan olahan makanan dan minuman jahe memiliki potensi yang Banyak ibu-ibu PKK di Kelurahan Cisarua Sukabumi yang tertarikuntuk terlibat dalam kegiatan ini dan mengembangkan usaha mikro mereka. Beberapa faktor yang mendorong partisipasi mereka adalah potensi pasar yang luas untuk olahan makanan dan minuman jahe, manfaat kesehatan jahe yang semakin dipahami oleh masyarakat, serta keinginan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi Namun, mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh ibu-ibu PKK dalam mengembangkan usaha mikro dengan olahan jahe. Tantangan tersebut termasuk keterbatasan modal usaha, akses pasar yang terbatas, kurangnya pengetahuan dalam manajemen usaha, dan kesulitan dalam memasarkan produk secara efektif. Berikut ini adalah gambar-gambar kegiatan abdimas selama pelaksanaan sosialisasi berupa pemberian materi Motivasi Kewirausahaan dan Minat Berwirausaha Ibu-ibu UMKM dan PKK P-ISSN : x - x E-ISSN : x - x https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. di Desa Cisarua Kota Sukabumi pada tanggal 6 September 2023 pelatihan dari 30 responden 88%. Saya merasa senang mengikuti kegiatankegiatan dalam berwirausaha dengan 30 responden 92%. (Kader et al. , 2. Gambar 3. Grafik Hasil Minat Berwirausaha Peserta Ibu-ibu UMKM dan PKK di Desa Cisarua Kota Sukabumi Gambar 1. Pemberian Materi dan Pembagian Kusioner Gambar 2. Grafik Hasil Motivasi Kerwirausahaan Peserta Ibu-ibu UMKM dan PKK di Desa Cisarua Kota Sukabumi Berdasarkan dari grafik di atas setelah diberikan pemberian materi ke peserta Ibu UMKM dan PKK dengan metode ceramah mengenai Motivasi Kewirausahaan diperoleh hasil kusioner item saya termotivasi untuk berwirausaha setelah mendapatkan penyuluhan dari 30 respoden 87% item ketrampilan saya meningkat setelah mendapat pelatihan dari 30 respoden 87%. Saya bermintra untuk berwirausaha setelah mendapatkan responden 86%, pengetahuan dan keahlian saya meningkat setelah mengikut Berdasarkan dari grafik di atas setelah diberikan pemberian materi ke peserta Ibu PKK dengan metode ceramah mengenai Minat Berwirausaha diperoleh hasil kusioner item saya tertarik untuk memulai sebagai wirausaha dari 30 respoden 92% dan saya senang melakukan kegiatan kewirausahaan dari 30 respoden 92%. Saya memperkirakan dapat memulai usaha saya sendiri . dalam 1 Ae 3 tahun ke depan dari 30 responden perekonomian keluarga dari 30 responden Saya menemukan banyak manfaat dan ketergantungan apabila saya berwirausaha dengan 30 responden 95%. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan dukungan dari pemerintah dan Pelatihan pendampingan dalam manajemen usaha perlu disediakan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam menjalankan usaha mikro. Selain itu, akses terhadap modal usaha perlu ditingkatkan melalui program pemberian pinjaman atau bantuan modal. Pemerintah juga dapat membantu dalam memperluas pasar dengan mengadakan acara pameran Vol. 1 No. : Jurnal Inovasi Kewirausahaan https://doi. org/10. 37817/jurnalinovasikewirausahaan. atau membantu promosi produk olahan jahe ini. KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kewirausahaan ibu-ibu PKK dengan olahan makanan dan minuman jahe di Kelurahan Cisarua Sukabumi memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal usaha, akses pasar yang terbatas, dan kurangnya pengetahuan dalam manajemen usaha perlu diatasi untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar. Dukungan dari pemerintah dan pihak terkait dalam bentuk pelatihan, modal usaha, dan pemasaran sangat diperlukan meningkatkan keberlanjutan usaha ini. Melalui langkah-langkah pengembangan kewirausahaan ibu-ibu PKK dengan olahan makanan dan minuman jahe dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan keluarga. DAFTAR PUSTAKA