1 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1, 2026 PKM Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pembuatan Aneka Olahan Ikan dan Strategi Marketing Mix Pada Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa Syamsidah1. Jusniar2. Besse QurAoani3. Syarah Syam Amir4. Syarifah Suryana5 Fakultas Teknik. Universitas Negeri Makassar1,2,3,5 Fakultas Seni Rupa dan Desain. Institut Seni Indonesia Bali4 syamsidah@unm. Abstract. Orphanages not only serve as social care institutions but also bear the responsibility of equipping their residents with productive economic skills to prepare them for entering the workforce. This Community Service Program (PKM) aims to improve the skills of residents at the Aisyiyah Amrullah Orphanage in Gowa Regency in processing fishery products and their understanding of marketing mix strategies. The activities were conducted with 15 participants through the stages of socialization, training, hands-on practice, mentoring, and evaluation. The materials covered included the diversification of processed fish products, the application of production hygiene, product packaging, calculation of production costs, and digital media-based marketing. The results of the activity showed that participants demonstrated improved capabilities across all training aspects, particularly in the production of value-added fish products such as fish meatballs, fish nuggets, fish floss, and fish otak-otak. Additionally, participants began to understand marketing strategies encompassing product, pricing, distribution, and promotion through social media. This program not only enhances participantsAo technical and managerial skills but also fosters entrepreneurial motivation and supports the development of productive businesses based on local potential within the orphanage environment. Keywords: diversification. marketing mix. processed fish. PENDAHULUAN Panti asuhan memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan sosial dan pengembangan kemandirian anak, tidak hanya melalui pendidikan formal tetapi juga melalui penguatan keterampilan hidup dan ekonomi produktif. Keterampilan kewirausahaan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diberikan kepada anak binaan sebagai bekal memasuki usia kerja dan kehidupan mandiri setelah menyelesaikan pendidikan formal (Supit et al. , 2. Salah satu potensi usaha yang dapat dikembangkan adalah pengolahan hasil perikanan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta didukung oleh ketersediaan bahan baku ikan yang relatif stabil di wilayah Sulawesi Selatan (Puspitasari et al. , 2. Diversifikasi produk olahan ikan seperti bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, dan otak-otak ikan juga dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk serta membuka peluang usaha berbasis pangan lokal (Syamsidah, 2. PKM Teknologi Pengolahan Produk Ikan 2 Meskipun demikian, berbagai kendala masih dihadapi oleh Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa dalam mengembangkan usaha produktif. Aktivitas usaha yang dijalankan masih bersifat konvensional dan belum menerapkan teknologi pengolahan pangan, standar higienitas produksi, pengemasan produk, maupun perhitungan harga pokok produksi secara sistematis. Selain itu, mitra juga belum memahami strategi pemasaran, terutama pada aspek produk, harga, distribusi, dan Kondisi tersebut menyebabkan potensi sumber daya lokal yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengembangan usaha panti dan kemandirian ekonomi anak binaan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pelatihan diversifikasi produk olahan ikan dan penerapan strategi marketing mix dapat meningkatkan keterampilan ekonomi masyarakat serta daya saing usaha kecil (Pattiwi & Taruh, 2. (Ginting et al. , 2. (Guspiandra et al. , 2. Namun, kegiatan pemberdayaan serupa masih jarang diterapkan pada lembaga sosial seperti panti Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdi Universitas Negeri Makassar melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Teknologi Pembuatan Aneka Olahan Ikan Dan Strategi Marketing Mix Pada Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa. Tujuan kegiatan ini adalah: . meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan diversifikasi produk olahan ikan, . meningkatkan pemahaman mitra mengenai produksi higienis, pengemasan produk, dan perhitungan harga pokok produksi, serta . mendampingi mitra dalam menerapkan strategi marketing mix untuk mendukung pengembangan usaha produktif dan kemandirian ekonomi anak binaan. METODE PELAKSANAAN PROGRAM Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa dengan melibatkan pengurus panti dan anak binaan usia produktif sebagai peserta kegiatan. Pelaksanaan program difokuskan pada peningkatan keterampilan pengolahan produk olahan ikan dan penguatan kemampuan pemasaran melalui penerapan strategi marketing mix. Tahapan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan koordinasi bersama pengurus Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah terkait tujuan, manfaat, dan teknis pelaksanaan program. Pada tahap ini, tim pengabdi melakukan identifikasi kebutuhan mitra melalui observasi dan wawancara untuk mengetahui kondisi usaha yang telah berjalan, potensi sumber daya lokal, serta permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan usaha produktif berbasis olahan ikan. Pelatihan Teknologi Pengolahan Ikan Peserta diberikan materi mengenai diversifikasi produk olahan ikan, pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, standar higienitas produksi, serta pengemasan produk. Produk yang dilatih meliputi bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, dan otak-otak ikan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung agar peserta dapat memahami proses produksi secara aplikatif. 3 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1, 2026 Gambar 1 Pelatihan Pembuatan Aneka Olahan Ikan Praktik Produksi dan Pengemasan Produk Peserta secara berkelompok melakukan praktik pembuatan produk olahan ikan dengan pendampingan langsung dari tim pengabdi. Pada tahap ini, peserta dilatih menentukan formulasi produk, melakukan proses pengolahan yang higienis, serta membuat kemasan sederhana yang memiliki identitas produk. Tim pengabdi juga memberikan bimbingan terkait perhitungan harga pokok produksi dan penentuan harga jual produk. Gambar 2 Demonstrasi Pembuatan Aneka Olahan Ikan Pelatihan Strategi Marketing Mix Peserta diberikan pelatihan mengenai strategi pemasaran berbasis marketing mix yang mencakup aspek produk, harga, distribusi, dan promosi. Materi yang diberikan meliputi teknik penentuan segmentasi pasar, strategi penetapan harga, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta pengenalan pemasaran digital sederhana untuk memperluas jangkauan konsumen. Gambar 3 Pelatihan Strategi Marketing Mix PKM Teknologi Pengolahan Produk Ikan 4 Evaluasi dan Monitoring Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan PKM. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penilaian hasil praktik peserta, meliputi kemampuan produksi, pengemasan, perhitungan harga pokok produksi, dan pemahaman strategi pemasaran. Monitoring juga dilakukan untuk melihat penerapan keterampilan yang telah diberikan dalam aktivitas usaha panti. Pendampingan dan Keberlanjutan Program Setelah pelatihan selesai, peserta tetap didampingi dalam proses pengembangan usaha olahan ikan secara berkelanjutan. Pendampingan dilakukan melalui konsultasi langsung dan komunikasi daring terkait pengembangan produk, pemasaran, dan pengelolaan usaha. Program ini dirancang agar mitra mampu mengembangkan usaha produktif secara mandiri sehingga dapat mendukung kemandirian ekonomi panti dan anak binaan di masa mendatang. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan keterampilan ekonomi produktif peserta, khususnya pada bidang pengolahan hasil perikanan dan pemasaran produk. Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang diikuti oleh 15 orang anak binaan panti asuhan berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai diversifikasi produk olahan ikan, penerapan higienitas produksi, pengemasan produk, hingga strategi marketing mix. Dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan, sebanyak 13 peserta . %) telah mampu mempraktikkan pembuatan produk olahan ikan secara mandiri, seperti bakso ikan, nugget ikan, abon ikan, dan otak-otak ikan. Sebelum kegiatan berlangsung, pengolahan ikan masih terbatas pada kebutuhan konsumsi harian dan belum diarahkan pada usaha bernilai tambah. Setelah pelatihan diberikan, peserta mulai memahami bahwa diversifikasi produk dapat meningkatkan nilai jual ikan serta membuka peluang usaha berbasis pangan lokal. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa diversifikasi produk efektif memberikan nilai tambah pada hasil perikanan sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui variasi produk yang inovatif (Sukmawati et al. (SyafiAoi et al. , 2. Peserta juga mulai menerapkan proses produksi yang lebih higienis dan memahami pentingnya sanitasi dalam menjaga kualitas produk pangan (Amanda et al. , 2. Pada aspek pemasaran, peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait strategi marketing mix yang meliputi produk, harga, distribusi, dan promosi. Penentuan harga yang sebelumnya dilakukan secara perkiraan mulai disusun berdasarkan perhitungan harga pokok produksi. Penelitian ini sejalan dengan studi (Febriana et al. bahwa penghitungan harga pokok produksi yang pasti berpengaruh nyata terhadap kejelasan penetapan harga jual serta memastikan usaha memperoleh profit yang optimal. Selain itu, peserta mulai memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram sebagai sarana promosi produk untuk memperluas jangkauan pasar (Sijabat et al. , 2. Antusiasme peserta selama kegiatan juga cukup tinggi, terlihat dari keaktifan mereka dalam diskusi, praktik produksi, dan simulasi pemasaran produk. 5 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1, 2026 Tabel 1. Tingkat Pemahaman Kelompok Mitra Indikator Capaian Pra Pasca Kegiatan Kegiatan (%) (%) Pengetahuan Peserta mampu diversifikasi produk memahami jenis dan olahan ikan proses pembuatan produk olahan ikan bernilai tambah Penerapan Peserta mampu higienitas dan sanitasi produksi prosedur kebersihan alat, bahan, dan proses produksi Kemampuan Peserta mampu pengemasan produk membuat kemasan sederhana dan memberi label Perhitungan harga Peserta mampu pokok produksi menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual produk Aspek Pemahaman Keterangan Mengalami setelah praktik Peserta mulai produksi yang lebih higienis Produk telah identitas dan tampilan yang lebih menarik Peserta mulai konsep biaya Pemahaman Peserta memahami Mitra mulai strategi marketing aspek produk, harga, distribusi, dan promosi Pemanfaatan media Peserta mampu Produk mulai sosial untuk media sosial sebagai sarana pemasaran WhatsApp dan Instagram Berdasarkan Tabel 1, terjadi peningkatan kemampuan peserta pada seluruh aspek pelatihan, terutama pada diversifikasi produk olahan ikan dan pemahaman strategi marketing mix. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial peserta secara signifikan, sejalan dengan penelitian (Sunarni et al. , 2. mengenai efektivitas pelatihan olahan ikan dalam meningkatkan keterampilan ekonomi produktif Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana produksi dan perbedaan tingkat pemahaman peserta, hambatan tersebut dapat diatasi melalui pendampingan berkelanjutan, khususnya dalam perhitungan biaya produksi dan pemanfaatan media digital untuk promosi usaha. PKM Teknologi Pengolahan Produk Ikan 6 Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keterampilan ekonomi produktif anak binaan dan pengurus Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa. Luaran kegiatan berupa peningkatan keterampilan produksi olahan ikan, kemampuan pemasaran produk, serta terbentuknya usaha produktif berbasis pangan lokal yang berpotensi mendukung kemandirian ekonomi lembaga dan anak binaan di masa mendatang. KESIMPULAN Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Aisyiyah Amrullah Kabupaten Gowa berhasil meningkatkan keterampilan ekonomi produktif anak binaan melalui pelatihan pembuatan aneka olahan ikan dan penerapan strategi marketing mix. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam diversifikasi produk, penerapan higienitas produksi, pengemasan, perhitungan harga pokok produksi, serta pemasaran berbasis media digital. Selain memberikan dampak pada peningkatan kapasitas teknis dan manajerial peserta, program ini juga menumbuhkan motivasi kewirausahaan dan mendukung pengembangan usaha produktif panti berbasis potensi lokal. Meskipun masih terdapat kendala pada sarana produksi dan kemampuan peserta yang beragam, pendampingan berkelanjutan dinilai mampu mendukung keberlanjutan usaha dan kemandirian ekonomi mitra di masa mendatang. DAFTAR RUJUKAN Amanda. Rasidah, & Zulfikar. Sosialisasi Penerapan Produksi Aman dan Bersih pada UMKM Makanan Tradisional Berbasis Kearifan Lokal pada UMKM Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4. , 4565Ae4571. https://bhinnekapublishing. com/ojsbp/index. php/Jpmb Febriana. Pramudhita. Septiana. , & Imelda. Analisis Harga Pokok Produksi sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada Usaha Fashion Lokal Voraya Wear. Jurnal Ekonomi. Akuntansi. Dan Perpajakan, 3. , 157Ae168. https://doi. org/10. 61132/jeap. Ginting. Tilaar. , & Siby. Pengolahan Produk Olahan Ikan dan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kelurahan Tanjung Merah Bitung. Techno Science Journal, 4. , 1Ae11. https://doi. org/10. 35799/tsj. Guspiandra. Agustavira. Nofirsa. , & Tuswanto. Penguatan Ekonomi Lokal melalui Produk Inovatif Perikanan: Abon Ikan dan Nugget Ikan. Jurnal Pengabdian Nasional Indonesia, 6. , 103Ae113. https://doi. org/10. 35870/jpni. Pattiwi. , & Taruh. Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan dan Nugget Ikan dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Nelayan di Desa Trikora Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Mayaraka. , 12. https://doi. org/10. 37905/sibermas. Puspitasari. Nurhidayati. , & Syam. Tambak Ikan Bandeng Sebagai Basis Ekonomi Lokal Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Milkfish Ponds As a Local Economis Base in Improving Community Welfare. Gorontalo Development Review, 8. , 225Ae235. https://jurnal. id/index. php/gdrev 7 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 1, 2026 Sijabat. Caroline. Sitinjak. , & Saragih. Strategi Pemasaran Dengan Memanfaatkan Media Sosial Sebagai Alat Promosi Guna Meningkatan Pemasaran Secara Global. Jurnal Ekonomi. Akuntansi. Dan Perpajakan (JEAP), 1. , 21Ae33. https://doi. org/10. 61132/jeap. Sukmawati. Rosalina. Mangallo. Winda. Leba. Haris. Alya. Latief. & Rumkowas. Diversifikasi Produk Bakso Ikan Tuna : Inovasi Pengolahan Hasil Perikanan untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BHINNEKA, 1202Ae1211. https://bhinnekapublishing. com/ojsbp/index. php/Jpmb Sunarni. Witdarko. Rediani. Hallatu. Palittin. Bako. Retnaningtyas. , & Nainggolan. Strategi Efektif Meningkatkan Kemampuan Pengolahan Ikan Melalui Pelatihan dan Pendampingan. International Journal Community Service Learning, 8. , 255Ae263. https://doi. org/10. 23887/ijcsl. Supit. Aditya. Bugis. , & Ilyas. Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Produk Abon Ikan dan Inovasi Pengemasan di Ohoi Denwet. Maluku Tenggara. Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner, 01. , 88Ae97. https://jurnal. com/index. php/jpim SyafiAoi. Shobichah, & Mulyani. Pengaruh Diversifikasi Produk Terhadap Pertumbuhan dan Keunggulan Bersaing: Studi Kasus Pada Industri Makanan dan Minuman. Jurnal Impresi Indonesia (JII), 592Ae599. https://doi. org/10. 58344/jii. Syamsidah. Inovasi Aneka Olahan Ikan. Jurnal Dedikasi. https://ojs. id/dedikasi