Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Peningkatan Keterampilan Pemasaran Konten Digital pada Kelompok UMKM CENTRAL 19 LAMPUNG Angga Febrian1*. Nurul Husna2. Imam Ahmad3. Rafika Indi Qut Ratuain4. Nabila AzZahra Najwa Amrizal 5. Rakha Ghoffur Azmi6. Yussof Taqy Prabowo7 1,2,4,5,6,7Department of Management. Faculty of Economics and Business. Lampung University. Bandar Lampung1,2,4,5,6,7 3Department of Information System. Faculty of Engineering and computer science. Universitas Teknokrat Indonesia. Bandar Lampung Email: 1*angga. febrian@feb. id, 2nurul. husna2023@feb. 3imamahmad@teknokrat. id, 4rfikaindi@gmail. com, 5nabilaamrizal5@gmail. 6rakhaghofur16@gmail. com, 7yussoftaqyp@gmail. (Angga Febrian* : coressponding autho. Received 17-September-2024 Accepted 24-September-2024 Publish 24-September-2024 AbstrakOe Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran konten digital kelompok UMKM Central 19 Lampung, guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Pendekatan yang digunakan adalah pemanfaatan teknologi digital melalui pelatihan pembuatan konten kreatif, seperti foto dan video produk, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana Tujuan utama adalah meningkatkan kehadiran daring . nline presenc. kelompok UMKM dan menarik perhatian calon konsumen secara organik. Kegiatan ini berfokus pada 25 kelompok yang terdaftar sebagai anggota UMKM Central 19 Natar. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung bagi seluruh peserta, dengan materi yang mencakup strategi pembuatan konten kreatif, teknik pemasaran digital, dan pemanfaatan platform digital untuk promosi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pemasaran digital anggota UMKM Central 19. Dengan pemanfaatan media sosial dan pembuatan konten yang lebih baik, jangkauan pasar dan visibilitas daring meningkat secara signifikan. Selain itu, peningkatan keterampilan pemasaran digital ini juga berkontribusi pada peningkatan traffic organik dan tingkat konversi, yang secara langsung mendukung pertumbuhan ekonomi para mitra. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan strategi pemasaran konten dapat secara signifikan meningkatkan jangkauan pasar dan pendapatan kelompok UMKM Central 19. Pendekatan ini tidak hanya mendukung pengembangan ekonomi lokal, tetapi juga membantu pencapaian Indikator Kinerja Utama (KPI) Universitas terkait pengabdian kepada masyarakat. Kata Kunci: UMKM. Pemasaran Digital. Keterampilan Konten. Media Social. Strategi Pemasaran. AbstractOe This Community Service activity aims to improve the digital content marketing skills of the Central 19 Lampung MSME group, in order to expand market reach and increase product competitiveness. The approach used is the use of digital technology through training in creating creative content, such as product photos and videos, as well as optimizing social media as a means of promotion. The main goal is to increase the online presence of MSME groups and attract the attention of potential consumers This activity focused on 25 groups registered as members of Central 19 Natar MSMEs. The method used is direct training and mentoring for all participants, with materials that include creative content creation strategies, digital marketing techniques, and the use of digital platforms for promotion. The results of this activity show a significant improvement in the digital marketing skills of Central 19 MSME With the better use of social media and content creation, market reach and online visibility have increased significantly. In addition, this improvement in digital marketing skills also contributes to increased organic traffic and conversion rates, which directly supports the economic growth of the partners. This activity proves that the use of digital technology and content marketing strategies can significantly increase the market reach and income of the Central 19 MSME group. This approach not only supports local economic development, but also helps achieve the University's Key Performance Indicators (KPI. Keywords: MSMEs. Digital Marketing. Content Skills. Social Media. Marketing Strategy. |Page 460 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. PENDAHULUAN Pemasaran digital telah menjadi elemen penting dalam strategi bisnis modern, terutama bagi Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berusaha bersaing di pasar yang semakin global dan digital (Chaffey & Ellis-Chadwick, 2. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi berbagai kendala dalam memanfaatkan teknologi digital secara optimal, termasuk keterbatasan sumber daya dalam hal pengetahuan dan keterampilan pemasaran konten digital (Tuten & Solomon, 2. Kelompok UMKM CENTRAL 19 di Lampung merupakan salah satu contoh yang menghadapi masalah serupa, dengan keterbatasan dalam mengelola media sosial, tidak memiliki rencana pemasaran yang jelas, dan kurangnya jangkauan pasar yang lebih luas (Kaplan & Haenlein. Pemasaran produk mereka masih terbatas pada pasar lokal, dan belum mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional (Kotler & Keller, 2. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran konten digital bagi kelompok UMKM CENTRAL 19 Lampung (Sari & Handayani, 2. Solusi yang ditawarkan mencakup pelatihan optimalisasi pemanfaatan media sosial, penyusunan rencana konten, pelatihan pemasaran berbayar melalui Facebook Ads dan Instagram Ads, serta penggunaan celebrity endorsement dan platform e-commerce secara efektif (Putra, 2. Pelatihan ini akan mengacu pada pentingnya konten yang informatif dan menghibur untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan (Febrian, 2. Keberhasilan pemasaran digital sangat dipengaruhi oleh pemahaman yang mendalam tentang analisis kinerja kampanye dan penggunaan alat analitik seperti Facebook Ads Manager (Rahman & Widodo, 2. METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini berfokus pada 25 kelompok yang terdaftar sebagai anggota UMKM Central 19 Natar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan intensif dan pendampingan langsung bagi seluruh peserta. Pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam pemasaran digital, termasuk pengembangan keterampilan dalam pembuatan konten kreatif yang menarik, pengoptimalan teknik pemasaran digital seperti Social Media Marketing (SMM), serta pemanfaatan platform digital seperti media sosial untuk promosi produk. Pendampingan dilakukan secara personal untuk memastikan setiap peserta mampu mengimplementasikan materi yang diajarkan, mulai dari tahap perencanaan strategi hingga eksekusi, sehingga dapat meningkatkan jangkauan pasar dan efektivitas promosi produk mereka secara online. Metode pengabdian ini meliputi beberapa tahapan pelaksanaan yang didesain untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh UMKM CENTRAL 19 Lampung. Setiap tahapan dirancang berdasarkan kajian teoritis dan praktik terbaik dalam pemasaran konten digital. Perencanaan (Pla. Langkah pertama dalam kegiatan ini adalah mengidentifikasi masalah dan kebutuhan mitra. Tim pengabdian melakukan dialog dan observasi langsung untuk menggali kendala utama yang dihadapi oleh UMKM, seperti keterbatasan dalam mengelola media social dan jangkauan pasar. Fokus dari pelatihan adalah pada peningkatan keterampilan dalam pengelolaan media sosial, pembuatan konten, dan strategi pemasaran digital yang efektif (Hollensen, 2. Hasil dari dialog ini menjadi dasar untuk menyusun rencana pelatihan dan pendampingan yang spesifik, terukur, serta sesuai dengan kapasitas mitra (Rahman & Widodo, 2. Pelaksanaan (D. Pada tahap ini, kegiatan utama pengabdian dilaksanakan melalui serangkaian pelatihan yang berfokus pada optimalisasi pemanfaatan media sosial. Peserta dilatih untuk menyusun rencana konten yang tepat, yang mencakup identifikasi audiens, penentuan tema konten, dan jadwal posting yang konsisten (Hollensen, 2. Pelatihan ini juga mencakup pembuatan konten yang menghibur dan informatif, serta strategi pemasaran non-organik melalui Facebook Ads dan Instagram Ads, yang sangat penting untuk meningkatkan jangkauan dan efektivitas kampanye pemasaran digital (Chaffey & Ellis-Chadwick, 2019. Febrian, 2. Teknik pemasaran digital seperti ini membantu dalam merancang kampanye yang lebih terarah dan mencapai audiens yang lebih luas (Kotler & Keller, 2. Selain itu, peserta diajarkan cara bekerja sama dengan |Page 461 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. celebrity endorsement untuk meningkatkan ekuitas merek mereka, yang merupakan strategi efektif untuk menarik perhatian dan membangun kepercayaan di pasar (Lee & Carter, 2. Evaluasi dan Pengecekan (Chec. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengumpulkan umpan balik dari peserta melalui survei, observasi lapangan, dan wawancara. Evaluasi juga mencakup pengujian fungsionalitas website yang telah dikembangkan dan pengujian keterampilan peserta dalam menjalankan iklan di media sosial. Hasil evaluasi digunakan untuk menilai apakah target capaian telah tercapai, termasuk peningkatan keterampilan dalam pembuatan konten dan peningkatan visibilitas Tindak Lanjut dan Pengembangan (Actio. Setelah pelaksanaan program, dilakukan tindak lanjut untuk perbaikan dan optimalisasi Umpan balik dan data yang diperoleh dari evaluasi digunakan untuk menyusun strategi pengembangan yang berkelanjutan. Pengembangan ini mencakup pemantauan secara periodik terhadap kemajuan mitra dalam menerapkan keterampilan baru, serta perencanaan aktivitas pengembangan di masa mendatang yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM (Febrian, 2. Dengan metode ini, diharapkan program pengabdian dapat memberikan dampak signifikan bagi UMKM CENTRAL 19 Lampung dalam hal peningkatan keterampilan pemasaran digital dan perluasan jangkauan pasar. Tahap Persiapan Mengunjungi komunitas UMKM Central 19 untuk mengetahui sebaran pelaku UMKM dan sebaran produk dari UMKM tersebut. Memetakan masalah yang dihadapi oleh komunitas UMKM dan menyusun strategi pembinaan yang tepat guna memberikan dampak berkelanjutan bagi UMKM Tahap Pendampingan dan Bimbingan Teknis Pelatihan dan pendampingan optimasi konten di sosial media , terasuk menyusun rencana konten yang tepat, identifikasi audiens, penentuan tema konten, dan jadwal posting yang konsisten. Tahap Evaluasi Memastikan proses pendampingan dan bimbingan teknis berjalan sesuai rencana. Tahapan evaluasi meliputi penetapan standar kriteria pencapaian tujuan, penetapan sejauh mana rencana telah tercapai dan rencana tindak lanjut dari program bimbingan Gambar 1. Rancangan Kegiatan HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimulai dari tahap perencanaan dengan merumuskan solusi dari permasalahan yang dialami oleh mitra. Rumusan solusi tersebut dilaksanakan dengan memberikan pelatihan kepada mitra mengenai pemasaran digital. Pelatihan ini diadakan agar UMKM dapat bertahan dalam persaingan bisnis dengan memberikan pengetahuan terkait kemampuan dalam menguasai teknologi digital dan internet. Kegiatan tersebut memiliki pokok pembahasan yang akan disampaikan oleh tim pengabdian. Secara rinci ditampilkan pada tabel berikut: |Page 462 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Tabel 1. Materi Pelatihan Keahlian Nama Dr. Angga Febrian. Pemasaran Digital Imam Kom Sistem Informasi Ahmad. Kom. Materi Pelatihan Memberikan pelatihan pembuatan konten digital. Facebook Ads dan Instagram Ads. Memberikan pelatihan fotografi dan mendesain menggunakan aplikasi desain sederhana, serta pemanfaatan Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada 14 September 2024 di Hotel Bandara. Lampung Selatan. Pada acara yang berlangsung di Hotel Bandara, terdapat beberapa sesi pelatihan dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yang disusun sebagai berikut: Sesi Pelatihan Pemasaran Digital Dr. Angga Febrian. , memulai kegiatan dengan memberikan pelatihan terkait pemasaran digital. Dalam sesi ini, peserta UMKM diajarkan tentang cara memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan marketplace untuk mempromosikan produk secara efektif. Materi ini mencakup strategi pemasaran digital yang melibatkan analisis data dan peningkatan engagement konsumen untuk memperluas jangkauan pasar. Sesi Regulasi Ekspor dan Strategi UMKM Menembus Pasar Internasional Sesi berikutnya disampaikan oleh Bapak Masduki, perwakilan dari Kantor Bea Cukai Wilayah Lampung. Dalam sesi ini, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai regulasi ekspor, termasuk prosedur, persyaratan dokumen, dan peraturan yang harus dipatuhi oleh pelaku UMKM agar produk mereka dapat menembus pasar internasional. Selain itu, beliau juga memberikan panduan strategi yang dapat diterapkan oleh UMKM untuk mengembangkan jaringan ekspor dan memperluas pasar ke luar negeri. Sesi Pelatihan Fotografi Produk Imam Ahmad. Kom. Kom. , memimpin sesi pelatihan fotografi produk yang sangat penting dalam konteks promosi digital. Para peserta dilatih mengenai teknik pengambilan gambar produk secara profesional, mulai dari pengaturan pencahayaan, komposisi gambar, hingga pemilihan latar belakang yang menarik. Sesi ini bertujuan untuk membantu UMKM meningkatkan daya tarik visual produk mereka, yang dapat menjadi faktor kunci dalam menarik minat konsumen di pasar global. Selain pelatihan yang dilakukan pada 14 September 2024, kegiatan ini juga mencakup program pendampingan yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Pendampingan ini dimulai sejak Juni dan akan berlanjut hingga Desember 2024. Tim pendamping memastikan bahwa UMKM yang menjadi mitra mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan dengan benar dan berkelanjutan. Pendampingan ini mencakup monitoring pemasaran digital, pengelolaan keuangan, serta upaya ekspor produk. Target Luaran Di bawah ini adalah target luaran dari hasil kegiatan yang telah dilakukan: Solusi Optimalisasi Tabel 2. Target luaran kegiatan Target luaran ue Peserta dapat membuat konten foto dan video yang ue Peserta dapat menjalankan iklan berbayar di Facebook dan Instagram ue Peserta dapat mengevaluasi kinerja iklan |Page 463 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Tabel 3. Target penyelesaian luaran Jenis Luaran Kondisi saat ini Indikator capaian Target Peserta Terbatas Keterlibatan pengikut Semua media sosial dan Jumlah Peserta menjalankan media periklanan Facebook ads dan Instagram Belum berbayar di media Menjalankan melalui Facebook ads dan Instagram ads Peningkatan jumlah menghubungi mitra Whatsapp sebanyak 50 calon konsumen perbulan diluar wilayah Evaluasi Pemahaman Untuk memastikan pemahaman peserta selama kegiatan pelatihan, kami melakukan pre-test dan post-test dengan memanfaatkan teknologi Kahoot. Kahoot dipilih karena interaktif dan memudahkan peserta untuk mengikuti tes secara menyenangkan sekaligus efektif dalam mengukur pemahaman mereka. Melalui pre-test, kami mengukur pengetahuan awal peserta tentang pemasaran digital. Setelah pelatihan selesai, post-test dilakukan untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mereka. Hasil dari post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, terutama dalam hal pemasaran digital. Peserta mampu mengaplikasikan materi yang telah diberikan, yang terlihat dari peningkatan kualitas foto produk yang mereka buat sebagai bagian dari strategi promosi online. Hal ini membuktikan bahwa peserta tidak hanya memahami konsep pemasaran digital, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara praktis untuk mendukung usaha mereka. Tabel 4. Hasil Pre-Test dan Post-Test Nama Peserta Bakso Na-Naz Syuri Ulfa Yung Khoiriyani Farida Maya Esi Erna Meria Silfi Anggraeni Resi MIRA Eka Yosefini Tri Ninuk Eni Husnul Pre Test Post Test |Page 464 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Dina Ria hastuti c19 Arsy Hasil pada Tabel 7. menunjukkan bahwa pengetahuan yang dimiliki mengalami peningkatan setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan. Evaluasi kegiatan ini juga melakukan pengamatan terhadap peserta. Tim memastikan bahwa peserta kegiatan telah memahami terkait materi yang diberikan dan dapat diimplementasikan secara nyata. Peningkatan pengetahuan dari hasil posttest tersebut beriringan juga dengan peningkatan kemampuan para peserta kegiatan dalam mengoperasikan aplikasi digital yang dapat memudahkan dalam pengelolaan keuangan pada proses transaksi bisnisnya. Kegiatan pengabdian memiliki capaian kegiatan yang mencakup luaran wajib dan luaran tambahan yang telah berhasil dicapai oleh tim pada tahun 2024. Dokumentasi Kegiatan Dokumentasi kegiatan adalah proses pencatatan, pengumpulan, dan penyimpanan data atau informasi mengenai pelaksanaan suatu kegiatan. Dokumentasi ini dapat berupa catatan tertulis, foto, video, laporan, atau bukti lainnya yang menunjukkan bagaimana kegiatan tersebut berlangsung, hasil-hasil yang dicapai, serta siapa saja yang terlibat. Tujuan dari dokumentasi kegiatan adalah untuk memastikan bahwa seluruh informasi terkait dengan kegiatan tersebut terdokumentasi dengan baik, sehingga dapat dijadikan referensi, evaluasi, maupun bahan laporan di masa mendatang. Gambar 1. Pembukaan Kegiatan Gambar 2. Pemaparan Materi |Page 465 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. Gambar 3. Pelatihan Fotografi produk Gambar 4. Dokumentasi Kegiatan Limitasi dan studi lanjutan Keterbatasan utama dari kegiatan ini adalah keterbatasan waktu pelatihan yang menyebabkan penerapan keterampilan konten digital oleh UMKM mitra Central 19 masih terbatas pada aspek Meski ada peningkatan keterampilan dalam pembuatan konten digital, konsistensi dan optimalisasi pemanfaatan platform digital belum sepenuhnya tercapai. Selain itu, penguasaan fitur-fitur lanjutan di marketplace dan media sosial, seperti penggunaan iklan berbayar dan analisis data konsumen, masih belum sepenuhnya dieksplorasi. Keterbatasan pemahaman awal peserta tentang teknologi digital juga mempengaruhi hasil pelatihan, terutama bagi mereka yang memerlukan waktu lebih lama untuk beradaptasi. Untuk penelitian di masa depan, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam terkait dampak jangka panjang dari pelatihan konten digital terhadap kinerja UMKM, khususnya dalam hal peningkatan penjualan dan jangkauan pasar. Penelitian juga dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan yang lebih komprehensif, termasuk penggunaan alat analitik digital dan strategi pemasaran digital yang lebih kompleks. Selain itu, kerjasama dengan pemerintah dan sektor swasta untuk memperluas jejaring bisnis UMKM dan mendukung akses ke pasar yang lebih besar juga bisa menjadi fokus penelitian di masa depan, guna memperkuat keberlanjutan usaha UMKM di era digital. KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Universitas Lampung di Natar. Lampung Selatan, berhasil meningkatkan keterampilan 50 UMKM mitra Central 19 dalam pembuatan konten digital. Pelatihan ini memberikan solusi terhadap masalah utama UMKM yang |Page 466 Copyright A 2024. Angga Febrian. Nurul Husna. Imam Ahmad. Rafika Indi Qut Ratuain. Nabila Az-Zahra Najwa Amrizal. Rakha Ghoffur Azmi. Yussof Taqy Prabowo. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) https://ejurnal. id/index. php/JSSTCS Vol 5. No 2. September 2024. Hal 460-467 E-ISSN 2723-2026 (Media Onlin. P-ISSN 2723-455X (Media Ceta. DOI : https://doi. org/10. 33365/jsstcs. kesulitan memperluas jangkauan pasar dan menciptakan konten pemasaran yang efektif. Dengan pengetahuan baru tentang penggunaan media social dan marketplace UMKM kini lebih mampu menciptakan konten visual yang menarik dan relevan bagi audiens mereka. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya strategi pemasaran digital yang terukur dan Para peserta didorong untuk memanfaatkan berbagai platform digital guna meningkatkan visibilitas produk mereka, mulai dari pembuatan gambar produk yang menarik hingga pengelolaan interaksi dengan pelanggan secara online. Dengan meningkatnya kemampuan dalam membuat konten berkualitas. UMKM mitra mampu memperluas jangkauan pasar mereka dan menarik lebih banyak pelanggan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan intensif dalam pemasaran konten digital berperan penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM di era digital. Pengembangan keterampilan ini memberikan dasar yang kuat bagi UMKM untuk bersaing di pasar yang lebih luas dan dinamis, serta menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara universitas dan masyarakat dalam memajukan perekonomian lokal. Ucapan Terima Kasih Terimakasih untuk Universitas Lampung dan Direktorat Riset. Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Riset. Teknologi (Ditjen Diktiriste. Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi (Kemendikbudriste. , dan Bea Cukai Bandar Lampung. DAFTAR PUSTAKA