Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. ISSN: 2809-0616 . edia onlin. PENDAMPINGAN LITERASI BACA TULIS BERBASIS CERITA BERGAMBAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI 066650 Fitri YaniA. Stelly Martha Lova. Wiwik Lestari Program Studi PGSD. Universitas Haji Sumatera Utara. Medan. Indonesia Email: fitriy3165@gmail. DOI: https://doi. org/10. 46880/methabdi. Vol4No1. ABSTRACT This service program aims: . To provide teachers with an understanding of strengthening reading and writing literacy through picture story-based wall magazines. To implement strengthening reading and writing literacy through picture story-based wall magazines in elementary schools. Solutions to overcome partners' problems include: . Carrying out outreach to teachers about reading and writing literacy through the development of picture story-based media . Teachers are asked to observe and listen to reading and writing literacy activities through the development of picture storybased media . Holding discussion sessions and brainstorming with teachers about what they observe regarding reading and writing literacy activities through developing picture story-based media, and . Providing motivation to teachers about the importance of reading and writing literacy activities through developing picture story-based media for elementary school students. The method for implementing activities is carried out through 4 stages, including: . Preparation, . Implementation, . Monitoring and Evaluation, . Follow-up. The results of the service program that has been implemented are as follows: . The overall success category for teacher understanding is classified as good, meaning that the content of the material as a whole can be understood well by the teacher, so through this PkM activity, literacy is strengthened through the development of illustrated story-based media in elementary It is believed that teachers can teach it well to students in elementary schools. The mechanism of the activity, namely strengthening literacy through the development of picture-based media in elementary schools, can be concluded that the teachers of SDN Number 066650 can teach all subjects wisely using the development of picture-story-based media. In this way, teachers at SDN Number 066650 have broadly been able to actualize strengthening reading and writing literacy through picture story-based wall magazines at SDN Number 066650. Keyword: Reading and Writing Literacy. Wall Magazine (Madin. Picture Stories (Cerga. ABSTRAK Program pengabdian ini bertujuan: . Untuk memberikan pemahaman pada guru tentang penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar. Untuk menerapkan penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di Sekolah Dasar. Solusi untuk mengatasi permasalahan mitra di antaranya: . Melaksanakan sosialisasi kepada guru tentang literasi baca tulis melalui pengembangan mading berbasis cerita bergambar . Guru diminta melakukan pengamatan dan menyimak kegiatan literasi baca tulis melalui pengembangan mading berbasis cerita bergambar . Mengadakan sesi diskusi dan curah pendapat dengan guru-guru tentang apa yang mereka amati mengenai kegiatan literasi baca tulis melalui pengembangan mading berbasis cerita bergambar, dan . Memberikan motivasi kepada guru tentang pentingnya kegiatan literasi baca tulis melalui pengembangan mading berbasis cerita bergambar bagi siswa Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 tahapan, antara lain: . Persiapan, . Pelaksanaan, . Monitoring dan Evaluasi, . Tindak lanjut. Hasil program pengabdian yang telah dilaksanakan sebagai berikut: . Kategori keberhasilan pemahaman guru secara keseluruhan tergolong baik artinya Halaman 11 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. ISSN: 2809-0616 . edia onlin. dapat dipahami dengan baik oleh guru isi materi secara keseluruhan, jadi melalui kegiatan PkM ini penguatan literasi melalui pengembangan mading berbasis cerita berganbar . di SD diyakini dapat diajarkan oleh guru dengan baik kepada siswa di Sekolah Dasar. Mekanisme kegiatan yaitu penguatan literasi melalui pengembangan mading berbasis cergam di SD dapat disimpulkan bahwa guru SDN No. 066650 dapat mengajarkan seluruh mata pelajaran dengan bijak menggunakan pengembangan mading berbasis cerita bergambar. Dengan demikian guru SDN No. 066650 secara luas telah mampu mengaktualisasikan penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di SDN No. Kata Kunci: Literasi Baca Tulis. Majalah Dinding (Madin. Cerita Bergambar (Cerga. PENDAHULUAN Literasi keberaksaraan yaitu kemampuan menulis dan membaca dan sebagai kemampuan untuk mengkonstruksi makna membaca dan menulis sebagai kemampuan sosial dan budaya maupun sebagai kemampuan kognitif (Padmadewi, 2. Literasi secara luas diartikan sebagai kemampuan berbahasa yang mencangkup kemampuan membaca, menyimak, berbicara, membaca dan menulis serta kemampuan berpikir yang menjadi elemen di dalamnya (Altoris et al. , 2. Majalah dinding merupakan suatu kegiatan penyajian informasi yang dibuat sedemikian rupa dengan harapan agar orang lain tertarik untuk Isi majalah dinding biasanya berupa informasi, opini, cerita pendek, dan lain-lain. Majalah dinding merupakan salah satu jenis media komunikasi yang paling sederhana. Mading terdiri dari beberapa tulisan yang ditempelkan pada bidang datar, seperti kertas karton atau gabus. Kemudian kumpulan tulisan itu dihiasi dengan berbagai macam pernak-pernik, renda dan alat tulis warna- warni hingga lukisan. Sehingga perwajahan mading terlihat menarik dan membuat pembaca tertarik untuk membaca. Melalui penguatan literasi baca tulis yang akan dikembangkan melalui mading cergam diyakini akan membuat minat anak membaca semakin tinggi serta dapat membuat anak mampu berkarya baik secara individu maupun dalam kelompok (Setyawan & Gusdian, 2. Implementasi literasi baca tulis di Sekolah Dasar dapat dikemas berdasarkan budaya dan karakter Tujuan literasi baca tulis yang akan dikembangkan melalui mading cergam yaitu menumbuh kembangkan budaya Membantu meningkatkan pengetahuan siswa melalui kegiatan membaca, menulis, menyimak, mendengarkan, dan mengamati, serta sebagai penanaman karakter peduli lingkungan. Dengan demikian dibutuhkan gerakan nyata menanamkan karakter peduli lingkungan ke dalam diri anak di sekolah dasar sebagai bekal mereka menjadikan dunia anak lebih ramah, penuh kegembiraan dan kedamaian (Elisabeth et al. , 2. Pelaksanaanya literasi baca tulis yang akan dikembangkan mealui mading cergam di Sekolah Dasar dapat dilakukan melalui berbagai strategi dan pendekatan serta mengintergrasikannya kedalam setiap mata pelajaran, perlu adanya peran serta pendidik pada proses belajar mengajar agar literasi baca tulis dapat berjalan dengan baik. Literasi baca tulis dapat diimplementasikan melalui integrasi materi kurikulum, yang relevan, pendekatan, metode dan model pembelajaran yang kebersamaan, toleransi dan saling menghormati berbagai perbedaan dan keragaman yang ada sebagai ajaran kebaikan yang mesti berjalan (Nasrun et al. , 2018. Setyawan & Gusdian, 2. Adapun kegiatan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Soshum dan Pendidikan. Universitas Haji Sumatera Utara dilaksanakan pada Sekolah Dasar Negeri No. 066650 Medan dengan tema AuPenguatan Literasi Baca Tulis melalui Pengembangan Mading Berbasis Cerita Bergambar di Sekolah DasarAy pada bulan Agustus tahun 2023. Salah satu daerah yang dijadikan sebagai sasaran program pendampingan adalah Jl. Santun Ujung. Kel. Sudirejo I. Kec. Medan Kota. Dapat dilihat pada gambar berikut. Halaman 12 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. Gambar 1. Peta Lokasi PKM Adapun rumusan masalah program pendampingan yang dilakukan antara lain: . Bagaimana mengaktualisasikan penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di SDN No. 066650? . Bagaimana mekanisme kegiatan penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di SDN No. Upaya menjawab permasalahan tersebut. Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi PGSD Fakultas Hukum Sosial dan Humaniora Universitas Haji Sumatera Utara melakukan beberapa upaya untuk mencapai tujuan kegiatan ini yang antara lain adalah: . Untuk memberikan pemahaman pada guru tentang penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar. Untuk menerapkan penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di Sekolah Dasar. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah program penyuluhan kepada masyarakat terutama kepada peserta didik yaitu literasi baca tulis melalui pengembangan mading berbasis cerita bergambar di Sekolah Dasar. METODE Adapun metode yang digunakan sebagai realisasi pemecahan masalah yang dilakukan adalah: . Merancang pendampingan kepada guru di SDN No. 066650 terkait penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding. Menentukan pola serta strategi pendampingan kepada guru SDN No. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan ke dalam beberapa tahap, antara lain: . persiapan, . pelaksanaan, . monitoring dan evaluasi, dan . tindak lanjut. ISSN: 2809-0616 . edia onlin. Persiapan Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan antara lain: Melakukan observasi awal sehingga menghasilkan profil mitra yang dapat dikembangkan menjadi kawasan AuMelek Literasi Baca TulisAy. Melakukan diskusi permasalahan yang dihadapi mitra sehingga dapat ditentukan dilakukan pendampingan. Melakukan diskusi solusi pemecahan menentukan pola pendampingan yang akan dilaksanakan pada program PKM. Pelaksanaan Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap pelaksanaan di antaranya: Melakukan kondisi keberagaman siswa dan guru di SDN No. Melakukan edukasi mengenai pengelolaan mading berbasis cergam untuk penguatan literasi baca tulis siswa SDN No. Melakukan pendampingan pengembangan kawasan sadar Literasi Baca Tulis di SDN No. Monitoring dan Evaluasi Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap monitoring dan evaluasi antara lain: Monev proses sehingga dihasilkan gambaran secara komprehensif pemahaman peserta pendampingan pada guru SDN No. Monev hasil sehingga diperoleh gambaran komprehensif kondisi real kawasan Melek Literasi Baca Tulis. Tindak Lanjut Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah keberlanjutan program, yaitu pelaksanaan pendampingan pada aspek yang lain dan pendampingan lebih lanjut pada skala yang lebih luas,di SDN No. Halaman 13 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Sekolah SD Negeri 066650 Kota Medan adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SD di Sudi Rejo I. Kec. Medan Kota. Sumatera Utara. Dalam menjalankan kegiatannya. UPT SD NEGERI 066650 berada di bawah Kementerian Pendidikan Kebudayaan. Program pendampingan yang dilaksanakan dihadiri oleh kepala sekolah SD Negeri 066650 Kota Medan (Bp. Ermansyah. Pd. Pd. Dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Tim PKM yang sudah bersedia memberikan pendampingan penyuluhan tentang penguatan literasi baca tulis melalui pengembangan mading berbasis cerita bergambar di SD sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa di sekolah mitra. Gambar 2. Sambutan dari Kepala Sekolah Kegiatan kedua setelah pembukaan secara resmi oleh kepala sekolah adalah sambutan dari ketua prodi PGSD sekaligus juga menjadi ketua pelaksana program pengabdian, yang diwakili oleh Wawan Akbar. Pd. Selanjutnya disampaikan bahwa tujuan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan, selain sebagai bentuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi oleh dosen, dapat membuat minat baca tulis siswa semakin tinggi dan sebagai pengembangan karakter peduli lingkungan pada jenjang sekolah ISSN: 2809-0616 . edia onlin. Gambar 3. Sambutan dari Ketua Prodi PGSD UNHAJ Setelah memberikan sedikit penjelasan mengenai baca tulis dalam mengembangkan Mading berbasis cergam di SD. Lalu tim PKM juga memberikan cendera mata kepada kepala sekolah dan melakukan foto bersama dengan guru-guru SDN Gambar 4. Pemaparan Materi oleh Tim PKM Gambar 5. Foto Bersama Guru-guru SDN Selain kegiatan penyampaian materi oleh narasumber, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilaksanakan kegiatan lanjutan yaitu memberikan cendera mata kepada kepala sekolah. Halaman 14 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. ISSN: 2809-0616 . edia onlin. dengan skor 4 kategori sangat baik dan 10,5% peserta menjawab dengan skor 3 kategori baik. Dengan data ini dapat disimpulkan bahwa materi pendampingan sangat sesuai dengan kebutuhan peserta. Materi Pendampingan Dapat Diterima dan Diterapkan dengan Mudah Gambar 6. Pemberian Cenderamata kepada Kepala Sekolah Inti dari program pendampingan yang dilaksanakan adalah memberikan pemahaman yang kuat kepada guru sekolah dasar tentang pengembangan mading berbasis cergam. Untuk memberikan pemahaman kepada guru agar siswa sekolah dasar menumbuh kembangkan budaya literasi dan membantu meningkatkan pengetahuan siswamelalui kegiatan membaca, menulis, menyimak, mendengarkan, dan mengamati. Adapun hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dapat dilihat pada deskripsi berikut. Materi Pendampingan . Materi Pendampingan Sesuai Kebutuhan Peserta Gambar 8. Materi Pendampingan Dapat Diterima dan Diterapkan dengan Mudah Merujuk pada gambar 8 di atas dapat dijelaskan bahwa materi pendampingan disampaikan secara runtun dengan sistematika yang jelas skor 4 ada 68,4% dan skor 3 ada 31,6%. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa materi pendampingan disampaikan sangat runtun dan sistematika yang sangat jelas oleh peserta pendampingan. Materi Pendampingan Disampaikan Secara Runtun dengan Sistematika yang Jelas Gambar 9. Materi Pendampingan Disampaikan Secara Runtun dengan Sistematika yang Jelas Gambar 7. Materi Pendampingan Sesuai dengan Kebutuhan Peserta Berdasarkan hasil evaluasi gambar 7 diperoleh gambaran bahwa ada 89,5% peserta menjawab Merujuk pada gambar 9 di atas dapat dijelaskan bahwa materi pendampingan disampaikan secara runtun dengan sistematika yang jelas skor 4 ada 68,4% dan skor 3 ada 31,6%. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa materi pendampingan disampaikan sangat runtun dan sistematika yang sangat jelas oleh peserta pendampingan. Halaman 15 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. Narasumber . Narasumber Menguasai Disampaikannya Materi ISSN: 2809-0616 . edia onlin. Gambar 12. Narasumber Menyajikan Materi Secara Jelas dan Runtun Gambar 10. Narasumber Menguasai Materi yang Disampaikannya Merujuk pada gambar 10 di atas dapat dijelaskan bahwa narasumber menguasai materi yang disampaikannya dengan skor 4 ada 84,2% dan skor 3 ada 15,8%. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa narasumber Berdasarkan data pada gambar 9 dapat dijelaskan bahwa narasumber menyajikan secara jelas dan runtun dengan skor 4 ada 73,7% dan skor 3 ada 26,3%. Dengan data ini dapat disimpulkan bahwa narasumber jelas dan runtun dalam menyajikan materi dalam . Tempat Pelaksanaan Kegiatan . Kapasitas Ruang Tempat Pelaksanaan Kegiatan Mencukupi Sesuai dengan Jumlah Peserta. Narasumber Memberikan Kesempatan Tanya Jawab Gambar 11. Narasumber Memberikan Kesempatan Tanya Jawab Berdasarkan data pada gambar 11 di atas dapat dijelaskan bahwa narasumber memberikan kesempatan tanya jawab dengan skor 4 ada 84,2% dan skor 3 ada 15,8%. Dengan kesempatan bertanya jawab dengan peserta sepanjang pendampingan dilakukan. Gambar 13. Kapasitas Ruang Tempat Pelaksanaan Kegiatan Mencukupi Sesuai dengan Jumlah Peserta Merujuk pada gambar 13 di atas dapat dijelaskan bahwa kapasitas ruang tempat pelaksanaan kegiatan dengan skor 4 ada 94,7% dan skor 3 ada 5,3%. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa kapasitas ruang tempat peaksanaan kegiatan mencukui sesuai dengan jumlah peserta. Ruang Pelaksanaan Kegiatan Nyaman bagi Peserta . Narasumber Menyajikan Materi Secara Jelas dan Runtun Halaman 16 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. Gambar 14. Ruang Pelaksanaan Kegiatan Nyaman bagi Peserta Berdasarkan data pada Gambar 14 di atas dapat dijelaskan bahwa kenyamanan ruangan dengan skor 4 ada 94,7% dan skor 3 ada 5,3%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ruang pelakasanaan kegiatan sangat nyaman bagi . Fasilitas Peserta Ruangan Mendukung Aktivitas Gambar 15. Fasilitas Ruangan Mendukung Aktivitas Peserta Berdasarkan data pada Gambar 11 dapat dijelaskan bahwa fasilitas ruangan dengan skor 4 ada 84,2% dan skor 3 ada 15,8%. Dengan data ini dapat disimpulkan bahwa fasilitas ruangan sangat mendukung aktivitas peserta. Program pengabdian yang dilaksanakan sudah berhasil dilaksanakan dengan baik di sekolah dan sesuai harapan, program ini memperoleh persentase keberhasilan berada pada kategori Baik dan ditandai dengan indikator keberhasilan sebagai berikut: . berhasil mengantarkan guru mencapai tujuan-tujuan instruksional yang telah ditetapkan pada program PkM, . memberikan pengalaman mengajar yang atraktif, melibatkan guru secara aktif melalui penguatan literasi melalui pengembangan mading berbasis cergam dan . memiliki sarana-sarana yang menunjang proses penyampaian materi yang Leibh lanjut, dijelaskan juga bahwa ISSN: 2809-0616 . edia onlin. keberhasilan program pendampingan ditandai dengan persentase keberhasilan minimal Ou75% pada kategori baik. Berdasarkan data program pendampingan yang diambil berdasarkan respon peserta pendampingan secara umum, dapat disimpulkan bahwa program PKM sudah berhasil dilaksanakan dalam penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di SDN No. SIMPULAN Berdasarkan program pengabdian yang dilaksanakan dapat disimpulkan hal-hal sebagai Kategori keberhasilan pemahaman guru secara keseluruhan dari 3 aspek yang diajukan tergolong Baik. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan program PKM yang dilaksanakan jika diukur berdasarkan tingkat pemahaman guru berada pada kategori baik, artinya dapat dipahami dengan baik oleh guru isi materi secara keseluruhan, jadi melalui kegiatan PKM ini pengembangan mading berbasis cergam di SD diyakini dapat di ajarkan oleh guru dengan baik kepada anak di sekolah dasar. Mekanisme kegiatan yaitu penguatan literasi melalui pengembangan mading berbasis cergam di SD dapat disimpulkan bahwa guru SDN No. 066650 dapat mengajarkan seluruh mata pelajaran dengan bijak menggunakan pengembangan mading berbasis cerita Dengan demikian guru SDN No. mengaktualisasikan penguatan literasi baca tulis melalui majalah dinding berbasis cerita bergambar di SDN No. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kami tujukan kepada Universitas Haji Sumatera Utara dan kepada kepala sekolah dan guru-guru SDN No. atas dukungannya baik moril maupun materil, serta kepada pihak-pihak yang membantu pelaksanaan PkM ini. Halaman 17 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. ISSN: 2809-0616 . edia onlin. DAFTAR PUSTAKA