Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Perancangan Logo Sebagai Visual Identity Kedai Kopi AuOLSENAy Semarang Frederik Prasidya Prakasita1. Dwi Puji Prabowo2. Agus Setiawan3 1,2,3 Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Dian Nuswantoro Semarang Jln. Nakulo 5-11 Semarang 114201802976@mhs. id, 2dwi. prabowo@dsn. setiawan@dsn. Abstrak AuOLSENAy merupakan sebuah kedai kopi yang masih sangat baru di kota Semarang. Perancangan ini bertujuan untuk memvisualisasikan identitas kedai kopi AuOLSENAy. Desain logo didasarkan pada unique selling proposition (USP) yang dielaborasikan dengan konsep pengembangan usaha yakni kedai kopi dengan nuansa Dalam mengidentifikasi USP digunakan metode analisis deskriptif kualitatif strengths (S), weaknesses (W), opportunities (O), dan threats (T) atau SWOT. Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan dengan pendekatan wawancara dan observasi. Bertitiktolak dari dasar dari USP, logo yang dikembangkan adalah jenis logotype dengan pilihan huruf kapital San Serif bold, dan pilihan warna Logo dibuat minimalis untuk memberikan kesan ringan, hommy, dan ramah. Logo ditambahkan slogan "Caffeine Supply" untuk memberikan kesan unik dan kekinian, serta tidak generik. Desain logo yang minimalis dipilh karena kedai kopi AuOLSENAy merupakan kedai kopi yang belum lama beroperasi, sehingga logo diharapkan memudahkan konsumen untuk mengingat kedai kopi AuOLSENAy. Kata kunciAi Brand awareness. Logo. Brand identity. Visual identity Abstract AuOLSENAy is a very new coffee shop in Semarang. This design aims to visualize the identity of the AuOLSENAy coffee shop. The logo design is based on a unique selling proposition (USP), which is elaborated with the business development concept: a coffee shop with a family feel. In identifying the USP, the qualitative descriptive analysis method of strengths (S), weaknesses (W), opportunities (O), and threats (T) or SWOT is used. The data used is primary data collected through interviews and observations. Starting from the basis of the USP, the logo developed is a type of logotype with a choice of bold San Serif capital letters and an orange color choice. The logo is made minimalist to give a light, homey, and friendly impression. The logo is added with the slogan "Caffeine Supply" to give a unique and contemporary impression and is not generic. The minimalist logo design was chosen because the AuOLSENAy coffee shop is a coffee shop that has not been operating for long, so the logo is expected to make it easier for consumers to remember the AuOLSENAy coffee shop. KeywordsAi Brand awareness. Brand identity. Logo. Visual identity Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 PENDAHULUAN Bisnis coffeeshop . edai kop. mengalami perkembangan yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, tren bisnis ini sangat menarik untuk diamati. Menurut studi Toffin Indonesia . , jumlah kedai kopi di Indonesia pada Agustus 2019 mencapai lebih dari 2. 937, hampir tiga kali lipat dari sebelumnya. Data konsumsi kopi tahunan hanya sekitar 1. 083 dibandingkan pada 2016. Sementara estimasi konsumsi domestik . onsumsi kopi domesti. 000 ton pada tahun 2019 dan 2020 (McDonald, 2. , atau peningkatan sekitar 13,9 persen dibandingkan dengan konsumsi pada tahun 2018 dan 2019 yang mencapai 258. 000 ton dan memiliki pangsa pasar tahunan sebesar 4,8 triliun. Pangsa pasar coffeeshop masih cukup besar dengan standar dan target pasar yang berbeda-beda. Namun demikian merebaknya bisnis kedai kopi meningkatkan persaingan. Bisnis kedai kopi tidak dikembangkan sekedar untuk memenuhi kebutuhan tempat dimana orang minum kopi. Lebih dari itu, kedai kopi dikembangkan sebagai media budaya . bersosialisasi sambil minum kopi, merespon perubahan gaya hidup sebagai akibat dari peningkatan daya beli, dan ruang belajar atau mengerjakan tugas bagi pada pelajar dan mahasiswa. Oleh karena itu, coffeeshop biasanya didesain sedemikian rupa sehingga mampu menciptakan suasana santai, menyediakan koneksi internet nirkabel, spot-spot foto yang menarik atau instragramable, ruang belajar dan bertemu dengan pelanggan. AuOLSENAy merupakan sebuah kedai kopi yang masih sangat baru di kota Semarang. Kedai kopi yang berlokasi di Jl. Pekunden Timur No. 21 Semarang Tengah mulai beroperasi pada 12 September 2024. Konsep usaha yang diusung adalah sebagai kedai kopi yang memberikan rasa seperti di rumah, nyaman dan tenteram juga sebagai wadah untuk ruang kerja/belajar dan lapang. Dalam bahasa AugaulAy disebut sebagai AuSKENAAy (Sua, cengKErama, dan kelaNA) . Oleh karenanya, kedai kopi ini akan segera dilengkapi dengan dua gerai unit usaha foto-mandiri . elf-phot. studio dan tempat potong rambut . arber sho. Adapun, pemilihan nama AuOLSENAy terinpirasi oleh lagu AuOlsen OlsenAy yang dipopulerkan oleh Sigur Rys yang berasal dari islandia (Britania Selata. Lagu ini dirasa unik juga ringan, dan memiliki arti makna yang positif untuk sebuah usaha yaitu Aukeluarga yang baikAy. Kedai kopi AuOLSENAy menawarkan produk signature St. Scotch Lotus, mocktail dan kategori minuman classic coffee . Gambar 1. AuSKENAAy OLSEN Caffeine Supply Sumber: olsen. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Gambar 2. Contoh Produk signature Sumber: olsen. Sebagai usaha baru, sangat penting bagi AuOLSENAy untuk membangun brand awareness dengan sebuah brand identity sehingga menjadi pilihan konsumen sebab brand identity merupakan aspek penting dalam pemasaran (Almira, 2024. Rinaldi et al. Salah satu bentuk brand identity adalah logo. Bagi sebuah perusahaan terutama perusahaan baru, logo adalah simbol profesionalitas. Dengan logo, perusahaan menyampaikan kepada pasar sasarannya mengenai keseriusan mereka menjalankan bisnis, meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka jual, dan dan yang terutama perusahaan dapat membangun identitas . (Puspasari, 2. Logo memiliki kapasitas untuk mempengaruhi dan mengubah keyakinan seseorang, sedangkan ucapan tidak dapat membuat orang Autidak tahuAy apa yang telah mereka lihat dengan mata kepala mereka sendiri, dan tidak dapat bertindak sebagai pengganti atau pengganti persepsi indrawi itu sendiri (Rinaldi et al. , 2023. Wilburn, 2. Logo adalah elemen grafis berbentuk. Namun demikian, logo bukan hanya gambar dan tulisan yang tidak bermakna, namun merupakan identitas bagi perusahaan yang menjadi pembeda dengan yang lainnya. Bagi perusahaan-perusahaan besar cenderung rela menghabiskan dana miliaran untuk mengubah logonya. Logo mencerminkan wajah perusahaan dimana konsumen akan mengenali perusahaan cukup dengan melihat logonya (Lencastre et al. Oleh karena itu, logo harus dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian konsumen, serta memberikan kesan tertentu. Studi ini bertujuan merancang logo sebagai brand identity AuOLSENAy. Terkait dengan korelasi antara brand awareness dan brand identity menunjukkan bahwa dalam hal pengenalan merek, keunikan, dan sifat yang mudah diingat, pilihan warna yang tepat sangat penting dalam mengembangkan logo karena warna merupakan salah satu media utama yang mengomunikasikan citra, menarik perhatian, dan mempercepat pengenalan (Hugues Syraphin. Michele Ambaye. Vanessa Gowreesunkar, 2016. Natasha et al. , 2023. Puspasari, 2. Hubungan antara logo dengan identitas merek juga tercermin dalam beberapa penelitian seperti. logo yang dirancang dengan baik berkontribusi pada identitas merek yang kuat dengan merangkum esensi dan nilai-nilai merek dalam bentuk visual (Morais & Ribeiro, 2. kombinasi nama merek dan simbol grafis dalam logo dapat menciptakan elemen identitas yang kuat yang beresonansi dengan konsumen (Neamuu. Bagi usaha kecil, mengembangkan identitas merek yang kohesif melalui desain Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 logo dapat membantu membedakan produk dan layanan mereka di pasar yang kompetitif (Alfiansyah, 2. Dibandingkan dengan penelitian-penelitian terdahulu, penelitian ini menggabungkan konsep visual secara mendalam yang didasarkan pada analisis pasar dengan menggunakan pendekatan SWOT dengan pendekatan waktu kekinian sehingga menghasilkan desain yang modern. Desain yang dirancang memiliki kesan bersahabat dan hangat sehingga diharapkan mampu membangun brand awareness yang secara efektif di tengah persaingan. Secara terperinci, kebaruan penelitian ini antara lain pendekatan Unique Selling Proposition pada kedai OLSEN mampu mengkomunikasikan nilai-nilai yang diusung, penggunaan metode SWOT menghasilkan logo yang relevan, logotype yang minimalis dengan pilihan huruf San Serif memberi kesan ringan dan bersahabat, dan slogan "Caffeine Supply" memberi kesan unik. METODE PENELITIAN 1 Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif adalah merupakan metode penelitian yang lebih menekankan pada pengamatan fenomena ke subtansi makna dari fenomena tersebut. Ketajaman penelitian kualitatif sangat terpengaruh pada pilihan kata dan redaksional yang digunakan. Penelitian kualitatif adalah pada prosesnya dan pemaknaan hasilnya, lebih tertuju pada elemen manusia, objek, dan institusi, serta hubungan atau interaksi di antara elemen-elemen tersebut, dalam upaya memahami suatu peristiwa, perilaku, atau fenomena (Basri H, 2014. McCusker & Gunaydin, 2. Metode kualitatif digunakan untuk menjawab pertanyaan tentang Auapa . Ay. Aubagaimana . Ay, atau Aumengapa . Ay atas suatu fenomena. Metode kualitatif menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari objek dan perilaku yang diamati. Strategi perancangan menggunakan strategi linier yaitu menetapkan urutan logis mengenai tahapan penelitian sederhana, dengan tujuan akhir menghasilkan logo yang sesuai dengan konsep bisnis yang dikembangkan dan memperkuat identitas. Metode konsep desain berpedoman pada konsep dinamis dan modern namun sederhana sehingga dapat dihasilkan logo yang ikonik sehingga mudah diingat oleh konsumen. Sasaran Penelitian dan Metode Pengumpulan data Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan observasi dengan input utama bersumber dari Instagram olsen. Pendekatan ini dilakukan dengan melakukan pengamatan pada desain logo yang dijadikan sebagi profil foto di Instagram olsen. Selain dengan menggunakan pendekatan observasi dan studi kepustakaan, kajian ini menggunakan pendekatan wawancara yang dilakukan terhadap pemilik/pengelola AuOLSENAy. Terdapat 5 pertanyaan utama dalam wawancara dengan pemiliki yakni: Bagaimana pemilik menggambarkan konsep bisnis AuOLSENAy dalam secara ringkas . -3 kalima. ? Apa yang membedakan bisnis AuOLSENAy dengan yang lain/kompetitor? Siapa segmen pasar AuOLSENAy? Apa gambaran besar logo yang diinginkan? Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Apa yang menjadi Kekuatan (S), kelemahan (W), peluang (O), dan ancaman (T) AuOLSENAy? Teknik Analisis Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perancangan logo yang tepat dan sesuai dengan konsep usaha. Oleh karena itu, penelitian ini melalkukan identifikasi faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap aktivitas usaha sebagai dasar Perancamgan logo ini menggunakan teknik analisis Kekuatan/Strength (S), kelemahan/Weaknesses (W), peluang/Oportunity (O), dan ancaman/Threat (T) atau yang biasa dikenal sebagai analisis SWOT. SW merupakan penilaian terhadap faktor internal yang bersifat mendukung (S) dan menghambat (W), sementara itu OT merupakan penilaian terhadap faktor eksernal yang bersifat mendukung (O) dan menghambat (T) (GyuREL, 2. Dalam analisis SWOT, faktor-faktor tersebut disusun sebuah matriks sebagai berikut . Gambar 3. Matriks SWOT AuOLSENAy Gambar 3 menyajikan matriks SWOT yang akan diimplementasikan pada Kedai Kopi Olsen. Matriks SWOT terdiri dari empat kuadran yaitu Kekuatan/Strength (S), kelemahan/Weaknesses (W), peluang/Oportunity (O), dan ancaman/Threat (T). mencakup semua faktor internal yang bersifat mendukung pencapaian tujuan. Sedangkan W mencakup kondisi internal yang bersifat menghambat. Faktor esternal yang bersifat mendukung berada pada kuadran O. Sementara itu, faktor eksternal yang bersifat menghambat berada pada kuadran T. Hasil identifikasi SWOT AuOLSENAy digunakan untuk menemukan Unique Selling Preposition (USP). Sebagaimana diketahui. USP merupakan pendekatan yang menonjolkan sisi keunggulan atau faktor penting yang bisa membuat produk lebih menarik dari pesaing (Niu & Wang, 2. yang dimiliki oleh AuOLSENAy. Hasil dari analisis USP selanjutnya digunakan sebagai dasar perancangan logo sebagai identitas perusahaan. Dengan demikian, desain logo yang dihasilkan menjadi identitas visual AuOLSENAy. Metode konsep desain berpedoman pada konsep dinamis dan modern namun Hal ini dimaksudkan agar logo mudah terbaca dan diingat oleh segmen pasar yang diinginkan. Identitas perusahaan adalah semua elemen visual yang dipilih untuk mewakili keseluruhan wajah organisasi. Identitas perusahaan berperan untuk menjawab pertanyaan seperti Ausiapa kita?Ay dimata klien atau konsumen. Identitas perusahaan yang berhubungan dengan branding perusahaannya dan diharapkan meningkatkan daya tarik pasar untuk produk atau jasa bisnis. Perancangan logo sebagai visual identitas perusahaan ini dilakukan dan akan Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 diaplikasikan pada AuOLSENAy yang berlokasi di Jl. Pekunden Timur No. Semarang Tengah Semarang. AuOLSENAy merupakan bisnis kedai kopi dengan konsep usaha yang kedai kopi yang memberikan rasa seperti di rumah, nyaman dan tenteram. Selain itu, kedai kopi AuOLSENAy juga dikembangkan sebagai wadah untuk ruang kerja/belajar. Suasana yang ingin diciptakan adalah AuSKENAAy (Sua, cengKErama, dan kelaNA). Sua adalah menyenangkan/mengembirakan . ersendau gura. , dan kelana berarti kunjungan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Observasi dan Wawancara AuOLSENAy AuOLSENAy merupakan sebuah kedai kopi yang masih sangat baru di kota Semarang. Kedai kopi yang berlokasi di Jl. Pekunden Timur No. 21 Semarang Tengah mulai beroperasi pada 12 September 2024. Konsep usaha yang diusung adalah sebagai kedai kopi yang memberikan rasa seperti di rumah, nyaman dan tenteram juga sebagai wadah untuk ruang kerja/belajar dan lapang. Dalam bahasa AugaulAy disebut sebagai AuSKENAAy (Sua, cengKErama, dan kelaNA). Oleh karenanya, kedai kopi ini akan segera dilengkapi dengan dua gerai unit usaha foto-mandiri . elf-phot. studio dan tempat potong rambut . arber sho. Adapun, pemilihan nama AuOLSENAy terinpirasi oleh lagu AuOlsen OlsenAy yang dipopulerkan oleh Sigur Rys yang berasal dari Islandia (Britania Selata. Lagu ini dirasa unik juga ringan, dan memiliki arti makna yang positif untuk sebuah usaha yaitu Aukeluarga yang baikAy. Kedai kopi AuOLSENAy menawarkan produk signature St. Scotch Lotus, mocktail dan kategori minuman classic coffee. Target pasar dari AuOLSENAy bersifat universal, namun penelusuran lebih lanjut dari hasil wawancara sebenarnya merujuk pada kelompok karyawan kantor, mahasiswa dan juga karyawan yang mengerjakan tugas-tugas nya di luar kantor. Ide pengembangan usaha AuOLSENAy adalah karena pemilik memiliki pengalaman dalam bidang usaha sebelumnya dan juga sebagai konsultan usaha sejenis. Usaha yang dikembangkan sebelumnya berkembang dengan baik dan tetap eksis dalam persaingan yang meningkat. Pengembang menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan kedai kopi dengan konsep yang berbeda dengan sebelumnya. Namun demikian, pemilik tidak menyampaikan secara tegas apa yang menjadi pembeda. Meskipun demikian, dari hasil observasi di lapangan pada kedai kopi yang telah dikembangkan sebelumnya dan pada kedai kopi AuOLSENAy, penelitian dapat melihat adanya beberapa perbedaan antara laian atmosfir atau lingkungan bisnis yang terasa lebih ramah, tata ruang yang lebih memberikan ruang gerak yang nyaman, serta fasilitas yang lebih baik. Dengan demikian konsep hommy yang ingin ditawarkan kepada pelanggan, serta fasilitasi wadah sebagai tempat Sua, bercengKErama, dan kelaNA (SKENA) tampak teraplikasikan pada kedai kopi AuOLSENAy Pembahasan Analisis Situasi Bertitiktolak dari data yang telah dikumpulkan, secara garis besar dapat dikatakan bahwa perancangan logo AuOLSENAy Semarang dimaksudkan untuk membangun citra Berdasarkan survei lapangan, sumber informasi yang membangun kesadaran Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 atau pengetahuan konsumen terhadap AuOLSENAy Semarang cenderung berasal dari informasi mulut ke mulut . ords of mouth atau WOM) baik secara tradisonal maupun elektronik (E-WOM) serta instagram. Kedai kopi AuOLSENAy memiliki akun media sosial instagram dengan nama AuOLSEN. srgAy. Sampai dengan laporan ini disusun. AuOLSEN. srgAy memiliki pengikut sebanyak 375 dan 15 postingan. Dalam postingannya. AuOLSENAy belum menyampaikan secara lengkap mengenai menu-menu yang ada di AuOLSENAy, namun sepertinya lebih mengarah pada pesan kehangatan dengan warna dominan orens/jingga. Dalam waktu dekat, kedai kopi. AuOLSENAy melengkapi kedai dengan dengan dua gerai usaha lain yaitu self-photo studio dan barber shop. Logo yang dirancang akan diaplikasikan pada beberapa media seperti display picture (DP) akun Instagram AuOLSEN. srgAy, paper cup, kertas tatakan dan lain-lain. Gambar 4. Sebaran kedai kopi terdekat AuOLSEN Caffeine SupplyAy Sumber: Google map Analisis SWOT Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan dapat diindentifikasi kekuatan, kelamahan, peluang, dan ancaman pada kedai AuOLSEN ditampilkan pada tabel Tabel 1. Matriks SWOT AuOLSENAy KEKUATAN (STRENGTH) Kualitas Produk. Keramahan Kehandalan barista. Pelayan yang cepat tanggap. Lokasi yang sangat strategis . i pusat kota yang pada dengan aktivitas ekonomi dan pemerintaha. Desain/tata ruang yang nyaman. Ruangan bersih. Tata ruang yang fleksibel untuk sekedar AunongkrongAy maupun kerja. Fasilitas memadai (WiFi, sumber listrik. PELUANG (OPPORTUNITIES) Daya beli konsumen meningkat. Pergesaran gaya hidup yating out. Pertumbuhan/komposisi penduduk produktif tinggi. KELEMEHAN (WEAKNESSES) Belum populer karena merupakan usaha Lahan parkir yang kurang memadahi untuk pengguna mobil. Jumlah karaywan terbatas saat ramai. Belum memiliki logo yang ikonik sebagai bagian dari materi promosi. ANCAMAN (THREATS) Tingkat persaingan yang tinggi. Strategi bisnis coffeshop cenderung mudah ditiru. Pesaing potensial mudah untuk Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Perkembangan teknologi informasi, khususnya adopsi media sosial yang memasuki pasar. Sumber: Data primer Bertitiktolak dari hasil analisis SWOT dan hasil wawancara terutama terkait dengan konsep bisnis yang dikembangkan serta AurohAy pengembangan usaha, kajian ini mengindentifikasi beberapa Unique Selling Preposition (USP) pada kedai kopi AuOLSENAy. USP yang membedakan AuOLSENAy dengan kedai kopi lainnya sebagai berikut: Kehangatan dan intimacy. Kehangatan dan intimacy ini tercermin pada kekuatan AuOLSENAy seperti keramahanan dalam memberikan pelayanan kehandalan, barista, dan pelayan yang cepat tanggap. Kekuatan ini sesuai dengan tema Aukeluarga yang baikAy sebagai konsep usaha yang dikembangkan. Artinya, kedai ini menawarkan suasana hangat dan ramah yang membuat pengunjung merasa dirinya diterima, disambut dengan hangat dan nyaman. Konsep keluarga yang baik ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman positif . ositive emotional experienc. yang lebih dari sekadar menikmati minum kopi atau nongkrong di kedai kopi. Lingkungan . tmosphere stor. yang mendukung relaksasi dan interaksi sosial yang Kondisi demikian tercermin pada kekuatan desain/tata ruang yang nyaman, ruangan bersih, tata ruang yang fleksibel untuk sekedar AunongkrongAy maupun kerja. Sebagaimana diungkapkan oleh pendiri, pemilihan nama terinspirasi oleh lagu AuOlsen Olsen,Ay yang dikenal dengan nuansa ringan dan ceria serta mencerminkan budaya pop, kedai kopi ini menawarkan lingkungan . tmosphere stor. yang mendukung relaksasi dan interaksi sosial yang kekinian, baik lingkungan fisik maupun interaksi Konsep usaha yang diusung adalah sebagai kedai kopi yang memberikan rasa seperti di rumah, nyaman dan tenteram juga sebagai wadah untuk ruang kerja/belajar dan lapang. AuOLSENAy menawarkan lingkungan kerja yang nyaman dengan fasilitas pendukung ketersediaan Wi-Fi cepat dan area duduk yang ergonomis, sangat menarik bagi karyawan kantor dan mahasiswa yang ingin bekerja di luar rumah atau kantor. Dalam bahasa pergaulan disebut AuSKENAAy (Sua, cengKErama, dan kelaNA). Produk berkualitas. Sebagai kedai kopi. AuOLSENAy memiliki menu khusus . produk signature St. Scotch Lotus, mocktail, dan kategori minuman classic coffee. Fasilitas memadai. Kedai kopi AuOLSENAy dilengkapi dengan fasilitas (WiFi, sumber listrik, toile. Dengan USP tersebut, terbukti memiliki review tinggi, yaitu lima bintang (*) di tengah tingginya persaingan. Proses Perancangan Logo 1 Alur Kerja Sebelum memulai proses desain, desainer berdiskusi dengan pemilik mengenai konsep logo dan AurohAy yang diinginkan pada logo. Proses desain dimulai dari menemukan USP berbasis pada analisis SWOT dan menyiapkan segala materi untuk pembuatan desain sesuai dengan permintaan. Kedai kopi AuOLSENAy memberikan kebebasan pada desiner untuk berkreasi dalam mendesain logo. Setelah semua materi terkumpul, kemudian dilanjutkan pada proses desain sesuai dengan brief. Setelah desain selesai dikerjakan selanjutnya desain logo diajukan untuk direview. Jika ditolak, maka proses Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 pembuatan logo dimulai dari proses desain. Sementara itu, jika logo disetujui maka logo akan langsung diaplikasikan pada berbagai media. Gambar 5. Proses Perancangan Logo 2 Konsep Desain Konsep desain logo AuOLSENAy mencakup langkah-langkah sebagai berikut: Pemilihan Jenis Logo. Berdasarkan konsep yang diinginkan oleh pemilik kedai kopi AuOlSENAy yakni konsep minimalis agar terkesan ringan, mudah dibaca, namun tegas, maka desainer mengajukan jenis logo . Logotype adalah jenis logo yang menggunakan huruf saja sehingga fokus pada merek atau nama bisnis saja. Logo AuOLSENAy dirancang AumenghindariAy penggunaan gambar secangkir kopi yang sudah terasa generik. Logotype dimaksudkan untuk mempertegas pesan yang disampaikan melalui logogram, yakni memvisualisasikan berupa huruf atau tipografi saja (Januariyansah, 2. Penggunaan logotype saja memiliki kelemahan kurang bisa menggambarkan aktivitas perusahaan. Dengan adanya logotype citra dan karakter AuOLSENAy akan tertangkap jelas karena mengidentifikasikan nama. Pemilihan jenis Huruf. Jenis huruf yang diajukan adalah jenis Sans Serif. Sebagaimana diketahui, jenis huruf Sans Serif tidak memiliki kaki-kaki kecil pada ujung Hal ini menyebabkan jenis huruf Sans Serif berkesan tegas untuk membranding, mudah dikenali dan tegas serta jelas sehingga ikonik. Sans-serif merupakan jenis huruf yang tidak memiliki tambahan garis kecil di ujung karakter (Arifrahara, 2. Jenis huruf sans-serif mendukung desain logo yang berkesan modern karena memiliki tampilan minimalis yang bersih dan profesional. Kombinasi dari bentuk yang sederhana dengan elemen minimalis memberi kesan kekinian, yang membuat logo terasa relevan dan segar. Desain logo menggunakan huruf besar dan tebal . untuk memberikan menegaskan identitas. Hal ini membantu logo terlihat lebih berani dan mudah dikenali, sederhana dan nyaman dilihat. Huruf Sans-serif yang tidak kaku memiliki kesan bersahabat dan mudah diterima oleh berbagai kalangan dan lebih melengkung sehingga menciptakan kesan yang lebih "hommy" atau ramah. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Gambar 6. Jenis Huruf Sans Serif Gambar 7. Aplikasi Huruf Sans Serif pada Identitas AuOLSENAy Penggunaan Ruang yang Efisien. Logoptype diaplikasikan pada ruang geometris sehingga memungkinkan penggunaan ruang yang efisien. Dengan demikian, logo akan fleksibel pada berbagai media tanpa kehilangan kejelasan atau identitas, dari papan nama besar hingga barang kecil seperti stiker atau merchandise. Penegasan jenis usaha sebagai kedai kopi. Logo dirancang dengan memasukkan slogan "Caffeine Supply" sebagai pengganti gambar secangkir kopi yang yang banyak digunakan oleh kedai kopi pada umumnya dan berkesan generik. Slogan dibuat dengan huruf yang lebih kecil. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan: Kreativitas dan daya tarik unik. "Caffeine Supply" menggunakan pendekatan yang lebih kreatif dan menarik daripada hanya menyebutkan fungsi tempat seperti "Coffeeshop. " Istilah ini memberi kesan unik dan berbeda, seolaholah menyajikan kopi sebagai "pasokan" penting yang dibutuhkan sehari-hari, mirip dengan energi atau bahan bakar. Ini membuat tagline lebih catchy dan Gaya bahasa yang santai dan modern. Tagline ini mengisyaratkan kesederhanaan namun dengan kesan "trendi" yang sejalan dengan gaya hidup urban dan aktif. Penggunaan istilah ini membuat tempat kopi tersebut terasa lebih terhubung dengan budaya populer dan masyarakat yang dinamis. Menggugah imajinasi dan asosiasi. "Caffeine Supply" menciptakan asosiasi langsung dengan kafein sebagai bahan pokok, menggambarkan minuman sebagai sesuatu yang penting dan fungsional, mirip dengan bahan bakar bagi tubuh dan pikiran. Sementara "Coffeeshop" hanya menyebutkan jenis tempat, "Caffeine Supply" langsung mengacu pada manfaat utama yang ditawarkanAi caffeineAisehingga lebih mudah menggugah imajinasi orang tentang energi, produktivitas, atau bahkan ketergantungan yang menyenangkan pada kopi. Terasa lebih minimalis dan segar. Tagline ini menggunakan frasa yang tidak biasa untuk menggambarkan konsep sehari-hari, memberikan kesan dinamis dan segar. Kata "Supply" juga memiliki daya tarik yang industrial dan fungsional, yang terasa lebih berenergi dan aktif. Menghadirkan Identitas yang Kuat. Dibandingkan dengan "Coffeeshop," yang sangat generik dan bisa digunakan oleh tempat manapun, "Caffeine Supply" lebih spesifik dalam mengomunikasikan identitas bisnis. Kata "Supply" juga memiliki daya tarik yang industrial dan fungsional, yang terasa lebih berenergi dan aktif. Slogan diharapkan menghadirkan identitas yang kuat dibandingkan dengan "Coffeeshop," yang sangat generik. Gambar 8. Logo AuOLSENAy dengan penambahan Slogan Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Pemilihan Warna. Warna merupakan eleman penting dalam logo sebagai identitas visual, sebab logo bukan sekedar elemen pemanis atau dekoratif. Warna memiliki fungsi yang mendalam dalam penyampaian pesan yang mencerminkan identitas perusahaan atau merek dan berfungsi menarik perhatian pasar sasaran. Warna orens dipilih untuk logo AuOLSENAy, didasarkan pada karakteristik warna orens yang mencerminkan sifat-sifat optimis, ramah/hangat, dan kegembiraan. Warna orens juga sering dikaitkan dengan dengan semangat dan kreativitas serta menciptakan kesan yang Komposisi warna RGB: Red 220, green 96, blue 52, dan Hex #DC6034. Hasil Akhir. Sesuai dengan proses perangcangan logo, desainer mengajukan hasil rancangan kepada pemilik. Setelah direview, rancangan logo mendapat persetujuan dari pemilik. Hasil akhir logo disajikan pada gambar 9. Gambar 9. Hasil Akhir Perancangan Logo AuOLSENAy 3 Pengaplikasian Logo Logo yang dirancang telah diaplikasikan pada beberapa media seperti paper glass . , plastic glass, papan nama . , neon box . , gambar profil instagram . , flyer menu . , dan paper tray . Gambar 10. Aplikasi Logo pada Gelas Kertas Sumber: koleksi pribadi Gambar 10 menampilkan aplikasi desain logo pada gelas kertas. Pengaplikasian desain logo pada gelas kertas dilakukan penyesesuaian arah tulisan dari lanskap ke portrait . otated 270 deraja. Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan bentuk gelas yang cenderung memanjang. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Gambar 11. Aplikasi Logo Papan Nama . imodifikasi dengan warna dasar orens, logotype puti. Sumber: koleksi pribadi Pengaplikasian desain logo pada papan nama menggunakan desaing dengan warna dasar orens dengan tulisan putih seperti yang disajikan pada gambar 11. Pemilihan desain tersebut dilatarbelakangi tujuan agar papan nama terlihat mencolok pada latar belakang warna hitam. Gambar 12. Aplikasi Logo pada Boks Neon Sumber: koleksi pribadi Neon box . apan nama bersina. merupakan salah satu media penting dalam strategi pemasaran, khususnya branding. Neon box menjadi pilihan yang cukup populer dengan efek cahaya yang mencolok sehingga memberikan daya tarik. Oleh karena itu, neon box diharapkan mampu mengkomunikasikan identitas merek secara efektif. Gambar 12 menampilkan pengaplikasian desain logo pada neon box. Dengan desainnya yang minimalis, logo AuOLSENAy dapat dengan mudah tertangkap oleh mata dan mudah terbaca oleh pengunjung. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Gambar 13. Aplikasi Logo pada Profil Foto Instagram Sumber: koleksi pribadi Gambar 13 menampilkan pengaplikasian logo sebagai gambar profil Instagram. Aplikasi desain logo pada gambar profil instragram menyesuaikan bentuk template gambar profil Instagram yang berbentuk lingkaran. Agar lebih menarik, border line . aris bata. lingkaran diberi akses warna bergradasi, namun tetap menonjolkan warna orens. Gambar 14. Aplikasi Logo pada Flyer menu Sumber: koleksi pribadi Flyer menu menggunakan warna dasar putih. Oleh karena itu, desain logo dapat langsung diaplikasikan tanpa penyesuaian. Logo diletakkan pada bagian kiri atas flyer Dalam penelitiannya. Nielsen Norman Group menyatakan bahwa logo yang diletakan pada bagian kiri atas dapat diingat lebih lama dibandingkan logo di kanan. Sementara itu, secara psikologis, biasanya orang membaca dari sebelah kiri secara berurutan dari kiri atas (Chayra. id, 2. Gambar 14 menampilkan aplikasi desain logo pada flyer menu. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 Gambar 15. Aplikasi Logo pada Paper Tray Sumber: Koleksi pribadi Pengaplikasian desain logo AuOLSENAy pada paper tray sheet disajikan pada Selain manfaat kepraktisan, pemanfaatan paper tray sheets sekaligus menjadi media promosi. Penggunaan paper tray sheets dapat menurunkan biaya perawatan piring atau tempat saji. Selain itu, paper tray sheets dapat memperindah tampilan sajian. Desain menggunakan warna dasar putih dengan huruf berwarna orens. Pengaplikasian desain logo pada paper tray sheet dimodifikasi sedemikian lupa agar tampak lebih menarik. Modifikasi yang dilakukan antara lain peletakan AuOLSENAy secara zig zag . AuCaffeine SupplyAy dicetak dalam dua baris, serta penambahan slogan-slogan pendukung AuCOFFE*EVERYDAYAy dan AuYOUR DAILY DOSEAy. KESIMPULAN AuOLSENAy adalah usaha kedai kopi yang masih baru di Kota Semarang. Konsep usaha yang dikembangkan adalah sebuah kedai kopi yang homie, juga sebagai wadah untuk bekerja, dan belajar atau mengerjakan tugas-tugas. Oleh karena itu, desain ruangannya tidak sekedar untuk menikmati kopi namun dapat difungsikan sebagai working space dan compound. Pemilihan nama OLSEN terinspirasi dari brand bernama Sigur Rys yang memilik lagu berjudul Olsen Olsen dirasa unik dan ringan. Olsen juga memiliki arti makna yang positif untuk sebuah usaha yaitu Aukeluarga yang baikAy yang berasal dari Islandia (Britania Selata. Adapun target pasar AuOLSENAy cukup universal yaitu karyawan kantor, mahasiswa, dan juga pekerja lepas. Perancangan logo AuOLSENAy Semarang dimaksudkan untuk membangun citra perusahaan, yaitu kedai kopi yang homie, hangat, dan ramah. Agar perancangan logo lebih mencerminkan konsep AuOLSENAy, logo mengacu pada Unique Selling Preposition dari AuOLSENAy yang didasarkan pada anakisis SWOT. Bertitik tolak dari unique selling point, jenis logo yang dirancang adalah logotype dengan pilihan huruf kapital Sans Serif Konsep logo minimalis dan ikonik, terlihat bersih, mudah diingat dan fleksibel pada berbagai media. Dengan warna orens, logo memiliki kesan modern dan kontemporer, ramah sehingga menciptakan kesan hangat, "hommy" atau ramah. Logo memiliki slogan "Caffeine Supply", merupakan bahasa kekinian agar unik, cocok dengan gaya bahasa pop. Logo diaplikasikan pada beberapa media seperti foto profil akun instagram AuOLSEN. srgAy, paper cup, kertas tatakan, flyer menu, dan papan nama. SARAN Peluncuran logo bersamaan dengan pembukaan usaha kedai kopi AuOLSENAy. Oleh karena itu, apakah pesan pada logo yang dikembangkan dapat diterima oleh konsumen Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution 4. 0 International License Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Volume 9. Nomor 2. Desember 2024 ISSN (Ceta. : 2541-4550 ISSN (Onlin. : 2541-4585 atau belum, kedai kopi AuOLSENAoperlu malakukan evaluasi. Evaluasi dapat dilakukan dengan melakukan survei kepada pelanggan maupun pengikut akun instagram mengenai penilaian mereka terhadap logo. Dengan demikian, perancangan logo benar-benar menjadi visualisasi identitas dari kedai kopi AuOLSENAy UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terimakasih kepada program studi DKV Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Semarang, serta kepada pembimbing penulisan publikasi ini. Bpk. Dwi Puji Prabowo. Sn. Kom, dan Bpk. Agus Setiawan yang telah memberi masukan-masukan. Penulis juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Brito sebagai pemilik usaha keda kopi AuOLSENAy yang mempercayakan perancangan logo kepada penulis serta mengijinkan penulis untuk mempublikasikan proses perancangan logo. DAFTAR PUSTAKA