Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 104Oe110 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Pelatihan Penggunaan Komputer dan Instalasi Hardware Komputer Pada Praktek Mandiri Bidan Supiani Dalam Mendukung Peningkatan Pelayanan Budi Triandi1. Iwan Fitrianto Rahmad2. Ratih Puspasari3. Lili Tanti3. Bob Subahan Riza3. M Rizky3 1 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Prodi Informatika. Universitas Potensi Utama. Medan. Indonesia 2 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Prodi Rekayasa Sistem Komputer. Universitas Potensi Utama. Medan. Indonesia 3 Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Prodi Sistem Informasi. Universitas Potensi Utama. Medan. Indonesia Email: 1buditriandi@gmail. com, 2iwanfitrah@yahoo. com, 3puspasariratih21@gmail. com, 4lilitanti82@gmail. potensi@gmail. com, 6Muhammadrizky1187@gmail. AbstrakOePraktek Mandiri Bidan Supiani merupakan klinik bersalin dimana operasinal pelayanan dan pemasaran masih menggunakan cara konvensional, pendiri praktek Mandiri Bidan Supiani berinisiatif mendirikan layanan untuk kesehatan masyarakat terkhusus untuk pelayanan ibu hamil dan melahirkan didasrkan oleh pelayanan kesehatan merupakan hal terpenting bagi masyarakat, dimana masyarakat akan melakukan konsultasi dan brobat atas keluhan yang diderita pada Tetapi jika tidak didukung dengan teknologi informasi maka ide mulia ini akan tenggelam dan usang ditelan tren perkembangan kebiasaan masyarakat dalam mendapatkan informasi, dimana saat ini sosial media memegang peranan penting dalam bidang pemasaran, pelayanan prima akan dapat terwujud dengan penerapan teknologi informasi, berdasarkan hal tersebut tim memberikan solusi dan membantu pendiri sekaligus pemilik praktek Mandiri Bidan Supiani untuk dapat mewujudkan penerapan teknologi Informasi sebagai pendukung layanan secara prima, dengan tahapan melakukan pelatihan cara penggunaan komputer dan membantu melakukan instalasi jaringan komputer agar sistem dapat bersinergi dalam melakukan layanan yang prima terhadap masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara prima dengan penerapan teknologi informasi. Makalah ini melaporkan kegiatan selama tim melaksanakan PKM pada Praktek Mandiri Bidan Supiani. Setelah diadakan pelatihan terhadap mitra yaitu paraktek mandiri bidan supine mengalami peningkatan sebesar 97,78% dalam hal keterampilan dan pemahaman penggunaan teknologi informasi dalam mendukung kinerja pelayanan pada Kata Kunci: Implementasi Sistem Informasi. Praktek Mandiri Bidan Supiani. Penggunaan Komputer. Installasi Hardware. Pelayanan Prima. Layanan kesehatan AbstractOeThe practice of Mandiri Midwife Supiani is a maternity clinic where service and marketing operations still use conventional methods, the founder of the Mandiri Midwife Supiani practice took the initiative to establish services for public health, especially for services for pregnant women and childbirth based on health services which is the most important thing for the community, where the community will consult and brobat for the complaints suffered against him. But if it is not supported by information technology, this noble idea will sink and become obsolete by the trend of the development of people's habits in obtaining information, where currently social media plays an important role in the marketing field, excellent service will be realized by the application of information technology, based on this the team provide solutions and assist the founder and owner of the Mandiri Midwife Supiani practice to be able to realize the application of Information technology as an excellent service supporter, with the stages of conducting training on how to use computers and helping to install computer networks so that the system can synergize in providing excellent service to the community, with the aim of improve the quality of health services in an excellent manner with the application of information technology. This paper reports on the activities during which the team carried out PKM at the Supiani Midwife's Independent Practice. After the training for partners, namely independent midwives, supine experienced an increase of 97. 78% in terms of skills and understanding of the use of information technology in supporting service performance for patients. Keywords: Information System Implementation. Midwife Supiani's Practice. Computer Usage. Hardware Installation. Health Services PENDAHULUAN Praktek Mandiri Bidan Supiani yang berlokasi di Jl. Platina I. Titi Papan. Kec. Medan Deli. Kota Medan. Sumatera Utara 20244, adalah klinik bersalin yang di dirikan oleh seorang bidan bernama supiani . ahmad et al. perlengkapan dan peralatan yang digunakan dalam melayani pasien tergolong canggih dengan teknologi terbaru, artinya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dengan kualitas sangat baik, pelayanan yang diberikan seperti konsultasi ibu hamil, terapi dan relaksasi dengan senam ibu hamil, pelayanan Keluarga Berencana. Imunisasi bagi balita. SPA balita, dan lain sebagainya, dengan kesibukan dan berbagai kegiatan layanan maka sangat dibutuhkan teknologi informasi (Simarmata et al. , 2. (Wirawan & Supriyanto, 2. (ZAM, 2. (Komalasari, 2. yang dapat mendukung untuk pengolahan data pasien yang menggunakan jasa pada praktek mandiri bidan Supiani. Dimana hingga saat ini pelayanan yang diterapkan pada praktek mandiri bidan supiani masih menggunakan cara konvensional dalam melayani pasien. Perkembangan zaman menuntut seorang untuk selalu mengikuti perkembangan zaman khususnya teknologi informasi, seperti halnya pemanfaatan jaringan global (Interne. (Antoni et al. , 2. (Yenni & Simatupang, 2. (Basry & Sari, 2. yang dapat dijadikan sebagai media untuk melakukan promosi (Purnomo Budi Triandi. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 104 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 104Oe110 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. & Sekarini, 2. (Marini, 2. (Adani, 2. seperti pada praktek mandiri bidan supiani yang memiliki banyak fitur layanan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, jika tidak dikenalkan ke masyarakat maka tidak akan dikenal dan informasi tersebut tidak akan bisa menyebar ke masyarakat jika tidak memanfaatkan trend perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan informasi atau promo sebuah produk jasa sangatlah tepat (Rizky & Dewi Setiawati, 2. (Enjang Suherman & Rika Uswatun Hasanah, 2. , dimulai dengan penerapan penggunaan komputer untuk pelayanan pasien, membuat website untuk mendukung pelayanan dalam pengolahan data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat (Muliadi. Muh. Nasir Malik, 2. (Triyana, 2. (Muhammad Robith Adani, 2. dilajutkan membuat akun pada sosial media dimana setiap kegiatan didokumentasikan dan diunggah pada akun media sosial, tahapan ini merupakan langkah awal yang sangat baik, sehingga masyarakat luas khususnya di kota medan mengetahui keberadaan praktek mandiri bidan supiani. Keberadaan website merupakan sarana untuk menyimpan informasi secara online yang dapat digunakan oleh siapa saja sehingga dapat memberikan kemudahan dalam mengkases semua informasi tanpa batas ruang dan waktu(Muliadi. Muh. Nasir Malik, 2. Permasalahan lain yaitu kondisi pemahaman Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu latar belakang pendidikan SDM yang ada seluruhnya dibidang kesehatan sehingga terdapat kendala dalam penerapan komputer dalam pelayanan sehingga pada Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini, tim melakukan pelatihan untuk penggunaan komputer dengan waktu yang terbatas dan tehnik pembelajaran yang dimiliki para anggota PKM yang memberikan perubahan pengetahuan dalam penggunaan Kemudian kegiatan kami lanjutkan dengan installasi jaringan untuk mendukung sinergi antara sistem layanan satu dan yang lainnya, kami berharap sistem yang telah kami rancang dapat digunakan sehingga rekam medik pada praktek mandiri bidan supiani tersusun dengan rapih dan memberi kemudahan bagi para petugas untuk memberikan informasi secara cepat dan akurat. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat (PKM), kegiatan yang di lakukan diskusi kepada para petugas di praktek mandiri bidan supiani akan pentingnya teknologi. Mereka memahami bahwa dalam era digital dan teknologi seperti saat ini, kebutuhan akan pemahaman dan kemamapuan menguasai teknologi merupakan modal awal yang harus dimiliki. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para petugas medis bisa mengimplementasikan ilmu pengetahuan tentang teknologi dan keterampilannya untuk layanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Dan semoga praktek mandiri bidan supiani dapat meningkatkan kualitas layanan dengan dukungan teknologi informasi, baik untuk sarana pelayanan dan sarana penunjang dalam memperkenalkan produk jasa yang dimiliki. METODE PELAKSANAAN Adapun metode pelaksanaan pelatihan penggunaan komputer dan instalasi hardware komputer pada praktek mandiri bidan supiani dalam mendukung peningkatan pelayanan dapat dilihat pada gambar 1. Persiapan Pelatihan Instalasi Jaringan Pengenalan Evaluasi Gambar 1. Metode Pelaksanaan PKM pada Praktek Mandiri Bidan Supiani Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Pelatihan ini dilaksanakan dari bulan September 2021 sampai dengan Januari 2022, pelatihan penggunaan komputer dimulai dari pengenalan sistem operasi seperti Windows dan perinsip dasar kerja komputer dengan menggunakan beberapa metode pembelajaran sebagai berikut: Dalam tahap persiapan pelatihan. Kami meyiapkan beberapa handout dan rencana materi, untuk pemberi materi dan untuk praktik yang dapat digunakan langsung oleh para petugas medis untuk layanan Administrasi, praktik awal yang kami berikan adalah memberikan pelatihan bagai mana menggunakan papan ketik yang baik melatih setiap jari tangan untuk mengetik dengan aplikasi standar windows. Tahap pengenalan website. Penggunaan internet dengan memperkenalkan sosial media, dan media sumber informasi melalui internet, memperkenalakn website dinamis dan website E-Commerce yang menjual segala jenis obat-obatan. Instruktur menjelaskan tentang fungsi masing-masing dari website tersebut dengan alat Budi Triandi. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 105 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 104Oe110 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. bantu proyektor sehingga peserta dapat memahami tanpa harus mendengarkan teori atau membaca modul terlebih dulu. Tahapan pelatihan. Peserta pelatihan melakukan praktik secara langsung pada perangkat komputer yang telah kami persiapkan dimulai dari mempersiapakan bahan-bahan pendukung, seperti flash disk yang berisi artikel untuk melakukan pengetikan ulang untuk melatih dan memperlancar pengetikan sehingga diharapkan dapat menginputkan data secara cepat melalui papan ketik dan gambar-gambar yang dapat digunakan dalam praktik dasar pembuatan dokumen. Instruktur memandu langsung jalanya pelatihan dengan memberikan penjelasan melalui media proyektor sehingga peserta pelatihan yang mengikuti dapat mengikuti pelatihan yang diberikan. Tahap Installasi jaringan dilakukan oleh tim untuk mendukung sistem yang telah dirancang agar antara perangkat satu dan yang lainnya terhubung dengan media kabel, instalasi dilakukan pada ruang pelayanan registrasi pasien dan ruang konsultasi pasien dan terhubung keruang apotek untuk pengambilan obat, hal ini dilakukan berdasarkan permintaan dan kebutuhan dari para petugas medis yang meminta agar seluruh sistem dapat bersinergi dalam pelayanan Tahapan Evaluasi. Instruktur dan para petugas medis melakukan diskusi langsung seperti tanya jawab sebagai pelengkap sabagai upaya agar pemahaman para peserta dapat dibuktikan, pertanyaan para peserta pelatihan dapat kami jelaskan sehingga peserta pelatihan benar-benar memahami proses penggunaan komputer dan implementasi jaringan dalam pelayanan sehingga ilmu ketika terjadi permasalahan pada jaringan mereka dapat mengatasi, kami berharap ilmu yang kami ajarkan dapat bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, khususnya bagi para petugas medis. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di lakukan langsung pada praktek umum bidan supiani, disini tim melakukan penjelasan, pelatihan, pemasangan instalasi aplilasi dan implementasi program sistem informasi pendataan obat tersebut. Pelatihan dan pemasangan aplikasi sistem informasi pendataan obat melibatkan pihak manajemen praktek umum mandiri bidan supiani. 1 Jadwal Kegiatan Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan pada selama lima bulan, dimulai dari bulan September 2021 sampai dengan bulan januari 2022. Adapun jadwal kegiatan pemeberian pelatihan yang dimulai dari tahap persiapan, penginstalan, pengenalan, pelatihan sampai dengan tahap evaluasi dapat dilihat pada table 1. Tabel 1. Jadwal kegiatan pelatihan PKM anatara Tim PKM dengan Mitra Tanggal September Oktober Nopember Desember Januari 2022 Materi Persiapan dengan cara melakukan wawancara dan survei lapangan untuk memberikan solusi terhadapat masalah Melakukan jaringan dan aplikasi Rekam Medis dan Inventory obat. Melakukan pengenalan aplikasi komputer. Lanjutan pengenalan aplikasi komputer. Evaluasi Bentuk Kegiatan Tanya jawab Ceramah. Praktek dan Diskusi Ceramah. Praktek dan Diskusi Penyebaran Capaian Materi Mengetahui Peserta Mengetahui Peserta Mengetahui cara Peserta Mengetahui cara menggunakan aplikasi komputer Peserta dapat mengetahui manfaat dan kemudahan dari pelatihan. 2 Pelaksanaan Kegiatan dan Dokumentasi Kegiatan Pelaksanaan kegiatan pelatihan diawali dengan persiapan dengan melakukan survei lapangan dan wawan cara yang dilakukan tim PKM kepada mitra PKM yaitu Praktek Mandiri Bidan Supiani untuk mengetahui permasalahan Budi Triandi. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 106 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 104Oe110 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. yang dihadapin oleh mitra dan berdiskusi mengenai persiapan untuk kegiatan PKM. Hal tersebut ditunjukkan pada Gambar 2. Pelaksanaan wawancara dalam persiapan untuk pelaksanaan kegiatan PKM Pada saat pelaksanaan pelatihan para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti setiap proses pelatihan yang berlangsung. Sebelum pelatihan dimulai seperti biasa pelatihan dibuka dan diresmikan oleh ibu Dekan FTIK dan kata sambutan dari Ibu Supiani selaku pemilik dan penanggung jawab praktik mandiri bidan supiani, setelah itu para pemateri memberikan materi mengenai pengenalan perangkat lunak dan perangkat keras komputer, pengenalan software sistem operasi dan software sistem aplikasi, dilanjutkan pemberian materi pengenalan internet dan aplikasi yang dapat dikases melalui browser dan sistem keamanan datanya. Kemudian materi tentang installasi jaringan pengenalan perangkat seperti kabel RJ45 rooter dan pembagian IP untuk konfigurasi jaringan. Sehingga terjadilah umpan balik antar pemateri dengan para peserta yang mengajukan beberapa pertanyan mengenai materi jaringan yang sedang di sampaikan oleh pematreri. Hal tsersebut dapat terlihat pada gambar 3. Gambar 3. Proses Pemberian Pelatihan Proses selanjutnya setelah dilakukan pembekalan secara teori yaitu mengajak para peserta pelatihan untuk praktik dalam penggunaan aplikasi berbasis website dengan menggunakan sarana laptop yang kami sediakan. Proses pengunaan website yang dipandu oleh narasumber serta didampingi oleh tim dosen dimulai dari pembuatan email untuk membuat akun pengguna, daftar akun untuk membuat website, memilih domain yang tepat, input teks, insert data pasien, pengolahan data pasien dan obat-obatan. Mengingat hal tersebut merupakan pengalaman pertama bagi para peserta, sehingga para peserta masih mengalami kesulitan dalam penggunaan aplikasi di setiap prosessnya. Meskipun demikian, para peserta masih tetap sangat serta antusias dalam mengikuti pelatihan yang kami selenggarakan sehingga proses tersebut bisa berajalan seusuai dengan jadwal yang telah Dalam kegiatan pengabdian ini, selain memberikan pendidikan dan pelatihan kami juga memberikan aplikasi secara Cuma-Cuma dengan harapan dapat memudahkan segala aktivitas sehari-hari. Hal tersebut dapat terlihat dari dokumentasi pada gambar 4. Budi Triandi. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 107 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 104Oe110 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. Gambar 4. Praktik penggunaan Komputer secara Langsung Gambar 5. Tampilan Aplikasi Rekam Medis dan Pendataan Obat Pelatihan installasi hardware juga dilakukan oleh para peserta dengan semangat dan antusias, rasa ingin tahu dan keinginan untuk menambah pengetahuan para peserta yang membuat kegiatan menjadi lebih bersemagat berikut dokumentasi dapat dilihat pada gambar 6 Gambar 6. Praktik Installasi Hardware Komputer Semua proses berjalan dengan baik, kegiatan pengabidaa kepada masyarakat ini dilakukan secara bertahap, kami tutup kegiatan ini dengan sesi photo bersama. Gambar 7. Foto bersama antara Tim PKM dan Peserta Pelatihan PKM Budi Triandi. Copyright A 2022. JRESPRO |Page 108 Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 2. No 3. Maret 2022. Page 104Oe110 ISSN 2723-1674 (Media Onlin. DOI 10. 47065/jrespro. 3 Tingkat Pemahaman Mitra Tingkat pemahaman mitra terhadap kegiatan yang dilakukan baik sebelum pelatihan maupu setelah pelatihan ditunjukkan pada grafik yang dapat dilihat pada gambar 8. Pada grafik tersebut didapat hasil penyebaran kuesioner yang dilakukan oleh tim PKM kepada peserta pelatihan PKM sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pelatihan. Dari hasil grafik tersebut mengalami peningkatan sebesar 97,78%, dimana hasil tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan terhadapat teknologi informasi untuk meningkatakan pelayanan kinerja pegawai kepada pasien khususnya diklinik praktek bidan supiani. Gambar 8. Grafik Perhitungan Hasil Angket Setelah dilakukan Kegiatan Pelatihan KESIMPULAN Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan dari perhitungan hasil angket pada gambar 8 yang telah dilakukan, dengan adanya pelatihan kepada para peserta pelatihan praktek mandiri bidan supiani tentang pepenggunaan komputer dan installasi hardware dan jaringan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta tentang pentingnya pengetahuan teknologi informasi. Dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan para peserta dalam bekerja dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk melayani masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini para peserta banyak menemukan cara baru dalam memasarkan produk jasa kelinik di tengah-tengah masyarakat, dengan memanfaatkan sosial media dan jaringan Setelah diadakan pelatihan terhadap mitra yaitu paraktek mandiri bidan supine mengalami peningkatan sebesar 97,78% dalam hal keterampilan dan pemahaman penggunaan teknologi informasi dalam mendukung kinerja pelayanan pada pasien. DAFTAR PUSTAKA