Jurnal Manejerial Bisnis Vol. 3 No. 2 Desember-Maret 2020 ISSN 2597-503X KINERJA NELAYAN TERIPANG DALAM MENINGKATKAN PENDAPATANNYA DI PULAU PUTRI KECAMATAN RAAS KABUTAN SUMENEP MADURA JAWA TIMUR Hariyanto Hariyanto_fish@yahoo. UD. Mekarjaya Fish Sri Hartati Woro Utari Universitas Wijaya Putra Surabaya ABSTRACT In the Madura area, they should be provided with appropriate equipment so that the utilization of unexplored resources can be more optimal, also open new jobs so as to enable the absorption of labor for the people around, considering that the production process is very necessary for labor and is ultimately expected to increase welfare in the community on the island of princess Madura. This study aims to analyze the performance of sea cucumber fishermen in increasing their income in Putri Island. Raas District. Sumenep Madura. East Java. Data analysis used was quantitative and quantitative by collecting data using interviews and questionnaires. The results showed that . Teripang Fisherman Performance on the island of Raas Madura increased to 3. 8 with a percentage, 5%. The income of sea cucumber fishermen on the princess island of Raura Madura is able to meet their daily needs. Internal and external factors are factors that encourage and hinder the success of sea cucumber fishermen on the island of Raas Madura. With a percentage of 60% Good performance factor and 40% Ugly Performance Factor. Implementation of a precise strategy can increase the performance and income of sea cucumber fishermen on the island of Raas Madura until it reaches 5%. Keywords : performance improvement, sea cucumber fishermen income ABSTRAK Di daerah Madura, seharusnya mereka di berikan peralatan yang layak agar Pemanfaatan sumber daya yang belum tergali bisa semakin optimal, juga terbuka lapangan kerja baru sehingga memungkinkan terjadinya penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat sekitar mengingat dalam proses produksi sangat diperlukan tenaga kerja dan pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan pada masyarakat di Pulau putri Madura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja nelayan teripang dalam meningkatkan pendapatannya di Pulau Putri Kecamatan Raas Sumenep Madura. Jawa Timur. Analisis data yang digunakan adalah kuanlitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Kinerja Nelayan Teripang di Pulau Putri Madura mengalami peningkatan hingga mencapai angka 3,8 dengan prosentase ,5%. Pendapatan nelayan teripang di Pulau Putri Madura mampu memenuhi kebutuhan sehari Ae hari. Faktor internal dan ekternal merupakan faktor yang mendorong dan menghambat keberhasilan nelayan teripang di Pulau Putri Madura. Degan prosentase 60% faktor kinerja Baik dan 40% Faktor Kinerja Jelek. Penerapan Strategi yang jitu dapat meningktkan Kinerja dan Pendapatan Nelayan teripang di Pulau Putri Madura sampai mencapai angka 5%. Kata kunci: peningkatan kinerja, pendapatan nelayan teripang Jurnal Manajerial Bisnis Vol. 3 No. 2 Hariyanto Halaman 131-140 PENDAHULUAN Indonesia memiliki luas wilayah sebesar 252 km2 sebesar 3. 683 km2, atau 63% dari seluruh wilayah terdiri dari perairan laut. Kandungan sumber daya ikan di perairan timur Indonesia cukup tinggi dan masih belum diusahakan secara Di perkirakan jumlah sumber daya ikan di perairan ini yang belum diusahakan sebesar 1. 789 Ton. (Bernardin dan Russel, 1993 dalam AsAoad. Jumlah penduduk Indonesia yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan cukup banyak. Tetapi fasilitas penangkapan ikan masih cenderung bersifat tradisional,tidak memberikan dampak bahwa hasil penangkapan belum mampu meningkatkan taraf hidup nelayan, dimana sebagian besar dari mereka hidup dalam kemiskinan. Permintaan terhadap produk ikan di Putri local, terutama permintaan dari kota-kota besar cukup tinggi. Disisi lain kebijakan pelarangan ini menyebabkan kasus pencurian ikan dilaut sangat meningkat, sehingga diperlukan upaya-upaya nyata Untuk mengusahakan potensi sumber daya ikan yang ada dan mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh kelemahan dalam usaha penangkapan ikan, dan dalam rangka untuk memenuhi permintaan Putri yang ada, pemrakarsa menyiapkan usulan proyek ini untuk dilaksanakan dalam waktu dekat dengan menggunakan dana dari pinjaman dan modal sendiri. Hal ini perikanan sebagai pendukung kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dari Berkaitan dengan hal tersebut diatas serta sejalan dengan program pelabuhan perikanan yaitu memberikan pelabuhan dengan sebaik-baiknya kepada para pemilik kapal dan pengguna jasa lainnya, teripang adalah salah satu komoditi yang bernilai ekonomi tinggi dan mempuyai prospek yang baik domestic maupun internasional. Semakin banyak permintaan teripang maka masyarakat Pulau raas selain menyelam juga membudidayakannya dan benih yang di budidayakan langsung dari alam, hasil laut tersebut telah sejak lama di usahakan oleh nelayan yang bertempat tinggal di sekitar pantai putri di daerah ini. Apabila harga teripang sangat tinggi maka nelayan banyak yang melaut untuk mencari Walaupun harus menggunakan membahayakan jiwa para nelayan karena menyelam kedalaman 3 meter sampai 10 meter untuk penangkapan teripang menggunakan komperesor angin yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan merusak pendengaran. Seperti masyarakat yang lain, masyarakat nelayan menghadapi sejumlah masalah politik, sosial, dan ekonomi yang Masalah-masalah tersebut diataranya sebagai berikut (Kusnadi. Kemiskinan, kesenjangan sosial, dan tekanan-tekanan ekonomi yang datang setiap saat. Keterbatasan teknologi, dan Putri sehingga memengaruhi dinamika usaha. Kelemahan fungsi kelembagaan sosial ekonomi yang ada. Kualitas SDM yang rendah sebagai akibat keterbatasan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Degradasi sumberdaya lingkungan, baik kawasan pesisir, laut, dan Pulau-Pulau kecil. Belum kuatnya kebijakan yang sebagai pilar utama pembangunan Masalah-masalah di atas tidak berdiri sendiri, tetapi saling terkait satu sama lain. Misalnya, masalah kemiskinan, masalah ini disebabkan oleh hubungan-hubungan koleratif antara keterbatasan akses, lembaga ekonomi belum berfungsi. SDM sumberdaya lingkungan, dan belum adanya ketegasan kebijakan pembangunan nasional yang berorientasi ke sektor Atau sebaliknya kemiskinan menjadi penyebab timbulnya penurunan kualitas SDM dan degredasi sumberdaya lingkungan (Kusnadi, 2. Sebagian besar studi tentang masyarakat nelayan berfokus pada aspek sosial ekonomi. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat nelayan merupakan salah satu kelompok sosial dalam masyarakat kita yang sangat intensif didera kemiskinan. Kemiskinan ini disebabkan oleh faktorfaktor komplek, yang saling terkait serta menigkatkan kesejahteraan sosialnnya. Oleh karena itu, kemiskinan merupakan kawasan pesisir (Masyhuri, 2009. Kusnadi Masyhuri Imron 2003. Heri Purwanto Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan keberdayaan nelayan di tahun 2018 Pembangunan Seribu Kampung Nelayan yang mandri, tangguh, indah, dan maju disebut Sekaya Maritim. Sekaya Maritim merupakan Program Penanggulangan Kemiskinan yang dijanjikan Presiden Jokowi Widodo dalam kampanyenya, yang bertujuan meningkatkan akses ketersediaan pelayanan dasar yang dapat meningkatkan kualitas hidup nelayan dan lingkungan sekitarnya. Meningkatnya kualitas hidup diantaranya diwujudkan dengan adanya peningkatan jumlah nelayan, serta memajukan daerah sasaran dengan ketersediaan tenaga terampil, perkembangan sarana dan prasarana. Pada tahun 2016, program Sekaya Maritim kesejahteraan nelayan di 100 kampung nelayan yang akan difokuskan pada 31 lokasi sentra nelayan terpadu. Dilanjutkan dengan 200 kampung nelayan di tahun 2017, dan 300 kampung di tahun 2018. Program ini direncanakan hingga tahun 2019 dengan target 1000 kampung nelayan. Sekaya Maritim merupakan salah satu implementasi dari INPRES No. 15 tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan dan Revitalisasi Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) diterapkan dalam Keppres No. 10 tahun 2011 tentang Tim Koordinasi Peningkatan dan Perluasan Program Pro-rakyat yang melibatkan kementerian dan lembaga. Beberapa dampak positif akan timbul apabila pihak perikanan bisa mensuport memperhatikan para nelayan dalam mencari ikan, sebenarnya perjuangan para nelayan patut untuk dihargai meraka rela meninggalkan keluarganya untuk mencari penghasilan lebih layak ke seluruh penjuru Sayangnya pihak perikanan hanya memperhatikan hasil tangkapan mereka dan mendirikan pengolahan hasil laut. antara lain nelayan juga ikut berpartisipasi perekonomian dibidang perikanan. daerah Madura, seharusnya mereka di berikan peralatan yang layak agar Pemanfaatan sumber daya yang belum tergali bisa semakin optimal, juga terbuka memungkinkan terjadinya penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat sekitar mengingat dalam proses produksi sangat diperlukan tenaga kerja dan pada akhirnya kesejahteraan pada masyarakat di Pulau raas Madura. Dengan demikian, maka penelitian ini akan berfokus pada kinerja Nelayan, pendapatan nelayan, faktor Ae faktor pendorong dan penghambat keberhasilan nelayan teripang di Pulau Putri Madura, serta strategi apa yang digunakan dalam meningkatkan Kinerja dan Pendapatan Nelaya teripang di Pulau Putri Madura. TINJAUAN TEORETIS Kinerja Definisi KinerjaKata . dalam konteks tugas, sama dengan prestasi kerja. Para pakar banyak memberikan definisi tentang kinerja secara umum, dan dibawah ini disajikan beberapa diantaranya : Kinerja adalah catatan tentang hasil-hasil yang diperoleh dari fungsi- fungsi pekerjaan atau kegiatan tertentu selama kurun waktu tertentu (Bernardin dan Russel, 2003 dalam AsAoad. Perumusan strategi peningkatan kinerja nelayan menggunakan metode analisys hierarchy process (AHP). Hasil identifikasi masalah di dalam penurunan kinerja nelayan ekspor Teripang didapat bahwa akar penyebab masalah . SDM nelayan adalah masalah etos kerja dan kompetensi dalam keterampilannya. Metode terkait masalah proses kebijakan dan masalah pelatihan. Hasil perumusan strategi didapat bahwa penambahan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan nelayan adalah salah satu cara untuk menambah kompetensi nelayan sehingga nelayan di harapkan dapat meningkat kinerjanya. Adapun cara-cara menurut Garvin dan Timpe . untuk meningkatkan kinerja antara lain : Diagnosis Suatu diagnosis yang berguna dapat dilakukan secara informal oleh setiap individual yang tertarik untuk refleksi mengola servasi kinerja, mendengarkan komentarkomentar mengapa segala sesuatu terjadi, mengevaluasi kembali dasar-dasar keputusan masa lalu, dan mencatat atau menyimpan catatan harian kerja yang dapat membantu memperluas penyebab-penyebab kinerja. Pelatihan Setelah gaya atribusional dikenali dan dipahami, pelatihan dapat manajemen bahwa, pengetahuan ini bisa digunakan dengan tepat. Tindakan Tidak ada program dan pelatihan sepenuhnya tanpa dorongan untuk menggunakannya Analisa atribusi kausal harus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari tahap-tahap penilaian kinerja formal. Indikator Kinerja Nelayan Kinerja yang tinggi dapat dicapai oleh karena kepercayaan . timbal balik yang tinggi diantara nelayan dan mempercayai integritas, karakteristik, dan kemampuan setiap nelayan lainnya. Untuk mencapai kinerja yang tinggi memerlukan waktu yang lama untuk membangunnya, memerlukan kepercayaan, dan menuntut Adapun indikator kinerja dari nelayan teripang Pulau Putri Madura adalah : Kualitas output dari hasil kerja neayan Dari hasil kerja keras mereka diharapkan mampu mendongkrak perekonomian dari para nelayan itu sendiri hal ini merupakan tujuan dari pemerintah dan masyarakat nelayan di Pulau Putri Madura yakni dengan hasil tangkapan nelayan di olah degan menghasilkan hasil olahan yang berkualitas dan banyak diminati oleh Meningkatnya pendapatan nelayan Nelayan teripang diPulau Putri Madura merupakan prodosen dari hasil laut yang melimpah dan berkualitas dari situ diharapkan mampu meningkatkan pendapatan nelayan sehimgga nelayan bisa kehidupan keluarganya tanpa minta bantuan dari fihak ketiga yakni dengan menjualhasil laut mereka kepada para konsumen baik dari daerah sendiri maupun dari luar daerah atau Pulau Madura. Pendapatan Nelayan Teripang Menurut Sukarno pendapatan adalah jumlah penghasilan yang diterima oleh nelayan atau penduduk atas prestasi kerjanya selama satu periode Beberapa klarifikasi pendapatan antara lain: Pendapatan pribadi, yaitu semua jenis pendapatan yang diperoleh tanpa memberikan suatu kegiatan apapun yang diterima penduduk suatu Pendapatan pendapatan pribadi dikurangi pajak yang harus dibayarkan oleh para pendapatan yang siap dibelanjakan inilah yang dinamakan pendapatan Pendapatan nasional, yaitu nilai seluruh barang-barang jadi dan jasajasa yang diproduksikan oleh suatu negara dalam satu tahun. Menurut Milton Friedman pendapatan permanen . ermanen incom. dan pendapatan sementara . ransitory Pendapatan permanen dapat Pendapatan yang sekali diterima pada diperkirakan sebelumnya, sebagai contoh pendapatan upah, gaji. Pendapatan yang diperoleh dan hasil semua faktor yang menentukan kekayaan seseorang. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah kualitatifnaturalistik atau alamiah sehingga bisa dikatakan sebagai penelitian dengan sumber data alami (Moleong, 2. dan masuk dalam kategori field research atau penelitian lapangan. Pendekatan yang pendekatan match method atau metode Menurut Creswell . metode penelitian match method yaitu penelitian yang menggunakan dua pendekatan baik pndekatan kulitatif maupun pendekatan kuantitatif sekaligus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, angket, dokumentasi dan observasi. Pendekatan kualitatif Pengumpulan dengan dilakukan dengan Wawancara dilakukan dengan kepala suku Pulau raas, satu orang dari pihak dinas perikanan, tiga orang nelayan dan satu orang pengepul. Wawancara digunakan untuk mengetahui kinerja nelayan berdasarkan kualitas output dari hasil kerja nelayan teripang dan peningkatan pendapatan nelayan teripang serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat keberhasilan nelayan Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Pendekatan kuantitatif Tabel 1 Indikator Penilaian Angket Aktifitas Nelayan yang diamati Rata-rata Skor Menentukan waktu Layar 1,2,3,4 1,2,3,4 Memilih waktu yang tepat untuk mencari Teripang Cara memproses hasil tangkapan Menyiapkan alat Ae alat yang dibutuhkan 1,2,3,4 Meniru anjuran dari dianas perikanan 1,2,3,4 Melakukan inovasi untuk meningkatkan Menggunakan alat dengan benar 1,2,3,4 Menyusun strategi untuk mendapatkan hasil tambahan Mengupayakan untuk kesejahteraan Meningkatkan kualitas pelayanan pada Jumlah 1,2,3,4 Rata-rata Keterangan : = Belum Berkembang = Mulai Berkembang = Berkembang Sesuai Harpan = Berkembang sangat baik 1,2,3,4 1,2,3,4 1,2,3,4 1,2,3,4 Pengumpulan data dilakukan dengan Angket mengumpulkan informasi terkait dengan respon atau tanggapan responden. Metode yang menggunakan angket dilakukan penulis dengan mengobservasi aktivitas nelayan secara langsung sehingga dapat memperoleh kesepuluh aspek dalam Kemudian menggunakan statistik sederhana yaitu peneliti melakukan penjumlahan nilai yang diperoleh dari hasil observasi pada para nelayan, yang selanjutnya dibagi dengan jumlah pendapatan sehingga diperoleh rata-rata pendapatan yang (Arikunto, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Penduduk dengan jenis kelamin perempuan di Pulau Putri Madura lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan jumlah penduduk dengan jenis kelamin laki-laki. Dimana jumlah pesrsentase penduduk dengan jenis kelamin perempuan sebesar 51,353 Sedangkan persentase jumlah penduduk laki-laki sebesar 48,647. Tingkat umur nelayan dimulai pada usia 20 tahun. Distribusi responden menurut tingkat umur nelayan terbesar di Pulau Putri Madura berada pada interval umur 30-39 tahun dengan jumlah nelayan sebesar 42 orang atau 49,412 persen. Sedangkan distribusi responden menurut tingkat umur nelayan terkecil berada pada umur > 59 tahun dengan jumlah nelayan sebesar 3 orang atau 3,529 persen. Distribusi responden menurut tingkat pendidikan terakhir terbesar berada di tingkat SD. Jumlah nelayan tersebut sebesar 37 orang atau 43,529 persen. Sedangkan distribusi responden terkecil berada di tingkat SMA. Jumlah nelayan sebesar 4 orang atau sekitar 4,706 persen. Frekuensi jumlah tanggungan keluarga yang paling banyak adalah yang berjumlah 1-2 orang tanggungan yaitu sebesar 48 Jumlah persentasenya sebesar 56,471 persen. Sebaliknya frekuensi yang paling kecil adalah dengan jumlah diatas 4 orang yaitu sebesar 8 reponden. Jumlah persentasenya sebesar 9,412 persen Karakteristik responden menurut jumlah tanggungan keluarga terlihat pada tabel berikut. Tingkat pengalaman kerja nelayan berbeda-beda. Distribusi dengan tingkat pengalaman terbesar berada pada interval 5-14 tahun yaitu sebesar 41 orang nelayan atau 48,235 Sedangkan tingkat pengalaman melaut nelayan yang terkecil berada diatas 34 tahun yaitu sebesar 5 orang nelayan atau 5,882 persen. Berikut ditampilkan tabel distribusi responden menurut pengalaman melaut. Tingkat pendapatan nelayan yang terbesar ada dikisaran Rp. 001- Rp. yang berjumlah 32 orang nelayan. Jumlah persentasenya sebesar 37,647 persen. Sedangkan tingkat pendapatan terendah ada dikisaran Rp. 000- Rp. 000 dan >Rp. 001 yang sama-sama berjumlah 12 orang nelayan tangkap atau dengan 14,118 Berikut ditampilkan tabel distribusi responden menurut pendapatan. Kinerja Nelayan Teripang Pulau Putri Madura Berdasarkan hasil wawancara mendalam mengenai kinerja tersebut dapat diketahui bahwa kinerja nelayan teripang di Pulau Putri telah cukup Hal ini dapat dilihat dari kualitas output dari hasil kerja nelayan teripang sebagai berikut : Produktivitas tinggi dilihat dari hasil tangakapan yang banyak Dengan tingkat produktivitas tinggi perekonomian nelayan terangkat dengan kebutuhan yang terpenuhi dan terdapat modal untuk berlayar Tingkat . tersebut dapat terjadi karena adanya alat-alat bantu untuk menyelam menangkap d. Inovasi tersebut merupakan buah dari dukungan pihak Dinas yang memberikan anjuran dan pelatihan yang dipraktikkan oleh para nelayan teripang di Pulau Putri. Pendapatan dengan dua cara yaitu dengan dijual langsung kepada pengepul atau diolah menjadi olehan kering seperti kerupuk teripang dll. Kualitas hasil olahan teripang sangat baik, seperti kerupuk teripang banyak digemari masyarakat karena rasanya enak dan berkhasiat. Penentuan didasarkan atas metode yang digunakan olehorang terdahulu. Musim berlayar terbaik dalam satu tahun ada dua periode yaitu pada bulan Maret-April dan OktoberNovember. Berdasarkan hasil angket diperoleh tabel instrument yang menyatakan bawa kinerja nelayan teripang di Pulau Putri Madura berkembang sangat baik degan nilai rata Ae rata 3,8 dari hasil penilaian, survei dan wawancara kami melalui intrumen dan bertemu langsung degan para nelayan. Keterangan : = Belum Berkembang = Mulai Berkembang = Berkembang Sesuai Harapan = Berkembang sangat baik Peningkatan Pendapatan Nelayan Teripang Rata-rata pendapatan nelayan tangkap di Pulau Putri Madura Rp. 829/trip. Rp. 145/minggu, 580/bulan dan 35. 960/tahun. Selanjutnya, untuk mengetahui apakah pendapatan usaha tangkap nelayan ini dapat dikatakan untung atau layak dijalankan apabila nilai R/C yang didapatkan lebih besar daripada 1. Untuk pendapatan nelayan tangkap di Pulau Putri Madura R/C 970/105. 141 = 2,42>1, sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha nelayan tangkap ini layak dijalankan. Tabel 2 Kinerja Nelayan Teripang di Pulau Putri Madura. Aktifitas Nelayan yang diamati Menentukan waktu Layar Memilih waktu yang tepat untuk mencari Teripang Cara memproses hasil tangkapan Menyiapkan alat Ae alat yang Meniru anjuran dari dianas Melakukan inovasi untuk meningkatkan hasil Menggunakan alat dengan benar Menyusun strategi untuk mendapatkan hasil tambahan Mengupayakan untuk kesejahteraan keluarga Meningkatkan kualitas pelayanan pada pelangan Jumlah Rata-rata Rata-rata Skor FaktorAefaktor Keberhasialan Nelayan Teripang Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja, berdasarkan analisa dan wawancara dengan responden dapat dikelompokkan sebagai berikut : Kinerja baik dipengarui oleh dua Internal (Pribad. - Kemampuan tinggi . %) - Kerja keras . %) Eksternal (Lingkunga. - Pekerjaan mudah . %) - Nasib baik . %) - Bantuan dari rekan-rekan . %) - Kejujuran . %) Kinerja jelek dipengaruhi dua faktor : Internal (Pribad. - Kemampuan rendah . %) - Upaya sedikit . %) Eksternal (Lingkunga. - Pekerjaan sulit . %) - Nasib buruk . %) - Rekan-rekan produktif. %) - Tidak jujur . %) Dilihat dari hasil faktor yang memengaruhi diatas maka para nelayan di Pulau Putri dominan untuk mengalami peningkatan hal ini terlihat dari prosentase faktor yang ada. Strategi Dalam Meningkatkan Kinerja dan Pendapatan Dalam menemukan beberapa strategi dalam meningkatkan kinerja dan pendapatan mereka, strategi yang digunakan oleh para nelayan teripang diPulau Putri Madura diantaranya yaitu: Menentukan waktu melaut secara . Pengolahan hasil tangkapan yang baik dan berkualitas. Kerja keras tanpa kenal Lelah. Memperhatikan faktor alam secara . Mengunkan alat yang lebih modern sehingga menguragi kendala dalam . Selalu . inas Perikana. Jujur dalam bekerja. Grafik 1 Strategi peningkatan kinerja dan Pembahasan Proses peningkatan kinerja nelayan teripang di Pulau Putri Madura terjadi peningkatan dan ada usaha nelayan untuk terus meningkatkan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya sehingga perlu ada dukungan dari pemerentah, dilihat Nilai koefisien regresi sebesar 0,526 yang artinya yaitu setiap penambahan lama melaut sebanyak 1 jam melaut akan mening katkan pendapatan nelayan tangkap sebesar 0,526 persen dan juga berdasarkan tabel 1 kinerja nelayan teripang Pulau Putri Madura terlihat meningkat dengan maksimal dengan nilai rataAerata atau dari hasil penelitian 3,8. Nilai koefisien regresi sebesar 0,891 yang memiliki arti setiap penambahan ukuran mesin yang digunakan sebesar 1 PK akan meningkatkan pendapatan nelayan tangkap sebesar 0,891 persen. Berpengaruh tidaknya ukuran mesin yang digunakan dapat dilihat dari hasil regresi yang menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,891 dengan tingkat signifikansi 0,100 jauh lebih kecil dari taraf signifikansi yang digunakan yaitu 5 persen. Selanjutnya, nilai empiris koefisien regresi lama melaut sebesar 8,071 yang artinya setiap penambahan 1 PK ukuran mesin maka akan meningkatkan pendapatan nelayan tangkap sebesar 8,071 persen. Grafik strategi yang selalu meningkat pada tiap bulannya yankni sampai mencapai angka 5%. Dapat dilihat pada grafik 1. Berdasarkan hasil penelitian dengan pendekatan kualitatif diketahui bahwa kinerja nelayan teripang di Pulau Putri cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari kualitas output dari hasil kerja nelayan teripang yang menunjukkan tingkat produktivitas tinggi dilihat dari hasil tangakapan yang banyak. Dengan tingkat nelayan terangkat dengan kebutuhan yang terpenuhi dan terdapat modal untuk berlayar kembali. Tingkat produktivitas . tersebut terjadi karena adanya inovasi menggunakan alat-alat bantu untuk menyelam menangkap teripang. Inovasi tersebut merupakan buah dari dukungan pihak Dinas yang memberikan anjuran dan pelatihan yang dipraktikkan oleh para nelayan teripang di Pulau Putri. Pendapatan nelayan diperoleh dengan dua cara yaitu dengan dijual langsung kepada pengepul atau diolah menjadi olehan kering seperti kerupuk teripang dll. Kualitas hasil olahan teripang sangat baik, seperti kerupuk teripang banyak digemari masyarakat karena rasanya enak dan Upaya peningkatan pendapatan yang telah dilakukan oleh nelayan teripang di Pulau Putri dinilai telah cukup baik karena teripang di Pulau Putri, dimana penghasilan nelayan dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan dapat digunakan untuk modal melaut Nelayan juga diketahui telah pelayanan kepada pelanggan melalui pelatihan yang membuatnya mendapatkan hasil teripang berkualitas yang lebih Peningkatan pelayanan pelanggan yang dilakukan oleh nelayan tersebut dinilai cukup berhasil sehingga nelayan juga memperoleh pendapatan yang lebih besar untuk mensejahterakan keluargnya. Untuk meningkatkan pendapatannya, nelayan teripang di Pulau Putri juga belajar berkreasi mengolah teripang menjadi sesuatu yang baru dan digemari oleh masyarakat. Faktor- faktor yang memengaruhi kinerja nelayan teripang di Pulau Putri. Faktor yang memengaruhi kinerja nelayan teripang di Pulau Putri menurut hasil wawancara antara lain : Kompetensi nelayan teripang Kompetensi dalam hal ini pengetahuan yang dimiliki oleh nelayan teripang di Pulau Putri. Dengan adanya pelatihan yang diberikan oleh pihak dinas, saat ini nelayan teripang di Pulau Putri mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan terkait penggunaan alat-alat bantu menyelam. Beberapa teripang di Pulau Putri telah memiliki memggunakan alat-alat bantu menyelam untuk membantu menangkap teripang. Dengan penggunaan alat-alat tersebut nelayan mampu memperoleh tangkapan teripang dengan jumlah yang lebih besar menggunakan alat-alat tersebut. Artinya, kompetensi yang dimiliki oleh nelayan teripang di Pulau Putri memiliki pengaruh terhadap kinerja dari nelayan itu sendiri. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki oleh nelayan maka akan semakin tinggi juga kinerja nelayan tersebut. Sebaliknya, apabila kompetensi yang dimiliki oleh nelayan rendah maka kinerjanya juga akan Etos kerja nelayan Etos kerja nelayan teripang di Pulau Putri diketahui yaitu rajin, tekun, disiplin, jujur dan pekerja keras. Etos kerja nelayan tersebut terbentuk melalui lingkungan dan tuntutan kehidupan, yaitu nelayan harus rajin, tekun, disiplin, jujur dan pekerja keras agar dapat memperoleh pendapatan yang cukup untuk keluarga dan berlayar Kerja sama nelayan Untuk memperoleh hasil yang maksimal maka nelayan teripang di Pulau Putri sangat mengandalkan kerjasama antar Sejauh ini kerjasama antar nelayan teripang di Pulau Putri sangat Kerjasama nelayan teripang di Pulau Putri terlihat pada saat ada nelayan yang mengalami kesusahan maka nelayan lainnya akan dengan sigap membantu. Dengan demikian, semakin baik kerjasama antar nelayan maka akan setiap masalah menangkap teripanng akan semakin mudah untuk diselesaikan bersama-sama dengan sesama nelayan. Semakin baik kerjasama nelayan maka setiap pekerjaan menangkap teripang akan semakin mudah untuk diselesaikan dengna baik dan dalam waktu yang relatif lebih cepat. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa kerjasama antar nelayan teripang di Pulau Putri berpengaruh terhadap kinerja nelayan tersebut. Semakin tinggi tingkat kerjasama nelayan maka akan semakin tinggi juga kinerjanya. Sebaliknya semakin rendah tingkat kerjasama antar nelayan maka akan semakin rendah juga Cuaca Cuaca diketahui merupakan penentu nelayan pergi ke laut. Ketika cuaca buruk maka nelayan teripang di Pulau Putri lebih memilih menunda pekerjannya mencari Hal ini dikarenakan para nelayan lebih mengutamakan keselatamatannya. Menunda keberangkatan pergi ke laut ini berarti bahwa nelayan tidak akan memperoleh teripang untuk dijual ke Namun, ketika nelayan tetap memutuskan untuk berlayar dengan kondisi cuaca buruk sekalipun, hasil tangkapan teripang yang diperoleh juga tidak akan maksimal. Dengan demikian, maka dapat dikatakan bahwa cuaca adalah memengaruhi kinerja nelayan teripang di Pulau Putri. Semakin baik cuacanya maka akan semakin tinggi kemungkinan nelayan mendapatkan teripang yang banyak. Sebaliknya, semakin buruk cuacanya maka akan semakin rendah kemungkinan nelayan mendapatkan teripang. Kebijakan pemerintah Adanya kebijakan pembatasan teripang untuk melindungi populasi teripang dari kepunahan akibat ekspor teripang yang meningkat untuk memenuhi permintaan pasar tersebut dinilai memengaruhi bahkan merugikan para nelayan teripang itu sendiri. Oleh karena itu, pemerintah pembudidayaan teripang. Dengan adanya pembudidayaan teripang ini nelayan diharapkan tidak perlu lagi berlayar jauh ke tengah laut untuk menyelam menangkap teripang. Dari sini dapat dikatakan bahwa kinerja nelayan teripang diPulau putri kecamatan Raas Sumenep Madura mengalami pendapatannya disetiap tahunnya hal inidisebabkan karena srtategi mereka dalam bekerja, campur tangan pemerintah dan alat yang memadahi. SIMPULAN Berdasarkan hasil pengumpulan data dan pembahasan yang diuraikan diatas kesimpulan dalam penelitian ini disajikan sebagai berikut: Kinerja Nelayan Teripang Dalam Meningkatkan Pendapatannya di Pulau Putri Kecamatan Raas Sumenep Madura Jawa Timur sesuai dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mampu meningkatan mengunakan strategi mereka. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dituangkan dalam Bab IV kinerja dan pendapatan meningkat dari 10 % sampai mencapai 80% dan ini sudah mencapai target yang inginkan dan berarti sangat baik sekali. Keberhasilan proses peningkatan kinerja dan pendapatan nelayan teripang di Pulau Putri Madura menghasilkan kesimpulan sebagai berikut : Kinerja Nelayan Teripang di Pulau Putri Madura peningkatan hinggamencapai angka 3,8 dengan prosentase ,5%. Kinerja nelayan teripang di Pulau Putri telah cukup baik, yang didasarakan atas kualitas output dari hasil kerja nelayan teripang yang menunjukkan tingkat produktivitas tinggi dilihat dari hasil tangakapan yang banyak. Pendapatan nelayan teripang di Pulau Putri Madura memenuhi kebutuhan sehariAehari. Hal ini tidak terlepas dari upaya peningkatan pendapatan yang telah dilakukan oleh nelayan teripang di Pulau Putri. Nelayan juga diketahui meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui pelatihan yang membuatnya mendapatkan hasil teripang berkualitas yang lebih Peningkatan pelayanan pelanggan yang dilakukan oleh nelayan tersebut dinilai cukup berhasil sehingga nelayan juga memperoleh pendapatan yang lebih Untuk meningkatkan pendapatannya, nelayan teripang di Pulau Putri juga belajar berkreasi mengolah teripang menjadi sesuatu yang baru dan digemari oleh Faktor yang memengaruhi kinerja karyawan antara lain kompetensi nelayan teripang, etos kerja nelayan, kerja sama nelayan, cuaca dan kebijakan pemerintah. Faktor yang memengaruhi kinerja tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu faktor internal dan ekternal yang merupakan faktor yang mendorong nelayan teripang di Pulau Putri Madura dan dapat di atasi dengan baik sehinga antara faktor kinerja Baik dan kinerja Jelek bisa Degan prosentase 60% faktor kinerja Baik dan 40% faktor kinerja Jelek. Penerapan Strategi yang jitu dapat Kinerja Pendapatan Nelayan teripang di Pulau Putri Madura mencapai angka 5%. DAFTAR PUSTAKA As'ad. Psikologi Industri: Seri Sumber Daya Manusia. Liberty. Yogyakarta. Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineksa Cipta. Jakarta. Garvin. Daniel dan A. Dale Timpe. Seri Ilmu dan Seni Manajemen Bisnis AuKinerjaAy. Gramedia Asri Media. Jakarta. Kusnadi. Filosofi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Humaniora. Bandung. L Creswell. Research Design: Pendekatan Kualitatif. Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka