PKM Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Barisan Barisan Muda Kosgoro 57 AA PKM Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Barisan Barisan Muda Kosgoro 57 di Kabupaten Takalar Didin Halim1. Zarni Adia Putra2. Faisal Ardiansyah3 1,2,3 Universitas Negeri Makassar Email: didinhalim@unm. Abstrak. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan kepemimpinan para pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 agar dapat memimpin dengan lebih efektif dalam kegiatan sosial dan pembangunan di masyarakat. Mendorong pemberdayaan pemuda sebagai agen perubahan di tingkat lokal, dengan memberikan mereka keterampilan yang diperlukan untuk mengelola organisasi dan proyek komunitas, serta membekali pemuda dengan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka serta mendorong mereka untuk lebih berperan aktif dalam pengembangan wilayah setempat di Kabupaten Takalar. Kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan dan keterampilan serta partisipasi aktif organisasi pemuda terhadap kemajuan dan perkembangan pembangunan Daerah. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, serta praktik langsung dalam Pelatihan kepemimpinan pemuda. Peserta diikuti oleh 16 pemuda organisasi Barisan Muda Kosgoro 57 dan dilaksanakan pada 14 Mei 2025 di Takalar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pemuda dalam mengintegrasikan pengetahuan organisasi sebagai usaha dalam mencapai tujuan bersama dengan membawa perubahan positif di lingkungannya. Pemuda merupakan agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk mencoba hal baru. Proses pelatihan ini bersifat interaktif yang menyenangkan dan efektif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta menilai pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas diri dan organisasi kepemudaan. Kegiatan ini diharapkan pula dapat mendorong pemuda untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produktivitas usaha melalui media berbasis teknologi digital. Kata kunci: Pelatihan Kepemimpinan. Organisasi Kepemudaan. Peran Aktif Pemuda. PENDAHULUAN Pemuda merupakan bagian penting dalam pembangunan suatu daerah. Sebagai generasi penerus, mereka diharapkan mampu berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. Di Indonesia, salah satu organisasi yang berperan dalam pemberdayaan pemuda adalah Barisan Muda Kosgoro 57, yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya pemuda. Barisan Muda Kosgoro 57 diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan sosial tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan diri bagi anggotanya . Kabupaten Takalar, yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, memiliki potensi besar dalam hal pengembangan pemuda. Dengan jumlah penduduk yang sebagian besar terdiri dari generasi muda, sangat penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian lebih pada pengembangan kapasitas pemuda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program pelatihan kepemimpinan untuk pengurus 173 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 2, 2025 Barisan Muda Kosgoro 57 yang diharapkan dapat memperkuat peran mereka dalam pembangunan masyarakat. Barisan Muda Kosgoro 57 di Kabupaten Takalar telah lama menjadi mitra strategis dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun, tantangan yang dihadapi oleh pemuda, khususnya pengurus Barisan Muda Kosgoro 57, adalah kurangnya keterampilan kepemimpinan yang memadai. Oleh karena itu, pelatihan kepemimpinan menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas organisasi dan kapasitas pemuda dalam menjalankan perannya. Kepemimpinan yang efektif adalah kunci utama dalam mengelola dan menggerakkan sebuah organisasi. Pemuda yang terlatih dalam aspek kepemimpinan akan memiliki kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat, mengelola konflik, serta membangun kerjasama yang harmonis antar anggota . Ae. Dalam konteks Barisan Muda Kosgoro 57, pelatihan kepemimpinan diharapkan dapaT mencetak pemimpin yang tidak hanya kompeten tetapi juga berintegritas dalam melayani Selain itu, perkembangan teknologi dan globalisasi turut memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi pemuda. Pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 di Kabupaten Takalar harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan memanfaatkan peluang yang ada, baik di tingkat lokal maupun global . Pelatihan kepemimpinan dapat mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan ini dengan lebih siap dan percaya diri. Pemerintah Kabupaten Takalar, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, telah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas pemuda melalui berbagai program pemberdayaan. Pelatihan kepemimpinan menjadi bagian dari strategi tersebut untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah. Melalui pelatihan ini, diharapkan pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam masyarakat. Selain itu, kepemimpinan yang baik dalam Barisan Muda Kosgoro 57 juga berhubungan langsung dengan keberhasilan programprogram sosial yang dijalankan oleh organisasi ini. Pemuda yang terlatih dalam kepemimpinan akan lebih mampu untuk merancang dan melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pengembangan ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Hal ini tentu akan berkontribusi positif terhadap kemajuan daerah secara keseluruhan. Penguatan kapasitas pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 melalui pelatihan kepemimpinan juga akan membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri. Pemuda yang dilatih dengan baik akan memiliki kemampuan yang lebih dalam hal komunikasi, manajerial, serta pengelolaan sumber daya. Keterampilanketerampilan ini penting untuk menghadapi dinamika dan tantangan yang ada, baik dalam organisasi maupun dalam kehidupan sosial . Program pelatihan kepemimpinan ini juga bertujuan untuk menciptakan pemuda yang tidak hanya unggul dalam teori tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan di lapangan. Melalui berbagai simulasi, diskusi, dan praktik langsung, pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian bagi peserta, yang pada gilirannya akan memperkuat posisi Barisan Muda Kosgoro 57 PKM Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Barisan Barisan Muda Kosgoro 57 AA sebagai organisasi yang profesional dan berdampak positif. Dengan adanya pelatihan kepemimpinan yang terstruktur dan efektif, diharapkan pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 di Kabupaten Takalar dapat membawa perubahan yang lebih besar, tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemuda yang terlatih dengan baik akan menjadi sumber daya yang berharga dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. METODE PELAKSANAAN PROGRAM Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat "Penguatan Kapasitas Pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 Melalui Pelatihan Kepemimpinan di Kabupaten Takalar" dalam bentuk pelatihan yang merupakan inti dari program ini, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 dalam bidang kepemimpinan. Pelatihan dirancang berbasis kompetensi, dengan materi yang relevan dan aplikatif, seperti manajemen organisasi, komunikasi efektif, dan pengembangan potensi lokal. Metode pelatihan yang digunakan bersifat interaktif dan partisipatif, meliputi diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan permainan peran. Pelatihan keterampilan digital diberikan kepada pemuda Barisan Muda Kosgoro 57, meliputi penggunaan media sosial, pembuatan konten digital, dan pemanfaatan platform online. Selain itu, platform digital dikembangkan untuk mempromosikan potensi lokal dan produk-produk Barisan Muda Kosgoro 57. Aplikasi komunikasi online juga digunakan untuk memfasilitasi koordinasi dan pertukaran informasi antar anggota. Jaringan komunikasi dan kolaborasi antar Barisan Muda Kosgoro 57 dibangun, model pendampingan berkelanjutan dikembangkan, dan dukungan diberikan untuk pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal. Selain itu, program ini dirancang agar dapat diadaptasi dan diadopsi oleh pemerintah daerah setempat, sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Selama pelatihan ini metode observasi, ceramah, dan praktek langsung juga dilengkapi dengan beberapa metode antara lain : tanya jawab, diskusi dan evaluasi setelah melakukan praktek. Adapun uraiannya sebagai berikut: Melakukan observasi awal/analisis awal terkait permasalahan dalam Penguatan Kapasitas Pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 Melalui Pelatihan Kepemimpinan di Kabupaten Takalar. Ceramah dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait dengan aspek teoritis kepemimpinan pemuda dalam Organisasi. Komunikasi dan Pengembangan Potensi Lokal melalui media. Praktek, praktek langsung dilakukan yakni memandu peserta dalam membuat media komunikasi pemuda dalam menciptakan program pengembangan potensi lokal HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan pengabdian masyarakat "Penguatan Kapasitas Pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 Melalui Pelatihan Kepemimpinan di Kabupaten Takalar" berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 16 orang anggota organisasi Pemuda Barisan Muda Kosgoro 57 Kabupaten Takalar. Pelatihan ini dilakukan pada tanggal 14 Mei 2025. Adapun sesi pelatihan dilakukan 175 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 2, 2025 dengan pemaparan materi dan praktek langsung mengembangkan kemampuan dan keterampilan organisasi dan pengembangan komunikasi serta pemanfaatan program potensi lokal melalui media. Pada sesi teori, peserta mendapatkan pemahaman tentang konsep kepemimpinan dan manajemen organisasi pemuda, serta komunikasi dan pentingnya inovasi media digital, serta pengenalan pemamfaatan dan pengembangan usaha potensi lokal. Pelatihan tentang penggunaan media sosial untuk promosi kegiatan Barisan Muda Kosgoro 57, kampanye sosial, dan pemasaran produk lokal. Pengembangan keterampilan dalam pembuatan konten digital yang menarik dan informatif, seperti video, infografis, dan postingan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan pemuda dalam berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan potensi usaha lokal. Hal ini sejalan dengan tuntutan kebutuhan yang menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi pemuda dalam mengembangkan usaha yang produktif bagi pemuda Berdasarkan pengamatan dan evaluasi akhir sebagai penutup kegiatan pelatihan. Para peserta memberikan respon yang baik terhadap pelatihan yang telah dilakukan. Para peserta menganggap bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan membantu dalam mengembangkan potensi kepemimpinan diri, kemahiran komunikasi dan pemanfaatan media dalam mendukung usaha berbasis potensi lokal yang dilakukan oleh pemuda. Gambar 1. Suasana Pelatihan Gambar 2. Interaktif peserta dengan Pemateri Gambar 3. Bersama Ketua Umum Barisan Muda Kosgoro Takalar PKM Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Barisan Barisan Muda Kosgoro 57 AA Gambar 4. Pemaparan materi dan Praktek Pengembangan Kapasitas Pemuda MelaluI Pelatihan Kepemimpinan Adapun materi kegiatan selama pelatihan adalah sebagai berikut. Pengertian Kepemimpinan . Kepemimpinan pemuda adalah kemampuan pemuda untuk mempengaruhi, menggerakkan, dan menginspirasi orang lain guna mencapai tujuan bersama dengan membawa perubahan positif di lingkungannya. Pemuda merupakan agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk mencoba hal baru. Pentingnya Kepemimpinan bagi Pemuda . Pemuda adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Tantangan zaman seperti digitalisasi, globalisasi, dan perubahan sosial membutuhkan pemimpin muda yang adaptif. Kepemimpinan menumbuhkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan tanggung jawab sosial. Karakter Pemimpin Muda yang Efektif . Visioner C Mampu melihat masa depan dan memiliki tujuan jelas. C Mampu menyusun strategi untuk mencapainya. C Tidak hanya memikirkan Auhari iniAy, tetapi juga dampak jangka panjang. Berintegritas C Jujur, bertanggung jawab, dan konsisten antara ucapan dan tindakan. C Menjadi teladan bagi orang lain. C Tidak mudah terpengaruh oleh tekanan negatif. Adaptif dan Kreatif C Fleksibel terhadap perubahan. C Berani mencoba solusi baru. C Memanfaatkan teknologi secara positif. Komunikatif C Mampu menyampaikan ide dengan jelas. 177 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 2, 2025 C Mampu mendengarkan orang lain dengan empati. C Menguasai komunikasi tatap muka dan digital. Berorientasi pada Kolaborasi C Mampu bekerja dalam tim. C Menghargai perbedaan. C Mengajak orang lain terlibat dalam aksi positif. Keterampilan Dasar Kepemimpinan Pemuda . Self Leadership (Kepemimpinan Dir. C Mampu mengatur waktu. C Mengenali kekuatan dan kelemahan diri. C Menetapkan tujuan pribadi dan evaluasi diri. Public Speaking C Struktur bicara: pembukaAeisiAepenutup. C Bahasa tubuh dan intonasi. C Mengatasi rasa gugup. Pengambilan Keputusan C Mengidentifikasi masalah. C Mengumpulkan data/informasi. C Menimbang risiko dan konsekuensi. C Memilih alternatif terbaik. Manajemen Konflik C Memahami akar masalah. C Komunikasi yang asertif. C Mencari solusi winAewin. Digital Leadership C Memanfaatkan media sosial untuk kampanye positif. C Etika digital. C Kolaborasi online. Tantangan Kepemimpinan Pemuda di Era Sekarang C Informasi berlimpah dan kecepatan perubahan teknologi. C Tekanan media sosial . itra, opini publi. C Kurangnya role model positif. C Isu lingkungan, sosial, dan ekonomi yang kompleks. C Solusi: C Meningkatkan literasi digital. C Berjejaring dengan komunitas positif. C Menjadi pembelajar sepanjang hayat . ifelong learne. Model Pelatihan dan Aktivitas Praktik . Ice Breaking C AuTwo Truths One LieAy C AuJembatan KoranAy C Tujuannya membangun suasana nyaman dan kekompakan. Latihan Kepemimpinan Diri C Self-assessment (Tes SWOT pribad. C Menetapkan tujuan SMART PKM Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Barisan Barisan Muda Kosgoro 57 AA . Simulasi Kepemimpinan C Roleplay Pengambilan Keputusan : Peserta dibagi kelompok dan diberi studi kasus, lalu diminta menentukan keputusan terbaik. C Games Komunikasi. Contoh: AuPesan Berantai akuratAy untuk melatih ketepatan komunikasi. C Team Building Games Misalnya: AuMenara SedotanAy. AuMission ImpossibleAy. AuCross the RiverAy. Proyek Kepemimpinan C Peserta diminta membuat proyek kecil yang memiliki dampak sosial. C Gerakan peduli lingkungan. C Literasi digital Pemuda dalam Usaha C Kampanye anti-bullying. C Hasil proyek dipresentasikan pada akhir pelatihan. Penutup Pelatihan kepemimpinan pemuda bertujuan membentuk karakter pemuda yang: C Siap memimpin dan dipimpin. C Memiliki karakter kuat dan fleksibel. C Mampu mengubah ide menjadi aksi konkret. C Berorientasi pada perubahan sosial yang positif dan kemandirian KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pelatihan pengembangan kapaistas pemuda berfokus pada pelatihan mengaplikasikan kepemimpinan secara efektif khususnya dalam mengembangkan keterampilan komunikasi antar kelompok organisasi, membentuk kemandirian dan pengembangan pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal oleh pemuda. Pelatihan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana yang telah Peserta kegiatan sangat antuasias dan merasa senang dengan adanya pelatihan ini. Adanya pelatihan ini dapat membantu peserta untuk lebih kreatif dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia guna mewujudkan tujuan program organisasi pemuda Kosgoro 57 di Kabupaten Takalar. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Rektor Universitas Negeri Makassar. Prof. Dr. Karta Jayadi. Sn. yang telah memberikan arahan dan pembinaannya selama proses kegiatan pengabdian berlangsung. Demikian pula kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat UNM, yang telah memberikan fasilitas, melakukan monitoring dan mengevaluasi kegiatan PKM. Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada mitra atas kerjasamanya selama pelatihan 179 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. No. 2, 2025 REFERENSI